The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by jraudatul168, 2023-05-15 02:18:38

SMKN2 TANJUNG JABUNG BARAT

SMKN2 TANJUNG JABUNG BARAT

SMKN2 TANJUNG JABUNG BARAT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu. Siswa dapat melanjutkan pendidikan SMK setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat. Masa studi siswa jenjang SMK dilaksanakan selama tiga sampai empat tahun. SMK yang menerapkan masa studi pembelajaran selama empat tahun, yang terbagi menjadi tiga tahun masa studi di sekolah dan satu tahun di industri jurusan terkait. SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMK di Tungkal I, Kec. Tungkal Ilir, Kab. Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dalam menjalankan kegiatannya, SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


BERIKUT JURUSAN YANG ADA DIgg SMKN2 TANJUNG JABUNG BARAT: • Multimedia. • Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor. • Nautika Kapal Niaga. • Nautika Kapal Penangkapan Ikan. FASILITAS YANG DISEDIAKAN SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT menyediakan listrik untuk membantu kegiatan belajar mengajar. Sumber listrik yang digunakan oleh SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT berasal dari PLN. SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT menyediakan akses internet yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar menjadi lebih mudah. Provider yang digunakan SMKN 2 TANJUNG JABUNG BARAT untuk sambungan internetnya adalah Telkomsel Flash. Ada banyak sekali keunggulan yang ditawarkan SMK. Di antaranya yaitu: 1) Menguasai Keahlian Kejurusan Sekolah Menengah Kejuruan atau yang disingkat SMK memberikan pengajaran yang berfokus pada bidang tertentu. Hal ini tentu menjadi keunggulan tersendiri. Siswa tidak dibingungkan dengan banyak keilmuan yang harus dipelajari, justru dapat lebih fokus terampil dan maksimal pada bidang tertentu. Anak didik SMK diutamakan handal dalam keahliannya.


2) Lebih praktikal Bagi Anda yang merasa kelas materi sekolah membosankan, tidak suka kegiatan yang hanya duduk dan mendengarkan penjelasan guru, maka Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk memilih pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan akan membawa Anda kepada suasana belajar yang benar-benar berbasis praktikal, sehingga akan lebih banyak praktik daripada pembelajaran teori. Pelajar SMK lebih mengutamakan pembelajaran praktik daripada teori. Hal tersebut karena siswa SMK ditargetkan dalam pelajaran kejurusan yang memang harus banyak dipelajari dalam kegiatan praktik. 3) Banyak pilihan program Keunggulan pendidikan kejuruan selanjutnya adalah banyaknya pilihan program sehingga sangat cocok bagi mereka yang sudah yakin dan paham mengenai karirnya. Ada begitu banyak bidang yang disediakan pendidikan kejuruan. Dibandingkan dengan universitas yang memiliki topik luas, pendidikan kejuruan (SMK) lebih ditekankan pada keahlian praktikal yang memang sangat dibutuhkan dalam industri. 4) Pembelajaran berbasis proyek Program PKL atau Praktik Kerja Lapangan merupakan salah satu ciri khas pendidikan kejuruan, dimana PKL ini merupakan kegiatan praktik siswa SMK yang dilaksanakan langsung di lapangan atau perusahaan/industri. Dari kegiatan PKL ini siswa tentunya dapat mempelajari berbagai hal ketika terjun langsung ke lapangan sebagai pengalaman. Selain itu, SMK juga memiliki Teaching Factory yang juga merupakan pembelajaran berbasis industri. 5) Pembelajaran berwawasan Link-and-Match Link-and-Match direalisasikan dalam bentuk pengenalan pendidikan sistem ganda, pembentukan majelis kejuruan, penggalakan unit produksi, penerapan kurikulum berbasis


kompetensi, dan pengenalan broad based curriculum. Secara filosofis Link-and-Match mengandung makna wawasan pengembangan sumber daya manusia, wawasan masa depan, wawasan mutu dan keunggulan, wawasan profesionalisme, wawasan nilai tambah, dan wawasan efesiensi. Link-and-Match antara sekolah dan perusahaan/industri membekali siswa untuk mempelajari pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan industri. 6) Lulusan siap kerja Siswa disiapkan menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) siswa dibekali dengan berbagai keahlian khusus sesuai dengan program keahlian yang dipilih. Pada SMK kegiatan praktik lebih banyak atau lebih besar dibandingkan dengan pemberian materi, sehingga siswa terlatih untuk terampil dalam bidangnya. 7) Besar peluang diterima kerja Biasanya di sekolah menengah kejuruan setiap sekolah telah menjalin kerja sama dengan perusahaan yang sesuai dengan kompetensi yang ada pada SMK tersebut. Salah satu kerja sama yang dilakukan ialah pelaksanaan program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Siswa saat PKL yang menunjukkan kinerja yang baik dan disukai oleh perusahaan/industri akan menjadi daya tarik bagi perusahaan/industri tersebut. Oleh karena itu peluang tersalurnya lulusan SMK untuk bekerja di perusahaan/industri lebih besar, terlebih saat perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja. 8) Peluang wirausaha Saat ini SMK tidak lagi hanya difokuskan pada bekerja. SMK memiliki program BMW atau Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha. Melalui program ini, siswa tidak hanya dibekali keterampilan untuk bekerja, namun juga membuka peluang untuk berwirausaha maupun melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Bahkan ketika berwirausaha, lulusan SMK juga


dapat membuka lapangan kerja baru yang dapat bermanfaat bagi banyak orang. 9) Kemudahan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi Dari program BMW yang dijalankan SMK, lulusan juga berpeluang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Karena pendidikan kejuruan telah terfokus pada bidang belajar tertentu, lulusan SMK akan merasakan kemudahan ketika mengambil program atau jurusan yang sama atau sejalur dengan jurusan yang mereka ambil di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 10) Pendidikan karakter bagi peserta didik Selain pendidikan ilmu pengetahuan dan keterampilan, SMK juga dapat diunggulkan dari segi pendidikan karakternya. Kini SMK memiliki program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja atau yang disingkat P5BK. Program ini secara rutin dijadwalkan untuk melatih dan membentuk karakter dan kepribadian peserta didik yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Tak tanggung-tanggung, pemerintah Republik Indonesia pun tak main-main dengan SMK ini. Menteri Perindustrian telah menerbitkan Peraturan Nomor 3 tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri. Permenperin tersebut menjelaskan peran SMK, antara lain melakukan penyusunan kurikulum yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) atau standar internasional. Lebih lanjut, SMK perlu menyediakan kebutuhan minimum sarana dan prasarana praktikum seperti workshop dan laboratorium, serta pemenuhan kebutuhan guru bidang studi produktif.


Click to View FlipBook Version