The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yusmiati, 2022-11-08 11:25:58

KELOMPOK_3

KELOMPOK_3

RUANG KOLABORASI MODUL 3.3
PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK

PADA MURID
KELOMPOK 3

ROMIE ANGGRIADI
PIRWANTO
YUSMIATI

PROGRAM KOKURIKULER
“ BANK SEKOLAH RAMAH SAMPAH”

Program ini sebagai penguatan / pendalaman kegiatan intrakurikuler
membimbing peserta didik baik dari aspek peduli lingkungan serta mampu
menguatkan karakter peserta didik.

PILIHAN JENJANG

Jenjang yang dipilih ialah lintas jenjang karena
dalam pengembangan pembelajaran berbasis
lingkungan dapat dilakukan di Tingkat SMA kelas :
X, XI dan XI. Bisa juga diterapkan di SD dan SMP.

KARAKTERISTIK Dari 7 karakteristik lingkungan dalam menumbuhkembangkan
LINGKUNGAN kepemimpinan murid, karakter yang ingin dicipta dari program
YANG “Bank Sekolah Ramah Sampah” merupakan wujud dari
MENUMBUHKAN karakteristik “Lingkungan yang membuka wawasan murid agar
KEPEMIMPINAN dapat menentukan dan menindaklanjuti tujuan, harapan, atau
MURID mimpi yang manfaat dan kebaikannya melampaui pemenuhan
kepentingan individu, kelompok maupun golongan”

Menentukan Program atau kegiatan apa yang akan dibuat,
tahap awal yang akan dilakukan adalah menjabarkan :

Apa, bagaimana dan mengapa program itu dilakukan?

APA

Program “Bank Sekolah Ramah Sampah”
merupakan program kokurikuler yang
dibuat disekolah dengan tujuan unntuk
meningkatkan budaya peduli lingkungan
belajar dan mengembangkan
keterampilan dan mendorong mereka

untuk berkarya dan berkreativitas dalam
mengolah limbah sampah sehingga
bermanfaat.

BAGAIMANA

Melalui kegiatan Mengolah limbah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Sampah dipilah – pilah. Sampah organik untuk membuat pupuk kompos,
Sampah an - organik didaur ulang untuk membuat barang yang lebih berguna
atau menjadi ajang kreativitas siswa dalam menggunkan sampah sebagai
bahan dasarnya.Jika jumlah sampah berlebih dan tidak bisa di tanggulangi di
sekolah dapat dijual dan menghasilkan finansial yang dapat digunakan untuk
kegiatan Osis.

Waktu pelaksanaan kegiatan ini setiap hari dikoordinasi dengan wali kelas
dan jika ada warga kelas yang tidak konsisten akan ada yang mengawasi dan
melaporkan kepada wali kelas.. Masing – masing kelas disediakan 2 tempat
sampah yaitu tempat sampah organik dan organik.

MENGAPA

Program ini diplih karena Sangat simple dan bisa dilakukan oleh warga
sekolah serta mudah untuk dilakukan. Setiap hari kita membuang
sampah. Sehingga dengan adanya program ini mempunyai tujuan :

1. Untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang nyaman, aman dan
menyenangkan dengan menjaga kebersihan sekolah.

2. Meningkatkan kreativitas siswa dalam mengelola limbah menjadi
sesuatu yang bermanfaat.

3. Menghasilkan tambahan finansial.
4. menumbuhkan rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan .

DIAGRAM Y

DIAGRAM Y

SUARA MURID ( VOICE) Kegiatan yang dapat mendasari suara murid adalah :
Suara murid adalah bagaimana kita
1. Mengatur sistem mengelola sampah, menyampaikan ide,
membudayakan murid agar
memiliki kekuatan untuk mendistribusikan, mengolah dan mengatur pemanfaatan
mempengaruhi perubahan,
memberi kesempatan bagi murid sampah sesuai dengan kebutuhan dan saling
untuk berkolaborasi dan membuat
mengingatkan
keputusan.
2. Membudayakan saling mendengarkan dan mengeluarkan

pendapat terkait pengelolaan sampah.

DIAGRAM Y

PILIHAN MURID ( Choice)
Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengelola/
memanajerial sampah secara efektif dan efisien dalam mengelola
sampah dengan strategi pengelolaan sampah :

1. Untuk membuat kompos menggunakan sampah organik
2. Untuk kreativitas yang digunakan adalah sampah non organik / An –

organik.
3. Untuk sumber tambahan finansial jika sekolah tidak mampu menampung

sampah.

DIAGRAM Y

KEPEMILIKAN MURID ( OWNER SHIP)
Murid merasa memiliki rasa kepemimpinan yang
bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan
mengelola sampah dilingkungan kelasnya. kelas

menjadi nyaman dan menyenangkan dengan
menggunakan Strategi yang menjadikan kebiasaan -
kebiasaan mengelola sampah sebagai budaya positif
Kelas yang dilaksanakan secara konsisten sehingga

menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab.

TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version