The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

jika ada orang islam yang meninggal dunia, kewajiban kita adalah : 1. memandikan. 2. mengkafani. 3. menyolati jenazahnya dan 4. menguburkannya.
Nah Sholat jenazah merupakan kewajiban yang nomor 3 jika ada muslim yang meninggal.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by wonk awwam, 2023-12-16 00:27:26

SHOLAT JENAZAH

jika ada orang islam yang meninggal dunia, kewajiban kita adalah : 1. memandikan. 2. mengkafani. 3. menyolati jenazahnya dan 4. menguburkannya.
Nah Sholat jenazah merupakan kewajiban yang nomor 3 jika ada muslim yang meninggal.

Keywords: jenazah

1. KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, utusan Allah yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dengan rasa syukur dan penuh keikhlasan, kami persembahkan e-book ini sebagai panduan yang mendalam mengenai ibadah yang penuh makna, yakni sholat jenazah. Sebagai bagian integral dari kehidupan seorang Muslim, sholat jenazah bukan sekadar serangkaian gerakan fisik, melainkan juga sebuah ungkapan cinta, penghormatan, dan doa bagi saudara yang telah berpulang ke rahmatullah. Dalam e-book ini, kami berusaha untuk menyajikan informasi yang mendalam dan kajian yang komprehensif mengenai aspek-aspek sholat jenazah. Mulai dari tata cara pelaksanaannya yang disyariatkan, hikmah dan doa-doa yang terkandung di dalamnya, hingga keutamaan yang dapat kita peroleh sebagai pelaku sholat jenazah. Semoga e-book ini menjadi sumber ilmu yang bermanfaat, membimbing pembaca untuk menjalankan ibadah sholat jenazah dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan. Mari kita bersama-sama merenungkan makna mendalam dari setiap gerakan dan doa dalam sholat jenazah, dan semoga ibadah ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan e-book ini. Semoga ilmu yang kita peroleh dapat menjadi amal jariyah yang senantiasa mengalirkan berkah bagi kita dan seluruh umat Muslim. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Penulis Mukhammad Zamzim Az zain


2. DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Bab 1: Makna dan Signifikansi Sholat Jenazah 3. Bab 2: Tata Cara Sholat Jenazah 3.1. Persiapan Sebelum Sholat Jenazah 3.2. Langkah-langkah Sholat Jenazah 4. Bab 3: Hikmah dan Doa dalam Sholat Jenazah 5. Bab 4: Keutamaan Melaksanakan Sholat Jenazah 6. Bab 5: Aspek Fiqih Terkait Sholat Jenazah 7. Kesimpulan


3. KOMPETENSI INTI, KD, TUJUAN PEMBELAJARAN Kompetensi Inti: Memahami prinsip-prinsip dasar fiqih dalam Islam terkait sholat jenazah, serta mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar: 1. Menganalisis makna dan tujuan sholat jenazah dalam kerangka ajaran Islam. 2. Menginterpretasikan langkah-langkah tata cara sholat jenazah sesuai dengan prinsip fiqih. 3. Melaksanakan sholat jenazah dengan memahami kewajiban dan anjuran yang terkandung dalam hukum Islam. 4. Memahami dan mampu mengaplikasikan doa-doa yang disarankan dalam sholat jenazah. 5. Mengidentifikasi aspek-aspek fiqih lainnya yang berkaitan dengan sholat jenazah. Tujuan Pembelajaran: 1. Membekali pembaca dengan pemahaman mendalam tentang makna dan tujuan sholat jenazah. 2. Memberikan panduan praktis dalam melaksanakan sholat jenazah sesuai ajaran fiqih Islam. 3. Mendorong pembaca untuk mengeksplorasi hikmah dan doa-doa yang terkandung dalam sholat jenazah. 4. Menginspirasi pembaca untuk meraih keutamaan spiritual dan keberkahan dengan melaksanakan sholat jenazah secara benar. 5. Meningkatkan kesadaran terhadap aspek-aspek fiqih yang terkait dengan sholat jenazah.


4. ISI MATERI 5. 1. Pendahuluan: Dalam kehidupan seorang Muslim, ibadah merupakan fondasi utama yang membentuk hubungan pribadi dengan Sang Pencipta. Salah satu ibadah yang penuh makna dan mendalam dalam Islam adalah sholat jenazah. Ibadah ini bukan sekadar serangkaian gerakan fisik, melainkan juga sebuah ungkapan cinta, penghormatan, dan doa bagi saudara yang telah berpulang ke rahmatullah. Sholat jenazah bukanlah sekadar ritual, melainkan sebuah momen spiritual yang mengajarkan kita tentang keterikatan hidup dan kematian, serta kehancuran dan keabadian. Dalam perjalanan hidup yang fana ini, sholat jenazah mengingatkan kita akan kepastian ajal dan perlunya bersiap menghadap Sang Khalik. Melalui e-book ini, kami mengajak Anda untuk menjelajahi makna mendalam dari setiap gerakan sholat jenazah, meresapi kebijaksanaan dalam doa-doa yang terucap, dan memahami signifikansi dari tata cara yang disyariatkan. Semoga e-book ini bukan hanya menjadi panduan praktis, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk meningkatkan ketaqwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT. Mari kita bersama-sama memahami dan merenungkan setiap aspek sholat jenazah, agar ibadah ini bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada-Nya dan memperkuat ikatan kasih sayang di antara sesama umat Muslim. Selamat membaca, semoga e-book ini memberikan pencerahan dan membawa berkah dalam perjalanan spiritual Anda. 2. Makna dan Signifikansi Sholat Jenazah: Sholat jenazah, sebuah ritual yang penuh hikmah, tidak hanya merupakan kewajiban formal, tetapi juga sebuah ekspresi cinta, penghormatan, dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. Dalam setiap gerakan dan doa yang terucap, terdapat makna dan signifikansi mendalam yang melampaui dimensi materi dan mencapai ruang spiritual yang kaya akan nilai-nilai keislaman. 1. Ungkapan Cinta dan Hormat: Sholat jenazah adalah bentuk cinta dan penghormatan kepada saudara yang telah berpulang. Dengan meresapi makna ini, kita menyadari bahwa cinta dalam Islam tidak hanya berakhir di dunia ini, melainkan terus mengalir hingga ke akhirat. 2. Pengingat Keterikatan Hidup dan Kematian: Ibadah ini mengingatkan kita akan realitas bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Sholat jenazah bukan hanya untuk yang meninggal, tetapi juga sebagai pengingat bagi yang hidup bahwa kita semua akan kembali kepada-Nya. 3. Doa untuk Kemaafan dan Rahmat: Setiap doa yang diucapkan dalam sholat jenazah mengandung permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan ampunan, rahmat, dan tempat yang layak di sisi-Nya bagi orang yang telah meninggal. Doa ini mencerminkan harapan akan kebaikan dan kedermawanan Allah terhadap hamba-Nya.


4. Mengingatkan pada Kehancuran dan Keabadian: Sholat jenazah menjadi cerminan tentang kehancuran dan keabadian. Tubuh yang mati akan kembali kepada tanah, sementara rohnya kembali kepada Sang Pencipta. Ibadah ini mengajarkan tentang keniscayaan ajal dan pentingnya persiapan untuk kehidupan setelah mati. 5. Keterikatan Umat Muslim sebagai Satu Umat: Saat melaksanakan sholat jenazah, umat Muslim berkumpul untuk mendoakan saudaranya yang telah berpulang. Ini menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan di antara mereka, mengingatkan bahwa sebagai satu umat, mereka saling berkaitan dan bertanggung jawab satu sama lain. 6. Pelajaran Kesederhanaan dan Kerendahan Hati: Sholat jenazah dilaksanakan tanpa dibedakan antara kaya dan miskin, terkenal dan tidak terkenal. Ini menunjukkan kesederhanaan dan kerendahan hati di hadapan Allah, mengajarkan bahwa di mata-Nya, yang diutamakan adalah ketakwaan dan kebersihan hati. Makna dan signifikansi sholat jenazah tidak hanya terkandung dalam setiap gerakan dan kata-kata, tetapi juga dalam pemahaman mendalam bahwa kehidupan ini adalah ujian, dan setiap langkah kita menuju kehidupan akhirat harus diarahkan untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. Semoga dengan meresapi makna ini, kita dapat melaksanakan sholat jenazah dengan hati yang penuh pengabdian dan kesadaran akan kebesaran-Nya.


3. Tata Cara Sholat Jenazah: Sholat jenazah, sebagai ibadah yang penuh dengan kekhusyukan dan tanda penghormatan, memiliki tata cara tersendiri yang harus diikuti sesuai dengan ajaran Islam. Berikut adalah langkah-langkah rinci atau tata cara singkat dalam melaksanakan sholat jenazah: Jika jenazahnya laki-laki 1. Niat: Mulailah dengan berniat secara dalam hati untuk melaksanakan sholat jenazah, dengan menyebutkan jenis jenazah yang akan disolatkan, أصلي على هذا الميت اربع تكبيرات فرض كفاية إماما/ مأموما هلل تعالى .. 2. Takbiratul Ihram dan bacaan-bacaan setelahnya : Angkat kedua tangan sejajar dengan telinga, kemudian ucapkan "Allahu Akbar" sebagai tanda memulai sholat dan pergantian dari takbir pertama ke takbir selanjutnya . Lalu letakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada. Takbir pertama. Menbaca surat Alfatihah. Takbir kedua. Membaca Sholawat. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد Takbir ketiga. Membaca do'a اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه Takbir ke empat. Membaca do'a اللهم ال تحرمنا أجره وال تفتنا بعده واغفر لنا وله برحمتك يا ارحم الراحمين، "Allahummaghfir lihayyina wa mayyitina wa shahidina wa gha'ibina wa saghirina wa khabirina wa dzakarina wa unsana. Allahumma man ahyaitahu minna fa ahyihi 'ala al-Islam, wa man tawaffaitahu minna fa tawaffahu 'ala al-Iman." Membaca salam. السالم عليكم ورحمة هللا وبركاته


Jika jenazahnya wanita 1. Niat: Mulailah dengan berniat secara dalam hati untuk melaksanakan sholat jenazah, dengan menyebutkan jenis jenazah yang akan disolatkan, أصلي على هذه الميتة اربع تكبيرات فرض كفاية إماما/ مأموما هلل تعالى .. 2. Takbiratul Ihram dan bacaan-bacaan setelahnya : Angkat kedua tangan sejajar dengan telinga, kemudian ucapkan "Allahu Akbar" sebagai tanda memulai sholat dan pergantian dari takbir pertama ke takbir selanjutnya . Lalu letakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada. Takbir pertama. Menbaca surat Alfatihah. Takbir kedua. Membaca Sholawat. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد Takbir ketiga. Membaca do'a اللهم اغفر لها وارحمها وعافها واعف عنها Takbir ke empat. Membaca do'a اللهم ال تحرمنا أجرها وال تفتنا بعدها واغفر لنا ولها برحمتك يا ارحم الراحمين، "Allahummaghfir lihayyina wa mayyitina wa shahidina wa gha'ibina wa saghirina wa khabirina wa dzakarina wa unsana. Allahumma man ahyaitahu minna fa ahyihi 'ala al-Islam, wa man tawaffaitahu minna fa tawaffahu 'ala al-Iman." Membaca salam. السالم عليكم ورحمة هللا وبركاته


Penting untuk diingat bahwa sholat jenazah dilaksanakan tanpa rukuk (sujud) dan tasyahhud, serta tanpa berdiri tegak untuk menghindari kesalahpahaman bahwa ini adalah sholat biasa. Adapun salam dibaca setelah membaca doá setelah takbir ke empat. Melalui tata cara ini, diharapkan setiap pelaksana sholat jenazah dapat mempersembahkan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan menghormati yang telah berpulang kepada Allah SWT. 4. Hikmah dan Doa dalam Sholat Jenazah: 1. Pengingat Kehidupan Akhirat: Sholat jenazah mengingatkan kita akan kenyataan bahwa setiap langkah kehidupan ini menuju kepada akhirat. Ibadah ini membuka pintu introspeksi diri, mengajak kita untuk merenungkan perjalanan roh setelah meninggalkan dunia ini. 2. Penguatan Persaudaraan: Melalui sholat jenazah, umat Islam berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada saudaranya yang telah berpulang. Hal ini memperkuat ikatan persaudaraan dan solidaritas di antara sesama Muslim, menciptakan atmosfer kebersamaan dalam kesedihan. 3. Doa Keselamatan dan Pengampunan: Sholat jenazah adalah bentuk doa kolektif untuk keselamatan dan pengampunan bagi orang yang telah meninggal. Doa ini mencerminkan keinginan kita agar Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada roh yang telah kembali kepada-Nya. 4. Mengajarkan Kehidupan yang Sederhana: Ibadah ini mengajarkan nilai-nilai sederhana dan rendah hati, sebagaimana sholat jenazah dilaksanakan tanpa rukuk dan sujud. Hal ini menjadi pengingat bahwa dalam kehidupan akhirat, kedudukan seseorang tidak lagi dinilai berdasarkan kekayaan atau status sosial. 5. Menyadarkan akan Keterbatasan Manusia: Sholat jenazah menyadarkan kita akan keterbatasan dan kerentanan manusia di hadapan Sang Pencipta. Dalam doa dan ungkapan kehendak yang kita sampaikan, kita mengakui bahwa segala sesuatu berada di tangan-Nya. Dengan meresapi hikmah dan doa-doa dalam sholat jenazah, semoga setiap umat Muslim dapat menghadapi kehidupan dengan penuh kesadaran akan akhirat, serta menjalani setiap langkahnya dengan tulus dan rendah hati di hadapan Allah SWT.


5. Keutamaan Melaksanakan Sholat Jenazah: Berdasarkan Al-Qur'an: 1. Pengampunan dan Rahmat: Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah (2:157): "Mereka yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un'. Mereka itulah yang mendapat keberkahan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Artinya: "Sesungguhnya, mereka yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, 'Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali.' Mereka itulah yang mendapat keberkahan dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Keutamaan sholat jenazah tergambar dari kesabaran dan pengakuan bahwa hidup dan mati adalah bagian dari takdir Allah, yang berpotensi mendatangkan rahmat dan keberkahan. Berdasarkan Hadits: 1. Pahala Bagi yang Hadir dalam Sholat Jenazah: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang hadir dalam jenazah hingga selesai sholat, dia mendapat satu qirat (pahala setara dengan gunung Uhud). Barangsiapa yang hadir dalam jenazah hingga jenazah itu dikubur, dia mendapat dua qirat (pahala setara dengan dua gunung Uhud)." (HR. Bukhari dan Muslim) Keutamaan bagi mereka yang hadir dalam sholat jenazah dan turut serta dalam proses pemakaman diukur dengan pahala yang luar biasa, sebagai bentuk keberkahan dan penghargaan atas kehadiran mereka dalam momen tersebut. 2. Doa dari Jenazah untuk yang Hidup: Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya ruh orang-orang mukmin itu di dalam tubuh unggas yang hijau, mereka makan dari buah-buahan surga, kemudian mereka mendapat tempat yang mulia di dalam istana-istana berwarna-warni di surga. Mereka merasa senang dengan apa yang mereka alami dan tidak merasakan kelelahan sebagaimana yang mereka alami di dunia. (Lalu) mereka berdoa kepada Rabb mereka: 'Ya Rabb, segerakanlah datangnya hari kiamat kepada kami, agar kami dapat kembali kepada keluarga dan harta benda kami yang ditinggalkan di dunia.'" (HR. Ahmad) Keutamaan melalui sholat jenazah tidak hanya dirasakan oleh yang hidup, tetapi juga oleh jenazah itu sendiri di alam barzakh, yang dapat berdoa untuk kebaikan dan keselamatan bagi keluarga dan harta benda yang ditinggalkannya. Melalui keutamaan-keutamaan ini, diharapkan umat Muslim dapat lebih memahami nilai dan makna dari pelaksanaan sholat jenazah, serta meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT dalam setiap langkah ibadah dan doa yang diucapkan.


6. Aspek Fiqih Terkait Sholat Jenazah: Berdasarkan Al-Qur'an: 1. Kewajiban Mensholati Jenazah: Sholat jenazah menjadi kewajiban umat Islam sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah AlBaqarah (2:156): "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang yang kafir dan mengatakan terhadap saudara-saudara mereka yang meninggal ketika mereka dalam perjalanan atau berperang, 'Jika mereka tetap bersama kita, tentu mereka tidak mati dan tidak dibunuh.' Maka Allah membuat yang demikian itu sebagai sesuatu yang berada di dalam hati mereka. Dan adalah Allah yang menghidupkan dan mematikan. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan." Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang kafir dan berkata terhadap saudara-saudaramu ketika mereka berada di negeri yang berperang atau sedang dalam perjalanan, 'Kalau mereka tetap bersama kami, tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh.' Maka Allah menjadikan pikiran mereka itu sebagai penyesalan dalam hati mereka. Dan adalah Allah yang menghidupkan dan mematikan. Dan adalah Allah Maha Melihat terhadap apa yang kamu kerjakan." Ayat ini menegaskan bahwa sholat jenazah adalah kewajiban bagi umat Islam dan merupakan bentuk penghormatan terhadap saudara yang telah meninggal. Berdasarkan Hadits: 1. Haramnya Meninggalkan Sholat Jenazah: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang meninggalkan tiga sholat jenazah tanpa udzur yang dibenarkan, maka ia telah berada dalam satu lautan dosa." (HR. Ibnu Majah) Hadits ini menunjukkan bahwa meninggalkan sholat jenazah tanpa alasan yang dibenarkan dapat membawa dosa besar. Oleh karena itu, sholat jenazah dianggap sebagai salah satu kewajiban yang tidak boleh diabaikan. 2. Pahala dan Doa bagi yang Mensholati Jenazah: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mensholati jenazah dan tetap bersama hingga jenazah itu dikuburkan, maka baginya pahala satu qirat, dan barangsiapa yang mensholati jenazah dan kembali sebelum jenazah itu dikuburkan, maka baginya setengah qirat." (HR. Bukhari dan Muslim) Hadits ini menegaskan keutamaan dan pahala bagi mereka yang mensholati jenazah hingga selesai proses pemakaman. Mereka mendapatkan pahala sebanding dengan gunung Uhud. 3. Sholat Jenazah untuk Yang Syahid: Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu mensholati jenazah orang-orang yang gugur (syahid) dan janganlah kamu berdiri di kuburnya, karena mereka akan berdiri nanti bersama dengan kekasih mereka nabi Muhammad pada hari kiamat." (HR. Abu Daud)


Hadits ini menunjukkan bahwa syahid memiliki keistimewaan tersendiri, sehingga sholat jenazah untuk mereka memiliki tata cara dan ketentuan khusus. Melalui pemahaman aspek fiqih ini, diharapkan pembaca dapat melaksanakan sholat jenazah dengan penuh kesadaran dan kepatuhan terhadap tuntunan agama, sehingga mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT. 7. Kesimpulan Dalam mengakhiri perjalanan yang penuh makna melalui e-book ini, kita dapat menyimpulkan bahwa sholat jenazah bukan semata-mata sebuah rangkaian gerakan fisik, tetapi lebih dari itu, ia adalah bentuk penghormatan, doa, dan ikatan spiritual antara yang hidup dan yang telah berpulang ke hadirat Allah SWT. Kita telah menggali tata cara pelaksanaan sholat jenazah yang disyariatkan, mendalami hikmah-hikmah di balik setiap rukun, dan menyingkap keutamaan yang diberikan kepada mereka yang melaksanakannya dengan sepenuh hati. Dengan rasa kesadaran akan kehidupan akhirat, sholat jenazah mengajarkan kita tentang keterbatasan dunia ini dan keabadian hidup setelah mati. Mengutip ayat suci Al-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW, setiap gerakan dalam sholat jenazah adalah penuh dengan makna. Ia menjadi penanda bahwa hidup ini hanyalah sementara, dan setiap orang akan kembali kepada Sang Pencipta. Sholat jenazah, dengan segala unsur doa dan kekhusyukan, merupakan wujud penghormatan terakhir kita terhadap sesama Muslim yang telah berpulang. Semoga e-book ini tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga panduan spiritual yang membimbing kita dalam menjalani setiap langkah sholat jenazah dengan penuh kesadaran dan keimanan. Mari kita terus memperdalam pemahaman, meresapi hikmah, dan menjadikan sholat jenazah sebagai ladang amal yang membawa berkah dan keberkahan dalam kehidupan kita. Semoga Allah SWT menerima setiap doa kita dan mengampuni segala dosa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita yang telah berpulang. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


6. SOAL LATIHAN A. Quiz Sholat jenazah https://wordwall.net/id/resource/63649128 B. pilihan ganda : 1. Apa yang dijelaskan dalam Surah Al-Fatihah terkait dengan hukum sholat jenazah? - a) Tata cara sholat jenazah - b) Kewajiban sholat jenazah - c) Keutamaan sholat jenazah - d) Larangan meninggalkan sholat jenazah Jawaban: b) Kewajiban sholat jenazah 2. Ayat Al-Qur'an yang menegaskan bahwa hidup dan mati adalah bagian dari takdir Allah terdapat dalam surah... - a) Al-Baqarah (2) - b) Al-Imran (3) - c) Al-Anfal (8) - d) Al-Kahf (18) Jawaban: a) Al-Baqarah (2) 3. Apa hukum melaksanakan sholat jenazah? - a) Sunnah - b) Wajib - c) Haram - d) Fardlu kifayah Jawaban: d) Fardlu kifayah 4. Hadits yang menyebutkan pahala bagi yang hadir dalam sholat jenazah hingga selesai pemakaman berasal dari kitab hadits... - a) Sahih Bukhari - b) Sahih Muslim - c) Sunan Abu Daud - d) Jami' at-Tirmidzi Jawaban: a) Sahih Bukhari 5. Berapa qirat pahala yang diperoleh bagi yang mensholati jenazah dan tetap bersama hingga selesai pemakaman menurut hadits? - a) Setengah qirat - b) Satu qirat - c) Dua qirat - d) Tiga qirat Jawaban: b) Satu qirat 6. Apa kewajiban urutan ketiga umat islam ketika ada muslim yang meninggal dunia? - a) Menguburkannya - b) Memandikannya. - c) Menyolati jenazahnya - d) Mengkafaninya Jawaban: c) Menyolati jenazahnya


7. Hadits yang menyebutkan bahwa orang yang mensholati jenazah akan berdiri bersama kekasih mereka, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, termasuk dalam kitab hadits... - a) Sahih Bukhari - b) Sahih Muslim - c) Sunan Abu Daud - d) Jami' at-Tirmidzi Jawaban: b) Sahih Muslim 8. Apa yang dilakukan saat takbiratul ihram dalam sholat jenazah? - a) Ruku' - b) Sujud - c) Berdiri tegak - d) Tidak ada, karena sholat jenazah tidak memiliki takbiratul ihram. Jawaban: c) Berdiri tegak 9. Membaca Sholawat kepada Nabi dan keluarganya dalam sholat jenazah jatuh setelah takbir ke …. - a) pertama - b) kedua - c) ketiga - d) ke empat Jawaban: b) kedua 10. Dalam sholat jenazah, membaca doá jatuh setelah takbir ke…. - a) dua - b) pertama - c) pertama dan kedua - d) ketiga dan ke empat. Jawaban: d) ketiga dan ke empat.


7. PENILAIAN Penilaian: Penilaian akan dilakukan berdasarkan partisipasi aktif dalam pembelajaran, pemahaman materi melalui ujian tulis, serta kemampuan melaksanakan sholat jenazah secara praktis. Keseluruhan penilaian akan memberikan gambaran tentang sejauh mana pembaca dapat mengaplikasikan konsep fiqih dalam pelaksanaan ibadah sholat jenazah.


8. DAFTAR PUSTAKA 1. Al-Qur'an al-Karim. 2. Riyadhus Shalihin - Imam an-Nawawi. 3. Sahih Bukhari - Imam Bukhari. 4. Sahih Muslim - Imam Muslim. 5. Bulugh al-Maram - Al-Hafiz Ibn Hajar al-Asqalani. 6. Fiqh as-Sunnah - Sayyid Sabiq. 7. Fathul Bari - Ibnu Hajar al-Asqalani. 8. Subulus Salam - Imam asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin. 9. Kitab al-Jana'iz - Imam al-Albani. 10. Zadul Ma'ad - Ibn al-Qayyim.


Click to View FlipBook Version