The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Teguh Siswanto, 2020-01-24 07:17:17

JAYAKARTA NEWS DESEMBER 2019

JAYAKARTA NEWS DESEMBER 2019

Keywords: 123456789

12. 2019

majalah peduli alam

BENCANA

Urusan Bersama

Lima ekor merpati putih di lepaskan ke udara disusul tabuhan
instrumen perkusi khas Aceh Rapai menandai peluncuran
Program Katana (Keluarga Tangguh Bencana) yang
digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ek Leunthi Pencatat Tsunami; Tinggi-tinggi Kilau Vanili;
Pemulihan DAS dari Oro Oro Ombo; COP 25 Madrid Ingatkan
Perubahan Iklim; Aoshima Island; Ellena,PejuangAirBersih.

DESEMber 2019 1

dari redaksi

Bencana is Our Business Penerbit
PT Citra Jayakarta Nawa Astha
Negara ini tidak berdiri atas jasa satu pahlawan. Negara ini berdiri di atas
perjuangan banyak pahlawan. Negara berdiri bukan karena satu suku, satu agama, Pemimpin Umum
satu ras, dan satu golongan. Negara ini adalah himpunan mutiara perbedaan. Suryohadi

Negara ini mewujud dan membesar berkat jasa para pahlawan. Pahlawan Pemimpin Redaksi
nasional, pahlawan kemerdekaan, pahlawan pembangunan, dan begitu banyak Roso Daras
pahlawan lain, termasuk pahlawan lingkungan hidup dan pahlawan kemanusiaan.
Negara ini menjadi besar karena bersatunya segenap elemen bangsa. Pemimpin Perusahaan
Agus Sundayana
Barisan kalimat ideal di atas, sejatinya hanya untuk menunjukkan betapa bangsa
ini dibangun di atas falsafah gotong royong. Inilah sebuah filosofi everlasting. Redaktur Pelaksana
Sebuah kata, yang dikatakan Bung Karno sebagai orisinal milik Indonesia. Tidak ada Bambang Widodo
satu kata-padanan dalam bahasa apa pun yang memiliki arti sama dengan gotong
royong. Staf Redaksi
‘Abah’ Fachrudin, Iswati, Anthony
Nah, dalam konteks lingkungan hidup dan kebencanaan, gotong royong pun Leonardo Patty, Sumarno,
menjadi solusi ampuh. Gotong royong efektif jika diletakkan di pencegahan, ampuh Herawatmo, Melva Tobing, Laksmi
jika dijadikan pegangan penanganan dan pelaksanaan, serta sangat produktif jika Wuryaningtyas, S. Resti Handini,
digunakan pasca kejadian atau pelaksanaan. Teguh Yuswanto, A. Soetopo.

Demikian pula dalam hal kebencanaan. Bencana yang datang bertubi, bukan Koresponden
karena kutukan. Bencana terjadi antara lain karena kehendak Tuhan, karena faktor Dani Yuliantara (Jawa Barat),
alam, dan karena kesalahan atau ulah manusia sendiri. Ditambah takdir letak Ernaningtyas (DI Yogyakarta &
geografis negara kita yang berada di daerah ring of fire. Jawa Tengah), Poedji Gagak Seno
(Jawa Timur), Monang Sitohang
Jika ada kalimat, “Indonesia akan selalu tertimpa musibah bencana alam”, sama (Sumatera Utara), Cinta Malem
sekali bukan doa, bukan kutukan, apalagi permintaan. Literatur kuno serta berbagai Ginting (Bali & Nusa Tenggara)
penelitian para cerdik-pandai, telah menunjukkan adanya bencana berulang. Gempa
bumi, tsunami, erupsi gunung berapi, adalah peristiwa berulang. Sudah begitu Iklan dan Pemasaran
adanya sejak berabad-abad yang lalu. Nanang S.
(+62 813-1011-6392)
Itu artinya, keliru besar jika ada warga negara Indonesia yang tak acuh terhadap Laksanawaty
persoalan bencana beserta penyebabnya. Sebab, pada dasarnya, bencana ada di (+62 812-1941-9755)
sekitar kita. Bencana lekat dengan bangsa kita. Mulailah menancapkan kesepakatan,
bahwa bencana adalah urusan bersama. Bencana is our business. *** Lay Out dan Produksi
Teguh Siswanto
2 DESEMber 2019
Alamat Redaksi
Gedung Maribaya Lt. 3,
Jl. Otista Raya No. 141 RT/RW
006/008, Bidara Cina, Jatinegara,
Jakarta Timur,
Telp. +62 21 85905797,
+62 812 839 961 63

Media Online
www.jayakartanews.com

E-mail
[email protected]

Rekening
PT Citra Jayakarta Nawa Astha
Bank Mandiri No Rek:
129-00-0016199-8

Harga: Rp50.000,-

daftar isi

6uLdLaairmapadoieskruosarumlntearUbpuathtiaapnumitniashtdrui mleepnaspkearnkuksei
khas Aceh Rapai menandai peluncuran
Program Katana (Keluarga Tangguh
BeBncaaWnnaj)airyhaJnagaidkiAgaasgraatspaBadan Nasional
6PBenAeahnrgolgkaulVlasungAlaanniheBse!ncana (BNPB).
Laporan Utama

38 teknologi
Tdsi uPnaatmahiaBnuMoyegathrust

19 inovasi Samtama, Gaya Hidup 40 internasional 26 seleb DIAN PIESESHA
Minim Sampah CPeOrPub2a5hManadIkrliidmIngatkan Masih Sendiri ...

41 nasional
TtaakhuAnda20A2n0omali Iklim

46 daerah
Bangun Kampus PTN

49 pernik
AOSHIMA ISLAND

22 emas Tinggi-tinggi Kilau 46 konservasi 28 Warta Pasca Bencana,
hijau Vanili Pejuang-pejuang Air BNPB- Maluku tak Sendiri
BPBD
50 jagad manusia
Ellena, Pejuang Air Bersih

52 resensi buku
Kelud Tanpa Kemelut

24 mitigasi Pemulihan DAS dari 34 Musim Sampah
Oro Oro Ombo lingkungan Telah Tiba

DESEMber 2019 3

L aporan U tama

BENCANA

Urusan Bersama

Lima ekor merpati putih di lepaskan ke udara disusul tabuhan
instrumen perkusi khas Aceh Rapai menandai peluncuran Program
Katana (Keluarga Tangguh Bencana) yang digagas Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB).

Doni Monardo melepas merpati meresmikan Katana
4 DESEMber 2019

KTeluk Pasie Jantang di Kecamatan Lhoong tempat peluncuran Katana
epala BNPB Doni Monardo
pun menggumamkan
terwujudnya hasil konkret
program keluarga tangguh
bencana. Keluarga
adalah kelompok terkecil
yang paling rentan
terdera karena bencana.
“Seandainya saja warga
Aceh mengetahui dan

memahami risiko serta

bagaimana mereka merespon tsunami ketika itu,

korban pasti lebih sedikit,” ujar Doni.

Oleh karenanya, urusan bencana tidak bisa

dibebankan pada satu unsur saja. “Bencana adalah

urusan bersama,” ujar Doni. Karena Bencana Menjadi Doni Monardo menanam pohon cemara udang di Pasie Jantang Aceh
Urusan Bersama, Doni memberikan atensi yang sangat

serius pada program Katana.

Pejabat pelaksana tugas (Plt) Gubernur Nangroe Plt Gubernur Nova, pagi itu datang bersama komunitas motor

Aceh Darussalam, Nova Iriansyah yang pagi-pagi besar. Ia dan teman-temannya, menempuh jarak sekitar 55 km,

sudah muncul menemani minum kopi khas Aceh, sampai ke bibir pantai Pasie Jantang, di Kecamatan Lhoong. Bahkan,

mengaminkan pernyataan Doni. Di tepi pantai Pasie Nova sempat menyertai Doni Monardo mengunjungi Gua Eek

Jantang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar Leunthie, sebagai satu-satunya gua tsunami yang tergali melalui

tempat Program Katana diluncurkan, Doni kemudian sebuah riset ilmiah.

menyerahkan setumpuk buku Katalog Bencana. Buku- Perjalanan rombongan pun kembali ke teluk Pasie Jantang yang

buku itu berisi aneka ancaman bencana di Tanah Air, terletak di Kecamatan Lhoong. Kembali menyatu dengan indahnya

sebagai bahan edukasi kepada seluruh masyarakat. alam pesisir Aceh Besar. Berada di area lapang yang dijadikan bumi

DESEMber 2019 5

L aporan U tama

perkemahan Program Katana, seolah berada di kepingan parah terkena dampaknya. Bahkan ada yang menyebut, tidak
surga demi menatap jauh ke depan. Debur ombak yang satu pun penduduk Pasie Jantang selamat.
berkejar-kejaran memecah bibir pantai. Di kiri-kanan tampak
pegunungan rimbun menghijau mengapit teluk Pasie Di samping, kehadiran Doni di tengah-tengah masyarakat
Janteng yang elok. juga menunjukkan satunya kata dan perbuatan sebagai
seorang prajurit Sapta Marga.
Tak salah, jika Kepala BNPB, Doni Monardo memilih
tinggal di tenda selama berlangsungnya kegiatan Peluncuran Dalam banyak kesempatan, Doni acap menyitir filosofi
Program Katana, 6 – 8 Desember 2019, daripada tinggal di terkenal dari Lao Tze (570 SM): “Temuilah rakyatmu. Hiduplah
hotel. Dua malam tidur di dalam tenda, dilingkupi langit bersama mereka, mulai dari apa yang ada”. “Dengan begini,
yang penuh bintang, dininabobokkan suara debur ombak kita bisa merasakan betul denyut nadi rakyat. Dalam konteks
di kejauhan, sungguh sebuah sensasi langka, yang hanya program Katana, kita menjadi tahu seberapa paham rakyat,
didapat di Pasie Jantang. khususnya rakyat Aceh terhadap potensi bencana gempa dan
tsunami,” ujar mantan Danjen Kopassus itu.
Tapi tidak hanya itu. Keberadaan Doni Monardo di tengah-
tengah perkemahan, juga menyelipkan sebuah pesan penting Malam pertama, Jumat (6/12) tinggal di kemah tepi pantai
bagi masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan dunia, bahwa Pasie Jantang, serombongan sahabat lama pun datang, yang
Aceh sangat aman. mungkin di masa lalu mereka ini tak sejalan dengan NKRI.

Di lokasi yang dijadikan pusat kegiatan peluncuran Mereka duduk di atas terpal di pinggir pantai sambil reuni.
program Katana, sejatinya merupakan lokasi yang pada Melupakan konflik masa lalu, dan berbicara tentang masa kini
bencana tsunami Aceh tahun 2004, menjadi daerah paling dan masa depan.

Di Aceh, dulu memang kita berperang. Tak sedikit nyawa

Suasana kemah acara peluncuran program Katana
6 DESEMber 2019

Doni Monardo me-launching Katana Plt Gubernur Aceh menerima buku-buku kebencanaan dari Kepala BNPB Doni
Monardo

meregang. Residu mesiu berhamburan. Anak anak dan ibu Tak lama, Doni pun menimpali. “Kita jangan patah
kehilangan ayah dan suami. Nah, masa kini kita memang semangat. Kita harus berinisiatif. Buka jaringan. Penduduk
masih tetap berperang. Namun yang kita perangi adalah Cina hampir 2 miliar. Jumlah penduduk India, hampir 1,4
kemiskinan dan orang orang yang merusak alam serta miliar. Mereka butuh komoditi untuk mengisi perut. Harus kita
lingkungan. jajagi, Cina butuh apa. India butuh apa. Kita punya apa. Jalin
komunikasi bisnis. Saya percaya, Aceh sangat kaya. Bukan
“Sudah tidak pada tempatnya kita bicara masa lalu. Kalau saja hasil bumi dan laut, bahkan orang-orang Aceh dari dulu
yang lalu kita berperang dengan senjata, maka perang terkenal kaya raya. Karena itu, mereka bisa menyumbang
sekarang adalah perang ekonomi. Perang dagang. Perang pesawat untuk Republik Indonesia yang baru merdeka.
memperebutkan peluang dan kesempatan untuk hidup lebih Pesawat Seulawah, itu sumbangan para saudagar Aceh,” papar
sejahtera,” kata Doni kepada “kenalan masa lalunya” yang Doni.
sekarang begitu akrab laksana saudara-kandung.
Bukan hanya itu. Doni lalu bertanya, “Ada yang tahu
Hasil Bumi dan Laut nilam?” Semua menjawab, “Tahu”. Doni bertanya lagi, “Ada
Menurut Doni, hampir semua komoditi unggulan ada di yang tahu kepanjangan nilam?” Semua membisu.

Aceh. “Waktu saya berdinas di sini, suatu hari pernah dijamu “Saya sudah ke Belanda. Nilam itu artinya Netherlands
oleh salah satu bupati. Saya dihidangkan lobster sepanjang Indische Land ook Acheh Maatzcappij. Kekayaan Hindia
ini,” kata Doni sambil menjulurkan lengannya. Belanda di Aceh. Anda tahu harga nilam? Satu drum minyak
nilam bisa miliaran rupiah. Nilam dipakai untuk bahan
“Lobster Aceh adalah salah satu yang terbaik. Demikian parfum, kosmetik, obat-obatan, dan banyak manfaat lain.
juga jenis ikan yang lain. Saya tahu betul, kekayaan ikan di Pasar Eropa terbuka lebar untuk ekspor nilam, dan Aceh
laut Aceh sangat kaya. Selain kuantitas berlimpah, kualitasnya punya peluang menjadi pemain utamanya. Jika semua
juga nomor satu,” kata Doni. potensi alam itu digali dan dipasarkan dengan benar, haqul
yakin, rakyat Aceh akan makmur,” umbuh Doni.
Seseorang menimpali, “Benar, pak. Kami kelebihan ikan.
Tongkol terkadang dijual lima ribu rupiah per kilogram saja Pembicaraan pun ngalor ngidul tentang banyak hal. Ada
tidak laku, dan busuk.” saran dan rekomendasi di sana. Ada gagasan-gagasan di sini.
Ada banyak hal tumpah ruah di diskusi tak formal beralas
Tak hanya itu. “Produk gula aren kami yang terbaik di terpal, beratap langit cerah dengan bitang-gemintang dan
Aceh. Aroma dan tekstusnya khas. Produk gula merah kami debur ombak laut menjadi saksi.
bisa diadu dengan produk gula merah daerah mana pun.
Apa daya pak, untuk mengeluarkan produk gula ke luar Tak terasa, jarum jam menunjuk angka 01.30 WIB. “Kita
Sabang, kami kesulitan. Pelabuhan Sabang benar-benar lanjutkan besok,” kata Doni. Meski masih sangat banyak
bebas. Termasuk bebas tidak ada kapal sama sekali. Apa kami yang sepertinya hendak dikemukakan, waktu jua yang
disuruh makan gula?” timpal yang lain. mengharuskan diskusi harus dihentikan, karena Sabtu (7/12)
keesokan harinya, sudah teragenda banyak kegiatan lain,
Belum sempat Doni menanggapi, sudah ada yang terkait Katana. (egy massadiah)
berbicara lagi. “Buah manggis di Aceh tidak pernah putus.
Produksi buah manggis melimpah. Terkadang sampai busuk
di tanah.”

DESEMber 2019 7

L aporan U tama

Ek Leunthi
Pencatat
Tsunami

Gue Ek Leunthui

foto: roso daras

8 DESEMber 2019

Kita tidak sedang bicara era kekinian, di mana hampir semua
masyarakat di Indonesia sudah tahu gelombang tsunami. Kita sedang
berbicara tahun 2004, saat pejabat dan masyarakat kebanyakan tidak
Ptahu tsunami, seperti apa wujudersis 15 tahun lalu, 26 Desember tsunami, dan apa dampak tsunami.
2004, gempa mahabesar, melebihi
angka 8 Richter terjadi di Samudera menghambur ke pantai dan memunguti ikan-ikan yang
Hindia, 25 km barat laut Aceh. ditinggal oleh air laut yang menyusut cepat. Tidak satu
Selang tiga puluh menit kemudian, pun yang menyangka, susutnya air segera disusul naiknya
datang gelombang tinggi yang kembali permukaan laut dalam bentuk “monster tsunami”
disebut tsunami menghantam dan yang mematikan.
meluluhlantakkan Serambi Mekah.
Tak kurang dari 230.000 nyawa Syahdan, saat gelombang tinggi datang, masyarakat
melayang. Kerugian material ditaksir pun panik. Lari seribu langkah dalam kecepatan pontang-
panting, sangat tidak sebanding dengan laju tsunami yang
sama derasnya dengan kecepatan rata-rata pesawat terbang
yang 700 km per jam. Ribuan manusia di pinggir pantai,

mencapai Rp 7 triliun. tersapu tsunami setinggi 24 meter (80 feet).
Jumlah korban sebanyak itu, terjadi karena “Saya bisa merasakan derita masyarakat Aceh, karena
“ketidaktahuan” masyarakat tentang tsunami. Ketidaktahuan
ditambah tradisi “jalan-jalan pagi ke pantai” di hari Minggu saat tsunami terjadi ada di sini. Jika saya selamat, itu karena
oleh sebagian besar warga Aceh, menambah parah keadaan. posisi tugas jauh dari pantai,” ujar Kepala BNPB, Letjen TNI
Masyarakat bukan lari menjauhi bibir pantai, malah Doni Monardo.

Mengenang 15 tahun peristiwa tsunami itu, BNPB pun

Doni Monardo, Plt Gubernur Aceh dan para pejabat BNPB berfoto di depan mulut Gua Ek Leunthie foto: roso daras

DESEMber 2019 9

L aporan U tama

mengagas program prioritas “Keluarga Tangguh Bencana” para peneliti. Tim Peneliti Universitas Syah Kuala bersama
atau Katana. Program itu diresmikan di pantai Pasie Jantang, Nanyang University telah melakukan penelitian di sana,
Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, sekaligus mengenang hingga terkuak rahasia besar tsunami Aceh, sejak 7.400
dan mendoakan para korban. “Melalui Katana, diharapkan tahun lalu. Garis-garis dan struktur sedimen pasir yang
setiap keluarga paham apa itu tsunami dan bagaimana ada di dinding gua, menunjukkan kejadian tsunami demi
menghadapinya,” ujar Doni Monardo, Minggu (8/12) pagi tsunami yang pernah menerjang Aceh.
saat me-launching Katana.
“Luar biasa jasa para peneliti. Berkat penelitian
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebagai mereka di gua ini, kita semua jadi tahu, bahwa tsunami
tuan rumah, dipuji Doni telah bekerja sangat baik. Ratusan di Aceh adalah peristiwa berulang. Ada siklusnya, meski
keluarga, yang terdiri atas ibu-ibu rumah tangga, pekerja tidak teratur. Ini menjadi temuan besar, terkait kesiapan
sosial, pelajar, dan prajurit, sangat tekun mengikuti ruang masyarakat menghadapi tsunami yang bisa dipastikan
kelas yang diisi oleh para pemateri dari BNPB dan instansi bakal terjadi lagi,” ujar Doni di mulut Gua Ek Leunthi.
pendukung, seperti BMKG, Arsip Nasional, dan lain-lain.
Peserta juga mendapat “Modul Katana”. Tak heran jika Doni mengapresiasi kerja para peneliti.
“Peneliti adalah orang-orang yang sudah berinvestasi untuk
Bukti Gempa Berulang surga, karena lewat penelitiannya, langsung-tak-langsung
Sabtu keesokan paginya, usai sarapan menu Aceh bisa menyelamatkan nyawa manusia lain,” katanya.

yang dimasak di mobil dapur umum BPBA, Doni Monardo Karenanya, kepada para deputi, para pejabat eselon
mengajak para pejabat BNPB, para Kalak BPBD, media I dan II BNPB yang menyertainya, Doni berpesan agar
dan sejumlah masyarakat mengunjungi Gua Ek Leunthi di dibuatkan acara khusus pemberian penghargaan kepada
Kecamatan Lhoong, sekitar 3,5 km dari lokasi kemah. para peneliti. Bukan saja peneliti tsunami, tetapi juga
peneliti gempa, peneliti merkuri, peneliti banjir, peneliti
Itulah gua paleotsunami satu-satunya di Indonesia. longsor, peneliti erupsi gunung berapi, peneliti cemara
Adalah Teuku Dadek, mantan Kalak BPBA yang punya ide udang, dan peneliti-peneliti lain yang berhubungan dengan
menjadikan Gua Ek Leunthi sebagai monumen tsunami mitigasi bencana.
sekaligus kawasan tujuan wisata. Ide itu disetujui Plt
Gubernur NAD dan langsung dianggarkan Pemda Aceh. Hasil kajian para pakar, akan membuat keluarga
Indonesia benar-benar tangguh bencana. Salam Tangguh!!!
Kisah Gua Ek Leunthi tak bisa dilepas dari ketekunan (egy massadiah)

foto: roso daras

Doni Monardo di Mulut Gua Ek Leunthie
10 DESEMber 2019

DESEMber 2019 11

L aporan U tama
12 DESEMber 2019

DESEMber 2019 13

L aporan U tama
14 DESEMber 2019

DESEMber 2019 15

L aporan U tama
16 DESEMber 2019

inovasi

Pengelolaan sampah ala Samtama di DKI Jakarta

Samtama, Gaya Hidup
Minim Sampah

Program Sampah Tanggung Jawab Bersama (Samtama) membiasakan masyarakat untuk

mengelola sampah secara mandiri sebelum dibuang ke Tempat Penampungan Sampah

Sementara (TPSS). Kini program itu sudah melibatkan lebih dari 30.000 Kepala Keluarga (KK) di

E22 Rukun Warga ( RW) di seluruh Jakarta. dengan membuat lubang biopori, komposing atau diolah
mma Risma, warga Cempaka Putih menggunakan media maggot, sejenis ulat belatung atau
RT 16 RW 03, Jakarta Pusat kini larva yang mampu mengurai sampah organik dengan
punya kesibukan baru, memilah cepat. Sedangkan sampah plastik seperti botol minuman
sampah rumah tanggga. Sebelum diserahkan ke bank sampah, tak jauh dari rumahnya.
menjalani aktivitas rutin, Emma sudah
menyiapkan dua kantong sampah. Tak hanya Emma, hampir seluruh warga Cempaka Putih
Satu kantong untuk sampah organik sudah terbiasa mengelola sampah rumah tangganya.
dan satu kantong untuk sampah Pasalnya, Cempaka Putih Timur merupakan satu dari 22 RW
anorganik. pencontohon untuk Program Samtama, yang digulirkan

Sisa sayuran dan makanan tidak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak Agustus

langsung dibuang, tetapi diolah lalu.

DESEMber 2019 17

inovasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan -tengah- dalam salah satu acara di Monas

Di kampung Samtama, setiap warga diedukasi agar bijak tangga masih menggandalkan metode komposting,
terhadap sampah. Gaya hidup minim sampah diterapkan maka pengolahan sampah organik di kampung Samtama
warga dalam keseharian mereka. Bank-bank sampah juga menggunakan maggot sebagai media pengurai sampah
menjamur. Pertanian perkotaan juga berkembang sehingga organik. Maggot kini juga mulai dibudidayakan oleh warga.
kampung menjadi asri dan bersih karena sampah terkelola
dengan baik. Termasuk budidaya maggot sebagai pengurai Maggot pada dasarnya sejenis larva. Disebut juga
sampah organik. sebagai “Black Soldier Fly”, belatung jenis ini mampu
membantu proses pengolahan limbah organik. Satu
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta, kilogram maggot, mampu mengurai tiga kilogram sampah
Andono Warih mengatakan, saat ini ada 22 RW yang organik dengan waktu 4 sampai 6 jam. Keunggulan lain,
jadi percontohan Samtama. Dua di antaranya berada di ramah lingkungan, bisa untuk pakan ternak ayam dan
Kepulauan Seribu. “Jadi masing-masing wilayah ada empat burung, serta pupuk tanaman.
RW percontohan. Dua di Kepulauan Seribu,” kata Andono.
Sementara itu Faiza Fauziah dari Waste4Change
Program Samtama juga melibatkan sekitar 32 ribu KK di menyambut baik program Samtama yang dirintis Pemprov
22 RW tersebut. Nantinya dari model-model pengelolaan DKI. Bagi Faiza persoalan sampah sangat komplek, sehingga
sampah yang diterapkan di RW-RW percontohan ini bisa harus menjadi tanggung jawab bersama. “Penghasil sampah
direplikasi ke seluruh RW di Jakarta yang jumlahnya kan kita pribadi. Jadi yang harus bertanggung jawab adalah
mencapai lebih dari 2.000 RW. kita juga,” kata Faiza.

Gerakan Samtama juga melibatkan sekitar 209 Laksar Tidak bisa dipungkiri, sampah masih jadi persoalan
Samtama serta 350-an pelopor Samtama. Laskar Samtama Jakarta. Maklum sebagai kota metropolitan dengan jumlah
berasal dari kalangan aktivis lingkungan, karyawan, penduduk sekitar 10,4 juta jiwa, produksi sampah Jakarta
mahasiswa, ASN, dan lain-lain. Sementara pelopor Samtama antara 7.400 hingga 7.900 ton per hari. Ada sekitar 1.300
berasal dari kader dasawisma, penggerak PKK dan lain lebih truk sampah yang keluar-masuk tempat pengolahan
sebagainya. Kedua elemen tersebut berkolaborasi dengan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Persoalannya,
pemerintah mengedukasi masyarakat menuju kawasan zero daya tampung Bantargebang juga terbatas.
waste.
Untuk itulah, Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan
Jika selama ini pengolahan sampah organik dari rumah dalam mengelola sampah dari hulu ke hilir. Dimulai dengan

18 DESEMber 2019

fokus pada warga masyarakat yang mendiami kawasan pengelola sampah intermediate treatment facility (ITF)
permukiman tapak dan vertikal. menjadi lebih ringan. Salah satu ITF sedang dibangun di
Sunter, Jakarta Utara dan ditargetkan beroperasi pada 2022.
Salah satu program adalah Sampah Tanggung Jawab DKI Jakarta berencana membangun ITF di tiga lokasi lain,
Bersama (Samtama). Program tersebut untuk membiasakan Cilincing, Jakarta Utara; Rawa Buaya, Jakarta Barat, dan
masyarakat mengelola sampah sebelum dibuang ke tempat Jakarta Selatan.
penampungan sampah sementara (TPSS). “Ini adalah
gerakan baru mengelola sampah di Ibu Kota,” ujar Gubernur ITF adalah proyek percontohan di Indonesia untuk
Anies optimis. fasilitas pengelolaan sampah dalam kota, sebelum dibawa
ke TPSTS Bantargebang yang kapasitasnya semakin kecil.
Dengan program Samtama, Anies ingin warga Dengan demikian, secara perlahan diharapkan DKI bisa
mengurangi produksi sampah dan mengolah sampah, mengurangi ketergantungannya pada Bantargebang.
sisanya dibuang ke TPSS. Dengan Samtama, masyarakat
dipaksa menjadi masyarakat modern yang salah satu cirinya Untuk teknologi sendiri, Direktur Utama PT Jakarta
melaksanakan budaya pemilahan sampah. Masyarakat juga Propertindo Dwi Wahyu Daryono mengatakan,
akan dibiasakan melaksanakan prinsip 3R, yaitu reduce pembangunan ITF Sunter menggunakan teknologi ramah
(mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle lingkungan yang sudah memenuhi standar Uni Eropa.
(mendaur ulang). Teknologi yang dipakai adalah milik Fortum yang sudah
diakui di Eropa.
Kegiatan Samtama dibagi menjadi dua aktivitas, yaitu
Perjalanan Samtama dan Kampung Samtama. Kampung Saat fasilitas selesai dibangun nanti, ITF Sunter akan
Samtama merupakan inisiatif warga di tingkat RW. memiliki kapasitas produksi 2.200 ton sampah per hari.
Perjalanan Samtama merupakan gerakan masyarakat Dengan pemakaian teknologi termal saat proses produksi,
peduli sampah yang diikuti beragam profesi mulai dari ibu residu yang dihasilkan hanya sekitar 20 persen dari total
rumah tangga, mahasiswa, pegawai swasta, guru, seniman, sampah yang sudah diolah. ITF Sunter bahkan mampu
aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta, dan mengonversi energi termal menjadi energi listrik yang bisa
komunitas peduli lingkungan. digunakan oleh rumah tangga di DKI Jakarta, seperti di
banyak kota besar di Eropa dan Asia. (Bambang Widodo)
Sementara Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta
Saefullah mengatakan, dengan Samtama, tugas fasilitas

Perkampungan Jakarta yang bersih berkat pengelolaan sampah Samtama

DESEMber 2019 19

foto: kampus tani

Tanaman vanili

Tinggi-tinggi
Kilau Vaniliernah jadi juara dunia, kini Rp 5 juta lebih per kg. Apalagi kalau

diproses pasca panen dan ditumpangsari. Tak heran orang Madagaskar
menyebutnya “Emas Hijau”.

Sejatinya, Indonesia tidak kalah. Sejak dulu kala, kekayaan alam kita
memang juara. Tak hanya dipuja bangsa-bangsa lain, hasil buminya
pun terus menjadi komoditi primadona dunia. Salah satunya rempah-
rempah, termasuk vanili.

Bumbu dapur paling mahal kedua di dunia adalah vanila atau di

P Indonesia disebut vanili. Saat ini, Indonesia dan Madagaskar terus
bersaing menjadi pemasok vanili terbesar di dunia.
Di Madagaskar vanili dijadikan sebagai andalan pencetak uang
masyarakat. Vanili murni dan baik, harga per kilogram terus menjulang. Bila sebelumnya berada
di kisaran Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per kilogram, di 2019 ini harga vanili meninggi 10 kali
lipat.
Di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya, harga vanili kering terus menanjak sejak tiga
tahun lalu. “Tiga tahun lalu, harga vanili kering per kilo antara Rp 500.000 hingga Rp 600.000,
saat ini tembus angka Rp 6 juta,” kata Amos Djobo, Bupati Alor beberapa waktu lalu.
Vanili dikembangkan petani di sejumlah kecamatan yakni di Kecamatan Alor Selatan, Alor
Tengah Utara, Alor Timur Laut dan sebagian Alor Timur. Selain harga yang tinggi, penghasil
utama vanili di dunia juga mengalami penurunan produksi. Sehingga, Indonesia bisa kembali

20 DESEMber 2019

mengambil alih dan menjadi produsen vanili nomor satu di dunia, seperti pada saat mekar bunga dalam satu tandan
tahun 2007. juga tidak pernah bersamaan. Karenanya,
pemanenan buah vanili dalam satu tandan,
Untuk mengembalikan kejayaan Vanili, petani kembali diarahkan untuk tidak boleh dilakukan sekaligus. Hanya
menanam vanili varietas unggul. Bahkan, kebun percobaan vanili sudah ada buah yang benar-benar tua yang dipotong
di Sukabumi, Jawa Barat. Selain bibit vanili, Kebun Percobaan Sukamulya yang dari tandan, menggunakan gunting
berjarak sekitar 40 km dari Geopark Pelabuhan Ratu itu, juga menyiapkan tanaman atau pisau tajam.
berbagai bibit tanaman rempah obat dataran rendah.
Selain dipasarkan dalam bentuk buah
Tren permintaan bibit vanili semakin meningkat. “Dulu tanaman vanili kering, vanili juga bisa diolah menjadi
dikenal sebagai emas hijau, namun karena ulah petani dan pedagang kualitas oleoresin. Oleoresin adalah larutan pekat
vanili Indonesia merosot tajam,” kata Kepala Kebun Percobaan Bibit Vanila berwarna gelap dengan aroma yang lebih
Unggul Wawan Lukman. kuat dari aroma polong vanili. Industri
makanan dan minuman, umumnya
Salah satu bentuk inovasi yang harus segera diterapkan adalah penggunaan menggunakan ekstrak vanili. Sebenarnya
varietas-varietas vanili unggul. Sejak tahun 2008, Kementerian Pertanian telah teknologi modern sudah berhasil membuat
mengeluarkan 3 varietas unggul baru yakni Vania 1, Vanilia 2 dan varietas Alor. vanilin sintetis. Namun konsumen dan
kalangan industri lebih menyukai aroma
Dalam sejarahnya, tanaman vanili pertama kali ditemukan bangsa Aztec, di vanili asli. Itulah sebabnya apabila pasokan
hutan Mexico sekitar tahun 1530. Penduduk asli Meksiko memang telah lama kurang, harga buah vanili kering akan
mengenal buah vanili kering untuk dijadikan penyegar minuman coklat. melambung jutaan rupiah per kg.

Tetapi vanili baru menjejak Eropa sekitar tahun 1721. Vanili akhirnya Apalagi ditumpang sari dengan
menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia yang kehadirannya dibawa kopi sebagai tajar hidup bagi vanili.
Sebagai tanaman semiparasit, vanili tidak
begitu mengganggu atau menyedot
nutrisi dari tanaman inang lantaran
mempunyai akar dan daun sendiri. Dengan
menumpangsarikan keduanya, dalam satu
luasan lahan ia mendapatkan dua panen
berbeda.

Menurut ahli dan praktikus vanili dari
Bogor, Prof Mesak Tombe, vanili memang
butuh rambatan untuk berkembang. Ia
menyarankan penggunaan pohon untuk
rambatan karena menyediakan naungan.
Mesak menyarankan tanaman gamal,
trembesi, lamtoro atau dadap sebagai
tajar hidup. (Herawatmo/Dari Berbagai
Sumber)

Petani vanili di Madagaskar foto: afdb

bangsa Belanda sekitar tahun 1819. Tujuan awalnya tanaman vanili di tanam di Vanili kering siap ekspor
Kebun Raya Bogor untuk memperkaya koleksi taman Botani yang digagas Prof. DESEMber 2019
Dr. Reinwadt. Baru sekitar tahun 1864 vanili menyeberang ke Temanggung, Jawa
Tengah.

Selanjutnya tanaman tersebut menyebar ke beberapa wilayah seperti Bali,
Jateng, Jatim, Sumut, Sumsel, Sulsel, Sulteng, NTB, NTT, dan Papua. Sekitar
tahun 1960 sampai 1970, pulau Jawa mejadi daerah terpesat dalam proses
perkembangan vanili. Wajar jika vanili Indonesia dikenal dengan nama “Java
Vanilla Beans”.

Buah vanili dipenen pada umur 8 sampai 9 bulan semenjak penyerbukan.
Rentang umur panen ini terjadi akibat intensitas sinar matahari. Apabila
intensitas sinar matahari tinggi (cuaca lebih banyak cerah, tidak mendung),
maka vanili akan masak pada umur 8 bulan. Tetapi apabila udara lebih banyak
mendung, maka vanili baru akan masak pada umur 9 bulan.

Tingkat ketuaan buah vanili dalam satu tandan, tidak pernah sama. Sebab

21

MITIGASI

Pemulihan
DAS dari Oro
Oro Ombo

B erbagai bencana yang bencana-bencana hidrologis. Semua ini prasyarat untuk
terjadi khususnya bencana masyarakat yang sejahtera.
hidrometeorologi menjadi indikasi
bahwa DAS (Daerah Aliran Sungai) “Bila DAS sehat maka masyarakat yang hidup di DAS
telah rusak. Fungsi hidrologi DAS, tersebut akan sejahtera,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan
yaitu kemampuan menyerap, Kehutanan, Siti Nurbaya, saat pencanangan Gerakan Nasional
menyimpan dan mengalirkan air Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) di Jawa Timur,
menurun, sehingga bencana tanah beberapa waktu lalu.
longsor, banjir dan kekeringan lebih
GNPDAS merupakan gerakan yang diinisiasi KLHK
mudah terjadi. bersama masyarakat untuk meningkatkan kesadaran
memulihkan hutan dan lahan untuk penyelamatan
Karenanya perlu kepedulian sumber daya air, produktivitas lahan, perubahan iklim
dan pencegahan bencana hidrometeorologi. Gerakan ini
bersama untuk memulihkan dan menyehatkan DAS. Indikator merupakan pengembangan atas agenda tahunan Hari
Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan perspektif lebih
DAS yang sehat ialah, tersedianya air dalam kuantitas dan luas yaitu pemulihan lahan kritis di hulu DAS.

kualitas yang memadai untuk berbagai keperluan. Terjaganya

kesuburan tanah dan produktivitas lahan, serta berkurangnya

22 DESEMber 2019

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Menteri LHK Siti kiri sungai, untuk penyerapan air sungai dan tak berbau. Kita
Nurbaya luaskan ekoriparian ini di seluruh Indonesia. Sebelumnya
sudah ada di Jakarta, Bogor, dan Karawang,” ujar Siti.
Menteri LHK dalam acara puncak Gerakan Nasional
Pemulihan DAS (GNPDAS) 2019 bertema ‘Pulihkan Lahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah menyampaikan, Jawa
Membangun Masa Depan’, di Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, Timur, akan memperbanyak Tim Sapu Bersih Sampah
Jawa Timur, Kamis (5/12/2019), menekankan pentingnya Nyemplung Kali (Saber Pungli) di Hulu, dan Tim Brantas
pemulihan lingkungan pada daerah-daerah gundul dan di Tuntas di hilir. “Insha Allah dari hulu ke hilir akan terus terjaga
lereng semak, penanaman dan pemulihan di areal bekas lingkungannya,” tegasnya.
tambang.
Sukses Oro Oro Ombo
Upaya memulihkan dan menurunkan tingkat kekritisan Terkait pemilihan Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu yang
lahan dapat dilakukan melalui Rehabilitasi Hutan dan Lahan
(RHL). Karena DAS pada dasarnya adalah seluruh daratan, dijadikan tempat puncak Gerakan Nasional Pemulihan DAS,
maka DAS adalah ajang bagi setiap kegiatan manusia, setiap ternyata memiliki cerita tersendiri. Desa ini dipilih karena
aktivitas pembangunan dan ekonomi. kisah sukses dalam pelestarian sumber daya alam.

Rusaknya DAS adalah dampak kegiatan berbagai sektor. Wilayah ini merupakan hulu DAS Brantas yang termasuk
Oleh sebab itu, pemulihan DAS harus melibatkan sektor- 15 DAS Prioritas Nasional, serta berbatasan langsung dengan
sektor terkait. Semua sektor harus bergerak pada satu arah kawasan Hutan Lindung Panderman. Desa Oro-oro Ombo
yang sama agar bersinergi, bukan saling meniadakan. terletak pada kawasan pariwisata yang sedang berkembang
serta berada di Demonstration Plot (Demplot) Usaha
Dalam kesempatan itu Menteri Siti mengajak Pemda dan Pelestarian Sumberdaya Alam (UPSA) yang dibangun KLHK
masyarakat membuat ekoriparian. “Tepi-tepi sungai dibuat tahun 2019.
taman dan ditanam pohon bambu dan pohon lain di kanan
Di Desa Oro-oro Ombo ini KLHK bersama masyarakat
foto humas Kementerian LHK membangun Demplot UPSA yang merupakan unit
percontohan sistem usaha tani terpadu atau integrated
Masyarakat berpartisipasi dalam GNPDAS 2019 farming system. Dalam Demplot UPSA, diterapkan teknik-
teknik konservasi tanah untuk intensifikasi pengelolaan lahan
dengan memperhatikan daya dukung lahan. 

Demplot UPSA ini dikelola Kelompok Tani Hutan (KTH)
Panderman pada areal seluas ±10 hektare dan menjadi
tempat pelatihan dan edukasi bagi pihak terkait dalam upaya
melestarikan hutan dan lahan. Demplot UPSA ini juga diharap
dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) secara vegetatif dan sipil
teknis berbasis wisata. 

Kegiatan yang dikembangkan berupa persemaian
budidaya tanaman kayu-kayuan seperti sengon, waru, jati,
eukaliptus, pinus. Selain itu juga terdapat tanaman Hasil
Hutan Bukan Kayu (HHBK) semacam macadamia, nangka,
alpukat, mangga, serta tanaman sela seperti empon-empon,
kopi, jahe. 

Peternakan hewan juga dikembangkan di Demplot
UPSA ini. Masyarakat dapat memelihara kambing, domba,
atau kelinci melalui kandang komunal. Kegiatan lain adalah
pengolahan lebah madu dan pengolahan pupuk kompos.
Terkait rehabilitasi lahan, masyarakat diberi pengetahuan dan
praktek membuat bangunan konservasi tanah dan air atau
RHL sipil teknis berupa embung, biopori, dam penahan, dan
gully plug.

Pada hari pertama rangkaian puncak GNPDAS, Rabu
(4/12), diisi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Kegiatan antara lain lomba mewarnai dan menggambar
yang diikuti pelajar TK dan Sekolah Dasar. Kemudian
diselenggarakan sarasehan, lomba terampil antar Kelompok
Tani Hutan, serta pertunjukan beragam seni tradisional.
(eben)

DESEMber 2019 23

seleb

DIAN PIESESHA P enyanyi era 80-an yang
masih eksis sampai saat ini,
Masih Sendiri ... masih sendiri dan masih
disukai. Bahkan kesibukan
Masih ingat “off air”-nya sampai ke
penggalan lirik lagu luar pulau, bahkan ke luar
ini? negeri. Dian kini bermukim
di negeri jiran, Malaysia,
“malam ini tak bersama putri tercinta dan
ingin aku sendiri, dua cucunya yang cantik-
kucari damai
bersama cantik. Menantunya adalah
bayanganmu…”
seorang pengusaha ternama di Malaysia.

Dian Piesesha, nama yang lekat di benak

masyarakat pecinta lagu pop Indonesia. Nama

Piesesha diambil dari rasi bintang yang disandangnya,

Pieces. Dian lahir pada tanggal 9 Maret.

Dian bukanlah Dian Piesesha kalau tidak memiliki

berbagai kegiatan. Penggemarnya mencapai jutaan di

seluruh Indonesia, bahkan ke manca negara. Album

yang hampir keseluruhannya populer terutama album

kaset “Tak Ingin Sendiri” adalah album dengan jumlah

24 DESEMber 2019

Cucu-cucu Dian Piesesha
di Malaysia

penjualan tertinggi dalam bentuk kaset. dunia seperti Celine Dion atau mendiang Whitney Houston. Dian
Lagu-lagu Dian bahkan masih kini tersedia dalam bentuk CD, memiliki vokal yang paling cocok untuk lagu-lagu pop dengan
tema cinta dan masalah keluarga.
DVD Karaoke, dan Digital Streaming Platform di seluruh dunia
seperti Youtube Music, Spotify, Joox, Apple Music, Deezer, dan Menjelang Tahun Musik 2020, Dian tetap optimis bahwa
lain lain. Jika Anda berminat mendapatkan CD maupun DVD, lagu-lagu yang dibawakan dalam rekamannya tetap abadi dan
tidak usah khawatir. masih bisa disukai oleh generasi sekarang. Terbukti beberapa
tracks-nya diputar oleh beberapa tempat nongkrong anak muda
Produk-produk itu bisa dipesan melalui JK Records yang sekarang di bilangan Jakarta Utara dan Jakarta Selatan, dan
beralamat di Jalan Musi 43, Jakarta Pusat. Bisa juga Anda sampai masuk ke playlist Spotify.
datang ke JK Shop di pertokoan Blok M Square B1/227-228,
Jakarta Selatan. Jika Anda “mager”, sila buka JK online shop di Saat ini, Dian menikmati profesinya sebagai MC. Bukan
Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dan Shopee. master of ceremony, tapi plesetan dari aktivitas seorang nenek,
yakni “momong cucu”. Sementara di Jakarta, ia bersama salah
Dian Piesesha, adalah salah satu penyanyi Indonesia yang seorang putranya.
layak didudukkan di deretan atas, sebagai teladan bagi artis
penyanyi baru. Ia sangat kuat dalam penjiwaan lagu. Sebagai Artis JK RECORDS yang satu ini masih sering bertandang
artis, Dian juga dikenal sangat disiplin, baik dalam memenuhi ke studio JK Records bersama para penggemarnya. Menurut
jadwal rekaman maupun jadwal show. penggemarnya, Dian adalah artis yang paling baik dan ramah
di antara artis penyanyi Indonesia, sampai penggemarnya
Bahkan menurut produsernya, Leonard ‘nyo’ Kristianto membentuk DIPI Lovers dan JEKAMANIA.
yang lulusan Berklee College of Music di Boston, “tante” Dian
ini sepatutnya dijadikan contoh untuk generasi muda sekarang. Dian juga memiliki album religi, yang beberapa lagunya
Bila ingin menjadi penyanyi yang baik, baik vokal maupun dikarang dan ditulis sendiri. Di samping, melahirkan dua album
penghayatan. “Penjiwaan pada pada setiap lagu yang dibawakan keroncong. Artis JK RECODS yang tampak awet muda ini tak
bisa langsung dirasakan pendengarnya,” ujar Kristianto. berhenti berkarya dan berkreasi. Ia bahkan menatap tahun 2020,
dengan sejumlah agenda. (Nitalia)
Ia bahkan menyandingkan Dian Piesesha dengan penyanyi

DESEMber 2019 25

Warta BNPB-BPBD

Pasca
Bencana,
Maluku
tak Sendiri

PRapat mekanisme transfer dana bantuan
asca didera bencana September 2019, Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) tidak membiarkan Maluku berjalan sendiri. BNPB hadir dalam
beragam kegiatan dengan tujuan pemulihan keadaan.
Tanggal 4 Desember 2019 misalnya, Tim BNPB mengikuti rapat pembahasan
petunjuk teknis (Juknis) perbaikan rumah akibat gempa di Kantor Gubernur
Maluku. Rapat dipimpin Sekda Provinsi Maluku Kasrul Selang, dihadiri Kasubdit
Penempatan Pengungsi Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB Joko
Wismoko, BPBD Provinsi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),
Dinas PUPR Provinsi, BPBD Kota Ambon, BPBD Kabupaten Maluku Tengah,
Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Biro Hukum Provinsi Maluku.
Tujuan rapat yaitu percepatan pembuatan Juknis agar dapat menjadi dasar
sosialisasi ke masyarakat sehingga payung hukum program bantuan pasca gempa 26 September 2019
menjadi. Selain itu disepakati pula bahwa Juknis akan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur untuk

26 DESEMber 2019

Direktur Penanganan Pengungsi Johny Sumbung di hadapan para pengungsi korban gempa Maluku

memangkas waktu dan proses. Kegiatan di Kantor Gubernur Provinsi Maluku ini
Joko Wismoko menegaskan kembali arahan Presiden membahas rencana kegiatan dukungan psikososial
yang difasilitasi Direktorat Penanganan Pengungsi
bahwa bantuan stimulan diberikan untuk rumah Rusak Berat dengan menghadirkan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas
Rp 50 juta; rumah Rusak SedangRp 25 juta, dan rumah Rusak Pemberdayaan Perempuan dan Anak, BPBD Kabupaten
Ringan Rp 10 juta. Maluku Tengah, Kabupaten Seram bagian Barat, BPBD Kota
Ambon dan mitra lembaga kemanusiaan lokal seperti LAPAN
Perhatian kepada kearifan lokal seperti pola gotong (Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak).
royong setempat (masohi) tetap digunakan dalam
implementasi Juknis. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PKP Direktur Johny Sumbung mengungkapkan data BMKG,
Muhammad Maharmabessy menanggapi substansi Juknis dari 26 September hingga 2 Desember tercatat terjadi 2.601
Perbaikan Rumah yang dibahas. gempa susulan. Jumlah yang sangat tinggi dan sangat
diperlukan pelayananan psikososial yang merupakan salah
Pelibatan unsur pemeriksa keuangan seperti BPKP, satu aspek pemenuhan kebutuhan dasar pada fase transisi
Inspektorat BNPB dan Daerah menjadi rencana aksi. darurat ke pemulihan. Dukungan berbagai pihak untuk tetap
Sedangkan perbaikan rumah nantinya menggunakan mengadakan kegiatan layanan psikososial sangat diharapkan.
tipe konvensional sesuai standar teknis rumah tahan
gempa rekomendasi Litbang PUPR. Perbaikan rumah Tantangan di lapangan terungkap, saat Lapan
akan dilaksanakan kelompok penerima bantuan (KPB) menginformasikan bahwa suara gemuruh yang mengiringi
yang dibentuk masyarakat bersama kepala desa/ gempa menjadi persoalan. Masyarakat merespon suara
lurah. KPB itu bertugas membantu pembuatan laporan dentuman dengan panik. Hal ini direspon Johny Sumbung
pertanggungjawaban secara berkala dan laporan akhir yang untuk mengajak BMKG terjun menjelaskan fenomena
lengkap. tersebut dan membuat warga lebih tenang, serta
menghindari hoaks.
Pada akhir rapat, Direktur Penanganan Pengungsi, Johny
Sumbung menambahkan bahwa BNPB menyiapkan dana Dana Stimulan Dikebut
tunggu hunian cash for work, dan bantuan stimulan perbaikan Keesokan harinya (5/12), Tim BNPB menghadiri rapat
rumah sesuai permohonan daerah. Distribusi dana akan
menggunakan rekening bank untuk menjamin akuntabilitas. mekanisme transfer bantuan dana stimulan korban bencana
Pemda yang hadir diharapkan segera melengkapi data by gempa bumi Provinsi Maluku di auditorium hotel Santika.
name by address dengan no NIK dan nomor KK agar dana Rapat dihadiri BNPB, tim Bank BNI, BPBD Provinsi dan
bantuan dapat segera didistribusikan. Kabupaten terdampak gempa (Kota Ambon, Malteng, dan
SBB), dan OPD Provinsi maupun Kabupaten/Kota seperti
Dukungan Psikososial inspektorat, Dinas Perumahan dan Kawasan dan Dinas
Hari yang sama, 4 Desember 2019 juga dilakukan Briefing Dukcapil.

Kegiatan Dukungan Psikososial di Provinsi Maluku pasca Pihak BNI menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan
gempa 26 September. Rapat dipimpin Kepala Pelaksana dana. Komitmen BNI untuk tidak akan memungut biaya
BPBD Provinsi Maluku Farida Salampessy didampingi Direktur apa pun terhadap rekening penerima bantuan serta siap
Penanganan Pengungsi BNPB, Johny Sumbung.

DESEMber 2019 27

Warta BNPB-BPBD

menjemput bola. Dukungan Psikososial di Seram
Pihak BNPB melalui Kasubdit Penempatan Pengungsi Hari yang sama (5/12), BNPB bersama beberapa relawan

Joko Sri Wismoko menjelaskan, berdasarkan rekap SK Kepala menyemarakkan kegiatan dukungan Psikososial di kawasan
Daerah terdampak untuk rumah rusak terdapat 12.137 unit pengungsian Desa (Negeri) Rumah Kay, Kecamatan Kairatu,
sehingga perlu dibuat oleh BNI buku rekening sejumlah itu. Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Hadir di lapangan yaitu
Pemda diharap mempercepat pendataan NIK dan KK untuk komunitas artis NKRI, Relawan Yayasan Lapan Maluku, hingga
tujuan pembukaan rekening, lalu DTH dan CFW dapat segera praktisi Psikologi dan BPBD Kabupaten SBB. Wina Moreno,
didistribusikan ke masyarakat. Agus “Jin” dan Jun, serta Pakdhe Prapto “Pempek” merupakan
perwakilan artis NKRI.
Pada kesempatan itu Dinas Dukcapil Prov/Kab/Kota siap
membantu pendataan NIK dan KK korban bencana. Hal ini Sedangkan Sukara Latuconsina dari Lingkar Perlindungan
didasari Provinsi Maluku yang bersifat kepulauan, dimana Anak (Lapan) Maluku serta Fujita dan Beni dari praktisi
beberapa wilayah belum terjangkau jaringan internet dan psikologi Samantha Training Consulting. Direktur Penanganan
perekaman data penduduk masih dalam proses validasi. Pengungsi menjelaskan dalam sambutan acara bahwa BNPB
Untuk permasalahan data kependudukan, mereka memiliki merangkul semua elemen baik Relawan, komunitas dan BPBD
call center Dukcapil di nomor 150037 agar menjawab agar bersama-sama melaksanakan kegiatan dalam rangka Hari
permasalahan, pertanyaan dan keluhan. Relawan Sedunia sehingga yang mengungsi dapat terbantu
berkurang stresnya akibat dua bulan lebih masih di kawasan

Ibu-ibu korban gempa mendapat motivasi di lokasi pengungsian
28 DESEMber 2019

Amakele (Rumah Kay). anak-anak berpusat di tenda BNPB sedangkan para ibu-ibu di
“Sekaligus Hari Relawan Sedunia kami bersama Relawan lapangan dengan menggelar alas tenda berwarna biru.

lokal (Maluku) dan Jakarta bersama BPBD, BNPB merangkul Strategi Percepatan di SBB
agar dapat membantu basudara yang mengungsi di sini,” Kebijakan bantuan untuk rumah rusak pasca gempa
pungkas Johny.
Maluku seperti Dana Tunggu Hunian dan Cash For Work di
Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu pemutaran video kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih terus berproses.
edukasi bencana, permainan, bernyanyi dan menari, serta Walaupun dana sudah terparkir di Pemerintah Kabupaten
terapi dan dukungan motivasi. Khusus acara ibu-ibu dilakukan namun belum tersalurkan karena pendataan dan verifikasi
terapi sederhana untuk mengurangi rasa khawatir atau trauma calon penerima belum selesai.
dengan teknik emotional freedom. Teknik ketukan-ketukan
pada sembilan titik syaraf meridian di anggota tubuh sambil Pada kesempatan Rapat Koordinasi Percepatan
mengucapkan kata-kata sugesti tertentu dan diakhiri dengan Penanganan Pengungsi di kantor Bupati SBB yang dipimpin
menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya. Sekretaris Derah SBB Mansur Tuharea hadir juga mendampingi
Setelah terapi, banyak yang memberikan testimoni, mereka yaitu Direktur Penanganan Pengungsi Johny Sumbung.
merasakan lebih tenang, seperti yang diungkapkan Mily.
Terungkap berbagai kendala di lapangan dari OPD yang
“Katong merasa tenang setelah berlatih, yang tadinya ikut dalam rapat sehingga membutuhkan terobosan untuk
mudah kaget, panik, sekarang lebih baik,” ujar Mily. Kegiatan percepatan penyelesaian. Johny Sumbung memberikan

Ibu-ibu korban gempa mendapat motivasi di lokasi pengungsian

DESEMber 2019 29

Warta BNPB-BPBD

Artis-artis ibukota turut menghibur para korban bencana Maluku

arahan bahwa permasalahan pasti ada, dan itu wajar saja. dan memulai kegiatan dari siang hingga malam. Pada
Namun bagaimana strategi untuk percepatan. kesempatan tersebut perwakilan LIPI menyampaikan aspek
ilmiah proses terjadinya gempa, sedangkan Pemuka Agama
“Jadi jika data awal rumah rusak 1.000, muncul 500 data Ustad Arsal Tuasikal menyampaikan pendekatan agama
sudah lengkap maka keluarkan SK dulu yang prioritas tidak untuk memperkuat mental warga secara umum.
ada masalah, yang bermasalah verifikasi ulang libatkan
Dukcapil dengan kelengkapan paraf koordinasi,” tambah Anak-anak dan ibu-ibu pun mendapat dukungan motivasi
Johny memberi solusi. berupa pemutaran video edukasi bencana, permainan dan
hiburan serta berlatih relaksasi sederhana mengurangi
Siang hingga Malam trauma panik suara gemuruh gempa. Rombongan BNPB
Jumat (6/12) keesokan harinya, kegiatan masih berlanjut. yang terdiri dari Komunitas artis NKRI, dan Relawan Yayasan
Lapan Maluku, menyasar anak-anak dengan aksi permainan
Suara gemuruh dan dentuman menjadi momok menakutkan dan hiburan.
bagi masyarakat Dusun Waynuru Desa Waai Kecamatan
Salahutu Kabupaten Maluku Tengah karena kerap terjadi. Khusus ibu-ibu melalui mitra praktisi motivator
Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan kegiatan sosialisasi Samantha Consulting and Training dilaksanakan terapi
anti hoax kebencanaan dan layanan kesehatan serta layanan emotional freedom technique. Kepala Dusun Waynuru,
psikososial di lokasi pengungsian Dusun Waynuru. Lajanu mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang telah
dilaksanakan dari siang hingga malam.
Tim yang terdiri dari BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten
Maluku Tengah, LIPI kantor Maluku, Pemuka Agama, Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, Johny Sumbung
Puskesmas setempat dan rombongan BNPB hadir menegaskan kegiatan yang digelar merupakan bentuk

30 DESEMber 2019

Kru BNPB memutarkan film untuk para korban gempa di Maluku tempat pengungsian sebagai bentuk tetap adanya perhatian.
“Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dan kami tidak
komitmen pemulihan yang akan terus dilaksanakan. BNPB melupakan ibu-bpak disini,” ujar Johny.
mendorong, mendampingi dan menguatkan elemen
percepatan penanggulangan bencana di provinsi Maluku. Kegiatan hiburan untuk anak seperti permainan sulap
“BNPB berkomitmen mendorong unsur di daerah pada dan bernyanyi bersama dijalankan oleh komunitas artis NKRI
situasi transisi ke pemulihan, serta membantu masyarakat dan Relawan lokal yang tergabung dalam rombongan BNPB.
dan pengungsi di Maluku,” terang Johny. Mereka sendiri datang langsung dari Jakarta yaitu Pakdhe
Prapto ‘Pempek’, Agus “Jin dan Jun” dan Wina Moreno. Selain
Perhatian Kepada Pengungsi itu pemutaran video edukasi bencana gempa, juga dilakukan
Keesokan harinya, Sabtu (7/12) kembali digelar program untuk mensosialisasikan penyelamatan diri bagi anak.

dukungan psikososial kepada para pengungsi. Kegiatan Para ibu di lokasi pengungsian mendapat terapi
dipusatkan di Kompleks Tareng Negeri Tengah-Tengah, mengurangi stres dengan berlatih bersama praktisi
Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. hipnoterapis yang juga dari rombongan BNPB yaitu
Beny Mezarly. “Acara kita lancar, ibu-ibu lebih tenang
Sejak 26 September pasca gempa Maluku warga dan kekhawatirannya menurun dengan gambaran sikap
yang mengungsi menempati lokasi tersebut yang menerima musibah yang dialami mereka,” ujar Beny.
berupa lapangan di ketinggian bukit. Di tempat itu pula
BPBD Kabupaten Maluku Tengah dan rombongan BNPB Di akhir acara pemberian bingkisan diserahkan kepada
melaksanakan kegiatan dukungan psikososial. puluhan anak-anak berupa paket makanan ringan dan susu
kotak yang telah disiapkan oleh panitia. (*/rr)
Johny Sumbung membuka acara dan berpesan agar
kegiatan yang dilakukan dapat bermanfaat kepada warga di

DESEMber 2019 31

Lingkungan

Sampah di Yogya. Petugas merapikan tumpukan sampah kemudian melakukan penyemprotan disinfektan untuk
mengantisipasi penyebaran bakteri dan meminimalisir bau.

Musim Sampah
Telah Tibaalam kontekslingkungan,
seperti Nusa Tenggara Barat atau Yogyakarta menyadari sisi
manusia dan sampah ibarat lain dampak kehadiran wisatawan?
dua sisi dalam satu keping
mata uang. Saling terkait. Perlu kerja sama pegiat lingkungan, pemerintah daerah
Daerah berpenduduk dan masyarakat dalam menangani sampah di daerah wisata.
padat dengan sendirinya Contoh, musim liburan akhir tahun bagi daerah wisata seperti
menghasilkan lebih banyak DI Yogyakarta, sama artinya dengan menanggung sampah
sampah. yang lebih besar.

D Jika dikaitkan dengan Menurut catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota
Yogyakarta, satu orang penduduk bisa menghasilkan 0,7

lokasi wisata, maka jumlah kilogram sampah per hari. Bayangkan jika saat musim liburan,

kunjungan wisatawan Yogyakarta dalam waktu seminggu hingga dua minggu

domestik dan luar negeri di daerah wisata juga menghasilkan jumlah orang yang berada di Yogyakarta akan melonjak.

sampah yang tidak sedikit. Apakah daerah wisata di Indonesia Bersamaan dengan itu sampah pun ikut melambung

32 DESEMber 2019

Buang sampah sembarangan. Pot tanaman jadi tempat sampah. pantai.
Lebih memalukan seharusnya, karena
Mobil pembersih sampah milik Pemkot Yogyakarta yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup
siap membersihkan sampah di jalan-jalan utama Yogyakarta. tindakan kedua wisatawan tersebut
jumlahnya. dimaksudkan untuk memberi contoh kepada
warga NTB agar memelihara keindahan pantai
Lokasi wisata di Yogya seperti Malioboro, Keraton dan Alun-alun dengan tidak membuang sampah di pantai.
merupakan lokasi yang diketahui meningkat jumlah tonase sampahnya Sebenarnya apa yang diharapkan Verena
saat musim liburan. Seperti pada liburan Lebaran 2019 lalu, pihak DLH Kota dan Craig sudah dilaksanakan di Lombok
Yogyakarta mengungkapkan adanya kenaikan hingga 15 ton sampah di Barat. Sampah plastik menjadi fokus Dinas
lokasi destinasi wisata favorit tersebut. Lingkungan Hidup Lombok Barat untuk
ditangani.
Di luar musim liburan, Kota Yogya setiap hari menghasilkan sekira 257
ton sampah per hari. Dari jumlah itu 20 persennya merupakan sampah Pemerintah Kabupaten Lombok Barat
plastik berupa sampah minuman kemasan. Jumlah itu tentu meningkat jika juga telah mengeluarkan kebijakan khusus.
wisatawan masih belum terbiasa membawa botol minum sendiri (tumbler). Di antaranya untuk kegiatan rapat di
lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Demikian halnya di daerah wisata Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat. diprioritaskan menggunakan produk lokal.
Volume sampah di daerah pantai ini meningkat hingga 15 ton per hari saat Dengan kata lain diupayakan minimal kegiatan
musim liburan seperti Juli, Agustus, dan September. Sementara hari biasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok
sampah yang dihasilkan berkisar 8 ton. Barat tidak menggunakan makanan dan
minuman dalam kemasan plastik.
Sampah di bibir pantai agaknya menjadi hal yang perlu mendapat
perhatian penguasa wilayah pantai. Sangat disayangkan jika pantai seperti Data Dinas Lingkungan Hidup Lombok
Lakey, Dompu - NTB yang seirng didatangi turis asing untuk berselancar, Barat menyebutkan hingga saat ini produksi
menjadi ternoda gara-gara sampah. Pernah terjadi, dua wisatawan asal New sampah di Lombok Barat mencapai 175,4
Zealand dan Italia Verena dan Craig, urung berselancar malah memunguti ton per hari dan 9,95 persennya merupakan
sampah karena geram dengan sampah plastik yang menumpuk di bibir sampah plastik yang sulit terurai.

Kekuatan Selasa Wage
Di Yogyakarta, pemerintah kota menyadari

perlunya penangan sampah dari kunjungan
wisata. Bersamaan dengan kebijakan Gubernur
DI Yogkarta yang menjadikan Selasa Wage di
Malioboro sebagai kawasan bebas kendaraan,
mulai Selasa 10 Desember 2019, Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta
melalukan terobosan anyar.

Pedestrian Malioboro sejak 10 Desember,
menjadi kawasan bebas bermotor. Sedangkan
kendaraan bermotor yang boleh melewati
Jalan Malioboro hanyalah becak, andong,
dokar, sepeda, Bus Trans Jogja, pemadam
kebakaran, ambulans, patroli polisi, dan
angkutan kebersihan.

Selain bebas kendaraan bermotor, Selasa
Wage juga dimanfaatkan oleh DLH untuk
membersihkan kawasan Pedestrian Malioboro.
Selain DLH, juga ada UPT Malioboro dengan
timnya di lapangan selalu mengumpulkan
sampah secara berkala.

Tidak hanya dari Dinas tetapi juga para
pelaku usaha seperti pedagang kaki lima (PKL),
pengayuh becak, kusir andong, seniman,
hingga komunitas masyarakat menggelar
kegiatan bersih-bersih bersama di sepanjang
Jalan Malioboro. Mulai dari menyapu sampah,
menyirami tanaman, mengecat, hingga
memperbaiki fasilitas yang rusak. (A. Soetopo)

DESEMber 2019 33

Lingkungan

Bersih-bersih hari Jumat dalam rangka Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dengan menyasar
jalan menuju Pura Maspahit BD. Sari Mekar, Desa Pemuteran, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

Contoh Saja
Bulelengrovinsi Bali boleh disebut sebagai
sudah membuat Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No.97/2018
daerah yang siap perangi sampah. tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai
Hal itu diungkapkan Sekretaris (PSP).
Daerah (Sekda) Pemprov Bali, I Made
Indra yang menyebut Bali komitmen Di sisi lain Pemerintah Provinsi Bali menyadari dalam
melawan sampah plastik karena mengatasi sampah memang tak cukup dengan Pergub
mengganggu pesona Bali sebagai Pembatasan PSP, sehingga diperlukan peraturan perundangan
daerah wisata. lain untuk menyempurnakan Pergub tersebut untuk menjaga
lingkungan di Bali.
P Pemerintah Bali sudah berusaha
memerangi sampah plastik dari hulu Sebagai kabupaten yang berada di Bali, Pemerintah
ke hilir, dari darat sampai laut. Juga Kabupaten Buleleng mendukung penuh upaya perangi
sampah tersebut. Seperti yang terlihat pada pekan pertama

34 DESEMber 2019

Pemkab Buleleng memiliki armada kebersihan yang dinamakan Pengumpulan sampah plastik dan kertas
USB, kependekan dari Unit Sapu Bersih. ini dilakukan setiap Jumat di halaman
belakang Wantilan Praja Wianangun.
Pramuka dan masyarakat bergotong-royong melakukan aksi Dengan harga satuan masing-masing
bersih-bersih sampah di pantai sekitar eks Pelabuhan Buleleng. jenis sampah yaitu, sampah bentukan
Rp1.000,-/Kg, sampah lembaran Rp300,-/
Desember 2019 lalu, Kabupaten Buleleng telah mengoperasikan Bank Sampah Kg, dan sampah kertas/kardus Rp500,-/
SIMPATIK (Setda Inisiatif Mengurangi Sampah Plastik). Kg-nya.

Kehadiran Bank Sampah disambut antusias warga Buleleng khususnya pegawai Selain kesadaran sampah di lingkup
Setda dengan terkumpul sebanyak 47 Kg lebih sampah bentukan, 9 kg lebih pemerintahan, Pemerintah Kabupaten
sampah lembaran dan 33 kg sampah kertas. Para pegawai mulai dari pejabat Buleleng juga menunjukkan komitmennya
hingga staf beramai-ramai mengumpulkan sampah plastik di bagiannya masing- dengan penegakan hukum pelanggaran
masing. Bahkan ada yang telah mengumpulkan seminggu lamanya. sampah. Hal itu terlihat saat lima warga
terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT)
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng selaku Direktur Utama membuang sampah sembarangan.
Bank Sampah, Made Suriani, mengatakan sejak dikeluarkannya Keputusan Kepala Empat orang yang tertangkap tangan
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Nomor: 400/431/KPTS.D/DLH/2019 di antaranya membuang sampah
tanggal 12 November 2019 lalu Tentang Penetapan Bank Sampah Unit Setda sembarangan di seputaran Jalan Raya
Kabupaten Buleleng, para pegawai sudah berinisiatif untuk mengumpulkan botol Singaraja-Seririt tepatnya di Desa
plastik, kantung plastik dan kertas bekas yang tidak digunakan lagi di ruangannya Pemaron, Singaraja dan satu orang di Jalan
masing-masing. Kecubung, Singaraja.

Suriani menjelaskan pemilihan sampah plastik sudah dimulai dari masing- Kelima pelanggar tersebut dikenai
masing bagian. Sampah dipisahkan menjadi tiga jenis, yakni terdiri dari sampah tindak pidana ringan sesuai dengan pasal
plastik bentukan (botol, dll), lembaran (kantung plastik) dan sampah kertas. 23 Perda No 1 Tahun 2013 yang telah
diperbarui dengan Perda Nomor 6 Tahun
2018 tentang pengelolaan sampah. Di
ketentuan yang baru, pelanggar akan
dikenai pidana kurungan paling lama tiga
bulan atau denda paling banyak Rp25
juta. Sidang pelanggaran sampah tersebut
dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN)
Singaraja.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan
Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja
(Satpol PP) Buleleng, Komang Juni
Wardana menjelaskan OTT dilakukan
oleh Seksi Penyelidikan dan Penyidikan
(Lidik) bersama petugas dari Satuan Polisi
Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng dan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng.
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)
langsung dilakukan pemberkasan sebelum
sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Meski petugas Satpol PP pun sudah
melakukan pemantauan serta sosialisasi
di beberapa titik. Namun masih saja ada
masyarakat yang membuang sampah
sembarangan. Sehingga sosialisasi
memang perlu terus dilakukan kepada
masyarakat agar tidak membuang
sampah sembarangan. Selain itu
penegakan hukum pelanggaran sampah
juga sudah dilakukan dengan patroli
dan pengawasan. Untuk tahap awal
pemantauan dilakukan di Desa Pemaron,
Buleleng. (A. Soetopo)

DESEMber 2019 35

Te k n o l o g i

Tsunami Buoy
di Patahan
Megathrust

TInilah penampakan tsunami bouy Alat pendeteksi tsunami produksi Kemenristek
ak pelak, tsunami adalah salah
satu jenis bencana yang banyak Karenanya, tsunami pun menjadi concern pemerintah. Alat
menelan korban manusia. Melalui pendeteksi tsunami pun menjadi hal penting sebagai upaya
riset geologi maupun riset pustaka, pencegahan jatuhnya korban yang lebih besar.
diketahui bahwa tsunami sudah
pernah melanda berbagai wilayah Kabar teranyar, puluhan Tsunami Buoy akan segera
di Indonesia. dipasang di sejumlah tempat termasuk di daerah-daerah
Di Kecamatan Lhoong, Aceh patahan megathrust yang rawan tsunami. Alat ini merupakan
Besar bahkan ditemukan gua generasi terbaru yang dilengkapi sensor yang mendeteksi
paleotsunami yang menunjukkan tekanan air bawah laut yang akan dilaporkan melalui
bukti geologis, bahwa tsunami di beberapa satelit BPPT dan BMKG dalam hitungan detik.
Aceh sudah pernah terjadi bahkan pada 7.400 tahun yang
lalu. Demikian pula catatan sejarah di Museum Belanda, yang Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan
mengisahkan tsunami di Maluku pada abad ke-17. Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro saat Pelepasan
Kapal Riset (KR) Baruna Jaya III Program Indonesia Tsunami
Tragedi tsunami di Aceh 2004, lalu tsunami di Palu 2018 Early Warning System (Ina TEWS) di Denpasar, Bali Rabu
menunjukkan fenomena yang berbeda. Jika di Aceh, jarak (11/12), menyebut, Tsunami Buoy atau InaBuoy ini akan
gempa dan datangnya tsunami pada kisaran 20 sampai 30 mengirimkan peringatan tsunami kepada Badan Meteorologi,
menit, maka yang terjadi di Palu lebih cepat 10 – 15 menit. Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui satelit dalam
hitungan detik.

Ia berharap InaBuoy yang dikembangkan Badan

36 DESEMber 2019

Alat Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan jatuh karena tsunami tidak terdeteksi.
pendeteksi ini dijaga bersama. Masyarakat ataupun “Yang menjadi korban dari tindak
tsunami nelayan jangan merusak ataupun melakukan
tindakan vandalistik terhadap alat ini, karena vandalisme atau perusakan tersebut, bukan
mereka justru bisa menjadi korban apabila hanya sebagian kecil orang. Ada pernah di
tsunami tidak terdeteksi. Jawa Barat, dekat Pangandaran. Yang kita
tahu persis ada di Sulawesi Tengah, yang
“Kita berharap masyarakat, siapapun terlihat juga akibat kurangnya early warning
yang kebetulan sempat melihat buoy tadi,” ungkapnya.
dari jauh bisa menilai bahwa buoy ini bisa
menyelamatkan nyawa orang-orang dan Permasalahan Buoy-buoy yang
nyawa manusia Indonesia lain, terutama dicuri orang ataupun dirusak telah sejak
yang hidup di daerah rawan bencana,” ujar lama diungkapkan. Dalam Workshop
Bambang. Pengembangan Teknologi di Bidang Mitigasi
Bencana, yang digelar oleh Kemenko
InaBuoy akan dipasang secara bertahap Perekonomian RI beberapa waktu lalu
di seluruh Indonesia. Pada 2019 empat pun, hal ini diungkap kembali. Ketika itu
InaBuoy akan dipasang di Pelabuhan Benoa Hammam Riza dari BPPT menjelaskan
(Bali), Pantai Selatan Jawa Timur, Pantai tentang aksi vandalisme dan pencurian
Selatan Jawa Tengah, dan Selat Sunda. Pada yang dilakukan masyarakat setempat. Buoy
tahun depan, 20 InaBuoy akan disiapkan dirusak bahkan ditarik masyarakat setempat
BPPT untuk dipasang di sekitar Ambon, ke perairan terdekat,
Sulawesi, dan Papua serta daerah patahan
megathrust yang rawan tsunami lain. Namun kali ini, katanya, pengembangan
Buoy dilengkapi dengan sensos khusus
Sebenarnya, tambah Bambang, merusak untuk mengetahui keberadaan Buoy
aset negara itu ada pidananya. Masalahnya, tersebut. Buoy tersebut dilengkapi dengan
tidak ada yang tahu siapa yang merusak berbagai instrumen termasuk sensor lokasi
karena Buoy ini ditempatkan jauh di tengah dan tekanan (pressure gauge) agar bisa
laut. Tapi jika merusaknya, banyak korban bekerja secara real time. (eben)

DESEMber 2019 37

Internasional

Perdana Menteri Spancol Pedro Sanchez dalam COP 25.

COP 25
Madrid Ingatkan
Perubahan Iklim

P erdana Menteri Spanyol Pedro adanya perubahan iklim disebarkan,” tukas Sanchez. “Hari ini,
Sanchez, dalam pembukaan COP hanya ada sedikit fanatik yang menolak bukti. Tidak seorang
25 (Conference of the Parties) pun bisa lolos dari tantangan ini dengan kekuatannya sendiri.”
di Madrid, 2 Desember 2019,
mengecam “beberapa orang fanatik” “Tidak ada tembok yang bisa melindungi negara mana
yang tidak mau mengakui kenyataan pun, sekuat apa pun negera itu,” tambah Sanchez. Dia juga
krisis iklim telah menghangam dunia menegaskan Spanyol akan menjadi contoh pengembangan
dan mencancam banyak kawasan kebijakan iklim yang akan “melenyapkan” pemakaian bahan
sampai pada tahapan tidak bisa bakar fosil (minyak bumi) sekaligus memastikan transisi,
ditinggali manusia. yang baik dan adil, bagi para pekerja (yang berkaitan dengan
industri perminyakan) dan komunitas yang terdampak.
Dia memang tidak menyebutkan
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) sudah
nama atau negara, namun sudah pengetahuan umum bahwa memperingatkan upaya membatasi kenaikan suhu Bumi
sebesar 1,5 derajat Celsius ---merupakan target ambisisus--
Presiden AS Donald Trump telah menyatakan negaranya bisa tidak tercapai jika tidak dilakukan upaya-upaya keras
mengurangi pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi
keluar dari Perjanjian Perubahan Iklim Paris 2015 dan sama dan batu bara). Selain itu, kebakaran lahan dan hutan juga
menyumbang kenaikan CO2 di udara secara signifikan.
sekali menolak adanya perubahan iklim atau pemanasan
COP 25 Madrid, Spanyol, berlangsung dari tanggal 2
global. sampai 13 Desember 2019. Agenda pembahasan 195 (minus
satu – Amerika) negara berupa upaya mitigasi dan adaptasi
Presiden Brazil Jair Bolsonaro juga salah satu tokoh yang perubahan iklim. (leo patty)

tidak percaya pada perubahan iklim dan negerinya. Meski,

baru-baru ini, mengalami kebakaran hutan Amazon paling

parah dengan jutaan hektare hutan hangus.

“Selama bertahun-tahan, beberapa versi penolakan

38 DESEMber 2019

nasional

Tahun 2020

tak Ada

KAnomali Iklimabarmelegakandatangdari diwaspadai untuk potensi kondisi kering, yang dapat
Badan Meteorologi, Klimatologi, berdampak karhutla di awal tahun pada wilayah dekat
dan Geofisika (BMKG). Dibanding ekuator tersebut.
tahun 2019, maka tahun 2020
mendatang, diperkirakan tidak BMKG mengimbau agar perlu mengoptimalkan usaha
akan terjadi gangguan cuaca “menjaga cadangan air” melalui optimalisasi manajemen
akibat anomali iklim. operasional air waduk saat musim penghujan dan melalui
Berdasarkan hasil monitoringgerakan memanen air hujan. Teknologi Modifikasi Cuaca
dan analisa dinamika atmosfer, dapat diterapkan sebagai alternatif pada saat peralihan
kedua musim tersebut, terutama bagi wilayah yang rawan

BMKG memprediksi bahwa pada kekeringan dan karhutla.

tahun 2020 tidak terindikasi akan Prediksi hujan untuk sepanjang tahun 2020

terjadi El- Nino kuat. NOAA dan NASA (Amerika) serta cenderung mempunyai pola yang sama dengan normal

JAMSTEC (Jepang) pun memprediksi hasil yang serupa. (klimatologisnya). Periode Musim Hujan (November 2019 -

Hal ini menandai tahun 2020 nanti diperkirakan tidak Maret 2020) masih sesuai dengan normalnya (klimatologi

ada potensi anomali iklim yang berdampak pada curah 1981-2010), namun dapat lebih basah dibandingkan tahun

hujan di wilayah Indonesia. Curah hujan akan cenderung 2019, khususnya Sumatera dan Kalimantan bagian utara.

sama dengan pola iklim normal (klimatologisnya). Musim Puncak Musim Hujan diprediksikan pada Januari - Februari

kemarau umumnya akan dimulai pada bulan April - Mei 2020.

hingga Oktober 2020. Demikian halnya Awal Musim Kemarau diprakirakan

Sedangkan wilayah di dekat ekuator, seperti Aceh, mirip dengan normalnya, yaitu sekitar April - Mei 2020, dan

Sumatera Utara, dan Riau, musim kemarau pertama akan berlangsung hingga Oktober.

dimulai pada Februari - Maret 2020, sehingga tetap perlu Peluang terjadinya bencana hidrometeorologis (siklon

tropis, hujan ekstrem, puting

beliung, angin kencang,

gelombang ekstrem, dan

kekeringan iklim) tetap

perlu diwaspadai meskipun

diprediksi berkurang jumlah

kejadian maupun kekuatannya

pada kondisi iklim yang

normal.

Pemenuhan dan

penyimpanan cadangan air

pada waduk-waduk, embung-

embung, kolam retensi, sistim

polder dapat dilakukan lebih

dini pada saat puncak musim

hujan hingga peralihan

musim, sehingga dapat

dimanfaatkan secara optimal

untuk keperluan mendesak

penanganan kebakaran hutan

dan lahan serta kebutuhan

pertanian. (*/rr)

DESEMber 2019 39

nasional

Anggarkan Pos
Mitigasi Karhutla

PMendagri Tito Karnavian ermasalahan Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan
kebakaran hutan dan Lahan yang berlangsung baru-baru ini di
dan lahan yang Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala
terjadi terus-menerus Wanabakti, Jakarta, Menteri Dalam Negeri
setiap tahunnya Tito Karnavian yang menjadi salah satu
menjadi sorotan. pembicara, menyebutkan, strategi penangan
Apa yang salah? yang paling utama adalah mencegah jangan
Salah penanganan, sampai terbakar.
lemahnya penegakan
“Ada tiga tahap (yaitu) pencegahan,
hukum atau karena kemudian pemandaman, terakhir pemulihan.
Nah, di sini kunci utamanya adalah
kekurangpedulian strateginya pencegahan,” kata Tito.

pihak-pihak terkait, khususnya Pemda Untuk diketahui, sebagian besar
kebakaran hutan yang terjadi 2019 ini karena
setempat. dibakar. Bukan seperti kasus di Australia yang

Dalam Rapat Koordinasi Gabungan

Tingkat Kementerian/Lembaga tentang

40 DESEMber 2019

disebabkan panas spontan karena banyaknya pepohonan untuk pemberantasan kebakaran. Tapi dalam rangka
dan batu bara yang ada di bawah. pencegahan bencana, dan lain-lain,” katanya.

“Jadi, kita lihat di Indonesia dari daerah-daerah yang Saat ini, papar Tito, sedang ‘musim’ pembahasan APBD.
terbakar itu, lebih banyak karena faktor dibakar daripada Ia berharap APBD yang diajukan Pemda-Pemda tersebut
faktor natural. Mungkin ada juga yang karena iseng, rokok memiliki pos anggaran tersendiri untuk pencegahan,
dibuang. Tapi persentasenya jauh lebih kecil. Lebih besar khususnya daerah-daerah yang memiliki kerawanan

Mendagri Tito Karnavian. kebakaran hutan dan lahan.
“Sekarang ini kan lagi musimnya
karena dibakar. Oleh karena itu kalau sudah dibakar,
kebakaran meluas sulit sekali mengatasinya,” pungkasnya. Pemda mengajukan APBD, kemudian
lagi membicarakan dengan DPRD.
Di sisi lain, mantan Kapolri itu juga mengingatkan kepada Nanti kami akan kembali menekankan
Pemerintah Daerah agar menganggarkan aspek pencegahan kepada Pemda, terutama daerah
karhutla dalam APBD yang dibuat melalui pos khusus yang rawan kebakaran untuk
maupun dalam pos anggaran yang tak spesifik, seperti menganggarkan dana dalam rangka
pencegahan bencana. “Jadi perlu anggaran khusus,” ucapnya. pencegahan kebakaran. Salah satu
tujuannya adalah untuk membantu
Dalam pandangannya belum semua Pemerintah Daerah masyarakat membuka lahan tanpa
peduli akan hal itu. Hal itu bisa terlihat dari posture APBD membakar,” paparnya.
mereka. “Kita melihat semacam kekosongan di sana. Ada
Pemerintah yang peduli ada juga yang tidak peduli. Ada juga Bicara tentang pencegahan, Tito
yang menganggarkan, ada juga yang tidak menganggarkan. menjelaskan, dapat dilakukan dengan
Apalagi ada aturan yang mengatakan bahwa bisa cara soft maupun hard dengan
mengeluarkan uang kaitan dengan kebakaran hanya dalam kolaborasi maupun sinergi antara
keadaan darurat ketika terjadi sudah terjadi kebakaran,” Pemerintah Pusat dan Daerah. Cara
ungkap Tito. soft misalnya, meminta masyarakat
untuk tidak melakukan pembakaran
Aturan tersebut, lanjut Tito, membuat ruang gerak dari lahan tanah adat yang dua hektar itu.
Pemda menjadi lebih sempit. “Tapi sebetulnya tidak juga. Tapi di sisi lain, Pemda juga membantu
Sebetulnya bisa dianggarkan untuk kegiatan-kegiatan masyarakat agar bisa membuka lahan
dengan nomenklatur yang lain, tidak spesifik dalam rangka tanpa membakar.

“Ini memerlukan aspek perubahan
regulasi dan perlu bantuan dari
Pemerintah agar mereka bisa
membuka lahan tanpa membakar.
Ini memerlukan (kerjasama) Pemerintah Daerah dan Pusat,”
jelasnya.
Di bagian lain Tito juga memaparkan tentan perlunya
sistem deteksi dini yang cepat di tingkat Pemda agar
kebakaran bisa diatasi dengan cepat dan tak meluas. Sistem
deteksi dini ini dinilainya perlu ada anggaran di tingkat
Pemda, tak hanya di tingkat Polda saja.
“Jadi kalau sudah terbakar harus ada sistem deteksi
dini yang cepat. Tadi yang disampaikan oleh Pak Gubernur
di Polda Riau ada, di Polda Kalbar ada, untuk mendeteksi
di titik-titik api, begitu ada cepat bergerak, nah ini
memang harus diefektifkan betul. Cuma yang saya lihat
‘kok sayangnya ada di Polda? harusnya ada di Pemda,
dianggarkan untuk membuat dan memperkuat sistem itu,”
katanya.
“Nanti kita akan membuat edaran untuk itu. Untuk
teman-teman Provinsi, Kabupaten/Kota, ini akan penting.
Karena kalau sudah ada titik api cepat dipadamkan selesai
tidak akan membesar, kalau didiamkan membesar akan sulit
sekali,” tambahnya. (eben)

DESEMber 2019 41

nasional

Strategi Penanganan

Karhutla 2020
R
apat Koordinasi Gabungan Tingkat dukungan alat pertanian, perlunya penanganan wilayah
Kementerian/Lembaga Peningkatan hutan dan menjaga dari kebakaran, pendidikan masyarakat
Pengendalian Kebakaran Hutan bersama, demoplot pertanian gambut, kemudian sistem
dan Lahan yang dipimpin peringatan dini dan sistem jarak jauh, penetapan awal siaga
Menkopolhukam Mahfud MD, darurat dan apel siaga, penertiban kebun dan terlibat aktifnya
menghasilkan sejumlah strategi masyarakat mencegah untuk melakukan pencegahan,
penanganan potensi Karhutla tahun penegakan hukum untuk membuat efek jera.
2020. Strategi tersebut berupa
pencegahan hingga penindakan Sinergi hingga ke unit pemerintahan terkecil seperti Desa
dan pelibatan masyarakat juga dipandang merupakan bagian
dan penegakkan hukum agar yang tak terpisahkan dalam pencegahan Karhutla. Hasil
Rakorsus juga menyoroti dana desa yang dapat digunakan
penanganan Karhutla optimal. dalam upaya pencegahan Karhutla.

Strategi pertama, pemetaan bencana secara akurat, “Sinergi lembaga-lembaga sampai ke tingkat Desa dan

inventarisasi perizinan, kebun, hutan industri, patroli,

Mendagri Tito Karnavian
42 DESEMber 2019

masyarakat dan pelibatan masyarakat tentu saja, sehingga Pemerintah meminta kesiapsiagaan Pemda dalam menghadapi
masyarakat itu, memperbaiki regulasi untuk pengolahan berbagai persoalan dan kendala yang berkaitan dengan
lahan yang tradisonal dengan membuka akses, kemudian Karhutla.
membangun dan mendorong desa mandiri, memanfatkan
dana desa untuk penanganan Karhutla agar didorong oleh “Provinsi Aceh, Riau dan kemungkinan Sumbar yang perlu
Bupati dan Walikota untuk penyediaan alat sumur bor atau atensi yang khusus, terutama beberapa kendala lapangan
embung juga dalam dana bagi hasil, serta penyusunan penanganan Karhutla di daerah; area gambut, sulit dijangkau,
peraturan daerah utnuk menangani Karhutla,” papar Mahfud kemudian keringnya air di kanal-kanal, kurangnya sarana”
MD.
“Kemudian kontrol perizinan oleh Pusat, pembukaan
Mendagri juga meminta Pemda mencermati naiknya lahan secara diam-diam, kemudian banyak orang membakar
hotspot (titik panas) serta mencermati curah hujan sepanjang sampah, membuang puntung rokok yang sulit dikontrol, dan
tahun untuk mencegah potensi Karhutla. Tak hanya itu, adanya ruang terbuka yang membuka kemungkinan orang
Pemda juga diminta cekatan dan tanggap dalam mengelola menjadikan lahan sebagai tempat untuk membakar. Meskipun
maupun menangani lahan gambut di wilayahnya. itu kurang dari dua hektar menurut catatan Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ucap Mahfud..
“Adapun yang agak spesifik dari arahan Pusat begini, agar
ada atensi untuk puncak atau naiknya hotspot pada bulan Dukungan sarana dan prasarana itu, lanjutnya, nantinya
Februari, kemudian pelajari sepanjang tahun curah hujan dan akan dikoordinasikan dengan Kemen-PUPR, KLHK, Kemendagri,
lakukan modifikasi cuaca oleh BMKG dan tentunya dengan Kemen-PANRB, BNPB, serta stakeholder terkait. Dukungan dana
BNPT, perkuat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk atau kontingensi untuk Polri, TNI, dan aparat lapangan, kepegawaian
penyangga hutan, pengawasan hutan yang belum berizin, dan penghargaan juga akan dikoordinasikan lebih lanjut.
kemudian Pemda itu supaya cekatan menangani gambut
dengan dukungan teknis dari pusat,” jelasnya. “Tadi ada penegasan Mendagri untuk dukungan dana
APBD, DAK, DBH, DR, dan dana desa kepada Pemda. Mendagri
Prakiraan Iklim 2020 akan mendalami untuk arahan tersebut guna tujuan
Sebelumnya, berdasar data dan prakiraan BMKG, kondisi pencegahan, penetapan pusat informasi bagi publik secara

iklim tahun 2020 akan netral hingga bulan Agustus sehingga berjenjang. Berikutnya
diperkirakan tidak akan terjadi El-Nino yang kuat. Curah hujan akan dibicarakan bersama
cenderung dengan pola yang sama. Sementara awal kemarau dan didalami MenPANRB
diperkirakan akan terjadi pada bulan April atau Mei. Untuk itu, untuk status kepegawaian
Manggala Agni dan tanda
kehormatan bagi anggota
TNI/Polri dan reward untuk
Pemda, dan kemudian dalam
rangka penegakan maka
polri dan PPNS diminta terus
mengikuti perkembangan
sehingga bisa dicegah
secara khusus di desa,” kata
Menkopolhukam.

Polri juga diminta
membentuk satgas khusus
yang berfungsi untuk
melakukan monitoring
kebakaran hutan dan lahan
dengan melibatkan jajaran
Pemda dan masyarakat
lokal untuk menumbuhkan
kesadaran serta kepedulian
untuk mencegah Karhutla.

“Jajaran Polri agar
membentuk Satgas untuk
memonitor sepanjang waktu, penegakan hukum dilakukan
secara konsisten untuk sampai ke Pengadilan, kemudian
daerah perlu terlibat dalam Satgas dan pencegahan dengan
cara rekruitmen masyarakat lokal yang selama ini terlibat
sehingga bisa membangun kesadaran yang lebih massif dan
kolektif,” pesannya. (eben)

DESEMber 2019 43

Daerah

Bangun

Kampus PTN

N yaris tidak ada satu jengkal
tanah pun di negeri ini yang tidak
rentan terhadap bencana alam.
Termasuk Kabupaten Tapanuli
Utara (Taput). Kabupaten yang
beribukota Tarutung ini masih
belum bebas dari ancaman banjir
dan longsor.

Contoh, hujan deras

10 Desember 2018, yang

mengakibatkan dinding tebing

longsor. Bencana itu mengakibatkan badan jalan tertimbun

material longsoran berupa tanah, bebatuan, dan pepohonan.

Berdasar data terakhir, empat titik masih jadi perhatian dinas

terkait. Titik pertama di Hitetano, Kecamatan Sipahutar. Yang

kedua, kawasan Salib Kasih di Kecamatan Siatas Barita. Titik

ketiga, jalan lintas Sumatera Tarutung menuju Sipirok (Tapsel),

persisnya di Simasom, Kecamatan Pahae Julu. Titik keempat di

Sisoding, Kecamatan Parmonangan.

Menanggapi hal itu, Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson

Nababan, MSi menilai sebagai persoalan klasik. Deforestasi

sudah lama terjadi di wilayah Tapanuli Utara. Ia bahkan tidak

tahu persis, apakah sudah terjadi sesudah atau sebelum

berdirinya PT Toba Pulp Lestari (TPL). Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson Nababan

Besar atau kecil, TPL punya andil atas kasus deforestasi di menanam pohon di hutan-hutan yang gundul dan
lahan-lahan kosong. “Tapi karena keterbatasan anggaran,
Tapanuli Utara, dan wilayah-wilayah lain di Sumut. Perusahaan terus terang belum maksimal,” ujarnya seraya berharap,
pemerintah provinsi lebih menaruh perhatian terhadap
negara yang sejak 1990 telah berubah menjadi perusahaan persoalan deforestasi dan mengalokasikan anggaran lebih
untuk reforestasi.
PMA (Penanaman Modal Asing) itu, juga diakui melakukan
Pihaknya selalu mengajak masyarakat lebih perhatian
kegiatan CSR terkait reforestasi dan reboisasi. terhadap lingkungan. Banjir ada kalanya terjadi karena
kecerobohan kita sendiri. “Misalnya, membuang sampah
Persoalannya, reforestasi dan reboisasi tidak cukup hanya sembarangan sehingga menyumbat saluran air,” katanya.

dilakukan oleh satu pihak, melainkan harus secara bersama-

sama. “Saya menjabat bupati tahun 2014. Pernah satu masa,

saya tidak mengeluarkan izin pengambilan kayu di hutan, tetapi

perkembangan bicara lain. Tahun 2018, persoalan kehutanan

menjadi domain provinsi,” katanya.

Tak mau terkungkung soal kewenangan, Bupati Nikson

44 DESEMber 2019

Longsor di Siborongborong Banjir di Tapanuli Utara, juga menggenangi
Warga Taput membersihkan jalan jalan-jalan provinsi. Sebagai kepala daerah,
Masyarakat Taput gotong royong membersihkan saluran air. Bupati Nikson beberapa kali berkirim surat
ke Kementerian PUPR, terkait pengutamaan
pembangunan sistem drainase dalam
membangun jalan-jalan nasional.

“Lebarkan jalan, buat drainase yang baik,
bangun pedestrian yang lebar, sehingga layak
menjadi destinasi wisata. Nah, APBD Taput tidak
mungkin ke sana, karena kami fokus membangun
jalan-jalan desa,” imbuh bupati kelahiran
Siborongborong 5 Oktober 1972 itu.

Fokus pembangunan, tidak semata-mata
pembangunan fisik. Bupati Nikson Nababan
juga membangun rasa solidaritas dalam bentuk
kegiatan gotong royong. Kegiatan Jumat Bersih
yang dikukuhkan melalui Perbup tahun 2019,
setidaknya merupakan peletakan dasar hidup
bersih, cinta lingkungan, dan membangun
kebersamaan.

“Sebagai daerah yang telah ditetapkan sebagai
destinasi wisata super prioritas, mau-tidak-mau
kita harus berperilaku baik, berbudaya hidup
bersih. Cepat-atau-lambat, turis-turis asing dan
domestik akan berdatangan ke wilayah kami,”
ujarnya.

Membangun Perguruan Tinggi
Ada satu hal strategis yang sedang diupayakan

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, yakni
membangun perguruan tinggi negeri (PTN). Jauh
sebelum Presiden Joko Widodo menetapkan
pembangunan SDM sebagai prioritas Kabinet
Kerja Jilid II, Bupati Nikson sudah berkirim proposal
kepada Presiden tahun 2016. Isinya, tentang
pendirian perguruan tinggi negeri di Tapanuli
Utara.

Selain presiden, Bupati Nikson juga melobby
para anggota DPR RI dan DPRD Provinsi yang
datang ke Taput. Kepada para perantau juga sudah
disampaikan mengenai wacana tersebut. Bupati
juga sudah melakukan pembicaraan dengan
Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) yang ada di
Tarutung.

“Tahun depan saya menyiapkan anggaran
kajian akademik pendirian universitas negeri.
Multiplier effect-nya bisa menjadi trigger
memajukan wisata Danau Toba serta ekonomi
mikro masyarakat Tapanuli Raya. “Paling lambat
April tahun depan, kajian sudah selesai,” ujar
Nikson.

Diyakini, bila kajian akademiknya positif,
termasuk potensi mendongkrak ekonomi
masyarakat, maka Presiden Joko Widodo tidak
akan menolak proposal yang sudah ia kirimkan.
“Ada banyak cara memajukan sebuah daerah.
Bisa melalui investasi seperti di Kutai Kartanegara.

DESEMber 2019 45

Daerah

Ada juga yang mengembangkan pariwisata seperti Bali, dan konteks lain, kita penghasil beras kok orang lain yang makan.
berbagai cara lain. Saya memilih melalui pendidikan tinggi,” Itulah yang melatarbelakangi rencana saya membangun
tegasnya. Perguruan Tinggi Negeri di Tapanuli Raya,” papar Bupati
Nikson, tegas.
Tapanuli Utara, ibarat Kota Depok di Jawa Barat, sebelum
ada Universitas Indonesia (UI). Kini, Depok menjadi maju Segera setelah perguruan tinggi negeri berdiri, akan
pesat setelah ada kampus UI. Diharapkan, Tapanuli Utara pun terjadi transfer knowledge kepada para mahasiswa, dan dari
akan maju pesat setelah berdiri kampus perguruan tinggi mahasiswa ke masyarakat. Ia mencontohkan, jika perguruan
negeri. tinggi itu fokus pada perkuliahan bidang kepariwisataan,
maka manfaat langsung bisa dirasakan oleh para pelaku
Selama ini, masyarakat Tapanuli Raya “mengekspor” bisnis pariwsata di sekitar Danau Toba.
uang keluar daerah, ketika menguliahkan anak-anaknya ke
berbagai kampus di kota-kota lain di Indonesia. Sebaliknya, Terkait lahan, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) punya
manakala di Tapanuli Utara berdiri perguruan tinggi negeri, lahan 28.000 hektare. Ke depan tinggal dikembangkan.
dengan sendirinya banyak mendatangkan mahasiswa dari Bahkan bisa pula membangun kampus-kampus untuk cabang
berbagai daerah lain. Merekalah yang akan ikut mendongkrak keilmuan tertentu di kabupaten tetangga. Misal, kampus
laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Taput nantinya. pariwisata di Samosir atau Tobasa, kampus pertanian di
Humbahas atau Dairi, fakultas bidang maritim bisa dibangun
Bersamaan dengan itu, secara tidak langsung kita di Tapanuli Tengah (Tapteng). Kepala daerah masing-masing
sudah mendatangkan wisatawan domestik berkunjung ke tinggal menyediakan lahan.
Danau Toba. Biasanya, turis-turis domestik itulah yang akan
menyebarkan informasi ke calon turis asing, untuk datang ke Kalau toh gayung tak bersambut, Bupati Nikson pun siap
Toba. mengalokasikan lahan di Tapanuli Utara. Apalagi, Tapanuli
Utara 58 persen wilayahnya masih hutan. UU Otonomi
“Di Batak ada filosofi anakkon hi do hamoraon di au yang Daerah Tingkat II mengatakan, minimal 30 persen lahan harus
artinya bagi masyarakat Batak, anak adalah hal yang paling berbentuk hutan. Itu artinya masih ada 28 persen lahan hutan
berharga dalam kehidupan, maka demi kehidupan anak- yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kampus. Horas!
anaknya orang tua pun rela hidup bersusah payah, sehingga (Monang Sitohang)
kalau kita sudah menguliahkan anak apa pun dijual. Dalam

Bupati Nikson Nababan turun ke bantaran sungai mencegah banjir

46 DESEMber 2019

Pernik

AOSHIMA ISLAND

AKucing-kucing di Pulau Aoshima tinggal di pulau ini.
OSHIMA nama sebuah pulau di Jepang. Pemerintah Jepang hanya memfasilitasi
Pulau ini unik, karena dihuni oleh kawanan
kucing. Karenanya, ia juga disebut Pulau Ferry Boat untuk menyebrang ke pulau
Kucing. Anda tahu? Penghuni pulau ini Aoshima. Penyeberangan ke pulau Aoshima
sekarang tersisa tinggal 4 orang saja, dan dilakukan sehari dua kali, sebagai sarana
semuanya adalah orang tua. penghuni pulau untuk bolak-balik ke pulau
Dulunya kucing didatangkan ke utama.
Aoshima untuk mengusir tikus. Kini pulau
itu sudah bebas dari tikus, tetapi “banjir” Ferry adalah “proyek rugi” bagi
kucing. Semua kucing di Aoshima sudah pemerintah setempat karena biaya
disteril sehingga tidak ada lagi anak kucing operasionalnya tidak sebanding dengan
/ kitten atau kucing yang sedang hamil. pendapatannya. Tiket Ferry boat PP dari
main island/pulau utama ke Aoshima hanya
Jadi, suatu saat dalam beberapa tahun ke depan, pulau ini hanya akan seharga 420 Yen, atau sekitar Rp.55.000.
menjadi pulau mati. Pulau yang tanpa penghuni. Hanya Pulau Aoshima
saja, tidak ada alasan kuat orang mau datang kesana. Kucing-kucing yang Ada dua kali jadwal keberangkatan
ada di Pulau Aoshima hidup dari donasi pencinta kucing dan orang yang Ferry ke Pulau Aoshima, yaitu pukul 08.00
pagi dan 14.30 sore. Perjalanan ditempuh
selama 35 menit.

Untuk kembali ke pulau utama,
di Kota Iyonagahama, hanya ada satu
keberangkatan, yaitu jam 16.15 sore. Ferry
yang membawa penumpang pertama akan
langsung pulang. Ferry yang jam 16.15
adalah Ferry yang membawa penumpang
yang berangkat ke Aoshima di jadwal
keberangkatan kedua (pukul 14.30 ).

Pulau ini bisa dicapai terdekat dari
Iyonagahama menggunakan Ferry boat,
dimana satu kali keberangkatan hanya
bisa memuat 35 penumpang. Tidak ada
vending machine, tidak ada restoran di
Aoshima. Karenanya jika akan kesana wajib
membawa bekal untuk kebutuhan makan
dan minum.

Selain keempat penghuni pulau yang
tersisa saat ini, tidak ada lagi orang Jepang
yang mau tinggal di pulau ini. Ketika
keempat warga sudah tidak ada lagi nanti
(entah karena meninggal atau pindah ke
pulau utama) maka belum bisa dipastikan
bagaimana nasib kucing-kucing di pulau
Aoshima. Karena itu semua kucing di
Aoshima disteril. Langkah itu dinilai sebagai
sebuah keputusan yang bijaksana.

Entah apa kesan yang ada di benak
Anda. Yang pasti, Pulau Aoshima, bagi
pecinta kucing, adalah pulau yang eksotik,
dan ingin selalu mengulangi kembali
datang kesana. (Vin Purnamawati)

DESEMber 2019 47

Jagad Manusia

Ellena,
Pejuang
Air Bersih

KEllena Khusnul Rahmawati Instalasi air bersih di Lombok Timur
erja kerasnya bersama
masyarakat Desa Sajang, Lombok Sajang kesulitan air bersih. “Awalnya saya kaget, kok bisa?
Timur – NTB, luluh-lantak Desa itu kan di kaki gunung,” tutur Ellena, aktivis peraih
dihantam gempa dahsyat, 2018. penghargaan Perempuan Inspiratif Unilever 2012, ini.
Miris dan sedih bukan kepalang
hati Ellena Khusnul Rahmawati. Ellena pun akhirnya tahu, mereka antre air bersih sejak
Betapa tidak, instalasi air pukul 03.00 pagi. Lebih melelahkan lagi karena untuk
bersih yang dibangun bersama menunggu ember terisi penuh butuh waktu berjam-jam.
masyarakat di kaki Gunung Rinjani “Maklumlah, air yang keluar debitnya kecil sekali. Bukan
pada tahun 2009, hancur. Padahal kucuran, tetapi tetesan,” tambahnya.
itulah satu-satunya harapan Desa
Sajang beroleh air bersih. Total ada 4.032 jiwa di desa itu. Sudah bertahun-tahun
“Sungguh kasihan masyarakat Sajang. Mereka sedang mereka mengalami masalah itu dan hampir putus asa dan
senang-senangnya menikmati air bersih. Dengan terjadinya berencana pindah ke Lombok Utara.
gempa, ibarat balik ke titik nol,” ujar Ellena, Direktur Yayasan
Masyarakat Peduli. “Untuk mendapat air mereka harus berjalan ke mata
Sembilan tahun lalu, Yayasan Masyarakat Peduli — air kecil yang jaraknya dua kilometer, atau membeli,” ucap
LSM di Lombok Timur-- masuk ke Desa Sajang di kaki Ellena yang bersama YMP sukses mengatasi masalah air
Gunung Rinjani. Sudah lama ia mendengar derita rakyat bersih di Desa Bagik Papan, Lombok Timur, pada 2008.

”Kepada masyarakat kami katakan, jika ingin air bersih,
masyarakat harus swadaya. Kalau masyarakat bergerak dan
menunjukkan hasil, bantuan pasti datang. Awalnya tidak
mudah meyakinkan mereka,” kata peraih penghargaan

48 DESEMber 2019

Jagad Manusia

‘Bukan Perempuan Biasa Kick Andy 2012’, ini. mengumpulkan kepala desa dan pihak PU setempat.
Syahdan, instalasi air bersih berhasil dibangun. Ia juga melaporkan ke bupati. Bupati bahkan
mengalokasikan bantuan Rp 2,5 miliar. Sementara,
Sepuluh tahun kemudian, gempa menerjang. Instalasi Ellena butuh setidaknya Rp 8 miiliar. “Dari Unicef,
air bersih hancur. Bahkan mata air pun tertutup. dapat komitmen bantuan empat miliar rupiah,”
Mereka kembali mengantre air atau merogoh kocek katanya.
Rp400 ribu hingga Rp 700 ribu per bulan untuk
membeli air bersih. Toh Ellena sangat bersyukur. Setidaknya, langkah
mengatasi kesulitan air bersih di empat desa,
Sebenarnya, jelas Ellena, bantuan air bersih mendekati kenyataan. “Untuk menutup kekurangan,
ada juga. Antara lain dari BPBD. Namun volumenya kami di yayasan melakukan advokasi. Alhamdulilah
terbatas, karena bukan hanya Sajang yang mengalami akhirnya terkumpul dana delapan miliar lebih,” kata
permasalahan air bersih, tapi banyak desa di Lombok Ellena.
Timur. Terlebih saat kemarau panjang. Malah di
Desa Biluk Betung lebih parah. Bukan saja jumlah Ia senang karena hampir semua pihak terlibat,
penduduk lebih banyak, tetapi medannya sulit baik masyarakat, pemerintah, LSM, bahkan Unicef.
dijangkau. “Dinas PU turun tangan. Bahkan para Kepala Desa
mengalokasikan dana desanya untuk proyek air
Bantuan Unicef bersih. Ada yang enam ratus juta, ada yang satu
Saat ini, yayasan yang dipimpin Ellena tengah miliar,” kata Ellena, senang.

menangani persoalan air bersih di empat desa, Desa Hingga tulisan ini disusun, proyek air bersih di
Biluk Betung, Sembalun Lawang, Sembalun, dan empat desa dengan dukungan Unicef itu masih
Timba Gading. Semuanya di Lombok Timur. berjalan. “Insya Allah akhir tahun 2019 ini selesai, dan
bisa diresmikan pemakaiannya. Tak terbayang, betapa
Pasca gempa besar 2018, dirinya dipanggil Bupati bahagianya masyarakat di empat desa yang bisa
Lombok Timur, HM Sukiman Azmy guna diminta mendapatkan air bersih,” kata Ellena, haru.
bantuan menangani permasalahan air bersih di
empat desa tersebut. “Saya berpikir keras bagaimana Lalu bagaimana nasib Desa Sajang? Sayang, Desa
caranya bisa mendapatkan bantuan pembiayaan,” Sajang tidak masuk dalam program yang didukung
ungkap Ellena yang mengaku selain berdoa pihaknya Unicef. Pasalnya, pada saat bersamaan, Sajang telah
juga berupaya menghubungi berbagai pihak untuk mendapat bantuan NGO lain. “Saya juga mendengar
pendanaan. kabar, penanganan air bersih di sana belum teratasi,
karena sumber air kering kerontang akibat kemarau
Betapa senang Ellena, pada 28 November panjang,” tuturnya.
2019, doanya dijawab Tuhan. “Tiba-tiba saya dapat
telepon Unicef yang mengatakan mereka bersedia Meski tak dapat memasukan Sajang dalam proyek
bekerjasama untuk mengatasi situasi emergency. bantuan Unicef namun bukan berarti YMP lepas
Saya senang sekali. Tapi di sisi lain saya tidak mau tangan. Bagaimanapun ada ikatan emosional antara
membuat masyarakat manja berlebihan setelah YMP dan Sajang. “Desa Sajang tetap menjadi prioritas,
gempa,” tuturnya. karena itu sejarah bagi lembaga kami,” tambah Ellena.
(eben)
Setelah dapat ‘green light’ bantuan Unicef, ia pun

Warga menerima bantu- Pembangunan instalasi air
an air bersih dari BNPB bersih di Lombok Timur

DESEMber 2019 49

Resensi Buku

Kelud Tanpa Kemelut

B uku ini terinspirasi Judul: Kelud Tanpa Kemelut,
dari keberhasilan Rekam Jejak Inisiatif dan
penanggulangan Kiprah Warga Dalam
bencana erupsi Gunung Tanggap Darurat Erupsi
Kelud, Jawa Timur Gunung Kelud
tahun 2014. Buku yang
berisi catatan peristiwa Penulis: Sutopo Purwo Nugroho,
yang dramatik, yang terjadi di tengah Paulus Diartoko, Robert
penanggulangan bencana. Sulistyo, Kwan Men Yon,
Catatan sukses yang tersaji Aprilidia
dalam buku ini adalah keberhasilan
tim rescue, menyelamatkan 87.000 Editor: Syamsul Maarif
orang. Sebuah catatan prestasi
besar, yang belum tentu ditemukan Penerbit: Pusat Data, Informasi
dalam kejadian serupa di tempat dan Humas BNPB
lain. Di sinilah buku ini hadir,
bukan saja mencatat suscess story, pemahaman mistik masyarakat terkait
tetapi juga menjawab mengapa Gunung Kelud. Berkat komunikasi yang
tim penyelamat menuai sukses baik, masyarakat menjadi lebih mudah
dalam tugasnya. digerakkan dalam proses penanggulangan
Dua jawaban yang bencana. (rr)
disuguhkan buku ini. Pertama,
keterlibatan aktif masyarakat.
Yang kedua, keberhasilan
pemerintah mereduksi

50 DESEMber 2019


Click to View FlipBook Version
Previous Book
Čisok Bulletin 2019-04
Next Book
Februar