The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

1.1.a.5. Ruang Kolaborasi PRESENTASI KELOMPOK B_KELAS 133_PENERAPAN PEMIKIRAN KHD DI SEKOLAH

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yuwindra, 2023-12-03 12:30:56

1.1.a.5. Ruang Kolaborasi PRESENTASI KELOMPOK B_KELAS 133_PENERAPAN PEMIKIRAN KHD DI SEKOLAH

1.1.a.5. Ruang Kolaborasi PRESENTASI KELOMPOK B_KELAS 133_PENERAPAN PEMIKIRAN KHD DI SEKOLAH

CGP A7 TRENGGALEK Nilai-nilailuhur kearifan budaya lokal sebagaidasardalam merefleksikan pemikiran KHDuntuk mewujudkan pembelajaran yangberpihak pada murid Ruang Kolaborasi Kelompok B


Henry Supiyan Anang Pepsi Etika Maryatun 1. 2. 3. 4. 5. 6. ANGGOTA KELOMPOK B_Kelas 133


Bahan diskusi Apa Kekuatan Konteks Sosio-Kultural Di Daerah Anda Yang Sejalan Dengan Pemikiran KHD? Bagaimana Pemikiran KHD Dapat Dikontekstualkan Sesuaikan Dengan Nilai-Nilai Luhur Kearifan Budaya Daerah Asal Yang Relevan Menjadi Penguatan Karakter Murid Sebagai Individu Sekaligus Sebagai Anggota Masyarakat Pada Konteks Lokal Sosial Budaya Di Daerah Anda? Sepakati Satu Kekuatan Pemikiran KHD Yang Menebalkan Laku Murid Di Kelas Atau Sekolah Anda Sesuai Dengan Konteks Lokal Sosial Budaya Di Daerah Anda Yang Dapat Diterapkan


Apa Kekuatan Konteks Sosio-Kultural Di Daerah Anda Yang Sejalan Dengan Pemikiran KHD? Sosio Kultural dapat kita maknai sebagai suatu proses yang menghubungkan antara manusia dengan kebudayaan yang ada di tempat tinggalnya. Proses ini menyangkut aturan mengenai tingkah laku, seperti norma sosial dan ajaran budaya. Sosio kultural dapat berbentuk gagasan, kebiasaan, ketrampilan, seni, dan alat yang memberi ciri pada kelompok orang pada waktu tertentu. Konsep Sosio Kultural Sumber : https://kumparan.com/kabar-harian/apa-yang-dimaksud-sosiokultural-simak-jawabannya-berikut-ini-1wzGBT9IJ1Y/full


Apa Kekuatan Konteks Sosio-Kultural Di Daerah Anda Yang Sejalan Dengan Pemikiran KHD? Gotong Royong, Guyup Rukun Musyawarah Silaturahmi seperti ba'dan, jagong bayi, buwuh/mbecek Teposeliro (tenggang rasa), salam sapa Getok Tular Ritual keagamaan seperti tahlilan, yasinan, istoghozah, ziarah makam Hajatan seperti megengan, muludan, rejeban, sunatan, mantenan, tingkepan, pitonan Upacara Adat seperti larung sembonyo, longkangan, baritan, nyadran dam Bagong, ngitung batih, kirab pusaka Kesenian seperti Tari ( Turangga Yaksa, Sradan Suci, Senandung Ngerit, Gandhong Desa Bangun, Bedoyo Denawa Estri) Lagu Tindak trenggalek, Baju Batik Trenggalek (Parang Cengkeh, Ungker Padi, Batang Daung, Bunga Kapas, Arumi) Sosio Kultural di Trenggalek 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.


Bagaimana Pemikiran KHD Dapat Dikontekstualkan Sesuaikan Dengan NilaiNilai Luhur Kearifan Budaya Daerah Asal Yang Relevan Menjadi Penguatan Karakter Murid Sebagai Individu Sekaligus Sebagai Anggota Masyarakat Pada Konteks Lokal Sosial Budaya Di Daerah Anda? Gotong Royong dan Guyup Rukun seperti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, jum'at bersih, kerja kelompok, bermain, olahraga, pramuka. Musyawarah seperti diskusi dalam kegiatan pembelajaran, pemilihan ketua kelas Silaturahmi seperti menjenguk teman yang sakit, kerja kelompok di luar jam sekolah, berkunjung ke rumah guru/teman saat hari raya idul fitri Teposeliro (tenggang rasa) dan salam sapa seperti mengucap salam dan berjabat tangan dengan guru saat baru tiba di sekolah, saling menyapa dengan teman Getok Tular seperti saling berbagi informasi tentang informasi penguman sekolah, memberi nasehat pada kakak kelas untuk menasehati adek kelas dalam belajar Keagamaan seperti pembiasaan tadarus, shalat duha, shalat dzuhur berjamaah, doa bersama, jum'at beramal, hafalan asmaul husna dan surat di juz 30 PHBI seperti Muharam, Isro' Mi'roj, Maulid Nabi, Hari Santri, Pondok Romadhon, Idul Fitri, Idul Adha PHBN seperti HUT RI Upacara seperti upacara bendera Hari Senin, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Hari Guru Ekstrakulikuker Tari Turonggo Yakso, Tari dan LaguTindak Trenggalek Seragam Khas Batik Motif Turonggo Yakso hari Rabu, seragam pakaian adat jawa setiap hari Kamis Nilai Luhur Budaya Daerah sebagai Penguatan Karakter di sekolah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.


Sepakati Satu Kekuatan Pemikiran KHD Yang Menebalkan Laku Murid Di Kelas Atau Sekolah Anda Sesuai Dengan Konteks Lokal Sosial Budaya Di Daerah Anda Yang Dapat Diterapkan Contoh Kongret Kekuatan Pemikiran KHD yang Menebalkan Laku Murid di Kelas Pendidikan anak yang mempertimbangan kodrat alam dan kodrat zaman merupakan salah satu kekuatan dalam menebalkan laku murid di kelas. Pertimbangan kodrat alam dengan membawa budaya lokal dalam membentuk linkungan belajar di sekolah akan membuat peserta didik lebih memaknai proses belajarnya, lebih mengenal jati diri budaya lokal dan sekaligus melestarikannya. Keagamaan dan budaya lokal gotong royong, silaturahmi, salam sapa, musyawarah, getok tular yang diterapkan dalam lingkungan sekolah akan menebalkan karakter dan budi pekerti anak dalam kehidupan sosialnya baik di sekolah, di rumah ataupun di masyarakat. Pertimbangan kodrat zaman dengan membawa budaya teknologi dalam membentuk lingkungan belajar di sekolah akan membuat peserta didik lebih terbuka akan perkembangan zaman dan mampu menjalankan peran kemasyarakatan dalam dunia yang saat ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kodrat alam berjalan seiring dengan kodrat zaman, saling menguatkan satu sama lain. Ditambah dengan peran pendidik dalam mengimplementasikan semboyan "Ing ngarso sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tutwuri handayani" dalam proses pembelajaran akan semakin menebalkan karakter/laku baik dari setiap peserti didik.


Hambatan dan solusi dalam penerapan pemikiran khd di sekolah Apa Kekuatan Konteks Sosio-Kultural Di Daerah Anda Yang Sejalan Dengan Pemikiran KHD? Hambatan 1.Kurangnya motivasi peserta didik dalam melaksanakan program pembiasaan 2. Kurangnya respon teman sejawat dalam memantau dan mengawal pelaksanaan program 3. Penolakan / larangan dari pihak orang tua untuk mengikuti program sekolah SOLUSI 1.Melakukan pendekatan, memberi contoh langsung, pendampingan dalam program 2. Sebelum Pelaksanaan Program, mengadakan rapat dan keputusan tertulis terkait program 3. Mengundang wali murid dan mengajak mereka bermusyawaroh tentang pentingnya program


TErimakasih Salam Guru Penggerak! Tergerak, Bergerak, Menggerakan CGP A7 TRENGGALEK


Click to View FlipBook Version