The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ainun Fitriski Utami, 2024-06-09 10:28:32

Bahan Ajar Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas IX SMP

Bahan Ajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX SMP

BAHAN AJAR PERTUMBUHAN DANPERKEMBANGAN Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum Merdeka Kelas IX Disusun Oleh: Ainun Fitriski Utami, S.Pd.


Sepanjang hidupnya, organisme akan mengalami yang namanya pertumbuhan dan perkembangan. Seperti manusia yang berkembang dari bayi hingga dewasa, begitu pula yang terjadi pada hewan dan tumbuhan. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme, seperti lingkungan, makanan, gaya hidup, hormon, serta genetik. A. Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pertumbuhan dan perkembangan manusia Sekilas pertumbuhan dan perkembangan hampir mirip, akan tetapi ada beberapa perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Bertumbuh berarti bertambah besar karena jumlah dan ukuran sel di dalam tubuh bertambah. Pertumbuhan dapat diukur dengan sistem ukur, seperti tinggi badan yang bertambah, bisa terlihat jelas perubahan dari tinggi 100 cm menjadi 150 cm. Begitupun dengan penambahan berat badan, volume, dan contoh lainnya. Intinya pertumbuhan bisa diukur dan dilihat dengan jelas. Perkembangan adalah proses penambahan kemampuan seorang manusia dalam berbagai aspek. Misalnya anak bayi yang mulanya tidak bisa berbicara, namun lambat laun bisa berbicara dengan jelas. Perkembangan ini tidak bisa diukur dengan angka.


Embrionik adalah fase dimana pertumbuhan dan perkembangan embrio saat masa – masa kehamilan hingga melahirkan. Dalam fase embrionik dibagi menjadi beberapa tahap antara lain : Tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia bisa dikatakan sebagai siklus hidup. Karena tahapan ini melewati proses seseorang mulai lahir, menjadi dewasa, tua dan akhirnya meninggal. Ketika meninggal akan digantikan lagi oleh anak yang baru lahir. Adapun tahapan perkembangan pada manusia ialah; B. Tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia 1.Tahapan Embrionik Fertilasi merupakan proses peleburan sel sperma dan sel telur atau ovum yang akan membentuk zigot atau diploid. Pembelahan Sel terjadi setelah fertilisasi kemudian menghasilkan sel –sel yang berukuran kecil membentuk morula. Blastulasi terjadi ketika zigot telah membelah dan membentuk orula yang akan mempunyai rongga berisi cairan yang dinamakan blastosol. Tahapan inidisebut tahap blastula. Gastrulasi adalah proses pembentukan tiga lapis embrionik yaitu mesoderm, endoderm dan eksoderm. Tahapan ini akan terbentuk lekuk – lekuk pada embrio. Neurulasi adalah proses dibentuknya bumbung neural. Neurulasi terjadi saat lempeng neural yang terbentuk dari hasil penebalan lapisan ectoderm Organogenesis merupakan proses pembentukan organ di dalam tubuh. Pada tahap ini, janin akan dilahirkan sehingga akan mengalami tahap pasca embrionik. Proses perkembangan calon bayi dari fertilisasi menjadi blastosis.


Setelah mengalami fase embrionik, janin akan dilahirkan menjadi bayi. Selama periode satu hingga dua tahan kehidupannya, bayi bertumbuh dan berkembang sangat pesat. Beratnya bisa berkembang berkali kali lipat dibandingkan waktu mereka dilahirkan. Saat sistem saraf dan ototnya berkembang, maka bayi mulai bisa melakukan gerakan-gerakan seperti tengkurap, merangkak, dan kemudian berjalan. Mereka pun belajar untuk berbicara dan mengikuti perintah sederhana. 2. Tahapan Pasca Embrionik (Bayi) Proses pertumbuhan dan perkembangan dari zigot menjadi bayi 3. Tahapan Anak-anak Masa anak-anak dimulai pada usia dua tahun. Mereka bertambah besar dan tinggi. Kemampuan motorik dan koordinasi juga sudah berkembang. Rasa ingin tahunya juga sangat tinggi dan kemampuan mentalnya juga sangat berkembang. Kemampuan berbahasa mereka juga meningkat drastis. Video proses perkembangan janin


Fase ini adalah fase paling sulit bagi anak-anak, karena banyak perubahan yang terjadi pada tubuh, baik dari segi fisik maupun mental. Remaja adalah fase perubahan dari anak-anak menuju dewasa. Pubertas dimulai sejak anak-anak berusia 9 tahun sampai 15 tahun. Pubertas ditandai dengan perkembangan seksual berupa mulai aktifnya hormon-hormon reproduksi. Artinya, pada tahap ini seorang remaja telah mampu melakukan reproduksi. 4. Tahapan Remaja dan Pubertas 5. Tahap Dewasa Hormon reproduksi wanita yaitu estrogen dan progesteron membuat remaja putri memperlihatkan perkembangan seksual sekunder, berupa dimulainya periode menstruasi. Untuk pria hormon testosteron akan memicu pertumbuhan seksual sekunder dan produksi sperma. Perkembangan seksual sekunder pada remaja pria dan wanita. Setelah pubertas, mental, emosi, dan fisik mulai stabil. Pada fase ini mulai ditandai dengan berhentinya pertumbuhan fisik pada manusia, masa dewasa sudah tidak bisa betambah tinggi namun masih bisa bertambah berat badan. Organ-organ tubuh juga mengalami peningkatan kemampuan serta kematangan. Pada usia 30 tahun, manusia akan mengalami tanda-tanda penuaan, seperti tumbuhnya rambut putih, atau berkurangnya massa otot.


C. Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Contoh Makanan Bergizi 1. Faktor Genetik atau Keturunan Seorang anak akan mewarisi gen dari orang tuanya. Misalnya, tinggi badan, warna rambut, warna mata, warna kulit dan lain sebagainya. 2. Faktor Hormon Di dalam tubuh manusia mempunyai beragam hormone yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh dan masing-masing mempunyai fungsi sendiri. Selain itu, hormon yang ada didalam tubuh juga mendukung proses pertumbuhan serta perkembangan. 3. Faktor Gizi Faktor gizi yang dikonsumsi seperti makanan dan minuman akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan manusia. Pada saat masa-masa pertumbuhan, tubuh kita akan memerlukan banyak protein. Sedangkan air dan makanan yang dikonsumsi juga akan membantu tubuh memproduksi energi terbentuknya sel-sel tubuh. Aktifitas sehari-hari yang kita lakukan juga turut berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan manusia. Semakin kita mengkonsumsi protein, makanan sehat dan air yang cukup maka pertumbuhannya juga akan berkualitas atau mengalami peningkatan, organorgan tubuh akan bekerja secara maksimal. Oleh karena itu sangat penting untuk seorang anak mengonsumsi makanan bergizi. Contoh Anak yang Mewarisi Faktor Genetik Orang Tua


4. Faktor Lingkungan Peran lingkungan dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia akan memberi dampak positif seperti cara mengatur emosi saat bersosialisasai, bagaimana cara seseorang belajar untuk menggapai cita-cita serta bagaimana seseorang bisa mengambil keputusan yang baik. 5. Olahraga atau Kesehatan Olahraga menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia. Kekuatan otot dan tulang saat berolahraga akan tumbuh dengan baik, serta sistem imun didalam tubuh dapat terhindar dari penyakit. Video Menjaga Kesehatan di Lingkungan Sekolah


Click to View FlipBook Version