SMAN 25 KAB. TANGERANG
PEMBELAHAN SEL
MATERI BIOLOGI KLS 12 MIA
SEMESTER GANJIL
TAHUN 2021
ENY SURYANINGSIH, S.Pd, M.Pd
PETA KONSEP PEMBELAHAN SEL
1
KOMPETENSI INTI :
3.1 Menganalisis proses pembelahan sel sebagai dasar penurunan sifat dari induk kepada
keturunannya berdasarkan pengamatan
KOMPETENSI DASAR :
3.4.6 Menganalisis perbedaan mitosis dan meiosis
3.4.7 Menjelaskan perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan perbedaan mitosis dengan meiosis
2. Menjelaskan proses gametogenesis
3. Membandingkan perbedaan spermatogenesis dengan oogenesis
MATERI PEMBELAJARAN
Pembelahan sel tetjadi 2 macam : Mitotik dan Amitotik
Mitosis merupakan pembelahan sel secara langsung , contohnya sel bakteri
Amitotik merupakan pembelahan sel tak langsung melalui mitosis atau meiosis,
Contoh Mitosis adalah pembelahan sel tbuh, missal : sel rambut, sel kuku. Sel kulit
Contoh Meiosis adalah pembentukan sel kelamin/ gamet. Missal sel telur, sel sperm
A. PERBEDAAN MITOSIS - MEIOSIS
1. Mitosis adalah periode pembelahan sel yang menghasilkan sel anak dengan jumlah
kromosom sama seperti induknya, yaitu 2n.
2. Meiosis adalah periode pembelahan sel yang berkurang jumlah kromosom menjadi
separuhnya. Perhatikan gambar 1.
Ciri-ciri mitosis adalah
a) Pembelahan berlangsung satu kali
b) Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah dua buah
c) Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom pada induknya, yaitu 2n
(diploid)
d) Sifat sel anak sama dengan sifat pada induknya
e) Terjadi pada sel tubuh (sel somatik) misalnya pada jaringan embrional antara lain ujung
akar, ujung batang, lingkaran kambium
f) Tujuan pembelahan mitosis adalah untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan
atau perbaikan sel yang rusak
g) Tahapan-tahapan pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, dan telofase,
yang kemudian kembali ke tahap semula sehingga membentuk suatu siklus sel.
Ciri-ciri meiosis adalah
a) Pembelahan berlangsung dua kali.
2
b) Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah 4 buah.
c) Jumlah kromosom sel anak adalah setengah dari jumlah kromosom induk, yaitu n
(haploid).
d) Sifat sel anak berbeda dengan sel induknya.
e) Terjadi pada sel kelamin (sel gamet).
f) Tujuan pembelahan meiosis yaitu agar generasi berikutnya mempunyai jumlah kromoson
tetap.
Gambar 1. Perbedaan Mitosis dengan Meiosis
Tabel 1. Perbedaan Mitosis dengan Meiosis
3
B. TAHAPAN / FASE MITOSIS
Terdapat 4 Fase Pembelahan Mitosis yaitu Profase – Metafase – Anafase - Telofase
Profase
Selanjutnya, kita masuk ke tahap awal pembelahan sel, yaitu tahap profase. Pada awal profase,
sentrosom mengalami replikasi, sehingga menghasilkan dua sentrosom. Kemudian, setiap
sentrosom akan bergerak ke kutub-kutub inti sel yang letaknya berlawanan.
Di saat yang bersamaan, mikrotubulus mulai terlihat di antara dua sentrosom. Mikrotubulus
ini merupakan serat protein panjang yang memanjang dari sentriol ke segala arah. Lama-
kelamaan, mikrotubulus akan membentuk seperti gulungan benang yang bisa kita sebut dengan
benang-benang spindel.
Di tahap ini juga, benang-benang kromatin mulai mengalami penebalan yang kemudian
membentuk kromosom. Nah, kromosom ini terdiri dari dua kromatid identik yang terikat pada
sentromer (kepala kromosom). Setiap sentromer memiliki dua kinetokor yang merupakan
formasi protein dan menjadi tempat melekatnya benang-benang spindel nantinya. Seperti
gambar 2
Metafase
Pada tahap ini, nukleus dan membran inti sel sudah tidak terlihat. Masing-masing kinetokor
pada sentromer dihubungkan ke satu sentrosom oleh benang-benang spindel. Kemudian,
pasangan kromatid bergerak ke bagian tengah inti sel (bidang ekuator) dan membentuk
lempeng metafase.
Posisi kromosom yang terletak pada bagian tengah inti sel ini membuat jumlah kromosom dapat
dihitung dengan tepat dan bentuk kromosom juga dapat diamati dengan jelas.
Anafase
Tahap anafase ditandai dengan pemisahan kromatid dari bagian sentromer yang kemudian
membentuk kromosom baru. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang-benang spindel
menuju kutub yang berlawanan. Jumlah kromosom yang menuju ke kutub yang satu akan
sama dengan jumlah kromosom yang menuju ke kutub lainnya.
Nah, pada tahap akhir anafase, kromosom hampir sampai ke kutubnya masing-masing.
Selain itu, sitokinesis juga mulai terjadi. Apa itu sitokinesis? Sitokinesis merupakan fase
pembelahan atau pemisahan sitoplasma, organel, dan membran selular. Pembelahan ini dimulai
dari pinggir sel (membran sel) menuju ke bagian tengah sel, sehingga akan menghasilkan dua sel
yang disebut sel anak.
4
Telofase
Selanjutnya, kita sudah masuk ke tahap akhir pembelahan mitosis, yaitu tahap telofase. Pada
tahap ini, kromosom telah sampai di kutubnya masing-masing. Benang-benang spindel
mulai menghilang dan membran inti sel juga mulai terbentuk di antara dua kelompok
kromosom yang terpisah. Kromosom semakin lama akan menipis dan berubah menjadi benang-
benang kromatin kembali.
Interfase
Pada interfase, terjadi proses persiapan dan penimbunan energi oleh sel untuk melakukan
pembelahan. Kamu tahu nggak nih, proses ini memerlukan waktu yang sangat lama dibanding
fase lainnya, loh. Selama interfase, inti sel (nukleus) dan anak inti sel (nukleolus) tampak terlihat
jelas. Namun, kromosom pada sel tidak terlihat karena masih dalam bentuk kromatin, yaitu
benang-benang halus yang tersusun atas molekul DNA, RNA, dan protein.Di bagian luar inti sel
terdapat sentrosom, yaitu organel sel yang berfungsi untuk mempertahankan jumlah kromosom
antara sel induk dan sel anak agar tetap sama selama pembelahan sel. Pada sel hewan, setiap
sentrosom akan mengandung sepasang sentriol yang berbentuk seperti badan silindris kecil.
Gambar 2. Mitosis
5
C. PEMBELAHAN MEIOSIS
Tahapan pembelahan Meiosis terjadi 2 Tahap pembelahan yaitu Meiosis 1 dan Meiosis II
Tahapan meiosis I
a. Profase I
Leptoten
Tahap ini kromatin berubah menjadi kromosom. Pada beberapa organisme krmosomnya
mengandung manik-manik yang menyerap warna disebut kromomer.
Zigoten
Sentrosom membelah dua menjadi dua sentriol dan bergerak ke kutub berlawanan. Kromosom
terdiri dari dua kromatid berpasangan dengan homolognya disebut dengan sinapsis.
Pakinema atau Pakiten
Tiap kromosom melakukan replikasi menjadi dua kromatid (lengan hasil perbanyakan
kromosom) dengan sentromer (pertengahan kromosom) yang masih menyatu. Setiap kromosom
berpasangan mengandung empat kromatid disebut dengan bivalen atau tetrad. .
Diploten
Kromosom homolog saling menjauh sehingga terbentuk pelekatan berbentuk X disebut kiasma,
dimana kiasma merupakan tempat terjadinya pindah silang atau crossing over (saling tukar-
menukar gen).
Diakinesis
Sentrosom yang membentuk dua sentriol dan masing masing membentuk benang gelendong
pembelahan. .
b. Metafase I
Pasangan kromosom homolog mengatur diri dan saling berhadapan di daerah ekuator.
c. Anafase I
Tiap kromosom homolog masing-masing mulai ditarik oleh benang spindel menuju ke kutub
pembelahan yang berlawanan.
d. Telofase I
Kromatid memadat, selubung inti terbentuk, dan nukleolus muncul kembali, kemudian
sitokinesis berlangsung.
Akhir telofase I terbentuk dua sel anak.
Setiap sel anak mengandung n kromosom sehingga pada akhir meiosis I terbentuk dua sel
anak yang haploid.
6
Antara meiosis I dan meiosis II terjadi interkinase (periode antara) dan pada waktu antara
ini tidak terjadi replikasi DNA.
Tahapan meiosis II
a. Profase II
Sentrosom membentuk dua sentriol yang terletak pada kutub yang berlawanan dan
dihubungkan oleh benang gelendong.
Membran inti dan nukleolus lenyap, kromatin berubah menjadi kromosom yang terjerat
oleh benang gelendong.
b. Metafase II
Kromosom berada di bidang ekuator, kromatid berkelompok dua-dua. Pada tahap ini belum
terjadi pembelahan sentromer.
c. Anafase II
Kromosom melekat pada kinetokor benang gelendong, lalu ditarik oleh benang
gelendong, lalu ditarik oleh benang gelendong ke arah kutub yang berlawanan yang
menyebabkan sentromer terbelah.
Sebagai akibatnya tiap kromatidnya bergerak ke arah yang berlawanan.
d. Telofase II
Kromatid berkumpul pada kutub pembelahan lalu berubah menjadi kromatin kembali.
Bersamaan dengan itu membran inti dan anak inti terbentuk lagi, dan sekat pemisah
semakin jelas sehingga akhirnya terjadilah empat sel anakan.
Gambar 3. Tahapan Pembelahan Meiosis
7
D. PEMBENTUKAN GAMETOGENESIS (SPERMATOGENESIS DAN
OOGENESIS)
Meiosis merupakan pembelahan sel pada pada pembentukan sel kelamin (Gametogenesis) yaitu
terbentuknya sel telur atau ovum terjadi pada hewan/ manusia dan tumbuhan betina yang disebut
Oogenesis. Sedangkan proses pembentukan sperma yang terjadi pada hewan / manusia dan
tumbuhan jantan disebut spermatogenesis.
Gambar 4. Perbedaan Spermatogenesis dengan Oogenesis
8
E. SPERMATOGENESIS
Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma pada pria dengan cara pembelahan mitosis
dan meiosis. Spermatogenesis pada sperma biasa terjadi di tubulus seminiferus/testis. Sedangkan
tempat menyimpan sperma sementara, terletak di vas deferens.
Proses pembentukan sperma atau spermatogenesis pada manusia sebagai berikut:
1 spermatogonium ----> 1 spermatosit primer ----> 2 spermatosit sekunder ----> 4 spermatid ---->
4 spermarozoa
1. Spermatogonium
Spermatogonium adalah tahap pertama pada spermatogenesis yang dihasilkan oleh testis.
Spermatogonium terdiri dari 46 kromosom bersifat 2n/diploid (kromosom berpasangan).
2. Spermatosit primer
Spermatosit primer adalah hasil mitosis dari spermatogonium. Pada tahap ini tidak terjadi
pembelahan melainkan pendewasaan. Spermatosit primer terdiri 46 kromosom dan bersifat 2n.
3. Spermatosit sekunder
Spermatosit sekunder adalah hasil meiosis I dari spermatosit primer. Spermatosit sekunder terdiri
dari 23 kromosom dan bersifat n/haploid (kromosom tidak berpasangan).
4. Spermatid
Spermatid merupakan hasil meiosis II dari spermatosit sekunder. Spermatid terdiri dari 23
kromosom yang bersifat n / haploid (kromosom tidak berpasangan).
5. Sperma / spermatozoa
Sperma merupakan diferensiasi atau perubahan bentuk dari spermatid. Spermatid berubah
menjadi sperma yang memiliki bagian-bagian seperti kepala, leher dan ekor. Sperma terdiri dari
23 kromosom dan bersifat n / haploid dan merupakan tahap sperma yang telah matang
(fungsional).
9
F. OOGENESIS
Oogenesis adalah proses pembentukan ovum pada wanita dengan cara pembelahan mitosis dan
meiosis. Oogenesis pada ovum biasa terjadi di ovarium. Proses pembentukan ovum / oogenesis
pada manusia sebagai berikut:
1 oogonium ----> 1 oosit primer ----> 1 oosit sekunder dan 1 sel polosit ----> 1 ootid dan 3 sel
polosit ----> 1 ovum
1. Oogonium
Oogonium adalah tahap pertama pada spermatogenesis yang dihasilkan oleh ovarium. Oogonium
terdiri dari 46 kromosom bersifat 2n/diploid (kromosom berpasangan).
2. Oosit primer
Oosit primer adalah hasil mitosis dari oogonium. Pada tahap ini tidak terjadi pembelahan
melainkan pendewasaan. Oosit primer terdiri 46 kromosom dan bersifat 2n.
3. Oosit sekunder dan polosit
Oosit sekunder dan polosit adalah hasil meiosis I dari oosit primer. Oosit sekunder dan polosit
terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n/haploid (kromosom tidak berpasangan).
4. Ootid dan 3 sel polosit
Ootid dan 3 polosit adalah hasil meiosis II dari oosit sekunder dan polosit. Ootid dan 3 sel polosit
terdiri dari 23 kromosom yang bersifat n / haploid (kromosom tidak berpasangan).
5. Ovum
Ovum merupakan diferensiasi atau perubahan bentuk dari ootid. Ovum terdiri dari 23 kromosom
dan bersifat n / haploid dan merupakan tahap sperma yang telah matang (fungsional).
Perbedaan spermatogenesis dan oogenesis pada manusia juga dapat dilihat pada
penjelasan berikut:
A. Spermatogenesis
1. Terjadi di saluran tubulus seminiferus di dalam testis.
2. Menghasilkan 4 sel sperma fungsional (subur/fertil)
3. Jumlah sel anakan yang fungsional yaitu 4 sel sperma
4. Setiap pembelahan meiosis menghasilkan selnanakan yang sama besar.
10
5. Proses spermatogenesis terjadi seumur hidup mulai saat masa akil balik sampai mati.
6. Dalam satu bulan dapat dihasilkan jutaan sperma yang fungsional.
B. Oogenesis
1. Terjadi di dalam folikel ovarium.
2. Menghasilkan 1 sel ovum dan 3 sel polosit atau badan polar (badan kutub)
3. Jumlah sel anakan yang fungsional hanya 1 sel yaitu ovum.
4. Setiap pembelahan meiosis menghasilkan sel anakan yang tidak sama besar.
5. Terjadi hanya sampai beberapa waktu tertentu, yaitu mulai saat masa akil balik (menstruasi)
sampai menopause.
6. Dalam satu bulan hanya dapat dihasilkan 1 ovum (subur/fertil) dan 3 polosit (tidak
subur/steril)
11
EVALUASI HASIL BELAJAR
1. Berikut adalah gambaran tentang pembelahan mitosis:
(1) Kromatid memisahkan diri dari sentromer
(2) Benang-benang kromatin menebal
(3) Terlihat sepasang sentriol
(4) Kromosom berada di bidang ekuator
(5) Kromatid berpisah menuju ke kutub
(6) Nukleus dan membran inti mulai hilang
Yang terjadi pada tahap profase adalah nomor ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (2), (3), dan (4)
c. (3), (4), dan (5)
d. (3), (4), dan (6)
e. (2), (3), dan (6)
2. Perhatikan gambar tahap-tahap pembelahan mitosis berikut ini:
Urutan tahap pembelahan mitosis yang tepat adalah ....
a. (1), (2), (3), (4)
b. (1), (3), (4), (2)
c. (2), (3), (4), (1)
d. (3), (4), (1), (2)
e. (4), (1), (2), (3) .
3. Perhatikan gambar sel berikut
Berdasarkan gambar tersebut, sel berada pada fase ....
a. interkinesis
b. interfase
c. telofase
12
d. anafase
e. metaphase
4. Pada pembelahan sel mitosis, pemisahan kromatid terjadi pada tahapan ....
a. profase
b. metafase
c. anafase
d. telofase
e. interfase
5. Peristiwa meiosis yang terjadi pada profase II adalah ....
a. kromatid sampai di kutub
b. kromatid sedang menuju kutub
c. benang kromatin berubah menjadi kromosom
d. kromosom homolog memisah dari pasangannya
e. kromosom tetrad berjajar di bidang pembelahan
6. Pembelahan meiosis terjadi sebagai upaya tubuh untuk membentuk ....
a. sel organ kelamin
b. sel meristematik
c. sel tubuh baru
d. sel kambium
e. sel gamet
7. Pada peristiwa oogenesis setiap 1 oogonium yang mengalami meiosis akan membentuk
....
a. 1 ovum fungsional dan 3 badan kutub
b. 1 ovum fungsional dan 1 badan kutub
c. 2 ovum fungsional dan 2 badan kutub
d. 3 ovum fungsional dan 1 badan kutub
e. 4 ovum fungsional
8. Oogenesis berbeda dengan spermatogenesis dalam hal ....
a. jumlah kromosomnya
b. tipe pembelahan selnya
c. perangkat kromosomnya
d. fase-fase pembelahan selnya
e. jumlah gamet yang dihasilkan
9. Perbedaan mitosis meiosis berdasarkan sel anak yang dihasilkan untuk jumlah
kromosom sel anak pada meiosis adalah…..dari jumalh sel induknya
a. 1n
b. 1/2 n
c. 1/4 n
d. 2n
e. 1.5 n
13
10. Di manakah tempat terjadinya oogenesis ? 5.C
a. Uterus 10.D
b. Epididimis
c. Scrotum
d. Ovarium
e. Testis
KUNCI JAWABAN
1. E 2.C 3.E 4.C
6.E 7.A 8.E 9.B
DAFTAR PUSTAKA
https://www.ruangguru.com/blog/biologi-kelas-12-apa-itu-mitosis
https://www.dosenpendidikan.co.id/pembelahan-meiosis/
https://brainly.co.id/tugas/1523286
https://brainly.co.id/tugas/6104182
https://brainly.co.id/tugas/12520051
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Soal dan Jawaban Pilihan Ganda, Kunci
Jawaban Nomor 1 Sampai 40 UAS/PAS Biologi SMA Kelas 12,
https://manado.tribunnews.com/2020/12/10/soal-dan-jawaban-pilihan-ganda-kunci-jawaban-nomor-1-
sampai-40-uaspas-biologi-sma-kelas-12?page=all.
14