SMAN 25 KABUPATEN TANGERANG
PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN HEWAN
KLS 12 IPA 1 - 4 - IPS 1 - 2
SEMESTER GANJIL
T.P 2021 / 2022
ENY SURYANINGSIH
NIP. 19590331 199201 2 001
PENGERTIAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA HEWAN
Pertumbuhan pada hewan ditandai dari bertambahnya ukuran, seperti tinggi,
berat, panjang serta bentuk tubuh yang sifatnya tetap dan irreversible (tidak dapat balik
ke kondisi semula). Misalnya, seekor kupu-kupu dewasa, tidak akan bisa kembali
menjadi kepompong.
Perkembangan yaitu proses perubahan bentuk organ-organ yang mengarah pada
kedewasaan, contohnya pematangan sel-sel tubuh sehingga dapat bereproduksi.
Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan terjadi pada seluruh bagian
tubuhnya, diawali dari proses fertilisasi, yaitu proses terjadinya pembuahan sel telur
dengan sel sperma. Oh iya, pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dibagi
menjadi dua fase utama, yaitu fase embrionik dan fase pasca-embrionik
FASE EMBRIONIK DAN FASE PASCA EMBRIONIK
FASE EMBRIONIK
Fase embrionik merupakan fase yang dimulai dari terbentuknya zigot sampai
berkembang menjadi embrio. Nah, pada tahap ini zigot yang terbentuk dari proses
fertilisasi antara sperma dan sel telur mengalami pertambahan jumlah sel akibat
pembelahan secara mitosis.
Jadi, zigot akan melakukan pembelahan sel (cleavage) lalu membentuk organ-organ
hingga menjadi individu yang utuh. tetapi ada beberapa tahapan yang harus zigot lewati
nih! Apa saja tahapannya?
TAHAP MORULA
Pada tahap ini, zigot akan mengalami pembelahan mitosis berulang kali menjadi 2, 4,
8, sampai 64 sel. Sel-sel yang terbentuk ini dinamakan blastomer. Saat berjumlah 64,
blastomer tadi berkumpul dan membentuk bola sel yang tidak berongga seperti buah
arbei dan dinamakan morula. Sst.. nama itu diambil dari bahasa Latin lho, yaitu..
morum yang berarti arbei. Pembelahan sel ini terjadi secara terus menerus selama
perjalanan zigot menuju ke rahim (kurang lebih 4 hari).
1
Gambar 1. Morula
TAHAP BLASTULA
Selanjutnya, sel-sel morula terus membelah diri dan akhirnya membentuk suatu
bola sel berongga yang berisi cairan dan kita kenal sebagai tahap blastula. Nah,
rongga pada bagian tengah blastula dinamakan blastosol, sedangkan tahap
pembentukan blastula disebut blastulasi.
2
Gambar 2. Blastula
TAHAP GASTRULA
Tahap gastrula ini bentuk lanjutan dari blastula ya. Pada tahap ini, ditandai dengan
pelekukan tubuh yang semakin nyata, lalu timbul lapisan dinding tubuh embrio
serta rongga tubuh (gastrosol). Nah, proses ini kita sebut gastrulasi. Lubang tempat
pelekukan itu kelak akan berkembang menjadi anus yang disebut blastopor. Oh iya,
pada tahap ini, embrio telah terbentuk dan menghasilkan tiga lapisan embrionik, yaitu
ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Gambar 3. Gastrula
TAHAP ORGANOGENESIS
Tahap organogenesis merupakan proses pembentukan berbagai organ tubuh
yang berkembang dari tiga lapisan gastrula.
3
Adapun tahap organogenesis dimulai dari pembentukan lapisan ectoderm,
mesoderm dan endoderm.
1. Lapisan Ektoderm
Lapisan ektoderm merupakan lapisan terluar. Lapisan ini berkembang menjadi rambut,
kulit, sistem saraf, dan indra.
2. Lapisan Mesoderm
Lapisan mesoderm berada pada lapisan tengah yang berkembang menjadi otot,
rangka, alat reproduksi, alat peredaran darah, dan alat ekskresi.
3. Lapisan Endoderm
Lapisan ini adalah lapisan terdalam. Lapisan ini berkembang menjadi alat pencernaan
dan alat pernapasan.
Untuk lebih mudah mengingat tahapan fase embrionik, kamu bisa menggunakan
rumus: Zidan – Makan – Bakso – Gratis – Oenak tenan. Z yang berarti zigot, M adalah
morula, B untuk blastula, G untuk Gastrula dan O untuk Organogenesis. Sekarang, kita
lanjut pada fase pasca-embrionik.
4
Gambar 4 Fase Embrionik
5
FASE PASCA EMBRIONIK
Fase pasca-embrionik dimulai sejak hewan lahir atau menetas. Pada fase ini,
kecepatan pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota tubuh tidak sama.
Pertumbuhan ini juga tidak berlangsung terus-menerus, bisa berhenti setelah mencapai
dewasa. Sementara itu, perkembangan dimulai ketika alat-alat kelamin sudah mampu
mereproduksi sel-sel kelamin (gamet).
Salah satu contoh fase pasca-embrionik adalah metamorfosis. Metamorfosis yaitu
proses perubahan bentuk secara bertahap dari larva hingga menjadi dewasa.
Metamorfosis pada hewan dibagi menjadi metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.
METAMORFOSIS SEMPURNA (HOLOMETABOLA)
Pada metamorfosis sempurna, bentuk hewan muda sangat berbeda dari bentuk
hewan dewasa, lho. Metamorfosis sempurna ditandai dengan adanya fase pupa atau
kepompong. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-
kupu, lalat, tawon, dan lebah.
Gambar 6. Metamorfosis sempurna
6
METAMORFOSIS TIDAK SEMPURNA (HEMIMETABOLA)
Metamorfosis tidak sempurna atau hemimetabola adalah perubahan bentuk yang tidak
mengalami fase pupa. Jadi, pada fase ini hewan muda memiliki bentuk yang tidak jauh
berbeda dengan hewan dewasa, hanya saja ukuran dan kematangan organ
reproduksinya berbeda. Karena, hewan muda disebut nimfa, bukan larva, Contoh hewan
yang metamorfosisnya tidak sempurna : kecoak, capung, jangkrik dan belalang.
Gambar 7. Metamorfosis Tidak Sempurna
7
Gambar 8. Metamorfosis tidak sempurna Kecoa
DAFTAR RUJUKAN :
https://www.ruangguru.com/blog/pertumbuhan-dan-perkembangan-pada-hewan-kelas-
12
https://www.amongguru.com/tahap-fase-pembelahan-zigot-dan-penjelasannya-
dilengkapi-gambar/
https://jagad.id/metamorfosis-kecoa-tidak-sempurna/
8
9