The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yudi Agung Nugroho, 2023-11-19 20:28:21

Laporan Praktikum Kimia ECO ENZYM - X-1

Mahardhiyanti Permata Putri N

Keywords: Laporan

1 LAPORAN PRAKTIKUM MEMBUAT ECO ENZYM - KIMIA Disusun Oleh: Kelompok 3 – X.12 1. Mahardhiyanti Permata Putri Nugroho (21) 2. Angelia Megumi Nauli Sihotang (1) 3. Dina Grecilia Napitupulu (12) 4. Joy Mika (17) 5. Cendy Thaliqa Princessa Purnama (9) SMAN 1 BEKASI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Jl. KH. Agus Salim No.181, RT.010/RW.007, Bekasi Jaya, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat 17112 (021) 8802538 021 8803854 www.sman1bekasi.sch.id. [email protected]


2 DAFTAR ISI DAFTAR ISI.............................................................................................................................2 BAB I.........................................................................................................................................3 PENDAHULUAN ....................................................................................................................3 1.1 Latar belakang................................................................................................................3 1.2 Rumusan masalah ..........................................................................................................3 BAB II.......................................................................................................................................4 METODOLOGI.......................................................................................................................4 2.1 Alat dan bahan pembuatan Eco Enzym.......................................................................4 2.2 Prosedur pembuatan Eco Enzym .................................................................................4 BAB III......................................................................................................................................5 PEMBAHASAN.......................................................................................................................5 3.1 Laporan pengecekan Eco Enzym .................................................................................5 3.2. Mengapa pembuatan Eco Enzym membutuhkan molase? .......................................6 3.3 Mengapa pembuatan Eco Enzym menggunakan sisa sayur dan buah?...................6 3.4 Mengapa pembuatan Eco Enzym harus ditunggu selama 3 bulan? ....................6 BAB IV......................................................................................................................................8 KESIMPULAN ........................................................................................................................8 DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................................9


3 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang 1. Pengertian Eco Enzym: Eco enzym adalah sejenis enzim yang digunakan dalam berbagai aplikasi ekologi dan lingkungan. Eco enzym umumnya digunakan untuk menguraikan bahan organik yang terdapat dalam limbah organik, sehingga dapat membantu dalam proses pengomposan, penguraian limbah, dan menjaga ekosistem yang sehat. Selain itu, Eco Enzym adalah hasil fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang mempunyai bahnyak manfaat untuk alam dan manusia. Manfaat ekoenzim untuk pertanian adalah sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, pupuk alami untuk tanaman, dan dapat menurunkan efek rumah kaca. 2. Peran Eco Enzym dalam Lingkungan: Eco enzym memiliki peran penting dalam mengurai sisa-sisa organik dalam lingkungan. Ini membantu dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi polusi lingkungan. Eco enzym juga dapat digunakan dalam pertanian organik, pengolahan limbah industri, dan berbagai aplikasi lainnya. 3. Tujuan Praktikum: Praktikum ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan eco enzym dalam mengatasi masalah lingkungan. 4. Manfaat Praktikum: Praktikum ini memiliki manfaat dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah, dan pemahaman tentang peran enzim dalam ekosistem. Selain itu, praktikum ini juga dapat membantu mahasiswa memahami konsep-konsep dasar dalam biokimia dan mikrobiologi. 1.2 Rumusan masalah 1. Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat Eco Enzym? 2. Bagaimana Langkah prosedur pembuatan Eco Enzym? 3. Bagaimana perubahan Eco Enzym saat proses menunggu selama bertahap dari setelah pembuatan Eco Enzym sampai pada tahap pengaplikasiannya pada tanaman? 4. Bagaimana efek penggunaan Eco Enzym pada tanaman? 5. Mengapa pembuatan Eco Enzym harus menunggu 3 bulan sampai Eco Enzym dapat digunakan pada tanaman? 6. Mengapa dalam membuat Eco Enzym membutuhkan molase? 7. Mengapa dalam membuat Eco Enzym membutuhkan sisa sayur dan buah-buahan?


4 BAB II METODOLOGI 2.1 Alat dan bahan pembuatan Eco Enzym A. Alat yang dibutuhkan 1. Gunting 2. Gelas ukur 3. Gelas kimia 4. Timbangan B. Bahan yang dibutuhkan 1. 900 gr Limbah sayuran dan buah-buahan sisa 2. 300 gr Molase 3. 3 liter air 4. Galon air ukuran 5 liter 5. Gunting 2.2 Prosedur pembuatan Eco Enzym 1. Siapkan potongan sayur dan buah-buahan sisa, pastikan potongan-potongan ini dapat dimasukkan kedalam galon. 2. Masukkan potongan sayur dan buah-buahan tadi ke dalam gallon. 3. Siapkan molase dan air 4. Masukkan molase dan air yang sudah ditakar sedikit demi sedikit, agar molase tercampur rata, campur sedikit demi sedikit terlebih dahulu dengan air sambal dimasukkan ke gallon yang sudah berisi potongan sisa sayur dan buah. 5. Campur semua bahan dengan cara menutup galon hingga rapat, dan kocok-kocok gallon sampai semua bahan tercampur rata 6. Buka Kembali tutup gallon, beri potongan plastic dilubang galon sebelum galon ditutup kembali. Tujuannya supaya tidak ada angin yang masuk kedalam galon sehingga proses pembuatan eco enzyme didalam galon sempurna. 7. Biarkan galon tertutup, sambil terus mengecek progress Eco Enzym. Saat proses pengecekan, pastikan tidak terlalu banyak angin yang ada didalam galon. Jika dirasa terdapat banyak angin didalam galon, keluarkan angin tersebut dengan sedikit membuka tutup galon dengan tujuan mengeluarkan angin dari galon. Mengapa ini harus dilakukan? Karena jika tahap ini tidak dilakukan, galon akan menampung banyak angin didalmnya, jika sudah terlalu banyak angin didalam galon, yang terjadi adalah galon akan mengeluarkan Eco Enzym/meledak, dan Eco Enzym yang ada didalam akan berceceran keluar. 8. Rutin mengecek Eco Enzym hingga jangka waktu 3 bulan sampai Eco Enzym siap di aplikasikan untuk penanaman tumbuhan.


5 BAB III PEMBAHASAN 3.1 Laporan pengecekan Eco Enzym Gambar 1. #29 Agustus 2023 Gambar 2. #30 Agustus 2023 Gambar 3. #7 September 2023 Gambar 4. #5 Oktober 2023 Gambar 5. #17 Oktober 2023 Tahap terakhir pegecekan Hasil penggunaan Eco Enzym untuk tanaman Sebelum: Sesudah:


6 3.2. Mengapa pembuatan Eco Enzym membutuhkan molase? 1. Molase mengandung gula-gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa, yang merupakan sumber energi yang baik untuk mikroorganisme, termasuk bakteri dan ragi. Mikroorganisme ini dapat memfermentasi gula-gula tersebut untuk menghasilkan enzim dan metabolit lainnya. 2. Proses pembuatan eco-enzym melibatkan fermentasi, di mana mikroorganisme mengonsumsi gula dalam molase dan menghasilkan senyawa-senyawa yang diinginkan, termasuk enzim-enzim tertentu. Fermentasi ini merupakan bagian kunci dari pembuatan eco-enzym. 3. Molase juga mengandung sejumlah nutrisi tambahan seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang dapat memberikan nutrisi tambahan untuk pertumbuhan mikroorganisme dan membantu dalam produksi enzim dengan kualitas yang baik. 3.3 Mengapa pembuatan Eco Enzym menggunakan sisa sayur dan buah? 1. Sisa sayur dan buah mengandung nutrisi seperti vitamin, mineral, dan gula yang dapat memberikan nutrisi tambahan untuk pertumbuhan mikroorganisme yang terlibat dalam proses fermentasi. Nutrisi tambahan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas Eco Enzym. 2. Setiap jenis sayur dan buah memiliki komposisi kimia yang berbeda, dan dengan menggunakan berbagai sisa sayur dan buah, Anda dapat menciptakan ekosistem mikroba yang lebih kaya. Ini dapat menghasilkan berbagai enzim dan senyawa yang bermanfaat. 3. Menggunakan sisa sayur dan buah untuk membuat Eco Enzym membantu mengurangi limbah organik dan mendaur ulang bahan-bahan yang seharusnya dibuang. Ini mendukung pendekatan ramah lingkungan dalam manajemen limbah. 4. Prinsip-prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) mendorong pengurangan limbah dan penggunaan kembali sisa-sisa organik. Dengan menggunakan sisa sayur dan buah untuk membuat Eco Enzym, Anda berkontribusi pada pengurangan limbah dan pemanfaatan kembali sumber daya. 3.4Mengapa pembuatan Eco Enzym harus ditunggu selama 3 bulan? 1. Selama periode pematangan, mikroorganisme yang terlibat dalam fermentasi memecah bahan-bahan mentah seperti sisa sayur dan buah, molase, dan air menjadi senyawa yang lebih sederhana. Proses penguraian ini membutuhkan waktu karena melibatkan serangkaian reaksi biokimia yang kompleks. 2. Seiring berjalannya waktu, konsentrasi enzim dan senyawa aktif dalam Eco Enzym akan meningkat. Proses fermentasi yang lebih lama memberikan kesempatan bagi mikroorganisme untuk menghasilkan dan mengakumulasi enzim dan senyawa aktif yang memberikan manfaat tertentu, seperti enzim pengurai dan senyawa antimikroba. 3. Proses fermentasi mengubah gula yang ada dalam campuran menjadi asam organik, etanol, dan senyawa lainnya. Ini adalah reaksi yang membutuhkan waktu dan bisa membutuhkan beberapa bulan untuk mencapai tingkat fermentasi yang diinginkan.


7 4. Setelah proses fermentasi selesai, Eco Enzym biasanya perlu dibiarkan untuk memisahkan dan mengendap. Ini akan membantu menghasilkan cairan yang lebih jernih dan terbebas dari residu yang tidak diinginkan.


8 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN Eco Enzym dibuat dari bahan-bahan alami dan proses fermentasi, menjadikannya produk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan beberapa produk pembersih kimia yang dapat mengandung bahan-bahan berbahaya. Untuk penggunaan Eco Enzym pada tanaman lumayan efektif untuk pertumbuhan tanamannya, akan tetapi di sarankan untuk menunggu lebih lama dengan rutin menyiramkan Eco Enzym pada tanaman supaya hasil lebih terlihat dan hasil tanaman yang disiram dengan Eco Enzym tentunya akan berbeda, yaitu lebih subur dan sehat daripada tanaman yang hanya disiram dengan air biasa.


9 DAFTAR PUSTAKA 1. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali https://distanpangan.baliprov.go.id/mengenal-ekoenzim-danmanfaatnya/#:~:text=Ekoenzim%20adalah%20hasil%20fermentasi%20limbah,dapat%20menurunkan %20efek%20rumah%20kaca. 2. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi https://dlh.cimahikota.go.id/article/detail?id=21


Click to View FlipBook Version