bahan ajar
SemSeasttuer
ANDI ALI IMRAN YASRI
22002941054
Agribisnis Tanaman
pendidikan profesi guru (ppG) dalam jabatan kategori 2
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
2022
E-MODUL
Bertani adalah pilihan, maka menjadi
petani yang sukses harus penuh
perjuangan
JOIN NOW
Disusun Oleh
Andi Ali Imran Yasri S.Pd
22002941054
Pendidikan Profesi Guru
Dalam Jabatan
Kategori 2
Alat dan Mesin Pertanian
Kelas X ATPH
Materi Ajar
Petunjuk Penggunaan Tujuan
Buku ini dirancang sebagai bahan Mengidentifikasi jenis
pembelajaran dengan pendekatan alat mesin produksi
siswa aktif pertanian, alat
Guru berfungsi sebagai fasilitator laboratorium, alat
Penggunaan buku ini dikombinasikan klimatoligi dan alat
dengan sumber belajar yang lainnya. prosesing
Pembelajaran untuk pembentukan Mengidentifikasi
sikap spiritual dan sosial dilakukan bagian-bagian alat
secara terintegrasi dengan mesin produksi
pembelajaran kognitif dan pertanian, alat
psikomotorik laboratorium, alat
Lembar tugas siswa untuk menyusun klimatoligi dan alat
pertanyaan yang berkaitan dengan isi prosesing sesuai
buku memuat (apa, mengapa dan fungsinya
bagaimana) Menjelaskan prinsip
Tugas membaca buku teks secara dan prosedur kerja
mendalam untuk dapat menjawab alat mesin produksi
pertanyaan. Apabila pertanyaan belum pertanian, alat
terjawab, maka siswa dipersilahkan laboratorium, alat
untuk mempelajari sumber belajar klimatoligi dan alat
lainnya yang relevan. prosesing
MOTOR BAKAR
Rikatani (2011)
Motor bakar adalah motor penggerak. Motor
bakar merupakan suatu alat yang mengubah
suatu alat yang mengubah energi kimia menjadi
energi panas dan diubah ke energi mekanis
Tenaga yang dapat dihasilkan oleh motor dapat
mencapai ratusan kilowatt bergantung pada
besar-kecilnya motor. Motor bensin diesel
(motor bakar dalam) lebih praktis
penggunaannya di lapangan jika dibandingkan
motor listrik akan tetapi motor bensin dan motor
diesel memberikan dampak yang buruk terhadap
lingkungan karena akan menyebabkan polusi
udara.
Pembakaran dalam Pembakaran luar
Pada motor pembakaran dalam, Pada motor pembakaran luar,
terdapat tenaga panas bahan proses pembakaran bahan bakar
bakar yang diubah menjadi tenaga terjadi diluar mesin. Dalam hal ini
mekanik. untuk melaksanakan pembakaran
digunakan mesin tersendiri.
TRAKTOR
Traktor merupakan alat mesin atau
kendaraan berat yang umum digunakan
untuk membantu pekerjaan dalam bidang
pertanian dan konstruksi. Dalam bidang
pertanian traktor umumnya dilengkapi
dengan peralatan pertanian seperti bajak,
garu, ataupun bajak rotary untuk
pengolahan tanah. Terdapat beberapa
klasifikasi traktor salah satunya adalah
traktor dua roda (hand traktor).
menjelaskan bahwa traktor tangan atau
traktor dua roda ialah traktor berdaya
gerak mesin diesel atau motor bensin
beroda dua (ban karet/ditambah roda
sangkar dan baja) berporos tunggal,
memiliki kopling utama, tanpa atau
dengan menggunakan kopling kemudi
yang berfungsi menarik dan
menggerakkan alat pertanian serta
sebagai sumber daya penggerak.
Hadioetomo (2012)
Prinsip kerja alat Traktor
Prinsip kerja traktor tangan (hand traktor)
adalah mesin pengolah tanah dengan
menggunakan tenaga penggerak motor
bakar yang pada umumnya motor diesel.
Sebagai mesin pengolah tanah, traktor
digunakan untuk menarik peralatan
pengolah tanah seperti bajak piring dan
garu piring.
Prasayrat alat
Beban yang ditarik (bajak, garu, atau
gerobak) masih dalam batas kemampuan
daya tarik traktor.
Menyesuaikan jenis roda yang digunakan
dengan kebutuhan operasi di lapangan.
Untuk pengolahan tanah di lahan sawah
menggunakan roda sangkar. Adapun
operasi di lahan kering atau di jalan raya
untuk transportasi dapat menggunakan
roda ban karet.
Untuk menarik peralatan Kegunaan alat
pengolah tanah seperti bajak
singkal, bajak rotari, dan
garu. Selain itu dapat
menarik alat transportasi
seperti gerobak (untuk
mengangkut peralatan yang
lain).
Untuk menggerakkan
peralatan stasioner, seperti
generator listrik, mesin
pompa air, dan mesin
penggiling gabah.
Alat-alat pengolah tanah
Macam dan jenis alat pengolahan tanah untuk pertanian
digolongkan menjadi 2 golongan menurut tahap
pengolahan tanahnya, yaitu : Alat Pengolah Tanah
Pertama dan Alat Pengolah Tanah Kedua. Kedua
golongan alat pengolah tersebut juga digolongkan
menurut sumber tenaga atau tenaga penarik yang
digunakan. Sumber tenaga atau tenaga penarik terdiri
dari tenaga manusia, tenaga hewan, dan tenaga traktor.
(Dalam buku ini hanya diuraikan alat pengolahan tanah
yang menggunakan tenaga traktor.
Alat pengolah tanah
pertama
Bajak Singkal
Termasuk jenis bajak yang paling tua. Di Indonesia jenis bajak singkal
inilah yang paling umum digunakan oleh petani untuk melakukan
pengolahan tanah mereka, dengan menggunakan tenaga ternak sapi
atau kerbau, sebagai sumber daya penariknya. Bajak singkal merupakan
peralatan pertanian untuk pengolahan tanah yang digandengkan dengan
sumber tenaga penggerak/penarik seperti tenaga penarik sapi, kerbau
atau traktor pertanian. Bajak singkal berfungsi untuk memotong,
membalikkan, pemecahan tanah serta pembenaman sisa-sisa tanaman
kedalam tanah, dan digunakan untuk tahapan kegiatan pengolahan
tanah pertama. Bajak singkal dirancang dalam beberapa bentuk untuk
tujuan agar diperoleh kesesuaian antara kondisi tanah dengan tujuan
pembajakan. Aneka ragam rancangan yang dijumpai selain pada bentuk
mata bajak, juga di bagian perlengkapannya.Mata bajak adalah bagian
dari bajak yang berfungsi aktif untuk mengolah tanah.Bajak singkal
ditujukan untuk pemecahan segala jenis tanah dan cocok sekali untuk
pembalikan tanah serta penutupan sisa-sisa tanaman.
Lanjutan...
Bajak singkal merupakan peralatan pengolahan
tanah pertama yang dihubungkan dengan sumber
tenaga penggerak/penarik. Umumnya tenaga
penggerak/penarik yang digunakan yaitu tenaga
ternak sapi, kerbau, atau dapat menggunakan
mesin traktor pertanian. Bajak singkal berfungsi
memotong mengangkat dan membalikkan tanah.
Berdasarkan arah lemparan lempengan tanah,
bajak singkal dibedakan menjadi dua tipe
Alat pengolah tanah
pertama
Bajak Singkal satu arah
adalah jenis bajak singkal dimana pada waktu mengerjakan pengolahan
tanah akan melempar dan membalik tanah hanya dalam satu arah.
Lemparan atau pembalikan tanahnya biasanya dilakukan ke arah
kanan.Traktor yang digunakan sebagai tenaga penarik pada umumnya
bertenaga antara 15-25 Hp untuk traktor mini empat roda dan 45- 80 Hp
untuk traktor roda besar empat roda. Jumlah bajak yang ditarik dengan
traktor tangan biasanya hanya satu bajak Traktor mini empat roda
biasanya menarik 1 sampai 2 bajak. Sedangkan untuk traktor besar
empat roda bervariasi, bisa menarik 3 sampai 8 bajak, bahkan bisa lebih
dari itu
Bajak Singkal Dua Arah
adalah jenis bajak singkal dimana pada waktu
mengerjakan pengolahan tanah, arah
pelemparan atau pembalikan tanahnya dapat
diatur dua arah yaitu ke kiri maupun ke arah
kanan. Jenis bajak ini mempunyai mata bajak
yang kedudukannya dirancang untuk dapat
diputar ke kanan ataupun ke kiri dengan cepat,
sesuai dengan arah pelemparan ataupun
pembalikan tanah yang dikehendaki
Alat pengolah tanah
pertama
Lanjutan...
Penggunaan bajak singkal dua arah mempunyai beberapa kelebihan,
yaitu akan menghasilkan pembalikan tanah yang seragam untuk seluruh
petak tanah yang diolah, praktis untuk pengolahan tanah sistem kontur
dari hasil kerjanya tidak akan berbentuk alur mati (dead-furrow) ataupun
alur punggung (back-furrow), sehingga pembajakan dapat teratur dan
rata. Namun kelemahannya adalah konstruksinya lebih berat dan lebih
rumit, untuk ukuran bajak yang besar perlu dilengkapi sistem hidrolis
untuk pemutaran mata bajaknya, perlu keterampilan yang lebih baik dari
pengemudinya.
Prosedur Kerja Bajak Singkal
Bajak singkal dapat digunakan untuk bermacam-
macam jenis tanah dan sangat baik untuk
membalik tanah. Prosedur kerja bajak singkal
pada saat bajak bergerak maju maka pisau
(share)memotong tanah dan mengarahkan
potongan tersebut kebagian singkal. Kemudian
singkal akan menerima potongan tanah dan
kelengkungan potongan tanah akan dibalik dan
pecah.
Bajak Piring
Bajak piring berbentuk piringan, yaitu
bulat dan cekung menyerupai alat
penggorengan dengan garis tengah
berkisar antara 60 sampai 80 cm. Bajak
jenis ini hanya bias sitarik oleh traktor
besar empat roda saja, jumlahnya antara
3 sampai 8 bajak piring tergantung pada
tenaga traktornya
Alat pengolah tanah
pertama
Prosedur kerja bajak piringan
Bajak piringan
Cara kerja bajak piringan hampir sama dengan cara kerja bajak singkal
akan tetapi bekas pembajakan dengan bajak piringan ini tidak dapat
benar-benar rata. Hasil pengolahan tanahnya masih berbongkah-
bongkah, tetapi untuk lahan yang erosinya besar umumnya dianggap
menguntungkan.
Prosedur kerja bajak putar
Prosedur kerja bajak putar yakni dengan pisau pisau dipasang pada rotor
secara melingkar. Ketika rotor berputar dan alat bergerak maju, pisau
akan memotong tanah. Kemudian gerakan putaran rotor yang memutar
pisau-pisau tersebut disebabkan daya dari motor yang diteruskan melalui
sistem penerusan daya khusus.
Alat pengolah tanah
kedua
Bajak Rotary
Hasil pembajakan dengan bajak rotary
memberikan tanah olah yang langsung hancur
dan merata, karena bajak jenis ini terdiri dari
pisau-pisau rotary yang berputar menghancurkan
tanah.
Secara umum bajak rotary dapat digolongkan
menjadi 2 jenis, yaitu :
Tenaga pemutar pisau roraty dari mesin
tersendiri terpisah dari tenaga traktor
Tenaga pemutar pisau roraty disalurkan
langsung dari tenaga putaran poros mesin
traktor.
Lanjutan...
Di Indonesia yang banyak digunakan adalah jenis kedua. Untuk traktor
tangan 2 roda, sistem penyalurannya adalah dengan menggunakan
sistem rantai penyalur tenaga
Bajak Rotary Bajak Rotary
traktor besar hand traktor
empat roda
roda dua
Lanjutan...
Sedangkan untuk traktor besar empat roda sistem
penyaluran tenaganya menggunakan sistem poros
penyalur tenaga dari mesin power take off (PTO).
Bajak Rotary Traktor Roda dua (kiri) Roda Empat (kanan)
Garu sisir dapat digunakan
pada tanah sawah (basah) dan
juga pada tanah kering.
Kegunaan mata sisir adalah
untuk menghancurkan,
meratakan dan membenamkan
sisa-sisa tanaman yang sudah
terbajak
Garu piring dapat berbentuk seperti bajak
piring (rata tepinya) atau tepinya dapat juga
berbentuk gelombang. Garu piring yang
ditarik dengan traktor besar 4 roda, jumlah
piringan dalam satu gang adalah 8 sampai
12 buah piringan, sedangkan jumlah gang
dalam satu tarikan adalah 2 atau 4 gang.
Diameter garu piring lebih kecil daripada
bajak piring.
Sampai jumpa di
Pertemuan Selanjutnya
TERIMA
KASIH
Contact us :
+62 8525 5240 666