The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by felicitas meidita, 2021-01-11 01:47:40

BUKU TEMATIK KELAS 5 SD - A4

BUKU TEMATIK KELAS 5 SD - A4

BBUUKKUU TTEEMMAATTIIKK
SSDD//MMII

AKU MENGENAL
LINGKUNGAN DAN BUDAYAKU

Kelas 5 SD

SSEEMMEESSTTEERR II

KATA
PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan
Yang Maha Esa, atas berkat dan karuniaNya penulis
semua diberikan kesehatan dan rahmat sehingga
kita dapat menyelesaikan penulisan buku tematik
ini. Buku Tematik ini dibuat sebagai bahan ajar
dalam pembelajaran IPA, IPS dan Bahasa Indonesia.

Meskipun buku dapat terselesaikan, namun
penulis meyadari bahwa buku masih jauh dari
sempurna. Untuk itu penulis mohon maaf apabila
terjadi kesalahan dalam buku ini, kiranya pembaca
dapat memberikan kritik dan saran agar dapat
diperbaiki sebaik mungkin.

Penulis

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku i

Tentang
Buku Tematik

Buku Tematik merupakan buku panduan atau dikenal
dengan buku aktivitas yang akan memudahkan
peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan
pembelajaran.
Buku Tematik semester I memiliki tema Aku Mengenal
Lingkungan dan Budayaku.
Buku Tematik terintegrasi dalam 3 mata pelajaran,
antara lain: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa
Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Buku Tematik yang terintegrasi dalam 3 mata
pelajaran dialokasikan untuk 1 hari.
Buku Tematik berbasis kegiatan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran dalam setiap pembelajaran
berguna untuk mengasah kemampuan peserta didik
dalam menalar (kemampuan berpikir tingkat tinggi)
dan kemampuan peserta didik terhadap rasa cinta
membaca.
Buku Tematik diterjemahkan melalui subjudul,
antara lain: Ayo Membaca, Ayo Mengamati, Taukah
Kamu, Ayo Berlatih, Ayo Memasangkan, Ayo Kreatif,
Ayo Renungkan, Ayo Menulis dan Ayo Berdiskusi.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku ii

PEMBELAJARAN I

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku iii

TIM PENYUSUN

Agustinus Kevin Novanto
Felicitas Meidita Mayasari

Ivana Grace Adasti
Meilysa Berliana Siboro

Teresa Gita Ernestya

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku iv

DAFTAR ISI

Kata Pengantar............................................i
Tentang Buku Tematik................................ii
Pembelajaran I.............................................iii
Tim Penyusun...............................................iv
Daftar Isi........................................................v

1.Ilmu Pengetahuan Alam.......................1
2.Bahasa Indonesia...................................28
3.Ilmu Pengetahuan Sosial......................45
Daftar Pustaka..............................................53

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku v

Bagian hidup dan tak hidup pada sebuah lingkungan saling
berinteraksi dan saling bergantung satu sama lain. Interaksi
antara makhluk hidup dan benda-benda tak hidup pada
sebuah lingkungan disebut ekosistem. Ekosistem tersusun
atas individu, populasi, dan komunitas.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 1

Ayo Membaca!

Bacalah percakapan di bawah ini!

Momo adalah seekor monyet kecil yang hidup di pinggir pantai. Momo
tinggal di pohon kelapa yang kokoh dan tinggi. Hari itu Momo bertemu
dengan teman barunya di pinggir pantai, Pepi.

Momo : "Hai kamu siapa? Aku baru pertama kali melihatmu"
Pepi : "Oh halo! Kenalkan namaku Pepi. Aku adalah penyu laut, kamu?"
Momo : "Namaku Momo, apa kamu tinggal di pohon kelapa?"
Pepi : "Tidak Momo, aku tinggal di lautan"
Momo : "Benarkan? Kau hidup di laut sana?" sambil menunjuk laut.
Pepi : "Tentu saja benar, aku datang ke daratan untuk bertelur"
Momo : "Wah di dalam sana seperti apa? Apa ada pohon kelapa ?"
Pepi : "Tidak, tapi ada yang lebih cantik. Terumbu karang "
Momo : "Apa ada hewan lain selain penyu di dalam laut?"
Pepi : "Hei tentu saja, ada temanku Nemo si ikan badut"
Momo : "Pasti sangat mengasyikan dapat berenang di bawah laut"
Pepi : "Sangat! Oh... apa yang ada di pergelangan tanganmu Momo?"
Momo : "Ah ini adalah pemberian Pamanku, Ia dapatkan sewaktu

pergi ke hutan. Namanya batu alam, cantik bukan?"
Pepi : "Batu alam? apakah dia juga hewan seperti kita?"
Momo : "Tidak Pepi, batu-batuan seperti ini disebut abiotik"
Pepi : "Apa itu abiotik Momo?"
Momo : "Abiotik adalah benda atau sesuatu yang tidak bernyawa

atau tidak hidup, ada juga yang disebut biotik"
Pepi : "Biotik pasti sesuatu yang hidup, apa itu termasuk kita?"
Momo : "Ya betul sekali! Dan hubungan timbal balik antara biotik

dan abiotik disebut ekosistem"
Pepi : "Wahh Momo kamu pintar sekali, senang bisa belajar denganmu"
Momo : "Hehehe aku banyak membaca, besok akan ku tunjukkan bukuku"
Pepi : "Baiklah Momo, aku pamit kembali ke dalam laut ya! sampai jumpa"
Momo : " Sampai jumpa Pepi! Jangan lupa besok datang lagi!"

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 2

Ayo Mengamati!

Amatilah gambar di bawah ini dengan cermat dan teliti ya!

Gambar 1 Gambar 2

Tuliskan perbedaan dari kedua gambar yang telah kamu amati!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 3

Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara

komponen biotik dengan lingkungan di sekitarnya. Makhluk
hidup sebagai komponen biotik dan lingkungan yang berupa
komponen abiotik saling mempengaruhi satu sama lain dan
tergabung dalam satu kesatuan sistem.

KOMPONEN PENYUSUN EKOSISTEM

Komponen penyusun ekosistem terdiri dari dua, yaitu :
1.Komponen biotik yaitu komponen lingkungan yang terdiri atas
makhluk hidup yang terdiri atas produsen, konsumen, dan pengurai.
Produsen merupakan organisme yang dapat menghasilkan makanan.
Konsumen merupakan organisme yang tidak dapat menghasilkan
makanan. Pengurai merupakan organisme yang berfungsi
menguraikan organisme lain saat telah mati.
2.Komponen abiotik yaitu komponen lingkungan yang terdiri atas benda
mati. Komponen abiotik terdiri atas tanah, air, suhu, udara,
kelembapan, dan cahaya matahari.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 4

Apakah kamu pernah mengunjungi tempat wisata seperti kebun binatang
dan sea world? Apa yang kamu lihat di sana?

Tahukah Kamu?

Tempat wisata yang kamu kunjungi seperti kebun binatang ataupun sea
world tadi adalah salah satu dari contoh ekosistem, namun ekosistem
buatan. Contoh lainnya adalah aquarium di rumah mu, atau bahkan
kolam ikan di sekolah. Itu adalah beberapa contoh dari ekosistem
buatan. Selain ekosistem buatan, ada juga lho yang ekosistem alami.
Yuk simak penjelasan di bawah ini!

APA ITU EKOSISTEM ALAMI DAN EKOSISTEM BUATAN?
Ekosistem yang ada di Bumi dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem alami
dan ekosistem buatan. Dari namanya, kita tentu sudah bisa mengetahui
perbedaan utama dari dua jenis ekosistem ini.

Ekosistem alami adalah ekosistem yang terjadi atau dibuat oleh
alam.Peran dari ekosistem alami ini adalah untuk menjaga
keseimbangan berbagai ekosistem di sekitarnya. Inilah sebabnya, kalau
ada salah satu ekosistem yang rusak, maka hal ini akan memengaruhi
dan mengganggu keseimbangan lingkungan.

Sedangkan, ekosistem buatan adalah suatu ekosistem yang dibuat
atau terjadi karena campur tangan manusia. Tujuan dibentuknya
ekosistem buatan ialah untuk melengkapi atau menjaga keseimbangan
ekosistem alami.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 5

Pada ekosistem alami dan buatan masing-masing masih terbagi menjadi
beberapa ekosistem lagi. Ekosistem alami masih terbagi menjadi
ekosistem air, yaitu air asin dan air tawar, serta ekosistem darat yang
terdiri atas ekosistem hutan, padang pasir atau gurun, padang rumput,
taiga, dan tundra.

JENIS-JENIS EKOSISTEM ALAMI (AIR)

Ekosistem air merupakan sebuah ekosistem di mana faktor
lingkungannya sebagian besar terdiri dari air. Nah, ekosistem air terdiri
dari dua jenis, yaitu ekosistem air asin dan ekosistem air tawar.

Ekositem air asin memiliki contoh laut, pantai, hingga samudera. Pada
ekosistem air asin, selain ada berbagai jenis hewan laut seperti ikan,
penyu, kura-kura, dan mamaliat laut, ada juga terumbu karang dan
berbagai alga yang memiliki perannya masing-masing pada ekosistem
itu.

Sedangkan sungai, danau dan rawa-rawa adalah contoh dari ekosistem
air tawar. Pada ekosistem air tawar beberapa makhluk hidup yang hidup
di sana adalah ikan air tawar, amfibi, dan tumbuhan berupa ganggang.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 6

JENIS-JENIS EKOSISTEM ALAMI (DARAT)

Ekosistem darat adalah suatu ekosistem yang terbentuk dan
berada di darat atau tanah.Ekosistem darat ini dibedakan menjadi
beberapa jenis, yaitu ekosistem hutan, padang pasir, padang
rumput, taiga, dan tundra.

Tahukah Kamu?

Pembagian ekosistem darat ini berdasarkan dari tingkat curah hujan
dan iklim di setiap tempatnya. Menarik bukan? Yuk simak lebih lanjut
penjelasan di bawah ini!

Pada ekosistem hutan hujan, tingginya curah hujan dan kelembapannya
berbeda dari hutan-hutan lainnya. Indonesia memiliki hutan hujan tropis
yang berada di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Lalu, terdapat ekosistem padang rumput yang tentunya berbeda dengan
ekosistem padang pasir atau yang disebut juga dengan gurun. Mengapa?
karena padang rumput memiliki curah hujan yang lebih tinggi dengan
iklim yang suhunya lebih rendah dibandingkan ekosistem gurun yang
terkenal dengan suhu panas yang tinggi bahkan ekstrem dengan curah
hujan rendah. Ada juga ekosistem tundra dan taiga. Taiga adalah hutan
yang tersusun dari satu jenis tumbuhan, misalnya cemara, pinus, dan
sejenisnya. Sedangkan tundra adalah suatu ekosistem dengan suhu yang
kering dan dingin, sehingga hanya beberapa hewan dan tumbuhan yang
mampu hidup pada ekosistem ini.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 7

Ayo Mengamati!

Amatilah gambar di bawah ini dengan cermat dan teliti !

Setelah mengamati gambar, apakah kamu pernah melihat secara
langsung kegiatan seperti gambar? Apakah kamu tahu apa yang
sedang mereka lakukan?
Ya, benar mereka sedang menanam padi. Padi adalah tumbuhan yang
nantinya akan menghasilkan beras sebagai makanan pokok bangsa
Indonesia. Namun, tahukah kamu lahan yang digunakan untuk
ditanami padi? Lahan tersebut dinamakan sawah.

Tahukah Kamu?

Sawah adalah tanah yang digarap dan diairi untuk tempat menanam
padi. Sawah harus mampu menyangga genangan air karena padi
memerlukan air untuk tumbuh dengan baik. Untuk mengairi sawah
masyarakat biasanya menggunakan sistem irigasi dari mata air,
sungai atau air hujan. Sebelum tanah sawah siap digunakan, sawah
akan dibajak menggunakan tenaga tradisional, yakni menggunakan
alat bajakan dan hewan kerbau sebagai penggeraknya.
Sawah juga adalah salah satu contoh ekosistem buatan lho!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 8

Mengapa sawah termasuk ekosistem buatan? Karena ciri khas ekosistem
buatan adalah ekosistem yang dibuat dengan campur tangan manusia,
sehingga namanya adalah ekosistem buatan.
Peran dari ekosistem buatan adalah untuk mengimbangi atau melengkapi
ekosistem alami yang mengalami kerusakan, gangguan, atau
ketidakseimbangan.Selain itu, ekosistem buatan juga dapat berperan
sebagai tempat atau cara untuk melestarikan hewan dan tumbuhan yang
terancam punah.
Contoh ekosistem buatan adalah suaka margasatwa, kebun raya, kabun
binatang, dan taman safari.

Tahukah Kamu?

Suaka margasatwa adalah lingkungan yang digunakan untuk melindungi
hewan yang sudah terancam punah. Tidak hanya itu, suaka margasatwa
juga menjadi tempat bagi hewan-hewan yang sudah terancam punah tadi
untuk berkembang biak dan bertambah jumlahnya. Suaka margasatwa
dibuat oleh manusia dengan menggunakan kekayaan alam tempat suatu
spesies hewan berada. Indonesia memiliki banyak suaka margasatwa,
salah satunya adalah Suaka Margasatwa Gunung Leuser yang melindungi
kera, badak sumatra, dan gajah.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 9

Karena ekosistem adalah hubungan timbal balik atau interaksi antar
komponen biotik dan abiotik, maka ekosistem memiliki satuan
penyusunnya. Satuan penyusun ekosistem terdiri dari individu, populasi
dan komunitas.

Pertama, adalah individu. Individu merupakan satuan terkecil dalam
ekosistem atau disebut juga makhluk tunggal. Contoh dari individu adalah
seekor rusa dan sebatang pohon pisang.
Kedua, yaitu populasi. Populasi terdiri dari kumpulan banyak individu
sejenis pada satu tempat dan waktu tertentu. Sebagai contoh adalah
populasi rusa, populasi pohon pisang, dan populasi burung elang.
Dan yang terakhir, adalah komunitas. Komunitas terdiri dari berbagai
populasi yang menempati habitat yang sama. Contohnya adalah populasi
jamur yang hidup di atas batang pohon dan populasi ikan yang
habitatnya di akar pohon bakau.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 10

Ayo Berlatih!

1.Berdasarkan gambar di atas, tuliskan pengertian dari ekosistem
menggunakan bahasamu sendiri!

11

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku

Ayo Berlatih!

Pilihlah salah satu yang paling tepat dari kotak di bawah untuk jawaban
dari setiap soal!

2. Satuan terkecil dalam ekosistem…………………………………………………...…..............
3. Lingkungan yang berupa benda mati dinamakan lingkungan……………….....
4. Seaworld termasuk dalam jenis ekosistem …………………………………………..........
5. Sekumpulan singa yang tinggal di dalam goa dinamakan……………………..…..
6. ……...adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan tak hidup
dinamakan.
7. Hutan atau lingkungan yang hanya tersusun dari satu jenis spesies,
seperti pohon pinus adalah ekosistem……………………………………………...………........
8. ……... merupakan lingkungan yang sangat panas saat siang hari dan
menjadi sangat dingin di malam hari.
9. Endapan di muara sungai disebut…………………………………………………………........
10. Salah satu komponen abiotik adalah…………………………………………………..........

Buatan Biotik - Danau Cahaya
Gurun Abiotik Delta
Biotik Hutan Hujan
Ekosistem Individu Tropis

Komunitas Selat

Taiga Populasi Pohon Lingkungan

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 12

Ayo Membaca!

Bacalah percakapan di bawah ini!

"Hai Pepi kamu kembali lagi! Ayo kemari aku sedang makan
siang lho!"

"Halo Momo, wah kamu makan apa? Aku sudah makan dengan
kenyang sebelum ke sini."

"Aku sedang makan pisang sekarang, nyam nyam nyam…! Apa
yang kamu makan Pepi?"

"Wah kelihatannya enak, tapi makananku juga sedap. Aku
makan rumput laut tadi"

"Rumput laut? apa kamu hanya memakan itu?"

"Ya benar! Aku hanya memakan rumput laut. Bagaimana
denganmu apa kamu hanya memakan pisang ?"

"Oh tidak Pepi, aku juga memakan serangga-serangga, seperti
belalang. Hmmm… sedap rasanya!"

"Oooohh begitu, kamu memakan serangga dan pisang juga."

"Ya betul! Aku adalah salah satu hewan golongan omnivora.
Istilah omnivora digunakan untuk makhluk hidup yang
memakan hewan dan tumbuhan."

"Bagaimana denganku? aku tidak memakan serangga, aku

hanya memakan tumbuhan.begitu, kamu memakan serangga

dan pisang juga." 13

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku

"Makhluk hidup pemakan tumbuhan digolongkan sebagai
Herbivora, kamu salah satunya. Dan makhluk hidup yang
hanya memakan daging/hewan-hewan disebut Karnivora.
Begitu Pepi, bagaimana kamu jadi tahu kan sekarang?"

"Wahhhh ternyata seperti itu. Tentu saja Momo aku juga baru
mengetahui itu, bahwa ada penggolongan hewan berdasarkan
makannya."

"Hehehe ya Pepi. Mari ku tunjukkan lebih banyak! Simak baik-
baik ya!"

"Baiklah aku sudah tidak sabar mengetahui lebih banyak!"

Tahukah Kamu?

Sumber makanan hewan dikelompokkan menjadi dua yaitu tumbuhan
dan hewan. Makanan yang bersumber dari tumbuhan berupa daun,
batang, buah, biji- bijian, akar atau umbi-umbian. Sedangkan makanan
yang bersumber dari hewan seperti daging, ikan, tulang dan serangga.
Sehingga terdapat penggolongan hewan berdasarkan jenis makananya.
Yuk simak penjelasannya dengan baik ya!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 14

PENGGOLONGAN HEWAN
BERDASARKAN MAKANANYA

Herbivora Kelompok hewan herbivora, yaitu hewan yang

memakan segala jenis tumbuhan dan biji-bijian. Hewan ini memiliki
susunan gigi yang yang khas. Gigi hewan ini terdiri atas gigi seri dan
gigi geraham, dan tidak terdapat gigi taring. Contoh hewan yang
termasuk kelompok herbivora adalah gajah , panda, koala, dan dugong.

Karnivora Kelompok hewan karnivora adalah kelompok

hewan yang memakan hewan lain. Sebagian besar hewan yang hewan
yang termasuk dalam kelompok karnivora adalah hewan buas, mereka
harus berburu terlebih dahulu agar dapat makan. Hewan ini memiliki
gigi taring yang tajam dan kuat, fungsinya adalah untuk merobek dan
mengoyak daging hewan lain. Contoh hewan yang termasuk karnivora
adalah serigala, cheetah, dan ikan piranha

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 15

PENGGOLONGAN HEWAN
BERDASARKAN MAKANANYA

Omnivora Kelompok hewan omnivora adalah hewan-

hewan pemakan daging dan tumbuhan, alias pemakan segalanya.
Manusia termasuk omnivora sejati. Manusia memakan daging-
dagingan dan juga tumbuh-tumbuhan sebagai sayuran. Hewan
omnivora memiliki rangkaian gigi yang terdiri dari gigi seri, gigi taring,
dan gigi geraham secara lengkap. Contoh hewan omnivora adalah
ayam, bebek dan gorila

Tahukah Kamu?

Bagaimana dengan manusia? Apakah manusia dapat digolongkan
berdasarkan makananya? Manusia memakan sayur-sayuran, buah
hingga daging-dagingan. Oleh karena itulah, manusia disebut dengan
omnivora sejati.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 16

Ayo Memasangkan!

Pasangkanlah hewan- hewan berdasarkan jenis makanannya dengan cara
menarik garis!

Herbivora Karnivora Omnivora

17

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 17

Tahukah Kamu?

Dalam proses tumbuh kembang dan bertahan hidup, makhluk hidup
membutuhkan energi. Energi didapat dari sesama makhluk hidup dan
tak hidup juga seperti air, udara, dan panas matahari. Nah, peristiwa
inilah yang dinamakan hubungan timbal balik antar komponen hidup
dan tak hidup. Seperti yang telah kita pelajari sebelumnya, tentang
EKOSISTEM. Di dalam ekosistem terdapat peristiwa makan dan
dimakan, tujuannya adalah agar dapat bertahan hidup dengan
mengkonsumsi makanan. Peristiwa makan dan dimakan disebut
dengan rantai makanan.

Rantai makanan merupakan gambar peristiwa makan dan dimakan
yang sederhana. Kenyataannya dalam satu ekosistem tidak hanya
terdapat satu rantai makanan, karena satu produsen tidak selalu
menjadi sumber makanan bagi satu jenis herbivora, sebaliknya satu
jenis herbivora tidak selalu memakan satu jenis produsen. Dengan
demikian, di dalam ekosistem terdapat rantai makanan yang saling
berhubungan membentuk suatu jaring-jaring makanan.
Sehingga, jaring-jaring makanan merupakan sekumpulan rantai
makanan yang saling berhubungan.

18

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku

Dalam setiap ekosistem pasti memiliki jaring-jaring makanan yang
berbeda. Ayo coba perhatikan penjelasan di bawah!

Ayo Mengamati!

Perhatikan dan cermatilah jaring-jaring makanan pada ekosistem kebun
di bawah!

Pada jaring-jaring makanan yang sudah kamu cermati rumput dan pohon
berperan sebagai produsen, kemudian tikus, belalang dan ulat adalah
konsumen I, dilanjutkan dengan ular, ayam dan kodok adalah konsumen
II dan elang sebagai konsumen III.
Dalam ekosistem kebun, terdapat komponen hidup berupa hewan-hewan
dan tumbuhan. Herbivora membutuhkan energi dengan memakan
tumbuhan berupa rerumputan atau daun-daun pohon. Kemudian
karnivora akan akan memakan hewan lain sebagai makanannya.
Serangkaian proses makan dan dimakan, memiliki urutan tertentu yakni :
produsen, konsumen dan dekomposer (pengurai) untuk kelangsungan
hidup suatu makhluk.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 19

Dalam jaring-jaring makanan produsen, konsumen dan dekomposer
berperan penting. Setiap peran memegang fungsinya masing-masing
lho! Ingin tahu lebih banyak bukan? Yuk simak penjelasan di bawah ini
dengan baik!

PERAN MAKHLUK HIDUP DALAM
JARING-JARING MAKANAN

1.Produsen adalah organisme yang mampu membuat makanannya sendiri.
Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis.
Keberadaannya tidak bergantung pada ketersediaan makanan, akan
tetapi keseimbangan alam. Maka dari itu produsen tidak memakan
makhluk lain, tetapi malah dimakan oleh makhluk lainnya. Contohnya
adalah tumbuhan hijau.

2.Konsumen adalah makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain
karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen.
Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan.
Konsumen memiliki beberapa tingkatan, diantaranya :
a.Konsumen I (primer), konsumen satu merupakan pemakan produsen
atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora.
Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
b.Konsumen II (sekunder), konsumen ini mendapat sumber
makanannya dari konsumen I. Tingkatan ini diisi oleh hewan-hewan
karnivora yang masih bisa dimangsa oleh hewan lain, contohnya
adalah tikus.
c.Konsumen III (tersier), konsumen ini merupakan pemakan konsumen
II yang biasa disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen
puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan
lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.

3. Pengurai atau dekomposer adalah organisme terakhir dalam jaring-
jaring makanan. Pengurai biasanya mengurai bangkai atau tumbuhan
yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang
akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis, di sinilah siklus dimulai
lagi. Contohnya adalah jamur dan bakteri pengurai.

20

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku

Ayo Berlatih!

Gambarlah jaring-jaring makanan pada suatu ekosistem, kemudian
tuliskanlah peran tiap makhluk hidup dalam jaring-jaring makanan
tersebut!

Jaring-jaring Makanan :

Peran Tiap Makhluk Hidup :

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 21

Ayo Kreatif!

Setelah kalian selesai memperhatikan pembelajaran tentang Ekosistem,
ayo lakukan praktek individu dengan panduan di bawah ini ya!

Tenggat waktu : Hari ini pada pukul 21.00 WIB

Pokok Bahasan :

Pembelajaran mengenai pengertian dan jenis-jenis Ekosistem

Pembelajaran mengenai interaksi antar komponen penyusun

ekosistem.

Pembelajaran mengenai definisi dari jaring-jaring makanan.

Pembelajaran mengenai hubungan komponen biotik dalam bentuk

jaring-jaring makanan.

Rentang Skor : 1-4

Tujuan :

Mengetahui definisi ekosistem.

Mengetahui interaksi antar komponen penyusun ekosistem.

Mengetahui definisi dari jaring jaring makanan.

Memahami hubungan komponen biotik dalam bentuk jaring jaring

makanan.

Urain Tugas :

Siswa diminta untuk membuat maket mengenai suatu ekosistem yang

ada di sekitar lingkungan siswa. Siswa dapat dengan bebas memilih

ekosistem alami ataupun ekosistem buatan. Maket adalah bentuk

tiruan tiga dimensi untuk menggambarkan suatu adegan.

contoh maket ekosistem sawah contoh maket ekosistem laut

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 22

Ayo Kreatif!

Setelah kalian selesai memperhatikan pembelajaran tentang Ekosistem,
ayo lakukan praktek individu dengan panduan di bawah ini ya!

Alat dan Bahan :
Lem Uhu
Gunting
Kotak kardus bekas
Karton putih
Lidi atau tusuk gigi jika diperlukan (untuk menempel gambar
hewan dan tumbuhan)
Hiasan (sesuai kreasi)
Gambar atau miniatur sesuai kebutuhan siswa
Krayon, spidol warna atau pensil warna sesuai kebutuhan siswa
Kertas HVS

Langkah Kerja :
Temukan ekosistem yang terdapat di sekitar rumahmu. Kamu
dapat memilih ekosistem alami ataupun buatan.
Jika sudah menemukannya, gambarlah sketsa ekosistem yang
telah kamu pilih serta konsep maketmu.
Siapkan alat dan bahan.
Gunting kardus menjadi empat bagian masing-masing 2 persegi
dan 2 persegi panjang, guntingsecara perlahan. Jika kamu
kesulitan kamu harus meminta bantuan orang yang lebih dewasa.
Gunting karton putih untuk melapisi setiap kardus yang telah
dipotong menggunakan lem.
Beri warna pada kardus sesuai ekosistem yang kamu pilih.
Rekatkan kardus menggunakan lem dan bentuk kotak maket
sehingga membentuk persegi panjang yang tidak memiliki tutup
dan muka. Bagian muka yang tidak ditutup akan dijadikan sebagai
tempat untuk melihat isi maketmu.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 23

Ayo Kreatif!

Setelah kalian selesai memperhatikan pembelajaran tentang Ekosistem,
ayo lakukan praktek individu dengan panduan di bawah ini ya!

Langkah Kerja :
Letakan gambar atau miniatur yang disiapkan di dalam kotak
kardus pada posisi berdiri.
Lem salah satu sisi gambar atau miniatur tersebut dengan
menggunakan lem uhu agar gambar atau miniatur tidak terlepas
dari kotak kardus.
Maket sudah selesai. Jangan lupa menghias maket buatanmu agar
lebih menarik!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 24

Ayo Kreatif!

Fotolah maketmu dan taruh pada kotak di bawah ini!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 25

Ayo Kreatif!

Setelah selesai membuat maket ekosistem, tuliskanlah keterangan jaring-
jaring makanan yang terdapat pada ekosistem tersebut !

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 26

Ayo Renungkan!

Menurutmu, apa saja pelajaran penting yang kamu
dapatkan hari ini ?

Menurutmu, apa saja hal yang paling menarik yang
kamu temukan hari ini? Mengapa itu menjadi paling
menarik ?

Menurutmu, apa saja pertanyaan yang belum
terjawab pada kegiatan pembelajaran hari ini ?

Lalu, apa saja sikap yang harus kamu kembangkan
selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini ?

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 27

Apakah kamu masih ingat mengapa
Momo banyak tahu tentang segala
hal? Ya, benar karena Momo senang
membaca, Momo memiliki hobi yaitu
membaca.

Apakah kamu juga senang membaca seperti Momo?
Wah! senang sekali mengetahui kamu senang membaca, karena
tahukah kamu bahwa pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan
menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.
Sangat disayangkan ya, padahal dengan membaca kita jadi
mendapatkan banyak hal-hal baru dan tentunya pengetahuan baru
juga lho!

Yuk mulai sekarang budayakan kebiasaan membaca ya!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 28

Lalu, bagaimana cara menemukan gagasan pokok?

MENEMUKAN GAGASAN POKOK

1.Baca dan pahamilah seluruh paragraf dengan cermat dan teliti, jika
dibutuhkan paragraf dapat dibaca secara berulang.

2.Setelah itu, temukan kalimat utama dalam paragraf. Jangan lupa,
bahwa kalimat utama untuk menentukan gagasan pokok dapat
berada di awal, tengah dan akhir paragraf. Kalimat utama dapat
ditandai dengan cara menggaris bawahinya.

3.Selesai, kamu telah berhasil menemukan gagasan pokok.

Jika kamu senang membaca seperti Momo, buku bacaan seperti apa yang
sering kamu baca?
Momo senang sekali membaca buku-buku tentang pengetahuan seperti
sains atau ilmiah dan bahkan sejarah. Nah! buku-buku kesukaan Momo
termasuk dalam buku teks non fiksi.

Apa itu Teks Non fiksi?
Teks non fiksi adalah teks atau karangan yang dibuat berdasarkan fakta,
realita, atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-
hari. Kebenaran dalam tulisan pada teks nonfiksi dapat
dipertanggungjawabkan oleh penulis karena keasliannya.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 29

Dalam membaca suatu teks atau bacaan, misalnya
membaca teks non fiksi pembaca tidak hanya membaca
namun juga memahami isi dari teks tersebut.

Ya, dalam membaca kamu juga harus memahami isi
teks. Mengapa? karena memahami isi teks itu penting,
sehingga kita tak hanya sekedar membaca namun juga
menjadi paham. Kamu dapat mengemukakan inti dari
teks tersebut karena kamu sudah memahaminya.
Memahami isi teks atau bacaan merupakan salah satu
dari bagian dari menemukan gagasan pokok di dalam
sebuah teks atau bacaan lho!

Apa itu gagasan pokok ?

Gagasan pokok atau yang dapat disebut juga ide
pokok merupakan inti dari isi bacaan. Meskipun
sebuah inti, namun gagasan pokok berupa kalimat
bukan kata kunci atau keywords. Gagasan pokok
dapat ditemukan pada awal, tengah atau bahkan
akhir dari teks atau bacaan.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 30

Teks non fiksi memiliki beberapa ciri-ciri sebagai perbedaannya
dengan teks -teks yang lain.

1.Menggunakan bahasa denotatif, dalam teks nonfiksi penulis
diharuskan menggunakan bahasa denotatif atau bahasa yang
memiliki arti sebenarnya agar tidak ada kekeliruan dari pembaca
dalam mengartikan bacaan tersebut.

2.Menggunakan bahasa yang formal, dalam penulisannya teks
nonfiksi menggunakan bahasa yang sesuai dengan KBBI (Kamus
Besar Bahasa Indonesia) atau PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa
Indonesia), namun dapat ditemukan juga beberapa teks nonfiksi
yang menggunakan bahasa sehari-hari atau lebih santai.

3.Disusun berdasarkan fakta yang ada, poin ini menjadi yang paling
penting karena teks nonfiksi merupakan karangan berdasarkan
kejadian nyata dan yang benar terjadi.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 31

Ayo Membaca!
Bacalah teks non fiksi di bawah ini!

Si Cantik dari Timur Indonesia

Negara Indonesia terdiri dari gugusan ribuan pulau-pulau
yang indah dan mempesona, bahkan diantaranya sudah dikenal
hingga kancah internasional. Salah satu pulau yang sangat
menawan dan memikat banyak hati wisatawan domestik dan
mancanegara adalah Pulau Komodo. Tak asing lagi bahwa Pulau
Komodo menjadi salah satu destinasi yang diidam-idamkan di
tanah air Indonesia. Salah yang menarik perhatian adalah pink
beach atau pantai merah muda yang terletak di Labuan Bajo
berada di Pulau Komodo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pantai ini menjadi tempat bagi komodo dragon yang merupakan
salah satu hewan endemik Indonesia yang hampir punah.
Komodo dragon merupakan satu-satunya reptil terbesar yang
tersisa di muka bumi, namun bukan berarti hewan ini jinak. Air
liur komodo dragon mengandung racun yang biasanya
digunakan sebagai bius untuk membunuh mangsanya. Sebagai
negara kepulauan tentunya Pulau Komodo dikelilingi oleh
pulau-pulau cantik lainnya sepanjang gugusan Provinsi NTT.

32

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku

Warna merah muda atau pink pada pasir pantai Pulau

Komodo bukan berasal dari pewarna yang dituangkan secara

sengaja agar menarik, namun warna merah muda itu

didapatkan dari biota-biota laut. Salah satunya adalah

terumbu karang. Terumbu karang atau koral yang memiliki

banyak warna terbawa oleh gelombang menuju pesisir lalu

hancur menjadi serpihan dan butiran yang kini menjadi pasir

pantai. Tidak hanya itu, warna merah muda dihasilkan dari

pecahan kerang yang ada di pinggir pantai dan dan kalsium

karbonat yang berasal dari hewan laut. Warna tersebut

bercampur dari merah dan putih, maka menghasilkan warna

merah muda yang cantik sebagai pasir pantai bagi kediaman

the last dragon.

Lalu, apakah yang terjadi dengan penduduk Pulau

Komodo selama penetapan pulau itu sebagai kawasan Taman

Nasional Komodo? Salah satu kenyataan yang tidak banyak

yang diketahui adalah perubahan sumber mata pencarian

hidup yang drastis dalam kurun waktu 3 dekade belakang.

Mulai dari berburu dan meramu, berpindah menjadi nelayan,

dan kini sebagian besar penduduk asli Pulau Komodo menjadi

pengrajin patung dan penjual souvenir. Souvenir banyak

dijual dengan menggunakan hasil laut. Hasil laut dalam

kawasan TNK (Taman Nasional Komodo) sungguh melimpah.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 33

Secara geografis, kenyataan itu sangatlah beralasan,
karena berada di antara pertemuan laut Flores dan Samudra
Hindia. Hal itu membuat lautnya sangat kaya raya dengan
terumbu karang, planton, dan berbagai jenis ikan. Pula,
berdasarkan survey CNN pada tahun 2015 laut Pulau Komodo
menjadi salah satu spot diving terbaik di dunia. Souvenir yang
dijual seperti kalung yang terbuat dari kerang-kerang cantik,
anting dan perhiasan seperti gelang-gelang yang terbuat dari
mutiara asli hasil dari proses biologis hewan moluska yang
hidup di bawah laut. Hingga patung-patung, kaos dan topi
yang menunjukkan local brand dari Pulau Komodo.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 34

Ayo Menulis!

Tuliskan gagasan pokok, kata sukar, dan informasi penting yang kamu
dapatkan berdasarkan teks bacaan di atas dengan benar!

PARAGRAF GAGASAN POKOK KATA SUKAR

Satu

Dua
Tiga

Empat

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 35

Ayo Menulis!

Tuliskan gagasan pokok, kata sukar, dan informasi penting yang kamu
dapatkan berdasarkan teks bacaan di atas dengan benar!

PARAGRAF INFORMASI PENTING

Satu

Dua
Tiga

Empat

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 36

Ayo Menulis!

Berdasarkan informasi penting yang sudah kamu tuliskan
sebelumnya, kembangkan kembali informasi penting tersebut
menggunakan kalimatmu sendiri!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 37

Ayo Berlatih!

Setelah membaca teks non fiksi berjudul “Si Cantik dari Timur Indonesia”
jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar!
1.Mengapa komodo menjadi satwa endemik negara Indonesia?

2. Di manakah habitat komodo dragon saat ini?

3. Bagaimana komodo dragon membunuh mangsanya?

4. Bagaimana pantai merah muda di Pulau Komodo mendapatkan warna
yang cantik tersebut?

5. Jelaskan mata pencaharian penduduk Pulau Komodo!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 38

Ayo Berdiskusi!

Perhatikan panduan berdiskusi di bawah ini!

1.Masuklah ke dalam kelompok masing-masing yang sudah
ditentukan.

2.Baca dan pahamilah teks nonfiksi berjudul "Aku Mencintai Lautku
Dengan Tari Merawai " yang ada pada halaman berikutnya.

3. Diskusikan bersama kelompok untuk menemukan gagasan pokok
dari setiap paragraf dan kata sukar atau sulit yang ditemukan
pada teks bacaan non fiksi tersebut.

4.Setiap kelompok diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi.
5.Aktiflah dalam berpendapat dan hargailah temanmu yang sedang

berbicara.
6.Setelah selesai, guru dan siswa akan membahasnya bersama-sama.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 39

Ayo Membaca!

Baca dan pahamilah teks non fiksi di bawah ini dengan baik!

AKU MENCINTAI LAUTKU DENGAN TARI MERAWAI

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.
Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau, namun hanya sekitar
7.000 pulau yang berpenghuni. Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Sumatra
dan Papua merupakan pulau utama di Indonesia. Secara geografis,
Indonesia berbatasan dengan dua samudra dan dua benua, yaitu
Samudra Pasifik dan Samudra Hindia serta Benua Australia dan
Benua Asia. Indonesia memiliki letak astronomis yang berada di
antara 6°LU - 11°LS dan 95°BT - 141°BT sehingga Indonesia memiliki
dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau dengan iklim tropis.

Secara geografis, wilayah Indonesia dari Sabang sampai
Merauke memiliki tiga pertiga luas lautan lebih luas daripada
daratannya oleh karena itu Indonesia disebut negara maritim.
Sehingga, masing-masing pulau memiliki karakteristik masing-
masing, mulai dari kondisi alam maupun kondisi sosial dan
budayanya. Beragamnya suku bangsa yang mengakibatkan beragam
pula adat istiadat dan budayanya, serta beragamnya agama,
golongan, dan kelompok masyarakatnya. Salah satunya adalah mata
pencaharian warga sebagai nelayan, karena secara geografis
wilayah Indonesia sebagian besar adalah perairan.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 40

Tidak hanya itu, kini mata pencaharian tidak lagi hanya sebagai
nelayan, namun sebagai pemandu wisata yang terletak di berbagai
Pulau Indonesia. Salah satunya adalah Pulau Mubut yang ada di
Kepulauan Riau, pulau tersebut tidak berpenghuni jadi kita akan
merasa seperti menjadi seorang Sultan. Selain itu, ada sebuah tarian
yang melambangkan seseorang atau sekelompok orang yang sedang
menangkap ikan.

Tari Merawai merupakan tarian asli Orang Laut yang ada di Pulau
Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga. Pola
gerak tari merawai juga sederhana dan menggabungkan gerak
sehari-hari. Gerakannya seperti orang sedang merawai mencari ikan
di laut. Tak ada aturan baku jumlah pemain tarian merawai. Boleh
empat orang sesuai tugas saat merawai, yakni tukang rawai, tukang
timba, tukang dayung dan tukang kemudi. Tarian ini dikategorikan
sebagai salah satu kebudayaan yang hampir punah. Oleh karena itu,
baiklah kita untuk terus melestarikan laut Indonesia sambil juga
melestarikan kebudayaan yang ada, karena aku mencintai lautku
dengan tari merawai.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 41

Ayo Menulis!
Tuliskan hasil diskusimu pada kolom di bawah ini!

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 42

Ayo Menulis!

Perhatikan dengan teliti perintah di bawah ini!

1.Buatlah karangan teks non fiksi dengan tema "Keberagaman
Budaya Indonesia sebagai Negara Maritim"

2.Karangan teks non fiksi diketik menggunakan ukuran kertas
A4 pada Microsoft Office.

3.Format yang harus diikuti ukuran huruf pada isi 12 dan judul
17 dan lebar spasi 1,5 cm, isi rata kanan dan kiri, judul rata
tengah.

4.Siswa bebas berkreasi menggunakan tools Microsofot Office.
5.Siswa diperbolehkan menambahkan gambar yang sesuai.
6.File dikumpulkan dalam bentuk word dengan format

(Nama_No.absen_Judul Karangan).
7.Dikumpulkan dengan mensubmit file pada google classroom

paling lambat hari ini pukul 21.00 WIB.

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 43

Ayo Renungkan!

Menurutmu, apa saja pelajaran penting yang kamu
dapatkan hari ini ?

Menurutmu, apa saja hal yang paling menarik yang
kamu temukan hari ini? Mengapa itu menjadi paling
menarik ?

Menurutmu, apa saja pertanyaan yang belum
terjawab pada kegiatan pembelajaran hari ini ?

Lalu, apa saja sikap yang harus kamu kembangkan
selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini ?

Aku Mengenal Lingkungan dan Budayaku 44


Click to View FlipBook Version