MPU21032
PENGHAYATAN ETIKA DAN PERDABAN
SESI DISEMBER 2020
E-MAJALAH EDISI 1, MAY 2021
PENSYARAH
MOHD AZLI BIN ADNAN
KUMPULAN 6
DDT3A
1
AHLI KUMPULAN
TANASRAJ MURALY (18DDT19F2022)
KELAS : DDT3A
KETUA KUMPULAN / EDITOR
SLOGAN : PERKATAAN “PERUBAHAN” SAHAJA PERKARA
YANG TIDAK BERUBAH
MUHAMAD IDHAM BIN MOHAMAD RAZALI (18DDT19F2006)
KELAS : DDT3A
EDITOR KANDUNGAN
SLOGAN : KEGAGALAN UTAMA BAGI KITA IALAH SEWAKTU
KITA GAGAL UNTUK MENGAMBIL TINDAKAN YANG PERTAMA.
MUHAMMAD AIMAN AFIQ BIN MAT AZIZ (18DDT19F2025)
KELAS : DDT3A
PENOLONG EDITOR
SLOGAN : PENGETAHUAN ADALAH SENGATA PALING HEBAT
UNTUK MENGUBAH DUNIA
2
ISI KANDUNGAN
LATAR BELAKANG...........................................................................4
Apa Itu Globalisasi........................................................................................4
Penafsiran Globalisasi...................................................................................4
Perkembangan Globalisasi............................................................................4
PENGERTIAN GLOBALISASI..............................................................5
Proses Globalisasi..........................................................................................5
Internasionalisasi...........................................................................................5
Liberalisasi.....................................................................................................5
Universalisasi.................................................................................................5
Westernisasi..................................................................................................6
Pengaruh Globalisasi.....................................................................................6
CIRI-CIRI GLOBALISASI.....................................................................7
Berkomunikasi...............................................................................................7
Perkembangan Sains dan Teknologi..............................................................7
Aktiviti Interaksi dan Pertukaran Budaya......................................................7
KESAN-KESAN GLOBALISASI TERHADAP RAKYAT MALAYSIA..........8
Kesan Positif dan Negatif..............................................................................8
Pemakaian.....................................................................................................8
PENGAJARAN..................................................................................9
KESIMPULAN.................................................................................10
RUJUKAN.......................................................................................11
3
Latar belakang mengacu pada penyempitan dunia secara
insentif dan peningkatan kesadaran kita akan
dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi
global dan pemahaman kita akan koneksi
tersebut. Di sini penyempitan dunia dapat
dipahami dalam konteks institusi modernitas
dan intensifikasi kesadaran dunia dapat
dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara
budaya.
Globalisasi memiliki banyak penafsiran
dari berbagai sudut pandang. Sebagian orang
menafsirkan globalisasi sebagai proses
pengecilan dunia atau menjadikan dunia
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus sebagaimana layaknya sebuah perkampungan
dalam peradaban manusia yang bergerak terus kecil. Sebagian lainnya menyebutkan bahwa
dalam masyarakat global dan merupakan globalisasi adalah upaya penyatuan masyarakat
bagian dari proses manusia global itu. dunia dari sisi gaya hidup, orientasi, dan
Kehadiran teknologi informasi dan teknologi budaya.
komunikasi mempercepat akselerasi proses
globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh Pengertian lain dari globalisasi seperti
aspek penting kehidupan. Globalisasi yang dikatakan oleh Barker (2004) adalah
menciptakan berbagai tantangan dan bahwa globalisasi merupakan koneksi global
permasalahan baru yang harus dijawab, ekonomi, sosial, budaya dan politik yang
dipecahkan dalam upaya memanfaatkan semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh
globalisasi untuk kepentingan kehidupan. penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran
kita. Produksi global atas produk lokal dan
Globalisasi sendiri merupakan sebuah lokalisasi produk global Globalisasi adalah
istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun proses dimana berbagai peristiwa, keputusan
yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat
ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun membawa konsekuensi penting bagi berbagai
terakhir. Sebagai istilah, globalisasi begitu individu dan masyarakat di belahan dunia yang
mudah diterima atau dikenal masyarakat lain.(A.G. Mc.Grew, 1992).
seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai
sebuah proses ditandai dengan pesatnya Proses perkembangan globalisasi pada
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi
sehingga ia mampu mengubah dunia secara informasi dan komunikasi. Bidang tersebut
mendasar. merupakan penggerak globalisasi. Dari
kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi
Globalisasi sering diperbincangkan oleh sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti
banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan
sampai penjual iklan. Dalam kata globalisasi lain-lain. Contoh sederhana dengan teknologi
tersebut mengandung suatu pengetian akan
hilangnya satu situasi dimana berbagai
pergerakan barang dan jasa antar negara
diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan
terbuka dalam perdagangan. Dan dengan
terbukanya satu negara terhadap negara lain,
yang masuk bukan hanya barang dan jasa,
tetapi juga teknologi, pola konsumsi,
pendidikan, nilai budaya dan lain-lain. Konsep
akan globalisasi menurut Robertson (1992),
4
internet, parabola dan TV, orang di belahan menjadikan sesuatu (benda atau perilaku)
bumi manapun akan dapat mengakses berita sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini
dari belahan dunia yang lain secara cepat. Hal tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum
ini akan terjadi interaksi antarmasyarakat memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar
dunia secara luas, yang akhirnya akan saling definisi kerja (working definition), sehingga
mempengaruhi satu sama lain, terutama pada bergantung dari sisi mana orang melihatnya.
kebudayaan daerah,seperti kebudayaan gotong Ada yang memandangnya sebagai suatu proses
royong,menjenguk tetangga sakit dan lain-lain. sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah
Globalisasi juga berpengaruh terhadap pemuda yang akan membawa seluruh bangsa dan
dalam kehidupan sehari-hari, seperti budaya negara di dunia makin terikat satu sama lain,
berpakaian, gaya rambut dan sebagainya. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau
kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan
Pengertian Globalisasi
batas-batas geografis, ekonomi dan budaya
masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi
sebagai sebuah projek yang diusung oleh
negara-negara adikuasa, sehingga biasa sahaja
orang memiliki pandangan negatif atau curiga
terhadapnya. Dari sudut pandang ini,
globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam
bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara
yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan
ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin
tidak berdaya karena tidak mampu bersaing.
Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh
besar terhadap perekonomian dunia, bahkan
Globalisasi adalah suatu proses di mana antara berpengaruh terhadap bidang-bidang lain
individu, antara kelompok, dan antara negara seperti budaya dan agama. Theodore Levitte
saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan merupakan orang yang pertama kali
memengaruhi satu sama lain yang melintasi menggunakan istilah Globalisasi pada tahun
batas Negara. 1985.Scholte melihat bahwa ada beberapa
definisi yang dimaksudkan orang dengan
Globalisasi merupakan sebuah istilah globalisasi:
yang memiliki hubungan dengan peningkatan
keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa Internasionalisasi: Globalisasi diartikan
dan antarmanusia di seluruh dunia dunia sebagai meningkatnya hubungan
melalui perdagangan, investasi, perjalanan, internasional. Dalam hal ini masing-
budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi masing negara tetap mempertahankan
yang lain sehingga batas-batas suatu negara identitasnya masing-masing, namun
menjadi semakin sempit. menjadi semakin tergantung satu sama
lain.
Dalam banyak hal, globalisasi
mempunyai banyak ciri ciri yang sama dengan Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan
internasionalisasi sehingga kedua istilah ini dengan semakin diturunkankan batas
sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering antar negara, misalnya hambatan tarif
ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun
menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan
dengan berkurangnya peran negara atau batas- migrasi.
batas negara. Menurut asal katanya, kata Universalisasi: Globalisasi juga
“globalisasi” diambil dari kata global, yang digambarkan sebagai semakin
maknanya ialah universal. Achmad Suparman tersebarnya hal material maupun
menyatakan Globalisasi adalah suatu proses imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman
5
di satu lokalitas dapat menjadi dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai
pengalaman seluruh dunia. dengan kepribadian bangsa.
Westernisasi: Westernisasi adalah salah Teknologi internet merupakan teknologi
satu bentuk dari universalisasi dengan yang memberikan informasi tanpa batas dan
semakin menyebarnya pikiran dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak
budaya dari barat sehingga mengglobal. muda internet sudah menjadi santapan mereka
Hubungan transplanetari dan sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya
suprateritorialitas: Arti kelima ini tentu kita memperoleh manfaat yang berguna.
berbeda dengan keempat definisi di atas. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian.
Pada empat definisi pertama, masing- Dan sekarang ini, banyak pelajar dan
masing negara masih mempertahankan mahasiswa yang menggunakan tidak
status ontologinya. Pada pengertian yang semestinya. Misal untuk membuka situs-situs
kelima, dunia global memiliki status porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi
ontologi sendiri, bukan sekadar pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa
gabungan negara-negara. sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada
karena mereka lebih memilih sibuk dengan
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke menggunakan handphone.
dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang
Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan
begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap
membuat banyak anak muda kita kehilangan lingkungan. Karena globalisasi menganut
kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka
ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya
muncul dalam kehidupan sehari- hari anak adanya geng motor anak muda yang melakukan
muda sekarang. tindakan kekerasan yang menganggu
ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau
apa jadinya genersi muda tersebut? Moral
generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan
anarkis antara golongan muda. Hubungannya
dengan nilai nasionalisme akan berkurang
karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya
bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap
masyarakat. Padahal generasi muda adalah
penerus masa depan bangsa.
Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja
kita yang berdandan seperti selebritis yang
cenderung ke budaya Barat. Mereka
menggunakan pakaian yang minim bahan yang
memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya
tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian
tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan
kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut
mereka dicat beraneka warna. Pendek kata
orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan
cara menutupi identitasnya. Tidak banyak
remaja yang mau melestarikan budaya bangsa
6
CIRI-CIRI GLOBALISASI pada umumnya, yang seterusnya akan saling
mempengaruhi.
Contohnya, minat belia untuk budaya asing
seperti K-Pop dan budaya hip hop dari barat.
Contoh lain adalah dengan pertukaran pelajar
antara negara yang saling memahami budaya
antara satu negara dengan negara lain.
Sayangnya, interaksi pertukaran budaya
ini tanpa kita sedari menjadikan budaya
tempatan semakin pudar. Sekiranya ditelusuri
lebih jauh, sebahagian besar generasi muda di
Indonesia lebih suka budaya asing daripada
perubahan kemajuan dan budaya tempatan. Ini menyebabkan budaya
perkembangan teknologi dalam semua aspek domestik hanya diketahui oleh orang-orang
tertentu.
Pada masa lalu, jika kita berkomunikasi dengan
seseorang, kita memerlukan waktu yang lama Setiap perkara pasti mempunyai kesan
mulai dari mengirim surat, kemudian beralih ke positif dan negatif, serta ciri-ciri globalisasi di
telegram dan berkembang menjadi telefon atas. Globalisasi mempunyai kesan yang baik
bimbit. Perkembangan barang seperti telefon dan buruk pada kehidupan kita. Namun,
bimbit, televisyen satelit dan internet semuanya bergantung pada bagaimana kita
menunjukkan bahawa komunikasi global bertindak balas terhadapnya.
berlaku pada kadar yang sangat pantas.
Globalisasi juga dapat ditandai dengan
perkembangan sains dan teknologi yang pesat
sehingga dapat mengubah dunia secara
mendasar, misalnya dengan kemajuan
teknologi semasa yang dapat menjadikan kita
lebih efisien. Kewujudan penghantaran
makanan dalam talian juga boleh menjadi tanda
globalisasi di Malaysia.
Selain itu, adanya aktiviti interaksi dan
pertukaran budaya tanpa kita sedari.
Ciri globalisasi seterusnya ialah aktiviti
interaksi dan pertukaran budaya yang tidak
disedari. Pertukaran budaya adalah contoh
globalisasi dalam kehidupan seharian yang
sangat mudah dicari. Kemajuan teknologi ini
membuat interaksi antara orang-orang di dunia
7
KESAN GLOBALISASI TERHADAP disebabkan kemajuan serta globalisasi yang
RAKYAT MALAYSIA. dicapai, Pendidikan agama diketepikan.
Daripada sudut pemakaian pula, ramai
rakyat Malaysia terutamanya golongan remaja
wanita terikut-ikut dengan arus pemodenan
dalam cara pemakaian. Arus pemodenan dalam
berfesyen tersebut didominasi oleh barat yang
telah Berjaya mempengaruhi manusia hampir
di seluruh dunia. Ramai remaja sekarang
berpakaian menjolok mata tanpa mengira adat
serta budaya sebagai orang timur.
Kehidupan kita dalam arus pemodenan
Terdapat pelbagai kesan yang dapat mutakhir ini tidak terlepas daripada
dilihat daripada globalisasi. Kesan tersebut penggunaan media elektronik. Contoh media
terdiri daripada kesan positif dan negatif. Salah elektronik adalah seperti radio, televisyen,
satu kesan yang kita dapat lihat ialah lebih komuter dan telefon bimbit. Alat-alat ini
ramai golongan wanita yang sudah berkeluarga berfungsi sebagai medium perhubungan serta
ataupun belum berkeluarga terlibat dalam alat untuk menyebarkan maklumat dengan
bidang kerjaya. Kesan ini dilihat positif kerana pantas dalam masa yang singkat.
dapat mengurangkan kadar pengangguran di Kemajuan teknologi dalam media
Malaysia. elektronik memang membawa banyak faedah
Selain itu, peningkatan bilangan wanita kepada kita. Melalui media elektronik, kita akan
yang berpendidikan tinggi dapat memenuhi sentiasa mempunyai sumber maklumat terbaru
permintaan pasaran kerja di Malaysia mengenai perkara-perkara yang berlaku di
seterusnya mengurangkan kadar sekitar kita dan lain-lain maklumat. Namun
kebergantungan terhadap tenaga mahir asing. begitu, melalui media elektronik juga ramai
Namun begitu, terdapat juga kesan negative remaja yang terpengaruh desebabkan
iaitu perceraian serta gejala sosial dan budaya perubahan yang drastik ini. Contoh yang dapat
kuning yang semakin menular. dilihat dimana negara kita sebelum mencapai
kemerdekaan dan penerimaan globalisasi
Kesan tersebut dapat dilihat daripada secara maksimum berlaku, hanya golongan
peningkatan kes perceraian sejak akhir-akhir atasan sahaja yang berupaya memiliki
ini. kehidupan yang mencukupi segalanya. Tetapi,
semenjak penerimaan negara kepada teknologi
dari segi industri, pertanian dan perkhidmatan
sosial, menjadikan rakyat biasa juga mampu
memiliki kehidupan yang lebih baik.
Begitu juga dengan infrastruktur seperti
kediaman, perkhidmatan kemudahan asas
seperti air, elektrik dan pengangkutan awam
meningkat secara berperingkat yang sekaligus
menggambarkan kemakmuran, hasil globalisasi
terhadap rakyat dan negara.
Peningkatan tersebut mungkin disebabkan
kurangnya fahaman serta didikan agama
8
PENGAJARAN. bagimembina kemajuan diri, keluarga, agama,
bangsa dan negara kita.
Proses globalisasi yang berlaku mendedahkan
kita kepada pelbagai nilai masyarakat dalam Disamping itu, globalisasi merupakan
waktu yang singkat. Globalisasi memaksa kita suatu bentuk perubahan danpembaharuan yang
melakukan perubahan cepat untuk mengekalkan harus dihadapi oleh masyarakat Malaysia dalam
kerelevaran system nilai kebudayaan kita dengan kesatuan konsepbangsa dan negara dan tidak
dunia luar. Hal ini menyebabkan kita menyerap seharusnya dianggap sebagai ancaman kepada
nilai-nilai yang berkemungkinan tidak sesuai dan budayaetnik dan konsep kebudayaan Malaysia.
bertentangan dengan ajaran serta budaya kita. Menurut Friedman (2000), beliau
Nilai yang dibawa oleh Barat haruslah dinilai tidakmemulakan globalisasi malah tidak mampu
baik buruknya terlebih dahulu sebelum diterima untuk menghalang globalisasi, kecualidengan
supaya negara kita mampu untuk membangun menanggung kos pembangunan manusia yang
dalam acuan sendiri yang mempunyai nilai-nilai besar.
positif. Tidak terlepas juga dengan peristiwa 13
Mei 1969 yang masih segar dalam ingatan rakyat Jika dilihat dari persepektif peradaban, ia
Malaysia. Rakyat Malaysia terdiri dari pelbagai lebih mementingkan isu pembentukanbudaya
bangsa dan agama lalu peristiwa berdarah ini yang sihat baik budaya politik mahupun budaya
yang melibatkan rusuhan kaum menjadi iktibar intelektual. Sebagaimana yangkita semua
bagi setiap generasi. Perpaduan kaum amat ketahui, peradaban Islam merupakan teras
penting untuk menjadikan Malaysia sebuah kepada peradaban di Malaysia. Ini adalah kerana
negara yang maju. Justeru, langkah-langkah perspektif Islam yang digunakan adalah
drastik perlu diimplementasikan dalam usaha perspektif universal, makasegala pertimbangan
memperkasakan hubungan antara kaum di yang dibuat seharusnya dapat diterima oleh
Malaysia. agama-agama lain diMalaysia. Pengaruh
globalisasi sungguh besar dan luas sehingga
Globalisasi harus ditangani dengan meliputi semuabidang peradaban. Demi
berhati-hati. Kerajaan kitaharus mengambil menjamin proses pembinaan peradaban di
langkah-langkah yang proaktif agar rakyat kita negara iniberlandaskan kerohanian dan moral
amnya dan remajakhususnya tidak terjerumus yang dituntut oleh Islam dan agama-agama
dalam lembah kehinaan yang sememangnya lain,penilaian baik dan buruk fenomena
dirancangoleh negara maju untuk memusnahkan globalisasi perlu dinilai dengan berterusan dan
golongan muda agar negara-negara miskin lebihteliti lagi. Untuk mencapai kejayaan, kita
danmembangun senantiasa melutut kepada perlu menggunkan segala kekuatan dankekayaan
mereka dan menagih simpati dan yang ada pada kita terutamanya kekayaan
pertolonganyang akhirnya membelenggu kita dalaman yang terdapat dalamagama dan tradisi
dari segala aspek kehidupan kita. Jelaslah kita baik dari aspek kerohanian ataupun dari
bahawaglobalisasi boleh ditakrifkan sebagai satu aspek intelektual.
bentuk penjajahan, iaitu penjajahan dari
segimental, ekonomi, budaya, sosial dan politik.
Oleh itu, kita perlu berhati-hati menghadapiera
globalisasi ini kerana kita sedia maklum bahawa
cabaran globalisasi dan implikasinya terhadap
ekonomi, budaya dan teknologi adalah luas dan
mempunyaikesan yang negatif dan positif.
Penerimaan terhadap perubahan yang baik
haruslahdifikirkan dan diterima secara positif,
manakala kesan negatif haruslah dielakkan
9
KESIMPULAN
Terdapat perlbagai pengajaran yang dapat kita ambil selepas mempelajari mengenai
pemantapan kesepaduan nasional iaitu perpaduan menjadi matlamat setiap bangsa dan
negara agar hidup sentiasa aman dan harmoni tanpa mengugat keamanan. Tanpa
keamanan, rakyat tidak dapat menikmati hidup yang selesa dan negara akan sentiasa
bergolak. Kita boleh mengambil iktibar daripada negara –negara yang sentiasa bergolak
akibat peperanganan iaitu rakyat negara itu hanya mampu bergantung kepada bantuan
luar. Berlakunya pembunuhan serta kanak-kanak dan orang tua menjadi mangsa. Selain itu,
berlakunya kebuluran dan kemiskiknan.Oleh itu, dapat kita lihat bahawa bertapa
pentingnya perpaduan untuk dibina dan dipupuk agar menjadi satu budaya dadn amalan
kehidupan setiap rakyat di Malaysia.
Perkara yang dapat kita pelajari daripada pembinaan peradaban majmuk di Malaysia
pula adalah masyarakat Malaysia digabung dari segi budaya , bahasa dan agama .
Wujudnya masyarakat yang berbilang kaum yang hidup aman dan harmoni sekiranya
dipupuk menjadi masyarakat yang bertoleransi. Peradaban yang diamalkanpada suatu
ketika dahulu menjadi panduan kepada masyarakay zaman sekarang dalam menjalani
kehidupan . Seterusnya, masyarakat majmuk merapatkan hubungan diantara pelbagai
kaum dengan cara berinteraksi antara satu sama lain. Oleh itu , negara Malaysia akan
menjadi lebih maju dari segi peradaban seiring dengan teknologi.
Manakala, perlembagaan persekutuan sebagai tapak integrasi dan wahana etika dan
peradaban pula menjadi teras kedudukan Perlembagaan Malaysia. Perlembagaan
mempunyai kedudukan yang tertinggi dengan prinsip-prinsip yang tersendiri. Selain
itu, konsep-konsep pembahagiaan kuasa antara kerajaan Persekutuan dan kerajaan
Negeri dapat memudahkan urusan pentadbiran negara sekaligus mewujudkan
keamanan dan kestabilan. Oleh itu, melalui perkembangan setiap warganegara tidak
kira pemerintah mahupun rakyat haruslah mendapat hak masing-masing dan
pembelaan yang sewajarnya serta sama rata.
10
RUJUKKAN
Osman Bakar - Jurnal Rasmi Pusat Dialog Peradaban, Universiti Malaya Jilid 1, 2008
https://www.academia.edu/30106805/Pengaruh_Globalisasi_Terhadap_Peradaban
Hezril Madri Dista – (Disember 2013) Pendidikan Globalisasi
https://hazrilmadridista.wordpress.com/2013/12/28/makalah-globalisasi/
Tyas Titi Kinapti – (18 Mac 2019) Liputan 6 – Citizen 6
https://www.liputan6.com/citizen6/read/3919594/4-ciri-ciri-globalisasi-yang-tanpa-disadari-
mengubah-kehidupan
Sopha Mustafa – (17 July 2013) Kolej Komunity Kulim
https://www.slideshare.net/sophamustafa/tugasan-individu-globalisasi
Bend Ducatisti – Universiti Putra Malaysia
https://www.academia.edu/5400793/Kesan_globalisasi_terhadap_tamadun
11