DAFTAR ISI
4 7 13 17
TARBIYAH profil SILATURRAHIM sainsqu
Jiwa yang Menimba Ilmu di Berpisah untuk Bahaya di Balik
Berjumpa Lagi Artificial Intelligence
Menyala Negeri Piramida
4 13 25 44
21 25 39 44
MY DREAM kabar cerpen perspektif
komite
Di Antara Dua Sahabat Gaya Belajar
Cita-Cita SD-SMP AISBa Terbaik Generasi Alpha
Punya Komite
Baru
2 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
SAPA REDAKSI
Apresiasi dan
Ekspektasi
Assalamu’alaikum warahmatullah wabara ngapresiasi majalah dan juga SD-SMP AISBa.
katuh Apresiasi itu lalu di-screenshoot dan dikirimkan
ke redaksi pada medio November lalu.
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu
wa Ta’ala. Pembaca yang budiman.
Dengan kecanggihan teknologi di era di
Kami, redaksi majalah An-Najah sungguh gital seperti sekarang memudahkan kita
berbahagia karena dapat menjumpai kembali melakukan banyak hal. Salah satunya dengan
para pembaca. Semoga saat media edukasi SD- membuat media dan membagikannya lebih
SMP AISBa ini menyapa, para pembaca sekalian masif. Nah, dengan diterbitkan dan di-share
dalam keadaan sehat wal-afiat. secara digital, media ini bisa dinikmati banyak
pembaca tidak hanya warga Balikpapan, tapi
Seperti biasa, setiap terbit pada awal bulan, juga bagi pembaca yang berada di luar Kaltim.
kami men-share media ini secara digital: me- Itu kenapa SD-SMP AISBa memutuskan
minta setiap wali kelas—baik SD mau pun SMP— untuk menerbitkan media ini secara digital:
untuk men-share ke grup-grup Whattsapp (WA) selain untuk mengenalkan sekolah juga ingin
orangtua siswa, membagikan ke berbagai grup berbagi ilmu dan inspirasi kepada orang lain
WA yang diikuti, dan juga meng-upload link Any- sebanyak mungkin. Semoga ikhtiar kebaikan
Flip-nya ke media sosial: Instagram, Facebook, ini jadi pahala jariah bagi seluruh yang terlibat.
dan juga website: aisba.sch.id. Terakhir, semoga di tahun baru 2022 de-
pan, Majalah An-Najah tetap bisa konsisten
Alhamdulillah. Respon positif. Tak sedi menyapa para pembaca. Tentu dengan kua
kit para pembaca—khususnya para orang tua litas konten dan desain yang lebih baik dan
siswa—yang tidak saja membaca, tapi juga ikut eye-catching. Mohon doa semuanya.
men-share dengan menjadikan status WA. Salah Wassalamu’alaikum warahmatullah waba
satunya yang dilakukan Bunda Yuni Puji Astuti, rakatuh
orangtua Ritzia Athifa Khairunnisa, siswi kelas 7
SMP AISBa. Pemimpin Redaksi
Status WA Bunda Yuni yang berisi link Any-
Flip majalah An-Najah itu ternyata di-klik dan
dibaca oleh istri Ustaz Adi Hidayat. Istri dai
kondang yang juga sahabat Bunda Yuni ini me
SUSUNAN REDAKSI
Penasihat: Bapak. Ir. H. Muhammad Utama Jaya, Ir. Hj. Megawati. Pemimpin Redaksi:
Syaiful Anshor Redaktur Pelaksana: Nur Hidayat Sidang Redaksi: Muflihin, Rahmat,
Romadhan, Lilin Linda Saputri, Abdul Rofik, Randi Patajangan, Karindah Eka, M. Fadly
Ihsan, Hanifah Rahmah, Dina, Nur Hidayat, Indah Yulianti. Desainer: Mustok Design
Alamat Redaksi : Alamat: SD-SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan. Ruko Kompleks
Masjid Namirah Blok A2 Balikpapan Baru. 0542-8515762 WA: 0811533362
Pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan ke E-mail:
[email protected].
3Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
TARBIYAH
JMiweanyyaalnag
Oleh: *Syaiful Anshor, Guru Ngaji SD AISBa
Dengan jiwa menyala, anak mudah membedakan yang
benar (haq) dengan yang salah (batil).
K hanza Alinka Dian Amin ya jiwa yang hidup dan menyala. Jiwa
hanya anak berusia 8 ta- yang membedakan Khanza dengan
hun. Masih kelas 3 SD anak-anak lain seusianya.
AISBa. Namun, di balik
usia yang masih belia, sis- Jiwa itu menggerakkannya untuk
wi yang akrab disapa Khanza ini pun- mempelajari dan menghafal al-Qur’an.
Hampir tiada waktu kosong setiap
4 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
hari kecuali selalu membersamai al- Anak yang jiwanya
Qur’an: menghafal dan memurajaah.
Tak kenal lelah. Di sekolah, di rumah, menyala, akan jadi sosok
dan bahkan di akhir pekan sekalipun:
Sabtu dan Ahad. visioner: tujuan (goal)
Tak heran jika di usia itu, Khan- hidup bukan dunia, tapi
za hafal 8 juz al-Qur’an. Bukan saja
bersemangat jadi hafidzah, Khanza akhirat Baginya, dunia
juga rajin puasa sunnah Senin-Kamis.
Meski merasa lapar dan dahaga, dia sekadar wasilah—tempat
tetap semangat melakukan. Dia yakin,
ibadah itu akan diganti pahala penuh singgah sementara untuk
nikmat kelak di akhirat.
mencari bekal—akhirat.
Katanya, kelak di masa depan,
Khanza juga ingin jadi guru agama terinternalisasi serta menghunjam ke
dan tahfidz al-Qur’an. Bukan tanpa dalam dada.
alasan memilih cita-cita itu. Menurut-
nya, itu impian mulia: penerus risalah Caranya, dengan melimpahi anak—
sekaligus jadi pewaris nabi. Pewaris baik orang tua ataupun guru—dengan
yang mewarisi ilmu, bukan dinar dan limpahan kasih sayang. Seperti halnya
dirham. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
yang berlemah lembut kepada anak
Tapi, dengan warisan itu, dia dapat dan cucu.
aliran pahala jariah tak putus-putus.
Dari orang-orang yang dapat manfaat Menghidupkan dan menyalakan
ilmu darinya. Banyak. Seperti multi jiwa anak juga dengan mengusahakan
level marketing. Meski kelak jasad agar anak melihat segala sesuatu ke-
hancur berkalang tanah. Pahala jariah jadian atau peristiwa tiada yang ter-
tetap mengalir deras. Laksana air hu- dapat kecuali pesan al-Qur’an. Proses
jan yang turun membasahi bumi. ini juga bisa disebut kontekstualisasi
al-Qur’an: menjadikan anak di mana-
Ya, itu semua tidak diraih kecuali pun menghadapkan wajahnya, selalu
dengan jiwa bersih, hidup, dan men- yang terlihat ayat al-Qur’an.
yala. Dan, untuk menyalakan jiwa, ti-
dak lain dengan cahaya dan pancaran Hanya saja, bedanya bukan seka-
al-Qur’an. Ayat-ayat al-Qur’an yang dar menghubung-hubungkan peristi-
terhunjam kuat ke dalam dada anak wa dengan ayat al-Qur’an lalu fasih
akan membuatnya selalu hidup dalam membacakan ayat yang berhubun-
gairah, kebaikan, dan ibadah. gan dengannya. Lebih jauh dari itu
al-Qur’an menambah ketundukan,
Seperti ditulis pakar parenting Is- ketataan, dan ketakjuban atas peris-
lami, Ustaz Mohammad Fauzil Adhim tiwa itu kepada Allah Subhanahu wa
dalam buku, “Segenggam Iman Anak Ta’ala.
Kita.” Salah satu cara menghidupkan
jiwa anak dengan al-Qur’an. Hanya Dengan jiwa menyala, anak mu-
saja, bukan sekadar mengajari huruf
demi huruf, ayat demi ayat, atau surah
demi surah, tapi bagaimana al-Qur’an
5Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
TARBIYAH
dah membedakan yang benar (haq) yang jiwanya menyala, akan jadi so-
sok visioner: tujuan (goal) hidup bu-
dengan yang salah (batil). Al-Qur’an kan dunia, tapi akhirat. Baginya, dunia
sekadar wasilah—tempat singgah se-
secara otomatis akan jadi pembeda mentara untuk mencari bekal—akhi-
rat. Dia akan berhati-hati dalam me-
(furqon) dalam jiwa. Anak pun beru- langkah dan berbuat. Sebab, kelak
semua akan dimintai pertanggung
saha sekuat tenaga mengikuti kebe- jawaban.
naran. Meski jalan kebenaran itu tidak Dengan begitu, anak pun akan
melakukan yang terbaik: beramal sha-
mudah. Mendaki. Penuh onak dan lih terbaik, belajar terbaik, dan meraih
cita-cita terbaik. Semua itu dilakukan
duri. untuk meraih kebahagiaan ukhrawi:
masuk ke dalam surga dan berjumpa
Seorang anak yang jiwanya hid- dengan sang Pencipta, Allah Subhana-
hu wa Ta’ala.
up bersebab al-Qur’an akan memiliki
Itulah puncak dari segala kenik-
kelebihan yang tak dimiliki anak lain. matan.
Punya sudut pandang (worldview) Sayang, tak sedikit orang tua jus-
tru mengkhawatiri tampilan fisik dan
hidup jelas. Tidak abu-abu. Apalagi intelektual anak semata. Sedangkan
jiwanya dilupakan bahkan dianggap
hitam. Sudut pandang itu dipengaruhi tak penting. Orangtua sibuk mem-
bagusi fisik—memberi bedak, meng-
atau didesain nilai-nilai yang terkand- gunakan skin-care terbaik, memakai
parfum paling harum, dan pakaian
ung dalam al-Qur’an. terindah.
Melihat apa saja tolok ukurnya al- Di sisi lain, jiwanya begitu
mengkhawatirkan: rapuh, gersang,
Qur’an. Bukan sudut pandang atau khawatir, dan penuh ketidak yakinan
menjalani hidup. Anak tumbuh besar
paham manusia: sosialisme, kapital- jadi mayat berjalan: berpenampilan
memesona, tapi sesungguhnya jiwan-
isme, materialisme, dan isme-isme ya mati.
sesat lain. Dia yakin, yang dikatakan Patutlah kita merenungi ayat al-
Qur’an ini, “Wahai jiwa yang tenang!
Allah dalam al-Qur’an kebenaran Kembalilah kepada Tuhanmu dengan
hati yang rida dan diridai-Nya. Maka
mutlak atau qoth’i (laa raiba fi-hi) yang masuklah ke dalam golongan ham-
ba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam
tidak bisa dibantah. Anak yang pun- surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89]: 27-30)
ya pemikiran seperti ini akan tumbuh Di ayat ini jelas: yang dipanggil itu
itu adalah jiwa, bukanlah fisik.*
jadi pribadi kuat dalam memegang ke-
benaran dan prinsip hidup.
Te r akhir, anak
6 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
PPRROOFFILIL
Menimba Ilmu
di Negeri Piramida
Jangan takut menuntut ilmu ke luar negeri. Jelajahilah universitas ternama
di Timur Tengah, Eropa, dan Barat. Kelak kalian akan mengetahui betapa
luas dan indahnya dunia,”
Saat remaja, Ustaz Usman
Abdullah biasa ceramah.
Kebiasaan itu terbentuk
sejak nyantri di Pesantren
Al-Urwatul Wustqo Sidrap,
Sulawesi Selatan. Di pesantren dia
terbiasa berpidato di depan banyak
orang. Tidak grogi dan takut. Mental-
nya sekuat baja.
Suatu saat, bulan Ramadhan dia
berceramah di masjid desanya. Kebe-
tulan, mendiang Ayah imam di masjid
ini. Ustaz energik ini lalu berceramah
dengan berapi-api. Penuh semangat.
Retorika bagus. Intonasi turun naik.
Ses- ekali tangan kanan mengepal
dan diacungkan. Seperti
dai kondang.
7Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021| AN-NAJAH
PROFIL
“Jamaah sekalian. Yang mem “Gara-gara itu Bapak justru
bedakan orang Muslim dengan orang menyuruh saya menimba ilmu ke
kafir adalah shalat,” ucapnya dengan Mesir,” kenang Ustaz kelahiran Sidrap
nada tinggi. 1976 ini.
Ceramah Ustaz Usman meng Bukan tanpa alasan Ayah
gunakan mic yang terhubung ke toa menyuruh lanjut ke negeri Piramida.
masjid. Suaranya terdengar keras dan Katanya, dengan belajar langsung ke
jelas. Tidak saja oleh jamaah yang be- sumber ilmu—Universitas Kairo, Me-
rada di dalam, tapi juga masyarakat sir—Ustaz Usman bisa memperdalam
sekitar. Salah satunya warga sekitar ilmu agama. Bisa jadi ulama.
yang beragama non-Muslim. Dia
tersinggung karena merasa disebut Perjalanan ke Mesir
kafir. Ustaz Usman setuju. Dia harus
Orang itu marah. Tidak terima. berangkat ke Mesir dan menimba ilmu
Usai shalat tarawih, dia langsung di Al-Azhar. Jadi ulama seperti nasihat
mencari Ustaz Usman. Setelah ke- mendiang Ayah. Akhir tahun 1994,
temu, tanpa banyak ngomong, dia usai tamat pesantren, Ustaz Usman
langsung memukul Ustaz Usman. berangkat ke Mesir bersama 4 orang.
Ustaz Usman yang waktu itu masih
remaja hanya bisa diam. Tertunduk Mereka satu almamater dengan
sambil menahan sakit. Mau mem- nya. Kebetulan, banyak senior—alum-
balas tidak berani. ni pesantren ini—yang melanjutkan
pendidikan ke Al-Azhar. Tidak begitu
8 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
sulit untuk mengurus segala sesuatu qaf seperti menyebut huruf alif—a.
di sana, termasuk registrasi. Tinggal Seperti saat menyebut quhwah—kopi.
berangkat saja. Sudah ada yang bantu. Bukan quhwah. Tapi uhwah. Saya kan
jadi bingung. Hehehe,” jelas Ustaz Us-
Waktu itu, Ustaz Usman hanya man sambil tertawa.
berbekal visa dan berkas yang diperlu-
kan. Seperti, ijazah, ijazah terjemahan Menurutnya, belajar di Mesir ber-
berbahasa Arab, dan rekomendasi dari beda di Indonesia. Di sana agak bebas
KBRI Mesir. dan tidak ketat. Terutama saat belajar.
Tidak ada absen. Mahasiswa boleh
Sesampai di Mesir, dia menemui masuk dan boleh bolos. Yang penting
KKS di Mesir. Oleh tim KKS, ber- ujian bisa jawab.
kas registrasi Ustaz Usman dan
teman-temannya dibawa ke KBRI un- Sebelum ujian, dosen memberi
tuk mendapat rekomendasi. Setelah kisi-kisi. Jika ada yang penting dalam
berkas lengkap, Ustaz Usman bisa materi pembahasan, biasanya dosen
langsung kuliah di Al-Azhar. mengatakan materi itu muhim jiddan—
penting sekali dan muhim. Biasanya,
“Semua yang dari Sulawesi diter- materi itu yang akan diujikan. Maha-
ima, termasuk saya,” ujar suami dari siswa pun akan mempelajarinya se-
Bunda Hasmawati Sa’ud. baik mungkin.
Hanya saja, tidak semua yang di “Jadi, kalau ada yang tidak hadir.
terima ditempatkan di Al-Azhar yang Dia akan bertanya kepada yang had-
berada di Kairo. Al-Azhar punya banyak ir tentang kisi-kisi itu. Eh, ada yang
cabang di beberapa daerah. Ustaz Us- muhim jiddan nggak tadi dari dosen?”
man ditempatkan di Kampus Al-Azhar terangnya.
yang berada di Thanthah Gharbiyah. Ja-
raknya sekitar satu jam dari Kairo. Dosen Al-Azhar sengaja tidak me-
wajibkan atau mengabsen mahasiswa
Ustaz Usman tidak sendiri. Dia satu persatu seperti di Indonesia. Ala-
ditemani sahabatnya dari Sulawesi, sannya karena memberi kebebasan
Syahruddin yang sekarang menjabat mahasiswa untuk belajar kepada para
di Departemen Agama Sulsel. Meski masyaikh di luar Al-Azhar. Terutama
bukan di Al-Azhar Kairo, tapi kualitas yang ingin mengikuti talaqqi kepada
dan kurikulum sama saja. Hanya beda syeikh di berbagai masjid.
tempat saja.
Ustaz Usman mengambil jurusan
Mendalami Fiqih Syari’ah Islamiyah. Di jurusan ini, dia
Al-Ahzar punya banyak mahasiswa. lebih banyak mempelajari fiqih, ushul
fiqih atau bidang yang berkaitan den-
Saat itu—tahun 1994—saja mahasiswa gan fiqih. Ada dua dosen yang paling
asal Indonesia sekitar 2 ribu orang. berkesan: Syeikh Abdul Fattah dan
Belum lagi ditambah mahasiswa yang Syeikh Banhawi.
berasal dari berbagai negara di Timur
Tengah. Tak semua orang Mesir ber “Syeikh Abdul Fattah dosen pa
bahasa Arab fusha. Sehari-hari lebih ling ketat dan teliti dalam pengajaran.
banyak berbicara bahasa ‘ammiyah. Pokoknya harus sesuai teks. Jika tidak,
Awal-awal tinggal di Mesir hal itu cu salah. Kalau Syeikh Ahmad Banhawi
kup menyulitkannya dalam berkomu- tidak seketat beliau,” tuturnya.
nikasi dengan warga lokal.
Ustaz Usman menamatkan kuliah
“Orang Mesir biasa menyebut huruf di kampus Islam tertua di dunia itu se-
9Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
PROFIL
lama 5 tahun hingga berakhir meraih lama, tapi masih kokoh hingga seka-
gelar Lc seperti yang diinginkan Ayah. rang. Bangunannya terbuat dari batu
Selama kuliah, dia dapat beasiswa dari yang kuat.
dua lembaga: Ikatakan Cendekiawan
Muslim Indonesia (ICMI) sebesar 65 “Kuat sekali. Nggak bisa mem-
dolar per bulan dan dari Rabithah bayangkan proses pembangunannya
Alam Islami sebesar 170 pound Mesir. waktu dulu,” ucapnya.
“Alhamdulillah. Bisa membantu Dia juga mengunjungi Sungai Nil.
proses studi selama di Mesir,” ucap- Menikmati gemericik sungai bersejar-
nya senang. ah itu dari dekat. Sambil mengunjungi
musem bersejarah yang menyimpan
Traveling jasad orang tersombong di dunia:
Selama kuliah di Mesir Ustaz Us- Fir’aun. Musem itu terletak tak jauh
dari Sungai Nil.
man begitu memanfaatkan waktu un-
tuk traveling. Ayah dari Muhammad Ada juga Luxor. Kota modern yang
Nur Hidayat ini sering menggunakan terletak di kedua tepi Timur dan Barat
waktu libur akhir pekan untuk me Sungai Nil. Letaknya di bagian utara
ngunjungi tempat-tempat bersejarah Mesir. Kota ini dibangun di bekas
di negeri Ibunya Dunia. lokasi Thebes, Ibu Kota Mesir kuno
yang terkenal. Raja-raja Fir’aun dulu
Setidaknya, ada beberapa tempat menjalankan peradaban dan roda pe-
yang dikunjungi. Seperti, Piramida merintahan di tempat ini.
yang ada di Ghiza, Kairo. Di sini dia
melihat peninggalan sejarah yang “Pesan saya untuk murid SD-SMP
berusia ribuan tahun langsung dari AISBa. Jangan takut menuntut ilmu
dekat. Menurutnya, Piramida bentuk ke luar negeri. Jelajahilah universitas
peninggalan zaman dulu yang sangat ternama di Timur Tengah, Eropa, dan
canggih. Barat. Kelak kalian akan mengetahui
betapa luas dan indahnya dunia,” pe-
Meski usia Piramida sudah sangat san guru bahasa Arab SD AISBa ini.*
10 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 15Ramadhan 1441/Mei 2021 | AN-NAJAH
AGENDA
SEKOLAH
Edutalk “The Offline Moment”
Akhir Oktober lalu guru dan siswa SD AISBa mengadakan talkshow
di IDC FM. Kegiatan ini disiarkan langsung via situs www.idcfm.id dalam
program Edutalk—program bincang edukasi—yang diadakan oleh radio
Islam yang berada di bawah naungan Masjid Istiqomah,
Balikpapan.
Talkshow berbahasa Inggris ini mengangkat judul:
“The Offline Moment.” Hadir empat narasumber: dua
guru—Ustaz M. Ibad Qadarian (Koordinator bahasa In-
ggris), serta Ustazah Desy Ratnawati (Guru bahasa In-
ggris), dan dua siswi: Zainab Humairoh Zhafirah (Siswi
kelas 5) serta Rindu Ayunda Chandra (Siswi kelas 2).
Seperti judul—The Offline Moment—narasumber
ngobrol impresi belajar secara tatap muka di sekolah.
Judul ini menarik mengingat hampir dua tahun lebih
pembelajaran berlangsung secara online dari rumah
gara-gara wabah Covid-19. Talkshow dipandu penyiar
senior, Mas Uli Abdurrahman.*
SD AISBa Adakan ANBK
Ada yang berbeda di ruang kelas lantai 3 gedung
SD AISBa pada medio November 2021 lalu. Tampak
seluruh siswa kelas 5 SD duduk di kursi dengan satu
unit laptop masing-masing di atas meja.
Sepintas, mereka sedang mengikuti pembelajaran
seperti biasa. Namun, jangan salah. Para siswa saat itu
sedang mengerjakan soal yang terdapat dalam Ases-
men Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Tampak
seorang pengawas dari sekolah lain duduk di kursi di bagian depan.
Menurut Ketua Bidang Kurikulum SD AISBa, Ustaz Rahmat Romadhan,
ANBK adalah program yang diadakan pemerintah secara serentak. Tujuan-
nya untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Ke-
giatan ini diadakan secara online.
“Dengan asesmen ini setidaknya kita dapat mengetahui dan men-
gukur kemampuan literasi dan numerasi siswa-siswi kita. Semoga hasilnya
memuaskan,” tutur Ustaz Rahmat yang juga alumni Universitas Muham-
madiyah Purworejo, Jateng.
11Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
Inspirasi dari Bedah Majalah An-Najah
Tim redaksi Majalah An-Najah mengadakan talkshow bedah rubrik
majalah di IDC FM pada hari Senin, 8 November 2021. Acara ini dimulai
pukul 08.00-09.00 Wita. Hadir dua pembicara: Syaiful Anshor dan Ustaz
Nur Hidayat dan dipandu langsung penyiar lawas Mas Uli Abdurrahman.
Bedah majalah edisi ke-8 ini membahas berbagai rubrik pilihan: Tar-
biyah, Profil, Silaturahim, Iqra’, Sains-Q, dan rubrik menarik lain. Adapun
tema utama yang diangkat dalam rubrik Tarbiyah adalah “The Living Qur’an.”
Syaiful Anshor guru ngaji SD AISBa sekaligus penulis rubrik Tarbiyah
mengatakan, umat Islam patut berbahagia dan berbangga. Sebab, beber-
apa kurun waktu terakhir semangat generasi muda belajar dan menghafal
al-Qur’an tumbuh pesat. Lembaga tahfidz al-Qur’an juga bermunculan.
Pun juga para penghafal al-Qur’an. Bak cendawan di musim hujan.
“Satu sisi umat Islam patut berbahagia. Namun, yang jadi PR bersama
selain berikhtiar menghafal al-Qur’an, yang tak kalah penting berlelah-le-
lah menjadikan al-Qur’an sebagai akhlak, jadi The Living Qur’an,” jelasnya.
Sementara, Ustaz Nur Hidayat menjelaskan tiga rubrik yang ditulis:
Sains-Q, Iqra’, dan Perspektif. Perseptif adalah rubrik baru yang disediakan
untuk guru SD-SMP AISBa menuangkan gagasan dan pemikiran tentang
pendidikan.
Menurut alumni Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jateng ini
mempelajari sains sangat penting. Sains adalah ayat kauniyah yang terser-
ak di alam secara luas. Sebagiannya bahkan terdapat dalam al-Qur’an.
“Seperti halnya nyamuk (ba’udhah) dan fenomena dua laut yang men-
galir berdampingan—yang satu tawar dan satu
asin—adalah ayat yang kalau dipe-
lajari dan ditadaburi dapat menam-
bah keimanan,” terangnya.
Ustaz Dayat—sapaan akrab-
nya—menghimbau seluruh siswa
untuk serius belajar sains. Jangan
sampai pelajaran ini dianggap tidak
penting dan bukan termasuk bagian
agama. Menurutnya, dikotomisasi
agama dan sains adalah pemikiran
sekularistik dalam ilmu pengeta-
huan yang berbahaya.
“Pemahaman seperti ini justru
yang merugikan keberlangsungan
peradaban umat Islam sendiri. Bisa
terbelakang,” imbuh guru sains SMP
AISBa.*
12 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
SILATURAHIM
Berpisah untuk
Berjumpa Lagi
Air mata tak berhenti jatuh. Dia nya lahir ke dunia. Usia kandungan
masih tak percaya bayi tujuh baru 7 bulan sepekan.
bulan dikandung dan baru saja
dilahirkan harus pergi untuk Masih sekitar 2 bulan lagi hingga
selamanya. Meninggalkan dia, genap 9 bulan. Karena Ibunya, Bun
suaminya, dan kakaknya, Rindu da Yulfani Dwi Astuti tidak tahan
Ayunda. merasakan sakit dan konstraksi dalam
perut, akhirnya mau tidak mau harus
Batu nisan yang terbuat dari di-caesar. Kata dokter, penyebabnya
keramik berwarna hitam itu karena banyak air ketuban dalam pe
masih bersih dan mengilap.
Berbeda dengan batu nisan
di makam sekitar. Berdebu
dan agak kusam. Tanda sudah lama.
Di batu nisan itu tertulis dua nama:
Bapak Juli Purnomo bin Hasan dan
Thalhah Abdul Hannan Chandra bin
Ade Chandra.
Mendiang Bapak Juli Purnomo
telah lebih dulu berpulang dan me
nempati makam yang terletak di Tem
pat Pemakaman Umum (TPU) BDS,
Balikpapan pada 2011 silam. Sedang
kan Thalhah Abdul Hannan Chandra
cucunya yang berpulang pada 12 Mei
2021.
Thalhah menghembuskan napas
terakhir bersamaan gema takbir Idul
Fitri yang membahana ke seluruh
sudut kota minyak. Usia Thalhah saat
itu baru 1 hari. Dilahirkan caesar di
salah satu ruang operasi di RSUD Dr.
Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.
Sebenarnya, Thalhah belum waktu
13Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
SILATURAHIM
rut. mungkin mengobati bayi Bapak. Bah
“Waktu itu saya susah tidur. Han kan alat terbaik yang kita punya juga
kita gunakan untuk membantu per
ya duduk saja. Pertu sakit. Jadi saya napasan bayi. Hanya saja kondisi se
setuju untuk segera di-caesar saja,” makin melemah dan sepertinya tidak
ujar istri dari Bapak Ade Chandra. tertolong lagi,” jawabnya.
Setelah di-caesar, keadaan bayi Bapak Ade dan istri terdiam. Se
mungil itu terlihat tidak sehat. Pa olah tak percaya. Sebab, beberapa
ru-parunya lemah. Mungkin karena jam yang lalu pernapasan Thalhah su
terlalu banyak meminum air ketuban dah semakin baik. Ini kenapa tiba-tiba
dan terlambat dikeluarkan. Dokter memburuk dan tidak bisa tertolong?
memasukkan selang kecil dan tipis ke Keduanya hanya bisa saling pandang.
dalam tubuh Thalhah. Sebuah cairan
obat dialirkan melalui selang tersebut
untuk menormalkan paru-parunya.
Tubuh mungil itu diletakkan ke da
lam tabung inkubator. Bunda Yulfani
dan suaminya hanya menatap dari
kejauhan sambil mulutnya tak pernah
lelah mengalirkan doa agar buah hat
inya diberi kesembuhan.
“Saya waktu itu yakin dan optimis
Thalhah akan sembuh dan baik-baik
saja. Soalnya saya sudah melihat dia
bernapas dan sehat,” ujar Bapak Ade
kepada media ini di kediamannya akh
ir November lalu.
Azan maghrib berkumandang.
Bapak Ade sedang berbuka pua
sa. Tiba-tiba dokter menelpon dan
menyuruh untuk segera datang ke
ruangan Thalhah dirawat saat itu
juga. Dia pun kaget. Pikirannya kem
ana-mana.
“Ada apa, ya dokter,” tannya?
“Ada yang mau dibicarakan. Pent
ing,” jawabnya pendek.
Pak Ade langsung meletakkan sisa
makanan di tangan. Dia hanya men
gunyah sekenanya makanan yang ada
di mulut. Rasanya sudah tak karuan.
Yang ada di pikiran hanya perkataan
dokter tadi: Ada hal penting. Dia dan
istri bergegas menuju ruang Thalhah
dirawat. Di sana sudah ada dokter
yang menunggu.
“Kita sudah berusaha semaksimal
14 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
Tak terasa bulir bening itu jatuh mem Ayunda Chandra. Rindu dilahirkan ta
basahi kedua pipi mereka. hun 2014 silam. Januari 2022 depan
usianya genap 8 tahun. Kini, Rindu
“Bapak dan Ibu mau di sini melihat duduk di bangku kelas 2 SD AISBa.
Thalhah berpulang? Kuat?” kata dok
ter. “Sekarang sisa mendidik Rindu
dengan sebaik mungkin. Sambil ter
“Iya, insyaAllah kuat. Biarkan kami us berdoa semoga diberi momongan
di sini melepas kepergian Thalhah,” lagi,” tuturnya.
jawabnya.
Baik Bapak Ade juga Bunda Yul
Kedua bola Bunda Yulfani hampir fani tidak mau terus tenggelam da
tak berkedip. Pandangannya selalu lam kesedihan. Baginya, semua takdir
tertuju kepada putranya yang sedang telah dicatat rapi oleh Allah di lauhul
berada di inkubator. Dia memilih un mahfudz. Siapapun orang tidak bisa
tuk menemani di masa-masa kritis menolak. Yang harus dilakukan hanya
sampai akhirnya Thalhah menghem ridha atas segala ketetapan-Nya.
buskan napas terakhir.
Dia bersyukur karena masih diberi
Air mata tak berhenti jatuh. Dia seorang putri yang cantik, pintar, dan
masih tak percaya bayi tujuh bu shalihah. Itu adalah nikmat luar bia
lan dikandung dan baru saja dilahir sa. Tidak boleh disia-siakan. Sebisa
kan harus pergi untuk selamanya. mungkin, Bunda Yulfani akan mendi
Meninggalkan dia, suaminya, dan ka
kaknya, Rindu Ayunda.
“Nak, kami ikhlas melepas keper
gianmu. Setidaknya, dengan melihat
detik-detik kepergianmu cukup mem
buat Ibu ikhlas. Ketahuilah kami sudah
berusaha memberikan terbaik untuk
mu. Merawatmu. Namun, Allah punya
takdir lain. Insya-Allah, kita akan ber
temu kembali di surga-Nya. Aamiiiin,”
ucap Bunda Yulfani dalam hati.
Maghrib itu Thalhah pergi untuk
selamanya. Dia pergi diiringi gema
takbir yang bertalu-talu di penjuru
masjid di seantero kota Balikpapan.
Besoknya, Thalhah langsung dikebu
mikan. Dia sengaja dikebumikan di
makam kakeknya, almarhum Bapak
Juli Purnomo bin Hasan.
“Semoga kami—Ayah dan Ibunya—
bisa bersua dengan Thalhah di surga
kelak. Berpisah sementara untuk ber
jumpa lagi,” harapnya.
Fokus Didik Rindu
Sepergian Thalhah, kini ting
gal anak semata wayangnya: Rindu
15Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
SILATURAHIM
dik Rindu. ing. Dia biasa duduk di sampingnya dan
“Saya tidak berharap muluk-mu melihat gaya dan cara putrinya belajar.
luk kepada Rindu. Biarlah dia menjadi “Dari situ saya bisa melihat kekura
apa yang diinginkan. Yang penting dia ngan dan kelebihan Rindu dalam bela
punya bekal agama yang baik, akhlak jar. Lalu saya mencari solusi dan mem
mulia, dan juga hafal al-Qur’an,” jelas beri masukan. Alhamdulillah, efektif,”
nya. jelasnya.
Alumni UNY ini selalu membersa Dia bersyukur memasukkan Rindu
mai dan mengontrol perkembangan ke SD AISBa. Menurutnya, sekolah ini
pendidikan Rindu. Setelah belajar 1.5 sesuai yang diinginkan. Awalnya, dia
tahun di SD AISBa, perkembangan tidak tahu sekolah berbasis tahfidz itu.
putrinya begitu menggagumkan. Bu Yang dia tahu empat keponakan ber
kan hanya saja nilainya yang bagus, sekolah di sini.
tapi juga kemampuan berbahasa Ing
gris dan Arab meningkat drastis. “Setelah melihat perkembangan
keempat keponakan, tanpa survei se
“Rindu tumbuh penuh percaya kolah dulu saya langsung putuskan me
diri, semangat belajar, dan berjiwa masukkan Rindu ke SD AISBa,” ujarnya.
kompetitif,” ucapnya.
Dia berharap Rindu bisa jadi anak
Setiap kali terima rapor—baik sukses dunia akhirat. Lebih-lebih kelak
rapor PTS maupun PAS—seluruh nilai di akhirat: menggandeng tangan kedua
Rindu sangat bagus. Dia mampu ber orangtua ke surga dengan wasilah ha
kompetisi dengan teman-temannya falan al-Qur’annya. Bukan hanya de
di kelas. Selama ini yang dilakukannya ngan Ayah dan Bunda, tapi juga adi
dengan mengamati proses pembela knya, Thalhah Abdul Hannan Chandra
jaran Rindu. Apalagi saat online learn- yang lebih dulu berpulang.*
16 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
SAINS-QU
Bahaya di Balik
Artificial
Intelligence
Oleh: *Nur Hidayat, Wapimred An-Najah e-Magazine
Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan pengembangan
dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan mesin pintar yang mampu
melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.
Ponsel pintar atau smartphone kunci yang harus dimasukkan, ter
saat ini sudah menjadi se- masuk saat Anda membaca artikel ini.
buah alat elektronik yang
lazim dimiliki oleh semua Lebih jauh lagi jika Anda men
orang. Betapa tidak, dilansir dari coba berbagai fitur yang ada dalam
newzoo.com menunjukkan bahwa smartphone, tentunya Anda tak akan
jumlah pengguna smartphone tahun asing dengan aplikasi Google Assis
lalu di Indonesia mencapai 160,23 tant atau Siri yang dapat merespon
juta orang. keinginan Anda hanya melalui suara,
Artinya, lebih dari separuh po seolah Anda sedang berbicara de
pulasi orang di Indonesia menggu- ngan sebuah ponsel. Teknologi yang
nakan smartphone. Bahkan Indo- tertanam pada aplikasi-aplikasi ter
nesia menempati urutan keempat sebut merupakan sebuah program
terbanyak di dunia setelah Tiongkok, kecerdasan buatan yang dikenal de
India, dan Amerika Serikat. Dan jika ngan istilah Artificial Intelligence (AI).
boleh memprediksi, saat ini Anda
sedang membaca artikel ini melalui Artificial Intelligence
smartphone di tangan Anda. Betul? Artificial Intelligence (AI) atau
Salah satu aplikasi yang pasti ada
dalam smartphone adalah aplikasi kecerdasan buatan merupakan
mesin pencari, atau istilahnya brow pengembangan dari ilmu komputer
ser. Misalnya Google Chrome untuk yang berkaitan dengan pembuatan
Android atau Safari pada iPhone mesin pintar yang mampu melaku
yang biasa digunakan saat mencari kan tugas-tugas yang biasanya mem
suatu informasi berdasarkan kata butuhkan kecerdasan manusia.
Kemunculan konsep kecerdasan
buatan pertama kali ditemukan oleh
17Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
SAINS-QU
Alan Turing pada 1947. Ia beraggapan an itu karena sangat dekat dengan
bahwa jika manusia bisa mengolah pengembangan teknologi AI. “Saya
informasi dan memecahkan masalah sangat dekat dengan teknologi AI yang
juga membuat keputusan dari infor- canggih, dan ini sangat membuat saya
masi tersebut, maka mesin juga bisa takut. Teknologi ini sangat jauh dari
melakukannya. Sejak saat itulah ke- yang diketahui banyak orang, juga ting-
cerdasan buatan berkembang pesat kat perkembangannya yang eksponensi-
hingga sekarang. al,” ujar Musk.
Berdasarkan tingkat kecerdasan Dampak Negatif AI
nya, Artificial Intelligence dibagi men- Para ilmuwan meyakini bahwa
jadi dua, yaitu Narrow AI dan Artificial
General Intelligence (AGI). Mudahnya, ribuan tahun yang lalu, peradaban ma-
Narrow AI memiliki tingkat kecerdasan nusia pernah mengalami kehancuran
yang lemah, sedangkan AGI memiliki saat di puncak kemajuan teknologi
tingkat kecerdasan yang kuat. Aplika- dan memulai peradaban baru. Siklus
si-aplikasi browser, asisten, game dan ini dipercaya telah terjadi berkali-kali
lain-lain yang sudah biasa digunakan hingga ke jaman kita sekarang. Dilan-
dalam smartphone masih tergolong sir dari inet.detik.com, pengembangan
Narrow AI. Artificial Intelligence ke tingkat yang
lebih tinggi memunculkan potensi
Begitu juga dengan robot-robot bahaya bagi manusia sendiri, bahkan
yang digunakan dalam bidang in- beberapa sudah tampak gejalanya.
dustri, kesehatan, ekonomi, dan se-
bagainya masih tergolong Narrow Pertama, Artificial Intelligence
AI. Ciri-cirinya‒masih mengandalkan berpotensi meningkatkan tingkat
manusia sebagai operatornya‒belum pengangguran. Dikutip dari cn-
bisa beroperasi sendiri secara penuh. bcindonesia.com, bahwasannya
Padahal kita tahu kecanggihan apli perusahaan Microsoft memu-
kasi dan robot ini sudah luar biasa tuskan untuk memecat puluhan
manfaatnya, namun masih digolong- jurnalis dan menggantikannya
kan kecerdasan yang lemah. Lalu dengan robot artificial intelegence.
bagaimana dengan Artificial General
Intelligence (AGI)? Para jurnalis ini memelihara
situs web Microsoft MSN dan
Artificial General Intelligence (AGI) browser Edge. Berdasarkan pe
merupakan bentuk AI yang mampu nelitian Brookings Institution
berpikir secara mandiri tanpa bantu- 2019, ada 36 juta orang yang
an operator. AGI saat ini masih dalam pekerjaannya rawan digantikan
pengembangan, belum seperti ro- oleh otomatisasi. Lalu setidaknya
bot-robot cerdas yang ada pada film- ada 70% dari pekerjaan mereka,
film fiksi. Namun tidak mustahil hal itu dari mulai penjualan, analisis pa
akan tercapai. Dan ternyata banyak sar, sampai pekerjaan di gudang,
yang menganggap ada bahaya yang bisa dilakukan oleh Artificial Intel-
tersimpan dari teknologi ini. ligence.
Salah satunya bos Tesla dan Kedua, munculnya pelang-
SpaceX‒Elon Musk‒menganggap garan privasi oleh Artificial Intel-
AI lebih bahaya ketimbang nuklir. Ia
mengaku mengeluarkan pernyata-
18 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
ligence. Dalam makalah berjudul pengenal wajah untuk mendetek-
The Malicious Use of Artificial In- si pergerakan warganya, baik itu
telligence: Forecasting, Preven- di kantor, sekolah, ataupun berb-
tion, and Mitigation yang dipub- agai tempat publik lainnya.
likasikan pada Februari 2018, 26
peneliti dari 14 institusi berbagai Ketiga, teknologi Deepfake
sektor menemukan sejumlah ba- yang dapat memalsukan identitas.
haya yang bisa ditimbulkan oleh Deepfake adalah salah satu produk
Artificial Intelligence dalam waktu dengan memanfaatkan Artificial
kurang dari lima tahun. Intelligence untuk mengubah wa-
jah dan suara dalam sebuah video.
Laporan ini menjelaskan Pada awal kemunculan Deepfake
bagaimana Artificial Intelligence videonya masih mudah dinilai ke
bisa mengancam keamanan dig- asliannya.
ital, di mana Artificial Intelligence
dilatih untuk melakukan tindak Namun kini teknologi Deepfake
kriminal, meretas, atau melaku- sudah semakin canggih dan sulit
kan social engineering terhadap membedakan mana video yang
korban, dan lain sebagainya. Be- hasil olahan Deepfake atau video
gitu juga soal privasi. Contoh ter- asli. Ke depannya, tentu Artifi-
dekat adalah langkah pemerintah cial Intelligence untuk pengolahan
salah satu negara maju di dunia Deepfake ini bakal semakin cang-
yang memanfaatkan teknologi gih lagi.
19Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
SAINS-QU
Keempat, Artificial Intelligence subjek tersebut pada 2015 lalu.
berpotensi memicu peperangan. “Pertanyaan utama untuk manu-
Mungkin ada yang menganggap sia hari ini adalah apakah kita akan
pernyataan Musk soal Artificial memulai pembuatan senjata ber-
Intelligence lebih bahaya dari nuk- basis Artificial Intelligence secara
lir itu berlebihan. Namun, coba global atau melindunginya agar ti-
bayangkan jika nanti ada sistem dak dimulai,” tulis mereka.
persenjataan yang dikontrol oleh
AI, dan AI itu memutuskan untuk Sebenarnya masih banyak potensi
meluncurkan senjata nuklir, atau bahaya yang lain, namun dari keempat
mungkin senjata biologis. hal di atas sudah cukup mengerikan
jika benar-benar terjadi secara ma
Atau mungkin pihak musuh sif di muka bumi. Jadi, ibarat pedang
bisa memanipulasi data untuk bermata dua, teknologi Artificial Intel-
membalikkan misil yang dikontrol ligence memiliki manfaat yang sangat
oleh Artificial Intelligence untuk banyak bagi kehidupan, namun juga
menyerang pengirimnya. Hal ini berpotensi membahayakan jika dis-
tentu mungkin terjadi, dan akan alahgunakan. Sehingga kita sebagai
sangat berbahaya. umat muslim haruslah ikut memegang
kendali dari perkembangan teknologi
Untuk itulah, lebih dari 30 ribu agar tidak keluar dari tujuan semula
peneliti Artificial Intelligence dan ro- dikembangkannya teknologi.
botik, serta pihak lainnya, menan-
datangani surat terbuka terhadap
20 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
MY DREAM
Di Antara
Dua Cita-Cita
Murid yang akrab disapa Alliyah ini sadar tidak mudah meraih cita-cita itu.
Jadi dokter atau arsitek butuh perjuangan dan kerja keras.
Apa cita-citamu? Tak jarang jika tahu. Bingung. Padahal, punya cita-ci-
pertanyaan ini diajukan kepada murid ta sejak dini itu sangat penting, lho!
SD, jawabannya ini: “Hmmm. Belum
tahu. Apa, yah? Masih bingung.” Berbeda dengan Alliyah Kanza
Zhifaara. Murid kelas 5 SD AISBa ini
Ya, jawaban itu wajar. Tak sedikit sudah punya dua cita-cita sekaligus.
murid SD belum punya bayangan jadi
apa di masa depan. Tahunya belajar. “Kalau Alliyah maunya, jika nggak
Kelak, entah jadi apa, masih blank. jadi dokter, ya jadi arsitek. Hehehe,”
Jangankan siswa SD, kadang kata murid bertubuh tinggi besar ini
siswa SMA saja jika ditan-
ya demikian jawaban- medio November lalu sambil
nya sama: belum sedikit tertawa.
Bukan tanpa
alasan putri pas-
angan Bapak
Iman Budi-
man dan
Bunda Lia
M e il i a n i
ini punya
dua ci-
ta-cita itu.
Katanya,
keinginan
jadi dokter itu
karena agar bisa
menolong orang sakit.
Terutama pasien yang harus
dioperasi.
“Entah kenapa, Alliyah ter-
tarik untuk mengoperasi orang,”
tuturnya sambil tersenyum.
21Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
MY DREAM
Sedangkan kalau arsitek, kare- english, matematika, dan al-Qur’an.
na berawal dari hobi menggambar. Les-nya ada yang online dan juga of-
Gambar apa saja. Terutama gambar fline atau guru datang ke rumah.
komik. Saking hobinya menggambar,
jika waktu istirahat, dia lebih memilih Tak hanya itu, di sekolah, Alliyah
berdiam diri di kelas dan menggambar masuk kelas akselerasi matemati-
komik daripada bermain di luar bersa- ka-sains bersama teman satu kelas-
ma teman. nya, Farisya Ramdan Nayla. Kelas ini
dikhususkan untuk persiapan untuk
Murid kelahiran Balikpapan, 24 mengikuti lomba atau olimpiade.
Februari 2011 ingin hobi menggam- Program ini diampu oleh Ustazah
barnya bisa terwujud. Bukan sekadar Anis Tri Wulandari, alumni Universi-
di atas kertas atau kanvas. Tapi, bet- tas Islam Negeri (UIN) Wali Songo,
ul-betul nyata. Seperti rumah megah, Semarang, Jateng.
gedung-gedung tinggi pencakar la
ngit—Burj Khalifa, Menara Kembar Akhir Oktober lalu, Alliyah dan
Petronas dan sebagainya—, masjid Farisya mengikuti Olimpiade Sains
yang indah, hingga jembatan yang Nasional OCR-V gelaran Olimpiade
tinggi dan panjang. Sains Rihand Creative. Keduanya ber-
hasil meraih medali. Alliyah meraih
“Nah, dengan jadi arsitek Alliyah medali perunggu dan Farisya meraih
bisa mengubah gambar itu menjadi medali perak. Saat ditanya perasaan
kenyataan. Bisa bikin bangunan yang dapat prestasi itu, jawabannya
fenomenal,” ucapnya lagi. bikin kaget.
Murid yang akrab disapa Alliyah “Biasa saja. He-
ini sadar tidak mudah meraih cita-ci- hehe,” katanya
ta itu. Jadi dokter atau arsitek butuh pendek sambil
perjuangan dan kerja keras. Tidak tertawa.
seperti membalikkan telapak tangan.
Sejak sekarang harus belajar keras Menurut
dan tidak pernah lupa berdoa. Jika ti- guru pem-
dak, apa yang dicita-citakan hanyalah bimbing,
isapan jempol. Ustazah
Anis, Alli-
“Selain belajar di sekolah, Alliyah yah memi-
juga belajar di rumah dan juga les,” liki motivasi
ucapnya. tinggi mempe-
lajari hal baru.
Raih Medali Perunggu Selalu penasaran.
Alliyah termasuk murid yang se- Kemampuan
menyerap materi
mangat belajar. Tidak mengenal le- juga sangat baik.
lah. Meski sudah seharian belajar di Dia juga bera-
sekolah—dari pagi sampai ashar—dia ni berkompetisi.
masih ikut les beberapa pelajaran lagi:
22 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
Alasan itu yang membuat Ustazah lakang terdapat cara kirim naskah ke
Anis dan tim memasukkannya ke ke- penerbit. Jika naskah itu menarik, pe-
las akselerasi math-sains. nerbit akan menerbitkannya. Alliyah
lalu tertarik mengirim naskahnya.
“Keyakinan kami betul. Dua sis-
wi ini—Alliyah dan Farisya—akhirnya “Sudah lama saya ingin bikin komik
berhasil meraih medali di OCR-V,” yang di-remake oleh Ka Indha di pe
ujar alumni PPG Daljab IPA UNY. nerbit itu,” ujarnya.
Nulis Komik Dia lalu membuat naskah komik—
Bukan hanya menggambar, mu- gambar dan juga teks. Ada tiga tokoh
dalam komik ini yang dibuat: Hana,
rid ceria ini juga hobi menulis cerita. Mama, dan temannya, Arisa. Dalam
Menariknya, dua hobi itu—meng- naskah itu diceritakan, Hana melihat
gambar dan menulis—dilakukannya konten video di Youtube tentang se
dalam satu waktu dengan membuat orang anak perempuan yang banyak
komik. Biasanya, dia melakukannya makan tapi tetap ramping saja. View
di jam istirahat sekolah. dan subcriber-nya jutaan.
Selain dua hobi itu, dia ternya- Karena tertarik, dia lalu membuat
ta juga hobi baca buku. Di rumah channel youtube dengan tema yang
koleksi bukunya banyak. Berdus-dus. sama: makan. Hana dibantu Ibu mem-
Katanya, dulu rajin beli buku. Selain buat menu masakan. Yang awalnya
novel, buku favorit bacaan adalah 400 subcriber lalu naik jadi 100 ribu
komik. Terutama buku komik terbi- subcriber. Hana sampai dapat Silver
tan Muffin Graphics. Dia punya ba Play Button dari Youtube.
nyak koleksinya.
Judul naskah komik itu diberi
Suatu saat, dia membaca nama MUKBANG. Penerbit meneri-
buku komik terbitan ma naskah Alliyah dan menerbitkan.
Muffin Graph- Yang membuatnya bahagia ternya-
ics. Di ba- ta re-maker gambar komik Ka Indha,
gian re-maker kesukaan. Karena cerita
be- naskahnya menarik, judul naskah
Alliyah dijadikan judul kaver komik:
MUKBANG. Buku ini diterbitkan pada
Maret 2021 lalu dan sudah dijual di
berbagai toko buku dan secara online
di marketplace.
“Saya juga mau jadi novelis. Pingin
nulis novel juga. Hehehe,” lagi-lagi
Alliyah tertawa kecil.
Loh-loh, lalu bagaimana cita-cita
jadi dokter dan arsitekny
a, Alliyah?*
23Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
PRESTASI
Raih Medali Perak
dan Perunggu
L embaga Olimpiade Sains Rihand Creative
mengadakan Olimpiade Sains Nasional OCR-V
pada akhir Oktober 2021. Kabar itu sam-
pai ke telinga Ustazah Anis Tri Wulandari.
Kebetulan, alumni Universitas Islam Negeri
(UIN) Wali Songo, Semarang ini pengajar di kelas
akselerasi matematika dan sains khusus persiapan
olimpiade.
Di kelas akselerasi ini ada dua murid: Farisya Ram-
dan Nayla dan Alliyah Khansa Zifaara. Menurutnya,
tidak asal memasukkan dua murid itu ke kelas akseler-
asi. Harus memenuhi berbagai syarat. Hasil rapat tim
matematika dan sains, keduanya dinilai layak masuk
kelas itu.
Nah, dengan adanya kabar olimpiade dari Olim-
piade Sains Rihand Creative itu, Ustazah Anis lalu
mendaftarkan keduanya untuk mengikuti olimpiade.
Menurutnya, selama di kelas akselerasi Farisya dan
Alliyah sudah diajari menjawab berbagai soal sains. In-
sya-Allah, tidak kaget menjawab bentuk soal olimpiade.
Seperti olimpiade lainnya, olimpiade ini diadakan
secara online. Setiap peserta diberikan sejumlah
soal. Ada yang berbentuk pilihan ganda dan jenis
lain. Peserta yang mampu menjawab dengan benar
akan dapat poin. Farisya dan Alliyah tidak merasa kes-
ulitan menjawab soal yang diajukan.
“Ya, ada yang susah tapi banyak yang mudah. Biasa saja sih. Nggak juga ber-
harap dapat juara. Yang penting ikut lomba,” ujar Alliyah, siswi kelas 5 SD
AISBa sambil tersenyum.
Dari hasil olimpiade, ternyata keduanya berhasil meraih medali.
Medali perak diraih oleh Farisya Ramdan Nayla. Sedangkan Alli-
yah Khanza Zifaara berhasil meraih medali perunggu.
“Alhamdulillah. Dua siswi kita berhasil meraih medali
perak dan perunggu. Ini prestasi luar biasa. Bukti
siswa-siswi kita mampu berkompetisi di ajang
global. Semoga kedepan lebih banyak lagi
prestasi yang diraih,” ujar Ustaz Randi Pa-
tajangan, Kepala SD AISBa.
24 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
KABAR
KOMITE
SD-SMP AISBa
Punya Komite Baru
Jika ada seseorang yang diamanahi sesuatu berarti dianggap mampu untuk
memikulnya. Karena itu, tidak ada yang harus dilakukan saat diberi amanah
kecuali berusaha menjalankan sebaik mungkin dan sesuai kemampuan.
K epala SD dan SMPAISBa— ngurusan komite SD dan SMP dipi-
Ustaz Randi Patajangan sah, kini keduanya digabung jadi satu.
dan Ustaz Abdul Rofik—
melakukan rapat bersama “Untuk komite periode sekarang
sejumlah orangtua siswa digabung antara SD dan SMP agar
pada medio November lalu. Rapat lebih efektif dan fleksibel dalam
dilakukan di ruang kelas lantai dua ge- koordinasi nantinya,” ujar Kepala SD
dung SMP yang terletak di Balikpapan AISBa, Ustaz Randi Patajangan.
Baru. Hadir dalam rapat tersebut se-
jumlah perwakilan orangtua siswa Awalnya, tak mudah menunjuk
dari berbagai kelas. ketua komite SD dan SMP. Maklum,
Rapat membahas pembentukan amanah ini tidak ringan. Banyak pro-
kepengurusan Komite SD-SMP AISBa gram kerja yang harus dilaksanakan.
periode 2021-2023. Kepengurusan Selain itu, kebanyakan orangtua lebih
komite baru ini untuk menggantikan mendahulukan dan menunjuk orang
kepengurusan sebelumnya yang di lain. Namun, setelah melalui pros es
pimpin Bunda Eva Fadhlya Nadra. panjang, akhirnya ditunjuk Bunda
Hanya saja, jika sebelumnya kepe Lidya Puspasari sebagai ketua Komite
SD-SMP AISBa untuk periode 2021-
2023.
25Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
Alumni bahasa Inggris Univer mungkin dan sesuai kemampuan.
sitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogya- “Berbekal nasihat dari suami ter-
karta ini punya tiga anak yang berse-
kolah di SD dan SMP AISBa. Dia juga cinta itulah akhirnya saya ucapkan
masuk dalam jajaran kepengurusan “Bismillaah, saya menerima amanah
komite sebelumnya. Setidaknya, su- ini” di depan Ustaz Abdul Rofik dan
dah punya banyak pengalaman da- Ustaz Randi Patajangan,” tuturnya
lam organisasi komite sekolah. melalui pesan singkat.
Menurutnya, tidak mudah men- Bunda Lidya tidak menjalankan
jalankan amanah baru itu. Apalagi roda kepengurusan komite sendiri.
dua sekolah sekaligus: SD dan SMP. Dia dibantu oleh wakilnya, Bunda
Banyak tugas dan tanggung jawab Kartika Dewi dan sekretaris, Bunda
yang harus dikerjakan. Selain itu, ka- Sri Widyawati, dengan bendahara
tanya dia juga harus memimpin para Bunda Yulianti.
anggota yang punya kemampuan,
ilmu, dan pengalaman yang lebih Untuk menjalankan berbagai
baik. program yang telah dicanangkan
satu tahun kedepan, Komite SD-SMP
“Sejujurnya kalau ditanya siap AISBa punya beberapa divisi: divisi
atau tidak jadi ketua komite, jawa- humas dijabat oleh Yunita Olvayanti
bannya, ya tentu tidak siap. Namun, dan Yulfani Dwi Astuti, divisi pen-
setelah berkonsultasi dengan suami didikan dan diniyah diamanahkan
dan mendapatkan masukan berhar- kepada Bunda Karunia Wulansari,
ga, akhirnya saya bersedia,” jelasnya. sedangkan divisi sosial diberikan ke-
pada Bunda Lokita Permata Lestari.
Bunyi nasihat itu, jika ada sese
orang yang diamanahi sesuatu be- Pada Selasa 16 November lalu,
rarti dianggap mampu untuk memi- pengurus Komite SD-SMP AISBa
kulnya. Karena itu, tidak ada yang baru ini mempresentasikan program
harus dilakukan saat diberi amanah kerja untuk tahun 2021-2022 di ha-
kecuali berusaha menjalankan sebaik dapan kepala sekolah dan sejumlah
guru.*
26 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
STUDENT
JURNALISM
LontgoJSoTuQrNney
A wal Oktober lalu, nempuh perjalanan darat, laut, dan
siswi kelas 7 SMP udara yang cukup melelahkan. Nah,
AISBa, Ritzia Athifa seperti apa perjalanan dan juga
Khairunnisa mengi- lomba yang diikuti? Berikut oleh-
kuti Seleksi Tilawa- oleh yang ditulis Athifa. Selamat
til Qur’an Nasional (STQN) XXVI menikmati!
cabang 30 juz di Sofifi, Maluku
Utara. Saat itu Athifa sedang berada ***
di Tanjung Selor sehingga harus me- Saya berangkat ke Maluku Utara
27Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
STUDENT
JURNALISM
bersama Ibu. Waktu itu berangkat melakukan tes polymerase chain re-
dari Tanjung Selor dengan meng- action (PCR) di hotel Bumi Senyiur.
gunakan speed boat menuju Tara- Tepat tanggal 12 Oktober rombo
kan. Jaraknya cukup jauh. Memakan ngan terbang ke kota Ujung Pan-
waktu sekitar 1.5 jam. Duduk dang.
terombang ambing dihembas ge-
lombang. Meski badan agak pegal, Rombongan mendarat dengan
namun cukup terobati dengan me- selamat di bandara Sultan Hasanud-
lihat pemandangan laut yang in- din, Makassar. Di kota yang terkenal
dah: kapal-kapal pengangkut hasil dengan Pantai Losari ini kami mengi-
tambang, perahu nelayan, dan juga nap semalam karena tidak ada direct
merasakan debur ombak. flight ke Ternate. Kami menginap di
hotel Losari Beach. Lumayan dapat
Sesampai di Tarakan kami sing- merasakan hotel di dekat Pantai
gah lebih dulu di rumah makan. Losari dan menikmati lanskap ekso-
Perut mulai keroncongan diom- tisme pantai dari kamar hotel yang
bang-ambing ombak sehingga harus tinggi. Tak mau menyia-nyiakan
diisi. Sambil menunggu penerba kesempatan, saya mengabadikan
ngan ke Balikpapan yang tinggal lan- momen itu dengan berswa foto
das pukul 13.00 Wita. Tak menung- dengan latar view pantai.
gu lama, kami lalu naik pesawat
dengan perut kenyang. Burung besi Esok pagi kami sudah ber-
itu terbang tinggi menuju bandara siap-siap ke bandara Sultan Hasa-
Sepinggan, Balikpapan. nuddin Makassar untuk melakukan
penerbangan ke Ternate. Jarak
Di bandara mobil jemputan dari nya relatif sebentar: 1.5 jam. Tepat
Pemkot Balikpapan telah menung- pukul 11.30 Wit pesawat landing
gu. Saya pun langsung dibawa ke di bandara Sultan Babullah dengan
hotel Bumi Senyiur, Samarinda. Di selamat.
tempat ini saya harus mengikuti
karantina persiapan sebelum akhir Perjalanan belum berakhir. Ma-
nya berangkat mengikuti STQN di sih lama. Dari bandara, rombongan
Maluku Utara. Kegiatan ini dibu- harus menuju pelabuhan Armada
ka langsung oleh Wakil Gubernur Semut Mangga 2, Ternate. Kami
Kaltim, H. Hadi Mulyadi. akan menggunakan kapal cepat.
Sambil menunggu, rombongan
Di tempat ini saya tidak sendi- makan siang dan shalat bersama
ri. Ada beberapa peserta STQN lebih dulu. Lumayan untuk mereng-
lainnya. Para peserta lomba juga gangkan badan yang mulai pegal.
didampingi oleh para pelatih dan Pukul 14:00 Wit kapal cepat yang
pendamping. Sebelum bertolak ke akan membawa kami ke Sofifi te
Makkassar dengan menggunakan lah siap. Ini adalah pertama kali naik
pesawat terbang semua rombongan kapal cepat. Rasanya lebih nyaman
28 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
dan mantap. dewan hakim yang ahli dan luar biasa.
Kapal cepat ini lumayan besar Ada 12 peserta yang tampil di hari
dan canggih. Terdiri dari dua lantai pertama: 5 putra dan 7 putri. Alham-
dan bisa menampung 100 penum dulillah, saya mendapat nomor tampil
pang lebih. Dari atas kapal saya bisa pertama di hari pertama. Jadi, rasa
melihat pemandangan yang sangat nervous tidak mengulur terlalu lama.
indah. Hamparan laut yang berwar- Setelah tampil, saya merasa lega dan
na biru, kapal-kapal nelayan, debur tenang meski apapun hasilnya nanti.
ombak, serta pegunungan yang Yang penting saya telah berusaha se-
hijau dan indah. Ini bukti Maluku baik mungkin.
Utara menyimpan pemandangan
laut yang indah. Seperti potongan Qadarullah, saat mengikuti lomba
surga yang jatuh ke bumi. kondisi badan saya kurang fit. Agak
demam dan pusing. Saat mengaji
Setelah sekitar 30 menit perja saya sempat kena bel. Namun, saat
lanan, akhirnya kami sampai di pe itu saya tidak sampai dibimbing de-
labuhan speed boat Sofifi. Kami lalu wan hakim. Kalau sampai dibimbing
di antar ke rumah-rumah Aparatur nilai peserta akan banyak dikurangi.
Sipil Negara (ASN). Rumah-rumah
ini akan dijadikan sebagai pemon- Setelah tampil, saya langsung
dokan selama STQN berlangsung. kembali ke pemondokan untuk ber-
Semua kebutuhan dan fasilitas di istirahat. Untuk nilai dan peringkat-
sediakan oleh Pempov Maluku nya bisa dilihat secara online karena
Utara. di-update setiap malam. Sembari
menunggu giliran peserta lomba lain,
Giliran Pertama saya dan Ibu sempat berjalan-jalan
STQN terdiri dari 8 cabang menikmati pemandangan Sofifi yang
memanjakan mata.
lomba. Pesertanya putra-putri dan
jumlahnya banyak. Tempat setiap
cabang lomba berbeda-beda. Un-
tuk cabang tahfidz 30 juz dan taf-
sir bahasa Arab bertempat di ge-
dung DPRD provinsi Maluku Utara.
Semua lomba dimulai serentak
tanggal 17 sampai 20 Oktober.
Pertama kali memasuki ruangan
lomba, saya sangat kagum dengan
dekorasi panggung yang besar dan
bagus. Namun, tiba-tiba saya mera-
sa nervous. Di depan saya duduk 12
orang dewan hakim. Mereka para
29Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
IQRA’
Laba-Laba
Oleh: *Ustaz Nur Hidayat, Wapimred An-Najah e-Magazine
Meski beberapa jenis laba-laba tampak menyeramkan,
namun tidak semua berbahaya
Saat kita membersihkan lah menjadikan rumah laba-laba
sudut-sudut rumah yang sebagai perumpamaan bagi orang-
sudah cukup lama tidak orang yang berlindung kepada selain
dipedulikan, besar kemu-
ngkinan kita akan mene- Allah .
mukan sarang laba-laba. Tak hanya “Perumpamaan orang-orang yang
sarangnya, kadang juga kita menemu-
kan laba-labanya. Sebagian besar dari mengambil pelindung-pelindung selain
kita mungkin akan merasa risih saat Allah adalah seperti laba-laba yang
melihatnya. membuat rumah. Dan sesungguhnya
rumah yang paling lemah adalah rumah
Tak jarang juga orang tergoda un- laba-laba kalau mereka mengetahui.”
tuk membunuhnya. Namun, bolehkah (QS. Al-‘Ankabut: 41)
kita membunuh laba-laba? Sebelum
menarik kesimpulan boleh atau tidak Dalam surah tersebut menggam-
nya membunuh laba-laba, cobalah barkan tentang kaum musyrik yang
kita kenali dulu hewan unik satu ini. mengambil tuhan-tuhan selain Al-
lah yang mereka harapkan sebagai
Tamsil dalam Al-Qur’an penolong saat mereka tertimpa ke
Nama laba-laba tersemat da- sengsaraan. Sikap mereka ini dium
pamakan seperti sikap laba-laba jika
lam salah satu nama surah dalam mengandalkan rumahnya yang rapuh
Al-Qur’an‒‒surah Al-‘Ankabut, yang sebagai tempat berlindung. Hal ini
bera rti laba-laba. Dalam surah ini, Al- ternyata sejalan dengan fakta ilmiah
mengenai sarang laba-laba.
30 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
Saat kita membangun rumah, ten- tuk membuat sarang, faktanya tidak
tu tujuannya adalah sebagai tempat semua laba-laba mau melakukannya,
berlindung dari sengatan matahari, misalnya laba-laba jenis tarantula. Ta-
hujan, angin, dan dari gangguan-gang- rantula yang suka merangkak kesana
guan lain. Namun, jika kita melihat kemari hanya cukup mengandalkan
sarang laba-laba, tujuan tersebut tak kelincahannya untuk menangkap
terpenuhi. mangsa secara langsung daripada
mengandalkan jaring-jaringnya.
Saat laba-laba berada di jaring-jar-
ingnya, tubuhnya terekspos secara Artinya fungsi utama jaring la-
keseluruhan, tak terlindungi dari ma- ba-laba bukanlah sebagai tempat
tahari, hujan, angin, dan mudah bagi tinggal, melainkan sebagai perang-
predator memangsanya. Artinya, sa- kap mangsa, sebagai media komuni-
rang laba-laba memang benar-benar kasi, media berpindah tempat, bah-
lemah, sesuai dengan QS. Al-‘Ankabut kan sebagai cadangan makanan saat
ayat 41 di atas. tak ada makanan lain.
Jaring Laba-Laba Saat semua jenis laba-laba hidup
di darat, laba-laba bernama Argyro-
Struktur rumah berbentuk jaring neta aquatica justru menghabiskan
hampir seluruh hidupnya di dalam
yang dibuat laba-laba memanglah
air. Untuk bisa bernafas di
lemah, namun bahan komponen dalam air, laba-laba
ini membuat se-
benang yang dihasil- buah jaring ber-
bentuk lon-
kan ternyata tersusun ceng yang
mampu
atas zat yang berdaya menang-
kap oksigen
kuat dan elastis. Para di sekitarnya
dan membuat
ilmuwan pun mulai laba-laba ini bisa
bernafas di da-
mengembangkan lam air.
Selain un-
benang laba-laba
tuk bernafas, lonceng
sebagai model mem- ini juga menjadi rumah
di mana laba-laba Argy-
buat kevlar atau roneta aquatica bisa bernafas, me-
mangsa, kawin, sekaligus bertelur
bahan pembuatan dan membesarkan anak-anaknya.
jaket anti peluru. Jangan Buru-Buru Bunuh Laba-La-
ba
Bahkan seorang
Meski beberapa jenis laba-laba
fisikawan bernama tampak menyeramkan, namun tidak
semua berbahaya. Itulah pentingnya
Huby Nolwenn dari
Institut de Physique de
Rennes di Prancis, ber- ha-
sil menemukan fakta bah- wa ca-
haya dapat merambat dengan cepat
pada jaring laba-laba seperti meram-
batnya cahaya melalui serat optik.
Dengan penemuan itu, Huby optimis
suatu saat nanti jaring laba-laba dapat
berfungsi sebagai serat optik dan bisa
digunakan dalam bidang medis.
Meski pada dasarnya semua la-
ba-laba bisa menghasilkan jaring un-
31Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
IQRA’
kita mempelajari sains yang salah lkan banyak kitab hadits dan sejarah.
satunya mengenalkan kita kepada Di antaranya kitab Mushannaf karya
makhluk ciptaan Allah sehingga Abd Ar-Razzaq, dan Musnad Abu Bakar
kita tahu bagaimana cara memper- As-Shiddiq karya Abu Bakar Al-Maruzi,
lakukannya. serta At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-
Kabir.
Jadi, saat kita memahami suatu
jenis laba-laba berbahaya dan men- Meskipun ada beberapa ulama yang
gancam diri kita atau keluarga ten- menilainya hasan. Di antaranya adalah
tu harus kita amankan dengan me Ibnu Katsir dan Al-Hafidz Ibnu Hajar.
ngusir atau membunuhnya. Namun,
jika hanya sekedar rasa risih, jangan- Seringkali kita menjumpai laba-laba
lah kita terburu-buru untuk mem- tinggal di rumah kita. Namun sebe-
bunuhnya. narnya, kebanyakan laba-laba rumahan
itu tidak sengaja terperangkap di dalam
Banyak disebutkan dalam sirah rumah kita. Dan yang perlu kita paha-
Rasulullah saat laba-laba diper- mi bahwa pada dasarnya laba-laba juga
intahkan Allah untuk melindungi merupakan bagian penting dari alam.
Rasulullah dan Abu Bakar ketika be-
rada di Gua Tsur, bersembunyi dari Saat laba-laba bersarang cukup lama
kejaran kafir Quraisy. di rumah kita artinya ada hewan-he-
wan lain yang juga ada di rumah kita
Pertolongan laba-laba itu dilaku- dan menjadi mangsa si laba-laba. Ke-
kan dengan membuat sarang di banyakan hewan-hewan tersebut juga
mulut Gua Tsur sehingga mengela- bersifat mengganggu, seperti nyamuk,
bui kafir Quraisy. Kisah ini dikuni- lalat, kutu, dan sebagainya.
Artinya, laba-laba berperan me
ngurangi jumlah hama pengganggu di
rumah, meski laba-laba ini sendiri juga
terkesan mengganggu. Sehingga, jika
kita merasa risih dengan keberadaan
laba-laba di rumah cukuplah dengan
mengusir tanpa membunuhnya.
Setelah memahami peran laba-laba,
baik dalam sirah maupun secara ilmiah,
mudah-mudahan bisa membuat kita
mengambil hikmah dari setiap makhluk
ciptaan Allah . Bagaimanapun juga
kita akan selalu hidup berdampingan
dengan mereka di muka bumi. Maka
hendaklah kita tidak menyombongkan
diri dan tidak semena-mena terhadap
makhluk hidup lain karena Islam sebagai
rahmat bagi seluruh alam.*
32 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
BK’S CORNER
Memilih Sekolah
Sesuai Syariat
OLEH: Ustazah Hidayanti, Guru BK SMP AISBa
Bimbingan Konseling SMP kolah. Harapannya, mereka tetap kon
AISBa punya banyak layanan. sisten membaca, menghafal al-Qur’an
Salah satunya bimbingan karir dan melaksanakan ibadah sunnah yang
untuk siswa kelas 9 SMP. telah dilakukan selama mereka ber
Bimbingan ini menyediakan sekolah di SMP AISBA. Meski, misal
informasi kepada siswa mengenai se kelak mereka akhirnya melanjutkan ke
kolah lanjutan yang sebaiknya mereka sekolah umum.
pilih dan apa saja jenis sekolah lanjutan
yang tersedia. Pada kesempatan ini, BK akan sha
Sebagai Muslim, kita dituntut menge ring tips memilih sekolah lanjutan yang
tahui pendidikan agama di sekolah yang tepat. Tips ini juga bisa diterapkan bu
akan dituju. Nah, pemahaman inilah kan hanya untuk siswa SMP, tetapi buat
yang harus ditanamkan kepada siswa siapa saja yang akan memilih sekolah.
kelas 9 agar tepat dalam memilih se
Berikut beberapa hal yang harus
diperhatikan dalam memilih sekolah :
• Kualitas Agama
َي ْع َل ُمو َن َظا ِه ًرا ِم َن ا ْل َح َيا ِة ال ُّد ْن َيا َو ُه ْم َع ِن ا ْل�آ ِخ َر ِة ُه ْم َغافِ ُلو َن
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mer
eka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai” [Ar-Rum : 7].
Ayat di atas merupakan peringatan keras bagi orang yang hanya mementingkan
urusan dunia sedangkan urusan akhirat dilupakan. Misalnya, sebagian besar orang
memilih pendidikan kepada lembaga pendidikan yang berorientasi dunia belaka,
sedangkan masalah aqidah, manhaj, adab dan keselamatan di dunia dan akhirat
diabaikan.
Perhatian mereka hanya berfokus kepada sekolah yang bisa mengantarkan
siswa menjadi cerdas dan cepat dalam pekerjaan, tetapi tidak jelas aqidah dan
manhaj. Insya-Allah, jika memilih sekolah dengan kualitas agama yang baik, kuri
kulum juga akan sesuai dengan syariat.
• Akhlak Guru
Tidak mudah mencari sekolah yang semua guru berakhlak mulia. Kadang,
didapati satu dua guru masih berakhlak kurang baik. Sebagai orangtua harus jeli
33Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
BK’S CORNER
melihat. Caranya bisa dengan menanyakan langsung ke wali murid atau murid yang
telah bersekolah di sekolah tersebut. Atau bisa melakukan penelitian kecil-kecilan:
melihat website sekolah, media sosial, dan profil guru-gurunya.
• Status Sekolah
Melihat status sekolah juga jadi tips penting dalam memilih sekolah setelah lulus
SMP. Bagaimana nilai akreditasi dan prestasi sekolah. Pilih sekolah yang nilai akre
ditasi A atau minimal B. SMP AISBA sendiri Alhamdulillah berakreditasi A. Sebaiknya,
siswa kita juga memilih sekolah lanjutan yang berakreditasi A juga.
• Ekstrakurikuler
Ekstrakurikuler dapat membantu siswa untuk menemukan bakat. Kegiatan ini juga
dapat menambah ilmu di luar pengetahuan umum. Jadi, sebelum mendaftar sekolah,
pastikan juga cek kegiatan ekstrakurikuler. Usahakan memiliki agenda kegiatan yang
bagus terutama yang sesuai dengan bakat anak.
• Jangan Lupa Istikharah!
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi
(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui,
sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)
Sebagai Muslim tidak boleh mengabaikan shalat istikharah. Biasanya kita memi
liki beberapa pilihan sekolah. Pandangan dan pengetahuan kita sebagai manusia
biasa sangat terbatas. Sehingga kita butuh pertolongan Allah untuk bisa membantu
kita menentukan pilihan. Jika semua urusan kita minta pertolongan kepada-Nya,
Insya-Allah, Allah akan memberikan yang terbaik buat kita. Yakinlah!*
34 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
RUANG
KOMITE
Sinergi Komite
dengan Sekolah
Oleh: Bunda Karunia Wulansari, Sie Pendidikan dan Diniyah, Komite SD-SMP AISBa.
Sebagai orangtua, kami melihat sekolah adalah investasi masa depan
anak yang paling berharga. Bukan saja kepada anak, tapi juga ma
syarakat dan negara.
Sekolah adalah lembaga pen-
didikan. Bisa didirikan oleh
negara ataupun swasta. Tu-
juannya sama: memberikan
layanan edukasi berkualitas.
Namun, dalam praktik, sekolah tidak
bisa berdiri sendiri. Harus bersiner-
gi dengan masyarakat. Like or dislike,
jika sekolah ingin maju, harus menjalin
relasi yang baik dengan masyarakat.
Tidak hanya itu, sekolah juga jadi
lingkungan atau rumah kedua (second
home) bagi anak-anak. Para guru jadi
orangtua di sekolah. Teman sekolah
adalah saudara baru dalam belajar
dan bermain. Tak heran, jika sekolah
jadi tempat bagi tumbung kembang
banyak hal anak: kepribadian, akhlak,
intelektual, dan lainnya.
Saking penting peran itu, mas-
yarakat—khususnya orangtua—yang
menitipkan putra-putri sangat ber-
harap pada sekolah. Mereka ingin
sekolah jadi tempat aman (save), nya-
man (comfort), bersahabat (friendly),
dan Islami. Murid tidak saja dicerdas-
kan intelektualnya, tapi juga dibagusi
akhlak, dihidupkan jiwanya, dan dimo-
tivasi untuk gemar beribadah.
35Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
Sebagai orangtua, kami melihat punya banyak peran penting. Di an-
sekolah adalah investasi masa depan taranya, pemberi pertimbangan (ad
anak yang paling berharga. Bukan saja visory agency), pendukung (supporting
kepada anak, tapi juga masyarakat agency), pengontrol (controlling agen
dan negara. Sekolah bisa jadi solusi cy), dan terakhir sebagai mediator
pendidikan, moral, akhlak, kemiskinan, antara pemerintah (executive) dengan
dan solusi bagi anak untuk meraih ci- masyarakat di satuan pendidikan.
ta-cita di masa depan. Meski begitu,
kami juga sadar. Tidak mudah mewu- Untuk mewujudkan, diperlukan
judkan. Banyak tantangan dihadapi. relasi harmonis antara sekolah, orang
tua, dan masyarakat yang diwada-
Karena itulah Komite Sekolah hi dalam organisasi Komite Seko-
hadir. Keberadaannya untuk menjadi lah. Sinergitas ini bisa dalam bentuk
partner sekolah dalam mewujudkan menyediakan fasilitas pendidikan,
visi-misi sekolah. Harapannya, seko- memberikan bantuan dana, sumbang
lah semakin maju, baik kualitas pen- sih pemikiran atau saran yang diper-
didikan maupun sara dan prasarana. lukan untuk kemajuan sekolah.
Komite siap bersinergi dan berko-
laborasi dengan sekolah. Insya-Allah, Salah satu cara meningkatkan
selama Komite mampu, amal shalih relasi itu dengan membuktikan
apapun akan dikerjakan. komitmen sekolah dalam meningkat-
kan layanan edukasi dan komunika-
Sekali lagi, sekolah adalah lembaga si kepada masyarakat. Di antaranya
yang terintegrasi dengan masyarakat. selalu mengomunikasikan perkem-
Institusi edukasi ini terikat dalam kon- bangan dan proses pembelajaran di
teks sosial dengan masyarakat: men- sekolah: tumbang kembang anak,
gambil siswa dari masyarakat sekitar kepribadian, capaian, prestasi, kend-
dan keberadaanya tergantung dari ala, hingga proses pembelajaran.
support dan finansial masyarakat.
Sekolah juga tidak boleh sungkan
Sekolah harus melihat masyarakat untuk mengomunikasikan kendala
sebagai kompenen penting dalam dan hambatan dalam menjalankan
menjalankan roda pendidikan. Ke- roda pendidikan: baik dalam pros-
beradaan masyarakat tidak boleh di- es pembelajaran, sarana-prasarana,
abaikan begitu saja: ekspektasi, saran, bahkan hingga pembiayaan. Se-
dan gagasannya. Harus ditampung, bagaimana amanat menteri pen-
dipilah, dan jika possible dilaksakan didikan di atas—lebih-lebih dalam
dengan baik. Tentu dengan bersiner- ajaran Islam—Komite Sekolah siap
gi dan berkolaborasi dengan Komite menjadi partner (ber-ta’awun ‘alal bir
Sekolah sebagai media ke publik yang ri) dalam memajukan pendidikan di
lebih luas. sekolah.
Peran Penting Semoga Komite SD-SMP AISBa
Berdasarkan Keputusan Mend- periode 2021-2023 yang baru saja
dibentuk ini dapat menjalankan
iknas No. 044/2002, keberadaan amanah dengan baik. Mohon doa
Komite Sekolah secara kontekstual dan dukungan semuanya.*
36 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
PUISI TenMgauhtiaKraeludairga
Oleh: *Syifa Natakirana Yusuf
Adikku sayang
Semburat cahaya menyinari wajahmu
Binar matamu menghangatkan hatiku
Rona pipimu sehalus sutra
Jemarimu yang kecil membuatkan terpana
Bibirmu yang mungil seperti lukisan yang in-
dah
Aroma tubuhmu selalu wangi
Senyumanmu memancarkan kebahagiaan
yang tak berujung
Hai adikku
Langkah kakimu yang dulu mungil beranjak besar
Tingkah lakumu selalu menyimpulkan keceriaan
Wajahmu yang polos bagaikan mutiara di tengah keluarga
Hai adikku Bumi tempat tinggal kita
Di sini banyak sekali negara
BumiSungguh kami menyayangimu
Oleh: *Almira Qanita Zahra Di sini juga banyak kota
Di bumi kita bisa ke mana saja
Bumi adalah sumber kehidupan
Di sini ada manusia dan hewan
Ada hutan, sungai padang rumput,
dan lautan
Di sini ada juga pemandangan
Ada angkasa, laut, dan awan
Di luar angkasa ada bulan
Di laut ada ikan
Sungguh indah ciptaan Tuhan
37Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
PUISI SuSltaanng APaltrFiaottih
Dia bak singa
Wajahnya tegas Oleh: *Fathan Al Zhafar
Tak kenal menyerah
Seperti Rasulullah saat berda’wah
Pasukannya pun kuat
Dan juga sholeh
Beratnya perjuangan
Tetap dijalani dengan ikhlas
Buah kegigihannya
Konstantinopel ditaklukkan
Suara adzan pun bergema
Di penjuru kota
Pemuda berani
Idola kaum muslim
Semangat dan keberaniannya
Menginspirasi
Hutan
Kaulah paru-paru dunia
Yang membuat dunia menjadi indah
Sejuk dan nyaman
Kau naungi hewan-hewan tinggal dan hidup di sana
Beragam jenisnya
Dihiasi kicauan-kicauan burung yang merdu
Hutan
Engkau menyimpan sungai-sungai yang jernih dan
segar
Dalam gunung-gunung yang besar
Dengan pohon-pohon yang lebat dan besar
Membuat dunia terasa segar
Membuat hidup terasa nyaman
Hutan
Kau menjadi penghasil oksigen
Hutanku Yang Hingga aku bisa bernafas dengan segar
Kau menjadi jembatan karunia Tuhan
Berharga Membuat mahluk-mahluk hidup menjadi nyaman
Terima kasih ya Allah
Oleh: *Arman Abdurrahman Nasuition Untuk hutanMu
38 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 Semoga aku dan semua manusia di bumi ini
Selalu bersyukur dan menjaga karuniaMu
Hutan yang berharga
CERPEN
Sahabat
Terbaik
Oleh: Dina Nabila, Siswi kelas 9 SMP AISBa*
C ahaya mentari mem teman.
bangunkan Mawar yang Di sekolah, Mawar dan Susan
sedang bermimpi in
dah. Setelah terbangun selalu bersama bahkan mereka su
dia bergegas mandi. dah seperti magnet. Mereka berada
Mawar adalah anak kedua dari dua di kelas yang sama. Bahkan duduk
bersaudara. Mawar gadis cantik, pe bers ebelahan. Waktu jam istirahat
riang, pintar, dan juga cerdas. Dia pu Mawar mengajak Susan untuk ke
nya rahasia yang hanya dia dan kantin. Namun, Susan menolak. Su
keluarga yang tahu. Bahkan
sahabat baiknya pun tak san memang tidak memberi
mengetahui. tahu alasan menolak tapi
Mawar langsung berkata,
Sahabat baik “Kau harus ikut, hari ini
nya bernama Susan. aku ingin men
Susan adalah gadis traktirmu jadi
persis Mawar. Be kau tidak boleh
danya, Mawar ber menolak rezeki.”
asal dari keluarga Susan ter
kaya raya. Se senyum dan
dangkan Susan mengangguk.
berasal dari ke Tanda setuju.
luarga miskin yang Mawar ber
membuat dia ti kata seperti itu
dak memiliki banyak karena ia tahu
jika Susan tidak
39Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
CERPEN
ingin pergi ke kantin karena tidak tuk pergi ke kebun binatang dan ta
man bermain. Mereka sangat bahagia
memiliki uang jajan. Maka dia bilang menikmati liburan bersama di tempat
wisata. Mereka pergi ke toko suve
jika Mawar akan mentraktir Susan nir yang ada di sana. Mawar melihat
sepasang gelang persahabatan yang
hari itu tanpa menyakiti hati. cantik dan lucu dan membelinya.
Sepulang sekolah, Susan belajar di “Ini gelang untukmu, dipakai ya,”
kata Mawar sambil memberikan
rumah Mawar. Ketika sedang belajar, gelang kepada Susan.
Mawar dipanggil pembantunya un Dengan senang hati Susan me
makai gelang itu dan tidak lupa ber
tuk datang ke dapur. Di dapur Mawar terima kasih. Mawar berkata lagi,
“Gelangnya jangan dilepas apalagi
meminum beberapa vitamin dan obat. hilang, pokoknya kalau kamu kangen
denganku lihat saja gelang itu pasti
Kemudian dia pergi ke kamar untuk kamu langsung ingat aku. Kamu eng
gak akan lupa sama aku.”
mengganti pakaian dengan baju ber
“Bagaimana aku bisa lupa padamu,
lengan panjang. Ketika sedang ber kau sahabat satu-satunya dan saha
bat terbaik, kita juga selalu bersama,”
ganti pakaian ia tiba-tiba saja mimi kata Susan seraya tersenyum dan di
jawab Mawar, “Suatu saat nanti kamu
san. Mawar langsung cepat-cepat pasti akan sangat rindu padaku kare
na aku tidak bisa bersamamu.”
membersihkan mimisan tersebut.
Susan pun hanya mendengarkan
Dia kembali menemui Susan yang sahabatnya itu dan heran.
berada di ruang belajar seperti tidak Keesokkan harinya di sekolah,
Mawar sedang memasuki kelas
terjadi apa-apa. Kemudian Susan me
dan melihat Susan yang sedang
lihat Mawar dengan baju yang berbe menangis. Mawar langsung men
datangi Susan dan menanyakan
da dan berkata, “Kenapa kamu ber kenapa ia menangis dan Susan
ganti baju, Mawar?” Dia menjawab, berkata, “Tadi dia mengejekku
karena aku memakai sepatu ini.
“Tidak apa-apa. Aku hanya ingin Dia bilang jika sepatuku sangat
mengganti bajuku saja.” Mereka pun jelek dan akan mengotori ke
las kita.”
kembali belajar.
Mawar bergegas men
Beberapa hari kemu datangi teman sekelas yang
mengejek Susan.
dian, Mawar mengajak
Susan un
40 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
“Kenapa kau mengejeknya, apa tuk berkomunikasi dengan Mawar.
hakmu mengganggu sahabatku,” kata Beberapa hari kemudian sepulang
Mawar dengan rasa emosi.
sekolah Susan merasa perasaannya
Temannya itu tak menjawab. Dia tidak enak. Sosok sahabatnya, Mawar
pergi begitu saja. Mawar mendata selalu berkelebat di matanya. Ia
ngi Susan kembali dan menghapus segera pergi ke rumah Mawar. Aneh
air matanya. Namun, ternyata badan nya di sana banyak orang. Susan pun
Susan sangat panas. Mawar pun langsung masuk ke halaman rumah
langsung membawa Susan ke UKS. Di dan bertemu pembatunya Mawar.
UKS, Susan berkata kepada Mawar,
“Terima kasih, ya Mawar sudah be “Bi, Mawar udah pulang? Kenapa
lain aku tadi. Seharunya kamu enggak di sini banyak orang berkumpul?” tan
perlu repot-repot bawa aku ke sini. nya penasaran.
Aku baik-baik saja kok.”
“Nona Mawar sudah pulang, lagi di
Mawar pun menoel kepala Susan ruang tamu,” jawab bibi dengan nada
dan berkata, “Apanya yang baik-baik sedih.
saja! Badanmu panas dan kamu tidak
memberi tahuku. Besok-besok jika Mawar izin masuk dan segera per
sakit lagi kau harus kasih tahu aku, gi ke ruang tamu. Tak disangka betapa
yah!” kaget saat dia menemukan Mawar
sudah terbaring di lantai dengan kain
“Iya, maaf-maaf tapi bisa ng putih membalut tubuhnya. Susan ber
gak. Nggak perlu nyolek kepalaku tanya pada mama Mawar yang duduk
pusing tahu,” terang Susan sambil di sampingnya dengan perasaan panik
tersernyum.
Mawar meminta maaf.
Keduanya tertawa. Lepas. Baha
gia.
Keesokan harinya, Mawar tidak
masuk sekolah karena izin. Susan
memutuskan pergi ke rumah Mawar.
Dia ingin memastikan sahabat baik
nya itu baik-baik saja. Namun, pem
bantu Mawar berkata bahwa Mawar
sedang pergi ke luar negeri. Susan
pun berpamitan.
Mawar izin tidak hanya satu dua
hari atau satu dua minggu yang mem
buat Susan merasa sedih dan kesepi
an. Dia ingin sekali berbicara dengan
sahabatnya. Namun karena kendala
biaya ia tidak mempunyai gadget un
41Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
CERPEN
dan tak karuan. tidak mengetahui jika Mawar butuh
“Tante, Mawarnya kenapa?” semua itu.
“Mawar baik-baik aja kok Susan,
Setelah pemakaman Mawar, Su
sekarang Mawar gak kesakitan lagi,” san masih setia di samping makam sa
jawabnya pendek sambil bulir bening habat baiknya. Mamanya Mawar yang
itu jatuh membasahi wajahnya. juga sangat sedih menenangkan hati
Susan dan memberi sepucuk surat ke
“Kalau boleh tahum Mawar sakit padanya. Susan langsung membaca isi
apa, Tante? Soalnya Mawar tidak per surat tersebut.
nah cerita ke Susan,” tanyanya lagi.
“Susan, sahabat baikku. Maaf, ya
“Mawar mengidap Leukimia.” bikin kamu sedih. Maaf aku nggak
Susan langsung menangis. Suara kasih tahu yang sebenarnya terjadi
nya terisak-isak. Air matanya jatuh. padaku. Aku sengaja merahasiakan
Dia memeluk tubuh sahabatnya yang penyakitku karena nggak mau bikin
sudah tak bernyawa. Susan mera kamu khawatir dan sedih. Oh ya,
sa bersalah dan menyesal karena gelang yang waktu itu aku kasih kamu
belum menjadi sahabat yang baik dipakai baik-baik, yah.
untuk Mawar. Dia merasa bersalah
jika Mawar selalu menyemangatinya Itu sebabnya aku pernah bilang ke
di saat ia putus asa, membuatnya kamu supaya gelang itu jangan sampai
tersenyum ketika bersedih, merawat hilang. Itu karena nanti aku bakal pergi
nya ketika sakit. Namun dia malah jauh dan nggak bisa bareng kamu lagi
seperti biasanya. Jadi gelang itu bisa
jadi barang terakhir yang aku kasih ke
kamu sebagai hadiah sekaligus buat
kenang-kenangan. Makanya aku cari
yang paling istimewa.
Udah nggak usah nangis lagi, ya
Susan. Aku baik-baik aja kok. Oh ya,
satu lagi, mulai sekarang kamu nggak
boleh lemah kalau ada yang ganggu
kamu. Kamu harus lawan dan jangan
cengeng. Janji sama aku kamu nggak
boleh lupa sama aku. Oke, Susan?
Salam manis dari sahabatmu yang
paling cantik.
Mawar
Susan membaca sepucuk surat itu
huruf demi huruf bersamaan derai air
mata yang terus jatuh.
“Aku akan selalu merindukanmu,
Mawar,” ucapnya dalam hati.*
42 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
EVENT
DESEMBER
Ikuti: Webinar Parenting
“Bahaya Toxic Parenting”
Sadar atau tidak, kadang sebagai
orang tua, kita berlaku egois kepada
anak. Contohnya, memaksa anak
untuk dapat nilai sempurna dan jadi
bintang kelas. Kadang pula meminta anak
juara saat mengikuti lomba.
Itu dilakukan demi memuaskan ego-
isme orang tua. Jika anak jadi bintang kelas
atau juara lomba ini dan itu, orang tua akan
bangga. Lalu memamerkan kepada orang
lain, “Ini lho, anakku juara. Hebat, kan?”
Foto sang anak dengan medali lalu
di-upload di media sosial dengan caption
penuh bangga. Padahal, kita tidak tahu ke-
mampuan anak: apakah dia bisa meraih itu
atau tidak. Lalu, apa yang terjadi?
Jiwa anak tertekan oleh ekspektasi
orang tua. Anak tidak lagi nyaman dan
tenang. Selalu dibayangi kekecewaan jika
tidak bisa mewujudkan harapan orang tua.
Kondisi ini lambat-laun mengganggu ke
sehatan mental anak.
Belum lagi karena kurang dewasa dan sabar sebagai orang tua, kita acapkali ber-
buat kekerasan pada anak—baik fisik maupun psikis: memukul, mencubit, berkata
kasar, membenntak, dan mendiamkannya.
Alih-alih sebagai orangtua berharap anak jadi shalih-shalihah lagi qurrata ‘ayun,
justru yang ada sebaliknya: anak tumbuh tidak sesuai yang diinginkan. Tidak percaya
diri, pemurung, pemarah, dan bisa melakukan perbuatan buruk lain.
Itu karena pengasuhan buruk (Toxic Parenting) yang dilakukan orang tua. Namun,
karena tidak disadari, perlakuan buruk itu setiap hari dilakukan hingga berdampak
negatif pada tumbuh kembang anak.
Bagaimana agar para orang tua tidak melakukan toxic parenting kepada buah hati?
Temukan jawabannya dalam Webinar Parenting “Bahaya Toxic Parenting” gelaran
SD-SMP AISBa Balikpapan bersama pakar pendidikan dan juga penulis buku, Ustaz
Mohammad Fauzil Adhim.
Acara diadakan pada tanggal 18 Desember 2021. Pukul 08.00-10.00 Wita (Wak-
tu Balikpapan). Segera daftarkan diri Anda karena kuota terbatas. Link registrasi
peserta UMUM:
https://bit.ly/parentingALIMAM. Link registrasi guru dan orangtua siswa SD-SMP
AISBa: https://bit.ly/webinarparentingaisba.
43Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
PERSPEKTIF
Gaya Belajar
Generasi Alpha
Oleh: Ustazah Dyah Mei Rimadhani, Juara 2 lomba “Guru Inovatif Competition” HAFECS
“Tadi di kelas ngapain, Nak?” Generasi Y, Z dan Alpha
“Tadi kita main. Seru loh, Mi!” Untuk lebih mudah mengenali
“Kok main terus? Nggak ada pe
lajaran, ya?” karakteristik pola hidup dari genera-
“Belajar pakai aplikasi begitu jadi si ke generasi, terciptalah lima nama
seperti tidak belajar. Seperti main generasi yang dibedakan dari peri-
gadget terus.” ode kelahirannya. Dimulai dari baby
Dari sini kita paham. Kegiatan yang boomers (1946-1960), generasi X
dilakukan menggunakan gadget justru (1961-1980), generasi Y atau gener-
dianggap bermain oleh siswa. Karena asi milenial (1981-1994), generasi Z
itu, wahai para guru. Sebisa mungkin, (1995-2010), dan yang terkini gener-
hindarilah diksi “main” saat belajar di asi Alpha (2011-2024).
kelas. Supaya anak tetap berpikir kita
sedang belajar, bukan bermain. Generasi Alpha dan generasi Z
Lalu, apa sih yang salah dengan inilah yang menjadi anak didik kita se-
kata “main”? karang. Generasi ini merupakan anak/
keturunan dari generasi milenial yang
menjadi generasi pertama abad 21.
44 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021
Pada pertengahan periode generasi sesuai peraturan”.
milenial (sekitar periode 1988-1994) Setelah menegaskan komitmen
generasi ini mulai menghasilkan moto
Work life balance. Generasi yang di- mereka, permainan dimulai. Saya
anggap mulai “berbeda” dengan ge menggambar tabel di papan tulis
nerasi-generasi sebelumnya. setelah selesai menerangkan aturan
permainan. Permainan dibagi dalam
Selain mengalami transisi dari se- kelompok, dan inti permainannya
gala hal yang bersifat analog ke digital, adalah menyelesaikan soal yang tadi
milenial atau generasi Y juga tumbuh sudah menunggu di meja.
seiring dengan semakin matangnya
nilai-nilai persamaan dan hak asa- Pada akhirnya mereka juga
si manusia, sehingga memengaruhi menyelesaikan soal, tapi dengan
pembawaan mereka yang bisa dinilai stimulus yang berbeda. Mereka me
lebih demokratis. Pembawaan inilah rasa sedang bermain. Dan itu lebih
yang juga berdampak pada perkem- menyenangkan.
bangan pola asuh pada anak-anak
mereka, generasi Alpha. Tapi kali ini bukan di kelas. Mereka
semua di rumah masing-masing. Saya
Dari sisi teknologi, generasi mile hanya bisa menatap mereka lewat la-
nial menikmati gempuran perkemba yar. Sedih. Bagaimana mengubah sua-
ngan teknologi seperti pada periode sanya ini ya?
Z. Bagi mereka teknologi melengkapi
hampir semua lini kehidupan, tidak Pekan depannya, saya sudah siap
hanya sekedar bersenang-senang. dengan ed-puzzle. Lagi-lagi awalnya
Mereka mulai mengalih fungsikan menelusup tanya di benak “mereka
perlengkapan eksternal mereka ke susah tidak ya pakai ini?”. Tapi ya coba
dalam gawai. saja dulu. Dan mereka membuktikan,
mereka memang generasi alpha, hehe.
Sesuaikan Hidangan Sampai saat saya cerita kekhawatiran
Melihat gesture anak-anak di kelas saya tentang kemungkinan mereka
kesulitan, mereka kompak menjawab,
virtual saat itu, mengingatkan saya “Enggak kok ustazah, gampang” dan
beberapa tahun silam. Kala saya me salah satu dari kalimat candaan yang
ngajar di sebuah sekolah menengah terlontar saat itu “ustazah salah men-
tingkat akhir yang bergelut dengan gira” :D
persiapan menghadapi ujian. Setiap
hari soal. Setiap hari latihan. Suatu Saya senang mereka menikmati
hari dengan jengah mereka berkata suasana baru belajarnya. Hal senada
“yah bu, soal lagi? Jangan dong, Bu!” terjadi di kelas lainnya, waktu saya
memberi tugas menggunakan edpuz-
Kertas-kertas soal di tangan pun zle, sampai ada yang berkomentar,
lalu mendarat di meja dan saya ber- “Tiap pakai edpuzzle, pasti kesene
pikir cepat, suasana harus segera be- ngan”. Tentu saja hal ini hanya variasi.
rubah.
Hilangkah Makna Belajar?
“Siapa mau main game?” cepat Akankah belajar kehilangan
mereka menjawab sambil mengang-
kat tangan tinggi-tinggi “saya bu”. maknanya ketika dikemas dalam ben-
tuk permainan?
“Oke, tapi sebelumnya harus
komitmen dulu, semua akan ikut main Belajar dan bermain tidak perlu
dijadikan hal yang kontradiktif. Pem
45Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021 | AN-NAJAH
PERSPEKTIF
belajaran berbasis game atau game saat ini karena :
based learning (GBL) merupakan pem- 1. Kompetisi dan kolaborasi tim
belajaran yang dikembangkan secara
kreatif dan modern dengan tujuan agar dapat menambah motivasi.
proses KBM (Kegiatan Belajar Menga- 2. Adanya umpan balik yang cepat,
jar) bisa selalu relevan dengan karak-
teristik peserta didik dan bisa efektif. meningkatkan semangat mencari
alternatif lain dalam memecah-
Berdasarkan hasil penelitian Pa- kan masalah.
pastergiou, (2009); Kazigmolu,dkk 3. Menciptakan lingkungan belajar
(2012) dan beberapa penelitian serupa yang asyik dan menyenangkan.
menunjukkan hasil bahwa pembelaja- Belajar tak akan kehilangan makna
ran berbasis game mampu meningkat- hanya karena dikemas dengan ber-
kan motivasi siswa dalam belajar. main. Bermain yang sejatinya disukai
anak-anak dapat dimanfaatkan men
Hal ini sejalan dengan pendapat jadi pilihan untuk menyajikan pem-
Maiga (2009:198), yang mengatakan belajaran yang sesuai dengan usia,
bahwa bermain merupakan bagian karakteristik, dan kebutuhan mereka.
penting dalam lingkungan belajar kare- Mendampingi anak-anak belajar
na bisa meningkatkan pengalaman dengan bahagia, adalah salah satu
belajar yang mudah diingat, mempert- ikhtiar untuk menghadirkan stimulus
inggi suasana hati dan membuat pem- yang tepat, guna melukiskan memori
belajaran menjadi efektif. yang menyenangkan, sehingga mer-
eka tak kehilangan fitrah untuk sen-
Ada berbagai jenis GBL yang sering ang belajar, sambil terus mendoakan
digunakan dalam pembelajaran, mulai proses belajar mereka sebagai manu-
dari yang konvensional (tanpa meng- sia tak akan berhenti sampai akhir ha-
gunakan gadget) sampai menggunakan yat nanti. Terutama belajar akan ek-
perangkat desktop maupun mobile. sistensinya sebagai khalifah di muka
GBL sendiri dianggap cocok diterap- bumi ini.*
kan pada pembelajaran anak generasi
46 AN-NAJAH | Rabi’ul Akhir 1443/Desember 2021