DAFTAR ISI
4 7 14 20
TARBIYAH LAPORAN AGENDA SILATURRAHIM
KHUSUS SEKOLAH
Anak Shalih yang Hidup Berkah Tanpa
Wisuda Generasi Ngaji Literasi
Dirindukan Riba
Kelima Sains
4 7 25 29
23 25 29 43
TEACHER KABAR SAINSQU
RUANG JURNALISM OSIS
KOMITE Misteri Hajar
Kiat Mendidik Mimpi Umroh yang Jalin Kekompakan Aswad
Anak Shalih
Menjadi Nyata dengan AISBA
Championship
2 AN-NAJAH |Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
SAPA REDAKSI
Ujian
Assalamu’alaikum warahmatullah wabara tulang. Seluruh energi dikerahkan. Ada
katuh yang harus pergi keluar kota bahkan keluar
negeri. Lama.
Pembaca yang budiman.
Ada peristiwa penting yang terjadi Seorang Ibu juga diuji dengan menjadi
di bulan Dzul Hijjah. Saking pentingnya guru, murabbiyah, sekaligus teladan bagi
peristiwa itu, Allah mengabadikannya dalam putra-putrinya di rumah dengan seabrek
al-Qur’an surah Ash-Shaffat ayat 100-102. aktivitas dan tanggung jawab yang tak
Peristiwa penting itu adalah saat Nabi pernah habis. Lelah luar biasa.
Ibrahim ‘alaihissalam diperintahkan Allah
untuk menyembelih putra tercinta, Ismail. Pun juga anak. Diuji untuk menuntut
Sungguh perintah yang sangat berat. Apalagi, ilmu. Apakah bisa menggunakan setiap
bagi ayah yang menanti putra begitu lama. detik waktunya dengan baik hingga dapat
Namun, cinta sang khalilullah—kekasih ilmu yang bermanfaat sebagai bekal kelak
Allah—itu lebih besar kepada Allah di dunia dan akhirat?
ketimbang kepada putranya. Perintah
menyembelih putranya ditunaikan. Ketaan Ya, siapapun kita diuji. Dan, siapapun
itu segera dibalas Allah Ta’ala: Nabi Ismail kita seharusnya meneladani semangat
diganti seekor domba. taat dan sabar Nabi Ibrahim dan Ismail
Pembaca yang budiman. dalam menjalani setiap ujian. Sebab, hanya
Sebenarnya tak hanya Nabi Ibrahim yang dengan itulah, Allah akan mengganti
diuji. Kita semua sesungguhnya juga sedang setiap peluh dan lelah kita dengan balasan
diuji. Hanya saja dalam bentuk dan kadar terbaik, baik di dunia maupun di akhirat
ujian berbeda-beda. kelak.
Seorang Ayah diuji berjuang mencari
nafkah halal untuk keluarga. Pergi pagi Yakinlah!. Wassalamu’alaikum warah
pulang petang. Peras keringat banting matullah wabarakatuh
Pemimpin Redaksi
SUSUNAN REDAKSI
Penasihat: Bapak. Ir. H. Muhammad Utama Jaya, Ir. Hj. Megawati. Pemimpin Redaksi:
Syaiful Anshor Redaktur Pelaksana: Nur Hidayat Sidang Redaksi: Muflihin, Rahmat,
Romadhan, Lilin Linda Saputri, Abdul Rofik, Randi Patajangan, Karindah Eka, M. Fadly
Ihsan, Hanifah Rahmah, Dina, Nur Hidayat, Indah Yulianti. Desainer: Mustok Design
Alamat Redaksi : Alamat: SD-SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan. Daerah Bukit
Cinta Damai (BCD) Balikpapan Kota. 0542-8515762 WA: 0811533362
Pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan ke E-mail:
[email protected].
3Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
TARBIYAH
Anak Shalih
yang Dirindukan
Oleh: *Syaiful Anshor, Humas SD-SMP AISBa
Buah hati yang puluhan tahun dinanti tumbuh jadi anak shalih, taat,
sekaligus penyabar luar biasa
A da doa yang dipan tidak lagi muda. Usianya telah senja.
jatkan oleh Nabi Ibra Karena itulah, dia begitu khawatir jika
him ‘alaihissalam saat tidak diberi keturunan. Tak ada gene
meminta keturunan. rasi pelanjut risalah dakwah. Dia pun
Dalam doa tak begitu selalu berdoa penuh harap dan khu
panjang yang diabadikan Allah dalam suk kepada Rab-nya setiap waktu.
al-Qur’an surah Ash-Shaffat ayat 100
itu berbunyi, “Ya Tuhanku, anugerah Namun, ada yang menarik dari
kanlah kepadaku (seorang anak) yang selarik doa pendek yang dipanjat
termasuk orang yang shalih.” kan: Nabi Ibrahim meminta agar di
anugerahi buah hati yang shalih. Itu
Saat itu, sang abul anbiya—bapak berarti, anak shalih baginya sangatlah
nya para Nabi—sekaligus khalilullah penting dan berharga. Lebih penting
4 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
dari segalanya. Lebih pen dan
ting dari sekadar punya sa
anak kaya raya dan suk yang ke
ses. pada anaknya tidak sebesar apalagi
mengalahkan cintanya kepada Allah,
Lalu, apa yang terjadi Rab yang telah menciptakannya dan
setelah doa itu dipan seluruh alam jagad raya. Baginya, Al
jatkan? Allah mendengar lah segalanya. Allah is everything. Tak
doa kekasih-Nya itu. Lihat ada yang menandingi. Perintah berat
bagaimana Allah menjawab itu pun disampaikan kepada Ismail.
doa itu di ayat selanjutnya,
“Maka Kami beri kabar gem “Wahai anakku! Sesungguhnya
bira kepadanya dengan (kelahi aku bermimpi bahwa aku menyem
ran) seorang anak yang sangat sa belihmu. Maka pikirkanlah bagaimana
bar (Ismail) (QS. Ash-Shaffat: 101). pendapatmu!” tanya Ibrahim kepada
Ismail seperti terdapat dalam surah
Betul saja. Buah hati yang puluhan Ash-Shaffat 102.
tahun dinanti tumbuh jadi anak shalih,
taat, sekaligus penyabar luar biasa. Ki Sungguh ini ekspresi ketataan
sah keshalihan putranya, Ismail yang sekaligus pengorbanan seorang Ayah
kemudian juga diangkat jadi Nabi di yang begitu besar kepada Allah. Na
abadikan oleh Allah Ta’ala dalam al- mun, ketaatan Ismail ternyata tak
Qur’an ayat selanjutnya: 102. kalah mengundang decak kagum. Sa
ma-sama mengagumkan.
Saat itu, Ismail tumbuh beranjak
besar dan mandiri. Sehat, gagah, dan Lihat, jawaban Ismail saat dimintai
memesona. Sudah jadi anak yang bisa pendapat Ayahnya akan disembelih
membersamai sang Ayah, Ibrahim da dalam ayat yang sama. Dengan man
lam beraktifitas: melakukan safar (per tap Ismail menjawab, “Wahai ayahku!
jalanan), membantu pekerjaan, dan
lainnya. Pokoknya bisa diandalkan
sekaligus membanggakan bagi setiap
seorang Ayah.
Di tengah buncahan bahagia, ti
ba-tiba Nabi Ibrahim dapat perintah
dari Allah lewat mimpi. Mimpinya be
gitu dahsyat. Dalam mimpi, dia diper
intahkan oleh Allah untuk menyem
belih anaknya yang begitu dicintai
dan disayangi. Sungguh perintah itu
amatlah berat. Apalagi Ismail anak
yang selama ini lama dinanti.
Namun, begitulah seorang kekasih
Allah, Ibrahim. Dia lebih cinta Tuhan
nya daripada putranya, Ismail. Cinta
5Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
TARBIYAH
Lakukanlah apa yang diperintahkan Allah. Sebesar dan seberat apapun
(Allah) kepadamu; Insyaa-Allah eng perintah. Selama Allah yang memer
kau akan mendapatiku termasuk yang intahkan, pasti dijalankan. Sami’na
sabar.” waath’ona. Meski harus disembelih
oleh Ayahnya.
Dari jawaban itu jelas. Tak ada
penyangkalan. Denial. Ismail dengan Ketahuilah, Allah hanya menguji
taat, patuh, dan sabar menerima per Nabi Ibrahim dan juga Ismail. Setelah
keduanya taat dan patuh men
intah itu. Padahal, bisa jalankannya, sekonyong-konyong
jadi, Ismail bisa saja Allah menggantinya dengan bala
menolak dan san terbaik. Itu terlihat saat Ibrahim
keberatan. telah membaringkan anaknya atas
Dia bisa pelipisnya untuk menyembelihnya.
ber
Lalu, Allah menggantinya dengan
dalih bah seekor sembelihan yang besar.
wa perintah Begitulah keshalihan
itu tidak masuk seorang Ismail. Anak sha
akal (irasional) dan lih adalah anak yang
melanggar hak asasi manusia kehadirann ya mem
(HAM) seperti yang banyak digem beri keberkahan dan
bar-gemborkan pegiat HAM zaman mendekatkan orangtua
sekarang. kepada Allah, bukan
Jawaban ini sekaligus bukti bahwa justru sebaliknya: men
Ismail adalah anak shalih, sesuai doa jauhkan lagi mendur
yang dipanjatkan Nabi Ibrahim kala hakai-Nya. Itu dibuktikan
meminta dikaruniai anak. Keshalihan ketaatan Ismail yang ridha dis
itu mengantarkannya jadi pribadi
sabar dan taat atas segala perintah embelih Ayahnya.
Teringatlah kita satu hadis Nabi
Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa Sal-
lam tentang anak yang shalih. Kata
beliau, seperti dalam hadis riwayat
Muslim nomor 1631, dari tiga amal
shalih yang tidak terputus pahalanya
adalah anak shalih yang mendoakan.
Sebagai orangtua, tentu kita men
damba anak shalih yang mendoakan.
Tentu bukan sekadar menginginkan
apalagi merindukannya begitu saja.
Tapi, juga berikhtiar sebaik mungkin
mentarbiyah mereka seperti yang
diteladankan oleh Nabi Muhammad
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.*
6 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
LAPORAN
KHUSUS
GeneWraissiuKdealima
SD-SMP AISBa mengadakan wisuda akbar tahfidz dan kelulusan di
Grand Jatra Hotel, Balikpapan pada Rabu, 1 Juni 2022. Ada 47
siswa yang diwisuda: 16 siswa SD dan 31 siswa SMP. Wisuda kali
ini adalah helatan ke-5 sejak sekolah berbasis tahfidz al-Qur’an
yang terletak di daerah Bukit Cinta Damai (BCD) ini berdiri.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita berlangsung meriah,
penuh khidmat, dan haru. Juga diwarnai kesan indah, berjuta harapan,
linangan air mata, serta doa yang membumbung tinggi. Nah, seperti apa
kemeriahannya? Ikuti ulasannya dalam rubrik Laporan Khusus berikut.
Syaiful Anshor.*
Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH 7
LAPORAN
KHUSUS
TilawahPenuh Berkah
Le Grande Ballroom lantai 10 ustazah.
Grand Jatra Hotel, Balikpapan Sesuai tema di backdrop, sekolah
pada 1 Juni 2022 lalu tampak
berbeda dari biasa. Sebuah berbasis tahfidz yang terletak di
backdrop berukuran besar Bukit Cinta Damai (BCD), Balikpa-
dengan perpaduan beberapa warna pan itu mengadakan wisuda kelulu-
dipadu motif bunga di sebelah kanan san dan tahfidz al-Qur’an. Ada 47
dan kiri terpasang pas di tengah dind- siswa yang diwisuda: SD 16 siswa
ing bagian depan. dan SMP 31 siswa. Ini adalah wisu-
Di tengahnya terdapat tulisan da ke-5 sejak sekolah yang didirikan
berukuran besar dengan font artis- oleh Bapak. H. Ir. Muhammad Uta-
tik, “Wisuda Tahfidz dan Kelulusan ma Jaya berdiri.
SD-SMP Al-Imam Islamic School Balik
papan Angkatan V.” Tampak juga logo Acara wisuda dipandu master of
sekolah berwarna hijau ceremony, Syaiful Anshor. Humas SD-
dan beberapa logo SMP AISBa sekaligus pimpinan re-
lainnya: Kemendikbud
RI, Yayasan Al-Imam
Madinatul Iman, dan
Komite Sekolah.
Ratusan orangtua
siswa duduk di kursi
bagian depan. Yang
akhwat di sebelah kiri
dan ikhwan di sebe-
lah kanan. Keduanya
dipisah sekat kain
tipis berwarna gold.
Sedangkan para wisu-
dawan duduk di kur-
si di bagian belakang
disusul para ustaz dan
8 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
daksi ma- itu terdengar dari sound
jalah An-Najah itu mengenakan dress- system yang dipasang di
code serba hitam: celana panjang, jas, beberapa titik. Jawaban
sepatu hingga songkok nasional. Han- salam dari semua yang
ya baju lengan panjang bagian dalam hadir tak kalah keras.
yang putih. Sebuah name tage—tanda Suasana wisuda semakin
panitia—dikalungkan di leher. terasa dan meriah. Ratu-
san pasang mata fokus
Jam menunjukkan pukul 08.00 te- ke depan. Menunggu se-
pat. Para orangtua siswa, wisudawan, tiap agenda wisuda yang
dan tamu undangan telah hadir. Kursi akan segera berlangsung.
yang disediakan terisi. Pembawa aca-
ra maju ke depan. Berdiri di bagian Usai salam, tahmid,
tengah di atas panggung. Tangan dan shalawat, pembawa
kanan memegang mikrofon sedang- acara mengundang dua
kan tangan kiri memegang kertas ber- siswa untuk membaca al-
isi rundown acara. Qur’an sekaligus terjema-
hannya: Muhammad At-
“Assalamu’alaikum warahmatullah thar Hamizan dan Ahmad
wabarakaatuh,” ucapnya penuh se- Havi Husain. Siswa kelas
mangat. 8 SMP AISBa yang akrab
disapa Athar ini bertugas membaca
Suara salam sontak memenuhi al-Qur’an, sedangkan Havi membaca
ballroom yang megah dan luas. Suara sari tilawah.
Tilawah al-Qur’an Athar begitu
indah. Tidak hanya suaranya yang
merdu. Tapi juga makhraj, tajwid, dan
panjang pendeknya bagus. Ditambah
lagi terjemahan yang dibaca Havi.
Para peserta semakin menekuri setiap
pesan yang terkandung di dalamnya.
Sesi tilawah itu tidak hanya membuat
wisuda semakin khidmat, tapi juga
penuh keberkahan.
“Al-Qur’an adalah kalamullah atau
firman Allah yang saat dibaca, tidak
saja mendatangkan pahala dan ke-
baikan, tapi juga mengundang rahmat
dan sakinah di dalam jiwa,” ujar Syai-
ful Anshor mengomentari bacaan ti
lawah dan terjemah Athar dan Havi.*
Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH 9
LAPORAN
KHUSSUS deaunnHtaairaDpanoa
Bapak H. Ir. Muhammad Uta- SD-SMP AISBa. Di antaranya, beliau
ma Jaya berdiri di panggung. menyebut para orangtua siswa, Komite
Ketua Yayasan Al-Imam Ma- Sekolah, kepala SD-SMP, dan seluruh
dinatul Iman sekaligus found- ustaz dan ustazah.
er SD-SMP AISBa ini didapuk
memberi sambutan pertama kali. Tak “Kami ucapkan jazaakumullah
mau kalah, beliau juga mengenakan khairan katsiran atas semua kebaikan,
dress-code sama: jas, celana, dan song- dukungan, dan kerja keras semua pihak
kok nasional serba hitam. untuk kemajuan SD-SMP AISBa tercin-
ta. Semoga Allah membalasnya dengan
Materi sambutan telah disiapkan. balasan terbaik,” ucapnya.
Tampak ayah tiga anak ini mengeluar-
kan secarik kertas dari balik kantong Dalam sambutan, beliau juga ber-
jas tebal. Tak banyak tulisan di kertas cerita sekelumit sejarah perjalanan se-
yang dilipat itu. Sekadar beberapa poin kolah Islam berbasis tahfidz yang ber
penting yang akan disampaikan. diri sekitar 7 tahun silam. Dia sendiri
tak pernah membayangkan apalagi
Alumni Universitas Sriwijaya, menyangka sekolah yang didirikan
Palembang ini mengucapkan rasa bersama istrinya, Bunda Megawati itu
terima kasih yang begitu besar kepa- akan jadi sejauh dan sebesar itu.
da seluruh pihak yang selama ini ter
“Kalau boleh jujur, sebenarnya
libat dan mendukung mendirikan AISBa ini diawali niat. Niat
ingin mendirikan sekolah
yang berkualitas un-
tuk mencetak generasi
Qur’ani calon pemimpim
masa depan. Alhamdulil-
lah, Allah ‘Azza wa Jalla
memudahkan niat itu,”
ucapnya.
Beliau masih ingat.
Saat pertama kali mendi-
rikan sekolah belum pu-
nya apa-apa. Tak ada
siswa. Tak ada guru. Yang
ada hanya konsep pendi-
dikan yang diadopsi dari
Dzulqa’dah 1441/Juli 2021 | 23
AN-NAJAH
Sekolah ma-sama alumni Pesantren Gon-
Al-Wildan, Jakarta. Juga hanya ruko tor—yang kini resmi jadi warga
tak begitu besar di kompleks Masjid Balikpapan,” ujarnya.
Namirah di bilangan Balikpapan Baru.
Ustaz Randi Patajangan pem-
Namun, karena niat sudah bulat, beri sambutan kedua. Setali tiga
apapun kesulitan dan kekurangan harus uang Bapak Utama, Kepala SD
dihadapi. Tak boleh jadi alasan. Beliau AISBa ini mengawali sambutan
lalu memasang iklan penerimaan siswa dengan memberi ucapan terima
baru di Kaltim Post. Saat itu, istrinya tak kasih ke sejumlah pihak. Menurut
diberi tahu. Tahunya saat sebuah te Ustaz Randi—sapaan akrabnya—,
lpon masuk ke gawainya dan menanya- wisuda bukan momen terakhir
kan ihwal iklan di koran. siswa menimba ilmu. Justru ini jadi
titik awal (starting point) mereka
“Istri saya, Bu Mega saja tahunya menapaki cita-cita selanjutnya.
saat saya sudah iklan di koran,” kenang-
nya sambil tersenyum. “Ini adalah langkah awal (first
step) kalian untuk menuju masa de-
Alhamdulillah, dari hasil pasang iklan pan. Semoga setiap langkah kalian
ada beberapa siswa baru yang mendaft- menapaki tangga masa depan untuk
ar. SD dan SMP. Namun, masalahnya meraih cita-cita dimudahkan dan diber-
belum usai. Masih harus cari guru baru. kahi oleh Allah,” tuturnya.
Tak mudah mencari guru. Apalagi, yang
berkualitas. Dicarilah guru dari Jawa. Ustaz Randi juga berharap agar
Lulusan pesantren Modern Gontor, Po- kebiasaan baik yang selama ini telah
norogo, Jawa Timur. dilakukan di SD AISBa, seperti meng-
hafal al-Qur’an, murajaah, zikir, shalat
“Seingat saya dulu ada Ustaz Saiful dhuha, dan ibadah lainnya agar tetap
Muttabi’in, almarhum Ustaz Billi, dan dipertahankan.
Ustaz Lukman Hakim. Ustaz Lukman
bahkan sampai nikah dan dapat guru Pesan yang sama juga disampaikan
AISBa, Ustazah Nur Syamsiyah—sa- Kepala SMP AISBa, Ustaz Abdul Rofik.
Dalam sambutannya, ustaz Rofik me-
minta agar para wisudawan bertakwa
kepada Allah di manapun mereka be-
rada. Sebab, kebaikan yang dilakukan
dapat memudahkan setiap langkah
meraih apa yang dicita-citakan.
“Anak-anakku. Jadilah kalian gene
rasi Islam masa depan. Meski sudah
lulus dari SMP AISBa, tapi tetap jaga
nama baik almamater, pertahankan
kebaikan dan ibadah yang selama ini
dilakukan di sekolah,” ucapnya yang
saat itu mengenakan jubah putih dipa-
du sorban dan sepatu kets putih mirip
orang Arab.*
11Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
LAPORAN
KHUSUSMKeensgahnayraunkgan
Bapak Henry Ferdiansyah kesempatan itu juga dia mengapresiasi
bergegas ke atas panggung para guru.
saat namanya dipanggil oleh “Teruntuk ustaz dan ustazah. Terulah
jadi lentera yang tak pernah padam
pembawa acara, Syaiful menerangi dan mendidik putra-putri
kami. Kami lihat ustaz dan ustazah
Anshor. Ayah dari Aleeya mengajar dari hati. Sesuatu yang dari hati
Yasmin, siswi kelas 6 SD sekaligus salah itu Insya-Allah akan sampai ke hati. And
satu wisudawati ini diminta panitia we can feel it,” pungkasnya.
wisuda untuk memberikan kesan dan
pesan selama putrinya bersekolah. Sementara, ucapan kesan dan
pesan perwakilan orangtua wisudawan
Suami dari Bunda drg. Adisti ini SMP AISBa disampaikan Bapak Busyra
mengenakan baju style kurtah berlengan Rasyid. Ayah dari Naurah Adani Busyra
pendek dipadu celana hitam dan ini menyampaikan kesan dan pesan tak
sepatu. Jenggotnya tebal menghias kalah menarik.
dagu. Sebelum mengucap salam,
pandangannya menyapu ruangan yang “Alhamdulillah. Kami selaku orangtua
ada di depannya. berbahagia dan berterima kepada kepada
pihak yayasan dan sekolah. Berkat belajar
Meski tak begitu lama, tapi apa yang di sini, anak-anak kami—khususnya
disampaikan bak mutiara. Indah dan Naura—bisa jadi lebih baik,” tuturnya.
berharga. Menurutnya, selama Yasmin—
biasa putrinya disapa—bersekolah di SD Beliau mengakui, sekolah tidak hanya
AISBa dapat banyak perkembangan. berhasil mendidik siswa dari aspek ilmu
Bukan saja akademik, tapi juga al-Qur’an, pengetahuan, tapi juga adab, al-Qur’an,
adab, dan semangat belajar. dan juga ghirah—semangat—berislam.
Dia pun berharap, kedepan SD-SMP
“Ini tidak lain karena sekolah pro- AISBa bisa lebih baik dan maju lagi untuk
aktif dengan mengadakan beragam mendidik generasi qur’ani masa depan.
program menarik. Seperti Student Day,
EXOT, lomba, dan mengikutkan siswa Tak hanya orangtua siswa yang
di berbagai ajang perlombaan di luar mengucapkan kesan dan pesan,
sekolah, baik tahfidz, sains, olimpiade wisudawan dan juga siswa juga tak
matematika, dan sebagainya,” ujarnya. mau ketinggalan. Kesan dan pesan
SD disampaikan oleh Muhammad
Dia juga merasa anaknya makin Akbar Zahwan, SMP oleh Rafli Rizaldi
mandiri dan rajin belajar ataupun sementara dari siswa diwakilkan oleh
murajaah hafalan meski tanpa disuruh. Bilal Fairuz Ubaidillah. Sedangkan
Suatu saat, sepulang sekolah, Yasmin prosesi wisuda dan tahfidz dibacakan
bukannya bermain. Putri keduanya oleh Ustaz Nur Hidayat dengan lancar
itu justru duduk di selasar kamar dan impresif.*
memurajaah hafalan. Kebiasaan baru itu
tidak sekali dua kali dilihat. Sering. Dalam
12 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
di PeAmibracMaaantaDoa
Ustaz Muhammad Fadly Ih- hendak dirapal. Dia kembali merapal-
san berdiri di atas panggu- nya, “Ya Allah. Ampunilah dosa yang
telah kami lakukan. Ampuni kami yang
ng. Sebuah mimbar kecil pas belum bisa menjadi hamba-Mu yang
shalih, yang baik, dan yang taat.”
di depannya. Secarik kertas
Hafiz al-Qur’an 28 juz ini tak kuat
putih tipis bertuliskan teks menahan sedih. Pertahanannya jebol.
doa diletakkan di atas. Saat itu, guru Tangisnya pecah. Sesunggukan. Isak
tahfidz SMP AISBa ini bertugas menu- tangis itu terdengar jelas dari balik
tup acara wisuda kelulusan dan tahfidz pengeras suara di beberapa selasar
dengan doa. ruang yang megah dan luas. Meski
terlihat dia ingin melanjutkan doa, tapi
Ratusan pasang mata melihatnya. tak kuat. Butuh beberapa detik untuk
Tak sabar menunggu doa yang hendak menormalkan isi hatinya kembali.
dirapal ustaz asal Bali yang juga alum-
ni Ma’had Ar-Royah, Sukabumi, Jawa Kedua matanya sembab oleh air
Barat. Pandangan Ayah dua anak ini mata. Bulir bening itu jatuh. Kedua
tampak ke bawah, ke teks hadapannya. nya pipinya basah. Dari atas panggung,
ustaz yang punya segudang ilmu agama
“Mari kita tundukkan kepala den- tapi kalem dan tawadhu ini tampak
gan menghadirkan hati penuh khusuk menyeka air matanya dengan tangan
seraya bersama berdoa kepada Allah kanannya sekenanya. Suara tangis juga
Yang Maha Kuasa,” ujarnya mengawali terdengar dari balik orangtua. Pecah.*
pembacaan doa penuh penjiwaan.
Suaranya terdengar mulai serak.
Padahal doa baru saja dimulai. Semua
yang hadir yang memenuhi ruang per-
temuan lantai 10 Grand Jatra, Balik-
papan ikut menundukkan pandangan.
Kedua tangan mereka juga tampak ter-
tengadah. Khusuk. Syahdu.
Dia kembali berkata, “Hadirin seka-
lian. Di dunia ini, sungguh tak ada yang
kebetulan. Semua tercatat rapi di lauhul
mahfudz. Allah jadikan kita sebagai
Ayah, sebagai Ibu, sebagai guru, dan
sebagai murid. Ingatlah kelak di akhirat
semua itu akan dimintai pertanggung
jawaban oleh Allah.”
Suaranya makin serak. Kepalanya
tertunduk. Hatinya makin tenggelam
dalam kalimat demi kalimat doa yang
13Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
AGENDA
SEKOLAH
Ngaji Literasi Sains
Tak banyak nama hewan yang di
abadikan Allah di dalam al-Qur’an. Di an
tara yang sedikit itu, unta salah satunya.
Seperti yang terdapat dalam al-Qur’an
surah Al-Ghasyiyah ayat ke-17. Dalam ayat
itu, Allah menggunakan diksi ibil atau unta.
Bukan tanpa alasan Allah mengabadikan
unta di dalam al-Qur’an. Pasti menyimpan
selaksa kelebihan yang mengundang decak
kagum manusia. Salah satunya karena he
wan berpunuk itu dapat hidup dan tinggal
di tengah gurun padang pasir yang tandus
dan gersang.
Penjelasan itu disampaikan Ustaz Nur
Hidayat dalam talkshow bedah Majalah
An-Najah edisi ke-15 di IDC FM pada Rabu,
8 Juni lalu. Menurut guru sains SMP AISBa, unta dapat melak
ukannya karena diberi kemampuan khusus oleh Allah.
“Unta punya sistem dan anatomi tubuh untuk bertahan hidup di gurun
padang pasir. Seperti kulit tebal, kelopak mata yang terdiri dari tiga lapis, dan
dua lapis bulu mata untuk melindungi mata dari pasir dan debu,” ujar Wakil
Pimred Majalah An-Najah.
Unta adalah tema artikel yang berisi ilmu pengetahuan—terutama hewan
yang terdapat di dalam al-Qur’an—yang ditulis Ustaz Dayat dalam rubrik
Iqra. Judul artikel tersebut, “Si Tangguh dari Gurun.” Artikel sainstifik ditulis
untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa al-Qur’an juga mem
bahas ilmu pengetahuan.
“Semua guru—pun juga guru sains ataupun eksak—saat mengajarkan
materi goal-nya harusnya ke sana. Mengajak siswa bukan sekadar mema
hami ilmu pengetahuan, tapi sekaligus mendekatkan kepada Sang Pencipta,
Allah Ta’ala,” jelasnya lagi.
Selain alumni Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jateng ini, talk-
show juga dihadiri Pimred Majalah An-Najah, Ustaz Syaiful Anshor. Humas
SD-SMP AISBa ini membahas tema utama yang terdapat dalam rubrik Tar
biyah, “Apa yang Kamu Sembah Sepeninggalku?”
Seperti biasa, acara yang berlangsung sejam itu dipandu penyiar senior
IDC FM, Mas Uli Abdurrahman.
“Selalu ada saja yang menarik dari majalah An-Najah. Sayangnya, tak
cukup dibedah dalam tempo sejam. Insya-Allah, kita bertemu bulan depan
dengan edisi berikutnya,” pungkasnya.*
14 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
Sinergi Memajukan Sekolah
Sekolah tak bisa berjalan sendiri.
Lembaga pendidikan ini terintegra
si dengan unsur lainnya: keluarga—
orangtua—dan juga lingkungan. Un
tuk itu, perlu wadah untuk menjem
batani dengan orangtua siswa dan
juga mendukung berbagai macam
program sekolah.
Wadah yang dimaksud adalah
Komite Sekolah. Organisasi ini ter
diri dari perwakilan orangtua siswa,
baik dari SD hingga SMP. Pengu
rus Komite inilah yang memberikan
pandangan dan rekomendasi terkait
pengembangan pendidikan, bahkan
sampai bantuan dana kepada sekolah.
Penjelasan itu mengemuka dalam talkshow IDC Public di radio IDC FM
Rabu, 15 Juni ini. Acara bertajuk, “Sinergi Memajukan Sekolah” yang dim
ulai pukul 08.00 hingga 09.00 ini menghadirkan tiga narasumber: Wakil
Ketua Komite, Bunda Kartika Dewi, Humas Komite, Bunda Yulfani Dwi
Astuti, dan Humas AISBa, Ustaz Syaiful Anshor.
Menurut Bunda Tika—biasa disapa—dalam masa pengurusannya,
Komite AISBa punya banyak program yang telah dicanangkan. Program
tersebut ada yang telah direalisasikan ada juga yang belum, seperti pendi
dikan, sosial, dan juga agama.
“Alhamdulillah, selama kepengurusan, Komite telah mengadakan berb
agai macam program. Di antaranya, AISBa’s One Day Inspiration, Dispaly
Class, bagi takjil dan sembako saat bulan Ramadhan lalu,” tutur Bunda Kar
tika yang juga Ibu dari tiga anak ini.
Sementara menurut Humas Komite, Bunda Yulfani Dwi Astuti, divi
si humas selama ini telah membantu memublikasikan berbagai program
Komite AISBa baik secara langsung maupun melalui media sosial. Salah
satu media yang dikelola adalah Instagram.
“Alhamdulillah, kita telah membuat konten dan memposting di akun
media sosial komite. Semoga bisa membantu sekolah agar lebih dikenal
publik,” ujarnya.*
15Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
AGENDA
SEKOLAH
Aneka Ekspresi Saat Vaksinasi
“Uwais Haafizd Abdurrahman Lolowang,” panggil Ustazah Rifka dari
pengeras suara.
Siswa kelas 1 SD AISBa yang akrab disapa Uwais Hafiz ini lalu masuk
ke ruang kelas 6 SD di lantai dasar. Dia didampingi Ustazah Wiwi yang
membawa berkas data pribadinya. Uwais Hafiz—sapaan akrabnya—duduk
di kursi untuk di-screening oleh petugas lebih dulu. Dia ditanya tentang
riwayat penyakit.
“Lagi demam, pusing, atau pilek?” tanyanya dan dijawab pendek, “Ng
gak.
Pengecekan kondisi kesehatan Uwais Hafiz dilakukan sebelum divaksin.
SD AISBa mengadakan vaksinasi Campak-Rubela bekerjasama Puskesmas
Damai, Balikpapan pada Jumat, 17 Juni lalu. Kegiatan yang diikuti oleh
siswa-siswi SD dari kelas 1-5 ini diadakan berkenaan Bulan Imunisasi Anak
Nasional (BIAN).
Usai screening, Hafiz dibawa ke meja vaksinasi. Ada dua petugas yang
sudah menunggu. Satu menyiapkan alat vaksinasi—jarum suntik dan obat—
dan satu lagi bertugas menyuntikkan vaksin. Dia duduk di kursi dengan
takut. Baju lengan sebelah kiri dibuka hingga lengannya tampak.
16 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
“Tenang, yah. Nggak sakit, ko. Lebih sakit digigit semut,” ujar Ustazah
Dwi menenangkan.
Meski sudah ditenangkan, tapi Hafiz tampak masih khawatir. Matan
nya memejam. Badannya melemas dan disandarkan ke ustazah. Petugas
dari Puskesmas dengan lembut lalu menusukkan jarum suntik ke lengan
kirinya. Bles! Cairan vaksin masuk dan menjalar ke tubuh.
“Alhamdulillah. Sudah! Nggak sakit kan, Uwais?” tanya Ustazah Wiwi.
Lag-lagi, Uwais tak menjawab. Terlihat masih kesakitan.
Bukan hanya Uwias Hafiz. Tak sedikit siswa lainnya—khususnya yang
kelas bawah—1 sampai 3 SD—yang merasa takut dan khawatir. Senada
dirasakan teman sekelasnya, Savahannan. Awalnya, dia tak terlihat takut.
Wajahnya datar. Sesekali tersenyum. Berani.
Ekspresi berubah saat petugas akan menyuntikkan vaksin. Dia meli
hat jarum yang akan disuntikkan. Jarum itu terlihat menakutkan. Akhirnya
jarum suntik kecil itu menembus kulit. Savahannan tak tahan menahan
sakit. Meringis kesakitan. Petugas mengusap-usap bekasnya.
Ekspresi berbeda ditampakkan Naveed. Siswa kelas 1 ini terlihat be
rani. Tak ada rasa khawa
tir. Apalagi takut. Dengan
mengenakan celana dan
kopiah coklat, serta baju
Muslim lengan pendek pu
tih, Naveed duduk santai di
kursi vaksinasi.
Pandangan Naveed ma
sih kedepan saat lengan
baju sebelah kiri diangkat.
Bahkan saat petugas hen
dak menyuntikkan jarum
suntik ke lengan dia lihat
lekat-lekat. Tak takut. Tak
terlihat merasa sakit. Bah
kan dia tersenyum usai di
vaksin.
“Masya-Allah. Kebetu
lan Naveed pernah terapi
alergi dengan injeksi seperti vaksin. Jadi sudah familiar
dengan jarum suntik,” ujar Ibunya, Bunda Karunia Wulansari.
17Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
AGENDA
SEKOLAH
Saat Orangtua Terima Rapor Anak
Ada yang berbeda di ruang kelas 3 Pi pada Sabtu, 18 Juni lalu. Jika bi
asanya yang duduk di deretan kursi itu adalah siswa, kali ini yang duduk adalah
orangtua siswa. Seperti yang dilakukan oleh Bapak Hadi Ismawan dan Bunda
Dini Octavia.
Duduknya orangtua dari dua siswi SD AISBa—Alika Zhahira Divya Hadi
dan Delvira Namia Aisyel Hadi—di ruang kelas di lantai dua itu bukan sedang
mengikuti kegiatan belajar. Keduanya sedang menerima rapor sekaligus pen
jelasan hasil perkembangan pembelajaran putrinya.
Wali kelas 3 Pi, Ustazah Fitriani Ningsih yang duduk di depannya menjelas
kan perkembangan Delvira Namia. Sebagai data, rapor tebal berwarna biru
dibuka dan diletakkan di depannya. Di dalamnya terdapat daftar nilai hasil Pe
nilaian Akhir Tahun (PAT) semester dua ini.
“Alhamdulillah, ananda Namia telah menyelesaikan pembelajaran di tahun
ajaran semester dua ini dengan baik. Harapannya kedepan, bisa lebih diting
katkan lagi,” ujar guru tahfidz ini.
Tak hanya mendengar perkembangan belajar putrinya, Bapak Hadi dan
Bunda Dini juga mengonsultasikan banyak hal terkait aktivitas dan kebiasan
putrinya di rumah. Terutama kebiasaan menggunakan gadget pasca pembela
jaran daring (online learning) sekitar dua tahun lamanya.
“Kami selalu mengontrol penggunaan gawai Mia. Kalau ada sesuatu yang
aneh, kami langsung menasihati dan men-delete link-nya,” jelasnya.
Pembagian rapor tidak hanya
dilakukan oleh SD AISBa. Kegiatan
yang diadakan sejak pagi sekitar
pukul 08.00 hingga selesai ini juga
diadakan oleh SMP AISBa. Jika bi
asanya dilakukan secara daring,
bagi rapor kali ini diadakan secara
luring.
Satu persatu orangtua siswa se
suai jadwal datang ke gedung yang
terletak di daerah Bukit Cinta Da
mai, Balikpapan. Mereka datang
ke wali kelas masing-masing untuk
mendapatkan rapor sekaligus pen
jelasan hasil pembelajaran putra-pu
trinya.*
18 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
Hai Tayo...Menjelajah Balikpapan
dengan Bus
Bagi siswa SD AISBa, naik mobil sudah bi
asa. Hampir setiap hari mereka berangkat dan
pulang sekolah naik mobil. Namun, ada yang
tak biasa. Apa itu? Naik bus kota (city-bus
tour). Apalagi, bentuk bisnya mirip bus Tayo
seperti yang ada di film kartun di layar televisi.
Ah, sensainya jauh berbeda.
Nah, itulah yang dilakukan oleh siswa kelas
3 Pa SD AISBa pada Rabu, 22 Juni lalu. Usai
terima rapor, mereka bersepakat naik bus unik
yang didominasi warna biru. Tidak sekadar naik
bus, mereka diajak berkeliling untuk menjelajah setiap sudut kota minyak
dari dalam bus selama sekitar 90 menit.
Rute perjalanan diawali dari gedung parkir Klandasan, Balikpapan. Jad
wal keberangkatan pukul 09.00 pagi. Sebelum itu, seluruh siswa berkumpul
di tempat ini. Tampak seluruh siswa menggunakan seragam batik sekolah
didampingi wali kelas, Ustazah Hesti Pusposari dan Ibu mereka.
Sekitar pukul 09.00 bus datang. Satu persatu siswa naik. Diikuti wali
kelas dan orangtua. Mereka duduk di kursi bus. Kondisi bus yang bersih,
ber-AC, dan nyaman membuat siswa menikmati perjalanan. Bus perlahan
berangkat. Diawali dari gedung parkir Klandasan ke sejumlah rute.
Ada banya rute yang dilalui bus tayo ini: Gedung DPRD/Pemkot Balik
papan, Monumen Perjuangan Rakyat, Pantai Kemala, Tugu Australia, Sumur
Bor Mathilda. Tak hanya itu, bus juga melewati Kampung Pinishi, Bank BPD
Kaltimtara, Rumah Panggung Dahor, Museum Kodam VI Mulawarman, Ke
bun Sayur, dan terakhir Kilang Minyak.
Meski hanya melihat pemandangan kota Balikpapan dari dalam bus, na
mun seluruh siswa tampak puas. Sepanjang jalan mereka mengintip panora
ma dalam balik kaca jendela bus yang
bening dan terang. Pengalaman itu
membuat para siswa tahu lebih detail
kota yang mereka diami.
“Alhamdulillah, seluruh siswa begi
tu menikmati perjalanan. Meski han
ya sekitar 90 menit, tapi ini akan jadi
pengalaman siswa yang tak terlupakan
tentang kotanya,” tutur Ustazah Hesti.*
19Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
SSILILAATTUURRAAHHIMIM
Hidup Berkah
Tanpa Riba
Berkat keshalihan Athifah dibiarkan begitu saja, lambat laun
dan Rais yang berhasil jadi bisa memengaruhi proses pertum
hafidz-hafidzah dengan buhan dan kesehatan. Bahaya.
segudang prestasi, Ibunya
yang dulu kecewa berat, kini Yang buat alumni Universitas
balik mendukung. Jenderal Soedirman, Purwokerto
ini pusing tidak lain penyebab gizi
Bunda Yuni Puji Astuti pus buruk yang diderita putrinya. Tak
ing tujuh keliling. Berat diketahui. Sebab, selama ini, Athifa
badan putri sulungnya, dapat asupan gizi lebih dari cukup.
Ritzia Athifa Khairunni Bunda Yuni bahkan memberinya
sa di bawah garis merah. makanan organik kualitas terbaik.
Kurus sekali. Bahkan, kata dokter,
Athifa menderita gizi buruk. Jika “Saat itu, dokter hanya memberi
dua pilihan kepada saya. Asisten
rumah tangga yang diganti atau
saya harus resign dari kantor,” ujar
istri dari Bapak Faizal Rahman men
genang.
20 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
Karena tekad sudah bulat, Bunda Yuni tetap
bersikukuh dengan keputusannya: resign dari
kantor dan fokus merawat Athifah. Masya-
Allah. Hanya dalam kurun empat bulan, pe-
rubahan badan dan kesehatan putrinya be-
rangsung membaik. Berat badannya naik.
Kedua opsi itu dianggap berat. saja. Mulai kuliah sampai dapat
Lebih berat jika harus resign. Karier predikat cumlaude hingga berjuang
Ibu tiga anak ini saat itu sedang be meniti karier. Eh, saat sedang be
rada di puncak: kepala cabang se rada di puncak, ditinggalkan begitu
buah jasa keuangan. Hidup berke saja.
cukupan bahkan berlebih. Apa saja
yang diinginkan ada. Gaji besar. Po Karena tekad sudah bulat, Bun
sisi yang diinginkan banyak orang. da Yuni tetap bersikukuh dengan
keputusannya: resign dari kan
Namun, saat perjalanan pulang, tor dan fokus merawat Athifah.
sang suami justru meminta un Masya-Allah. Hanya dalam kurun
tuk mengambil opsi kedua: resign. empat bulan, perubahan badan dan
Bahkan, dengan nada sedikit me kesehatan putrinya berangsung
ngancam, jika Bunda Yuni tidak mau membaik. Berat badannya naik.
resign, dia sendiri yang akan keluar Ideal. Tidak gampang sakit. Kata
dari bekerja dan memilih merawat dokter, kondisinya sudah seperti
Athifah sendiri. Yang penting dia anak normal.
siap hidup apa adanya.
Sembuh
“Akhirnya, saat itu saya memilih Bunda Yuni merasa kaget seka
opsi kedua. Resign dari tempat kerja
yang telah saya raih dengan kerja ligus bersyukur. Kondisi kesehatan
keras dan susah payah,” kenangnya. putrinya yang awalnya mengkha
watirkan dalam waktu tak lama
Saat keputusan itu diambil, tak berangsur membaik. Sehat dan
sedikit yang menyayangkan bahkan normal. Dia merasa resign adalah
kecewa. Terutama Ibunya. Kecewa keputusan tepat. Dia juga merasa
sekali. Menurutnya, Ibunya sangat pulihnya kesehatan Athifah jawa
kecewa lantaran kesuksesan yang ban dari keputusan itu.
diraih tidak ujug-ujug didapat begitu
21Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
SSILILAATTUURRAAHHIMIM
Tak hanya itu saja. Hubungan alah yang dihadapi keluarga selama
dengan suami juga makin harmo ini?” Mulai Athifa sering sakit-saki
nis dan mesra. Padahal, sebelumn tan, gizi buruk, hingga hubungan
ya sering bertengkar. Ada saja hal dengan suami tidak harmonis. Ser
sepele yang bisa membuat ribut. ing tengkar.
Padahal semuanya ada. Tak kekura
ngan sedikit pun. Tak ayal, kondisi Nah, setelah direnungkan, dia
rumah tangga pun terasa tidak me sadar. Ada kesalahan fatal yang se
nentramkan. Namun, sejak resign, lama ini dilakukan: hidup bergeli
kondisnya berubah. mang riba. Tempatnya bekerja ada
lah jasa keungan ribawi. Dia yakin
“Alhamdulillah, sejak itu rumah itulah penyebab semua masalah
tangga kami makin bahagia dan dalam rumah tangganya.
berkah,” ucapnya penuh syukur.
“Mungkin karena sebelumnya
Bunda Yuni lantas berpikir, “Ki saya bekerja di tempat riba. Hanya
ra-kira, apa penyebab semua mas saja waktu itu kami belum tahu dan
22 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
sadar. Alhamdulillah, diingatkan Al Anak-anaknya tidak saja akrab dan
lah dengan berbagai ujian hingga cita al-Qur’an, tapi juga tumbuh
akhirnya kami berhijrah. Hijrah yang dan besar sebagai penghafal al-
membawa berkah hidup,” ujarnya. Qur’an.
Menurutnya, secara pekerjaan Athifa telah berhasil menghafal
dulu boleh dibilang sukses. Posi al-Qur’an 30 juz. Siswi kelas 7
si dan gaji tinggi. Namun, selain SMP AISBa ini bahkan telah ber
hasilnya ribawi, kesibukannya juga hasil menorehkan berbagai presta
padat. Tak jarang dia harus bekerja si di bidang tahfidz al-Qur’an, tidak
hingga malam jika ada instruksi dari hanya skala nasional tapi juga in
kantor pusat Jakarta. Bahkan, hari ternasional. Prestasinya sudah ti
Sabtu juga masuk kerja. dak terhitung lagi.
“Padahal, Ayah hari Sabtu libur. Prestasi sama juga ditorehkan
Kami jadi jarang ketemu dan ber adiknya, Rais Alfarizy Dhiaurrah
sama. Tak ada family time. Belum man. Rais juga hafidz al-Qur’an
lagi pekerjaan lainnya yang kadang 30 juz. Seperti kakaknya, Rais—sa
bertentangan dengan nurani saya,” paan akrabnya—punya segudang
jelasnya lagi. prestasi tahfidz al-Qur’an yang
luar biasa. Berkali-kali juara.
Penghafal al-Qur’an
Awalnya, keputusan resign kerja Yang membuat Bunda Yuni ba
hagia kedua anaknya itu tidak saja
bukan hal mudah. Berat. Kehila jadi hafidz-hafidzah tapi juga sha
ngan pekerjaan. Ibu kecewa. lih-shalihah. Berkat prestasi kedua
Kadang timbul perasaan ‘iri’ kepada anaknya dalam al-Qur’an, kedua
teman sekantor yang masih beker nya pun diberangkatkan haji.
ja. Berangkat pagi dengan pakaian
rapi. Awal bulan dapat gaji tinggi. “Masya-Allah, belum tentu ka
Sedangkan dia? lau dulu saya tetap bekerja di tem
pat ribawi, kami bisa naik haji. Haji
Namun, Allah ternyata tidak undangan pula,” imbuhnya.
tinggal diam. Siapa saja hamba yang
meninggalkan sesuatu yang haram Yang juga tak kalah mem
karena Allah, pasti akan dibalas bahagiakan lagi, berkat keshalihan
dengan yang lebih baik. Lebih ber Athifah dan Rais yang berhasil jadi
kah. Itu juga yang dirasakan oleh hafidz-hafizah dengan segudang
Bunda Yuni sekeluarga. Tak lama prestasi, Ibunya yang dulu kecewa
balasan itu datang bertubi-tubi. berat, kini balik mendukung.
Dimulai dari Athifa yang sudah se
hat dan harmonisnya rumah tang “Orangtua saya yang dulu sem
ga. pat kecewa. Kini justru sangat
bahagia punya cucu penghafal
Tak berhenti hanya di situ Qur’an. Sebab, selama ini belum
saja. Ada keberkahan lain yang punya cucu penghafal Qur’an. Se
jauh lebih besar dirasakannya. moga bisa memperbaiki nasab ke
luarga,” tutupnya.*
23Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
DOA
Ilustrasi Oleh: Bunda Kartika Dewi
24 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
RUANG
KOMITE
Kiat Mendidik
Anak Shalih
Oleh: : Bunda Lidya Puspasari, Ketua Komite SD-SMP AISBa dan Ibu dari 7 Anak
K ata ‘saleh’ dalam Kamus di dunia dan lebih-lebih lagi di akhirat
Besar Bahasa Indonesia kelak.
(KBBI), diartikan taat dan
juga bersungguh-sung- Nah, berikut beberapa manfaat
guh dalam menjalankan yang didapatkan ketika punya anak
ibadah. Arti lainnya, masih menurut shalih.
KBBI adalah suci serta beriman. Se-
dangkan diksi “shalih” serapan dari • Kemudahan dalam segala uru-
bahasa Arab. Diambil dari kata asaln- san. Salah satu efek jadi anak
ya: sholuha. Artinya orang yang ber- shalih adalah dimudahkan
prestasi. berbagai urusan. Hal ini kare-
Dalam bahasa Indonesia, kata sha- na orang tua ridho dengan apa
lih jadi kata sifat. Hal ini bisa diketa- yang anaknya lakukan. Orang
hui biasanya kata shalih tidak berdiri tua pun selalu mendoakan ban-
sendiri, tapi disertai kata sebelumn- yak kebaikan kepadanya. Lan-
ya, seperti: anak shalih, orang shalih, tas, doa siapa lagi yang paling
dan amal shalih. Secara makna syari- manjur dibandingkan dengan
at, shalih sendiri bertanggung jawab orang tua?
dengan ketaatan dalam peribadatan
kepada Allah. Ketaatan ini juga ber- • Lancar rejeki. Percaya atau ti-
dampak pada orang lain. dak, anak yang berbuat baik
Misal anak yang shalih itu ber- pada orang tua akan dapat
dampak pada orang tuanya. Anak rezeki yang lancar dan berk-
shalih adalah anak yang berbakti ke- ah. Contoh paling mudah saat
pada orang tua, baik ketika orang tua pandemi beberapa waktu lalu.
masih hidup maupun sudah mening- Ada beberapa orang yang tidak
gal. Jadi, anak shalih ternyata bukan di-PHK perusahaan padahal
hal yang mudah. Namun, bukan be- pegawai lain di-PHK.
rarti sulit dilakukan. Kita bisa dapat
selaksa manfaat yang langsung terasa • Tenang dan bahagia. Ketahui-
lah, kebahagiaan seseorang ti-
dak ditentukan banyak atau se-
25Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
RUANG
KOMITE
dikit harta. Kebahagiaan adalah pada anak jadi kewajiban orangtua. Ini
urusan hati. Karena itu letaknya jadi pembelajaran pertama bagi anak
di hati. Dan hati yang membo- bahwa seseorang harus selalu berbuat
lak-balikkannya Allah. Semakin baik kepada orang lain. Penuhi kebutu-
kita banyak berbagi dan berbuat han pokok mereka mulai dari sandang,
baik pada manusia, maka hati pangan, dan papan. Tak lupa didik ilmu
kita akan menjadi tenang dan agama dan pendidikan formal maupun
bahagia. keterampilan lain untuk bekal dunia dan
Ayah-Bunda, Jika Anda ingin dapat akhirat.
anak shalih, maka kita juga harus menja-
di orangtua yang shalih pula. Selain itu, Ceritakan Sejarah
mendidik anak dengan baik sesuai syari-
at adalah kewajiban setiap orangtua. Mungkin di sekolah anak -anak su-
Kelak di akhirat, cara kita mengasuhpun dah tak asing dengan banyak penemu
akan dimintai pertanggung jawaban. hebat dunia, namun untuk menam-
Semua orangtua di muka bumi ten- bah inspirasi mereka tak ada salahnya
tu memiliki harapan yang sama: ingin orangtua juga mengenalkan mereka
anaknya tumbuh sehat dan menjadi so- para sahabat Nabi Muhammad, tokoh,
sok yang baik bagi lingkungan sekitar. ulama, dan ilmuwan Muslim. Sampaikan
Namun, agar anak bisa tumbuh shalih juga bahwa Islam mengajarkan bahwa
dan shalihah, tentu ada banyak proses sebaik-baiknya manusia ialah yang ber-
yang perlu dilakukan. manfaat bagi sesama.
Di bawah ini beberapa tips mendi-
dik anak dari beberapa parenting Islami Tokoh Muslim yang sudah berde-
yang penulis pernah ikuti: dikasi menjadi contoh untuk meraih
kesuksesan di berbagai bidang yang ia
Ajarkan Takwa minati. Perbincangan seperti ini selain
bisa meningkatkan ikatan (emotional
Ini merupakan dasar utama yang se- bonding) juga bisa menjadi motivasinya
baiknya diajarkan pada anak sejak dini. agar kelak menjadi Muslim yang ber-
Ajarkan Tauhid sejak dini bahwa tiada dayaguna.
Tuhan selain Allah. Rasulullah Shallalla-
hu ‘alaihi wa Sallam berpesan mengenai Tanamkan Bahwa Mereka berharga
ini pada setiap orangtua agar memiliki Rasa berharga dan percaya diri
generasi penerus yang bertakwa.
pada anak perlu dibangun sejak dini.
Perlakukan dengan Baik Orangtua tentu memiliki andil besar
Mendidik dan memberikan hal baik dalam hal ini. Hindari kalimat-kalimat
yang membuat anak rendah diri, ber-
ikan apresiasi atas pencapaian yang
26 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
dilakukannya berupa pujian. Bila anak perlindungan baginya (sebut nama
melakukan kesalahan, alangkah bai- anak) dengan kalimat-kalimat Allah
knya bila kita sebagai orangtua tetap yang sempurna, dari semua godaan
menegurnya secara perlahan. setan dan binatang pengganggu serta
dari pandangan mata buruk”. (HR. Abu
Ajarkan Toleransi Daud 3371, dan dishahihkan al-Alba-
ni, diriwayatkan pula oleh Bukhari dan
Islam adalah agama yang cinta Tirmidzi).
damai dan penuh toleransi. Dalam
batasan tertentu, ajarkan si kecil un- Nah, Ayah-Bunda, coba biasakan
tuk tetap peduli sesama, tidak men- doa dan tips di atas agar kita semua
judge orang lain yang beda pemaha- berhasil mencetak anak shalih shaliha
man. yang lisannya selalu mendoakan kita:
anak yang paham agama ini dengan
Ajarkan Halal-Haram baik dan juga diberkahi Allah di dunia
dan akhirat.*
Kenalkan konsep halal dan thoyyib
(baik) secara bijak dengan menjawab
rasa ingin tahu terhadap sesuatu
yang haram dengan penjelasan yang
baik sesuai usia. Semakin dini ia dib-
iasakan, kelak hingga dewasa ia akan
lebih terbiasa menjadi pribadi yang
berprinsip teguh pada syariat.
Doa
Tak hanya ikhtiar maupun tawak-
kal dalam menanamkan pendidikan
yang baik kepada anak, salah satu
hal yang tidak boleh dilupakan tentu
saja memanjatkan doa. Terkait ini, ada
banyak doa anak shalih yang diajarkan
para nabi.
Salah satunya adalah doa yang di-
panjatkan Rasullaah untuk cucunya
Hasan dan Husein. “Aku memohon
279DzSuylaq’ab’adnah1414434/3A/pJurlili 2022 | AN-NAJAH
TEACHER
JURNALISM
MjiamdpiiNUymartoah
Pada 12 Mei 2022 lalu, Kepa-
la SMP AISBa, Ustaz Abdul
Rofik menjalankan ibadah
umroh. Ustaz Rofik diberang-
katkan oleh Yayasan Al-Imam
Madinatul Iman, Balikpapan. Ini kali
pertama Ustaz Rofik menjalankan iba-
dah umroh ke tanah suci. Banyak pen-
galaman menakjubkan tak terlupakan
dialami, baik saat berada di Madinah
maupun Mekkah. Seperti apa kisahn-
ya? Berikut perjalanannya seperti di-
ceritakan kepada Majalah An-Najah
untuk pembaca.*
***
Saya dulu pernah bermimpi. Dalam
mimpi itu saya bersama dua sahabat—
Bapak Syamsul Magribi dan Iqbal Kadi-
28 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
fa—berpakaian ihram hendak menu ke berbagai negara, termasuk Arab
naikan ibadah umrah. Belakangan saya Saudi dan Indonesia. Sebagai langkah
baru tahu kalau masjid dalam mimpi itu preventif, umroh ditunda.
adalah masjid Bir Ali atau masjid Dzul
Khulaifah. Saat menunggu jadwal umroh yang
entah sampai kapan, suatu saat saya
Meski sudah berlalu. Namun, mim- bertemu teman yang pernah saya
pi itu kerap saja menggelitik. Lebih- jumpai dalam mimpi: Bapak Syamsul
lebih karena dua sahabat dalam mimpi Maghribi. Kami biasa bertemu dalam
itu lebih dulu umroh. Suatu saat, Ba- halaqoh Qur’an sepekan sekali. Mimpi
pak. H. Muhammad Utama Jaya, ketua itu pun saya ceritakan kepadanya.
Yayasan Al-Imam Madinatul Iman—
yayasan yang menaungi SD-SMP “Mungkin itu tanda jika kami ber-
AISBa—memanggil saya. dua sudah umroh lebih dulu. Sedang-
kan antum ditunda karena Covid-19.
Saya menghadap beliau di sebuah Tapi, jangan khawatir. Insya-Allah,
ruang tak begitu besar di gedung lama tetap berangkat, ko,” tuturnya.
di bilangan Balikpapan Baru. Tak hanya
kami berdua. Istri beliau, Bunda Mega- Dua tahun berlalu. Keinginan um-
wati juga hadir. Keduanya bertanya roh kian menggebu. Covid-19 belum
banyak hal. Mulai kabar, sekolah, hing- juga usai. Pemerintah Arab Saudi juga
ga rencana ke depan. belum memperbolehkan warga asing
masuk untuk umroh. Kabar gembira
“Sesuai komitmen yayasan sejak itu akhirnya tiba. Kami akan berangkat
awal. Kami ingin memberangkatkan umroh. Tepatnya pada tanggal 12 Mei
para karyawan umroh. Insya-Allah, 2022.
karyawan pertama yang akan kami
berangkatkan ustaz Rofik,” kata Bapak Turbulensi
Utama mengejutkan saya. Saya dan rombongan berangkat ke
Deg! Saya kaget. Seolah tak per- tanah suci dari Jakarta menggunakan
caya. Dengan perasaan masih tak per- pesawat Malaysia Airlines. Pesawat
caya saya bertanya lirih, “Apakah ini transit lebih dulu di Malaysia. Burung
betul, Bapak?” lalu dijawab beliau sing- besi take off meninggalkan Jakarta.
kat, “Iya, betul, Ustaz.” Perlahan-lahan kota Jakarta yang pa-
dat itu mengecil. Gedung pencakar
Bulir bening sontak luruh. Saya langit dan rumah-rumah penduduk
sesunggukan. Ternyata mimpi umroh mengecil. Seperti semut berbaris rapi
beberapa waktu yang lalu tak lama hingga tak terlihat.
lagi akan terwujud. Doa yang selalu
terpanjat agar bisa berziarah ke dua Seperti jadwal, usai transit dan
tempat suci—Mekkah dan Madinah— menginap semalam, perjalanan dilan-
diijabah. jutkan kembali. Kali ini menuju kota
Madinah. Pesawat terus membum-
Jadwal keberangkatan sudah pasti. bung tinggi. Terbang di antara gum
Paspor dan keperluan lain sudah siap. palan awan putih yang bergulung-gu-
Qadarullah, tiba-tiba Covid-19 me lung. Saya duduk kursi di sudut pe-
rebak. Bukan hanya di negeri asalnya— sawat. Lisan tak henti merapal zikir.
Wuhan, China—virus itu juga merebak
29Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
TEACHER
JURNALISM
Tiba-tiba, pesawat terguncang. ap sisi masjid yang didirikan oleh Nabi
Bukan hanya sekali dua kali. Tetapi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
beberapa kali. Guncangannya makin Melihat langsung masjid ini tampak le
keras. Tak pelak, para penumpang son- bih mengesankan dari sekadar melihat
tak ketakutan. Di bagian belakang para foto atau video yang selama ini saya
penumpang berteriak histeris. Takut lakukan. Suasana sakralitas masjid ini
pesawat jatuh. Suasana kalut dan takut lebih terasa langsung. Begitu menak-
kian mencekam. Mungkin mereka takut jubkan.
jika turbulensi makin parah, kejadian
buruk bisa terjadi. Di masjid Nabawi saya bertemu
para syeikh dan jemaah umroh dari
Di tengah suasana kalut dan te- berbagai negera: Uzbekistan, Pakistan,
riakan penumpang, saya hanya bisa India, Turkey, Malaysia, dan sudan.
duduk terdiam. Tak ada yang dilakukan Kalau jemaah dari Indonesia, jangan
kecuali berzikir, beristighfar, dan pasrah. ditanya lagi. Banyak! Hehe. Ohya, tak
Tak ada yang terjadi kecuali semuanya sulit mengenali para jemaah umroh dari
telah ditetapkan oleh-Nya. Alhamdulil- berbagai negara. Kita bisa menginden-
lah, turbulensi yang diakibatkan cuaca tifikasi dari wajah dan bahasa mereka
buruk masih terkendali. Pesawat ber- dengan mudah.
hasil landing di bandara di Madinah de
ngan selamat. Saya menyempatkan shalat ashar
di masjid Nabawi dan tidak langsung
Halaqah Al-Zaair pulang. Sembari menunggu shalat
Sudah lama saya ingin sekali me- maghrib, saya mengikuti halaqah al-zaair
(majelis para pengunjung). Subhanallah,
lihat, shalat, sekaligus menekuri seti- ada banyak halaqah di sini. Materi ka-
30 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
jiannya juga berbeda-beda: al-Qur’an, Etamarna untuk masuk Raudhoh. Kare-
hadis, aqidah, dan lainnya. na sudah berniat ibadah, saya langsung
pergi saja ke Raudhoh. Alhamdulillah,
Menariknya, para pengisi—masya saya diperbolehkan masuk tanpa pe-
yikh—tidak hanya menggunakan baha- meriksaan oleh askari. Padahal, di depan
sa Arab. Ada juga yang menggunakan saya banyak orang diperiksa dan di
beberapa bahasa lainnya. Para pe larang masuk.
ngunjung juga bebas memilih halaqah
yang akan diikuti. Saat berada di Madinah saya dan
rombongan berkeliling kota. Mengun-
Saat mengikuti halaqah, saya sem- jungi makam Baqi—tempat Rasulullah
pat berbincang dengan Abdul Qodir shalat istisqo—lalu berkeliling di bawah
Assudani. Dari namanya bisa ditebak. payung khas Masjid Nabawi yang be-
Dia berasal dari Sudan. Berangkat um- rukuran besar dan indah—serta ke tem-
roh sejak bulan Ramadhan lalu. Alham- pat-tempat bersejarah lainnya: masjid
dulillah, berkat modal kemampuan ba- Quba, Jabal Uhud, percetakan al-Qur’an
hasa Arab, saya banyak berkomunikasi terbesar di dunia, masjid Qiblatain, dan
dengan mereka, khususnya jemaah
yang berasal dari negara Timur Tengah.
Kejadian Menakjubkan
Ada kejadian mengejutkan saat
berada di Madinah. Usai shalat sun-
nah, saya bertemu teman kuliah wak-
tu di Ar-Royah, Sukabumi, Jabar dulu.
Menariknya, dia berkata jika sebelum-
nya berdoa agar dipertemukan teman-
nya di masjid Nabawi. Masya-Allah. Tak
lama doa itu langsung dikabulkan.
Pengalaman spiritual teman itu
menginspirasi saya untuk melakukan
hal yang sama. Saya juga berdoa agar
dipertemukan teman-teman saya di
tanah suci. Benar. Allah juga meng-
abulkan doa itu.
Saya dipertemukan beberapa
teman, baik yang sedang kuliah atau
bekerja di Arab Saudi. Saat sedang
berbincang dengan salah seorang
teman, dia izin berangkat ke Mekkah
untuk melanjutkan ibadah umroh lalu
menyelipkan uang 500 rial.
Kejadian menakjubkan saat ber
ada di Raudhoh. Saya menunggu tas-
rikh dari kerajaan dan jadwal di aplikasi
31Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
TEACHER
JURNALISM
kebun kurma. waf pertama. Tak kuat. Isak tangis
pecah. Saya memutari rumah Allah
Tangis di Depan Ka’bah sekaligus kiblat umat Islam ini dengan
Setelah lima hari berada di kota Ma- merapalkan doa-doa. Setelah thawaf,
dilanjutkan sa’i--berlari-lari kecil antara
dinah, saya dan rombongan melanjutkan bukit Shafa dan Marwa.
ibadah umroh ke tanah haram. Dimulai
miqot di Bir Ali atau Masjid Dzul Khuali- Ketika melintasi Bathnul Waadi—
fah—masjid yang pernah saya lihat dalam kawasan yang terletak antara Bukit
mimpi. Di tempat ini kami membersih- Shafa dan Marwah yang ditandai lam-
kan diri, memasang pakaian ihram—saya pu neon berwarna hijau— para jamaah
telah memakainya sejak di hotel—dan pria disunahkan berlari-lari kecil, se-
berwudhu untuk shalat sunnah. dangkan untuk jamaah wanita berjalan
cepat. Setelah itu, tahallul atau men-
Setelah itu, saya kembali ke bus un- cukur rambut.
tuk bertolak ke Mekkah. Perjalanan seki-
tar enam jam. Dalam perjalanan inilah Saya berada lima hari di kota Me-
saya terasa mimpi itu berputar ulang. kkah. Menghabiskan dengan ibadah
Seperti pita kaset yang diputar. Jelas. dan menapaktilas berbagai tempat
Tempat yang saya lewati bersama saha- bersejarah. Di hari kesepuluh aku
bat shalih dengan mengenakan pakaian dan rombongan bertolak ke Jeddah.
ihram. Menginap satu malam dan melak-
sanakan city tour, berkeliling dan sing-
Para penumpang membaca talbiah gah di masjid Qisos, tempat syariat
dengan mata berkaca-kaca. Suara tal- Qoshos diberlakukan.
biah menggema memenuhi ruang bus
yang terus berjalan. Di sisi kanan dan kiri Tanggal 26 Mei 2022 saya dan
kami disuguhi hamaran padang tandus. rombongan kembali ke Indonesia
Sontak terbayang saat Rasulullah hijrah dengan kembali transit ke Malaysia.
dari Mekah ke Madinah. Alhamdulillah, tanggal 28 Mei saya
tiba di rumah di Balikpapan dengan
Kami tiba di kota Mekkah pukul selamat. Perjalanan umroh yang tak
10.30 dan berisitirahat sebentar, shalat, lama. Tapi menitipkan berjuta kena
dan makan malam. Kami langsung ngan indah yang tak terlupakan. Se-
menuju Ka’bah untuk thawaf. Saat itu- moga suatu saat bisa berkunjung ke
lah hati ini terasa bergemuruh. Badan ini dua tempat suci ini.*Seperti dikisahkan
seperti gemetar. Tak kuat menahan haru Ustaz Abdul Rofik dan ditulis ulang oleh
dan bahagia. Syaiful Anshor.
Air mata ini langsung jatuh saat tha-
32 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
PRESTASI
Siswi SMP AISBa
Juara 1 MTQ
Gadis berhijab kuning itu papan Baru.
adalah ananda Ritzia Athi- Sebenarnya, tak mudah meraih
fa Khairunnisa. Foto itu
diabadikan sesaat setelah prestasi gemilang itu. Apalagi dalam
Athifa—biasa disapa— bidang tahfidz al-Qur’an 30 juz. Athi-
meraih juara 1 pada lomba tahfiz putri fa harus hafal al-Qur’an 30 juz di luar
30 juz di Musabaqah Tilawatil Qur’an kepala. Hafal juz 1 hingga 30 seperti
(MTQ) Ke-43 Tingkat Provinsi Kali- hafalnya hafal surah al-Fatihah. Ba-
mantan Timur di Samarinda, Kaltim. canya pun harus sesuai hukum bacaan
al-Qur’an: tajwid, makhraj, mad-qashr,
Seperti dalam foto, Athifa tampak dan sebagainya. Karena itu, setiap hari
sedang memegang sertifikat dan pi- Athifa pun meluangkan waktu khusus
ala dengan senyum bahagia di arena untuk memurajaah hafalan.
pengumuman lomba pada Senin, 30
Mei malam. Prestasi itu menambah Semoga prestasi gemilang yang
daftar juara Athifa di ajang tahfiz al- baru ditorehkannya bukan saja jadi mo-
Qur’an. Pada Ramadhan lalu saja, dia tivasi buat Athifa dan juga siswa-siswi
berhasil meraih juara 1 pada lomba SD-SMP AISBa untuk jadi ahlul Qur’an,
tahfidz gelaran Masjid Namirah, Balik- tapi juga jadi syiar Islam untuk mendak-
wahkan al-Qur’an kepada dunia: tiada
prestasi terbaik kecuali dengan belajar
dan menghafal al-Qur’an seperti yang
dilakukan Athifa.*
33Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
KABAR
OSIS
Jalin Kekompakan
dengan AISBA
Championship
Oleh: *Ustaz Nur Hidayat, Wapimred An-Najah e-Magazine
“Kegiatan ACS punya beberapa tujuan, di antaranya menyegarkan fisik dan
pikiran, meningkatkan solidaritas antarsiswa, serta melatih kemampuan
berorganisasi, khususnya para anggota OSIS itu sendiri,”
Beberapa siswa berjas al- ujian PAT.
mamater memasuki kelas “Kegiatan ACS punya beberapa
pada Rabu, 8 Juni lalu. Me
reka adalah anggota OSIS tujuan, di antaranya menyegarkan
SMP AISBa yang sedang fisik dan pikiran, meningkatkan soli-
membagikan surat undangan sosial- daritas antarsiswa, serta melatih ke-
isasi kegiatan kepada beberapa guru. mampuan berorganisasi, khususnya
Rencananya, OSIS akan mengadakan para angg ota OSIS itu sendiri,” tutur
perlombaan yang mereka sebut AISBA alumni pesantren Gontor.
Championship 2022 (ACS).
Di depan para guru dan kepala se- Di Bawah Rintik Hujan
kolah, OSIS memaparkan rencana ke- ACS dimulai pada Kamis pagi
giatan. Tak tanggung-tanggung, Naz-
riel Putrayusda yang ditunjuk sebagai (9/6/2022). Kepala SMP AISBA‒‒
ketua panitia menjelaskan kegiatan ustaz Abdul Rofiq‒‒secara simbolik
akan dilaksanakan selama 4 hari de membuka kegiatan melalui penyera-
ngan beberapa lomba. Selain sosial- han bola kepada ketua panitia. Ustaz
isasi kepada para guru, panitia juga Fadli Al-Ihsan memimpin do’a bersa-
menjelaskan teknis kegiatan kepada ma agar acara dapat berjalan baik dan
para siswa di kelas sekaligus mengin- diberkahi. Tepat pukul 09.00 Wita ke-
formasikan pembagian tim. giatan dimulai.
Menurut pembina OSIS‒‒ustazah
Hanifah Rahmah‒‒kegiatan itu di Lomba pertama pertandingan
adakan untuk menyenangkan siswa futsal ikhwan dan berlangsung di
setelah sekitar dua pekan menjalani lapangan sekolah. Beberapa tim
yang sebelumnya dibagi, bertanding
merebutkan juara pertama. Tiap tim
berjumlah 5 pemain, beranggotakan
34 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
siswa kelas 7 dan 8. Gol demi gol tenis meja berakhir sekitar pukul 11.30
tercipta. Sorak sorai pemain dan pe- Wita. Kedua pertandingan menghasil-
nonton menambah riuh suasana lapa- kan masing-masing satu tim pemenang.
ngan. Tak terasa rintik-rintik hujan Namun, raut wajah di antara yang
gerimis mulai turun. menang dan kalah tak ada bedanya.
Semua menikmati pertandingan. ACS
Jersey yang mereka kenakan mu- hari pertama pun berakhir.
lai tampak basah air hujan bercampur
keringat. Namun, tampaknya sema Berpacu dengan Waktu
ngat mereka tak menurun, justru se- Hari kedua ACS berlangsung pada
baliknya. Senyum dan tawa menghiasi
wajah para siswa saat berebut bola. Jum’at, 10 Juni. Lomba kali ini adalah
“Menari” dan berlari riang seolah lupa “Tebak Kata Bahasa Arab-Inggris.” Dua
bahwa ini lomba. bahasa asing yang menjadi keunggulan
SMP AISBA. Lomba yang dikemas de
Saat bersamaan, tim akhwat ngan format yang menyenangkan mem-
mengikuti lomba tenis meja. Meski buat anak-anak antusias mengikutinya.
dilaksanakan di indoor, kehebohan
juga tak kalah di luar ruangan. Bola Salah satu anggota tim diminta me-
ping-pong yang seharusnya tetap di nebak gambar yang ditampilkan di be-
sekitaran meja seringkali beterbangan lakangnya, dan ia harus menjawab da-
oleh pukulan para pemain. Menjad- lam bahasa Arab-Inggris hanya dengan
ikannya lebih mirip bermain badmin- clue yang diberikan anggota tim.
ton ketimbang tenis meja. Asal bola
terpukul, sudah cukup membuat me Kegiatan dilanjutkan lomba “Cerdas
reka tersenyum bahagia. Cermat” pada Senin, 13 Juni. Di hari
ke-3 ACS ini setiap tim berusaha meng-
Baik pertandingan futsal maupun umpulkan poin sebanyak-banyaknya
35Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
KABAR
OSIS
dalam beberapa sesi perlombaan. Siswa Vs Guru
Mulai dari menulis kosakata bahasa Seusai lomba Cerdas Cermat,
Inggris, menyusun gambar bertu-
liskan bahasa Arab, dan menjawab semua tim menuju lapangan. Beber-
soal pengetahuan. apa siswa menyusun strategi. Di an-
taranya melakukan pemanasan bak
Tak hanya ketepatan, tiap tim juga pemain profesional hendak perform.
harus berpacu dengan waktu. Hing- Ya, mereka akan mengikuti pertandin-
ga akhirnya tim dengan poin tertinggi gan yang tidak hanya membutuhkan
lah yang menjadi juara. strategi, namun juga tenaga yang be-
sar: Tarik Tambang.
Ustaz Sulfahmi Alwi dipaduk jadi
wasit. Berbeda dengan lomba-lom-
ba sebelumnya, lomba kali ini ber-
langsung antarkelas: ikhwan dan ak-
what. Setiap kelas 7 dan 8 menunjuk
lima siswa sebagai perwakilan. Ustaz
Dayat dan ustazah Ocha jadi komen-
tator. Suasana pertandingan makin
seru dan tegang.
Muhammad Fatih Gibral, siswa ke-
las 7 Pa kali ini menunjukkan kebole-
han. Tenaga yang besar jadi “teror”
bagi lawan. Kelas 8 Pa pun terhempas
setelah sempat melakukan perlawa-
nan sengit. Kemenangan akhirnya
diraih kelas 7 Pa. Sebaliknya, den-
gan kelas akhwat, kemenangan diraih
36 AN-NAJAH | Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
kelas 8 Pi setelah bertanding penuh tan ACS ini tercapai. Banyak perbedaan
drama. yang terlihat dari sebelum dan sesudah
kegiatan. Kini raut wajah anak-anak leb-
Keseruan tak sampai di sana. Kini ih sumringah dan lebih akrab satu sama
para guru pun ikut bertanding. Para lain,” ujarnya.
siswa pun tak gentar ”melawan” tim
guru. Meski awalnya menang, tim Tajamuk
guru akhirnya harus merelakan ke- Usai penutupan kegiatan dilanjutkan
menangan untuk anak didiknya di
pertandingan ke-2. “Tajamuk”, yaitu makan bersama yang
diikuti semua siswa dan guru. Bebera-
“Urusan semangat kita tak boleh pa alumni pun tampak hadir ikut serta
kalah, namun urusan tenaga sepertin- meramaikan suasana. Makanan yang
ya harus diserahkan kepada yang leb- dibawa tiap siswa dan guru dijadikan
ih muda, hehe,” seloroh ustaz Fahmi. satu dan ditata rapi di atas beberapa
helai daun pisang yang disusun meman-
Menang Bukanlah Segalanya jang. Suasana antarsiswa dan guru ter-
Setelah tiga hari bergumul dengan jalin akrab.
aneka lomba, pada hari terakhir diisi Kegiatan diakhiri “Halal Bihalal”, saling
punutupan dan pembagian hadiah. bermaaf-maafan satu sama lain. Hara-
Ustaz Rofiq secara formal menut- pannya, hilang semua rasa tidak nyaman
up kegiatan ACS dengan mengetuk karena kesalahan yang disengaja atau ti-
mikrofon tiga kali. Beliau juga men- dak selama lomba. Ajang saling maaf ini
yampaikan selamat tidak hanya kepa- juga sekaligus menutup kegiatan. ACS
da para siswa yang menang, apresiasi sebagai kegiatan terakhir di penghujung
juga kepada OSIS yang telah menye- tahun pelajaran 2021/2022.
lenggarakan kegiatan ACS dengan
baik. “Semoga acara ACS ini bisa ser-
ing-sering dilakukan ya ustaz ustazah,”
“Perlombaan ini cukup banyak dan ucap salah satu siswa.*
berlangsung tidak sebentar, namun
semua berjalan dengan baik. Tentu
semua diawali perencanaan dan per-
siapan yang matang. Sukses terus,
OSIS AISBA!” tuturnya.
Beliau juga berpesan bahwa ke-
menangan bukanlah segalanya, kare-
na yang terpenting semua telah be-
rusaha dengan maksimal, berpartisi
dengan aktif, dan saling bekerja sama
dengan baik.
Pembina OSIS, Ustazah Hanifah
juga mengucapkan terima kasih kepa-
da para siswa yang ikut berpartisipasi
aktif, kepada guru-guru yang terlibat,
dan juga semua anggota OSIS yang
telah bekerja dengan baik.
“Apa yang jadi tujuan dari kegia-
37Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
BK’S CORNER
Menyikapi Remaja
Saat Jatuh Cinta (2)
OLEH: Ustazah Hidayanti, Guru BK dan Koordinator Diniyah SMP AISBa
Pada tulisan pertama dibahas 2. Jadi Pendengar yang Baik
secara spesifik cara men Saat anak sedang mencurahkan isi
yikapi remaja saat jatuh cin
ta. Seperti diketahui, suka hati mengenai ketertarikan terhadap
kepada lawan jenis adalah lawan jenis atau idolanya, maka de
sesuatu yang manusiawi atau fitrah. ngarkanlah tanpa menyela terlebih
Namun, yang tidak boleh adalah cinta dahulu. Sehingga orang tua juga bisa
yang bukan pada tempatnya dan me mengetahui permasalahan yang di
langgar syariat. hadapi anak dengan gejolak darah
Nah, jika tulisan pertama fokus muda mereka secara baik.
pada cara remaja itu sendiri dalam
menyikapi rasa cinta kepada lawan je Dengan begitu, anak akan me
nis, kali ini lebih kepada cara orangtua rasa didengar serta bisa mendapatkan
menyikapi saat putra-putrinya jatuh solusi dan pemahaman yang baik dari
cinta. Seperti apa? Berikut lima tips orang terdekatnya yaitu orangtuanya
nya. sendiri. Anak akan menjadi terbuka
dan tidak mencari orang lain di luar
1. Komunikasi keluarga untuk mencurahkan per
Setelah menyampaikan tinjau masalahannya.
an syariat untuk menyikapi masalah 3. Jangan Terpancing Emosi
jatuh cinta yang berujung pacaran ini, Mendapati anak tidak jujur, apa
orang tua bersama dengan anak per
lu membahas kemungkinan-kemun lagi menyembunyikan hal seperti
gkinan yang timbul atas konsekuensi pacaran, tak jarang membuat orang
menjalankan syariat tersebut. tua geram. Jangan diikuti, emosi tidak
pernah memberikan solusi untuk se
Juga kesepakatan-kesepakatan tiap masalah yang terjadi.
yang akan diterapkan. Dan hal ini ha
rus diusahakan komunikasinya secara Justru, anak akan semakin takut
dan pasif, membuatnya sema
dua arah. Tidak melulu orangtua kin enggan untuk mengu
mendikte anak. Tetapi tarakan apa yang ia
tanyakan usulan dari anak rasakan. Tetapi ke
untuk bisa menjalankan tegasan tetap perlu
kesepakatan dengan disampaikan agar
baik. anak di satu sisi
tidak takut dan
di sisi lain tau
38 AN-NAJAH |Syawal 1443/Juni 2022
BK’S CORNER
hal yang ia laku membantu orangtua dalam menyikapi
kan itu salah dan anak terkait fenomena pacaran saat
tidak mengulangi ini.
lagi.
5. Doakan Anak
4. Kenali Teman Dekat Anak Ini yang paling penting, jangan
Orangtua perlu meluangkan
waktu untuk mengenali siapa se bosan mendoakan kebaikan buat
benarnya teman dekat sang buah anak-anak kita walau terkadang be
hati. Ini akan mempermudah orangtua lum menunjukkan hasilnya sekarang.
mendeteksi dari mana perubahan Berikut diantara beberapa doa me
perilaku anak berasal. mohon anak yang shalih:
Terkadang anak terpengaruh oleh
teman terdekatnya atau teman ter Nabi Ibrahim ‘alaihis sa-
dekatnya bisa dijadikan alasan ber laam berkata,
temu dengan pujaan hati. Mengaku
jalan bersama dengan teman perem َر ِّب َه ْب لِي ِم َن ال َّصالِ ِحين
puannya ternyata janjian dengan pa
car. “Robbi hablii minash shoolihiin” [Ya
Seringkali orangtua dibohongi Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seo-
dengan modus seperti ini. Di sisi lain, rang anak) yang termasuk orang-orang
orang tua juga bisa mengetahui ke yang saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100).
arah mana hubungan anak ini ber
jalan, juga memberikan peringatan Nabi Dzakariya ‘alaihis sa-
dini kalau ada niatan tidak baik dari laam berdo’a,
teman dekat sang anak.
Kalau memang diperlukan, tidak َر ِّب َه ْب لِي ِم ْن َل ُد ْن َك ُذ ِّريَّ ًة َط ِّي َب ًة
ada salahnya bagi orangtua mengajak �إِنَّ َك َس ِمي ُع ال ُّد َعا ِء
anak untuk konseling ke ahli kejiwaan.
Bukan karena ia sakit jiwa, tetapi “Robbi hab lii min ladunka dzurri-
membantu anak agar lebih terbuka yyatan thoyyibatan, innaka samii’ud
dan tidak lagi menjadi pribadi yang du’aa’” [Ya Rabbku, berilah aku dari sisi
tertutup dan pasif. Engkau seorang anak yang baik. Se
Atau yang mungkin lebih mudah sungguhnya Engkau Maha Mengdengar
orangtua juga bisa bekerjasama den doa] (QS. Ali Imron: 38).
gan pihak sekolah untuk memantau
pertemanan dan perilaku anaknya. Mudah-mudahan Allah memudah
Terkadang apa yang dikatakan kan kita semua untuk menjalankan
perintah-Nya serta menjauhi lara
anak kepada orangtua ber ngan-Nya. Menjaga anak-anak kita
beda dengan apa yang dika dari berbagai bentuk zina. Al-
takan kepada guru diseko lahumma inna nas’alu-
lahnya. Biasanya infor ka ’ilman nafi’a wa rizqon
masi yang diterima guru thoyyiban wa ’amalan
di sekolah bisa lebih m u t a q o b b b a l a n . *
39Syawal 1443/Juni 2022 | AN-NAJAH
IQRA’
Sejuta
Manfaat Sapi
Oleh: *Ustaz Nur Hidayat, Wapimred An-Najah e-Magazine
Hampir semua bagian tubuh sapi bisa dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi.
Mulai dari ujung kepala hingga ekor bisa diolah menjadi makanan yang lezat
Memasuki bulan Juli, salah satu favorit karena dagingnya
makin marak warga di yang relatif banyak dan relatif mudah
Balikpapan yang mulai dibiakkan di Indonesia, terlepas dari
menjual sapi. Para pe- perbedaan pendapat para ulama ten-
ternak sapi pun mulai tang hewan kurban mana yang paling
gencar mempromosikan sapi hasil pe- utama.
ternakan. Tak sedikit pula para penjual
yang dagangan sapi sudah sold-out Sejuta Manfaat Sapi
diburu pembeli. Tak mengherankan, Sapi yang berkerabat dekat de
karena Idul Adha di bulan Dzulhijjah‒
hari raya berkurban‒kali ini jatuh pada ngan banteng mulai didomestikasi
bulan Juli 2022. manusia sejak 10.000 tahun silam.
Selain sapi, banyak hewan ternak Hingga sekarang sapi menjadi he-
lain yang bisa menjadi hewan kur- wan ternak yang tergolong banyak
ban. Di antaranya, kambing, domba, dipelihara manusia. Hewan dengan
kerbau, unta, dan sebagainya yang sebutan lain lembu ini dipelihara un-
telah memenuhi syarat. Sapi menjadi tuk memenuhi berbagai kebutuhan
manusia, salah satunya sebagai bahan
40 AN-NAJAH |Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
pangan. bagimu.” (QS. Al-An’aam: 142)
Jenis sapi yang diambil dagingnya Selain dagingnya sebagai bahan pa
biasa disebut sapi pedaging atau sapi ngan, kulit sapi juga dimanfaatkan da-
potong, misalnya sapi brahman, ongo- lam industri fashion. Di daerah pedesa
le, madura, brangus, limosin, simental, an, tenaga sapi juga dimanfaatkan un-
dan banyak lagi lainnya. Dagingnya tuk membantu para petani membajak
yang banyak membuat sapi varietas sawah dan sebagai alat angkutan dan
ini sering dijadikan hewan kurban saat transportasi semisal pedati dan andong.
Idul Adha. Tak sedikit pula masyarakat yang me-
nilai status sosial seseorang dari jumlah
Hampir semua bagian tubuh sapi yang dimiliki. Tak sampai di situ,
sapi bisa dimanfaatkan untuk keper bahkan sapi menjadi bagian dari tradisi
luan konsumsi. Mulai dari ujung ke khas Madura, Karapan Sapi.
pala hingga ekor bisa diolah men-
jadi makanan yang lezat. Beberapa Air Susu: Antara Kotoran dan Darah
di antaranya menjadi masakan khas Tak hanya daging, beberapa jenis sapi
Indonesia, seperti rujak cingur, bak-
so, soto, sup buntut, dendeng, dan juga diternakkan untuk diambil susunya.
rendang yang dinobatkan sebagai Jenis sapi friesian holstein, jersey, milking
makanan paling enak di dunia. shorthorn, dan brown swiss menjadi sapi
perah yang populer di Indonesia. Se
Dalam Al-Qur’an juga disebutkan: tiap j e n i s
“Dan di antara hewan ternak itu ada
yang dijadikan untuk pengangkutan dan
ada yang untuk disembelih. Makanlah
dari rezki yang telah diberikan Allah
kepadamu, dan janganlah kamu
mengikuti langkah-langkah
syaitan. Sesungguhnya syai-
tan itu musuh yang nyata
41Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
IQRA’
sapi tersebut menghasilkan volume susu. Sesungguhnya kotoran hewan
susu yang berbeda-beda, misalnya terletak dalam usus, sedangkan darah
jenis sapi friesian holstein yang dapat terdapat dalam semua organ tubuh
menghasilkan 15–20 liter susu per hewan.
hari, sedangkan jenis jersey meng-
hasilkan 5–7 liter susu per hari. Ini artinya, air susu berada di an-
tara kotoran dan darah. Namun koto-
Tak hanya diminum secara ran tidak bercampur dengan air susu,
langsung, susu juga menjadi bahan sedangkan darah tidak melampaui
olahan makanan lainnya, seperti keju pembuluh darah sehingga tidak ber-
dan roti. Selain kandungan nutrisi campur dengan susu. Dari ayat ini
yang kaya akan manfaat untuk tu- jelaslah bahwasannya Al-Qur’an tidak
buh, pemanfaatan susu juga sudah bertentangan dengan sains.
merambah di bidang kosmetik.
Bersyukurlah kita atas diciptakan-
Jika kita mau mengkaji lebih da- nya hewan sapi bagi manusia. Namun
lam, ada hal yang unik tentang susu. tentu kita tidak boleh berlebihan da-
Dalam Al-Qur’an disebutkan: “Dan lam mengonsumsinya. Meski sapi
sesungguhnya pada binatang ternak adalah hewan ternak, tak boleh juga
itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kita semena-mena terhadap hewan
kamu. Kami memberimu minum dari ini.
pada apa yang berada dalam perutnya
(berupa) susu yang bersih antara ko- Adapun penyembelihannya pun
toran dan darah, yang mudah ditelan telah diatur sehingga dalam proses
bagi orang-orang yang meminumnya.” nya tidak menyakiti secara berkepan-
(QS. An-Nahl: 66) jangan. Allah telah menciptakan
makhluk hidup untuk keperluan ma-
Ayat tersebut menunjukkan nusia. Tinggal kita sebagai manusia
kemukjizatan Al-Qur’an terkait pem- bersyukur dan memanfaatkannya
bentukan susu di dalam perut sapi, dengan bi-
yakni “.... di antara kotoran dan darah.” jak.*
Kotoran yang dimaksud adalah kand-
ungan yang ada di dalam lambung
rumen hewan pemamah biak.
Adapun darah adalah aliran
darah yang mengalir deras mele-
wati ambing susu, yang me
nyaring dan menghasilkan
air susu murni, yang tidak
bercampur dengan kotoran
yang berasal dari rumen
dan darah.
Ungkapan “di antara”
dalam ayat tersebut
merujuk pada tempat
terjadinya aktivitas pe
nyaringan dan pemur
nian untuk memproduksi
42 AN-NAJAH |Dzulqa’dah 1443/Juli 2022
SAINS-QU
MISTERI HAJAR
ASWAD
Oleh: *Nur Hidayat, Wakil Pimred Majalah An-Najah
Hajar Aswad tampak seperti satu batu yang terlindung dalam bingkai perak,
namun sebetulnya Hajar Aswad terdiri dari delapan batu kecil karena terpecah
selama abad pertengahan
Pergi ke tanah suci Mekkah batu mulia yang berasal dari surga.
tentu menjadi dambaan Dahulu, saat pertama kali diturunkan,
setiap muslim di dunia. batu ini berwarna putih laksana susu.
Tak heran jika setiap saat Namun, karena dosa-dosa manusia
Masjidil Haram selalu ramai hingga ia menjadi hitam (aswad). Ibnu
dipadati jama’ah, baik umroh atau Abbas a meriwayatkan, Rasulullah
terlebih haji. Seringkali jama’ah tam- bersabda, “Hajar aswad turun dari sur-
pak memadati di salah satu sudut ga berwarna lebih putih dari susu lalu
Ka’bah, berdesak-desakan demi bisa berubah warnanya jadi hitam akibat
menc ium pecahan suatu batu yang dosa-dosa bani Adam.” (HR. Tirmidzi)
dikenal dengan Hajar Aswad.
Hajar Aswad merupakan batu Lalu, bagaimana sains menjelaskan
berbingkai perak murni yang jenis atau asal batu Hajar Aswad ini?
ditempatk an di bagian sudut teng-
gara Ka’bah. Jama’ah biasanya bere- Bentuk Hajar Aswad
but untuk menyentuh dan mencium Tahun 2021 lalu, pemerintah
Hajar Aswad, sebagaimana yang dis-
unnahkan Rasulullah . Sebagian Kerajaan Arab Saudi merilis foto res-
jama’ah yang kesulitan menembus olusi tinggi Hajar Aswad atau disebut
kerumunan biasanya hanya bisa Black Stone untuk pertama kalinya.
melambaikan tangan sebagai tanda Foto yang diambil dengan resolusi
penghormatan. kamera 49.000 megapixel tersebut
Sebagaimana diterangkan dalam membuat topik tentang Hajar Aswad
sejumlah hadits yang diriwayatkan makin populer. Hajar Aswad disam-
dari berbagai perawi hadits ter paikan dalam berbagai keterangan
percaya, Hajar Aswad adalah sebuah berasal dari surga dan ditempatkan di
Ka’bah oleh Nabi Ibrahim AS setelah
diberikan oleh malaikat Jibril.
43Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH
SAINS-QU
Hajar Aswad tampak seperti satu buku Catalog of Meteorites. Dalam
batu yang terlindung dalam bingkai karyanya tersebut Prior-Hey me
perak, namun sebetulnya Hajar As- nganggap Hajar Aswad sebagai me-
wad terdiri dari delapan batu kecil teorit. Anggapan tersebut rupanya
karena terpecah selama abad perten- berasal dari Kahn pada tahun 1936
gahan. Batu terkecil ukurannya tak yang berpendapat bahwa Hajar As-
lebih dari 1 cm, yang terbesar tidak wad adalah meteorit aerolit, meteorit
melebihi ukuran 2 cm. Bingkai yang yang lebih mirip batu biasa dan tidak
dibuat dari perak berfungsi sebagai didominasi besi dan nikel seperti hal-
pelindung dari batu suci itu. nya meteorit yang umum kita ketahui.
Penelitian Hajar Aswad Namun pendapat Prior-Hey ini
Kepopuleran Hajar Aswad di an- diragukan. Hajar Aswad ternyata ter-
apung di air karena memiliki massa
tara kaum muslim sejak dulu ternyata jenis kurang dari 1 g/cm3. Sementara
mengundang rasa penasaran, khusus- itu, meteorit yang sampai ke bumi ra-
nya para peneliti di bidang geologi. ta-rata memiliki massa jenis 2 hingga
Beberapa ahli telah coba mengung- 4 g/cm3, bahkan 7,8 g/cm3 untuk me-
kapkan karakteristik fisik dan ke teorit dengan kandungan besi yang
mungkinan proses-proses geologi tinggi. Hal ini diketahui pada tahun
yang terlibat dalam pembentukannya. 950 saat Gubernur Mekkah‒‒Ab-
dullah ibn Akim‒‒menguji batu-batu
Prior-Hey, seorang ahli geologi, yang diduga Hajar Aswad yang dicuri
pada tahun 1953 mempublikasikan
2464 AANN--NNAAJJAAHH ||DSzyuawlqal’d1a4h431/4J4u3n/iJ2u0li222022
sekte Ismailiyah Qaramithah 22 tahun Nabi Ibrahim q yang diperkirakan hid-
sebelumnya. up pada 4.000 tahun lalu. Jadi, bisa di
simpulkan bahwa Hajar Aswad bukan-
Pendapat lain muncul pada tahun lah meteorit ataupun impactite.
1980. Elsebeth Thomsen dari Institute
of Historical Geology and Paleontology Tetap Menjadi Misteri
Denmark menerbitkan publikasi yang Tidak terungkapnya asal muasal
berjudul New Light on The Origin of
The Holy Black Stone of The Ka’ba. Da- Hajar Aswad oleh para peneliti menjadi
lam tulisan tersebut Thomsen men- pembelajaran untuk kita. Bahwasan
jabarkan kemungkinan Hajar Aswad nya sebagai umat muslim ada batasan
bukanlah meteorit, melainkan batuan di mana sains belum atau mungkin ti-
hasil tumbukan benda langit dengan dak akan bisa menjangkau hal-hal yang
kecepatan sangat tinggi dan energi berkaitan dengan surga atau neraka.
sangat besar yang disebut impac- Tak hanya Hajar Aswad dari surga, juga
tite. Tumbukan tersebut menurutnya batuan neraka yang dibawa burung
menjadi kawah yang disebut Struktur ababil untuk melumat tentara gajah
Wabar. Abrahah.
Pada tahun 1994 hingga 1995, Para peneliti pun merasa kesulitan
Jeffrey C. Wynn dan Eugene M. untuk meneliti Hajar Aswad dengan
Shoemaker melakukan penelitian alasan keterbatasan akses dan larangan
lebih komprehensif terhadap kawah- pengambilan sampel. Mau terungkap
kawah hasil tumbukan di Struktur atau tidak, seharusnya bukan hal yang
Wabar. Mereka mendapati bahwa akan mengubah keyakinan kita sebagai
Struktur Wabar terbentuk kurang dari umat muslim. Jadi, biarlah Hajar Aswad
450 tahun yang lalu. Jauh dari masa tetap menjadi misteri Illahi.*
45Dzulqa’dah 1443/Juli 2022 | AN-NAJAH