The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Majalah Online, 2022-04-01 00:19:13

MAJALAH AN NAJAH EDISI 14 APRIL 2022

MAJALAH AN NAJAH EDISI 14 APRIL 2022

DAFTAR ISI

4 9 18 21

TARBIYAH profil my dream seputar
ramadhan
Ramadhan, Saat Guru Spesialis Juara Dua
Berharga Bersama di Lomba Pidato Selaksa Keutamaan
Keluarga Kelas Satu Perdana
Bulan Puasa

4 9 29 38

29 34 36 38

Ruang cerpen sainsqu iqra
Komite
Happy Ramadhan Puasa, Me­ Hewan Juga
“Circle” Anak nyakitkan atau Berpuasa
Saat Ramadhan Menyehatkan?

2 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

SAPA REDAKSI

Dua Bahagia di Masa
yang Sama

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wa- Melihat betapa mulia dan
barakatuh agung bulan ini, maka Ma-
jalah An-Najah secara khu-
Ada dua kebahagiaan saat Majalah sus mengangkat judul utama,
An-Najah kembali menyapa para pembaca “Ramadhan, Saat Berhar-
yang budiman awal April 2022. Kebahagiaan ga Bersama Keluarga.” Tak
pertama karena majalah edukasi dan infor- hanya itu, edisi kali ini juga
masi milik SD-SMP AISBa ini terbit berte­ menyediakan rubrik khusus:
patan bulan Ramadhan 1443 H. Semarak Ramadhan. Di da-
lam rubrik ini ada dua tulisan
Seperti diketahui, bulan Ramadhan seputar Ramadhan: Selaksa
memiliki selaksa pahala, keberkahan, dan Fadhilah Bulan Puasa dan
juga fadhilah. Pintu surga dibuka, pintu ne­ Ramadhan di Negeri Sheikh
raka ditutup, dan syetan dibelenggu. Di bu- Zayed.
lan ini pula al-Qur’an diturunkan. Dan, yang
lebih spesial lagi, di bulan ini disediakan satu Untuk judul “Ramadhan
malam yang lebih baik dari seribu bulan: Lail- di Negeri Sheikh Zayed” di-
atul Qadr. tulis Bunda Kartika Dewi,
Wakil Ketua Komite SD-SMP
AISBa. Tulisan itu dibuat ber-
dasarkan pengalaman beber-
apa tahun lalu saat berada di
Abu Dhabi, United Arab Emir-
ate (UAE). Ternyata, ada fenomena menarik
dan ber­beda suasana puasa di sana dengan
Tanah Air. Seperti apa? Silakan simak ulasan­
nya.
Semarak Ramadhan tidak hanya me-
warnai konten majalah tercinta ini. SD-SMP
AISBa juga turut menyambut kedatangannya
dengan mengadakan kegiatan Tarhib Ramad-
han secara virtual pada 26 Maret lalu. Selain
diisi kajian oleh Ustaz Muhammad Rofi’i, da’i
kota Balikpapan juga disi beberapa penampi-
lan dari siswa SD dan SMP.

Pembaca yang budiman
Ya, itu kebahagiaan pertama. Lalu, apa ke-

Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH 3

SAPA REDAKSI

bahagiaan kedua? Kebahagiaan kedua itu but dan halus ini memberikan impresi
berasal dari media ini. Alhamdulillah, pada dan motivasi sendiri. Setidaknya, di era
medio Maret 2022 lalu, majalah An-Najah disrupsi saat banyak bidang beralih ke
telah dicetak. Hanya saja, jumlahnya ma- digital—tak kecuali media masa—versi
sih terbatas: 52 eksemplar. cetak tetap diperlukan dan memberikan
sensasi berbeda. Membaca secara cetak
Dicetaknya majalah untuk dokumenta- lebih nikmat, tidak cepat ngantuk, dan
si sekolah. Jika siswa maupun orangtua in- tidak menghabiskan kuota internet.
gin membaca majalah dari edisi awal sam-
pai akhir dalam versi cetak, bisa didapatkan Lebih dari itu, media versi cetak leb-
di perpustakaan. Siapapun boleh mem­ ih efektif untuk jadi dokumentasi seja-
bacanya dengan lebih dulu menghubungi rah dan dibaca siswa. Itu kenapa, kami
Ustazah Eliza, pengurus Perpustakaan. mencetak dua eksemplar untuk setiap
edisi dan ditaruh di perpustakaan. Jadi,
Alhamdulillah. Pimpinan redaksi, Syai- siapa pun dan kapan pun siswa bisa me-
ful Anshor yang mengurus percetakan nikmati.
majalah juga telah merasakan Majalah
An-Najah versi cetak. Jika selama ini ha- Oh ya, kabar baiknya, jika orangtua
nya bisa menikmati via AnyFlyp atau PDF, siswa atau siapa pun ingin memiliki Ma-
saat itu bisa langsung menikmati dalam jalah An-Najah versi cetak, insya-Allah
bentuk cetak atau hard-copy. kami akan membantu mencetakkannya.
Tinggal hubungi tim admin, Ustazah Is-
Bisa langsung menyentuh dan meraba tiqomah di nomor WA (085347632811)
kaver dan setiap halamannya. Ada rasa dan mengganti biaya cetak. Hanya saja,
yang berbeda dari sekadar menyentuh harap konfirmasi maksimal dua hari
dan membacanya via gadget. Kaver ma- setelah majalah ini hadir di hadapan
jalah terbuat dari kertas jenis artpaper 230 pembaca.
gr sedangkan isinya artpaper 150 gr. De­
ngan jumlah sekitar 42 halaman per-ek- Wassalamu’alaikum Warahmatullah
semplar Rp. 27.500. Wabarakatuh

Rasa permukaan kaver dan setiap Pemimpin Redaksi
halaman majalah versi cetak yang lem-

SUSUNAN REDAKSI

Penasihat: Bapak. Ir. H. Muhammad Utama Jaya, Ir. Hj. Megawati. Pemimpin Redaksi:
Syaiful Anshor Redaktur Pelaksana: Nur Hidayat Sidang Redaksi: Muflihin, Rahmat,
Romadhan, Lilin Linda Saputri, Abdul Rofik, Randi Patajangan, Karindah Eka, M. Fadly

Ihsan, Hanifah Rahmah, Dina, Nur Hidayat, Indah Yulianti. Desainer: Mustok Design

Alamat Redaksi : Alamat: SD-SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan. Ruko Kompleks
Masjid Namirah Blok A2 Balikpapan Baru. 0542-8515762 WA: 0811533362
Pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan ke E-mail:
[email protected].

4 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/Ap ril 2022

TARBIYAH

Ramadhan, Saat
Berharga Bersama
Keluarga

Oleh: *Syaiful Anshor, Guru Ngaji SD AISBa

Ramadhan adalah kesempatan emas bagi orangtua untuk membangun
kualitas kebersamaan dengan anak setelah sibuk bekerja sebelas bulan

Ramadhan bulan istimewa. shalih terbuang begitu saja. Terlebih
Setiap detik mengandung bulan suci hanya datang sekali se­
kebaikan dan pahala. Saking tahun. Itu juga jika masih diberi umur.
banyaknya pahala di dalam-
nya, sangat disayangkan Para orangtua harus meman-
jika bulan puasa berlalu sia-sia. Tanpa faatkan momen Ramadhan sebaik
banyak amal ibadah dilakukan. Jika mung­kin. Khususnya, untuk mem-
demikian, sungguh rugi. Peluang amal bangun kedekatan emosional (emo-
tional bonding) dengan buah hati.

5

TARBIYAH

Jangan sampai bulan Salah
puasa dengan bulan
lainnya sama saja. Tak satunya juga
berbeda. Orangtua
sibuk bekerja. Pergi dengan memperbanyak baca doa. Se-
pagi pulang petang.
Peras keringat banting bab, doa jelang berbuka puasa juga
tulang. Keluarga ku-
rang diperhatikan. mustajab.

Ramadhan adalah Orangtua pada momen ini bisa
kesempatan emas bagi
orangtua untuk mem­ memberikan nasihat atau wejangan
bangun kualitas kebersa-
maan dengan anak setelah kepada seluruh anggota keluarga.
sibuk bekerja sebelas bulan. Ba­
nyak momen istimewa dan bertabur Pemberian nasihat pada kesempatan
pahala yang bisa dimanfaatkan. Nah,
di bawah ini, ada lima momen yang ini lebih menyentuh. Suasa batin lebih
bisa dimanfaatkan untuk menjalin
kebersamaan berkualitas dengan ke­ terbuka, khusuk, dan penuh ketundu-
luarga.
kan. Orangtua juga bisa merefleksikan,
Ifthor
Ifthor salah satu momen terbaik dan memuhasabahi perjalanan kelu-

bagi keluarga untuk menikmati ke- arga yang panjang dan penuh ujian.
bersamaan saat jelang buka puasa.
Orangtua bisa mengajak buah hati Jika ada terselip keburukan, dan dosa,
untuk menyiapkan kudapan bersama.
Setelah itu, sambil menunggu waktu maka diistighfari, dan ditinggalkan.
berbuka, seluruh anggota keluarga
bisa duduk melingkar bersama dan Jika ada kebaikan, maka ditingkatkan.
menggunakan waktu itu dengan tila-
wah, zikir, dan doa. Shalat Tarawih
Shalat tarawih bisa jadi momentum
Jika waktu ifthor masih cukup lama,
bisa juga dengan membaca Al-Qur’an kebersamaan keluarga yang tak kalah
secara bergantian. Satu persatu ang- istimewa. Orangtua mengajak seluruh
gota keluarga membaca dan disimak keluarga untuk shalat tarawih di mas-
oleh orangtua. Waktu yang sebentar jid. Mereka dilatih, dan diajarkan bah-
itu harus digunakan sebaik mungkin. wa shalat tarawih adalah ibadah sun-
nah yang memiliki pahala luar biasa.

6

Seperti hadis berikut, “Barang­ nya, jika ada waktu luang
siapa melakukan qiyam Ramadhan cukup panjang, orangtua
karena iman dan mencari pahala, bisa membuat halaqoh ti-
maka dosa-dosanya yang telah lalu lawah al-Qur’an keluarga.
akan diampuni.” (HR. Bukhari no 37, Orangtua juga harus menjelaskan
dan Muslim no 759) bahwa membaca al-Qur’an di bulan
Ramadhan pahalanya berkali-kali lipat
Shalat tarawih berjemaah di mas- dibanding hari biasa. Karena itu, san-
jid juga dapat mengajarkan anak ak­ gat sayang jika dibiarkan berlalu tanpa
rab, dan mencintai masjid. Hatinya tilawah.
akan tertaut ke masjid. Selalu senang
dan merindukan masjid. Apalagi, jika Waktu tilawah bersama juga bisa
langsung diberi contoh oleh orangtua. dimanfaatkan untuk saling memper-
Pergi, beribadah, dan pulang bersama. baiki bacaan al-Qur’an (Tahsin) ang-
Memori ini akan jadi kenangan indah gota keluarga. Memperbaiki makhori-
dan tak terlupakan hingga tua. jul huruf, shifatul huruf, mad-qoshr, dan
juga tajwid. Tak hanya berhenti di situ.
Ya, meski shalat tarawih relatif le­ Momen ini juga bisa digunakan un-
bih lama. Tapi, jika diadakan bersama tuk tadabur al-Qur’an. Salah satunya
keluarga dan jamaah yang lain, akan dengan cara membacakan terjemah-
terasa lebih bersemangat dan sema- an dan juga tafsir al-Qur’an. Ini sangat
rak. Tak terasa lama dan lelah. penting guna mendekatkan dan me-
mahamkan al-Qur’an kepada anggota
Tak hanya shalat isya berjemaah keluarga.
dan tarawih, pada momen ini biasanya
juga akan ada ceramah dari para kha­ Sedekah dan Zakat
tib selepas isya. Anak mau tidak mau Sedekah salah satu ibadah yang
ikut mendengarkan. Apalagi, jika anak
memberi lembar Ramadhan dari seko- sangat penting dan memiliki pahala
lah. Bisa lebih optimal lagi untuk me­ berlipat ganda di bulan puasa. Banyak
ngontrol ibadah mereka. sekali keutamaan dan pahala berse-
dekah di bulan ini. Rasulullah saja le­
Tilawah Al-Qur’an bih gemar dan banyak bersedekah di
Kebersamaan tak kalah istimewa bulan ini. Bahkan gemarnya sedekah
Nabi di bulan suci laksana angin yang
dan penuh keberkahan adalah tilawah berhembus.
al-Qur’an. Orangtua selama bulan suci
harus menjadikan suasana di rumah Orangtua bisa mengajarkan anak
adalah suasana al-Qur’an. Tiada yang bersedekah dengan mengajak atau
terdengar setiap saat dari lisan anak- melibatkannya secara langsung. Se­
anak dan anggota keluarga kecuali perti meminta buah hati memasukkan
bacaan al-Qur’an. Salah satu caranya uang ke kotak infak masjid setiap hen-
orangtua membuat jadwal tilawah al-
Qur’an khusus bersama keluarga.

Waktunya bisa kapan aja. Teruta-
ma di waktu-waktu kosong seperti
setelah shalat shubuh, setelah shalat
tarawih, atau sebelum ifthor. Pokok-

7

TARBIYAH

dak shalat di masjid. Bisa juga men- kita berharap semua amal
gajaknya berbagi makanan, uang, dan ibadah—sedekah, tilawah,
lainnya kepada para fakir miskin. Atau puasa, shalat, zikir, dan
juga bisa mengajak buah hati berbagi lainnya—diterima oleh Al-
ifhtor ke masjid. lah dan dijadikan orang bertakwa.

Saat membayar zakat—baik zakat Ajaklah anak dan keluarga un-
fitrah maupun mal—anak juga bisa tuk shalat idul fitri. Dengarkan dan
dilibatkan agar dia melihat secara raih selaksa nasihat dari sang khatib.
langsung proses membayar zakat. Baru setelah itu, ajaklah seluruh ang­
Setidaknya, pengalaman itu akan se- gota keluarga untuk sungkeman—sa-
lalu membekas di benak: zakat ada- ling maaf memaafkan—atas segala
lah wajib. Selain itu, orangtua juga dosa dan khilaf yang telah diperbuat
harus menanamkan nilai-nilai yang selama ini pada orangtua, anggota
terkandung di dalamnya. Supaya anak keluarga, kerabat, dan tetangga. Den-
tidak hanya tahu prosesi sedekah dan gan begitu, harapannya segala dosa
zakat, tetapi juga nilai ibadah dan diampuni dan jadi hamba Allah yang
manfaat di dalamnya. bertakwa.*

Idul Fitri
Ramadhan berakhir bersamaan

perayaan Idul Fitri. Di saat inilah, mo-
mentun mengesankan bagi anak, juga
anggota keluarga. Orangtua harus
membersamai dan memberikan pe-
lajaran berharga agar tidak terjebak
pada serimonial belaka. Malam takbi-
ran, saat tahmid—alhamdulillah—, tah-
lil—laa ilaha illallah, dan takbir—Allahu
Akbar—membahana ke seluruh penju-
ru alam, ajaklah buah hati ikut mer-
ayakannya dengan penuh penjiwaan
dan tadabur.

Tiadalah yang hebat, kuasa, dan
besar di dunia ini melainkan Allah.
Manusia hanya makhluk hina. Tak la­
yak menyombongkan diri. Dan takbir
adalah ekspresi dan ungkapan ke­
syukuran karena telah diselesaikann­ ya
puasa sebulan penuh. Dengan begitu,

8

PPPRRROOOFFIFLILIL

Guru Spesialis
Kelas Satu

Rasa khawatir dan ragu itu sempat muncul. Sebab, bukan rahasia
umum lagi. Jadi guru kelas 1 dan 2 bukan hal mudah. Butuh
kesabaran dan energi ekstra

Jam menunjukkan sekitar pukul 09.55 Wita.
Waktu pembelajaran kurang lima menit.
Ustazah Desy Ratnasari sudah membuka
akun zoom meeting. Satu persatu siswi ke-
las 1 akhwat SD AISBa bergabung dengan
aplikasi online yang kini banyak dipakai orang di

masa pandemi. Ustazah Desy—sapaan akrabnya—

langsung meng-admit all mereka.

“Assalamu’alaikum, Ustazah Desy,” ujar mereka

bergantian saat berhasil join dan langsung dijawab

pelan dan lembut, “Wa’alaikumsalam.”

Tak cukup sampai lima menit, seluruh siswi

kelas 1 akhwat yang berjumlah 13 orang telah

bergabung. Jumlah participant tertera jelas di

aplikasi zoom. Riungan siswi sontak terde­

ngar dari speaker laptop. Meski pembelaja-

ran secara online, tapi mereka tetap aktif

dan bersuara.

“Sebe- lum kita mulai

pem- belajaran,

ustazah

harap

9Rajab 1443/Maret 2022 | AN-NAJAH

PROFIL

semuanya mengaktifkan video, tidak muncul. Sebab, bukan rahasia umum lagi.
memencet tombol annotate, di-un- Jadi guru kelas 1 dan 2 bukan hal mudah.
mute, dan fokus melihat zoom,” ujar­ Butuh kesabaran dan energi ekstra. Itu ti-
nya. dak lain karena siswa kelas bawah masih
proses adaptasi belajar. Belum bisa bela-
“Siap, Ustazah,” jawab mereka se­ jar mandiri seperti kelas atas.
rentak.
Nah, jika jadi guru kelas 1 saja dinilai
Seketika, terlihat video para sis- sulit, terlebih lagi jadi wali kelasnya.
wi. Dari layar zoom yang tidak be­gitu
besar, terlihat jelas para siswi siap be- “Meski ragu, namun saya juga waktu
lajar. Di depan mereka aneka bahan itu merasa tertantang. Insya-Allah, jika
makanan: minyak goreng, terigu, ga- ikhlas karena Allah, sesulit dan seberat
ram, pewarna, sendok, dan wadah. apapun tugas bisa jadi mudah dan ri­
ngan,” kenangnya.
Medio Maret lalu, alumni bahasa
Inggris Universitas Muhammadiyah, Betul saja. Setelah dilakoni beber-
Makassar ini mengajar pelajaran tem- apa bulan, ternyata jadi guru dan wali
atik secara online dari ruang kelasnya kelas satu akhwat menurutnya justru
di lantai dua gedung SD-SMP AISBa menyenangkan. Anak-anaknya lucu.
di daerah Bukit Cinta Damai (BCD), Menggemaskan. Imut. Tak jarang me­reka
Balikpapan Kota. bahkan berperilaku yang mengundang
decak kagum dan bikin bahagia.
Pembelajaran jarak jauh itu diber-
lakukan karena mengikuti kebijakan “Sapaan lembut, senyum, perhatian,
pemerintah yang baru mengizinkan dan canda-tawa mereka setiap pagi saat
sekolah mengadakan pembelajaran berjumpa adalah energi tersendiri buat
dengan skema 50 persen online dan 50 saya. Saya jadi ingin selalu berjumpa mer-
offline. Saat itu, Ustazah Desy menga- eka di kelas,” jelasnya sambil tersenyum.
jar materi membuat karya tiga dimen-
si. Itu kenapa, para siswi menyediakan Tak hanya itu, bayangan sulitnya
aneka bahan makan dan zat pewarna. mengajar siswa kelas bawah juga tidak
sepenuhnya terbukti. Mereka tetap bisa
“Alhamdulillah, saya menik­mati diatur, disiplin, memerhatikan pelajaran,
sekali mengajar siswa-siswi kelas dan fokus dalam belajar. Adapun jika ada
bawah,” ujarnya saat ditemui media ini
Maret lalu di ruang kelasnya di lantai
dua.

Awalnya Ragu, Lalu...
Ustazah Desy bergabung dengan

SD AISBa sejak tahun 2019. Sejak itu,
setidaknya dia sudah tiga tahun le­bih
menjadi guru. Awal bergabung, dia
diminta mengajar kelas atas: 5 dan 6.
Pelajaran yang diampu dua: bahasa
Ing­gris dan tematik. Setahun kemu-
dian, dia dipindah jadi wali kelas 1 Pi.
Pelajaran yang diajarkan masih sama:
english dan tematik.

“Waktu ditunjuk kepala sekolah jadi
wali kelas 1 Pi sempat deg-deggan. Se-
bab, selama ini belum pernah jadi wali
kelas. Apalagi kelas bawah,” ujarnya.

Rasa khawatir dan ragu itu sempat

10 AN-NAJAH | Sya’ban1443/April 2022

yang ribut, biasa saja. Masih dalam tahap yang jadi guru dan wali
normal dan terkendali. kelas 1 saja,” ujarnya
lagi sambil tertawa ke-
Dalam menghadapi murid-murid­nya, cil.
Ustazah Desy mengaku punya cara khu-
sus. Sebelum belajar, dia membuat regu- Padahal, posisi itu tak
lasi yang harus disepakati dan dilakukan sedikit “ditakuti” oleh gu-
murid. ru-guru lain. Menurutnya, jadi wali
kelas dan guru untuk siswa kelas
“Alhamdulillah, berkat rule ini, proses bawah tak selalu soal mengajar. Tak ja-
pembelajaran berjalan efektif,” ujarnya. rang juga dia harus melakukan hal-hal
kecil yang tiba-tiba saja terjadi. Seperti
Regulasi yang dimaksud adalah mem- saat ada siswi yang menangis, tak bisa
buat hukuman bagi siswa yang melang- memakai baju sendiri, dan belum bisa
gar beberapa aturan: tidak boleh ribut, menyiram kloset toilet.
tidak boleh mengganggu teman apalagi
berkelahi, serta siswa harus memerhati- “Kalau saat offline, tak jarang saya
kan penjelasan. Nah, jika ada yang me- memakaian jilbab, baju, bahkan menyi­
langgar peraturan itu akan diperingatkan. ram bekas buang air kecil siswi di klos-
Jika tidak jera juga, baru akan dihukum. et toilet,” kenangnya.

“Jika sudah diingatkan tapi tidak Progress Pembelajaran
mempam juga, akan dihukum. Hukuman- Tantangan mengajar kelas bawah
nya maju ke depan kelas. Berdiri. Hanya
saja tidak lama ko,” jelasnya. ternyata bukan sekadar mengajar saja.
Itu gampang. Setelah mengajar, sele-
Peraturan ini manjur. Setiap proses sai. Namun, yang jauh lebih penting
pembelajaran yang dilakukan berjalan dan membuatnya kadang risau adalah
lancar. Para siswi memperhatikan den- hasil dari pembelajaran: sejauh mana
gan baik. Jika ada yang bermain dan ribut, daya serap dan pemahaman mereka?
sekali diingatkan, langsung diam. Lambat
laun, dia pun mulai menjiwai mengajar. “Jika ada siswi yang tidak paham itu
Gara-gara itu dia tidak mau digeser jadi jadi pikiran saya tersendiri,” hematnya.
wali kelas lain.
Terlebih lagi saat online learning.
“Kalau dulu ragu, sekarang biar saya Tugas mengajar kelas bawah sema-
kin berat dan sulit. Sebab, bagi kelas
satu, mereka belum pernah belajar di
sekolah secara normal. Masalah lain­
nya, dari seluruh siswa baru sekitar 50
persen ketika masuk SD belum bisa
baca.

Mau tidak mau, dia harus memu-
tar otak. Mencari formula efektif agar
para siswi cepat bisa membaca meski
pembelajaran dilakukan secara online.
Karena itu, dia memperbanyak latihan
membaca bagi siswa, khususnya yang
belum bisa membaca. Untung saja,
sekolah mengalokasikan waktu ekstra
kurikuler untuk belajar membaca siswa
baru.

“Alhamdulillah, dari yang awalnya
hanya 50 persen, kini sudah 100 per­
sen bisa membaca,” tutupnya lega.*

11Sya’ban1443/April 2022 | AN-NAJAH

AGENDA
SEKOLAH

Ya Fasih, Ya Banyak Hafalan

Ahsan Abdurrahman dan Muhammad Akram Abbasy Hamizan pada awal
Maret lalu punya kegiatan berbeda. Jika biasanya belajar bersama guru se-
cara online, pagi itu keduanya harus datang ke studio IDC FM yang terletak
di kawasan Masjid Istiqamah, Balikpapan.

Ahsan dan Akram tidak datang sendiri ke radio Islam itu. Dia didampi­
ngi oleh kedua gurunya: Ustazah Nadia Indah Lestari dan Ustazah Salisatul
Maghfiroh. Kedatangan mereka untuk mengisi acara Edutalk. Judulnya, “Ya
Fasih, Ya Banyak Hafalan.”

“Maksud judulnya apa ini, Ustazah?” tanya penyiar senior IDC FM, Mas
Uli Abdurrahman di awal acara bincang edukasi dan dijawab Ustazah

Nadia, “Kalau fasih itu lebih ke-
pada domain tahsin. Sedangkan­,
kuantitas hafalan itu domain
bidang tahsin.”

Koordinator bidang tahfiz ini,
menjelaskan SD AISBa punya
target hafalan sebanyak 5 juz al-
Qur’an. Untuk mencapai target
itu, setiap semester siswa ditarget
hafalan dengan jumlah yang telah
ditentukan. Tak hanya itu, seko-
lah juga membuat halaqah ses-
uai dengan kemampuan hafalan
dengan dipandu guru pengampu
khusus.

Menurut koordinator tahsin,
Ustazah Salisatul Maghfiroh agar siswa
dapat membaca fasih diadakan program tahsin. Program ini ada dua: pem-
belajaran tilawati—metode belajar al-Qur’an—dan tajwid yang fokus pada
materi bacaan al-Qur’an.
“Dengan dua program ini diharapkan siswa dapat membaca dengan baik,
benar, dan fasih,” ujarnya.
Ahsan dan Akram dalam kesempatan itu diminta testimoni selama
menghafal dan belajar al-Qur’an di SD AISBa sekaligus membacakan beber-
apa ayat suci al-Qur’an. Seperti diketahui, sebelumnya, keduanya berhasil
meraih juara di bidang tahfiz al-Qur’an.
Ahsan Abdurrahman, siswa kelas 3, juara 1 lomba tahfiz juz 29 dalam
Festival Kebhinekaan SAMBA. Sedangkan, Muhammad Akram Abbasy
Hamizan, siswa kelas 5, juara 2 lomba yang sama di Istiqamah Fair 2022.*

12 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

‘Terlalu’ Sayang Juga Tak Baik

Sayang kepada anak boleh. Bahkan wajib. Orangtua harus melimpah-
kan kasih sayang yang tulus kepada buah hati. Namun, jika salah dalam
memberikan kasih sayang kepada anak, justru bisa berdampak buruk.

Salah satu contohnya menuruti semua permintaan anak. Anak minta
apapun dituruti. Bahkan hal yang tidak mendesak dan dibutuhkan sekali-
pun: gadget mahal, motor keluaran terbaru, dan makanan lezat.

Padahal, saat itu, orangtua sedang tidak punya cukup dana. Namun,
karena dalih ingin membahagiakan anak dan tidak mau melihat bersedih
serta menangis, lalu berusaha membelikan meski harus berhutang.

“Anak juga harus belajar merasakan sedih, tangis, kehilangan, dan tidak
selalu meraih apa yang diinginkan,” ujar Syaiful Anshor, pimpinan redaksi
An-Najah e-Magazine dalam talkshow di IDC FM awal Maret lalu.

Menurutnya, kehidupan manusia tidak selalu mulus dan baik. Seperti
roda pedati. Kadang di atas dan kadang di bawah. Kadang bahagia kadang
sedih. Itu juga yang pasti akan dihadapi oleh putra-putri kita di masa de-
pan.

“Jika anak selalu dapat apa yang diinginkan—untuk hal yang sebenar­
nya tidak penting—dikhawatirkan kecerdasan menghadapi masalah hid­ up
akan buruk,” imbuh penulis buku, “Sahabat Ajak Aku ke Surga” terbitan
Quanta Emk, Gramedia.

Dia mengutip riset Paul G. Stoltz yang terdapat dalam buku, “Adver-
sity Quotient: Turning Obstacle into
Opportunities.” Riset itu meny-
impulkan, cerdas saja tidak cuk-
up untuk meraih sukses. Juga
dibutuhkan kecerdasan dalam
menghadapi semua tanta­ngan
dan ujian hidup.

Seperti biasa, Ustaz Anshor
ditemni wakil pimred, Ustaz
Nur Hidayat. Alumni Universi-
tas Muhammadiyah, Purworejo,
Jateng ini membahas dua tulisan
asuhannya: Iqra’ dan Sains-Q.
Talkshow yang bisa berlangsung
sejam itu dipandu penyiar senior,
Mas Uli Abdurrahman.*

13Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

AGENDA
SEKOLAH

Pelantikan OSIS SMP AISBa

Siswa-siswi SMP AISBa
dengan berser­agam sekolah
berbaris rapi di depan kelas.
Sebelah kanan ikhwan dan
sebelah kiri akhwat. Di ten-
gahnya dibatasi hijab biru.
Mereka kelas 8. Pada medio
Maret lalu mengikuti prosesi
pelantikan pengurus OSIS
SMP AISBa.

Ruang kelas yang ter-
letak di lantai 3 gedung baru
SMP AISBa yang terletak di
dae­rah Bukit Cinta Damai
(BCD), Balikpapan Kota itu
pun ramai oleh siswa dan
guru. Mereka duduk di kursi di sebalah kanan. Sementara ustaz Nur Hidayat
merekam dan menyiarkan ke kanal YouTube AISBa Tv.
Kepala SMP AISBa, Ustaz Abdul Rofik berdiri dan membaca teks pelantikan
di secarik kertas. Pembacaan teks pelantikan di­ikuti Ketua OSIS Bilal Fairuz
Hubaidillah dan seluruh jajaran pengurus baru. Ruang kelas yang cukup besar
itu lalu riuh namun khidmat oleh suara pelantikan.
“Menciptakan pemimpin itu tidak mudah. Para pemimpin besar tidak ujug-
ujug lahir begitu saja. Tapi melalui kaderisasi dan tempaan yang begitu dahsyat.
Dan, OSIS ini adalah media bagi kalian untuk menempa diri jadi calon-calon
pemimpim bangsa masa depan,” ujarnya saat sambutan.
Sementara, Bilal Fairuz Hubaidillah dalam sambutan mengatakan, orga­
nisasi apapun—termasuk OSIS SMP AISBa—tidak akan jalan tanpa kolaborasi
dan kerja sama yang baik. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran untuk sa­ling
bersinergi dalam menjalankan amanah.
“Insya-Allah, kita bisa menjalankan amanah OSIS dengan baik dengan sa­
ling kerja sama dan tim yang solid,” ujarnya dengan suara lantang.
Sebagai bekal menjalankan OSIS, pengurus OSIS SMP AISBa dapat pelanti-
han kepemimpinan (basic leadership training) dari sekolah. Pelatihan dilakukan
secara offline di sekolah pada hari Sabtu tanggal 12 Maret lalu itu diisi Ustaz
Abdul Rofik, Ustazah Hanifah Rahmah, Ustazah Rosalina, dan Ustazah Dwi
Nur Handayani.
“Dalam latihan kepemimpinan itu kami memberikan beberapa materi pen­
ting. Baik untuk melatih mental dan pengetahuan. Harapannya dengan begitu
mereka siap menjalankan amanah OSIS dengan baik,” ujar Ustazah Hanifah
yang juga alumni Pesantren Gontor putri.*

14 AN-NAJAH | Rajab 1443/Maret 2022

SD AISBa Adakan PTS/PAT
Tulis dan Praktik

Aleeya Yasmin Fathinah duduk di kursi paling depan. Siswi kelas VI SD
AISBa ini sedang mengerjakan soal bahasa Arab. Dua carik kertas berisi soal
itu dilihat lekat-lekat. Setelah dibaca dan yakin, jawaban dibubuhkan di lem-
bar jawaban.

Soal bahasa Arab dibuat gurunya, Ustaz Usman Ladullah, Lc. Alumni Al-
Azhar, Mesir ini membuat soal den-
gan tiga jenis: pilihan ganda, isian,
dan uraian. Soal nomor satu yang
dijawab Yasmin tentang fi’il mud-
hori untuk dhomir (kata ganti) an-
tum: sa-tadrusuuna.

Tak hanya Yasmin. Siswa lain-
nya—dari kelas 1 hingga kelas 6—
juga melakukan hal sama: Ujian Pe-
nilaian Tengah Semester (PTS) dan
Penilaian Akhir Tahun (PAT). Ujian
diadakan mulai hari Senin, 21 Ma-
ret ini dengan cara hybrid: online
dan offline.

“PTS diadakan untuk siswa ke-
las 1 sampai 5. Sedangkan PAT un-
tuk kelas 6 saja,” ujar ketua bidang
kurikulum SD AISBa, Ustaz Rahmat Romadhan.

Menurut alumni Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jateng ini, beda
PTS dan PAT adalah pada materi soal. Untuk PTS, soal yang dibuat dari se-
mester dua. Sedangkan untuk PAT dibuat dari semester 1. Jadi, materi soaln-
ya lebih banyak dan komplit.

Ada empat pelajaran yang diujikan pada PTS perdana: bahasa Arab,
matematika, tematik, dan PAI. Hanya saja, pelajaran disesuaikan kelas. Tidak
sama. Pengawas ujian tidak hanya membagikan lembar ujian secara langsung
di kelas, tapi juga men-share screen via aplikasi zoom.

Lanjut Ustaz Rahmat, ujian PTS tidak hanya tertulis. Tapi juga praktik. Un-
tuk PTS tertulis diadakan pada pekan pertama sejak hari Senin ini. Sedangkan
PTS-PAT praktik diadakan pada pekan kedua dengan empat pelajaran: baha-
sa Arab, bahasa Inggris, tahfidz, dan tilawati.*

15Rajab 1443/Maret 2022 | AN-NAJAH

AGENDA
SEKOLAH

Ujian Hybrid PTS SMP AISBa

Seluruh ruang kelas SMP AISBa penuh oleh siswa. Namun, tak terdengar
suara. Semuanya diam. Yang terdengar hanya dua mesin pendingin ruangan
(AC) yang tertempel di selesar dinding kelas yang menderu pelan.

Semua siswa tampak fokus menjawab pertanyaan yang tertulis dalam
beberapa lembar soal yang tergeletak di atas meja. Soal-soal itu dibaca dan
dipelajari dengan baik. Setelah yakin dan paham, jawaban lalu ditulis di lem-
bar kertas.

Pada Senin, (14/3/2022) pagi ini, siswa-siswi SMP AISBa sedang men-
jalani Peniliaian Tengah Semester (PTS) Genap 2021-2022. Ujian dilakukan
secara hybrid: offline dan online. Guru bertugas mengawas ujian, tidak ha­
nya membagi kertas ujian, juga men-share screen soal secara online.

Tampak Ustaz Ab-
dul Hannan sedang
mengawas siswa uji-
an. Ustaz bertubuh
besar dan berjenggot
tebal asal Pakistan
itu mengontrol siswa
yang sedang ujian.
Adapun soal yang
diujikan hari itu ada
tiga: matematika,

hadis, dan bahasa
Arab.

Menurut ketua
bidang kurikulum
SMP AISBa, ustazah
Lilin Lindah Saputri,
selain ujian tulis, se-
kolah juga mengada-
kan ujian praktik. Hanya saja, waktu
ujian ini diadakan se­perti biasa: saat kegiatan belajar mengajar. Untuk ujian
praktik pelajarannya hanya dua: Seni Budaya dan Prakarya.
Sementara, untuk kelas 9, mata pelajaran yang diujikan lebih mengerucut
untuk persiapan Ujian Sekolah (US). Jadi, waktu ujiannya lebih pendek dari
kelas 7 dan 8. Untuk kelas 9, sisa waktu akan digunakan untuk persiapan US,
bimbingan konseling, dan menyiapkan diri ke jenjang sekolah berikutnya.*

16 AN-NAJAH | Jumadil Awal 1443/Januari 2022

Sambut Ramadhan, AISBa
Adakan Kajian Virtual

Di surga ada pintu. Pintu itu bernama Ar-Rayyan
(baabul rayyan). Hanya saja, tak semua orang bisa
memasukinya. Seperti dalam hadis yang diriwayat-
kan oleh Bukhari dan Muslim, pintu itu hanya dipe-
runtukkan bagi orang yang berpuasa.

Seperti dalam hadis tersebut, kelak di akhirat,
orang-orang yang berpuasa akan diseru, “Mana
orang yang berpuasa?” Lantas, mereka pun ber-
diri dan memasukinya. Setelah itu, pintu surga Ar-
Rayyan akan ditutup kembali.

Hanya saja, ternyata tak mudah meraih pahala
puasa. Harus menjaga perbuatan dosa: ghibah, ber-
bohong, adu domba, sumpah palsu, dan meman-
dang penuh syahwat. Dari situ kita tahu. Bisa jadi,
kita bisa menahan lapar dan dahaga. Namun, tak se-
dikit yang terjerumus melakukan dosa tersebut.

Tak heran jika dalam hadis riwayat Thabrani mengingatkan hal itu: ban-
yak orang berpuasa. Namun, tidak sedikit yang dari mereka justru hanya
mendapatkan lapar dan dahaga.

Sungguh, alangkah ruginya. Alih-alih dapat tiket masuk pintu baabul
Rayyan, yang ada amal puasa justru tidak diterima. Karena itu, agar terhindar
dari hilangnya pahala puasa, SD-SMP AISBa mengadakan kajian Tarhib Ra-
madhan dengan tema, “Mengetuk Pintu Surga Ar-Rayyan.”

Kajian diisi oleh da’i kota Balikpapan sekaligus founder atau muassis Ma’had
An-Nasa’i, Ustaz Muhammad Rofi’i Sitorus. Kajian diadakan via aplikasi zoom
cloud meeting dan dihadiri orangtua siswa dan peserta umum.

Selain kajian, acara yang dipandu Ustaz Syaiful Anshor, pimpinan redaksi
majalah An-Najah ini menghadirkan tiga siswa dari SD AISBa untuk tilawah
al-Qur’an dan sekaligus pembacaan sari tilawah berbahasa Inggris: Ahsan Ab-
durrahman (3 Pa), Muhammad Akram Abbasy (5 Pa), dan Muhammad Akbar
Azzam (6 Pa).

Untuk penampilan pembacaan hadis dan syarahnya dibawakan oleh dua
siswa SMP AISBa: Muhammad Athar Hamizan (8 Pa) dan Bilal Fairuz Hubaid-
illah (8 Pa). Untuk terjemah dan syarah dibawakan dengan bahasa Inggris dan
Indonesia.

Selain itu, ada juga testimoni orangtua siswa yang dibawakan Bunda drg.
Adisti. Bunda dari tiga siswa-siswi yang bersekolah di SD-SMP AISBa ini ber-
cerita perkembangan anaknya selama bersekolah di AISBa.*

17Rajab 1443/Maret 2022 | AN-NAJAH

MY DREAM

Juara Dua di
Lomba Pidato

Perdana

Meski sudah dimotivasi, siswi kelahiran tahun 2011 yang akrab disapa
Khalila ini masih sempat ragu. Belum begitu percaya diri berpidato

Sebuah e-flayer masuk ke Karena takut lewat deadline, dua
grup WhatsAp SD AISBa nama itu langsung didaftarkan ke
akhir Februari 2022 lalu. panitia. Masalahnya, untuk Akbar,
e-Flayer itu berasal dari
panitia Istiqamah lomba itu tidak masalah. Dia sudah
Fair 2022. Isinya ane- biasa ikut berbagai lomba.
ka lomba: tahfiz Beberapa kali bah-
al-Qur’an, pidato kan juara. Secara
bahasa Arab, mental matang.
dan pidato Apalagi, dia
bahasa Ing- juga kelas 6
gris. Hanya SD.
saja, meru- Lalu,
juk tanggal bagaimana
registrasi di Khalila?
flayer, dead- Putri
line tidak pasangan
lama lagi. Aswar Yus-
dar dan
Informasi Bunda Lidia
lomba itu mem- Puspasari ini
buat koordina- belum pernah
tor bidang bahasa ikut lomba pi-
Arab SD AISBa, Ustazah dato. Jangankan bahasa
Dwi Nurhandayani tertantang
mengikutkan siswa-siswinya. Setidak- Arab. Bahasa Indonesia saja be-
nya, ajang lomba itu untuk melatih ke- lum pernah. Selain itu, dia juga masih
mampuan mereka. Lalu, dipilihlah dua kelas 5 SD. Kalau tampil di depan ke-
murid: Muhammad Akbar dan Khalila las, kadang masih malu.
Nur Elfariza.
Namun, menurut Ustazah Wiwi—
sapaan akrabnya—, penunjukan Khali-

18 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

la bukan tanpa alasan. Sudah melalui menggunakan intonasi layaknya sang
pertimbangan dan alasan matang. orator ulung di atas podium.

“Khalila kalau ngomong bahasa Di sela-sela menghafal, sesekali
Arab lancar, cepat, dan fasih. Nilai ba- Ustazah Wiwi melatihnya lewat akun
hasa Arabnya selalu bagus. Insya-Al- zoom. Mulai intonasi, gesture, hingga
lah, dia berpotensi juara,” ujar alumni pandangan. Bagi alumni Gontor Pu-
Pesantren Gontor putri ini. tri ini, pidato bahasa Arab bukan hal
baru. Sudah berpengalaman. Saat
Meski sudah dimotivasi, siswi ke- mondok dulu menyabet juara. Pe­
lahiran tahun 2011 yang akrab disapa ngalaman itulah yang ditularkan ke
Khalila ini masih sempat ragu. Belum Khalila.
begitu percaya diri berpidato. Apalagi,
dengan berbahasa Arab. Setelah di­ “Muqoddimah pidato yang di­pakai
yakinkan Ustazah Wiwi dan Bunda­ Khalila itu andalan ustazah Wiwi ka-
nya, akhirnya setuju. lau lomba pidato bahasa Arab di pon-
dok dan terbukti meraih juara,” ujar
“Bismillah. Karena diminta dan Ustazah Hanifah, sahabat satu al-
dipercaya, saya nurut saja. Yang pent- mamaternya suatu ketika.
ing dicoba dulu. Juara atau tidak, itu
urusan belakang. Tidak begitu pen­ Setelah hafal teks dan beberapa
ting,” ujar Khalila optimis. kali latihan, kepercayaan diri Khalila
mulai tumbuh. Tidak malu lagi. In-
Khalila langsung tancap gas latihan tonasinya juga dapat. Tidak flat dan
pidato. Pertama, dia harus menghafal kaku. Sudah tahu kapan nada harus
teks pidato bahasa Arab yang dibuat naik, turun, dan datar. Juga gesture.
Ustazah Wiwi. Judulnya, birrul walid- Tahu kapan tangan ke depan, ke
ain: berbakti kepada kedua orangtua. samping, dan ke atas. Seperti orator.

Latihan Pidato Lomba diadakan secara virtual.
Teks pidato Khalila cukup panjang. Setiap peserta harus mengunggah
rekaman video di channel Youtube
Hampir dua halaman. Jika ada waktu masing-masing dan mengirimkan link
luang, Khalila menghafalnya. Teks itu video tersebut ke pantia Istiqamah
dibawa kemana saja dia pergi: main, Fair 2022. Deadline yang ditentukan
ke sekolah, bahkan ke kamar tidur. Tak tinggal sehari. Video pidato Khalila
sekadar menghafal. Dia juga belajar

19Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

harus sudah diambil dan diunggah. pan, medio Maret lalu.
Ustazah Khalila dibantu Ustazah “Alhamdulillah, senang bisa juara

Angle—guru bahasa Arab SD 2. Sebab, awalnya nggak pernah
AISBa—mengajak Ustadzah Wiwi nyangka bisa juara,” ujar Khalila.
dan Akbar ke Masjid Islamic Center,
Balikpapan. Di masjid terbesar di Bercita-Cita Guru Bahasa Arab
kota minyak ini, video pidato Khalila Siswi hobi berenang dan mema-
diambil. Spot pengam­bilan video di
halaman masjid dengan latar masjid sak air minum ini mengaku suka ba-
yang megah. hasa Arab. Jika bagi sebagian siswa
bahasa Arab mungkin dianggap su-
“Alhamdulillah, karena sudah sah dan njlimet, bagi Khalila justru
cu­kup matang latihan. Pengambi- sebaliknya. Mudah dan menyenang-
lan video Khalila tidak butuh wak- kan. Gara-gara itu, dia pun ingin jadi
tu lama. Langsung shooting video guru bahasa Arab.
dan langsung jadi,” Ustazah Dwi
menambahkan. “Selain karena suka, bahasa Arab
penting untuk memahami agama Is-
Setelah recording, video died- lam. Jadi, saya ingin mengajarkannya
it Ustazah Angle dan di-upload di kepada banyak orang,” jelasnya.
kanal youtube AISBa Tv. Link You-
tube dikirim ke panitia. Para panitia Meski masih kelas 5, kemampuan
lomba menilai video itu. Dari video bahasa Arab Khalila tergolong san-
tersebut, Khalila berhasil meraih gat bagus. Dia bisa membaca teks
juara 2. Sementara, untuk juara 1 bahasa Arab yang panjang tanpa
direbut kaka kelasnya, Akbar. Pem- tanda harakat. Bahkan, buku Duru-
berian hadiah dilakukan panitia di sul Lughoh jilid 1 yang dipelajari di
Rumah Jabatan Wali Kota Balikpa- bangku SMP AISBa saja telah selesai
dipelajari. Kata ganti orang (dhomir),

kata kerja sekarang
(fi’il mudhori), dan
kata kerja lampau (fi’il
madhi) juga telah di-
hafal dengan sangat
baik.

Menariknya, bukan
hanya suka dan pa-
ham bahasa Arab den-
gan sangat baik. Khali-
la juga punya ba­nyak
hafalan al-Qur’an. Ha-
falannya kini sebanyak
6 juz: juz 30, 29, 28, 1,
2, dan 3.

“Sekitar 5 juz saya
hafalkan di SD AISBa.
Alhamdulillah,” ujar­
nya.*

20 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

SEMARAK
RAMADHAN

Selaksa
Keutamaan
Bulan Puasa

Bulan Ramadhan diistimewakan dari bulan-bulan lainnya dengan
menurunkan al-Qur’an dan juga kitab-kitab ilahiyah lainnya pada

para Nabi yang lain

A lhamdulillah. Awal hi di bulan Rajab dan Sya’ban lalu
April 2022 ini kita diperjumpakan bulan Ramadhan.
berjumpa lagi dengan
bulan puasa. Siapa Lebih-lebih lagi Nabi Muham-
tak bahagia bertemu mad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
bulan penuh berkah? Sebelum para sahabat, dan salaf ash-sha-
Ramadhan tiba saja, umat Islam lih. Mereka begitu berbahagia
di seantero dunia menanti penuh dengan datangnya bulan puasa.
harap. Bahkan, dua bulan sebelum- Sebab, bulan Ramadhan berbeda
nya, mereka berdoa agar diberka- dengan bulan-bulan lainnya. Di
bulan ini terdapat berbagai macam

21Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

SEMARAK
RAMADHAN

kemuliaan dan keutamaan. ‫اا�إِ ْللَذاََّشج َيَّناِة َِطجَويا َُءغُنلِّ َق َر َْمت َأ�ضْباَواُن ُبفُاِّتل َّنَاح ِر ْ َتو ُص�أ ِّْبف َوَدا ُِتب‬
Nah, apa saja keutamaan bulan
”Apabila Ramadhan tiba, pintu
Ramadhan? Berikut ulasannya. surga dibuka, pintu neraka ditut-
up, dan setan pun dibelenggu.” HR.
Diturunkannya al-Qur’an Bukhari no. 3277 dan Muslim no.
Kitab Keutamaan bulan Ra- 1079

madhan yang pertama adalah di- Al-Qodhi ‘Iyadh mengatakan,
turunkannya al-Qur’an. Seperti hadis itu sebagai bukti dan tan-
firman Allah Subhanahu wa Ta’ala da masuknya bulan Ramadhan
dalam ayat berikut ini: sekaligus mulianya bulan terse-
but. Menurutnya juga, makna ter-
‫َش ْه ُر َر َم َضا َن الَّ ِذي أ� ْن ِز َل ِفي ِه الْ ُق ْر�آَ ُن‬ bukanya pintu surga karena Allah
‫ُه ًدى لِل َّنا ِس َو َب ِّي َنا ٍت ِم َن ا ْل ُه َدى‬ memudahkan berbagai ketaatan
‫َوالْ ُف ْر َقا ِن َف َم ْن َش ِه َد ِم ْن ُك ُم ال َّش ْه َر‬ pada hamba-Nya di bulan Ramad-
han yang berbeda dengan bulan
‫َف ْل َي ُص ْم ُه‬ lainnya.

“(Beberapa hari yang ditentu- Terdapat Lailatul Qadr
kan itu ialah) bulan Ramadhan, bu- Pada bulan Ramadhan terdapat
lan yang di dalamnya diturunkan
(permulaan) Al Quran sebagai pe- suatu malam yang lebih baik dari
tunjuk bagi manusia dan penjelas- seribu bulan: Lailatul qadar. Malam
an-penjelasan mengenai petunjuk ini terletak di sepuluh hari terakhir
itu dan pembeda (antara yang hak dan di tanggal ganjil di bulan Ra-
dan yang bathil). Karena itu, ba- madhan. Allah Subhanahu wa Ta’ala
rangsiapa di antara kamu hadir (di berfirman:
negeri tempat tinggalnya) di bulan
itu, maka hendaklah ia berpuasa ”Sesungguhnya Kami telah
pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: menurunkannya (Al Quran) pada
185) lailatul qadar (malam kemuliaan).
Dan tahukah kamu apakah malam
Menafsiri ayat ini, Ibnu Katsir kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu
mengatakan bahwa Allah secara lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al
khusus sedang memuji bulan suci Qadr: 1-3).
Ramadhan. Bulan Ramadhan diis-
timewakan dari bulan-bulan lainn- Juga firman Allah lainnya dalam
ya dengan menurunkan al-Qur’an al-Qur’an:
dan juga kitab-kitab ilahiyah lainn-
ya pada para Nabi yang lain. ‫�إُِمنَّْنا ِذأ� ْنِر َيزلْ ََننا ُه ِفي َل ْي َل ٍة ُم َبا َر َك ٍة �إِنَّا كُ َّنا‬

Pintu Surga Dibuka
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa

Sallam bersabda,

22 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

”Sesungguhnya Kami menurunk- menunjukkan bahwa
annya pada suatu malam yang diber-
kahi dan sesungguhnya Kami-lah disunnahkan bagi
yang memberi peringatan.” (QS. Ad
Dukhan: 3). orang yang berpuasa

Yang dimaksud malam yang untuk berdo’a dari awal
diberkahi di sini adalah malam lail-
atul qadr. Inilah pendapat yang ia berpuasa hingga akhirnya
dikuatkan oleh Ibnu Jarir Ath-Tho-
bari rahimahullah. Pendapat ini juga karena ia dinamakan orang yang
senada dengan mayoritas ulama, di
antaranya Ibnu ‘Abbas radhiyallahu berpuasa ketika itu.” Al-Majmu’
‘anhuma.
6/375

Menurutnya, “Disunnahkan

bagi orang yang berpuasa ketika

ia dalam keadaan berpuasa untuk

berdo’a demi keperluan akhirat dan

dunianya, juga pada perkara yang

ia sukai serta jangan lupa pula un-

Dikabulkannya Do’a tuk mendoakan kaum muslimin
Salah satu keutamaan bulan
lainnya.”
Ramadhan yang tak kalah istime-
wa seperti dikutip situs www.ru-
maysho.com adalah dikabulkannya
doa.

Rasulullah  Shallallahu ‘Alaihi wa
Sallam bersabda, “Sesungguhnya
Allah membebaskan beberapa orang
dari api neraka pada setiap hari di
bulan Ramadhan, dan setiap muslim
apabila dia memanjatkan do’a maka
pasti dikabulkan.” HR. Al Bazaar,
dari Jabir bin ‘Abdillah.

Dalam hadis lain Nabi shallalla-

hu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‫ال َّصائِ ُم‬ ‫ُت ََورا ُّدل إِ� َما َدُم ْع َاولْتُ َعُها ُِدم ُل‬ َ‫َثلاَ َث ٌة لا‬
‫َو َد ْع َو ُة‬ ‫ا ْلَح ََّتم ْىظلُوُي ِْمف ِط َر‬

“Tiga orang yang do’anya tidak
tertolak: orang yang berpuasa sam-
pai ia berbuka, pemimpin yang adil,
dan do’a orang yang dizholimi”. HR.
At-Tirmidzi no. 3598

An Nawawi rahimahul-
lah menjelaskan, “Hadits ini

23Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

SEMARAK
RAMADHAN

Ramadhan
di Negeri
Sheikh Zayed

Oleh: *Kartika Dewi, Wakil Ketua Komite SD-SMP AISBa

Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan adalah pendiri negara federasi
UAE. Beliau mempersatukan 7 Emirates menjadi satu negara

Pohon-pohon kurma di buah negeri yang dulu tandus dan
pinggir jalan mulai me- gersang, kini dipenuhi gedung-ge-
nguning buahnya. Suhu dung pencakar langit.
udara makin mening-
gi. Tanda musim panas Sheikh Zayed bin Sultan Al Na-
tiba. Tenda-tenda besar berwarna hyan adalah pendiri negara feder-
putih mulai dibangun di berbagai asi UAE. Beliau mempersatukan 7
pen­juru kota. Lengkap dengan Emirates (yaitu Abu Dhabi, Dubai,
pendingin ruangan. Tak lama lagi Sharjah, Fujairah, Ras Al Khaimah,
Ramadhan tiba. Di tenda-tenda itu Ajman dan Umm Al Quwain) men-
iftar bers­ ama akan digelar sebulan jadi satu negara. Abu Dhabi adalah
lamanya. Ibu Kota dari UAE, berjarak kurang
Begitulah sekilas suasana jelang lebih 1,5 jam dari Dubai, kota be-
Ramadhan di Abu Dhabi, tepatnya sar di UAE.
di United Arab Emirate (UAE). Se-
Suasana Ramadhan di negeri
muslim ini sangat terasa meski

24 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

resto-
ran khas
Asia sep-
erti restoran In-
dia, Pakistan, Fil-
ipina, Cina, Indo-
nesia dan lainnya.
Banyak restoran
western fastfood
juga membuka
cabang disana.

jum- Hidangan Khas
lah penduduk Muslim dan Timur Tengah
non-Muslim mungkin bisa dika-
takan seimbang jumlahnya. Pas- Di UAE tidak ada
alnya negeri ini sangat banyak pasar Ramadhan yang menjajakan
penduduk pendatangnya dari ber­ berbagai hidangan berbuka seper-
bagai belahan dunia. ti di Indonesia. Tidak ada makanan
spesial saat Ramadhan, semua
Memasuki musim panas, suhu biasa disajikan di hari lain di luar
di siang hari bisa mencapai lebih Ramadhan. Penduduk setempat
dari 40 derajat Celcius dan sekitar biasanya langsung berbuka dengan
30 derajat Celcius di malam hari hidangan berat seperti Mandi Rice
dengan kelembaban udara yang atau Briyani Rice, yaitu nasi yang
tinggi. Karena itu, puasa Ramad- sudah dimasak dengan berbagai
han di UAE biasanya lebih lama. bumbu rempah disajikan dengan
Imsak sebelum jam 4 subuh dan ayam atau potongan daging pang-
waktu berbuka jam 7 malam leb- gang.
ih. Jika di Indonesia saat berbuka
ditandai pukulan beduk, di UAE Hidangan lain didominasi
pemerintah menggunakan dentu- makanan yang dipanggang atau di-
man meriam untuk menunjukkan bakar seperti shish taouk (potongan
masuknya waktu berbuka. daging ayam yang dibakar dengan
menggunakan tusukan khusus),
Selama Ramadhan, pemerintah kabab (daging giling yang dicam-
mengatur semua pekerja kantoran pur dengan berbagai bumbu), sha-
pulang paling lambat jam 2 siang. warma, atau lamb chop.
Restoran akan buka setelah asar
sampai jam 10 atau sampai jam Semua hidangan ini disajikan
12 malam, sebagian lagi akan buka dengan salad, yogurt, khubus atau
kembali menjelang waktu sahur. roti Arab lengkap dengan hummus,
Sebagian besar restoran didom- yaitu selai gurih yang terbuat dari
inasi oleh hidangan khas Timur kacang Arab giling yang dicampur
Tengah. Terdapat juga berbagai minyak zaitun, sari perasan limau,
garam dan bawang putih.

Ada juga minuman khas di sana

25Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

SEMARAK
RAMADHAN

yaitu Laban (endapan dari susu negara Indonesia biasanya me-
fermentasi) yang lazim dikonsumsi ngunjungi Restoran Indonesia di
saat berbuka puasa karena meng- Abu Dhabi yaitu Warung Bandung
ingat temperatur udara yang tinggi. dan Restoran Sari Rasa. Di warung
Minuman ini sangat baik untuk kes- Bandung kita bisa memesan ber­
ehatan dan dapat mengembalikan bagai santapan nusantara mulai
energi dan cairan tubuh, ka­rena dari bakso, aneka soto, gado gado,
kandungan mineral dan protein di nasi uduk, nasi goreng, sate, tahu
dalamnya. Susu ini rasanya agak isi, tempe, kolak, es campur dan
asin, sehingga bagi yang tidak ter- lain-lain. Kalau kangen makan nasi
biasa seperti lidah orang Ind­ onesia Padang, di Restoran Sari Rasa-lah
akan terasa aneh saat pertama kali tempatnya.
mengkonsumsinya.
Buka Puasa Terbesar di UAE
Kunafa, umm Ali dan Bak­lava
adalah pilihan untuk hidangan Di Abu Dhabi sangat mudah
penutup khas Timur Tengah. ada
juga louqemat, yaitu adonan beragi mendapatkan iftar gratis. Setiap
dibentuk bola-bola lalu digoreng
dan ketika matang dicelupkan ke masjid menyediakan makanan un-
dalam sirup gula atau sirup kurma.
tuk berbuka, namun tidak diper-
Untuk mengobati kerinduan
pada kuliner Indonesia, warga bolehkan makan di dalam masjid,

sehingga halaman masjid dibuat

menjadi tempat makan bersama.

Di berbagai penjuru kota biasanya

dekat fasilitas umum

dan pusat perbelanjaan

atau mall juga diban-

gun tenda-tenda besar

berpendingin udara

disediakan untuk mas-

yarakat berbuka.

Begitu pula di

Sheikh Zayed Grand

Mosque, sebuah mas-

jid agung di Abu Dhabi

yang sangat mo­dern

arsitekturnya dan

dibangun dengan ba-

han berkualitas tinggi

dari berbagai pen­juru

dunia. Di halaman

masjid ini pemerintah

menggelar buka pua-

sa terbesar di UAE

untuk sekitar 35 ribu

orang setiap harinya

26 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

selama Ramadhan. Sebagian disa- merintah di Abu Dhabi
jikan secara terbuka tersusun ber- teratur dan inovatif. Saat
baris-baris seperti piknik bersama. masuk waktu salat, azan di-
Sebagian lagi disajikan di dalam kumandangkan secara seren-
belasan tenda besar berpendingin tak di seluruh masjid. Azannya dari
udara di mana masing-masing ten- masjid besar kemudian dipancarkan
da bisa menampung hingga 1500 melalui radio ke seluruh masjid di
orang. Abu Dhabi. Yang terdengar keluar
masjid hanya suara azan. Sementa-
Persiapan panitia dan petu- ra suara iman saat salat wajib, salat
gas luar biasa dilakukan sehingga jumat maupun salat tarawih akan
bisa menyajikan hidangan ber- menggunakan microphone dalam
buka untuk puluhan ribu orang masjid saja.
dengan tertib. Saat matahari
mulai terbenam mendekati wak- Tidak hanya di masjid, azan
tu berbuka, orang-orang mulai pun dikumandangkan di dalam pu-
berduyun-duyun menuju Masjid sat perbelanjaan atau mall melalui
Agung Sheikh Zayed. pengeras suara. Sehingga orang
yang sedang berbelanja pun dapat
Kotak-kotak berukuran lebih mendengar suara azan tersebut.
besar dari kotak sepatu telah ter- Setiap mall memiliki masjid besar
susun rapi di dalam tenda-tenda di dalamnya. Tidak ada lantunan
dan halaman masjid ini. Di dalam musik di dalam mall, biasanya su-
kotak tersebut telah tersedia pa- ara murotal yang diperdengarkan
ket iftar super sehat dan lengkap. menjelang azan terutama saat Ra-
Mulai dari buah, yoghurt, laban, madhan.
kurma, salad, sup, Mandi Rice atau
Briyani Rice beserta ayam atau Khutbah Jumat ditentukan
daging panggang porsi besar. Hi- durasi waktu, tema dan isinya yang
dangan ini juga dilengkapi dengan dibacakan seragam di seluruh mas-
air mineral, juz kotak dan minuman jid. Teks khutbahnya berbahasa
vitamin C yang menyegarkan. Arab namun ada pilihan terjemah-
an kedalam berbagai bahasa yang
Setelah menyantap hidangan dapat diakses melalu website khu-
berbuka, orang-orang bersiap sus kementerian agama.
memasuki Masjid Agung Sheikh
Zayed untuk melakukan salat Salat tarawih diimami oleh imam
magrib. Untuk memasuki masjid masjid masing-masing, dengan 8
ini harus melalui body scan dan rakaat tarawih dan 3 rakaat witir.
mesin x-ray seperti di bandara Di 10 malam terakhir Ramadhan,
untuk memeriksa barang bawaan. masjid mengadakan salat tahajut
Interior dalam masjid pun sangat berjamaah di sepertiga malam. Un-
luar biasa indahnya. tuk menyalurkan zakat, infaq dan
sadaqah, ada lembaga khusus zakat
Azan dan Khutbah Jumat Serag- yang standby di berbagai pusat per-
am belanjaan atau mall.

Pengelolaan masjid oleh pe-

27Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

SEMARAK
RAMADHAN

Kemeriahan Idul Fitri Arab bersiap membagi-bagikan
Di malam Idul Fitri, gema takbir bingkisan berupa coklat Arab yang
terbungkus cantik. Anak-anak
para jamaah terdengar dari seluruh Arab berkeliling di area salat un-
masjid. Tidak ada takbiran keliling tuk membagikan coklat-coklat ter­
seperti di Indonesia. Namun lan- sebut kepada jamaah. Taman-ta-
tunan takbir juga diperdengarkan man kota sebagai tempat favorit
di dalam pusat perbelanjaan atau berkumpul pun akan penuh de­
mall. Abu Dhabi berkilau dengan ngan keluarga yang menikmati
ribuan lampu hias berbentuk bin- kebersamaan dan merayakan hari
tang dan bulan sabit menerangi besar ini.
jalanan kota. Lentera-lentera itu
bagai simbol kemuliaan bulan suci Merasakan dan menjalani
Ramadhan dan kemenangan Idul ibadah saat Ramadhan di negeri
Fitri. muslim seperti di Abu Dhabi tida-
klah sulit. Karena didukung oleh
Salat Idul Fitri dilakukan di pelayanan pemerintah dan fasil-
berbagai masjid dan halamannya. itas ibadah yang mumpuni, serta
Ada juga beberapa lapangan khu- besarnya toleransi dari warna as-
sus bertembok namun tak berat- ing lainnya.
ap yang memang diperuntukkan
untuk 2 kali salat Id saja dalam Yang paling terasa adalah ker-
setahun yaitu Idul Fitri dan Idul induan akan keluarga besar dan
Adha. Momen mengharukan saat kerabat di Tanah Air terutama saat
kaum muslimin dari berbagai ne­ merayakan Idul Fitri. Meski de­
gara berbondong-bondong keluar ngan kemajuan teknologi saat ini
apartemen. Mengenakan pakaian bisa ber-videocall, tentu lebih af-
tradisional masing-masing dengan dal jika bisa bersilaturahim secara
wajah berseri-seri saling menyapa langsung. Saling berkunjung ke
dan bertakbir menuju tempat salat tempat teman sesama perantau
Id. dari Indonesia-lah yang menjadi
pelipur rindu sementara.*
Selesai salat Id, orang-orang

28 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

RUANG
KOMITE

“Circle” Anak
Saat Ramadhan

Oleh: Yulfani Dwi Astuti, Divisi Humas Komite SD-SMP AISBa

Bulan Ramadhan selalu mempengaruhi kualitas puasa anak.
menitipkan rindu. Setiap
kehadirannya memberi Berikut ini beberapa tips untuk
energi dan bahagia. Ter-
khusus bagi buah hati menciptakan circle yang baik untuk
yang sedang berjuang memperbaiki
anak:
puasa dari tahun ke tahun. Mungkin, - Memberikan teladan baik kepada

tahun lalu puasa pertama dan ma- anak selama berpuasa.
- Mengajak anak ke masjid untuk
sih belum sempurna. Masih banyak
berbuka dan shalat berjamaah.
bolong. Tahun ini semoga lebih sem- - Berbuka (ifthar) bersama di masjid

purna. dapat mengajarkan anak tentang

Karena itu, harus dipersiapkan kebersamaan.
- Membaca al-Quran bersama orang
sejak awal dengan sebaik mungkin.
tua. Ini dilakukan secara konsisten
Mulai fisik dan mental. Tidak sedi­
di waktu yang sama.
kit anak anak yang di minggu-ming- - Memasukkan anak ke kelas Ramad-

gu pertama sangat semangat, tapi han ceria yang biasa diadakan di

mendekati minggu terakhir sema­ngat masjid sekitar lingkun- gan.
- Membuat kelom-
menurun. Down. Tugas orang tua
pok kecil an-
menjaga semangat buah hati agar
tar se­
tetap berkobar.

Selain itu, persiapan lain yang

penting dilakukan orang tua adalah

menciptakan lingkungan (circle) yang

mendukung selama

menjalankan pua- sa.

Ini sangat penting

karena

akan

29Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

pupu atau teman untuk murojaah Terakhir, mari kita renungi firman
Allah Subhanahu wa Ta’ala berikut ini:
bersama. Berikan target khatam
‫َش ْه ُر َر َم َضا َن الَّ ِذي �أنْ ِز َل ِفي ِه ا ْل ُق ْر آ� ُن‬
al-Quran selama bulan Ramadhan. ‫ُه ًدى لِل َّنا ِس َو َب ِّي َنا ٍت ِم َن الْ ُه َد ٰى‬
- Memberikan games yang bervariasi ‫َوا ْل ُف ْر َقا ِن ۚ َف َم ْن َش ِه َد ِم ْن ُك ُم ال َّش ْه َر‬
ٰ‫َف ْل َي ُص ْم ُه ۖ َو َم ْن َكا َن َم ِري ًضا �أ ْو َع َلى‬
setiap hari selama menunggu wak- ‫َس َف ٍر َف ِع َّد ٌة ِم ْن �أ َّيا ٍم �أ َخ َر ۗ ُي ِري ُد اللَّ ُه بِ ُك ُم‬
‫ا ْل ُي ْس َر َو َلا ُي ِري ُد بِ ُك ُم الْ ُع ْس َر َولِ ُت ْك ِملُوا‬
tu berbuka puasa. Tujuannya agar ‫الْ ِع َّد َة َولِ ُت َك ِّب ُروا اللَّ َه َع َلىٰ َما َه َدا ُك ْم‬

anak tidak terlalu fokus dengan ‫َولَ َعلَّ ُك ْم َت ْش ُك ُرو َن‬

rasa lapar dan haus. “(Beberapa hari yang ditentukan
- Olahraga rutin untuk kebugaran itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang
di dalamnya diturunkan (permulaan) Al
tubuh. Jalan kaki ringan di seputa- Quran sebagai petunjuk bagi manusia
dan penjelasan-penjelasan menge-
ran rumah selesai shalat subuh. nai petunjuk itu dan pembeda (antara
- Bagi Ibu-ibu yang berhalangan yang hak dan yang bathil). Karena itu,
barangsiapa di antara kamu hadir (di
puasa untuk tidak makan di hada- neg­ eri tempat tinggalnya) di bulan itu,
maka hendaklah ia berpuasa pada bulan
pan anak-anak. itu, dan barangsiapa sakit atau dalam
- Membawa anak mengikuti ma- perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wa-
jiblah baginya berpuasa), sebanyak hari
jelis ilmu. Kegiatan ini bertujuan yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari
yang lain. Allah menghendaki kemuda-
menambah wawasan anak dan han bagimu, dan tidak menghen­daki ke-
sukaran bagimu. Dan hendaklah kamu
menghindar dari rasa bosan di ru- mencukupkan bilangannya dan henda-
klah kamu mengagungkan Allah atas
mah. petunjuk-Nya yang diberikan kepada-
- Tidak membawa anak ke pusat mu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al
Baqarah: 185).*
perbelanjaan. Ini sangat penting

juga, karena akan menguras ener­

gi dan mengahindari pandangan

mata dari makanan yang dijual be-

bas.
- Berikan tontonan bermanfaat di

rumah. Sekarang, sudah banyak

film kartun yang islami dan eduka-

tif. Jangan sampai anak terlalu se­

ring main games. Orang tua harus

menjelaskan efek buruk dari ber-

lebihan bermain games.
- Memberikn reward atas penca-

paian. Tujuannya agar anak lebih

bersemangat dalam berpuasa dan

melakukan ibadah di bulan Ramad-

han. Nanti anak akan paham bukan

sekedar hadiah dari orang tua yang

didapat, tapi hadiah langsung dari

Allah.

30 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

BK’S CORNER

PaMdenagelRoleamStraesja

OLEH: Ustazah Hidayanti, Alumni Universitas Indonesia dan Guru BK SMP AISBa

Di edisi lalu kita sudah mengetahui tanda-tanda dan penyebab stres pada
remaja. Kali ini kita akan membahas mengenai cara mengatasinya. Apalagi di
bulan Romadhon ini. Kita perlu menjaga kondisi fisik dan kejiwaan kita agar bisa
menjalankan ibadah secara optimal. Berikut ini pemaparan pendekatan untuk
mengelola stres :

Cara mengelola stres bisa melalui 2 pendekatan

1. Pendekatan secara individual, yaitu dengan cara :
• Memperdalam ilmu agama (self motivation)
• Menerapkan manajemen waktu yang baik
• Menambah waktu untuk berolah raga
• Melatih diri untuk relaks/santai
• Memperluas networking/bersosialisasi dan dukungan sosial.

2. Pendekatan kelompok/komunitas , dalam upaya mengelola stres
di dalam kelompok biasanya dilakukan dengan beberapa cara,
diantaranya adalah:

• Menciptakan iklim kelompok/komunitas yang mendukung
• Melakukan seleksi personil dan penempatan tugas yang lebih

baik
• Meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik dan

mengklarifikasi peran kelompok/komunitas
• Menetapkan tujuan kelompok/komunitas secara realistis
• Mengadakan bimbingan konseling pada anggota kelompok/

komunitas
• Mendesain ulang tugas para anggota kelompok/komunitas
• Melakukan perbaikan komunikasi dalam kelompok/komunitas

31Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

BK’S CORNER

Dari poin-poin di atas, yang pa­ bahwa kamu tidak akan dikembalikan
ling penting dan berperan dalam diri kepada Kami?” (QS. Al Mu’minun:
seorang remaja muslim adalah pema- 115)
haman agamanya. Dengan pemaha-
man agama yang baik maka seorang 2. Meyakini Takdir Allah
remaja tidak mudah mengalami stres. Allah Ta’ala berfirman,

Cara Muslim Mengelola Stres ‫�إِنَّا كُ َّل َش ْي ٍء َخ َل ْق َنا ُه بِ َق َد ٍر‬

1. Mengetahui Tujuan Penciptaan “Sesungguhnya Kami mencipta­
Kita kan segala sesuatu menurut ukuran.”

Allah Ta’ala berfirman, (QS. Al-Qamar: 49)
Dalam ayat lain disebutkan,
‫َو َما َخ َل ْق ُت ا ْل ِج َّن َوا ْل إِ� ْن َس �إِ َّلا لِ َي ْع ُب ُدو ِن‬
‫َف َق َد ْرنَا َف ِن ْع َم الْ َقا ِد ُرو َن‬
Dan Aku tidak menciptakan jin
dan manusia melainkan supaya “Lalu Kami tentukan (bentuknya),
mereka beribadah kepada-Ku.” (QS.
Adz“Dzariyat: 56) maka Kami-lah sebaik-baik yang me-

Jadi, Allah tidaklah membiarkan nentukan.” (QS. Al-Mursalat: 23)
kita begitu saja. Bukanlah Allah ha­nya
memerintahkan kita untuk makan, Dalam hadits Jibril disebutkan,
minum, melepas lelah, tidur, mencari
sesuap nasi untuk keberlangsungan ‫َو َ ُور َخَُْشيس ِِِّلرر ِِِههه‬ ‫َوكُ ُت ِب ِه‬ ‫بِااللل�آِه ِخ َِرو َملَواَتُئِْؤ َِكم ِت َِنه‬ ‫ُت ْؤ ِم َن‬
hidup. Ingatlah,bukan hanya dengan ‫بِال َق َد ِر‬ ‫َوال َي ْو ِم‬
tujuan seperti ini Allah menciptakan
kita. Tetapi ada tujuan besar di balik “Engkau beriman kepada Allah,
itu semua,yaitu agar setiap hamba kepada para Malaikat-Nya, Kitab-ki-
dapat beribadah kepada-Nya. tab-Nya, kepada para rasul-Nya, ke-
pada hari Kiamat dan kepada takdir
Allah Ta’ala berfirman yang baik maupun yang buruk.” (HR.
Muslim, no. 8)
‫�أ َف َح ِس ْب ُت ْم �أنَّ َما َخ َل ْق َنا ُك ْم َع َب ًثا َو�أنَّ ُك ْم‬
‫�إِ َل ْي َنا َلا تُ ْر َج ُعو َن‬ 3. Mengetahui Manfaat Beriman
Kepada Takdir
Maka apakah kamu mengira, bah- Dengan beriman kepada takdir,
wa sesungguhnya Kami menciptakan
kamu secara main-main (saja), dan setiap orang akan mengembalikan

32 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

BK’S CORNER

urusan kepada Allah. Kalau kita me­ darkan kepada Allah yang member-
ikan.
ngetahui bahwa segala sesuatu telah
Setiap orang akan tahu bahwa
ditetapkan oleh Allah. Maka ke- segala kejadian yang menimpanya
pasti ada hikmah terbaik di balik itu
tika kita selamat dari musibah, kita semua.

sandarkan kepada Allah. Ketika kita Allah Ta’ala berfirman

dapat kebahagiaan, kita sandarkan ‫َلَلَو ُك ِتَُُككع َْْممَسب ََووىل ََععل َلَّ�أُهَْيس ْنَيُكىْع َُمتَل�أ ُمْكاْنْلَر َِقوُتُهَتأ�اْنوِ ُتاح ُُّبلْمواَََلوش ْياًَُهئشَاوْيَت ًئْعاََلوكَُُُْموهر ٌَوهوُه ََونَل َخَُكْيش ٌٌّْرمر‬

kepada Allah pula. “Diwajibkan atas kamu ber-
perang, padahal berperang itu ada-
Manusia tahu keterbatasan diri­ lah sesuatu yang kamu benci. Boleh
jadi kamu membenci sesuatu, pada-
nya, maka ia tidak sombong dan hal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
bangga ketika mengerjakan kebaikan. padahal ia amat buruk bagimu; Al-
lah mengetahui, sedang kamu tidak
Kita akan menghadapi musibah mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).

dengan mudah karena kita tahu itu Dengan demikian, kita tidak akan
terlalu khawatir, bersedih, lelah, ke-
adalah ujian dari Allah. Allah Ta’ala cewa yang berlebihan terhadap apa
yang menimpa kita. Karena kita tau
berfirman, tujuan hidup kita dan menerima
takdir (kejadian baik atau buruk)
‫بِ إِ� ْذ ِن لل َِّه‬ ‫ُم َي ِْهصيِدَب ٍة َق ْل َ�إِب َّلُها‬ ‫ِم ْن‬ ‫ََومَشاَم ْ ْيأ�ن ٍء َُيص ْاَؤع ِِلمَي ْبنٌم‬ dengan hati lapang dan jiwa yang
‫َولل َُّه بِ ُك ِّل‬ ‫بِاللَّ ِه‬ tenang. Dan sungguh beruntung
menjadi seorang muslim karena kita
“Tidak ada suatu musibah pun me­miliki waktu untuk latihan me­
yang menimpa seseorang kecuali ngelola stres, yaitu dengan berpua-
dengan ijin Allah; dan barangsiapa sa sebulan penuh. Marhaban ya Ra-
yang beriman kepada Allah niscaya madhan !
Dia akan memberi petunjuk kepada
hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui
segala sesuatu.” (QS. At-Taghabun:
11).

Disebutkan dalam Tafsir Al-Qur’an
Al-‘Azhimkarya Ibnu Katsir, ‘Alqamah
rahimahullah ketika mendengar ayat
ini lantas ditanya lantas beliau men-
yatakan, “Ini adalah se­seorang yang
terkena musibah, lantas ia tahu bah-
wa hal itu dari sisi Allah, lantas ia
ridha dan berserah diri kepada Allah.
Ketika mendapatkan nikmat disan-

33Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

CERPEN

Happy

Ramadhan

Oleh: Ailsa Aysh Shaqeena, siswi kelas 5 SD AISBa

C uaca siang ini cerah sekali. lai puasa!, Semoga Allah mudahkan
Tak tampak tanda-tanda dan lancarkan ibadah kita, ya.”
turun hujan. Adik Mariam
yang biasa menjadi teman “Aamiin….” jawab Abi.
bermain sedang tidur. “Wah… Adik besok mulai puasa
Seperti biasa, setelah shalat zuhur, penuh ya. Insya-Allah, adik pasti bisa?
Rumaysha hanya bersantai seraya ti- kata Rumaysha.
duran beristirahat di kamar. Teringat “Nanti kalau aku kehausan ter-
ucapan Ummi pagi tadi mengingatkan us pingsan, gimana kak?” timpal adik
lagi, “Insyaa-Allah besok kita mulai Mariam.
puasa Ramadhan.” “Haahaahaahaa…..” semua ter­
tawa mendengar perkataan adik.
Tiba saat waktu makan malam, “Nggak akan sampai pingsan kok
semua berkumpul di ruang keluarga. dik, paling juga lemas, hehehe….” ucap
Tiba-tiba dari arah dapur, Ummi bi­ Rumaysha.
lang, “Insya-Allah, besok kita akan mu- “Kakak……” timpal Ummi sambil

34 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

menatap ke arah Rumaysha. panas. Rumaysha yang tadinya berse-
Setelah selesai makan, sambil mangat berpuasa pun jadi sa­ngat
haus, tapi ia berusaha untuk menah-
mengisi waktu sebelum tidur, Umi dan annya apalagi semalam ia sudah ikut
Abi banyak bercerita mengenai pen- menyemangati adiknya Mariam.
galaman berpuasa saat masih kecil.
Ada pawai obor saat sahur, tadarus “Panas banget ya kak” kata Mariam
bersama dan berbuka puasa bersama “Iya, dek,” jawab Rumaysha.
sampai lanjut berjamaah tarawih di
Musholla. Saat itu, Ummi datang dari pasar
dan menyapa mereka, “Lagi pada nga-
Tak jarang juga mereka menung- pain nih sholihah?”
gu giliran tanda tangan imam atau
khotib tarawih sebagai absen tarawih “Mulai lemes, Mi!” kata Mariam
untuk disetor ke sekolah masing-mas- “Maa-Syaa-Allah, Semangat ya… Nan-
ing. Seru sekali mendengar ceritanya. ti kita buka puasa gelaran di halaman
Beda sekali dengan sekarang, apa­ belakang rumah, mau?” kata Ummi,
lagi Ramadhan tahun ini masih dalam
kondisi pandemi virus corona. Jalanan “Yeey, mau dong, Mi...!” sahut
dan masjid masih tampak sepi. Tak se- Mariam jadi semangat.
ramai dulu. Semua orang berkegiatan
di rumah saja. Tapi Ummi memberi syarat, kalau
Rumaysha dan Mariam harus tidur
Walaupun begitu, kami senang siang dulu.
sekali dengan bulan Ramadhan. Kami
sekeluarga selalu merindukan sua- Sorenya Abi sudah pulang dari
sananya. Kesibukan Ummi di dapur kantor sambil membawa beberapa
menjelang Maghrib dan keriuhan kami macam kue. Setelah Abi sampai ru-
menunggu adzan Maghrib itu yang mah dan membersihkan diri, mereka-
berbeda dari hari biasa. pun berkumpul.

Tiba-tiba Ummi mendekat, “Sia- “Mariam…. sini bantu abang gelar
pa yang mau bangun sahur besok….” tikar,” panggil Umar.
tanya Ummi sambil berbisik. Ternyata
adik Mariam yang menjawab paling Sementara Rumaysha dan Ummi
lantang, “Sayaaaa….!” masih sibuk menyiapkan hidangan.
Sementara, Abi juga tak mau kalah
“Maa-Syaa Allah, anak shalihah, se- sibuk, menyiapkan hidangan takjil di
moga Allah mudahkan, ya nak…” tim- ruang makan.
pal Ummi
“Allahu Akbar Allahu Akbar,” azan
Saat sahurpun tiba… berkumandang.
Ummi sudah bersiap dengan menu
makan sahur dan Abi yang bertugas Kumandang azan itu terdengar
membangunkan anak-anak. sayup-sayup dari balik celah jende-
“Tok…tok…tok….tok… la. Suara dari toa masjid kompleks
Abi membangunkan dengan rumah itu seolah jadi kabar gembira
membuka pintu masing-masing dan bagi seisi rumah.
mengetok-ngetok pintu agak kencang.
Dengan mata yang masih san­ gat berat, “Alhamdulillah, sudah azan. Wak-
Rumaysha, dan abang Umar langsung tunya berbuka puasa!” kata Mariam.
bergantian menuju kamar mandi untuk
sekedar mencuci muka dan adik Mari- Mereka segera berkumpul di ru-
am yang masih harus digendong Abi. ang makan, membaca do’a dan me-
Siang itu cuaca agak terik dan hawa makan kurma. Setelah itu, mereka
menunaikan sholat maghrib dilan-
jutkan makan malam di halaman
belakang dengan menggelar tikar
yang sudah disiapkan oleh abang
Umar dan Mariam. Happy Ramadhan,
Kawan!*

35Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

SAINS-QU

MenyaPkuiatksaa,n atau
Menyehatkan?

Oleh: *Ustaz Nur Hidayat, Wakil Pimred Majalah An-Najah dan Guru Sains SMP AISBa

Perlu kita pahami kembali bahwa puasa Ramadhan adalah suatu perintah yang
wajib bagi kita untuk melaksanakannya

P uasa Ramadhan menjadi dan perut keroncongan seolah mem-
kewajiban bagi setiap mus­ berikan alarm tanda lapar.
lim untuk dilakukan setiap
tahunnya. Keinginan untuk Namun karena tidak ada asupan
makan dan minum harus nutrisi, maka mau tidak mau tubuh
dipendam mulai dari terbitnya fajar akan mencari sumber energi yang
hingga terbenam matahari. Tubuh tersimpan dalam dirinya. Tubuh akan
yang biasanya mendapat asupan mulai memanfaatkan karbohidrat
nut­risi setiap beberapa jam kini harus atau gula yang disimpan di hati, jar-
ditahan selama 12-13 jam. Lapar dan ingan lemak, bahkan protein dalam
dahaga menjadi hal lumrah yang kita otot. Hingga akhirnya dicukupi den-
alami saat berpuasa. Tak hanya se­ gan berbuka puasa. Aktivitas tubuh
kedar menahan perut keroncongan, seperti inilah yang nantinya memba-
puasa ternyata memberi dampak wa dampak positif bagi tubuh.
positif bagi fisik tubuh kita lho!
Manfaat Puasa bagi Tubuh
Perubahan Tubuh Saat Berpuasa Dilansir dari alodokter.com, beri-
Beberapa jam setelah makan sa­
kut beberapa manfaat dari aktivitas
hur, tubuh tentu masih terasa bugar. berpuasa yang kita lakukan:
Tubuh memerlukan waktu sekitar
6-8 jam untuk menyerapnya. Hasil 1. Terhindar dari Obesitas
metabolisme karbohidrat atau gula Sudah kita ketahui bersama bah-
dari makanan menjadi sumber ener­ wa berpuasa dapat menurunkan
gi utama bagi tubuh kita. Setelah berat badan, atau menjaga berat
melebihi 6-8 jam maka tubuh secara badan ideal. Penelitian menunjuk-
otomatis memberikan sinyal beru­ kan bahwa aktivitas puasa dapat
pa perut keroncongan. Tubuh mulai meningkatkan metabolisme tu-
terasa lemas, tenggorokan kering, buh, sehingga pem­bakaran kalori
dan lemak di dalam tubuh ikut

36 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

meningkat. Hal ini bisa membuat fisik, puasa juga bermanfaat bagi
berat badan menurun. Dengan kesehatan mental. Pasalnya, pua­
demikian, kita akan terhindar dari sa dapat membantu menurunkan
risiko obesitas. kadar hormon stres atau kortisol,
serta merangsang hormon endor­
2. Menjaga Kesehatan Jantung fin yang baik untuk meredakan
Orang yang terbiasa berpuasa rasa cemas. Hal ini diduga berkai­
cenderung bisa mengatur pola tan dengan efek puasa yang dapat
makannya dengan lebih sehat. memperbaiki metabolisme tubuh.
Asupan kolesterol dan kalori pun Sehingga, membuat seseorang
tak berlebihan, sehingga tidak merasa lebih dekat dengan Allah
sampai menumpuk dan meng­ Sang Pencipta. Hal ini bisa mem­
hambat saluran peredaran darah buat perasaan dan suasana batin
penyebab hipertensi dan penya­ menjadi lebih tenang, sehingga
kit jantung. pikiran akan lebih jernih. Maka
dari itu, kita cenderung lebih khu­
3. Mengurangi Risiko Diabetes syu’ ber­ibadah saat berpuasa.
Selain merangsang perbaikan me­
tabolisme tubuh, aktivitas puasa Perlu kita pahami kembali bahwa
juga meningkatkan kinerja insu­ puasa Ramadhan adalah suatu perin­
lin, yaitu hormon yang mengatur tah yang wajib bagi kita untuk melak­
kadar gula darah. Tak hanya itu, sanakannya. Terlepas dari manfaat­nya
ada juga riset yang menyebutkan secara ilmiah, puasa adalah suatu iba­
bahwa puasa dapat membantu dah yang ditujukan untuk Allah sema­
mencegah resistensi insulin dan ta. Adapun manfaatnya bagi keseha­
menjaga kadar gula darah tetap tan adalah bonus sebagai motivasi
stabil. Hal ini dapat menurunkan tambahan agar kita lebih bersemangat
risiko terjadinya penyakit diabe­ menjalani puasa. Mudah-mudahan
tes pada orang yang berpuasa. puasa kita diterima Allah Sub­hanahu
Wa Ta’ala. Aamiin.*
4. Meminimalisir Kemunculan
Kanker
Menurut suatu penelitian, pua­
sa bermanfaat untuk mencegah
pertumbuhan sel-sel kanker.
Pasal­nya, selama berpuasa, laju
pembelahan sel dalam tubuh, ter­
masuk sel-sel kanker, akan berku­
rang akibat terbatasnya asupan
nutrisi. Selain itu, metabolisme
yang lebih baik juga diduga turut
berperan dalam membuat sel
kanker lebih susah tumbuh pada
orang yang berpuasa. Meski de­
mikian, manfaat puasa yang satu
ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

5. Menjaga Kesehatan Mental
Tidak hanya baik bagi kesehatan

37Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

IQRA’

HBewerapnuJausaga

Oleh: *Ustaz Nur Hidayat, Wapimred An-Najah dan Guru Sains SMP AISBa

Induk ayam yang berpuasa selama tiga minggu penuh tanpa makan dan
minum akan mendapati anak-anaknya tumbuh melanjutkan siklus kehidupan

Bulan Ramadhan adalah bu- mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami
lan yang istimewa, penuh di segala wilayah bumi dan pada diri
makna, dan membawa mereka sendiri, hingga jelas bagi mer-
kesan bagi umat muslim eka bahwa Al-Quran itu adalah benar.
di dunia. Salah satunya Tidakkah cukup bahwa sesungguhnya
adalah aktivitas berpuasa, di mana Tuhanmu menjadi saksi atas segala
tiap harinya kita diharuskan menah- sesuatu.” (QS. Fushilat: 53)
an lapar dan dahaga mulai terbit fajar
hingga terbenam matahari. Namun Firman Allah yang ter-
tahukah Anda bahwa tak hanya ma- maktub dalam Al-Quran da-
nusia yang melakukan puasa. Ternya- lam bentuk ayat disebut
ta, beberapa hewan pun berpuasa ayat qauliyah. Namun, di
loh! samping ayat-ayat qa-
uliyah masih ada lagi
Belajar dari Alam ayat-ayat dalam alam
“Kami akan memperlihatkan kepada semesta yang disebut
dengan ayat kauniyah.

38 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

Ayat kauniyah adalah ayat-ayat dalam Oleh karena itu, di bulan Ramadhan
bentuk segala ciptaan Allah beru- yang mulia ini, mari kita sejenak bela-
pa alam semesta dan semua isi yang jar dari ayat kauniyah berupa makhluk
ada di dalamnya, atau yang biasa kita Allah yang terdapat di sekitar kita.
sebut fenomena alam.
Puasanya Si Ayam
Orang mukmin yang dianugerah- Seperti yang kita ketahui, ayam
kan Allah berupa akal dan fikiran,
tidak hanya mencari tanda-tanda bereproduksi secara bertelur. In-
kebesaran Allah melalui ayat-ayat- duk ayam akan mencari tempat yang
Nya di dalam Al-Quran, namun juga baik dan nyaman untuk mengerami
mencari ilmu dan tanda-tanda keagu­ telur-telurnya. Induk ayam membu-
ngan Allah melalui alam semesta. tuhkan waktu tiga minggu atau 21 hari
Mengkaji fenomena alam yang dise- mengeram hingga telur-telurnya me­
but dengan ayat kauniyah, tidak akan netas. Selama itu pula induk ayam tak
bertentangan dengan ayat-ayat qa- pernah meninggalkan telur-telurnya.
uliyah bahkan ayat qauliyah dengan Jika ditinggalkan walau hanya seben-
ayat kauniyah ini akan saling meleng- tar, maka telur-telurnya kemungkinan
kapi. akan gagal menetas.

Berkaitan dengan ayat kauniyah, Jadi, induk ayam memiliki dua pili-
kewajiban manusia adalah bertafak- han: berpuasa agar telur-telurnya me-
kur, yaitu memperhatikan, merenun- netas, atau mengabaikan telur-telurn-
gi, dan mempelajari ciptaan Allah ya sehingga ia bisa makan dan mi-
yang ada di alam sekitar. Benda-ben- num dengan leluasa. Induk ayam
da atau sesuatu yang telah diciptakan yang berpuasa selama tiga minggu
Allah bila dijadikan sebagai bahan penuh tanpa makan dan minum akan
tafakkur, akan banyak pelajaran yang mendapati anak-anaknya tumbuh
akan dapat diambil untuk menambah melanjutkan siklus kehidupan, sedang-
kan jika induk ayam abai, maka hanya
keyakinan dan keimanan kesia-siaan yang ia dapat.
manusia kepa-
da Allah Perilaku ayam yang seolah biasa
. ini ternyata memiliki makna yang luar
biasa. Saat manusia banyak yang me­
rasa berat menjalankan puasa, ingat-
lah ayam. Menahan lapar dan dahaga
selama 12-13 jam bukan apa-apa jika

dibandingkan dengan puasa induk
ayam. Meski kita paham bahwa ada
perbedaan anatomi dan fisiologi
tubuh ayam yang mendukung-
nya untuk berpuasa selama itu,
namun setidaknya kita bisa me­
ngambil hikmah dari perjuangan
seekor induk ayam yang fokus

39Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH

IQRA’

pada suatu wu-
tujuan.
judnya saat men-
Puasanya Si
Ulat jadi ulat.

Keban- Tak hanya bentuk, makanannya
yakan orang
akan jijik atau pun berubah. Jika sebelumnya ulat
geli saat me-
lihat ulat. Se- rakus memakan segala dedaunan, kini
lain bentuknya
yang terkesan setelah menjadi kupu-kupu makanan-
mengerikan, beber-
apa jenis ulat memiliki nya menjadi nektar bunga.
bulu yang bisa mem-
buat gatal jika terkena kulit Baik ulat, kepompong, maupun
manusia. Tak hanya itu, ulat
menghabiskan hari-harinya den- kupu-kupu sebenarnya adalah satu
gan makan dedaunan tanpa henti.
Sifat rakusnya tak ayal menjadikan hewan yang sama. Mereka adalah
ulat sebagai musuh utama bagi para
petani. bagian dari fase metamorfosis di

Namun jika kita sejenak mere- mana setiap fasenya memiliki
nungkannya, tentu kita akan berpikir
bahwa Allah bukan tanpa sebab karakter yang berbeda. Di
menciptakan ulat dengan bentuk dan
perilaku demikian. Bentuknya yang sini kita bisa mengambil
“kurang menarik” dan bulu-bulunya
yang beracun adalah sebagai bentuk pelajaran. Bulan Ra-
pertahanan dari serangan predatorn-
ya. Sifat rakusnya yang makan tanpa madhan bisa menjadi
henti pun sebenarnya bertujuan un-
tuk mempersiapkan diri di fase beri- momentum bagi kita
kutnya: menjadi kepompong.
untuk menjadi se­
Ketika ulat memasuki fase ke-
pompong, ia akan berpuasa selama perti kepompong.
2-3 minggu tanpa makan dan minum.
Tubuhnya terbungkus lapisan yang Di mana kita harus
membuatnya kini tak bisa lagi berger-
ak apalagi mencari makan. Setelah bersabar menahan
itu, dari dalam kepompong, mun-
cullah hewan baru: kupu-kupu yang hawa nafsu sela-
bentuknya sangat berbeda dengan
ma sebulan penuh,

40 AN-NAJAH | Sya’ban 1443/April 2022

hingga akhirnya kita bisa menjadi mangsa besar, ular akan lebih tenang
individu dengan karakter baru yang dan tidak agresif selama beberapa
lebih baik, lebih dekat dengan Allah minggu atau bahkan beberapa bulan.
Selama itu pula ia akan berpuasa, tidak
. makan atau minum selama “kekenyan-
gan”. Namun setelah perutnya lapar, ia
Puasanya Si Ular akan kembali agresif seperti semula.
Tak hanya ulat, ular pun memiliki
Perilaku puasa ular banyak tercer-
karakter unik. Bentuknya yang tak ka- min dalam kehidupan manusia. Saat
lah “seram” dibanding ulat, beberapa memasuki bulan Ramadhan, banyak
jenis ular juga tergolong berbahaya, orang mendadak Islami. Orang-orang
terutama ular yang memiliki bisa. Na- yang biasa menampakkan aurat, kini
mun, ular tak berbisa pun berbahaya berbusana syar’i. Jika biasanya bertu-
jika ukurannya cukup besar, sebab lil- tur kata tanpa kendali kini lebih san-
itan ular tergolong sangat kuat hingga tun seperti kampanye politisi. Tentu
bisa meremukkan tulang mangsanya. sebagai umat muslim kita harus ber-
Pada dasarnya ular tidak tertarik un- prasangka baik. Pastinya ada yang
tuk menyerang manusia, kecuali jika memang menjadikan momen Ramad-
merasa terancam atau menganggap han sebagai fase transformasi. Na-
Anda sebagai mangsanya. mun tak jarang yang seperti karakter
ular, momen Ramadhan hanya sebagai
Ular jarang sekali makan. Namun pencintraan diri.
sekalinya makan, ia dapat melahap
mangsa yang ukurannya lebih besar Ambil Hikmahnya
dari tubuhnya. Hal itu bisa dilakukan Sebenarnya masih banyak hewan
karena rahang ular dapat dibuka san-
gat lebar. Rongga perutnya pun bisa yang melakukan puasa selain yang
disebutkan di atas. Namun ayam, ulat,
melar seperti karet. dan ular setidaknya cukup menjadi pe-
Setelah mela- lajaran bagi kita. Di sekitar kita, banyak
hap para orang tua yang berpuasa seperti
induk ayam. Mereka memilih menahan
lapar demi anak-anaknya bisa makan.

Ada juga yang berpuasa seperti
ulat. Puasa menjadikannya sosok

baru yang jauh lebih baik dari se-
belumnya. Atau banyak juga yang
seperti ular, yang tenang ha­

nya saat kenyang. Ketika lapar,
karakternya akan kembali agre-
sif. Kini tinggal kita memilih,
mau seperti induk ayam, ulat,
atau ular?*

41Sya’ban 1443/April 2022 | AN-NAJAH




Click to View FlipBook Version