The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Sosiologi Kelas XII, Perubahan sosial

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lidyayunita22, 2022-12-09 23:34:48

E-Modul SOSIOLOGI Lidya

Sosiologi Kelas XII, Perubahan sosial

Keywords: E-Modul SOSIOLOGI

SOSIOLOGI
KELAS XII

OCTOBER 2021

E-Modul
SOSIOLOGI

PERUBAHAN SOSIAL

OLEH : LIDYA YUNITA, S.PD

Daftar Isi

01 Pendahuluan
02
03 1.dentitas Modul
2.Kompetensi Dasar
3.Petunjuk Penggunaan Modul
4.Materi Pembelajaran

BAB 1

Definisi, Teori, Faktor Penyebab , Faktor Pendorong,
Faktor Penghambat, Jenis-Jenis , dan Dampak
Perubahan Sosial
Rangkuman,Glosarium, Evaluasi dan Kunci Jawaban

BAB 2

Pengertian, Fenomena, Empat pendekatan memahami
Globalisasi, Ruang Lingkup , Faktor-faktor Penyebab ,
Permasalahan Sosial Akibat Globalisasi
Rangkuman,Glosarium, Evaluasi dan Kunci Jawaban

04 BAB 3

Konsep, Faktor Penyebab , Bentuk, Dampak, Upaya Mengatasi
Ketimpangan Sosial, Penguatan Posisi Komunitas Lokal Dalam
merespon Perubahan Sosial Akibat Globalisasi
Rangkuman,Glosarium, Evaluasi dan Kunci Jawaban

05 Penutup

Rangkuman, Glosarium, Evaluasi, Kinci Jawaban,
DAFTAR PUSTAKA

PENDAHULUAN

A.Identitas Modul : Sosiologi
Mata Pelajaran : XII
Kelas : Ganjil
Semester

KOMPE 3.1Memahami berbagai jenis dan faktor-faktor perubahan sosial serta
TENSI akibat yang ditimbulkan dalam kehidupan masyarakat
DASAR 4.1 Menalar berdasarkan pemahaman dari pengamatan dan diskusi
tentang perubahan sosial dan akibat yang ditimbulkannya


3.2 Memahami berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh perubahan sosial di
tengah-tengah pengaruh globalisasi
4.2 Mengategorisasikan berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh
globalisasi serta akibat-akibatnya dalam kehidupan nyata di masyarakat sehingga
dapat merespon berbagai permasalahan sosial dan ketimpangan yang disebabkan
proses globalisasi.

STEP 3.3 Memahami faktor penyebab ketimpangan sosial dan pertautannya
03 dengan perubahan sosial di tengah globalisasi
4.3 Mengolah hasil kajian dan pengamatan tentang ketimpagan sosial
sebagai akibat dari perubahan sosial di tengah-tengah globalisasi

A.PETUNJUK PENGGUNAAN
MODUL

1. Baca dan pahami kompetensi dasar yang terdapat pada modul.
2. Ikuti setiap tahapan kegiatan pembelajaran.
3. Bacalah setiap materi pembelajaran yang terdapat pada modul ini
dengan sungguh-sunguh.
4. Kerjakan Soal Evaluasi akhir kegiatan belajaryang terdapat pada LKPD
dan cocokkan dengan kunci jawaban.
5. Untuk mengetahui ketuntasan belajar, hitunglah tingkat penguasaan
materi dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

WWW.REALLYGREATSITE.COM PAGE NUMBER

PENDAHULUAN

Jumlah skor yang diperoleh
N = X 100%

Skor maksimal

Arti tingkat penguasaan yang siswa capai :
1. 90% - 100% = Baik Sekali
2. 75% - 89% = Baik
3. 65% - 74%. = Cukup
4. Di bawah 65% = Kurang

B. MATERI PEMBELAJARAN

Modul ini terbagi menjadi 3 bab yaitu
Pertama : Perubahan Sosial dalam Masyarakat
Kedua : Permasalahan Sosial dalam Arus Globalisasi

KetiSgaT E P: Ketimpangan Sosial Sebagai Dampak Perubahan Sosial
Diteng0ah3Globalisasi

WWW.REALLYGREATSITE.COM PAGE NUMBER

BAB 1
PERUBAHAN SOSIAL DALAM
MASYARAKAT

A.URAIAN MATERI A.Tujuan Pembelajaran
Setiap masyarakat pasti akan Setelah melaksanakan
kegiatan pembelajaran,
mengalami perubahan sosial, baik di desa diharapkan kalian dapat:
maupun di kota. Perubahan terjadi sebagai - Menjelaskan pengertian
akibat adanya interaksi sosial antarindividu perubahan sosial dan dapat
ataupun kelompok. Perubahan sosial ini menyebutkan perubahan
dipengaruhi berbagai hal, baik yang bersifat sosial yang terdapat
positif maupun negatif. Misalnya disekitarnya.
penggunaan google meet dalam mengajar -Menganalisis perubahan
seperti gambar dibawah ini. sosial yang terjadi di
masyarakat dengan teori-
1.DEFINISI PERUBAHAN teori perubahan sosial.
SOSIAL -Menyebutkan faktor
perubahan sosial
a.Mac Iver (1961) , Perubahan sosial -Menjelaskan menjelaskan
merupakan perubahan yang terjadi dalam jenis-jenis perubahan sosial
hubungan sosial atau sebagai perubahan -Menunjukkan jenis-jenis
terhadap keseimbangan (equilibrium). perubahan sosial yang ada
di masyarakat
a.Selo Soemardjan (1928), Perubahan sosial -Mampu menyajikan
sebagai perubahan pada lembaga-lembaga laporam mengenai jenis-
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat jenis perubahan sosial di
yang mempengaruhi sistem sosialnya, masyarakat
termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan -Memahami dampak
pola perilaku di antara kelompok-kelompok perubahan sosial
dalam masyarakat. -Mampu menyajikan
b. Kingsley Davis (1960), Perubahan sosial laporam mengenai dampak
adalah proses perubahan yang terjadi dalam perubahan sosial yang
struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, terdapat di masyarakat
adanya perubahan dalam hubungan antyara
buruh dengan majikan.

WWW.REALLYGREATSITE.COM PAGE NUMBER

Berdasarkan definisi perubahan sosial yang telah
diuraikan oleh beberapa tokoh di atas, dapat
disimpulkan perubahan sosial adalah suatu
proses di mana terjadi perubahan struktur dan
fungsi suatu sistem sosial. Unsur-unsur yang
mengalami perubahan dalam masyarakat,
biasanya mengenai nilai-nilai sosial, pola perilaku,
organisasi, stratifikasi sosial, kebiasaan, dan lain
sebagainya.

Perubahan sosial merupakan suatu hal yang sangat penting kaitannya dengan usaha manusia untuk
memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya. Tidak semua gejala sosial yang mengakibatkan
perubahan dapat dikatakan sebagai perubahan sosial. Gejala sosial yang terjadi di masyarakat dapat
disebut sebagai perubahan sosial jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Setiap masyarakat tidak akan berhenti berkembang karena mereka mengalami perubahan baik
lambat maupun cepat.
b. Perubahan yang terjadi di masyarakat tidak dapat dibatasi di bidang kebendaan atau spiritual saja.
c. Perubahan sosial yang cepat biasanya mengakibatkan terjadinya disorganisasi yang sifatnya
sementara dalam proses penyesuaian diri.
d. Perubahan yang terjadi pada Lembaga sosial akan diikuti dengan perubahan pada lembaga lainnya.

WWW.REALLYGREATSITE.COM Contoh : Penggunaan Google Meet untuk
belajar saat COVID-19

Google meet jika digunakan dengan baik dapat
berdampak positif karena dapat digunakan
sebagai media kelancaran dalam belajar. Tetapi
, google meet juga dapat membawa dampak
negatif bagi sebagian siswa yang tinggal di
wilayah yang tidak strategis yaitu kesulitan
dalam akses internet.
Apakah kalian tahu apa definisi perubahan
sosial, teori perubahan sosial dan faktor
perubahan sosial? Agar kalain mengertai dan
paham, bacalah uraian materinya dengan
seksama.

PAGE NUMBER

1.Teori Perubahan Sosial
a.Teori Evolusi
Menurut teori ini perubahan sosial bersifat linier atau berkembang menuju ke suatu titik tujuan tertentu.
Penganut teori ini percaya bahwa perubahan sosial bisa direncanakan atau diarahkan ke suatu titik
tujuan tertentu. Masyarakat berkembang dari tradisional menuju masyarakat kompleks modern. Bentuk
perubahan sosial menurut teori ini dapat digambarkan seperti tampak dalam gambar berikut.

Gambar 1.3. Perubahan sosial menurut pola linier. Masyarakat
berkembang dari semula primitive, tradisional dan menjadi modern.
Sumber: http://www.guruips.com/2017/04/teori-teori-perubahan-sosial-teori.html

Menurut Soerjono Soekanto terdapat tiga teori utama dalam evolusi:
1)Teori Evolusi Uniliniear.
Teori ini menyatakan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan yang sesuai dengan
tahap-tahap tertentu. Perubahan ini membuat masyarakat berkembang dari yang sederhana menjadi
tahapan yang lebih kompleks.
2)Teori Evolusi Universal
Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahapan tertentu yang tetap
karena menurut teori ini kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi tertentu.
3)Teori Evolusi Multiliniear
Teori ini menyatakan bahwa perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa cara, tetapi cara tersebut
akan mengarah ke arah yang sama, yaitu membentuk masyrakat yang lebih baik

Teori evolusi dapat juga kita lihat dalam karya sosiolog berikut:
1)Herbert Spencer, seorang sosiolog Inggris, berpendapat bahwa setiap masyarakat berkembang
melalui tahapan yang pasti. Herbert Spencer mengembangkan teori evolusi Darwin untuk diterapkan
dalam kehidupan sosial. Menurut Spencer orang-orang yang cakap akan memenangkan perjuangan
hidup, sedangkan orang-orang lemah akan tersisih sehingga masyarakat yang akan datang hanya diisi
oleh manusia-manusia tangguh yang memenangkan perjuangan hidup.
2)Emile Durkheim, mengetengahkan teorinya yang terkenal bahwa masyarakat berkembang dari
solidaritas mekanik ke solidaritas organik. Solidaritas mekanik merupakan cara hidup masyarakat
tradisional yang di dalamnya cenderung terdapat keseragaman sosial yang diikat oleh ide bersama.
Sebaliknya, solidaritas organik merupakan cara hidup masyarakat lebih maju yang berakar pada
perbedaan daripada persamaan.Masyarakat terbagi-bagi secara beragam atau terjadi proses
diferensiasi kerja.
3)Karl Marx, melihat masyarakat berubah secara linier, namun bersifat revolusioner. Semula
masyarakat bercorak feodal lalu berubah secara revolusioner menjadi masyarakat kapitalis. Kemudian,
berubah menjadi masyarakat sosialis-komunis sebagai puncak perkembangan masyarakat.
4)Max Weber berpendapat bahwa masyarakat berubah secara linier dan masyarakat yang diliputi oleh
pemikiran mistik menuju masyarakat yang rasional. Terjadi perubahan dari masyarakat tradisional yang
berorientasi pada tradisi turun-temurun menuju masyarakat modern yang rasional.

a.Teori Siklus
Teori siklus menyatakan bahwa perubahan sosial ini bagaikan roda yang sedang berputar. Teori ini
memandang bahwa kebangkitan dan kemunduran suatu kebudayaan atau kehidupan sosial merupakan
hal yang wajar dan tidak dapat dihindari. Tokoh teori siklus yaitu Oswald Spengler, Pitirim A. Sorokin,
Arnold Toynbee.

Gambar 1.4. Arah perubahan dalam teori siklus. Di dalam
perubahan ini tidak ada batas yang jelas antara pola hidup tradisional dan modern.
Sumber:http://sosiologisman3slawi.blogspot.com/2012/12/pengertian-dan-teori-teori-tentang.html

a.Teori Konflik
Dua tokoh yang pemikirannya menjadi pedoman dari teori ini adalah Karl Marx dan Ralf Dahrendrof.
Teori ini menilai bahwa sesuatu yang konstan atau tetap dalam suatu masyarakat adalah konflik sosial,
bukan perubahan sosial. Hal tersebut karena perubahan hanyalah akibat dari adanya konflik sosial yang
terjadi di masyarakat. Mengingat konflik berlangsung terus menerus, maka perubahan juga akan
mengikutinya.

1.Faktor Penyebab Perubahan Sosial
Perubahan dalam masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, baik yang berasal dari dalam
masyarakat itu sendiri maupun dari luar masyarakat.
a.Faktor dari dalam atau intern
1)Ilmu pengetahuan
Berkembangnya pengetahuan menjadikan manusia semakin memiliki pengetahuan yang luas dan
menghasilkan teknologi canggih. Selain itu, adanya pengetahuan mendorong manusia untuk mencari
penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.
2)Pertumbuhan penduduk
Adanya perubahan jumlah penduduk menjadi salah satu faktor penyebab perubahan sosial. Jumlah
penduduk yang setiap tahun selalu meningkat juga menjadi faktor penyebab terjadinya perubahan
sosial. Pulau Jawa yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi dapat menimbulkan masalah di
masyarakat.
3)Pertentangan/pemberontakan
Dalam masyarakat kadang terjadi konflik /pertentangan baik antarindividu maupun kelompok.
pertentangan dapat terjadi karena adanya perbedaan kepentingan atau adanya ketimpangan sosial dan
pertentangan ini pasti akan mengakibatkan suatu perubahan, baik melalui kompromi ataupun melalui
paksaan. Perubahan akibat pertentangan seperti pergantian pemimpin dan peraturan baru.

a.Faktor dari luar atau ekstern
1)Lingkungan alam
Lingkungan alam yang mengalami perubahan karena bencana alam dapat menimbulkan perubahan
sosial pada masyarakat. Seperti bencana Tsunami yang pernah terjadi diaceh tahun 2004
mengakibatkan jumlah penduduk berkurang, memunculkan pemukiman baru dan Lembaga-lembaga
yang baru.
2)Peperangan
Peristiwa peperangan yang terjadi, baik perang saudara/anatr suku maupun perang antarnegara dapat
menimbulkan perubahan sosial. Dengan peperangan ini menimbulkan perubahan sosial dalam
kehidupan pihak yang berperang seperti mengubah tatatnan kehidupan sosialnya.
3)Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam budaya dengan karakteristik yang
berbeda-beda. Adanya interaksi yang terjalin antara satu masyarakat dengan masyarakat lain yang
berbeda dapat ditanggapi dengan berbagai macam reaksi. Bisa diterima ataupun ditolak oleh
masyarakat.

1.Faktor Pendorong Perubahan Sosial
Selain faktor penyebab perubahan sosial, ada beberapa faktor yang mendorong perubahan sosial
terjadi. Faktor pendorong tersebut yaitu:
a.Sikap menghargai hasil karya orang lain
b.Pendidikan yang maju
c.Sistem lapisan masyarakat yang terbuka
d.Ketidak puasan masyarakat pada bidang kehidupan tertentu
e.Orientasi ke masa depan.
f.Penduduk yang heterogen

2.Faktor Penghambat Perubahan Sosial
a.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
b.Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
c.Adanya vested interest yaitu kepentingan-kepentingan yang tertanam kuat
d.Nilai pasrah pada keadaan
Sikap masyarakattradisional yang konservatif
1.Jenis – Jenis Perubahan Sosial

Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan dan tidak mungkin ada kebudayaan yang
tidak diciptakan masyarakat. Tidak ada garis tegas yang membedakan perubahan sosial dan perubahan
budaya, sehingga jika kita membicarakan perubahan sosial, pasti membicarakan perubahan budaya.

Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk perubahan
sebagai berikut:
v Berdasarkan kecepatan berlangsungnya
a.Perubahan lambat (evolusi)

Perubahan evolusi adalah perubahan yang memerlukan waktu yang lama dan rentetan-
rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Perubahan evolusi terjadi dengan
sendirinya dan terjadi karena usaha-usaha masyarkat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan,
keadaan, dan kondisi-kondisi baru, yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Contoh: dari
masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern.

Inkeles dalam Basrowi (2014), menggolongkan teori evolusi menjadi tiga benyuk. Bentuk tersebut
adalah sebagai berikut.
1) Unilinear Theory of Evolution Teori ini menjelaskan bahwa manusia dan masyarakat mengalami
perkembangan sesuai tahapan-tahapan tertentu. Tahapan tersebut berawal dari yang paling sederhana,
kompleks, dan sempurna. Tokoh-tokoh yang menjadi pelopor dari teori ini ialah August Comte dan
Herbert Spencer. Salah satu pendukung teori ini ialah Pitirim A. Sorokin yang berpendapat bahwa
masyarakat berkembang melalui tahap-tahap yang didasarkan pada suatu kebenaran.
2)Universal Theory of Evolution Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu
melalui tahap tertentu yang tetap. Menurut Herbert Spencer, masyarakat merupakan hasil
perkembangan dari kelompok homogen ke kelompok heterogen, baik sifat maupun susunannya.
3)Multilined Theories of Evolution Teori ini memfokuskan pada penelitian-penelitian terhadap tahap-
tahap atau fenomena-fenomena perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat. Sebagai contohnya,
penelitian tentang pengaruh perubahan sistem mata pencaharian dari berburu ke pertanian, terhadap
sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan

a.Perubahan cepat (revolusi)
Revolusi adalah perubahan sosial yang terjadi secara cepat yang mengenai dasar-dasar

atau sendi-sendi pokok dari kehidupan masyarakat dan dikehendaki oleh masyarakat. Contoh : seperti
revolusi industri yang terjadi di eropa abad ke 18. Revolusi ini menyebabkan terjadinya perkembangan
besar-besaran yang terjadi pada semua aspek kehidupan manusia. Singkatnya, revolusi industri adalah
masa dimana pekerjaan manusia di berbagai bidang mulai digantikan oleh mesin.

Secara sosiologi, agar revolusi dapat terjadi harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya
adalah:
1)Harus adanya keinginan untuk mengadakan suatu perubahan.
2)Adanya seorang pemimpin yang dapat memimpin dalam masyarakat.
3)Adanya pemimpin yang dapat menampung keinginan masyarakat agar terjadi pergerakan menuju
perubahan.
4)Seorang pemimpin harus menunjuk-kan suatu tujuan pada masyarakat.
5)Adanya momentum untuk memulai suatu Gerakan

v Berdasarkan ukuran perubahan
a.Perubahan kecil
Perubahan kecil ialah perubahan yang terjadi namun unsur struktur sosial yang tidak membawa
pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contohnya: perubahan model pakaian, rambut,
sepatu, dan lain-lain yang tidak berpengaruh signifikan terhadap masyarakat keseluruhan sebab tidak
menimbulkan perubahan pada lembaga kemasyarakatan.

v Berdasarkan alasannya
a.Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan
Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan adalah perubahan yang diperkirakan atau telah
direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan di dalam
masyarakat. Pihak-pihak ini dinamakan agent of change.

1.Dampak perubahan sosial dalam masyarakat
Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat akan berdampak pada perubahan tatanan kehidupan
masyarakat, baik itu dampak positif ataupun yang negatif. Apa saja dampak positif dan negatif
perubahan sosial bagi masyarakat? Untuk mengetahuinya, pelajarilah uraian berikut.
1) Dampak positif perubahan
a.Munculnya nilai dan norma baru
Suatu nilai dan norma dirasa sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia yang semakin
kompleks. Dengan adanya perubahan sosial diharapakan akan mendorong adanya norma baru yang
sesuai dengan perkembangan zaman.
b.Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Meningkatnya penguasaan iptek dapat mengubah nilai-nilai lama menjadi nilai-nilai baru. Hal ini dapat
mendorong berbagai inovasi dan memudahkan kehidupan masyarakat menuju perubahan sosial ke arah
modernisasi.
c.Berkembangnya industrialisasi
Perkembangan industri memunculkan produktifitas dan nilai tambah yang signifikan, sehingga
menyerap banyak tenaga kerja.
d.Terciptanya Tenaga Kerja Profesional
Untuk mendukung persaingan industri, maka diperlukan tenaga kerja yang trampil, cakap, ahli, dan
profesional. Dengan adanya perubahan sosial di berbagai bidang kehidupan seperti bidang Pendidikan
dapat mendorong terciptanya tenaga kerja yang professional.

e.Terciptanya Lapangan Kerja Baru
Perubahan sosial memiliki pengaruh terhadap industrialisasi dan perkembangan perusahaan
multinasional yang berkembangan secara global dan pembukaan industri kecil. Hal ini dapat
memberikan banyak lapangan kerja sehingga dapat menyerap tenaga kerja secara maksimal
f.Efektivitas dan Efisiensi Kerja
Meningkat Efektivitas dan efisiensi kerja selalu berkaitan dengan penggunaan alat produksi yang tepat
dalam menghasilkan produk lebih cepat, lebih banyak, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, adanya
perubahan sosial dapat mendorong terciptanya berbagai alat produksi yang modern.
Kehidupan masyarakat dengan adanya dampak positif tersebut menjadikan masyarakat yang maju dan
menjadikan hidup mereka lebih sejahtera. Oleh karena itu, perubahan sosial yang mengarah pada
kebaikan untuk kehidupan masyarakat haruslah kita dukung karena dapat memberikan kemudahan bagi
masyarakat dalam melakukan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

1) Dampak negatif perubahan
Selain berdampak positif, perubahan sosial juga memiliki dampak negatif. Dampak negatif perubahan
sosial ini pastilah yang menimbulkan kerugian dalam kehidupan masyarakat. Berikut dampak negatif
perubahan sosial:
a.Adanya kesenjangan sosial
Anggota masyarakat yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan Sudah tentu akan mampu
meningkatkan taraf hidupnya dan sebaliknya. Bagi masyarakat yang terbelakang akan mengalami
penurunan kualitas hidup, hal ini akan menciptakan sekenjangan yang semakin lebar.

Perubahan sosial juga dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar. Pengaruh tersebut
dapat berakibat pada rusaknya lingkungan alam sekitar. Saat ini banyak lahan hijau yang dijadikan
sebagai Kawasan industri.
a.Kenalakan remaja
Adanya perubahan sosial memberikan kesempatan budaya asing untuk masuk dan berkembang di
lingkungan masyarakat. Budaya asing tersebut memberikan pengaruh yang beragam, seperti nilai-nilai
kebebasan. Masuknya budaya asing di lingkungan masyarakat tanpa adanya penyaringan dapat
menimbulkan dampak negatif. Sebagai contohnya, mengikuti tren busana, pola hidup konsumtif, dan
sebagainya.

a.Eksistensi adat istiadat berkurang
Akibat adanya perubahan sosial di masyarakat, nilai adat istiadat semakin ditinggalkan oleh
masyarakat. Hal ini dikarenakan nilai tersebut dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan
digantikan dengan nilai kebudayaan modern.

b.Munculnya paham duniawi
Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat menumbuhkan paham keduniawian. Artinya,
masyarakat lebih mementingkan urusan keduniaan. Adapun contoh pengaruh perubahan sosial dalam
hal duniawi adalah sebagai berikut:

1) Konsumerisme, yaitu suatu paham yang menjadikan seseorang mengonsumsi Atau memakai barang-
barang secara berlebihan.
2) Siekularisasi, yaitu paham yang memisahkan urusan dunia dengan urusan agama.
3) Hedonisme merupakan paham yang menganggap hidup bertujuan untuk mencari kebahagiaan
sebanyak mungkin dan menghindari perasaan prasangka- prasangka yang menyakitkan.
c.Lembaga sosial tidak berfungsi secara optimal
Di masyarakat terdapat berbagai Lembaga sosial yang membantu masyarakat untuk memenuhi
kebutuhannya. Setelah masuknya perubahan sosial, Lembaga sosial tersebut sudah tidak berfungsi
secara optimal.

Dampak negatif perubahan sosial seperti yang disebutkan di atas harus diantisipasi oleh masyarakat,
sehingga tidak menimbulkan masalah bagi kehidupan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat
dilakukan generasi pada saat sekarang ini yaitu dengan membenteng diri dengan ilmu pengetahuan
agar tidak mudah terpengaruh oleh arus perubahan sosial yang berdampak negatif.

RANGKUMAN

1.Perubahan sosial adalah suatu proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu sistem
sosial.
2.Teori Perubahan Sosial
-Teori Evolusi, Menurut teori ini perubahan sosial bersifat linier atau berkembang menuju ke suatu titik
tujuan tertentu.
-Teori Siklus. Teori siklus menyatakan bahwa perubahan sosial ini bagaikan roda yang sedang berputar.
-Teori konflik, teori ini menilai bahwa sesuatu yang konstan atau tetap dalam suatu masyarakat adalah
konflik sosial, bukan perubahan sosial. Hal tersebut karena perubahan hanyalah akibat dari adanya
konflik sosial yang terjadi di masyarakat.
3.Faktor penyebab perubahan sosial
-Faktor dari dalam atau intern : Ilmu pengetahuan, Pertumbuhan penduduk,
Pertentangan/pemberontakan
-Faktor dari luar atau ekstern : Lingkungan alam, Peperangan, Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
4.Faktor pendorong perubahan sosial : sikap menghargai hasil karya orang lain, pendidikan yang maju,
sistem lapisan masyarakat yang terbuka, ketidak puasan masyarakat pada bidang kehidupan tertentu,
orientasi ke masa depan, penduduk yang heterogen.
5.Faktor penghambat perubahan sosial : kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, perkembangan
ilmu pengetahuan yang terlambat, adanya vested interest yaitu kepentingan-kepentingan yang
tertanam kuat, nilai pasrah pada keadaan, sikap masyarakat tradisional yang konservatif
6.Jenis-jenis perubahan:
a.Berdasarkan kecepatan berlangsungnya
Evolusi adalah perubahan yang memerlukan waktu yang lama dan rentetan-rentetan perubahan kecil
yang saling mengikuti dengan lambat, sedangkan revolusi adalah perubahan sosial yang terjadi secara
cepat yang mengenai dasar-dasar atau sendi-sendi pokok dari kehidupan masyarakat dan dikehendaki
oleh masyarakat.

b.Berdasarkan ukuran perubahan
Perubahan kecil ialah perubahan yang terjadi namun unsur struktur sosial yang tidak membawa
pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat, sedangkan perubahan besar adalah perubahan yang
terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang memberi pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat.
c.Berdasarkan alasannya
Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan merupakan perubahan yang diperkirakan (telah
direncanakan) terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam
masyarakat. Sementara sebaliknya, perubahan-perubahan sosial budaya yang tidak dikehendaki atau
yang tidak direncanakan, merupakan perubahan-perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki serta
berlangsung di luar jangkauan pengawasan masyarakat, serta dapat menyebabkan timbulnya akibat-
akibat sosial yang tidak diharapkan oleh masyarakat.
7.Dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari perubahan yaitu:
v Dampak positif : munculnya nilai dan norma baru, meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi, berkembangnya industrialisasi, terciptanya tenaga kerja profesional. terciptanya lapangan
kerja baru, efektivitas dan efisiensi kerja .
v Dampak negative : adanya kesenjangan sosial, munculnya konflik sosial maupun horizontal, terjadi
berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana alam. kenalakan remaja, eksistensi adat istiadat
berkurang, munculnya paham duniawi , lembaga sosial tidak berfungsi secara optimal.

GLOSARIUM

Evolusi : perubahan yang memerlukan waktu yang lama dan rentetan-rentetan perubahan

kecil yang saling mengikuti dengan lambat.

Globalisasi : Suatu proses atau tatanan yang menyebabkan seseorang, sekelompok orang, atau

suatu negara saling dihubungkan dengan masyarakat atau negara lain akibat kemajuan teknologi

komunikasi di seluruh penjuru dunia.

Inovasi : Proses atau rangkaian penemuan, pengembangan, dan persebaran suatu hasil

kebudayaan.

Komunitas : Suatu unit atau kesatuan sosial yang terorganisasikan dalam kelompok-kelompok

dengan kepentingan Bersama.

Lembaga sosial : Suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang oleh

masyarakat dipandang penting, atau formal, sekumpulan kebiasaan dan tata kelakuan yang berkisar

pada suatu kegiatan pokok manusia.

Modernisasi : Proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern.

Multilined theories : Teori ini memfokuskan pada penelitian-penelitian terhadap tahap-tahap

Of evolution atau fenomena-fenomena perkembangan tertentu dalam eviludsi mas

yarakat

Revolusi : perubahan sosial yang terjadi secara cepat yang mengenai dasar-dasar atau sendi-

sendi pokok dari kehidupan masyarakat dan dikehendaki oleh masyarakat.

Unilinear Theory : Teori ini menjelaskan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkem

Of Evolution bangan sesuai tahap-tahap tertentu

Universal theory : Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu

Of Evolution melalui tahap tertentu yang tetap.

Vested Interest : Kepentingan-kepentingan yang tertanm, kuat

EVALUASI
Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberikan tanda silang (X) pada huruf A,B,C,D,
atau E.
1. Adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang tidak sama yang dijumpai dalam kehidupan
sosial di masyarakat sering kali menghasilkan pola kehidupan yang fungsinya tidak sesuai bagi
kehidupan masyarakat. Proses tersebut merupakan ….
a. integrasi sosial
b. perubahan kebudayaan
c. diferensiasi sosial
d. perubahan sosial
e. peranan sosial
2.Setiap masyarakat akan menghadapi perubahan. Salah satunya, perubahan yang dialami oleh oleh
masyarakat tradisional berubah menjadi masyarakat moderen. Contoh perubahan tersebut dapat
diklasifikasikan dalam jenis… .
a. perubahan yang dikehendaki
b. perubahan besar
c. perubahan lambat
d. perubahan yang tidak dikehendaki
e. perubahan kecil
3.Saat ini, banyak remaja yang memiliki gadged lebih dari satu. Hal ini dikarenakan mereka mengikuti
tren yang berlaku di masyarakat. Pengaruh gadged sebagai salah satu contoh perubahan kecil tidak
memiliki pengaruh yang besar karena… .
a. tidak bertentangan dengan budaya masyarakat
b. mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju
c. hanya sebagai kebutuhan sekunder
d. hanya diikuti oleh golongan tertentu saja
e. hanya menguntungkan salah satu pihak
4.Perhatikan pernyataan berikut dengan teliti!
(1) Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.
(2) Sistem terbuka lapisan masyarakat.
(3) enduduk yang heterogen
(4) Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat
(5) Sikap masyarakat yang masih tradisional. Betrdasarkan pernyataan di atas yang menunjukkan
faktor penghambat perubahan sosial adalah… .
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (3), dan (5)
c. (1), (4), dan (5)
d. (2), (3), dan (4)
e. (3), (4), dan (5)

5.Cermati pernyataan berikut!
(1) Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
(2) Berkembangnya ilmu pengetahuan
(3) Peperangan
(4) Pertentangan dan pemberontakan
(5) Terjadinya bencana alam
Jumlah penduduk Berdasarkan pernyataan di atas yang menunjukkan faktor penyebab perubahan
sosial yang berasal dari dalam masyarakat adalah… .
a.(1), (2), dan (3)
b.(1), (3), dan (5)
c.(2), (3), dan (4)
d.(2), (3), dan (5)
e.(2), (4), dan (6)
1.Adanya perubahan jumlah penduduk menjadi salah satu faktor penyebab perubahan sosial. Dengan
bertambahnya jumlah penduduk di suatu daerah, maka dapat mengakibatkan… .
a.kesenjangan sosial
b.ketimpangan sosial
c.perubahan dalam struktur masyarakat
d.perubahan status sosial di masyarakat
e. adanya perbedaan dalam masyarakat
2.Perubahan besar termasuk bentuk perubahan sosial di masyarakat. Perubahan besar tersebut akan
membawa pengaruh yang besar bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan oleh… .
a. sistem sosial juga ikut berubah
b.mempengaruhi hampir di segala aspek kehidupan
c.mempengaruhi kehidupan masyarakat
d.perubahan menyangkut bidang teknologi
e.mempengaruhi tingkah laku manusia di masyarakat
3.Globalisasi merupakan salah satu dampak dari perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Salah
satu bentuk perubahan yang dapat mempercepat terjadinya globalisasi adalah… .
a.munculnya demokratisasi di berbagai belahan dunia
b.perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
c.berkembangnya peradaban manusia
d.keterbukaan manusia dalam menerima perubahan
e.adanya keinginan untuk hidup lebih maju dan berkembang
4. Cermatilah pernyataan berikut!
(1) Harus ada keinginan untuk mengadakan suatu perubahan.
(2) Adanya seorang pemimpin yang dapat memimpin dalam masyarakat
(3) adanya pemimpin yang dapat menampung keinginan masyarakat agar terjadi pergerakan menuju
perubahan.
(4) Seorang pemimpin harus menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat.
(5) Adanya momentum untuk memulai suatu gerakan

Pernyataan di atas merupakan syarat-syarat terjadinya perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah…
a.evolusi
b.revolusi
c.perubahan kecil
d.perubahan besar
e.perubahan yang dikehendaki
5.Adanya ketidaksesuaian dalam melakukan pendekatan oleh orangtua, masyarakat, dan pemerintah
terhadap remaja dapat menimbulkan kenakalan remaja. Selain faktor tersebut, kenakalan remaja dapat
dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu… .
a.lemahnya kemampuan terhadap diri sendiri dan keadaan disekitarnya
b.tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar
c.kurangnya sarana dan pengarahan bagi remaja dalam memanfaatkan waktu senggang
d.adanya pembawaan negatif yang sulit dikendalikan
e. tidak memiliki kegemaran yang sehat, sehingga mencari pelarian kearah yang tidak baik

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI

NO
JAWABAN
1
D
2
A
3
D
4
C
5
E
6
C
7
A
8
B
9
E
10
C


Click to View FlipBook Version