ETreAasurySTJAVALayananPerbendaharaanNegaradariMasakeMasaWujud Reformasi Birokrasi, Digitalisasi,dan Komitmen IntegritasSajian UtamaSajian InspirasiPeranKantorPelayananPemenuhanGiziSurabaya dalam MengawalProgram Makan Bergizi GratisEDISI NOVEMBER 2025K a n w i l D i t j e n P e r b e n d a h a r a a n P r o v i n s i J a w a T i m u r
SSUURRVVEEII KEPUASAN KEPUASAN MASYARAKAT MASYARAKATTRIWULAN III TRIWULAN IIITAHUN 2025 TAHUN 2025KANWIL DJPB PROVINSI JAWA TIMURKANWIL DJPB PROVINSI JAWA TIMURIndeks KepuasanPengguna LayananIndeks PersepsiAnti KorupsiIndeksInklusivitas4.89Skala5*IndeksKepuasanSecara Umum4.87 4.944.87
TREASURY UPDATESAJIAN UTAMASAJIAN KHASSEKAPUR SIRIHTimRedaksiEkonomi MakroJawa TimurDesain Grafis/Fotografer : Rifqi Alus KamalAldila Puriyanti HarnidaKontributor Artikel : Dwi Fika SeptianMailinda PratiwiNiemas Gandha SariFarkha FitriyaniSwanda Dwika SambodoNafi’ MuliawatiHera PamulatsihSavira Fitri AyusinaAhmad Zakish ShodriEline Vidia MahesaAprilian SalisaSitti HajrahJiwa Jayanegara ChaniagoPuji syukur kami panjatkan karena Buletin East JavaTreasury edisi kali ini dapat kembali hadir denganmengangkat tema besar “Integritas Sebagai Pilar APBN:Belanja yang Bersih, Manfaat yang Nyata bagiMasyarakat.” Tema ini menjadi refleksi sekaligus pengingatbahwa kualitas pengelolaan APBN tidak hanya diukur daribesaran anggaran yang disalurkan, tetapi utamanya darisejauh mana anggaran tersebut dikelola dengan jujur,akuntabel, dan memberikan manfaat langsung bagimasyarakat.Integritas merupakan fondasi utama bagi setiap insanpengelola keuangan negara. Tanpa integritas, kebijakanyang baik berpotensi kehilangan arah. Namun denganintegritas, setiap rupiah APBN dapat bekerja secaraoptimal untuk kesejahteraan publik. Pada momen ketikapemerintah terus mendorong efektivitas program prioritastermasuk Program Makan Bergizi Gratis penguatanintegritas menjadi semakin penting untuk memastikankehadiran negara dirasakan secara nyata oleh seluruhlapisan masyarakat.Pada edisi ini, kami menyajikan beragam artikel yangmengulas peran integritas dari berbagai perspektif. Kamiberusaha menyajikan liputan mendalam mengenaipentingnya budaya integritas dalam menjaga kredibilitasinstitusi fiskal; wawancara khusus tentang peran KPPGdalam mengawal implementasi Program Makan BergiziGratis; hingga opini dan pemikiran yang memperkayadiskusi mengenai tata kelola yang bersih.Kami berharap setiap tulisan dalam buletin ini tidak hanyamenjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi inspirasiuntuk terus memperkuat komitmen bersama dalammenjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yangprofesional, beretika, dan bertanggung jawab.Akhir kata, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruhkontributor, penulis, dan pembaca yang setia mengikutiperkembangan pengelolaan fiskal di Jawa Timur. Semogaedisi ini memberi wawasan baru dan memantik semangatuntuk terus menjadikan integritas sebagai pilar utamadalam mengawal APBN demi manfaat nyata bagimasyarakat.Salam hangat,REDAKTURPengarah : Saiful IslamPenanggung Jawab : Rabindhra AldyIwan HandokoRedaktur : Iwan HandokoMasta Boru ManurungWahidinKusumaningtyasRabindhra AldyPenyunting/Editor : AbdullahLestari Dwi PribadiIrfan Budi PurnomoRadian Ardhi NurcahyoPendapatan NegaraKinerja APBDSAJIAN INSPIRASISAJIAN ASPIRASI1438485255Daftar Isi0403Sekapur Sirih101820SAJIAN WARTASAJIAN NOSTALGIASAJIAN KREASICerita PendekSAJIAN REKREASIGamesKolase Kegiatan Kanwil di Bulan NovemberFotografiKanwil DJPb Jawa Timur dan Perbankan Bersinergi AtasiKendala Implementasi CMS dan KKPSate Ayam Ponorogo Warisan Kuliner Nusantarayang MenduniaPenguatan Nilai Integritas dan Budaya AntiKorupsiLayanan Perbendaharaan Negara dari Masa keMasa, Wujud Reformasi Birokrasi, Digitalisasi, danKomitmen IntegritasPeran Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Surabayadalam Mengawal Program Makan Bergizi GratisKinerja PenyaluranKredit ProgramGandeng 10 K/L Strategis Kanwil DJPb Jawa TimurPerkuat Sinergi Hadapi Akhir TahunBukan sekedar alat bayarMengawal Transisi Belanja Pemerintah MenujuCashless Society yang BerintegritasOptimalisasi Penyaluran KUR di Jawa TimurSinergi Dit. SMI, Kanwil DJPb, Pemda, dan PerbankanAtasi Hambatan Data Melalui Optimalisasi ModulODCD U-FineDi Antara Karang dan HutanMenyusuri Keindahan Pantai Kondang MerakJejak Sejarah dalam Sepotong KueBlack ForestMengukur Dampak Nyata Pembiayaan UmiKanwil DJPb Jawa Timur Gali Data Langsung dari PelakuUsaha Mikro di GresikStabilitas Tetap Terjaga, Kesiapsiagaan Menghadapi RisikoGlobal Diperkuat Media Briefing KSSK Triwulan IV 2025Sinergi Lintas Sektor di Banyuwangi MengawalEfektivitas Dana FLPP untuk Kesejahteraan Rakyat46SAJIAN PRODUKTIFPanggilan Dari Pinggir Kota, Mengapa Kita ButuhLebih Banyak Gerakan Seperti WEPOSE?Review Buku: Atomic Habit
4Ekonomi MakroJawa TimurPertumbuhanEkonomi TriwulanIII-2025Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Treasury UpdateJawa Timur adalah penyumbangperekonomian terbesar kedua diPulau Jawa dengan kontribusisebesar 25,65%. PerekonomianJawa Timur triwulan III 2025terhadap triwulan III 2024meningkat sebesar 5,22% (yoy).Dari sisi produksi, pertumbuhantertinggi terjadi pada jasaperusahaan sebesar 9,89%. Darisisi pengeluaran, pertumbuhantertinggi terjadi pada KomponenEkspor Barang dan Jasa sebesar7,19%.Secara struktur, IndustriPengolahan mendominasistruktur ekonomi Jawa Timurpada triwulan III 2025 dengankontribusi sebesar 31,16%,sedangkan dari sisi pengeluarandidominasi oleh Komponen PK-RTdengan kontribusi sebesar59,86%.Inflasi Jawa Timur bulanNovember terkendali sebesar2,63% (yoy), di bawah rata-rataNasional dan masih beradadalam asumsi dasar 2,5%+1 .Pemerintah terus melakukanProgram Intervensi Pasar dalamupaya menjaga stabilitas hargaberas dan harga komoditasstrategis untuk menjaga dayabeli masyarakat.Pendorong Inflasi secara (yoy)kelompok mengalami inflasitertinggi yaitu dari kelompokmakan, minuman tembakausebesar 3,81%, utamanya berasaldari sub kelompok makanansebesar 3,96%, yang berasal dariberas, cabai merah, telur ayam ras,dan minyak goreng. Untukkomoditas hortikultura seperticabai merah, lonjakan hargaterjadi karena terganggunya hasilpanen, dampak dari curah hujanyang tinggi. Jika produksi panganterganggu, maka akanmenyebabkan stok langka, makaharga pun akan melambung dipasar.Pemerintah melakukan upayauntuk mengendalikan inflasi ini,yaitu dengan membangun warungTim Pengendalian Inflasi Daerah(TPID) di berbagai wilayahkabupaten kota sebagai tempatdistribusi bahan pokok denganharga terjangkau. Diharapkaninflasi di Jawa Timur ini bisaterkendali, terutama menjelangperiode krusial menjelang HariRaya Natal & Tahun Baru.Grafik Pertumbuhan Ekonomi Nasional & Jawa Timur Triwulanan TA 2020-2025Sumber: BPS Jatim (diolah) rilis 5 November 2025Inflasi JawaTimur s.dBulanNovember 2025Sumber: BPS Jatim (Olah) rilis 1 Desember 2025
5Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Treasury UpdateNilai Tukar Petani di Jawa Timurbulan November 2025menunjukan penurunan sebesar0,47% (mtm) dengan nilai NTPNovember sebesar 114,44menunjukan kesejahteraanpetani cukup baik di atas nilai100, meskipun secara nilai telahmengalami penurunan 2 bulanberturut-turut. Penurunan inidisebabkan karena indeks hargayang diterima petani (It)mengalami penurunanutamanya dari tanaman pangankelompok padi sedangkan indeksharga yang dibayar petani (Ib)mengalami kenaikan utamanyadari biaya konsumsi rumahtangga (KRT). It turun sebesar0,32% sedangkan Ib naik sebesar0,15%.Nilai Tukar Nelayan di Jawa Timurbulan November 2025 sebesar96,12, menunjukan penurunansebesar 1,11% (mtm), nilai dibawah 100 menunjukanpendapatan yang diterimanelayan dari hasil tangkapannyalebih kecil daripada biayapengeluaran mereka untukkebutuhan hidup dan biayausaha.Dengan kata lain, daya belinelayan menurun dankesejahteraan melemah.Beberapa penyebab NTNmelemah ini karena menurunnyapenghasilan tangkapan dari laut,dan lonjakan harga bahan bakar,perlengkapan kapal, perawatan,biaya logistik, hal ini jugamembuat biaya melaut menjadilebih besar, karena hal itu jugawalaupun harga ikan di pasarnaik, keuntungan bersih nelayanbisa jadi lebih kecil dibandingkanbiaya yang dikeluarkan nelayanitu sendiri.Selain itu, kebutuhan rumahtangga nelayan (pangan, barangkonsumsi, dan pengeluaransehari-hari) kerap kalimengalami inflasi, yangmenaikan beban biaya hiduppara nelayan.Sampai dengan Oktober 2025, nilaiekspor mencapai US$25,34 miliar,mengalami peningkatan sebesar16,64% (yoy) dibandingkan periodeyang sama tahun yang lalu. Nilaiimpor sampai dengan Oktober2025 mencapai US$24,25 miliar,menurun sebesar 3,56% (yoy)dibandingkan periode yang samatahun anggaran yang lalu.Neraca Perdagangan Jawa Timursecara akumulatif kembalimengalami Surplus, ditopang olehkinerja perdagangan sektornonmigas yang cukup baikmengalami surplus. Surplusperdagangan pada sektornonmigas mencapai US$4,49miliar. Sementara itu, kinerja sektormigas masih mengalami defisit,sehingga sektor migas perludilakukan perbaikan agar neracaperdagangan Jawa Timur dapatbertahan surplus.Nilai TukarPetanidanNelayanJawaTimurbulanNovember 2025Grafik Nilai Tukar Petani dan Nelayan Tahun 2023-2025Sumber: BPS Jatim (Olah) rilis 1 Desembe r2025NeracaPerdaganganOktober 2025Sumber: BPS Jatim (Olah), rilis 3 November 2025Grafik Neraca Perdagangan Oktober Tahun 2024-2025Grafik Ekspor-Impor Oktober 2024-2025
6Treasury UpdateKinerja APBDBuletin East Java Treasury Edisi November 2025Pendapatan daerah konsolidasi s.d30 November 2025 terealisasisebesar Rp104,62 triliun atau 76,81%dari target konsolidasian Rp136,21triliun. Realisasi ini mengalamikontraksi sebesar 3,89% (yoy)disebabkan penurunan nilai realisasitransfer ke daerah mencapai 8,44%atau lebih rendah Rp6 triliundibandingkan pendapatan transfertahun lalu. Hal ini merupakandampak efisiensi penyaluranTransfer ke Daerah yang disalurkanmelalui APBN, yaitu DAK Fisik danpenghentian penyaluran Dana DesaNon Earmark Tahap II.Perda Pajak Daerah dan RetribusiDaerah (PDRD)Sesuai dengan ketentuan pasal 94 UUHKPD, pelaksanaan pemungutan PDRD didaerah harus diatur dan ditetapkandalam satu Peraturan Daerah (Perda)PDRD. Seluruh Pemerintah Daerah diProvinsi Jawa Timur telah menetapkanPerda PDRD sejak awal tahun 2024.Perda PDRD beserta perangkatpendukungnya harus diselesaikan secaratepat waktu karena merupakaninstrumen krusial guna mengantisipasipotential loss PAD dan mendorongpeningkatan kemampuan keuangandaerahPendapatanDaerahBelanja Daerah& TransferBelanja Daerah dan Transfer s.d30 November 2025 terealisasiRp94,51 triliun atau 65,21% daripagu konsolidasian Rp144,93triliun. Kinerja Belanja dan Transfermengalami kontraksi 7,7% (yoy)hal ini disebabkan oleh kontraksiseluruh jenis belanja, hanyabelanja subsidi dan belanjabarang jasa yang masihmengalami pertumbuhan positif.KinerjaPajakKonsumtifTop 4 Pajak DaerahPajak HotelRp1,03 MPajak HiburanRp754,64 JtPajak RestoranRp7,48 MPKBRp4,17 T(proporsi 16,35%dari total PajakDaerah)PBBP2:Rp3,01 T(proporsi 11,8%dari totalPajak Daerah)PBJT Rp4,4 T(proporsi 17,23%dari total PajakPajak Rokok:Rp2,76 T (proporsi10,83% dari totalpajak daerah)KomposisiPendapatan AsliPendapatandari DanaTransferTransfer Ke Daerah masihmendominasi pendapatanpemerintah daerah denganproporsi 61,74% terhadapkeseluruhan pendapatan pemdakonsolidasian.Realisasi: Rp64,59 T (74,07% daritarget)Pendapatan Asli Daerah(PAD)Realisasi : Rp39,84 T (81,61%)Mengalami pertumbuhan sebesar4,24% (yoy) hal ini dikarenakanLain-lainPendapatan DaerahKontribusi utama dari Pendapatanlainnya, utamanya berasal dariLain-lain Pendapatan , danpendapatan dana KapitasiJaminan Kesehatan nasional(JKN)pada Fasilitas KesehatanTingkat Pertama (FKTP), keduajenis belanja lainnya mengalamipertumbuhan positif.Realisasi: Rp197,04 M (96,45% daritarget)Pajak RokokRp2,76 Tseluruh jenis PAD baik dari pajakdaerah, hasil pengelolaan KND, danlain lain PAD yang sah mengalamipertumbuhan.
PendapatanNegaraTreasury UpdateKinerjaPendapatanNegara7Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Pendapatan Negara regional Jawa Timur s.d. 30 November 2025 telahterealisasi Rp206,49 triliun atau 73,02% dari target Rp282,80 triliun mengalamikontraksi sebesar 4,96% dibandingkan tahun 2024 dengan capaian 81,67%atau sebesar Rp217,27 triliun dari total pagu sebesar Rp266,04 triliun.Realisasi PendapatanRp206,49 T (73,02%)Perpajakan Rp198,54 T (71,59%)PNBP Rp7,94 T (145,00%)Isu Strategis PendapatanNegara Regional Jawa Timurs.d. 30 November 2025Kinerja Penerimaan Perpajakansampai dengan 30 November 2025telah tercapai sebesar Rp198,54triliun atau 71,59% dari targetRp277,32 triliun. Kinerja penerimaanperpajakan mengalami kontraksisebesar 5,40% dibandingkan tahunlalu, diakibatkan penerimaan pajakdalam negeri (pajak penghasilan,pajak pertambahan nilai, & pajakbumi dan bangunan) secarakeseluruhan mengalami kontraksi,sedangkan pajak perdaganganinternasional secara keseluruhanjuga mengalami kontraksi sebesar3,74% dibandingkan tahun 2024,namun bea keluar tumbuh sebesar288,20% dibandingkan tahun lalu.Penerimaan PNBP sampai dengan30 November 2025 telah tercapaisebesar Rp7,94 triliun atau 145,00%dari target Rp5,48 triliun. Secarakeseluruhan kinerja penerimaanPNBP tumbuh sebesar 7,51%dibandingkan periode yang samaTAYL. Pertumbuhan didukung olehPNBP BLU yang tumbuh sebesar15,77%, sedangkan PNBP Lainnyamengalami kontraksi sebesar0,46%.Kenaikan SPMKP (Surat PerintahMembayar Kelebihan PembayaranPajak)Terdapat peningkatanpengembalian kelebihanpembayaran pajak yangsignifikan.Hal ini mengurangi penerimaanbersih yang dibukukan padaperiode berjalan.Penurunan Produksi Rokok GolonganI, Berkurangnya jumlah batangproduksi rokok Golongan Imenurunkan penerimaan dari CukaiHasil Tembakau (CHT), yang menjadisalah satu sumber penerimaanutama Jawa Timur.Penurunan PPN dan PPhDipengaruhi oleh melemahnyaaktivitas ekonomi yangmengurangi konsumsi dan labausaha.Terdapat kebijakan deposit pajakyang saat ini masuk kategori“pajak lainnya” dan belumdibukukan dalam PPN maupunPPh, sehingga mengurangicatatan penerimaan kedua jenispajak tersebut.Dampak Kebijakan PenghematanBelanja PemerintahKebijakan efisiensi anggaran diinstansi pemerintah mengurangipermintaan terhadap jasaakomodasi, perhotelan, dan hiburan.Penurunan Penerimaan Bea MasukPenerimaan Bea Masuk jugamengalami kontraksi, dengan faktorpenyebab utama:Penurunan Tarif Efektif Perubahankebijakan tarif bea masuk yanglebih rendah untuk komoditastertentu mengurangi potensipenerimaan.Penurunan Nilai Impor Kebijakanstop impor beras danberkurangnya volume imporkomoditas lainnya menekan nilaiimpor secara keseluruhan.Kontraksi Realisasi PenerimaanPajak Realisasi penerimaan pajak diJawa Timur hingga 30 November2025 mengalami kontraksidibandingkan periode yang samatahun sebelumnya. Penurunan inidipengaruhi oleh beberapa faktorutama:Kebijakan Pemusatan Pembayarandan Administrasi Wajib PajakCabangPerusahaan dengan kantorpusat di luar Jawa Timurmemusatkan pembayaran pajakdi lokasi kantor pusatnya.Dampaknya, penerimaan pajakyang sebelumnya dibukukan diJawa Timur berpindahpencatatannya ke wilayah lain.
Treasury Update8Buletin East Java Treasury Edisi November 2025BelanjaNegaraAPBN 2025 dirancang sebagaiinstrumen strategis untuk menjagastabilitas ekonomi nasional ditengah ketidakpastian global dandinamika harga komoditas yangmasih fluktuatif. Pemerintahmemprioritaskan optimalisasibelanja negara melalui penajamanalokasi anggaran agar lebih efisiendan tepat sasaran. Meskipunlangkah efisiensi terus diperkuat,alokasi untuk belanja pegawai,bantuan sosial, dan layanan publiktetap dijaga sebagai bagian dariupaya menjaga daya belimasyarakat dan kualitaspelayanan. Pemerintah melakukanevaluasi menyeluruh terhadapsetiap pos belanja, gunamemastikan bahwa anggaranyang tersedia memberikanmanfaat nyata dan langsungdirasakan oleh masyarakat.Sampai dengan 30 November2025, realisasi belanjapemerintah mencapai Rp114,14triliun atau 89,31% dari total paguRp127,80 triliun. Angka ini terdiriatas belanjakementerian/lembaga sebesarRp36,63 triliun (80,44%) danTransfer ke Daerah (TKD) Rp77,51triliun (94,22%).Hingga 30 November 2025,kinerja belanja pemerintah pusatterdampak signifikan olehkebijakan efisiensi dan blokirpagu anggaran, yangmenyebabkan realisasi belanjamengalami kontraksi sebesar6,68%. Penurunan ini terutamadisebabkan oleh turunnyarealisasi pada pos belanjabarang dan belanja modal.Realisasi TKD s.d 30 Novembertahun 2025 mengalamipertumbuhan sebesar 0,61%dibandingkan tahun 2024. RealisasiTKD ditopang oleh pertumbuhanpenyaluran Dana Bagi Hasil (DBH)dan Dana Alokasi Umum (DAU)secara yoy. Dana Alokasi Khusussecara keseluruhan mengalamikontraksi sebesar 1,73%dibandingkan tahun 2024. Selain ituDana Desa mengalami kontraksisebesar 10,17% dan Dana InsentifFiskal mengalami kontraksi sebesar34,72% secara yoy.
9KinerjaPenyaluranKreditProgramBuletin East Java Treasury Edisi November 2025 Treasury UpdatePenyaluran Kredit Program s.d. 30November 2025 mencapai sebesarRp43.345,07 miliar kepada1.080.697 debitur yang terdiri dariKUR sebesar Rp41.651,06 miliarkepada 783.230 debitur, dan UMisebesar Rp1.694,00 miliar kepada297,467 debitur.Sektor dominan penyerap KreditProgram di Jawa Timur adalah SektorPerdagangan Besar dan Eceransebesar Rp17,98 triliun kepada580.520 debitur, disusul SektorPertanian, Perburuan dan Kehutanansebesar Rp15,81 triliun kepada 339.166debitur, dan Sektor IndustriPengolahan sebesar Rp3,05 triliunkepada 54.405 debitur.Penyaluran KUR terbesar dilakukanoleh Bank Rakyat Indonesiamencapai Rp29,08 triliun (69,83%)kepada 671.267 debitur (85,70%),dan oleh Bank Mandiri mencapaiRp5,57 triliun (13,37%) kepada51.643 debitur (6,59%).Penyaluran Kredit ProgramBerdasarkan SkemaSampai dengan 30 November 2025,penyaluran Kredit Program di JawaTimur berdasarkan skema masihdidominasi Skema Mikro sebesarRp30,49 triliun (70,35%) kepada726.687 debitur (67,24%) dan diperingkat kedua Skema Kecilsebesar Rp10,82 triliun (24,96%)kepada 46.566 debitur (4,31%).Penyaluran Kredit ProgramBerdasarkan SektorKinerja Penyaluran KURGrafik di atas menunjukkanPenyaluran KUR pada bulanNovember 2025. Penyaluran KURmengalami penurunan jikadibanding bulan sebelumnya. KURyang disalurkan pada November2025 mencapai Rp3,99 triliunpenurunan 2,45% (mtm), danjumlah penerima KUR menjadi69.206 debitur penurunan 9,35%(mtm) dibanding Oktober 2025.Penyaluran KURBerdasarkan Bank PenyalurKinerja Penyaluran UMiGrafik di atas menunjukkan dataUMi tiap bulan. Penyaluran UMipada bulan November 2025.Realisasi penyaluran UMi padaNovember 2025 sebesar Rp4,80miliar mengalami penurunan95,51% (mtm) dengan jumlahpenerima sebanyak 1.301 debiturmengalami penurunan 93,49%(mtm) dibanding Oktober 2025.
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Inspirasi10Peran Kantor PelayananPemenuhan Gizi Surabayadalam Mengawal Program MakanBergizi GratisDalam upaya mendukungkeberhasilan Program MakanBergizi Gratis (MBG), KantorPelayanan Pemenuhan Gizi(KPPG) Surabaya memegangperan vital dalam memastikandistribusi makanan bergizisampai ke tangan masyarakatyang membutuhkan. Berdiripada tahun 2025, KPPG Surabayabertugas mengelola program inidi wilayah Jawa Timur dengancakupan yang luas, termasuk 16kota/kabupaten.Dalam wawancara eksklusif ini,kami berkesempatan untukmenggali lebih dalam tentangperjalanan, tantangan, danpencapaian KPPG dalampelaksanaan MBG, serta strategimereka dalam menghadapiberbagai hambatan di lapangandemi menciptakan generasiyang lebih sehat.Cakupan wilayah kerja KPPGSurabaya pada 16 Kota/Kabupatenyaitu Kab. Sumenep, Kab.Pamekasan, Kab. Bangkalan, Kab.Sampang, Kab. Gresik, Kab.Lamongan, Kab. Tuban, Kab.Bojonegoro, Kab. Jombang, Kab.Nganjuk, Kab. Madiun, Kota Madiun,Kab. Mojokerto, Kota Mojokerto,Kab. Sidoarjo dan Kota Surabaya.Wilayah Kerja KPPG Jember pada22 Kota/Kabupaten yaitu Kab.Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab.Bondowoso, Kab. Jember, Kab.Kediri, Kab. Lumajang, Kab.Magetan, Kab. Malang, Kab. Ngawi,Kab. Pacitan, Kab. Pasuruan, Kab.Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab.Situbondo, Kab. Trenggalek, Kab.Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar,Kota Kediri, Kota Malang, KotaPasuruan, dan Kota Probolinggo.Kepala Sub bagian Tata Usaha,Satuan Pelayanan PemenuhanGizi (SPPG) dan KelompokJabatan Fungsional. KPPGSurabaya resmi berdiri sejakdilantiknya Kepala Sub bagianTata Usaha pada tanggal 21Agustus 2025, dan disusuldengan dilantiknya KepalaKantor pada tanggal 24September 2025. SesuaiPeraturan Badan Gizi NasionalNomor 2 Tahun 2024 tentangOrganisasi dan Tata Kerja KantorPelayanan Pemenuhan Gizijumlah KPPG di Indonesia adalahsebanyak 20 KPPG, dimana padawilayah kerja Provinsi Jawa Timurterbagi atas 2 KPPG yaitu KPPGSurabaya dan KPPG Jember.Apa saja tugas dan fungsiutama KPPG sebagaimanadiatur dalam regulasi, terutamaterkait pengelolaan programMBG dan pemantauanpenerimanya?Berdasarkan Peraturan BadanGizi Nasional Nomor 2 Tahun 2024tentang Organisasi dan TataKerja Kantor PelayananPemenuhan Gizi, KPPGmerupakan unit pelaksana teknisdi lingkungan BGN yang beradadi bawah dan bertanggungjawabkepada Deputi BidangPenyediaan dan Penyaluran.KPPG mempunyai tugasmelaksanakan kegiatan teknisoperasional layanan penyediaandan distribusi makanan bergizi.Sejak kapan KPPG Surabayaberdiri dan apa latar belakangberdirinya?KPPG ditetapkan melaluiPeraturan Badan Gizi NasionalNomor 2 Tahun 2024 tentangOrganisasi dan Tata Kerja KantorPelayanan Pemenuhan Gizi.Dalam struktur organisasinya,KPPG terdiri dari Kepala KantorPelayanan Pemenuhan Gizi,KusmayantiKantor PelayananPemenuhan GiziSurabaya
11Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian InspirasiBagaimana mekanisme programMBG dilaksanakan khususnya diJawa Timur, mulai dari pendataancalon penerima hinggapembagiannya?Berdasarkan pada PeraturanPresiden RI Nomor 115 Tahun 2025tentang Tata KelolaPenyelenggaraan Program MakanBergizi Gratis, Pelaksanaan ProgramMakan Bergizi Gratis terdiri atas:Perencanaan: penetapansasaran program; kebutuhanbahan baku pangan dananggaran; kegiatan dan jadwalpelaksanaan; pemanfaatandata dan sistem informasi;rantai pasok dan logistik.Skema pelaksanaan: ProgramMakan Bergizi Gratisdilaksanakan oleh Badan GiziNasional dengan membentukKPPG dan SPPG.Penjaminan dan pengawasankeamanan pangan dan mutupangan: Dibuktikan denganpenerapan sistem jaminankeamanan pangan dan mutupangan dan/atau pemenuhanterhadap penilaian kesesuaianyang dilaksanakan olehkementerian/lembagadan/atau lembaga penilaiankesesuaian sesuai denganketentuan peraturanperundang-undangan.Penjaminan dan pengawasanstandar gizi: Standar gizimemperhatikan polakonsumsi pangan yangberagam, bergizi seimbang,dan aman serta sesuaidengan potensi dan kearifanlokal.Penjaminan produk halal bagiyang dipersyaratkan: Standarkehalalan produk berupapemenuhan kewajibansertifikasi halal dalampenyelenggaraan ProgramMakan Bergizi Gratis sesuaidengan ketentuan peraturanperundang-undangan yangdilakukan oleh lembagapemerintah non kementerianyang menyelenggarakantugas pemerintahan dibidang penyelenggaraanjaminan produk halal melaluiskema kerja sama.Pengembangan kapasitasSPPG, melalui: Penyusunanpedoman, petunjuk teknis,dan standar operasionalprosedur dalampengembangan kapasitaspelaksana; pelatihan teknissecara berkelanjutan bagipegawai SPPG, pengolahmakanan, penjamahmakanan, tenaga distribusi,dan pengelola program;Keterlibatan tim koordinasipenyelenggaraan ProgramMakan Bergizi Gratis dalampelaksanaan penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratis.penjaminan terkait keamananpangan dan mutu pangan disetiap fasilitas SPPG;penjaminan terkait produkhalal bagi yang dipersyaratkanpada fasilitas SPPG; dansertifikasi pengadaanbarang/jasa dan bendahara.Sejauh ini, bagaimana capaianprogram MBG di wilayahJawaTimur baik dari sisi jumlahpenerima, ketepatan sasaran,maupun dampak terhadap statusgizi?Saat ini SPPG yang telah terbentukdi Jawa Timur adalah sejumlah2.101 yang sudah beroperasimemberi manfaat dengan totaljumlah penerima manfaatsebanyak 5.513.493 danterdistribusi dengan baik ke seluruhkelompok penerima manfaat.Dampak terhadap status gizi saatini belum sampai tahappengukuran sehingga belumdapat dihitung secara kuantitatif/kualitatif.
15Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian InspirasiPemenuhan gizi memerlukankolaborasi lintas sektor.Bagaimana KPPG membangunsinergi dan kemitraan yangefektif, baik dengan OrganisasiPerangkat Daerah (OPD) lain,pihak swasta, akademisi, maupunkomunitas masyarakat dalampelaksanaan program?Kami melakukan koordinasi,integrasi, dan sinkronisasikebijakan, perencanaan, dandukungan dari gubernur danbupati/wali kota terhadappenyelenggaraan Program MakanBergizi Gratis melalui SatgasProgram MBG bersama Forkopimdasetiap wilayah kota/kabupatendalam wilayah kerja.Program MBG merupakanprogram strategis dan prioritasnasional yang banyak disorot dandipantau masyarakat. BagaimanaBadan Gizi Nasional dan KPPGmemastikan bahwa penyaluranMBG dan pengelolaankeuangannya dilakukan secaraefektif (tepat sasaran),transparan, dan akuntabel mulaidari perencanaan hinggapelaporan?Pemantauan, pengawasan,pengendalian, evaluasi, danpelaporan penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratisditujukan untuk: mengetahuikemajuan penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratis;menilai kinerja penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratis;memberikan rekomendasi danumpan balik penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratis; danmenjadi pertimbanganperencanaan dan penganggaranserta peningkatan akuntabilitaspenyelenggaraan Program MakanBergizi Gratis.Hasil pemantauan, pengawasan,pengendalian, evaluasi, danpelaporan dimanfaatkan danmenjadi bagian dari siklusperencanaan danpenganggaran. Pengawasanintern terhadap akuntabilitaspengelolaan keuangan danpelaksanaan Program MakanBergizi Gratis dilakukan oleh APIPpada Badan Gizi Nasionaldan/atau lembaga pemerintahyang menyelenggarakan urusanpemerintahan di bidangpengawasan keuangannegara/daerah danpembangunan nasional.Sedangkan pemantauan,pengawasan, pengendalian, danevaluasi penyelenggaraanProgram Makan Bergizi Gratisdilaksanakan olehkementerian/lembaga danpemda sesuai dengan tugas dankewenangannya.Apa tantangan terbesar yangdihadapi KPPG dalamimplementasi program MBG dilapangan dan bagaimanastrategi yang diterapkan untukmengatasi tantangan tersebut?Tantangan terbesar yangdihadapi KPPG dalamimplementasi program MBGmerujuk pada badan pelaksanaprogram ini di lapangan sertamelibatkan isu tata kelola skalabesar dan keberlanjutanpasokan.Keterbatasan jumlah dankapasitas tenaga pelaksanadi lapangan, termasuk jurumasak, ahli gizi, dan personeldistribusi, terutama di daerahterpencil. Memastikanpemahaman yang seragammengenai standar gizi dankebersihan juga menjadikendala. Strategi yangdilakukan dengan pelatihanintensif bagi tenagapelaksana,Tata kelola makanan skalabesar yang kompleks danberisiko tinggi terhadapkesalahan, seperti kasuskeracunan makanan massalyang pernah terjadi. Tantanganlainnya adalah memastikanmenu yang beragam, sehat,dan bergizi seimbang setiaphari sekolah. Strategi yangdilakukan dengan penerapanSOP yang ketat untukpengadaan, penyiapan, dandistribusi makanan; sertifikatSLHS wajib bagi seluruhpelaksana SPPG; penggunaantest kit sterilisasi untukmemastikan keamananpangan; dan audit gizi rutin.Keterbatasan atauketidakmerataan aksesterhadap fasilitas dapur yangmemadai, peralatan memasakyang higienis, dan saranatransportasi (logistik) yangmumpuni untuk distribusimakanan dalam jumlah besar.Strategi yang dilakukandengan melengkapi dapurdapur produksi denganperalatan sterilisasi danpendukung lainnya, sertamengoptimalkan jaringanlogistik lokal untuk distribusiyang efisien.melibatkan masyarakat lokal(seperti ibu-ibu PKK) dalampenyiapan makanan, danmembangun koordinasi yangkuat antar pemangkukepentingan.12
Kurangnya sistempemantauan dan evaluasiyang terstruktur untukmengukur dampak programsecara akurat terhadapstatus gizi anak (mencegahstunting/obesitas) danakuntabilitas anggaran.Strategi yang dilakukandengan penggunaan sistempelaporan digital, pelibatanKPAI dan lembaga pengawasindependen untuk audit, sertapemantauan berkala olehtenaga kesehatan setempat.Apa pesan dan harapan Ibukepada seluruh masyarakat diJawa Timur dalam upayakolektif pemenuhan gizi, danapa pesan kunci yang ingindisampaikan kepada wargamengenai pentingnyakesadaran dan praktik giziseimbang?Sajian Inspirasi13Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Fluktuasi harga danketersediaan bahan panganbergizi di pasar lokal, yangdapat mempengaruhi kualitasdan biaya program. Strategiyang dilakukan dengankemitraan dengan petani lokaluntuk menjamin pasokan stabil,diversifikasi menu berdasarkanketersediaan bahan panganmusiman, dan pengadaanbahan baku secara terpusat jikadiperlukan untuk efisiensi.Kondisi geografis yang sulitdijangkau, serta faktor sosialbudaya terkait jenis makananyang diterima oleh masyarakatsetempat. Lingkungan fisik disekolah (kantin/ruang makan)juga terkadang belum optimal.Strategi yang dilakukan denganpenyesuaian menu dengankearifan lokal dan preferensianak-anak, serta memastikansinergitas dan komunikasi yangbaik dengan pemerintahdaerah dan komunitas sekolah.Pentingnya kolaborasi masyarakatsecara kolektif dalam upayapemenuhan gizi untukmewujudkan generasi yang sehatdan bebas stunting, kamimembutuhkan sinergi dari seluruhpihak/stakeholder, serta perbaikanpada sistem tata kelola padapengelolaan Program MakanBergizi di BGN itu sendiri.Perkembangan MBG Jawa TimurJanuari s.d November 2025Nilai Penyaluran (Rupiah)1,43 TJumlah Penerima (orang)5.513.493Jumlah SPPGJumlah Petugas (orang)86.4682.101Jumlah Suplier86.468
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Utama14LAYANAN PERBENDAHARAANNEGARA DARI MASA KE MASAWujud Reformasi Birokrasi, Digitalisasi, danKomitmen IntegritasAnggaran Pendapatan dan BelanjaNegara (APBN) adalah denyut nadiperekonomian, dan di daerah,Kantor Pelayanan PerbendaharaanNegara (KPPN) memegang perankunci sebagai pelaksana fungsiBendahara Umum Negara. Tugasutamanya sederhana: memastikansetiap rupiah belanja negaratersalurkan tepat waktu, tepatjumlah, dan tentu saja, akuntabel.Namun, perjalanan menjaga APBNini penuh tantangan dan menuntutreformasi yang tak kenal henti.Tonggak perubahan besardimulai pada awal tahun 2000-an, ketika payung hukum baru UU17 Tahun 2003 tentang KeuanganNegara dan UU Tahun 2004tentang Perbendaharaan Negaraditetapkan. Perubahan ini secarafundamental menggeser fungsiKPPN, yang dulunya berwenangordonansering (memberiperintah bayar), menjadi fokussebagai Kuasa Bendahara UmumNegara (comptabel). Inilah awaldari reformasi keuangan negara.Transformasi Layanan: Ketika\"Kantor Kas\" Berubah WajahFungsi pembayaran tagihan olehnegara bukanlah hal baru;namanya saja yang berevolusi,mulai dari Kantor BendaharaNegara (KBN) hingga menjadiKantor Perbendaharaan Negara(KPN), yang kemudian digabungmenjadi KPKN pada tahun 1990,dan akhirnya menjadi KPPN sejak2004.Sumber : Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Sajian Utama15Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Titik balik yang paling terasaadalah kelahiran KPPNPercontohan pada periode 2007–2008. Kebijakan ini lahir darikebutuhan mendesak untukmengikis praktik layanan yangberbelit-belit, pungutan liar, atauyang biasa kita sebut \"uangpelicin\". KPPN Percontohan hadirdengan prinsip layanan terpusat(one-stop services), prosedur yangdisederhanakan, pemanfaatanTeknologi Informasi, dan yangpaling penting, layanan tanpabiaya (zero cost).Dampak di lapangan terasa nyata.KPPN menata ulang organisasinyamenjadi lebih ramping,menegakkan Standar OperasionalProsedur (SOP), dan membangunbudaya kerja yang profesional danberintegritas. Buktinya nyata yaknikepuasan stakeholder meningkat,dan praktik pemberian tip ataubiaya tak resmi dalam layananperbendaharaan pun lenyap.Digitalisasi: SPAN, OMSPAN, danSAKTI menuju pengelolaankeuangan negara yang moderndan akuntabelSetelah reformasi layanan, langkahberikutnya adalah bentengpertahanan digital. Tiga pilarutama menjadi tulang punggungperbendaharaan modern:SPAN (Sistem Perbendaharaandan Anggaran Negara)SPAN adalah sistem manajemeninformasi keuangan terintegrasiyang mencakup perencanaan,penganggaran, hingga pelaporan.Implementasinya sejak 2014meningkatkan efisiensi,akuntabilitas, dan transparansiproses pencairan dana di KPPN.OMSPAN (\"Jendela\" TransparansiPengelolaan Keuangan Negara)Diluncurkan resmi pada November2014, OMSPAN adalah aplikasiberbasis web yangmemungkinkan satuan kerja(satker) memantau status tagihanatau Surat Perintah Membayar(SPM) yang sedang diproses SPAN.Ini adalah wujud transparansi,menyajikan informasi cepat,akurat, dan terperinci.SAKTI (Sistem Aplikasi KeuanganTingkat Instansi)SAKTI mengonsolidasikan semuaaplikasi lama (seperti SAS, SAIBA,SIMAK-BMN) ke dalam satuplatform web-based denganbasis data tunggal. Dengan SAKTI,seluruh proses dari perencanaan,pelaksanaan, hinggapertanggungjawaban terhubungdan terintegrasi dengan SPAN.Manfaatnya jelas: akses kapansaja-di mana saja (anytimeanywhere), data real time, danpenggunaan OTP (One TimePassword) untuk meningkatkankeamanan transaksi.Inti dari digitalisasi ini adalahtindakan antikorupsi. Otomatisasiproses, jejak audit digital yangjelas (audit trail), kontrol aksesberlapis, dan transaksi cashlesssecara efektif menutup celahmanipulasi dokumen, praktikmark-up, atau proyek fiktif yangmarak di masa lalu.Komitmen Integritas yangdiperkuat dengan sistem WISEdan SIPANDUIntegritas tidak cukup hanyadiucapkan, tetapi diwujudkandengan sistem pengaduan danpengendalian gratifikasi yangmemadai.WISE Kemenkeu(Whistleblowing System)Diluncurkan sejak 2011, WISEadalah kanal pengaduanberbasis internet bagipegawai maupunmasyarakat untukmelaporkan indikasipelanggaran di lingkunganKementerian Keuangan.Saluran ini menjaminkerahasiaan identitaspelapor dan telah terbuktimenjadi salah satu detektorfraud paling efektif.SIPANDU (SistemPengendalian Gratifikasi)Pengendalian gratifikasidiperkuat melalui kebijakanyang tegas (PMK227/PMK.09/2021). Sistem inimewajibkan pelaporan,menetapkan statusgratifikasi secara transparan,dan mengurangi risiko konflikkepentingan (moral hazard)melalui penguatan kontrolorganisasi.1.2.3.Sumber : Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Sajian Utama16Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Perubahan Terkini: KolaborasiLayanan BersamaSejalan dengan kemajuan digital,KPPN dan Kanwil DitjenPerbendaharaan sebagai instansivertikal di daerah terus berinovasi.Layanan Bersama Front Officeadalah inisiatif terkini untukmengintegrasikan customerservice lintas unit, memangkasbirokrasi, dan mempercepat akseslayanan (mulai dari layananpencairan dana hingga konsultasi).Model kolaborasi ini telahdiujicobakan di berbagai wilayahdan memperkecil risikobottleneck atau gatekeepingyang dapat memperlambatpelayanan.Amanah IntegritasMenjaga APBN dari masa kemasa adalah sebuah amanahintegritas. Kita telahmeninggalkan era layananmanual menuju KPPNPercontohan yang profesional,beralih dari dokumen kertas kesistem digital yang transparan.Dengan komitmen pada reformasiyang berkelanjutan dan dukunganteknologi, Ditjen Perbendaharaanbersama seluruh unit vertikalnyaterus berdiri sebagai garda depanperubahan. Tujuannya tunggal:mengukuhkan kepercayaan publikbahwa uang rakyat dikeloladengan jujur, efisien, dan penuhakuntabilitas.Sumber : Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan
penulisLestari Dwi PribadiKepala Seksi PSAPDKanwil DJPb Jawa TimurPENGUATAN NILAI INTEGRITASDAN BUDAYA ANTI KORUPSI18Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian AspirasiSejalan dengan tugas penguatan budaya antikorupsi di Kementerian Keuangan tersebut,Duta Transformasi Kanwil DJPb Provinsi JawaTimur telah menyusun program kerjaSosialisasi Anti Korupsi dan telah terselenggaraselama tahun 2025 di beberapa satuan kerjalingkup Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur, yaitu:Kantor Wilayah DirektoratJenderal PerbendaharaanProvinsi Jawa TimurKegiatan Sosialisasi AntikorupsiKanwil DJPb Jawa Timurdisenyelenggarakan padatanggal 14 Mei 2025 bertempat diAula Majapahit GedungKeuangan Negara I, Surabaya.Acara sosialisasi ini dihadiri olehseluruh pegawai dengannarasumber materi sosialisasioleh Plt. Kepala Kanwil DJPbJawa Timur, Agung Yulianta.Dalam paparannya beliaumembahas bahwa kegiatanSosialisasi Antikorupsimerupakan kegiatan yangsenantiasa dilakukan oleh setiapunit kerja yang ada diKementerian Keuangan.Kegiatan semacam ini dilakukanterus menerus secara berkalameskipun secara data sangatjarang ada kejadian yangmuncul, akan tetapi kenapaselalu dilakukan?1.Adapun narasumber padakegiatan tersebut adalah KepalaKanwil DJPb Jawa Timur, SaifulIslam dan Kepala KPP SurabayaRungkut selaku PAKSI-API, Dahlia.Tidak lain demi menjagaintegritas seluruh pegawai,karena jika terjadi meskipunhanya ada satu kejadian makaseluruh Indonesia akan tahu,akan membicarakannya, danakhirnya akan mencoreng citraKementerian Keuangan yangtelah dibangun dengan susahpayah. Untuk itu, kegiatan inimerupakan sebuah kampanye,ajakan untuk mempengaruhiagar seluruh pegawai tergugahdan ikut mencegah terjadinyakorupsi.Kanwil DJPb Jawa Timur kembalimenyelenggarakan SosialisasiAntikorupsi pada tanggal 19 Juni2025 melalui secara daringmelalui Zoom dengan pesertaKuasa Pengguna Anggaran (KPA)satuan kerja K/L, mitra strategis,serta vendor penyedia barangdan jasa pada Kanwil DJPb JawaTimur.Kantor PelayananPerbendaharaan NegaraSurabaya IIKPPN Surabaya IImenyelenggarakan SosialisasiAntikorupsi pada tanggal 18 Juni2025 secara daring melalui MsTeams, dengan peserta satuankerja lingkup KPPN Surabaya II.Narasumber kegiatan tersebutadalah Hotmanuel SunimaTampubolon selaku PAKSI API dariKPPN Masahi. Materi yangdisampaikan oleh narasumberadalah terkait dengan integritaspelayanan publik, teori GONE olehJack B. Bullock (faktor penyebabkorupsi) dan refleksi sertapenekanan dalam menghadapiujian integritas.2.
19Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian AspirasiKantor PelayananPerbendaharaan Negara KediriKPPN Kediri menyelenggarakankegiatan Sosialisasi Antikorupsipada tanggal 20 Agustus 2025dengan tema Pahami dan JauhiKorupsi dengan Jiwa Patriotismedan Integritas melalui zoommeeting dengan pesertaperwakilan satuan kerja, perangkatdaerah, perbankan, LSM, akademisi,UMKM, serta media massa. Dalamsambutannya Kepala KPPN Kediri,Moch. Izma Nur Choironimenyatakan bahwa sebagaibagian dari upaya pencegahankorupsi, gratifikasi, dan suap, KPPNKediri mengadopsi strategi TrisulaKPK yang meliputi tiga aspekutama: pendidikan, pencegahan,dan penindakan. Dari sisipendidikan, masyarakat diajak aktifberperan dalam gerakanpemberantasan korupsi sertamembangun budaya anti-korupsi.Pencegahan dilakukan melaluiperbaikan sistem agar mengurangipotensi terjadinya korupsi.Sedangkan penindakan mencakuptindakan represif KPK dalammembawa pelaku korupsi kepengadilan dengan menghadirkanbukti dan saksi.Narasumber pada kegiatan iniadalah Mohammad Eko AgusYudianto selaku PAKSI Dana Rakcadari Kantor Wilayah DirektoratJenderal Kekayaan NegaraKalselteng dengan materi “Pahamidan Jauhi korupsi dengan JiwaPatriotisme dan Integritas”.Kantor PelayananPerbendaharaan Negara MalangKPPN Malang menyelenggarakankegiatan Sosialisasi Antikorupsipada tanggal 20 Agustus 2025 diRuang Front Office KPPN Malangdengan narasumber kegiatanadalah Penyuluh Antikorupsi dariPusat Pendidikan dan PelatihanPajak, Badan Pendidikan danPelatihan Keuangan, M. BahrunNawawi. Kegiatan tersebutdihadiri secara luring olehperwakilan dari Pemda Kab.Malang, Kota Malang, Kota Batu,Kota dan Kabupaten Pasuruan,dan secara daring oleh KPAsatker wilayah kerja KPPN Malang.Dalam kegiatan tersebut,disampaikan beberapa informasiantara lain potret korupsi diIndonesia, penyebab terjadinyakorupsi dan situasi rawanpelanggaran integritas.Kantor PelayananPerbendaharaan Negara TubanKPPN Tuban menyelenggarakankegiatan Sosialisasi Antikorupsipada tanggal 17 September 2025secara hybrid, dengan pesertaseluruh pegawai KPPN Tuban.Acara dibuka dengan sambutandari Kepala KPPN Tuban, MartinaSri Mulyani. Narasumber kegiatanadalah M. Bahrun Nawawi selakuPenyuluh Anti Korupsi dan AhliPembangun Integritas (PAKSI APIDana Rakca) dari Pusdiklat PajakBPPK.Materi yang disampaikan padakegiatan tersebut antara lainpengertian dan dasar hukumkorupsi, faktor penyebab korupsi,upaya untuk menjaga integritasdan sikap anti korupsi serta peranpenting sistem pengaduan.Narasumber menutup sesi denganmengutip pesan Dr. H. MohammadHatta:\"Biarlah pengalaman masalalu kita menjadi tonggak petunjuk,dan bukan tonggak yangmembelenggu kita\".Rangkaian kegiatan SosialisasiAntikorupsi yang diinisiasi olehDuta Transformasi di lingkupKanwil DJPb Jawa Timur sepanjangTahun 2025 tersebut menegaskankomitmen berkelanjutan dalammembangun budaya integritasdan antikorupsi. Melaluikonsistensi, keteladanan dankolaborasi seluruh pihak, visi tatakelola pemerintahan yang bersih,akuntabel dan bebas korupsi akanterwujud secara paripurna.3.4.5.
20Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaKanwil DJPb Jawa Timur dan PerbankanBersinergi Atasi KendalaImplementasi CMS dan KKPGuna mengakselerasi transformasidigital dan meningkatkan efisiensitransaksi keuangan pemerintah,Kantor Wilayah Direktorat JenderalPerbendaharaan (Kanwil DJPb)Provinsi Jawa Timurmenyelenggarakan serangkaianFocus Group Discussion (FGD)bertajuk \"Koordinasi dan EvaluasiImplementasi CMS dan KKP\". Acarayang berlangsung selamabeberapa hari di bulan November2025 ini mempertemukan parapemangku kepentingan dari KanwilDJPb, KPPN Surabaya I dan II,dengan jajaran perwakilan darilima bank mitra utama: BRI, BankMandiri, BNI, BSI, dan BTN.Kegiatan ini dilatarbelakangi olehberbagai keluhan danpermasalahan yang dilaporkanoleh satuan kerja (satker) terkaitpenggunaan Cash ManagementSystem (CMS) dan Kartu KreditPemerintah (KKP).Dalam sambutanpembukaannya, Kepala BidangSupervisi KPPN dan KepatuhanInternal (SKKI), Kusumaningtyas,menyatakan bahwa tujuanutama FGD ini adalah untukmeningkatkan layanan kepadaSatker, mendorong peningkatantransaksi non-tunai (cashless),serta memperlancar rodaperekonomian melalui efisiensitransaksi.\"Forum ini adalah upaya kitauntuk berkoordinasi langsungdengan perbankan,mengidentifikasi akar masalah,dan mencari solusi bersama ataskendala yang dihadapi olehsatker dan 15 KPPN di seluruhJawa Timur,\"ujarKusumaningtyas.Identifikasi Permasalahan LintasSektorSelama sesi diskusi, pihak KanwilDJPb Jawa Timur memaparkansejumlah kendala utama yangmenjadi benang merahpermasalahan di hampir semuabank. Dari sisi KKP, isu yang palingsering muncul adalah prosespenerbitan dan aktivasi kartu yanglambat, bahkan memakan waktuberbulan-bulan. Selain itu,keterbatasan akseptasi dikalangan merchant, terutamaUMKM yang belum memiliki mesinEDC atau QRIS, serta limit transaksiharian KKP Domestik yangdianggap terlalu kecil, menjadipenghambat utama. Kendalaadministratif seperti prosespermintaan tagihan yang masihmanual dan komunikasi yangkurang responsif dengan Person inCharge (PIC) bank juga menjadisorotan.
Sajian Warta21Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Sementara itu, untuk implementasiCMS, stabilitas dan kinerja aplikasimenjadi keluhan umum. Parapengguna dari satker melaporkanaplikasi yang seringkali lambat, sesiyang otomatis keluar (auto logout), dan manajemen penggunayang tidak fleksibel, terutama saatterjadi lupa kata sandi ataupergantian pejabat. Beberapafungsionalitas esensial seperti fiturtransfer massal juga dilaporkanbelum optimal atau bahkan belumdiketahui oleh pengguna.Faktor non-teknis seperti kulturtransaksi tunai yang masih kuat dibeberapa daerah dan kurangnyafamiliaritas bendahara Satkerdengan teknis penggunaan KKPdan CMS turut diidentifikasisebagai tantangan yang perludiatasi bersama.Tanggapan dan KomitmenPerbankanMenanggapi berbagai masukantersebut, perwakilan dari kelimabank memberikan klarifikasi danmenunjukkan komitmen untukperbaikan.Pihak perbankan menjelaskanbahwa beberapa kendala, sepertilamanya proses penerbitan KKP,seringkali disebabkan olehkelengkapan dokumen di levelsatker. Namun, mereka jugamengakui adanya ruang untukperbaikan proses internal.Beberapa solusi inovatif punditawarkan. Bank Mandiri,misalnya, memperkenalkan fitur\"Virtual Card\"pada aplikasi LIVINyang memungkinkan KKPdigunakan bahkan sebelum kartufisiknya diterima. BRImengklarifikasi bahwa fitur MassFund Transfer di aplikasi Qlolasudah tersedia dan siapdisosialisasikan kembali.Sementara itu, BTN telahmeluncurkan sistem CMS barubernama\"Bale Korpora\" denganberbagai fitur canggih, termasuke-Garansi dan proses lupa katasandi mandiri. Secara umum,semua bank sepakat bahwasosialisasi dan edukasi kepadaSatker perlu digiatkan secaralebih intensif dan proaktif.Mereka juga berkomitmen untukmemperbaiki alur komunikasi danmenunjuk PIC yang lebih responsifuntuk menangani keluhan.Kesepakatan dan Langkah TindakLanjutFGD ini berhasil merumuskanbeberapa kesepakatan konkretsebagai langkah maju. Salah satuyang utama adalah pembentukanGrup Percakapan (chat)Koordinasi yang melibatkanperwakilan Kanwil DJPb, KPPN, dantim dari masing-masing bankuntuk mempercepat eskalasi danpenyelesaian masalah.Seluruh bank juga berkomitmenuntuk melakukan sosialisasi ulangsecara rutin kepada satker, baikmengenai fitur yang ada maupunalur proses yang benar. Dari sisiteknis, beberapa bank akanmenyampaikan masukan untukpengembangan fitur, sepertimekanisme pelacakan (tracking)status pengajuan KKP oleh BRI daneskalasi isu End of Day (EOD) olehBTN.Sebagai penutup, seluruh pesertasepakat bahwa sinergi antararegulator (DJPb) dan operator(perbankan) adalah kunci untukmenyukseskan implementasitransaksi non-tunai di lingkunganpemerintah. Dengan komitmenbersama yang dihasilkan dari FGDini, diharapkan berbagai kendaladapat segera teratasi, sehinggatarget peningkatan volume dannilai transaksi cashless di JawaTimur dapat tercapai.
22Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaGANDENG 10 K/LSTRATEGISKanwil DJPb Jawa Timur Perkuat SinergiHadapi Akhir TahunAkhir tahun anggaran selalu menjadiperiode krusial dalam sikluspengelolaan keuangan negara.Tekanan untuk mengejar targetpenyerapan anggaran sering kaliberbenturan dengan risikoadministratif dan kendala teknis dilapangan. Menyadari tantangantersebut, Kantor Wilayah DirektoratJenderal Perbendaharaan (KanwilDJPb) Provinsi Jawa Timurmengambil langkah strategis denganmenggelar kegiatan\"EvaluasiPelaksanaan Anggaran (EPA)Triwulan IV 2025 dan KoordinasiPelaksanaan Akhir Tahun Anggaran2025\".Kegiatan yang diinisiasi oleh BidangPembinaan Pelaksanaan Anggaran I(PPA I) ini dilaksanakan selama duahari, yakni pada Rabu hingga Kamis,19-20 November 2025. Bertempat diRuang Kahuripan, Gedung KeuanganNegara Surabaya I, acara ini menjadiforum vital untuk memastikanoptimalisasi anggaran secaramenyeluruh dan tepat guna diwilayah Jawa Timur.Fokus pada Solusi dan MitigasiRisikoKepala Bidang PPA I, Wahidin, dalamsambutannya menegaskan bahwakegiatan ini bukan sekadar rutinitasadministratif. Tujuan utamanyaadalah problem solving ataspermasalahan teknis operasional(bottleneck) yang kerap muncul ditahapan eksekusi belanja.\"EPA mendukung spending yangberkualitas,\"ujar Wahidin dihadapan para peserta. Beliaumenekankan pentingnya sinergiantara Kanwil DJPb dan satuankerja (satker) untukmenyelesaikan kendala yangdihadapi demi menyukseskanakhir tahun anggaran 2025.Secara teknis, ruang lingkuppembahasan dalam EPA kali inisangat komprehensif. Materiyang dibedah mencakuplangkah-langkah strategis akhirtahun, seperti pendaftaran datakontrak, pengajuan SPMUP/GUP/TUP, hingga pengajuanSPM-LS baik yang kontraktualmaupun non-kontraktual keKPPN. Selain itu, isu-isu krusialseperti potensi pagu minusbelanja pegawai, proyeksicapaian output, hinggamonitoring tindak lanjut EPAtriwulan sebelumnya jugamenjadi bahasan utama.Pendekatan\"One-on-OneMeeting\"Berbeda dengan sosialisasiklasikal pada umumnya, EPATriwulan IV ini menggunakanmetode One-on-One Meeting.Pendekatan ini memungkinkaninteraksi yang lebih mendalamdan spesifik antara Tim KanwilDJPb Jawa Timur denganperwakilan satuan kerja.
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Warta23Peserta kegiatan ini merupakanpengelola keuangan dari 10Kementerian/Lembaga (K/L) strategisyang memiliki dampak signifikan diJawa Timur. Pada hari pertama(19/11), diskusi intensif dilakukanbersama perwakilan dariKementerian Pertahanan (MakodamV/BRW), Kementerian Agama(Kemenag Kota Surabaya), Polri(Satbrimob Polda Jatim),Kementerian Pekerjaan Umum (PJNWilayah I Jatim), KementerianPendidikan Tinggi, Sains, danTeknologi (LLDIKTI Wilayah VII), sertaKementerian Perhubungan (BTP KelasI Surabaya).Sementara pada hari kedua (20/11),giliran mitra kerja dari lembagapenegak hukum dan pelayananpublik yang hadir, meliputi KejaksaanRI (Kejati Jatim), Mahkamah Agung(PTA Surabaya), Kementerian Imigrasidan Pemasyarakatan (Kanim Kelas ITPI Tanjung Perak), KementerianKesehatan (BPAF Surabaya), sertaKementerian Perumahan danKawasan Permukiman (PKP ProvinsiJatim).Menuju\"Happy Ending\" TA 2025Kegiatan EPA Triwulan IV 2025 inimenghasilkan dua output utama.Pertama, terwujudnya peningkatankualitas pelaksanaan anggaranpada Satker di wilayah Jawa Timur.Kedua, diperolehnya data daninformasi akurat mengenai kinerjapelaksanaan anggaran Triwulan IIIdan rencana Triwulan IV sebagaibahan penyusunan Laporan EPAK/L Wilayah Jawa Timur.Dengan berakhirnya kegiatan ini,Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timuroptimis bahwa sinergi yangterbangun akan mampumeminimalkan retur, mencegahketidakserapan anggaran, danmemastikan setiap rupiah dariAPBN memberikan manfaat nyatabagi masyarakat Jawa Timur.Sesuai dengan harapanpenyelenggara, kegiatan inimenjadi modal kuat untukmenutup Tahun Anggaran 2025dengan catatan kinerja yanggemilang.Metode diskusi kelompok kecil initerbukti efektif. Para satker dapatberkonsultasi langsungmengenai data kontrak yangbelum tuntas (outstanding),kesesuaian Halaman III DIPAdengan realisasi, hingga strategimenjaga nilai Indikator KinerjaPelaksanaan Anggaran (IKPA)agar tidak tergelincir di triwulanterakhir.Efektivitas kegiatan ini tidakhanya terlihat dari antusiasmediskusi, tetapi juga terukur secarakuantitatif. Panitia penyelenggaramelakukan pretest dan postestuntuk mengukur pemahamanpeserta terkait regulasi dan teknisakhir tahun anggaran.Hasilnya sangat memuaskan.Rata-rata nilai pesertameningkat dari 86,26 pada saatpretest menjadi 96,97 saat posttest. Kenaikan inimengindikasikan bahwa materiyang disampaikan dapat diserapdengan baik dan diharapkandapat diaplikasikan langsung diunit kerja masing-masing.
Sajian Warta24Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Mengawal Transisi Belanja PemerintahMenuju Cashless Society yangBerintegritasBUKANSEKEDARALAT BAYARProvinsi Jawa Timur kembalimendapatkan kepercayaan strategisdari Kantor Pusat Direktorat JenderalPerbendaharaan (DJPb) sebagaisalah satu dari empat lokasi fokus(pilot project) untuk kegiatanMonitoring dan Evaluasi (Monev)Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah(KKP). Bersanding dengan ProvinsiKepulauan Riau, Papua, dan NusaTenggara Barat, Jawa Timurdianggap sebagai barometer krusialdalam mengukur keberhasilanimplementasi belanja negara yangmodern di Indonesia.Menindaklanjuti mandat strategistersebut, Kantor Wilayah DirektoratJenderal Perbendaharaan (KanwilDJPb) Provinsi Jawa Timur bergerakcepat dengan menyelenggarakankegiatan Monev secara luring di AulaMajapahit pada Kamis (27/11).Momentum pelaksanaan kegiatan inidinilai sangat tepat.Lebih jauh dari itu, KKP adalahsimbol modernisasi pengelolaankeuangan negara menuju eracashless society.Penggunaan KKP menawarkan duakeuntungan sekaligus yangseringkali dianggapberseberangan: fleksibilitas danakuntabilitas. Di satu sisi, KKPmemberikan keleluasaan bagisatker dalam memenuhikebutuhan operasional danperjalanan dinas secara cepattanpa harus menungguketersediaan uang tunai. Di sisi lain,instrumen ini menjamintransparansi dan integritas karenasetiap rupiah yang dibelanjakanmeninggalkan jejak audit digitalyang jelas (audit trail).Berada di penghujung TahunAnggaran 2025—di mana volumetransaksi belanja negarabiasanya mencapai puncaknya—kegiatan ini menjadi ajang krusialuntuk mengevaluasi efektivitasbelanja satuan kerja (Satker)sebelum memasuki masa sibukLangkah-Langkah Akhir Tahun(LLAT).Simbol Modernisasi MenujuCashless SocietyMembuka kegiatan tersebut,Kepala Kanwil DJPb Provinsi JawaTimur, Saiful Islam, memberikanpenekanan kuat pada urgensitransformasi sistempembayaran. Dalam arahannya,beliau menegaskan bahwa KKPtidak boleh lagi dipandangsebelah mata hanya sebagaialat bayar pengganti uangpersediaan tunai.
25Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaSinergi Tiga Pihak: Ajang\"Curhat\"SolutifKeistimewaan Monev kali ini terletakpada format diskusinya yangmempertemukan “Tiga Pilar” ekosistembelanja negara dalam satu meja: DJPbsebagai regulator dan fasilitator, satkersebagai pengguna (user), danHimpunan Bank Milik Negara (Himbara)serta Bank Syariah Indonesia (BSI)sebagai penyedia jasa perbankan.Kehadiran lengkap perwakilan BankMandiri, BRI, BNI, dan BSI menjadikesempatan emas yang tidak disiasiakan oleh para peserta. Forum yangdipandu oleh Kepala SubdirektoratPelaksanaan Anggaran III, KukuhSetiawan, berubah menjadi arenadiskusi yang hangat, terbuka, dansangat solutif. Para Satker didoronguntuk proaktif menyampaikan kendalateknis di lapangan yang selama inimungkin hanya dipendam sendiri atautidak tersampaikan ke pihak bank.Ada dua isu utama yang dibahasdalam diskusi tersebut. Pertama, terkaitkendala administratif akibat rotasipejabat. Perwakilan Biddokkes PoldaJawa Timur mengungkapkankeresahannya mengenai mandeknyatransaksi akibat proses penarikan kartulama dan penerbitan kartu baru yangmemakan waktu lama saat terjadipergantian pejabat perbendaharaan.Kedua, isu biaya tambahan atausurcharge yang dikeluhkan oleh BalaiDiklat Keagamaan Surabaya danbeberapa satker lainnya. Masihditemukannya merchant termasukpenyedia ATK dan elektronik besaryang membebankan biayaadministrasi kepada pembeli menjadidisinsentif bagi Satker untukmenggunakan KKP, padahalseharusnya biaya tersebut tidakdibebankan kepada negara.pihak perbankan berkomitmenuntuk menyusun daftar merchant(White List) yang telah memilikifasilitas EDC/QRIS dan patuhaturan (bebas surcharge). Daftarini nantinya akan disebarluaskankepada Satker sebagai referensibelanja yang aman dan nyaman.Sinergi Membangun ReboundPositifMenutup rangkaian kegiatan,Kanwil DJPb Jawa Timur kembalimenegaskan komitmennya dalammenjaga Zona Integritas WilayahBebas dari Korupsi (WBK) danWilayah Birokrasi Bersih danMelayani (WBBM). Seluruh layananyang diberikan oleh DJPb, termasukpendampingan dan penyelesaiankendala KKP ini, adalah layanantanpa biaya (Rp0,-).Melalui sinergi yang terbangundalam Monev ini, diharapkan grafikpenggunaan KKP di Jawa Timurakan mengalami rebound positif.Tidak hanya meningkat dari sisifrekuensi gesekan kartu, tetapi jugavolume transaksi yang signifikan.Dengan selesainya hambatanteknis dan administratif, JawaTimur siap menyongsong TahunAnggaran 2026 dengan tata kelolakeuangan yang lebih modern,transparan, dan akuntabel.Solusi Konkret dan KomitmenPerbankanTidak ingin diskusi berakhir tanpakonklusi, forum ini melahirkansolusi taktis yang harus segeradieksekusi mengingat urgensiakhir tahun. Menanggapi isurotasi pejabat, pihak perbankandan DJPb menyepakatimekanisme parallel processing.Artinya, proses pengajuan kartuuntuk pejabat baru dapatdilakukan beriringan denganproses penonaktifan kartu lama,sehingga tidak terjadikekosongan alat bayar yangmengganggu operasionallayanan.Terkait isu surcharge, pihakperbankan menegaskan bahwapembebanan biaya tambahankepada konsumen melanggarketentuan Bank Indonesia, karenabiaya layanan (MerchantDiscount Rate/MDR) sepenuhnyaadalah kewajiban merchant.Sebagai solusi jangka pendek,
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaOptimalisasi PenyaluranKUR di Jawa TimurDalam upaya mengakselerasipenyaluran Kredit Usaha Rakyat(KUR) dan memastikan programpemerintah ini tepat sasaran, KantorWilayah Direktorat JenderalPerbendaharaan (Kanwil DJPb)Provinsi Jawa Timur berkolaborasidengan Direktorat Sistem ManajemenInvestasi menggelar Focus GroupDiscussion (FGD) pada Selasa (18/11).Acara yang bertempat di AulaMajapahit, Surabaya, inimempertemukan para pemangkukepentingan utama, termasukperbankan penyalur KUR, sertaperwakilan Pemerintah Daerah(Pemda) dari berbagaikabupaten/kota di Jawa Timur. Fokusutama diskusi adalah implementasiModul Optimalisasi Data CalonDebitur (ODCD) Pemda sebagaisolusi strategis untuk mengatasiberbagai kendala dalam penyaluranKUR.26Sinergi Dit. SMI, Kanwil DJPb, Pemda, dan Perbankan AtasiHambatan Data Melalui Optimalisasi Modul ODCD U-FineBeberapa tantangan utama yangberhasil diidentifikasi antara lain:Kualitas dan KelengkapanData: Banyak data calondebitur yang diunggah ke SIKPbelum memenuhi standarminimal. Masalah umum yangditemukan meliputi alamatyang tidak lengkap, nomortelepon tidak aktif, hinggaNomor Induk Kependudukan(NIK) yang tidak valid. Kualitasdata yang rendah inimenyulitkan pihak perbankanuntuk melakukan verifikasi awal.Keterbatasan Akses danUmpan Balik: Sejumlahperwakilan Pemda, khususnyaDinas Koperasi dan UKM,mengeluhkan tidak memilikiakses langsung untukmengunggah atau memonitordata di SIKP. Kewenangan iniseringkali terpusat di BagianPerekonomian. Selain itu,Pemda tidak mendapatkanumpan balik yang terstrukturdari perbankan mengenaistatus pengajuan calon debitur,apakah sedang diproses,ditolak karena data tidak valid,atau ditolak karena analisiskredit.Kegiatan ini berangkat dari hasilmonitoring Sistem InformasiKredit Program (SIKP), yangmenunjukkan adanya hambatansignifikan: dari 1,88 juta datacalon debitur yang diunggahPemda, sekitar 572 ribu belummemperoleh pembiayaan. JawaTimur dipilih sebagai lokuspembahasan karena menjadiprovinsi dengan unggahan dataterbesar, sehingga menjadiindikator penting keberhasilanprogram nasional.Dalam sambutannya, KepalaKanwil DJPb Jawa Timur, SaifulIslam, menegaskan peranstrategis UMKM yangberkontribusi besar terhadapperekonomian, yakni 61,07% padaPDB nasional dan sekitar 57% diJawa Timur, sehinggakemudahan akses pembiayaanseperti KUR menjadi sangatkrusial.Mengurai Benang KusutPermasalahan DataNarasumber utama dariDirektorat Sistem ManajemenInvestasi, Taufik Harry Ramdani,memaparkan secara mendalamakar permasalahan yangmenghambat optimalisasi datacalon debitur.
27Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaKesenjangan Akses DataPerbankan: Proses verifikasi datacalon debitur dari Pemdaseringkali terpusat di kantor pusatbank penyalur. Akibatnya, kantorcabang di daerah memilikivisibilitas yang terbatas terhadapdata yang berasal dari wilayahkerja mereka, sehingga koordinasidengan Pemda setempat menjadikurang efektif.Isu Perlindungan Data Pribadi(PDP): Undang-undangmengenai kerahasiaan datapribadi menjadi perhatian serius.Diperlukan mekanismepersetujuan dari calon debitursebelum data mereka dapatdiproses lebih lanjut olehperbankan, yang menjaditantangan tersendiri bagi Pemda.Modul ODCD U-FinE sebagaiJembatan SolusiUntuk menjawab tantangan tersebut,Direktorat SMI memperkenalkanModul Optimalisasi Data CalonDebitur (ODCD) pada aplikasi U-FinE.Modul ini dirancang untuk berfungsisebagai \"jembatan\"yangmenghubungkan data dari SIKPdengan kantor cabang bankpenyalur.Melalui U-FinE, bank cabang dapatmengakses data calon debitur yangberasal dari Pemda di wilayahnya,melakukan validasi awal, danmemberikan pembaruan statussecara terstruktur. Status tersebutmencakup\"Masih Proses,\" \"Gagal -Data Tidak Valid,\" \"Gagal - AnalisaKredit,\" hingga\"Lolos KUR.\" Umpanbalik ini kemudian akan diteruskankembali ke Pemda melalui KanwilDJPb, sehingga Pemda dapat segeramelakukan perbaikan data ataumemberikan pendampingan lebihlanjut kepada UMKM yang belumlolos.Di pihak perbankan, Bank Jatimmenyatakan kesiapannya untukmenjadi piloting pengguna modulU-FinE. Sementara itu, BankHimbara dan BSI menyambut baiksolusi ini dan menunggu koordinasiteknis lebih lanjut.Kegiatan ini menjadi langkah awalyang signifikan untuk membangunekosistem penyaluran KUR yanglebih transparan, efisien, danakuntabel. Dengan sinergi yanglebih erat antara pemerintahpusat, pemerintah daerah, danlembaga keuangan, diharapkanmanfaat KUR dapat dirasakan lebihcepat dan lebih luas olehmasyarakat, yang pada akhirnyaakan mengakselerasipertumbuhan ekonomi daerah dannasional.Komitmen dan Langkah Konkretke DepanFGD ini menghasilkan beberapakesimpulan dan rekomendasikonkret yang disepakati bersamaoleh seluruh peserta. Kanwil DJPbProvinsi Jawa Timur berkomitmenuntuk memfasilitasi pemberianakses registrasi user SIKP kepadaDinas Koperasi dan UKM yangrelevan melalui platformdigit.kemenkeu.go.id denganakun individual.Dari sisi Pemda, terdapatkomitmen kuat untukmemperbaiki kualitas data.Langkah-langkah yang akandiambil antara lain menetapkanstandar template data UMKMdengan kolom isian wajib,melakukan verifikasi dan validasi(V&V) sebelum data diunggah,serta menyertakan suratpernyataan persetujuan daricalon debitur. Selain itu, akandibentuk Tim Data UMKM lintasOPD untuk menjaga sinkronisasidan kualitas data.
Hari AntiKorupsi SeduniaBangun Integritas, Lawan Korupsi!9 Desember 2025Apa Itu Korupsi?Korupsi adalah tindakan penyalahgunaankekuasaan, jabatan, atau wewenang yangdipercayakan kepada seseorang untukmemperoleh keuntungan pribadi ataukelompok tertentu. Perbuatan ini merugikankeuangan negara, merusak keadilan sosial,serta menghambat kesejahteraan danpembangunan masyarakat secara luas.Dampak KorupsiKorupsi merusak kehidupan masyarakatdan negara. Anggaran publikdisalahgunakan, pembangunanterhambat, dan kepercayaan rakyatperlahan hilang. Ketidakadilan punmuncul, sementara kesejahteraanmasyarakat semakin sulit tercapai.Bentuk TindakanKorupsiSuapPemberian uang atau fasilitas untukmempengaruhi keputusan demi kepentinganpribadi.GratifikasiPemberian hadiah atau keuntungan yangberpotensi memengaruhi integritas pejabat.Penyalahgunaan JabatanPemanfaatan kekuasaan untuk keuntungan dirisendiri atau kelompok tertentu.Mark-up AnggaranPenggelembungan biaya proyek yang merugikankeuangan negara.NepotismePemberian jabatan atau fasilitas berdasarkankedekatan, bukan kemampuan.Peran KitaKejujuran dalam hal kecil adalahlangkah awal melawan korupsi.Dengan menjaga integritas, kitamembantu menciptakanlingkungan yang lebih bersihdan adil.
29Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaMengukur Dampak NyataPembiayaan UmiKanwil DJPb Jawa Timur Gali Data Langsung dariPelaku Usaha Mikro di Gresikdan debitur dengan masa akadantara tiga hingga dua belasbulan. Metode pemilihan inibertujuan untuk mendapatkangambaran komprehensifmengenai dampak pembiayaandalam fase awal maupun fasepertumbuhan usaha.Suasana di ruang rapat PNMKebomas berlangsung lancar danpenuh kehangatan. Para ibu pelakuusaha yang menjadi respondenmenunjukkan antusiasme yangtinggi dalam menjawab setiappertanyaan yang diajukan. Dialogyang terjalin bukan sekadar sesitanya jawab formal, melainkansebuah forum untuk berbagi cerita,tantangan, dan harapan. Timsurvei tidak hanya menggali datakuantitatif, tetapi jugamendengarkan secara saksamakisah perjuangan mereka dalammerintis dan mengembangkanusaha, mulai dari berjualanmakanan ringan, kerajinan tangan,hingga jasa laundry skalarumahan.Dipimpin oleh Kepala SeksiPembinaan PelaksanaanAnggaran II-A, FerdySukmadianto, tim dari KanwilDJPb Jawa Timur berkolaborasierat dengan manajemen PNMGresik. Keterlibatan mahasiswamagang dari UniversitasAirlangga (UNAIR) jugamemberikan warna tersendiri,menciptakan sinergi antaradunia akademis dan praktikpemerintahan.Dialog Mendalam dengan 15Perempuan TangguhFokus utama dari kegiatan iniadalah wawancara mendalamdengan 15 orang debitur UMiterpilih dari wilayah Gresik. Pararesponden ini merupakanrepresentasi pelaku usaha ultramikro yang usahanya sedangdalam tahap berkembang.Mereka terbagi dalam duakelompok sampel strategis:debitur yang akadpembiayaannya kurang dari tigabulanSebagai wujud nyata kehadirannegara dalam memajukanperekonomian rakyat, Kantor WilayahDirektorat Jenderal Perbendaharaan(Kanwil DJPb) Provinsi Jawa Timurmenyelenggarakan kegiatan pentingbertajuk \"Survei Nilai KeekonomianDebitur (NKD) pada Pembiayaan UltraMikro (UMi) Tahun 2025\". Acara yangberfokus untuk memotret dampaklangsung program pemerintah inidigelar secara tatap muka di RuangRapat PT Permodalan NasionalMadani (PNM) Area WilayahKebomas, Gresik, pada Rabu (12/11).Kegiatan ini merupakan bagian dariprogram monitoring nasional yangdiinisiasi oleh Pusat InvestasiPemerintah (PIP) KementerianKeuangan. Sesuai dengan Nota DinasDirektur Utama PIP nomor ND215/IP/2025, survei ini dilaksanakanserentak di seluruh Indonesia untukmengukur sejauh mana pembiayaanUMi berhasil meningkatkan nilaikeekonomian para debitur, yangnotabene adalah tulang punggungekonomi kerakyatan.
Sajian Warta30Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Keberhasilan acara ini tidak lepasdari kolaborasi yang solid denganPT PNM Area Wilayah Kebomas,Gresik. Sebagai lembaga penyalurpembiayaan UMi di gardaterdepan, PNM memainkan perankrusial dalam memfasilitasipertemuan dan memastikankehadiran para debitur. Sinergiyang terjalin dengan baik inimenjadi kunci untuk mendapatkandata yang akurat dan valid.Hasil dari survei NKD UMi di Gresik,bersama dengan data dari seluruhIndonesia, akan menjadi bahanevaluasi yang sangat berhargabagi pemerintah. Data ini akandigunakan PIP untuk menyusunrekomendasi kebijakan,memperbaiki mekanismepenyaluran, dan meningkatkanefektivitas program pembiayaanUMi di masa mendatang.Pada akhirnya, kegiatan di Gresikini menegaskan bahwapemantauan program pemerintahtidak cukup hanya dari balik meja.Dengan turun langsung kelapangan, pemerintah dapatmengukur dampak secara lebihakurat, menjalin sinergi denganmitra strategis, dan yangterpenting, menunjukkankepedulian nyata kepadamasyarakat, memastikan programUMi terus bergulir danmemberdayakan lebih banyak lagiusaha ultra mikro di seluruhpelosok negeri.Apresiasi dan Penguatan SinergiSebagai bentuk apresiasi ataswaktu dan partisipasi aktif pararesponden, Kanwil DJPb JawaTimur memberikan paket berupasembako kepada setiap debituryang hadir. Bantuan simbolis inidisambut dengan senyum danrasa terima kasih, mempererathubungan emosional antarapemerintah dan masyarakatyang dilayaninya.Ferdy Sukmadianto dalampembukaannya menyampaikanbahwa kegiatan ini lebih dari sekadarpengumpulan data.\"Ini adalahsarana bagi kami untuk dapatmelihat langsung wajah-wajahpenerima manfaat programpemerintah. Kami ingin memastikanbahwa setiap rupiah negara yangdisalurkan melalui pembiayaan UMibenar-benar membawa perubahanpositif dan berkelanjutan bagikeluarga dan masyarakat,\".
Sajian Warta31Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Stabilitas Tetap Terjaga,Kesiapsiagaan Menghadapi Risiko Global DiperkuatMedia Briefing KSSK Triwulan IV 2025yang menandakan stabilitas hargamasih terjaga dengan baik. Kedepan, BI memproyeksikanperekonomian Jawa Timur tumbuhpada kisaran 4,7–5,5% di tahun2025 dengan inflasi tetap terjagapada 2,5 ±1%.OJK: Pasar Modal Menguat, AksesUMKM DiperluasKepala Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Jawa Timur, Yunita Linda Sari,melaporkan perkembangan positifsektor pasar modal sepanjang2025. Tercatat 58 perusahaanmelakukan IPO dengan totalpenghimpunan dana mencapai Rp15,15 triliun, sementara transaksiinvestor menunjukkan net buysebesar Rp 4,06 triliun. Jumlahinvestor reksa dana juga tumbuhsignifikan, meningkat 60,37% yearon-year dengan nilai NABmencapai Rp 637,71 triliun per 6November 2025.Sektor konsumsi rumah tanggamasih menjadi penopang utamadengan kontribusi lebih dari 60%terhadap pembentukan PDRB.Tren belanja masyarakat punterus meningkat, khususnyauntuk perlengkapan rumahtangga, produk hobi, dan sektorrekreasi.Dari sisi eksternal, kinerja eksporJawa Timur sedikit melambat,namun masih menunjukkanpertumbuhan positif. Komoditasunggulan seperti minyak danlemak, kayu, produk kimia,tembaga, tembakau, kakao, sertahasil laut tetap menjadi andalanekspor daerahInflasi Jawa Timur tercatat 2,69%,lebih rendah dibandingkan inflasinasional sebesar 2,86%,Media Briefing Komite StabilitasSistem Keuangan (KSSK) Triwulan IVTahun 2025 kembali digelar diSurabaya sebagai forum koordinasidan penyampaian kondisi terkiniperekonomian, stabilitas sistemkeuangan, serta kebijakan fiskal diwilayah Jawa Timur. Acara yangdihadiri oleh seluruh anggota KSSKJawa Timur ini memberikangambaran komprehensif mengenaiperkembangan ekonomi regionaljelang akhir tahun 2025, sekaligusarah kebijakan untuk memasukitahun 2026.Bank Indonesia: Kinerja EkonomiJawa Timur Stabil dan Tetap TerjagaKepala Bank Indonesia Jawa Timur,Ibrahim, menyampaikan bahwaperekonomian Jawa Timurmenunjukkan resiliensi yang kuat ditengah dinamika global.
Sajian Warta32Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Saiful juga menyampaikangambaran Rancangan APBN 2026,di mana pemerintah menargetkanpertumbuhan ekonomi nasionalsebesar 5,4% dengan asumsi nilaitukar Rp16.500 per dolar AS.Isu Pengawasan Impor: KlarifikasiBea CukaiDalam sesi tanya jawab, munculisu penemuan ketidaksesuaiannilai barang impor yang ditemukansaat sidak oleh Menteri Keuangan,Purbaya, di mana terdapat barangyang dilaporkan bernilai hanya US$7 padahal dipasarkan hinggaRp40–50 juta.Kepala Kanwil Bea dan Cukai JawaTimur I, Untung Basuki, menjelaskanbahwa proses pemeriksaan telahmengikuti risk management.Barang dimaksud masuk jalurmerah sehingga wajib diperiksafisiknya. Bea Cukai jugamenegaskan bahwa deklarasi nilaibarang sepenuhnya berdasarkanself-assessment importir, sehinggakoreksi wajib dilakukan ketikaditemukan nilai yang tidak sesuai.Penurunan ini dipengaruhi olehperubahan kebijakan pemusatanpembayaran pajak perusahaan,implementasi Coretax yangbelum optimal, penurunanproduksi rokok, serta serapananggaran daerah yang menurun.Program Prioritas Pemerintah:MBG, Koperasi Merah Putih, danSekolah RakyatKepala Kanwil DJPb Jawa Timur,Saiful Islam, menyampaikanperkembangan sejumlahprogram prioritas nasional.Program Makan Bergizi Gratis(MBG) mencatat realisasi sangatbaik dengan 5.265.513 penerimamanfaat, menjadikan Jawa Timursebagai provinsi dengan capaiantertinggi ketiga di Indonesia.Selain itu, perkembanganKoperasi Merah Putihmenunjukkan 3.661 gerai telahmemperoleh pembiayaan daribank Himbara dan BSI.Sementara itu, Program SekolahRakyat telah membentuk 26sekolah dari target 45 sekolahyang direncanakan.OJK juga menyoroti hadirnya POJK19/2025, yang memberikan aksespembiayaan lebih mudah bagiUMKM, sebagai komitmen regulatordalam memperkuat struktur ekonomikerakyatan.LPS: Inklusi Keuangan danKepercayaan Publik Jadi FokusDari perspektif penjaminansimpanan, Kepala Lembaga PenjaminSimpanan (LPS) Wilayah II, BambangS. Hidayat, menegaskan bahwa LPSterus memastikan pembayaran klaimdapat dilakukan dengan cepat.Hingga saat ini, total klaimpenjaminan yang telah ditetapkanmencapai Rp327 miliar.LPS juga menyoroti tantangan inklusikeuangan. Berdasarkan analisismereka, terdapat 51 juta pendudukIndonesia yang belum memilikirekening bank. Karena itu, LPSmemberi perhatian khusus padapeningkatan literasi keuangan dibeberapa wilayah Jawa Timur sepertiPonorogo, Tulungagung, danPamekasan.Kemenkeu Satu Jatim: Surplus APBNdan Tantangan Penerimaan PajakSementara itu, Kepala PerwakilanKemenkeu Satu Jawa Timur, DudungRudi Hendratna, menjelaskanperkembangan APBN hingga TriwulanIII 2025. Pendapatan negara di JawaTimur mencapai Rp 180,63 triliun,sedangkan belanja negara sebesarRp 92,09 triliun, sehingga terdapatsurplus Rp 88,54 triliun.Transfer ke daerah meningkat 0,38%,terutama dari Dana Bagi Hasil danDana Alokasi Umum. Meski demikian,Dana Alokasi Khusus Fisik turun tajamsebesar 81,76%. Sejumlah jenis pajakjuga menunjukkan kontraksi,misalnya PPN dalam negeri (-21,7%)dan PPh 21 (-36,8%).
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian WartaSinergi Lintas Sektor di BanyuwangiMengawal Efektivitas Dana FLPP untukKesejahteraan Rakyatperumahan subsidi di Banyuwangi:Perumahan Sonas Klatak Raya, AdiMas Sobo Regency, Diamond 2, danGraha Pesona. Tim gabungansecara langsung memotret kondisiriil hunian dan menyerap aspirasidari para debitur sertapengembang.Secara umum, hasil kunjunganmenunjukkan bahwa Prasarana,Sarana, dan Utilitas Umum (PSU)dasar seperti jalan conblock,drainase, serta akses listrik dan airbersih telah tersedia dengan baik.Namun, beberapa temuan menjadicatatan penting. Di beberapalokasi, fasilitas sosial seperti rumahibadah, taman bermain, danPendidikan Anak Usia Dini (PAUD)belum terbangun meskipunlahannya sudah disiapkan.33Hadir dalam kegiatan iniperwakilan dari berbagai instansipemerintah pusat sepertiKementerian Keuangan (DJP danDJKN), Kementerian PekerjaanUmum dan Perumahan (PKP),dan PT Sarana MultigriyaFinansial (SMF). Turutberpartisipasi pula PemerintahKabupaten Banyuwangi, jajaranbank penyalur seperti Bank BTN,Bank BTN Syariah, Bank BRI, danBank Jatim Syariah, serta parapengembang yang tergabungdalam Real Estate Indonesia (REI)dan Apersi.Potret Lapangan: AntaraKemajuan dan TantanganAgenda hari pertama, 6November 2025, difokuskan padakunjungan lapangan ke empatlokasiDalam upaya memastikan danaAnggaran Pendapatan dan BelanjaNegara (APBN) termanfaatkan secaraoptimal, Kantor Wilayah DirektoratJenderal Perbendaharaan (KanwilDJPb) Provinsi Jawa Timur bersamaBadan Pengelola TabunganPerumahan Rakyat (BP Tapera)menggelar acara\"KunjunganLapangan dan Sharing SessionMonitoring Kinerja dan Evaluasi atasPenggunaan Dana BUN\". Kegiatanyang berfokus pada programFasilitas Likuiditas PembiayaanPerumahan (FLPP) inidiselenggarakan selama dua hari, 6-7 November 2025, di Kokoon Hotel,Banyuwangi. Acara ini menjadi forumstrategis yang mempertemukanseluruh pemangku kepentingandalam ekosistem pembiayaanperumahan.
Sajian Warta34Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Sebagai puncak acara, seluruhmasukan dirangkum menjadirekomendasi konkret yangditujukan bagi setiap pemangkukepentingan.1.Untuk Pemerintah Pusat danDaerah: Mendorongharmonisasi regulasi, terutamaterkait penyederhanaan PBGdan solusi tata ruang untuklahan LSD. Selain itu, kebijakanfiskal seperti pembebasan BeaPerolehan Hak atas Tanah danBangunan (BPHTB) perluditerapkan secara seragamdan jelas.2.Untuk BP Tapera: Terusmengoptimalisasi layanandigital, meningkatkanpengawasan terhadap kualitasbangunan, serta bersama bankdan pengembang mendorongagar rumah yang telah dibelisegera dihuni.3.Untuk Bank Penyalur:Mempercepat proses verifikasidokumen, meningkatkanedukasi literasi keuangankepada calon debitur, danmengusulkan kebijakanverifikasi yang lebih fleksibeluntuk debitur dengan catatankredit macet bernominal kecil.Untuk Pengembang: Berkomitmenmenjaga kualitas bangunan sesuaistandar, memastikan kelengkapanfasilitas umum dan sosial, sertaberkoordinasi aktif denganperbankan dan pemerintahdaerah. Kegiatan monitoring danevaluasi di Banyuwangi inimenegaskan kembali bahwaprogram FLPP telah berjalan baikdan memberikan dampak positif.Namun, untuk mencapai potensimaksimalnya, kolaborasi yang erat,harmonisasi regulasi, dankomunikasi yang rutin adalahkunci. Komitmen bersama yangterbangun dalam forum inimenjadi modal penting untuk terusmenyediakan hunian yang layakdan terjangkau bagi masyarakatIndonesia.Dari sisi pengembang, isu utamayang mengemuka adalahkompleksitas perizinan. ProsesPersetujuan Bangunan Gedung(PBG) yang dianggap rumit danlama, serta konflik regulasi terkaitLahan Sawah Dilindungi (LSD)menjadi kendala serius dalampembebasan lahan.Pemerintah Daerah Banyuwangimengakui adanya tantangansinkronisasi aturan antarkementerian. Namun, merekajuga telah mengambil langkahproaktif dengan menerbitkanPeraturan Bupati (Perbup) untukpembebasan Pajak Bumi danBangunan (PBB) bagi 1.560 unitrumah subsidi.Dari sisi perbankan, tantanganverifikasi calon debitur yangmemiliki riwayat kredit kurangbaik di Sistem Layanan InformasiKeuangan (SLIK) OJK menjadisorotan, meskipun sebagianbesar hanya terkait pinjamanbernominal kecil. Sementara itu,dari sisi ekonomi, ketidaksesuaianantara plafon harga jual rumahFLPP dengan kenaikan biayaproduksi, terutama harga lahandan material, menjadi perhatianserius.Rekomendasi dan KomitmenBersama untuk Masa DepanSelain itu, tim juga menemukansejumlah unit rumah yang telahdiakad kredit namun belum dihunioleh pemiliknya lebih dari satu tahun,sebuah isu yang perlu didalami lebihlanjut untuk memastikan programtepat sasaran.Dialog Konstruktif untuk SolusiKomprehensifHari kedua, 7 November 2025,dilanjutkan dengan sharing sessionyang dibuka secara resmi oleh DeputiKomisioner Bidang Pemupukan DanaBP Tapera, Doddy Bursman. Dalamsambutannya, beliau menekankanvitalnya sinergi dan koordinasi untukmemastikan penyaluran dana FLPPyang efektif dan berdampakmaksimal bagi MasyarakatBerpenghasilan Rendah (MBR).Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur, SaifulIslam, memaparkan data realisasiprogram yang menggembirakan.Hingga 6 November 2025, penyaluranFLPP di Jawa Timur telah mencapai14.000 unit dengan nilai Rp1,66 triliun.\"Hasil survei kami menunjukkanmayoritas debitur, sekitar 85-90%,memahami manfaat program danlebih dari 90% menyatakan puas,\"ujarnya.Meskipun demikian, forum dialoginteraktif ini tidak menutup mataterhadap berbagai tantangansistemik yang masih menghambatoptimalisasi program.
SelamatHari Ibu22 Desember 2025
King Kong HillKabupaten Pasuruan
38Sate AyamPonorogoWarisan Kuliner Nusantara yang MenduniaBuletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Khas
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian KhasIndonesia dikenal sebagai negaradengan kekayaan kuliner yang luarbiasa, salah satunya adalah sate.Dari sekian banyak varian sateyang tersebar di Nusantara, SateAyam Ponorogo menempati posisiistimewa. Hidangan khasKabupaten Ponorogo, Jawa Timurini bukan sekadar makanan,melainkan representasi budayadan cita rasa yang telah diwariskanturun-temurun.Sate Ayam Ponorogo memilikisejarah panjang yang berakarpada tradisi masyarakat Ponorogo.Berbeda dengan sate ayam padaumumnya, potongan daging ayampada sate ini diiris tipismemanjang, bukan berbentukdadu. Teknik pengirisan inimembuat bumbu meresapsempurna ke dalam serat daging,menghasilkan tekstur yang lembutdan rasa yang kaya.Keunikan lainnya terletak padaproses marinasi. Daging ayamdirendam dalam bumbu rempahyang terdiri dari bawang merah,bawang putih, ketumbar, kemiri,dan sedikit gula merah. Prosesperendaman dilakukan selamabeberapa jam agar cita rasabumbu benar-benar meresap.Setelah itu, sate dibakar di atasbara api dengan olesan kecapmanis dan minyak kelapa,menciptakan aroma khas yangmenggugah selera.Sate Ayam Ponorogo disajikandengan bumbu kacang yangberbeda dari Sate Madura atausate lainnya. Bumbu kacang padasate ini lebih halus, tidak terlalukental, dan memiliki rasa manisgurih yang seimbang. Selain itu,penyajiannya dilengkapi denganlontong atau nasi, irisan bawangmerah, dan cabai rawit segarsebagai pelengkap.Hal yang menarik, beberapapenjual sate Ponorogo jugamenambahkan sedikit parutankelapa pada bumbu kacanguntuk memberikan aroma danrasa yang lebih kaya. Kombinasiini menjadikan sate Ponorogomemiliki karakter rasa yang unikdan sulit ditandingi.Sate Ayam Ponorogo bukanhanya sekadar kuliner, tetapijuga bagian dari identitasbudaya masyarakat Ponorogo.Hidangan ini sering hadir dalamacara adat, perayaan, danfestival daerah. Bahkan, SatePonorogo telah menjadi dayatarik wisata kuliner yang mampumeningkatkan perekonomianlokal. Banyak wisatawandomestik maupunmancanegara yang datang kePonorogo untuk mencicipikelezatan sate ini langsung daritempat asalnya.Sate Ayam Ponorogo adalahbukti nyata bahwa kulinertradisional Indonesia memilikidaya tarik yang mendunia.Dengan keunikan teknikpengolahan, cita rasa autentik,dan nilai budaya yang melekat,sate ini layak dilestarikan dandiperkenalkan lebih luas. Bagipecinta kuliner, mencicipi SateAyam Ponorogo bukan hanyasoal rasa, tetapi jugapengalaman budaya yang takternilai.39
Rasanya tidak cukup waktu untuk menikmati wisata di Kawasan Malang Raya dansekitarnya. Mulai Kota Malang dengan wisata belanja, sebelah timur dan barat yangmenawarkan alam pegunungan yang asri, hingga ke selatan di mana banyak pantai. Belumlagi wisata budaya, dimana sebagai wilayah yang dulunya merupakan salah satu pusatkerajaan menawarkan puluhan situs bersejarah berikut peninggalan berupa candi.Kab.MalangKab.MalangSajian Khas40Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Di AntaraKarangdan HutanM ENYUSUR I KE INDAHAN PANTAIKONDANG M E RAK
Sajian Khas41Buletin East Java Treasury Edisi November 2025Fasilitas di pantai terusberkembang tetapi masihmempertahankan nuansa alami.Di sekitar area telah tersedia areaparkir yang cukup luas, warungwarung makan sederhana yangmenyajikan aneka seafood segar,toilet umum, mushola kecil, sertabeberapa gazebo dan spotberteduh. Bagi yang inginbermalam di tepi pantai, adabeberapa homestay ataupenginapan sederhana di desaterdekat, dan area camping kecilyang disewakan untuk tenda.Bagi Anda yang ingin menikmatilaut dengan cara yang berbeda,mencoba melihat terumbukarang di tempat yang dangkalatau snorkeling dapat menjadipilihan.Kabupaten Malang di mana sisiselatannya menghadap ke SamuderaHindia menjadikan garis pantainyatempat yang dipenuhi puluhan pantai,yang banyak menjadi destinasi wisata.Salah satunya adalah pantai KondangMerak. Pasir lembut berwarna putih, airlaut yang jernih dengan gradasi biruhijau, serta gugusan karang kecil yangmenyerupai pulau mini di kejauhan.Garis pantainya yang dengan panjangsekitar beberapa ratus meter memberiruang luas bagi pengunjung untukbersantai, bermain pasir, atau sekadarmenikmati suasana. Berada dikawasan hutan lindungmengakibatkan kawasan sekitarpantai relatif terjaga.Nama\"Kondang Merak\" diambil darikata kondang yang berarti muaratempat bertemunya air tawar dan airlaut, serta merak karena konon dahuluburung merak sering singgah untukminum di muara ini. Akses dan rutemenuju pantai relatif mudah bagiyang datang dari Malang atauSurabaya. Lokasinya berada di DesaSumberbening, Kecamatan Bantur,Kabupaten Malang—sekitar 60–70 kmdari pusat Kota Malang, memakanwaktu berkendara 2–3 jam tergantungkondisi lalu lintas. Dari Kota Malangpengunjung umumnya mengambilrute menuju Kepanjen atau Turen lalumelanjutkan ke arah selatan menujuKecamatan Bantur.pengunjung dapat berjalan diantara karang-karang tersebutsambil melihat kehidupan biotalaut kecil seperti bintang laut,kepiting, dan ikan-ikan. Suaradeburan ombak yang bersahutsahutan dengan kicauan burunghutan membuat pantai ini cocokbagi anda yang menginginkanpantai yang tidak terlalu ramai.Sebagian pengunjung yang ingin‘kabur’ dari rutinitas, pantaiKondang Merak dapat menjaditempat camping. Adanya areacamping ground berikut fasilitaslainnya akan memudahkan Andamenyiapkan tenda maupuncampervan. Kesempatan untukmenikmati sunset dan sunrise dipantai menjadi salah satukelebihan jika anda menginap diPantai Kondang Merak ini.Sekaligus jika waktumemungkinkan, Anda juga bisamengunjungi destinasi wisata lainyang terletak tidak terlalu jauh.Pantai Kondang Merakmenawarkan perpaduan pesonaalam yang tenang, panorama lautyang bersih, dan pengalamankuliner laut yang autentik—sempurna bagi yang mencarisuasana pantai yang lebih santaidaripada destinasi popular.Tentunya dengan memperhatikankondisi cuaca, pastikan lautsedang tenang dan tidak dalamkeadaan pasang. Ada baiknya jugauntuk menggunakan sepatukhusus atau alas kaki untukmenghindari karang yang tajamsaat melakukan snorkeling. Untukitu, dihimbau untuk tidak berenangdi kawasan saat puncak musimhujan atau pancaroba yangmengakibatkan hujan tidakmenentu. Pantai ini juga terkenaldengan gugusan batu karangbesar yang menjorok ke laut,menciptakan pemandangandramatis yang memikat. Saat airlaut surut,
BLACKFORESTBLACKFORESTJejak Sejarah DalamSSeeppoottoonngg KKuueeBuletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Khas42
Seiring waktu, Black Forest tidakberhenti berevolusi. Inovasi baruseperti Black Forest mousse cup,Black Forest gelato, latte ataufrappe bertema Black Forest,hingga jar cake yang ringkas untukdibawa pergi. Tidak hanya itu, adajuga versi vegan, gluten-free,maupun alcohol-free. Meskidengan tampilan yang berbeda,semua kreasi ini tetapmerepresentasikan inti rasa BlackForest tanpa mengubah identitasaslinya.Pada akhirnya, Black Forest bukanhanya kue berlapis krim, melainkanbagian dari sejarah kuliner Jermanyang terus hidup melalui berbagaiadaptasi di seluruh dunia termasukIndonesia.Ciri khas Black Forest tradisionalterletak pada bahan-bahanutamanya. Yang paling pentingadalah Kirschwasser, penyulinganceri khas Schwarzwald. Daerah inimemang dikenal sebagai penghasilceri berkualitas tinggi danmelimpah, sehingga masyarakatsetempat menjadikannya bahandasar yang sangat berharga. Bagimasyarakat setempat, Kirschwasserbukan hanya sekedar bahanpelengkap, tetapi hampir menjadibagian dari identitas kuliner yangsudah melekat. Aroma kuat namunelegan dari minuman inimemberikan pengalaman rasayang tidak dapat ditiru bahan lain.Black Forest memiliki jejak panjangdalam tradisi kuliner Jerman, jauhsebelum kue ini popular di berbagainegara. Akar kisahnya berawal dariwilayah Schwarzwald yang terletakdi Jerman bagian barat daya,tepatnya di negara bagian BadenWürttemberg, daerah hutan gelapdengan hasil panen cerinya yangmelimpah. Dari sinilahSchwarzwälder Kirschtorte lahir danmenjadi salah satu kue paling ikonikdan terkenal di JermanLapisan coklat gelap, krim, dan ceriasam kemudian menyempurnakanrasa kue. Setiap lapisnyamenghadirkan identitas dan rasaunik yang jarang ditemui dipencuci mulut lainnya. Hal inilahyang membuatnya dinobatkansebagai salah satu kue palingpopular dan best seller di Jerman.Black Forest biasanya disajikandalam tradisi minum kopi sore khasJerman, sebuah kebiasaanmengapresiasi waktu istirahatdengan kue dan percakapanhangat.Selain bahan dan rasanya, adakisah menarik mengenai bentukkue ini. Ada pendapat yangmengatakan bahwa tampilannyaterinspirasi dari Bollenhut, topitradisional perempuan khasSchwarzwald yang dihiasi bolabola merah cerah. Meskipun tidakbisa dipastikan sepenuhnya, kisahini sering diulang dalam narasisejarah karena memperlihatkanseberapa dalam kue ini terikandengan budaya setempat.Ketika Black Forest menyebar kepenjuru dunia, versi-versi barupun bermunculan. Banyak versiinternasional menghilangkanKirschwasser sehingga rasanyasedikit berubah, lebih manis dantidak sekompleks versi aslinyadan sudah disesuaikan denganpreferensi budaya masingmasing.Saat masuk ke Indonesia padaera tahun 1980-an, Black Forestmengalami adaptasi besar. Kueini diperkenalkan oleh bakeryyang terinspirasi gaya Eropa,namun dengan cepat disesuaikandengan selera lokal. Alkoholdihilangkan sepenuhnya, krimdibuat lebih tebal, rasa dibuat lebihmanis, dan hiasan ceri merahterang menjadi ciri khaspenampilannya. Versi Indonesiaakhirnya berkembang menjadi kueperayaan yang sangat populer,terutama dalam acara hari ulangtahun dan momen keluargaBuletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Khas43
Atomic Habits adalah buku pengembangandiri yang membahas bagaimana perubahankecil, jika dilakukan secara konsisten, dapatmenghasilkan transformasi besar dalamhidup. James Clear menawarkanpendekatan praktis yang sangat aplikatif,bukan teori tinggi, tetapi langkah kecil yangbisa dilakukan siapa saja mulai hari ini.Sistem Lebih Penting dariTujuanKonsep Utama: PerubahanKecil = Dampak BesarJudul: Atomic HabitsPenulis: James ClearPenerbit: PT GramediaPustaka Utama, JakartaISBN: 978-602-06-3317-6James Clear (Penulis)Honest ReviewInti buku ini adalah gagasan bahwakebiasaan kecil (atomic habits) bisamembawa kita ke arah yang benaratau salah. Jika kita memperbaiki diri1% setiap hari, hasilnya akan berlipatganda dalam jangka panjang. Bukuini menekankan bahwa progres keciltidak boleh diremehkan.Clear mengingatkan pembaca bahwa\"Kita tidak naik ke level tujuan kita.Kita jatuh ke level sistem kita.\" Artinya,yang membuat seseorang berhasilbukan sekadar punya target besar,tetapi memiliki sistem kebiasaan yangmendukung target itu. Tanpa sistem,tujuan hanya tetap menjadi harapan.Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Khas44
Contoh Nyata &Strategi PraktisIdentitas adalah PondasiHonest ReviewBuku ini penuh contoh dariatlet, perusahaan besar,hingga kisah pribadi Clearsendiri setelah mengalamicedera berat. Setiap babmemberikan strategi yangmudah diterapkan, seperti:Habit stacking(menggabungkankebiasaan baru dengankebiasaan lama)Environment design(mendesain lingkunganagar kebiasaan baiklebih mudah dilakukan)Two-minute rule (mulaikebiasaan hanya denganversi 2 menit)Sistem pelacakankebiasaan (habit tracker).Empat Langkah Pembentukan KebiasaanBuku ini membagi prosesmembangun dan mengubahkebiasaan ke dalam 4komponen utama:Cue (Petunjuk)Craving (Gairah)Response (Tanggapan)Reward (Ganjaran)1.Make it obvious: buat kebiasaanterlihat jelas.2.Make it attractive: buat kebiasaanterasa menyenangkan.3.Make it easy: permudahlangkahnya.4.Make it satisfying: buat ujungnyaterasa memuaskan.Untuk membangun kebiasaan baik,Clear memberikan 4 Laws ofBehavior Change:Bagian paling kuat dari buku ini adalahkonsep identity-based habits. Alih-alihbertanya \"Apa yang ingin aku capai?\",Clear menyarankan bertanya \"Aku inginmenjadi siapa?\" Contohnya: Bukan \"Akumau baca 20 buku tahun ini\", tapi \"Akuadalah tipe orang yang membaca setiaphari.\" Ketika identitas berubah,kebiasaan mengikuti.Secara keseluruhan, Atomic Habits bukanhanya memberi teori, tetapi jugamenawarkan langkah-langkah nyata yangbisa langsung diterapkan dalamkehidupan sehari-hari. Buku inimengingatkan bahwa perubahan besarselalu dimulai dari langkah kecil yangkonsisten. Jadi, bagi siapa pun yang inginmemperbaiki diri, membangun rutinitasbaru, atau keluar dari pola lama yangmenghambat, buku ini bisa menjadi titikawal yang sangat membantu.KesimpulanBuletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Khas45
Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian ProduktifPANGGILANDARI PINGGIR KOTAMENGAPA KITA BUTUH LEBIHBANYAK GERAKAN SEPERTIWEPOSE?Dari Pinggiran Rel Menuju EnamTitik AktifBerangkat dari satu titik kecil dipinggiran rel kereta Wonokromo,komunitas ini memulaikegiatannya dengan meminjambalai warga. Ruang sederhana itukemudian direnovasi menjaditaman baca, yang akrab menjadisebuah simbol bahwapendidikan bisa tumbuh darimana saja, selama adakomitmen dan kepercayaan. Kini,WEPOSE telah berkembangmenjadi enam titik aktif diSurabaya dan sekitarnya,menjangkau kawasan-kawasanyang kerap luput dari perhatian.Transformasi menjadi WEPOSEIndonesia adalah langkahmonumental, sebuah perjalananlima tahun yang memerlukanpenabungan biaya notaris,penyusunan AD/ART, danpenguatan struktur organisasi.46Komunitas sosial sering kali munculdan tenggelam. Namun, WEPOSE (WeAre Different, But on Purpose),sebuah inisiatif yang lahir diSurabaya pada Oktober 2019,membuktikan bahwa gerakan yangdidasari komitmen berkelanjutandapat tumbuh subur, bahkan hinggamenjadi entitas berbadan hukumyang diakui secara nasional.Kisah WEPOSE bermula dari inisiatifseorang perantau yang tengahmenempuh studi Psikologi. TabithaNeema Christy, ia adalah foundersekaligus ketua WEPOSE. Berawal darikeresahannya melihat potensi anakmuda yang belum termanfaatkandan kondisi lingkungan yangmemerlukan sentuhan, komunitas inikini telah bertransformasi darisekadar kegiatan akhir pekanmenjadi entitas hukum berbenderanasional, fokus mendampingimasyarakat marjinal.Hal ini menunjukkan keseriusankomunitas untuk tidak hanyaberdampak lokal, tetapi juga layakmembawa nama besar untukNusantara. Semangat “Bung Tomo”dan budaya gotong royongSurabaya menjadi energipendorong bagi mereka untukbergerak lebih masif.
50Dukungan edukasi yangdiberikan sangat komprehensif,dibagi menjadi program Edukasi(seperti BERAKSI dan RegulasiEmosi) dan Sosial (termasuk sexeducation, edukasi lingkungan,hingga parenting untuk orangtua). Uniknya, untuk kegiatanmingguan, pendanaan berasaldari iuran internal relawandengan semangat \"Uang KitaUntuk Mereka,\"menumbuhkanrasa kepemilikan.Dengan 500-an relawan aktifyang tersebar, WEPOSE telahmembuktikan bahwa anak mudadapat mengerahkan potensimereka untuk tujuan yang lebihbesar.Melalui seleksi yang melihatmotivasi dan portofolio, merekamencari individu yang bersediamemberikan waktu dan hati untukmelihat masalah di sekitar.WEPOSE kini berharapmendapatkan dukungan lebih luasdan memiliki tempat permanenyang dapat berfungsi sebagaifasilitas konseling, perlindungan,dan bermain gratis. Komunitas inibukan sekadar mengajar; merekamenawarkan mimpi, menanamkanharapan, dan membuktikan bahwaperbedaan adalah kekuatan, asaltujuannya mulia. Mereka adalahpelita yang menerangi sudutsudut yang luput dari perhatiankota.Membangun Kepercayaan MelaluiEdukasi dan HatiDalam mendampingi anak-anakmarjinal yang memiliki tingkat\"agresivitas\" tinggi, pendekatan yangdigunakan WEPOSE menuntutkesabaran dan empati. Hal pertamayang harus dibangun, dan palingsulit, adalah kepercayaan. Perbedaanlatar belakang sering kali memicukesalahpahaman, menuntut timrelawan, yang mayoritas lulusanpsikologi, untuk bekerja kerasmerangkul.Buletin East Java Treasury Edisi November 2025 Sajian Produktif47
Buletin East Java Treasury Edisi Agustus 2025 Sajian Nostalgia20NOV202548Sajian NostalgiaKolasekegiatan Kanwil~18NOV2025Dalam Media Br iefing KSSKTr iwulan IV 2025, empat otor itaskeuangan menyampaikan satubenang merah yang sama yaknifondas i ekonomi, s tabilitas sektorkeuangan, dan APBN di Jawa Timurberada pada jalur yang sehat, meskitantangan tidak kec il.25-26NOV2025Kanwil mengadakan acara CrashProgram Peningkatan Kompetens iPengelolaan Keuangan Daerahber sama dengan Pemer intahDaerah. Acara dilakukan dalam 4bat ch dengan peser ta dar i seluruhJawa Timur .Setelah kegiatan Pres s ConferenceAlCo di Malang, Kepala Kanwilber sama tim dar i Bidang PPA IImelakukan shar ing ses s ion denganseluruh pegawai pada KPPN ataskiner ja KPPN Malang.Buletin East Java Treasury Edisi November 20252-3 DES
Sajian Nostalgia49Buletin East Java Treasury Edisi November 2025NOV2025Ber sama Di rektorat Pelaksanaan Anggaran, Kanwil DJPb mengadakanMonitor ing dan Evaluas i Penggunaan Kar tu Kredit Pemer intah (KKP).Kanwil DJPb Jawa Timur kembali menyelenggarakn Pres sConference ALCo s .d Oktober 2025. Dalam hal ini, ter cata JawaTimur mengalami per tumbuhan ekonomi 5,22%, ter tinggi di PulauJawa dan melampaui rata- rata nas ional.27NOV202527
39Sajian NostalgiaDES2025Pelaksanaan Rapat Koordinas i Progres Penyaluran KUR Perumahan dan ProposalKDMP Jawa Timur , ber sama perwakilan dar i Kantor Regional Bank di Jawa Timurdibahas mengenai Penyaluran KUR selama 2025 dan proposal Kredit KDMP, dalamkesempatan ini Bank juga memaparkan reali sas inya.Di seminas i Kajian Fi skal Regional Q.3 tahun 2025. Fungs i KanwilDJPb sebagai RCE memaparkan anali s i s perkembangan fi skal danmakroekonomi tingkat Jawa Timur , dalam kegiatan inimenghadi rkan local exper t dan berbagai unsur terkait baik pusatmaupun daerah.09DES20250250Buletin East Java Treasury Edisi November 2025