The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

EBOOK panduan operasional keselamatan keteknikan konstruksi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by syukursuryadi, 2022-11-02 08:56:37

EBOOK Panduan Operasional Keselamatan Keteknikan Konstruksi

EBOOK panduan operasional keselamatan keteknikan konstruksi

E-BOOK

PANDUAN OPERASIONAL

KESELAMATAN KETEKNIKAN
KONSTRUKSI

Berdasarkan:
SE PUPR No. 10 Tahun 2022

Direktorat Keberlanjutan Konstruksi
Direktorat Jenderal Bina Konstruksi

KATA

PENGANTAR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal
Bina Konstruksi khususnya Direktorat Keberlanjutan Konstruksi memiliki salah satu
tugas dan fungsi dalam penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait
penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan. Dalam rangka mendukung tercapainya
penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan di Indonesia, telah disusun pedoman
bagi seluruh stakeholder konstruksi melalui Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun
2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi dan Surat
Edaran Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022 tentang panduan operasional tertib
penyelenggaraan keselamatan konstruksi di kementerian pekerjaan umum dan
perumahan rakyat.

Selaras dengan pedoman tersebut, maka disusunlah Buku Digital yang bertujuan
sebagai pegangan, rujukan, dan/atau pedoman praktis terkait tertib
penyelenggaraan keselamatan konstruksi bidang keselamatan untuk membantu
stakeholder konstruksi baik internal Kementerian PUPR maupun eksternal
Kementerian PUPR dalam memahami, menjalani, dan mendukung penyelenggaraan
tertib keselamatan konstruksi .

Penulis menyadari dalam penyusunan buku digital masih belum sempurna, oleh

sebab itu penulis mengharapkan saran dan kritik untuk penyempurnaan lebih lanjut.

Terimakasih. Jakarta, Oktober 2022







Penulis

iE-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

DAFTAR 26
ISI

i Kata Pengantar 05 E. IDENTIFIKASI BAHAYA DAN
ii Daftar Isi PENGENDALIAN RISIKO

01 A. RAPAT PERSIAPAN 06 F. RENCANA PEMERIKSAAN DAN
PELAKSANAAN PEKERJAAN (PRE- PENGUJIAN (INCOMING,
CONSTRUCTION MEETING/PCM) INSPECTION AND TEST PLAN/ITP)

02 B. PERMOHONAN IZIN 07 G. PELAKSANAAN PEMERIKSAAN
KERJA DAN PENGUJIAN PEKERJAAN
KONSTRUKSI

03 C. PEMERIKSAAN BAHAN 08 H. PERUBAHAN PELAKSANAAN
MATERIAL PEKERJAAN

04 D. PEMERIKSAAN/KALIBRASI 09 I. TES DAN PENGUJIAN KELAIKAN
PERALATAN FUNGSI (TESTING AND
COMMISSIONING)

iiE-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

A. RAPAT PERSIAPAN
PELAKSANAAN PEKERJAAN (PRE-
CONSTRUCTION MEETING/PCM)

E-book panduan operassional keselamatan keteknikan

1Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PRE-CONSTRUCTION MEETING

Dalam PCM dokumen-dokumen yang harus diperhatikan yaitu

dokumen SMKK yang meliputi :

RMPK
(Rencana Mutu

Pekerjaan

Konstruksi)
Metode pelaksanaan kerja (Work Method Statement)

2E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting

RMPK

Rencana Pemeriksaan dan Pengujian

Pengendalian subpenyedia dan pemasok terdiri dari :

Jumlah subpenyedia Kriteria pemilihan
dan pemasok

Prosedur pemilihan List dan record
subpenyedia dan pemasok

3E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting



RKK Dokumen RKK paling sedikit membahas :
(Rencana

Keselamatan

Konstruksi)

ORGANISASI PENGELOLA SMKK

Pada Permen PUPR No.10 Tahun 2021 dijelaskan bahwa untuk risiko keselamatan konstruksi sedang dan
besar Pimpinan UKK yang terpisah dan berkoordinasi langsung dengan pimpinan pekerjaan konstruksi

4E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

IDENTIFIKASI ISU INTERNAL
Pre-construction meeting
DAN EKSTERNAL RKK

ISU INTERNAL ISU EKSTERNAL

Tata kelola, struktur organisasi, peran dan
Lokasi pekerjaan, sosial, budaya, teknologi, dan

akuntabilitas alam
Kebijakan, tujuan dan strategi untuk
Subkontraktor, pemasok, mitra dan penyedia,

mencapainya teknologi baru, dan munculnya produk baru
kemampuan dan pemahaman dalam hal
Pengetahuan baru tentang produk dan

sumber daya, pengetahuan dan kompetensi pengaruhnya terhadap kesehatan dan

Hubungan serta persepsi dan nilai-nilai dari
keselamatan
pekerja Hubungan dengan kepentingan pengguna jasa

Pengaturan waktu kerja terkait dengan pekerjaan konstruksi
Kondisi kerja

Contoh format identifikasi dan penetapan isu internal dan eksternal

5E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

JADWAL KOMUNIKASI Pre-construction meeting
RKK
2 Safety

1 Safety

Morning
Induction

Manajemen 3
komunikasi:
Toolbox Meeting

4 5 Penerapan

Construction Informasi
Safety Meeting bahaya-bahaya

Contoh tabel jadwal komunikasi:

6E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKK

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN

PENGENDALIAN RISIKO

IBPRP disusun oleh penanggung jawab Keselamatan Konstruksi bersama dengan tenaga ahli teknis yang

disetujui oleh pimpinan tertinggi pelaksana pekerjaan konstruksi yang memuat:

Deskripsi
Uraian Pekerjaan
Risiko Identifikasi Bahaya
Risiko

Perundangan

atau Persyaratan

Penilaian tingkat
Kemungkinan
risiko keselamatan
Keparahan
Nilai Risiko
konstruksi Tingkat Risiko Awal

Pengendalian

Risiko Awal

Penilaian sisa risiko
Kemungkinan
keselamatan
Keparahan
konstruksi Nilai Risiko
Tingkat Risiko Awal

Pengendalian

Risiko Lanjutan

7E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKK

BIAYA SMKK
Biaya SMKK terdiri dari 9 komponen yaitu :

1 2 Sosialisasi,
3
Alat Pelindung Kerja

Penyiapan
promosi, dan
(APK) dan Alat

RKK pelatihan Pelindung Diri (APD)

4 5 Personel
6

Asuransi dan
Keselamatan Fasilitas sarana,

perizinan Konstruks prasarana, dan

alat kesehatan
7 8
9
Rambu-rambu
Konsultasi dengan ahli
Kegiatan dan peralatan

yang diperlukan terkait Keselamatan
terkait dengan

Konstruksi pengendalian Risiko

Keselamatan Konstruksi

8E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKK

PROSEDUR TANGGAP DARURAT Disusun dan disahkan oleh Unit Keselamatan

Konstruksi

Prosedur tanggap darurat disusun sesuai dengan sifat dan klasifikasi

pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dalam kesiapan dan tanggapan terhadap


kondisi darurat

FORMULIR KESIAGAAN DAN TANGGAP

DARURAT MENCAKUP

Daftar tempat
Lampiran tugas dan tanggung
Jadwal pelatihan/uji

Evakuasi jawab organisasi tanggap darurat coba tanggap darurat

9E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKK

PENGENDALIAN OPERASI AKK
KESELAMATAN KONSTRUKSI
Analisis Keselamatan Konstruksi untuk
PENGELOLAAN KEAMANAN pekerjaan dengan tingkat risiko sedang
LINGKUNGAN KERJA dan/atau besar, dan izin kerja khusus

Pengelolaan keandalan bangunan yang PENGELOLAAN KESELAMATAN
terintegrasi dengan dokumen RMPK, KERJA

Pengelolaan pengamanan lingkungan proyek Prosedur penggunaan pesawat angkat, angkut,
yang terintegrasi dengan dokumen RMLLP, dan dan peralatan konstruksi lainnya
Prosedur sistem keamanan bekerja
penghentian pekerjaan jika terdapat hal yang Prosedur penggunaan alat pelindung diri
berbahaya Pengendalian subkontraktor dan pemasok



PENGELOLAAN KESEHATAN
KERJA

Kepemilikan perlindungan sosial tenaga kerja
bagi seluruh tenaga kerja konstruksi dan
pemeriksaan kesehatan pekerja

PENGELOLAAN LINGKUNGAN
KERJA

INVESTIGASI KECELAKAAN Prosedur pencegahan pencemaran
KONSTRUKSI Pengelolaan 5R
Pengelolaan sampah dan limbah

Investigasi kecelakaan Konstruksi dilakukan
dengan menyusun prosedur penyelidikan

insiden kecelakaan, kejadian berbahaya, dan
penyakit akibat kerja.

10E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKK

JADWAL PEMANTAUAN, INSPEKSI,

DAN AUDIT INTERNAL

Pemantauan, inspeksi dan audit internal
dilakukan untuk mengukur tingkat kepatuhan

terhadap peraturan perundang-undangan
melalui penentuan metode, kriteria dan prosedur

inspeksi terkait SMKK
Contoh jadwal pemantauan, inspeksi dan audit internal

11E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PRE-CONSTRUCTION MEETING

RKPPL
(Rencana Kerja pengelolaan

dan pemantauan lingkungan

hidup)

Dokumen Rencana Kerja Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKPPL) yang
berisi tentang rencana pengelolaan lingkungan terhadap dampak yang
ditimbulkan akibat aktivitas pekerjaan

DOKUMEN RKPPL MELIPUTI:

Pendahuluan

Rona lingkungan hidup awal

Rencana kerja Pengelolaan dan
pemantauan lingkungan

Pelaporan pelaksanaan

pengelolaan dan pemantauan

12E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKPPL

RONA LINGKUNGAN HIDUP
AWAL

Rona lingkungan hidup awal dibagi menjadi dua yaitu:
Rona


lingkungan

awal untuk

proyek dimensi


panjang

(jalan,drainase)

13E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKPPL

RONA LINGKUNGAN HIDUP
AWAL

Rona lingkungan awal

untuk pekerjaan gedung


(Misal

pemukiman/bendungan


/lainnya)

14E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKPPL

RENCANA KERJA

PENGELOLAAN DAN

PEMANTAUAN LINGKUNGAN

Tabel rencana kerja pengelolaan lingkungan

kerja terdiri dari:

Lokasi/STA Menyebutkan lokasi dari kejadian yang terdapat pada tabel

rona awal

Dampak
Menyebutkan dampak lingkungan yang akan terjadi di

Lingkungan lokasi proyek

Kegiatan yang
Menyebutkan kegiatan proyek yang dapat menimbulkan

menimbulkan
dampak lingkungan tersebut

dampak Menyebutkan kegiatan pengelolaan lingkungan terhadap

dampak lingkungan yang ditimbulkan
Kegiatan

pengelolaan

lingkungan hidup

Kegiatan
Menyebutkan kondisi/rona awal sebelum adanya kegiatan

pemantauan
yang menimbulkan dampak
lingkungan hidup

Contoh tabel rencana kerja pengelolaan lingkungan

15E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Pre-construction meeting
RKPPL

PELAPORAN PELAKSANAAN
Pelaporan pelaksanaan pengelolaan dan
PENGELOLAAN DAN
pemantauan terdiri dari:
PEMANTAUAN

PETA LOKASI

Matriks pelaporan
pelaksanaan rencana

kerja pengelolaan dan

pemantauan lingkungan

16E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

RMLLP
(Rencana Manajemen

Lalu Lintas Pekerjaan)

Rambu-rambu lalu lintas proyek
Rencana rute pengangkutan dan pembatasan beban transportasi material/alat berat
Koordinasi dan sinergi pengaturan lalu lintas dan rute proyek

Beberapa contoh rambu-rambu lalu

lintas proyek untuk memastikan

seluruh kegiatan pekerjaan tidak

mengganggu aktivitas dan

keselamatan

lalu lintas;

Dibutuhkan rencana pengangkutan dan pembatasan
beban transportasi beban transportasi material/alat
berat untuk menghindari potensi terjadinya Over
Dimension Over Load (ODOL)

Larangan penggunaan kendaraan berdimensi lebih
dan/atau bermuatan lebih dituangkan dalam
Instruksi Menteri PUPR No.2 Tahun 2022

17E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022



B. PERMOHONAN

IZIN KERJA

18E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PERMOHONAN IZIN KERJA

Mencakup ketentuan terkait hal-hal

yang harus diperhatikan dalam

penyampaian izin memulai

pekerjaan (request of work)

Untuk memulai setiap kegiatan pekerjaan harus menyampaikan

permohonan izin memulai pekerjaan yang melampirkan :

GAMBAR KERJA
Prosedur pengajuan persetujuan dan perubahan gambar kerja (shop drawing) yaitu:

1 Penyedia jasa pekerjaan konstruksi membuat gambar kerja

Penyedia jasa mengusulkan gambar kerja kepada direksi lapangan/konsultan

2 MK lalu menginstruksikan direksi teknis/Konsultan pengawas untuk melakukan

pemeriksaan kesesuaian dengan lapangan

Konsultan pengawas memeriksa kesesuaian gambar dan memberi koreksi jika

3 sudah benar maka akan disampaikan kepada konsultan MK untuk persetujuan.

Jika masi butuh perbaikan maka kan dikembalikan ke penyedia.

4 Konsultan MK menyetujui gambar kerja lalu dokumen asli yang telah

ditandatangani dikembalikan ke penyedia jasa.

5 Pelaksanaan pekerjaan di lapangan

19E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Permohonan Izin Kerja

RENCANA PELAKSANAAN PEKERJAAN (WORK METHOD STATEMENT) yang mencakup :

Kriteria Persetujuan

Metode
Kelaikan dan Keandalan metode kerja yang digunakan
Kerja

Tenaga
Kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan rencana pekerjaan yang diajukan
Kerja

Peralatan
1.Kesesuaian peralatan dengan rencana pekerjaan yang diajukan termasuk
yang
kelaikan peralatan.

dibutuhkan 2.Adanya Surat Izin Laik Operasi (SILO) juga Surat Izin Operator (SIO) untuk
operator masing-masing alat

Material
Kesesuaian material dengan spesifikasi
yang


digunakan

Aspek
Kesesuaian keselamatan konstruksi yang mengacu pada AKK atau IBPRP
Keselamatan
dalam RKK

Konstruksi

RENCANA PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN (INSPECTION AND TEST PLAN/ITP)

Rencana pemeriksaan dan pengujian dapat disetujui
apabila kesesuaian item-item pemeriksaan dan pengujian
dengan pengendalian mutu yang mencakup pemeriksaan
material, dan hasil pekerjaan

20E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

Permohonan Izin Kerja

Untuk aktivitas pekerjaan risiko besar dan/atau sedang

dan pekerjaan bersifat khusus, Penyedia Jasa Pekerjaan

Konstruksi harus melampirkan Analisis Keselamatan

Konstruksi. Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan

Pengawas Pekerjaan melaporkan pelaksanaan

Permohonan Izin Kerja dalam laporan mingguan dan

bulanan

21E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

C. PEMERIKSAAN
BAHAN MATERIAL

22E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PEMERIKSAAN BAHAN DAN MATERIAL

Mencakup ketentuan dalam hal

pemeriksaan dan pengujian bahan material

yang akan dipergunakan sebelum material


tersebut sampai di lokasi pekerjaan atau

saat pekerjaan akan dilaksanakan
Ketentuan pemeriksaan bahan material:

Melakukan pemeriksaan dan

persetujuan sebelum material sampai di

lokasi pekerjaan

Memeriksa dan memastikan material
yang akan dipergunakan sesuai dengan
spesifikasi

Material yang digunakan menggunakan
SNI dan/atau Standar Keteknikan
Lainnya
Kontraktor menyampaikan pengajuan
pemeriksaan material kepada pengguna
jasa yang disertai kelengkapan
dokumen:

Deskripsi material data teknis dan
brosur
Data hasil pengujian beserta sampel
material
Referensi penggunaan material pada
pekerjaan sejenis
Data pendukung lainnya

Penyedia jasa pekerjaan konstruksi dan pengawas pekerjaan melaporkan pelaksanaan
pemeriksaan material dalam laporan mingguan dan bulanan

23E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

D. PEMERIKSAAN/
KALIBRASI PERALATAN

24E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PEMERIKSAAN BAHAN DAN MATERIAL

Ketentuan pemeriksaan

kalibrasi/peralatan

sebagai berikut:

Seluruh alat inspeksi, ukur dan uji yang digunakan di

lingkungan proyek telah dilakukan kalibrasi secara berkala
Dalam melakukan pemeriksaan/kalibrasi peralatan

menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI)

dan/ataustandar keteknikan konstruksi lainnya
Peralatan yang sudah dikalibrasi diberi label yang mencakup

tanggal dan hasil kalibrasi

Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan Pengawas

Pekerjaan melaporkan pelaksanaan Pemeriksaan/Kalibrasi

Peralatan dalam laporan mingguan dan bulanan

25E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

E. IDENTIFIKASI BAHAYA

DAN PENGENDALIAN

RISIKO

26E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN

PENGENDALIAN RISIKO

Tahapan Pembuatan IBPRP:

Menyusun

Identifikasi Bahaya

dan Penilaian Risiko

Menyusun WBS

(Work Breakdown


Structure)

Menyusun

Pengendalian Risiko

Keterangan: WBS (Work Breakdown Structure) suatu uraian dari total

lingkup pekerjaan yang harus dilakukan oleh tim proyek

WBS untuk menyelesaikan tujuan proyek

Identifikasi
Menentukan tingkat risiko pada suatu pekerjaan dimana
Bahaya dan
apabila nilai yang didapat yaitu 1-4 maka termasuk tingkat
Penilaian Risiko risiko kecil, 5-12 merupakan tingkat risiko sedang, dan 15-
25 merupakan tingkat risiko besar
Pengendalian

Risiko Kegiatan yang dapat mengendalikan baik mengurangi

maupun menghilangkan dampak bahaya yang timbul baik

sebagai pengendalian awal maupun pengendalian tambahan

27E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN

PENGENDALIAN RISIKO

Konsultan Perencana menyusun Rancangan Konseptual SMKK yang telah memuat tabel
IBPRP yang diturunkan dari metode pelaksanaan yang disusun berdasarkan penilaian
risiko

Format Tabel IBPRP

Penjelasan Tabel Contoh IBPRP:

Uraian Pekerjaan Tahapan kegiatan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan pekerjaan rutin dan non-rutin
yang tertuang dalam uraian pekerjaan di tabel jadwa
Identifikasi
Menetapkan karakteristik kondisi bahaya / tindakan bahaya sesuai dengan peraturan
Bahaya terkait

Risiko Paparan /konsekuensi yang timbul akibat kondisi bahaya dan tindakan bahaya
Perundangan /

Persyaratan lain Acuan dalam melakukan pengendalian risiko
Kemungkinan
Tingkat frekuensi terjadinya peristiwa bahaya Keselamatan Konstruksi (Skala 1–5)
Keparahan Tingkat keparahan / kerugian / dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bahaya
Keselamatan Konstruksi (Skala 1 – 5)
Tingkat Risiko Perpaduan Nilai Tingkat Kekerapan dan Nilai Tingkat Keparahan
Penilaian Risiko
Penilaian terhadap risiko yang terjadi setelah memperhitungkan pengendalian yang
sudah ditetapkan untuk mengurangi risiko Keselamatan Konstruksi
Sisa Kegiatan yang dapat mengendalikan baik mengurangi maupun menghilangkan dampak
Pengendalian
bahaya yang timbul baik sebagai pengendalian awal maupun upaya tambahan

Risiko

Pada Tahap Persiapan Pengadaan, PPK mengidentifikasi bahaya Keselamatan
Konstruksi dan menetapkan tingkat risiko pekerjaan konstruksi, dengan mengacu pada
hasil dokumen perancangan dan dapat berkonsultasi dengan Ahli K3 Konstruksi, Ahli
dan/atau Petugas Keselamatan Konstruksi.

28E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN

PENGENDALIAN RISIKO

IBPRP disusun

dengan

memperhatikan:

Analisis Multi-risiko yg terdiri dari keselamatan pekerja, properti,

aset, material, keselamatan publik, dan keselamatan lingkungan pada

tiap tahapan pekerjaan disesuaikan dengan metode pekerjaan

Pengendalian risiko terintegrasi yang memperhatikan aspek

keteknikan, aspek manajemen, aspek perilaku manusia, dan/atau

aspek perubahan dan dinamika pekerjaan konstruksi

Pengendalian risiko terintegrasi disusun berdasarkan tingkatan pengendalian
sebagai berikut:

Eliminasi Kegiatan pengendalian risiko dengan menghilangkan bahaya yang
Subtitusi berpotensi terjadi
Kegiatan pengendalian risiko dengan mengganti sesuatu yang berbahaya
dengan sesuatu yang memiliki bahaya lebih sedikit

Rekayasa
Kegiatan pengendalian risiko dengan modifikasi/perancangan
Teknis alat/mesin/tempat kerja yang lebih aman

Pengendalian
Kegiatan pengendalian risiko dengan peraturan-peraturan terkait dengan
Administratif
Penggunaan
keselamatan dan kesehatan kerja yang dibuat
Kegiatan pengendalian risiko dengan menggunakan alat pelindung diri yang
APD & APK
mempunyai kemampuan untuk melindungi diri

29E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN

PENGENDALIAN RISIKO

IBPRP menjadi bagian dari Rencana Pelaksanaan Pekerjaan (work method
statement), yang harus dilampirkan dalam setiap permohonan izin memulai
pekerjaan. Untuk pekerjaan yang mempunyai tingkat risiko besar dan/atau sedang
dan pekerjaan bersifat khusus, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menyusun
Analisis Keselamatan Konstruksi (AKK), Dimana AKK harus dapat menguraikan :

Urutan langkah pekerjaan sesuai metode pelaksanaan;
Identifikasi bahaya berdasarkan analisis multi-hazard;
Tindakan-tindakan pengendalian untuk mencegah atau mengurangi bahaya;
Penanggung jawab pengendalian risiko.

30E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022



F. RENCANA PEMERIKSAAN DAN
PENGUJIAN (INCOMING,
INSPECTION AND TEST PLAN/ITP)

31E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

RENCANA PEMERIKSAAN DAN

PENGUJIAN

Rencana pemeriksaan dan pengujian mencakup pemeriksaan dan pengujian terhadap

proses dan material (material dasar, materiar olahan dan material jadi). Pemeriksaan dan


pengujian dituangkan dalam RMPK dan disepakati pada rapat persiapan pelaksanaan

kontrak

Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi harus memberikan penjelasan mengenai prosedur

dan rencana inspeksi dan pengujian di lapangan untuk memastikan agar mutu produk

yang dihasilkan tetap terjaga, mencakup poin-poin sebagai berkut:

1. Kriteria penerimaan (termasuk

toleransi penerimaan)

2. Cara pengujian/pemeriksaan

3. Jadwal pengujian (frekuensi

pengujian), dan

penanggungjawab/pelaksana

pengujian

Rencana pemeriksaan dan Pengujian harus dilampirkan dalam setiap permohonan izin
memulai pekerjaan.

32E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

G. PELAKSANAAN PEMERIKSAAN

DAN PENGUJIAN PEKERJAAN

KONSTRUKSI

33E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PELAKSANAAN PEMERIKSAAN

DAN PENGUJIAN PEKERJAAN

KONSTRUKSI

Ketentuan:

Memastikan pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian sesuai
Rencana Pemeriksaan dan Pengujian (Inspection and Test
Plan/ITP) pada dokumen Rencana Mutu Pelaksanaan Konstruksi
(RMPK).
Pelaksanaan pemeriksaan/pengujian yang dilakukan
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib disaksikan oleh
Pengawas Pekerjaan.

Apabila hasil pemeriksaan/pengujian tidak sesuai dengan
persyaratan teknis, maka Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
wajib memperbaiki hasil pekerjaan/sub pekerjaan tersebut dan
melakukan pemeriksaan/pengujian kembali.

Laporan pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian diperiksa
oleh Pengawas Pekerjaan untuk disetujui oleh Pengguna Jasa.



Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan Pengawas Pekerjaan
melaporkan pelaksanan pemeriksaan dan pengujian dalam
laporan mingguan dan bulanan

34E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

H. PERUBAHAN
PELAKSANAAN
PEKERJAAN

35E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

PERUBAHAN PELAKSANAAN

PEKERJAAN

Ketentuan terkait

perubahan


pelaksanaan

Perubahan pelaksanaan pekerjaan diakibatkan karena adanya
kebutuhan penyesuaian di lapangan terkait metode/prosedur
pelaksanaan, proses pekerjaan dan peralatan, selama masa
pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Prosedur perubahan pelaksanaan pekerjaan di lapangan harus
disepakati pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak (Pre
Construction Meeting/PCM).
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi harus menyampaikan analisa
terkait rencana perubahan yang akan diajukan.
Pengawas Pekerjaan melakukan pemeriksaan dan verifikasi lapangan
berdasarkan analisa rencana perubahan yang diajukan Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi.
Jika hasil verifikasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan maka
Pengawas Pekerjaan menyampaikan kepada Pengguna Jasa untuk
persetujuan perubahan pelaksanaan pekerjaan.
Jika hasil verifikasi tidak sesuai maka Penyedia Jasa Pekerjaan
Konstruksi melakukan perbaikan dan melakukan analisa ulang.

36E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

I. TES DAN PENGUJIAN
KELAIKAN FUNGSI (TESTING
AND COMMISSIONING)

37E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

TES DAN PENGUJIAN KELAIKAN

FUNGSI

Ketentuan:

Sebelum melaksanakan tes dan pengujian kelaikan fungsi (Testing and
Commisioning) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi harus mengajukan
Analisis Keselamatan Konstruksi (AKK) untuk disetujui oleh Konsultan
pengawas
Pelaksanaan tes dan pengujian kelaikan fungsi (Testing and
Commissioning), harus dilaksanakan sesuai jadwal yang telah
disepakati dengan PPK, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan
Pengawas Pekerjaan.
Pelaksanaan tes dan pengujian kelaikan fungsi (Testing and
Commissioning), menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI)
dan/ataustandar keteknikan konstruksi lainnya dan memperhatikan
pemenuhan terhadap pre-commissioning checklist sesuai fungsi bangunan
Evaluasi dari semua dokumen terlaksana (as-built document) yang
menunjukkan bahwa seluruh pekerjaan telah sesuai dengan persyaratan
pekerjaan dan seluruh laporan ketidaksesuaian (Non Conformance
Reports/NCR, Non-Conformance Noted/NCN, surat peringatan) telah
diselesaikan
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan Pengawas Pekerjaan
melaporkan pelaksanan tes dan pengujian kelaikan fungsi (Testing and
Commissioning) dalam laporan mingguan dan bulanan

38E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

DAFTAR
PUSTAKA

1.Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 Tentang
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi

2. Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2022 Tentang
Panduan Operasional Tertib Penyelenggaraan Keselamatan
Konstruksi Di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat

3.Instruksi Menteri PUPR Nomor 2 Tahun 2022 Tentang
Larangan Penggunaan Kendaraan Berdimensi Lebih
dan/atau Bermuatan Lebih pada Penyelenggaraan Jasa
Konstruksi

39E-book panduan operassional keselamatan keteknikan
Berdasarkan SE Menteri PUPR No. 10 Tahun 2022

binakonstruksi.pu.go.id/
@pupr_binakonstruksi
[email protected]
(021) 2751 3845

Surat Edaran Menteri
PUPR No. 10 Tahun 2022

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
2022


Click to View FlipBook Version