WADUK KUBANGKANGKUNG
CILACAP
WADUK KAB. CILACAP
Jalan-Jalan!
Berkunjung ke Cilacap pasti ke pantai, eh, tunggu dulu. Di
Cilacap tidak hanya ada pantai saja. Tapi juga ada waduk. Satu-
satunya waduk di Cilacap ini ada di Kecamatan Kawunganten.
Namanya Waduk Kubangkangkung atau kalau ejaan jaman dulu
menyebutnya Koebangkangkoeng.
Kenapa diberi nama Kubangkangkung? Konon di waduk
tersebut adalah kubangan air yang ditumbuhi kangkung. Itulah
kenapa ikon yang dibangun di tengah Waduk Kubangkangkung
berbentuk kangkung. Yang mungkin sekilas orang akan berpikir itu
lebih mirip bunga teratai dari pada kangkung.
Waduk Kubangkangkung ini berada di tengah hutan jati. Jika
kalian akan ke Pangandaran atau Bandung dari Cilacap Kota, kalian
akan melewati hutan jati yang lebat dengan jalan berliku-liku.
Tidak ada rumah penduduk di hutan itu. Hanya ada Waduk
Kubangkangkung di tengah hutan. Paling jika siang ada beberapa
warung pinggir jalan yang berjualan es kelapa muda dan gorengan.
Jika malam, jalanan gelap dan sunyi walau menjadi jalan
penghubung antar propinsi.
Terkesan mistis memang tapi bila kalian ke Waduk
Kubangkangkung siang hari, tidak seseram itu keadaannya. Di
Waduk Kubangkangkung ada banyak wahana permainan anak dan
beberapa spot swafoto. Kalian bisa menikmatinya bersama
keluarga, teman, atau yang tersayang.
Pemandangan yang menjadi ciri khas Waduk Kubangkangkung ini
tentunya genangan air berupa waduk yang dikelilingi hutan jati.
Suasana rindang pepohonan dengan angin semilir sambil
menikmati pemandangan waduk bisa menjadi pilihan pengunjung.
Dan jangan lupa kopi dan mendoannya yang bisa dipesan di
warung-warung pinggir waduk.
52
DESTINASI
DATARAN TINGGI
KABUPATEN CILACAP
GUNUNG SELOK CILACAP
GUNUNG KAB. CILACAP
Jalan-Jalan!
Destinasi yang perlu anda sambangi adalah Desa
Karangbenda di Kecamatan Adipala, Gunung Selok. Destinasi yang
terletak di kawasan hutan buatan ini dikelola oleh Kesatuan
Pemangkasan Hutan (KPH) Banyumas Timur ini berada tepat di
puncak bukit dan hutan yang asri. Pemandangan indah Pantai Laut
Selatan pun bisa tampak jelas dari sana. Nah, dari perjalanan ini
Anda bisa menjumpai tiga tempat ibadah dari agama yang berbeda.
Mulai dari bangunan Pura Hindu di sekitar pintu masuk, lalu
vihara yang berada dalam padepokan Buddha Agung Sang Hyang
Gunung Jati. Tak jauh dari sana pun Anda bisa menjumpai
kompleks petilasan Jambe Lima dan Jambe Pitu, serta makam Kyai
Syeh Mahmud. Di Gunung Selok, Anda pun masih bisa menjumpai
beberapa goa yang bisa Anda datangi. Misalnya ada Goa Rahayu,
Goa Pakuwaja, dan Goa Nagaraja. Tak jauh dari Gunung Selok,
Anda bahkan menemukan gunung lain yakni Gunung Srandil.
Gunung ini menjadi lokasi favorit para peziarah yang rutin
melakukan ritual malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada
bulan Sura alias bulan pertama penanggalan Jawa.
Tempat tempat tersebut sering disinggahi untuk tujuan
rohani, terutama Padepokan Sang Hyang Gunung Jati ini
merupakan padepokan yang sering didatangi umat Budha.
Padepokan ini sangat ramai menjelang bulan Suro dan pengunjung
yang melakukan ziarah banyak yang berasal dari luar daerah.
Untuk saat ini Padepokan Sang Hyang Gunung Jati dipimpin
seorang bante Bernama Damatejo Tera, disebut Bante karena beliau
pernah menikah, dan disebut biksu apabila tidak pernah menikah.
55
BUMI PERKEMAHAN
JAMBUSARI CILACAP
BUMI PERKEMAHAN
KAB. CILACAP
Jalan-Jalan!
Bumi Perkemahan Jambusari ini merupakan area berkemah
yang dekat dengan alam. Pengelola dan pemerintah berusaha untuk
menjadi lokasi perkemahan ini sebagai bumi perkemahan bertaraf
internasional.
Jika anda ingin berkemah di Bumi Perkemahan Jambusari
anda masih bisa menyewa area perkemahan secara gratis selama 24
jam. Walaupun gratis anda bisa menemukan berbagai macam
fasilitas-fasilitas yang lengkap seperti air bersih, jalan setapak,
penerangan dan toilet.
Anda bisa menemukan hijaunya pepohoy mengepung area
bumi perkemahan ini. Jika anda belum cukup merasakan keasrian
alam bebaa anda bisa berkunjung ke Kemit Foresg Sidareja yang
menawarkan wisata yang bertema alam bebas.
57
PENUTUP
Buku teks ini ditulis merupakan
hasil kegiatan penelusuran informasi
terkait destinasi pariwisata Kabupaten
Cilacap. Buku ini dirancang sedemikian
rupa agar mudah dibaca dan dipahami.
Namun, demikian penulis mempunyai
keterbatasan-keterbatasan sehingga
sudah tentu buku teks ini belum
sempurna.
Akhir kata, saya sebagai penulis
teks buku tentang destinasi pariwisata
ini, berharap semoga buku dapat
diterima dan dimanfaatkan untuk
kemaslahatan dan kemajuan dunia
pendidikan kita.
58
DAFTAR PUSTAKA
www.wikipedia.com
www.cilacapkab.go.id
www.visitjawatengah.go.id
www.wisatatangguh.go.id
www.ibdisch.blogspot.com
www.disporaparcilacap.com
59
Jalan-Jalan!