KISAH
KETELADANAN
NABI ISMAIL A.S
PAI DAN BUDI PEKERTI
KELAS III SD
Mudarrisah Tuti Alawiyah
Tuti Alawiyah, S.Pd.I
Kompetensi Dasar
3.13 Memahami kisah
keteladanan nabi Ibrahim
a.s. dan nabi Ismail a.s.
4.13 Menceritakan kisah
keteladanan nabi Ibrahim
a.s dan nabi Ismail a.s.
Tujuan Pembelajaran
a. Menyebutkan keteladanan dari kisah nabi Ismail a.s
dengan benar.
b. Menjelaskan keteladanan dari kisah nabi Ismail a.s
dengan benar.
c. Menjelaskan hikmah dari kisah keteladanan nabi Ismail
a.s dengan benar.
d. Menceritakan keteladanan dari kisah nabi Ismail a.s
dengan benar.
e. Menceritakan kisah singkat nabi Ismail a.s. dengan benar.
Lagu Kisah Nabi Ismail
Zumi...Zumi...Zumi...
Kumpul...Kumpul...Kumpul...
Air...Air...Air...
Di Kaki Ismail
Ayahnya Ibrahim
Siti Hajar Ibunya
Berlari antara shafa dan Marwah
Hai...
Nabi Ibrahim memiliki anak bernama Ismail dan Ishaq. Ibunda Ismail
bernama Hajar dan ibunda Ishaq bernama sarah.
Ismail dan Ishaq juga merupakan seorang nabi, Oleh karena itu,
nabi Ibrahim dikenal sebagai bapak para nabi.
Dengan bertawakal kepada Allah, nabi Ibrahim
meninggalkan rumah membawa Hajar dan Ismail. Ia hanya
berserah diri kepada Allah yang akan memberi arah
kepada binatang tunggangannya
Setelah berminggu-minggu berada dalam perjalanan
jauh, nabi Ibrahim bersama isteri dan anaknya nabi Ismail
tiba di Mekkah. Dahulu kala, Mekkah adalah tempat yang
sangat gersang dan tak ada air dan tanaman yang
subur.
Tak lama setelah itu, Allah memerintahkan nabi Ibrahim
untuk bertawakal kepadaNya dan meninggalkan isteri
dan anaknya.
Dengan Ikhlas, Hajar menerima keputusan nabi Ibrahim
dan percaya bahwa Allah tidak akan menelantarkannya.
Ketika nabi Ibrahim meninggalkan isteri dan anaknya, tak
lupa Ia memohon doa kepada Allah untuk melindungi
keluarganya hingga Ia kembali.
Hajar menjalani kehidupannya dengan sabar. Ia makan
dan minum dari bekal yang tersedia. Beberapa hari
kemudian, persediaan bekal sudah habis.
Hajar pun mulai kebingungan, Ismail mulai menangis
kencang karena kehausan. Hajar berlari menuju bukit
shafa untuk mencari air, namun Ia tidak menemukan air.
Hajar pun berlari kembali menuju bukit marwah. Hajar
pun hampir berputus asa.
Atas kekuasaan Allah, Allah mengeluarkan mata air
zam-zam untuk memenuhi keperluan Hajar melalui
malaikat Jibril.
Di suatu malam, nabi Ibrahim bermimpi bahwa Allah
memerintahkannya untuk menyembelih Ismail. Hal ini pun
nabi Ibrahim sampaikan kepada Ismail. Ismail menerima
berita ini dengan ikhlas sebagai wujud ketakwaannya
kepada Allah.
Ketika nabi Ibrahim dan Ismail berserah diri terhadap
ketentuan Allah, maka Allah melarang untuk menyembelih
Ismail dan meneruskan kurban dengan menggantikannya
dengan seekor kambing.
Pada suatu ketika, nabi Ibrahim menerima wahyu dari Allah agar
membangun kabah. Hal ini pun didukung oleh anaknya Ismail untuk
membangun kabah hingga selesai.
Allah pun mewasiatkan mereka untuk membersihkan kabah dari
kotoran, perbuatan syirik dan penyembahan berhala untuk
orang-orang yang thawaf, itikaf, rukuk dan sujud.
DISKUSIKANLAH,
TEMUKANLAH IDE
POKOK DAN BUATLAH
PETA KONSEP LALU
PRESENTASIKANLAH
DI DEPAN KELAS!
KESIMPULAN
KONDISI LINGKUNGAN BERSUNGGUH-SUNGGUH MEMILIKI SIKAP
DALAM MELAKUKAN TERPUJI SEPERTI NABI
TEMPAT TINGGAL NABI KEBAIKAN
ISMA
IL A.S
ISM
AIL
- rasa ingin tahu yang tinggi
1. Tinggal di tempat yang MELAKUKAN KEBAIKAN
- semangat belajar
sangat gersang KARENA ALLAH - sabar dalam menanggapi semua
2. Tidak ada air situasi dan menuntut ilmu
3. Tidak ada tumbuhan - rela berkorban untuk kepentingan
4. Hidup dalam kekurangan
bersama
- patuh terhadap perintah Allah
- patuh terhadap perintah orang tua
CIRI-CIRI ANAK SALEH
1. CINTA KEPADA ALLAH SWT DAN RASULNYA
2. MEMATUHI PERINTAH ALLAH DAN MENJAUHI
APA YANG DILARANG ALLAH
3. CINTA KEPADA AL-QUR'AN
4. CINTA KEPADA ORANGTUANYA
TERIMA KASIH