The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Renaissance, Merkantilisme, Reformasi Gereja, Abad Pencerahan, dan Revolusi Industri

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Halimatus Syakdiah, 2023-08-27 23:25:43

Pemikiran-pemikiran yang melandasi peristiwa penting di Eropa dan pengaruhnya

Renaissance, Merkantilisme, Reformasi Gereja, Abad Pencerahan, dan Revolusi Industri

Keywords: Peristiwa Penting Di Eropa

Pemikiran-Pemikiran Yang Melandasi Peristiwa Penting Di Eropa XI Untuk SMA/MA/SMK Sejarah Peminatan


Sejarah Peminatan XI/1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah swt karena atas berkah, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga penyunanan e-modul Sejarah peminatan kelas XI materi “Pemikiranpemikiran yang melandasi peristiwa penting di Eropa dan pengaruhnya” dapat berjalan dengan lancar dan baik. Penulis berharap e-modul ini dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran sejarah dan bermanfaat bagi pemaca. Akhir kata, semoga segala upaya yang dilakukan dapat bermanfaat untuk memajukan pendidikan Indonesia, khususnya dalam bidang kesejarahan. Jember, 27 Agustus 2023 Penulis, ii


Sejarah Peminatan XI/1 DAFTAR ISI COVER…………………………………………………………………….…..…..i KATA PENGANTAR…………………………………………………………….ii DAFTAR ISI………………………………………………………………..…….iii PETA KONSEP ……………………………………………………………...…..iv PENDAHULUAN…………………………………………………………………1 RENAISSANCE………………………………………………………………..…3 MERKANTILISME................................................................................................ 8 REFORMASI GEREJA........................................................................................ 15 ABAD PENCERAHAN ....................................................................................... 18 REVOLUSI INDUSTRI ....................................................................................... 22 RANGKUMAN .................................................................................................... 30 EVALUASI........................................................................................................... 32 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………37 iii


Sejarah Peminatan XI/1 PETA KONSEP Pemikiran-Pemikiran Yang Melandasi Peristiwa di Eropa yang Berpengaruh Bagi Kehidupan Manusia Renaissance Merkantilisme Reformasi Gereja Abad Pencerahan Revolusi Industri iv


Sejarah Peminatan XI/1 PENDAHULUAN A. Identitas Mata Pelajaran : Sejarah Peminatan Kelas/Semester : XI IPS/1 Alokasi Waktu : 3 Pertemuan (2 x 45 Menit) Judul : Pemikiran-Pemikiran Yang Melandasi Peristiwa di Eropa yang Berpengaruh Bagi Kehidupan Manusia B. Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. KI 4 : Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. C. Kompetensi Dasar 3.3 Menganalisis pemikiran-pemikiran yang melandasi peristiwa-peristiwa penting di Eropa antara lain Renaissance, Merkantilisme, Reformasi 1


Sejarah Peminatan XI/1 Gereja, Aufklarung, Revolusi Industri dan pengaruhnya bagi kehidupan bangsa Indonesia serta bangsa lain di dunia pada masa kini. D. Petunjuk 1. Cermati daftar isi yang telah tersedia 2. Pelajarilah dan pahami peta konsep yang tersedia dalam modul 3. Pelajari dan pahami uraian materi secara sistematis dan mendalam dalam setiap kegiatan pembelajaran. 4. Lakukan uji kompetensi dengan tujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi 5. Bertanyalah kepada pendidik bila menemukan materi yang belum jelas 2


Sejarah Peminatan XI/1 RENAISSANCE Gambar. St. Peter Basilica Façade karya Moderno (Sumber: https://www.wikiwand.com/id/Basilika_Santo_Petrus) Renaissance dianggap sebagai masa peralihan dari Abad Pertengahan ke Zaman Modern (Sartono Kartodirdjo, 2014). Secara etimologi Renaissance berasal dari bahasa Latin yaitu Re berarti Kembali dan Naitre berarti lahir. Secara etimologi, Renaissance berarti “kelahiran kembali” atau “kebangkitan Kembali”. Kelahiran yang dimaksudkan adalah kelahiran Kembali budaya klasik terutama budaya Yunani Kuno dan Romawi Kuno. Masa ini ditandai oleh kehidupan yang cemerlang dibidang seni, pemikiran, dan kesusastraan. (Wahjudi, 2012). Kesadaran tentang renaissance muncul pertama kali di Italia dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Renaissance merupakan suatu masa atau periode yang berlangsung kira-kira abad ke-14 sampai abad ke-17, yang dimulai dari Italia dan kemudian menyebar ke seluruh Benua Eropa. Gerakan ini secara bersamaan dan persebaran gerakan ini ditandai dengan pemakaian kertas dan penemuan barang metal (Purwanto, 2019). Masyarakat pada periode Renaisans ditandai dengan adanya faktor humanis yang mengedepankan penghargaan terhadap kodrat manusia. A. Latar Belakang Renaissance Pesatnya kemajuan dalam bidang perdagangan dan pelayaran menjadi faktor-faktor pendorong munculnya Renaissance. Berkembangnya semangat Renaissance juga peranan golongan Humanisme (Wahjudi, 3


Sejarah Peminatan XI/1 2012). Golongan Humanisme merupakan kelompok orang yang mengabdikan hidupnya untuk mempelajari dan mendalami buku-buku karya Pustaka Klasik antara lain buah pikiran Socrates, Plato dan para filsuf Yunani lainnya. Kaum Humanis terdiri dari sastrawan, seniman, ahli agama/teologi, guru kaum borjuis, orator (ahli pidato) dan sebagainya (Wahjudi, 2012., Basri, 2016). Masyarakat pada masa Renaissance menganggap kebudayan Yunani dan Romawi Kuno lebih menghargai perbedaan pemikiran. Oleh karena itulah, mereka tertarik untuk membangkitkan kembali kebudayaan Romawi Kuno dan Yunani Kuno. Disamping latar belakang diatas, munculnya Renaissance juga disebabkan oleh masalah ekonomi, dimana sebelum Renaissance di Eropa berlaku system ekonomi tertutup. Sistem ekonomi yabg mana penguasa perekonomian hanya golongan penguasa. Kondisi ini menyebabkan kehidupan masyarakat terkungkung dan tidak memiliki harga diri yang layak sebagai manusia (Purwanto, 2019). B. Perkembangan Renaissance Menurut pendapat para ahli sejarah, Renaissance awalnya dimulai di Italia. Hal ini disebabkan karena setelah runtuhnya Romawi Barat tahun 476 M, Italia mengalami kemunduran, kota-kota Pelabuhan menjadi sepi. Sejak berlangsungnya perang salib (abad 11-13) Pelabuhan-pelabuhan di Italia menjadi ramai Kembali untuk pemberangkatan pasukan perang salib ke Palestina. Setelah perang salib berakhir Pelabuhan-pelabuhan tersebut berubah menjadi kota dagang yang berhubungan kembali dengan dunia timur. Muncullah Republik dagang di Italia seperti Genoa, Florence, Venesia, Pisa di Milano (Basri, 2016). Pada periode perkembangan Renaissance muncul penemuan baru di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Renaissance yang lahir di Italia cepat menyebar ke negara-negara lain di Eropa, bahkan negara-negara Eropa bagian barat laut, seperti Jerman, Belanda, dan Inggris menjadi pusat modernitas. Dari negara-negara tersebut menyebar ke seluruh dunia. 4


Sejarah Peminatan XI/1 Renaissance mendorong negara-negara Eropa melakukan penjelajahan sammudra. C. Pengaruh Renaissance Bagi Dunia: • Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan, dan kemandirian setiap individu manusia. Manusia berupaya menjadi manusia merdeka dan memaksimalkan potensi dirinya. • Berkembangnya ilmu pengetahuan, seni, budaya, dan kebebasan berpikir. • Menguatnya kaum pedagang/ pengusaha sehingga membuat mereka tumbuh menjadi kelas penguasa baru • Memicu berbagai inovasi dan penemuan baru dalam ilmu pengetahuan. Bagi Indonesia: Secara tidak langsung Renaissance telah menghubungkan belahan dunia Barat dengan dunia Timur melalui penjelajahan Samudra. Adanya penjelajahan Samudra telah mengantarkan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia. Menurut buku Indonesia dalam Arus Sejarah 4, perkembangan bangsa Barat yang datang ke Indonesia berupaya melaknakan praktik kolonialisme. Adapun bukti kolonialisme di Indonesia dapat dilihat dari ditemukannya berbagai bangunan berarsitektur colonial, seperti bangunan, benteng, gereja, jembatan, Gedung, dan stasiun. Arsitektur yang berkembang di Indonesia pada akhir abad XIX sampai awal abad XX menganut gaya Napoleon klasik. D. Tokoh-Tokoh dan Pemikirannya (1) Pertrach (1304-1374) Petrarch sering disebut "Bapak Humanisme," baik untuk penemuan teks klasik yang penting dan komitmen pribadinya terhadap cara hidup yang ditemukan dalam sastra dan filsafat kuno. (Sumber: https://www.brita nnica.com/biogra phy/Petrarch ) 5


Sejarah Peminatan XI/1 (2) Nicholas Copernicus (1473-1543) Nicholas Copernicus adalah seorang astronom, matematikawan, dan ekonom berkebangsaan Polandia, yang mengembangkan teori heliosentrisme Tata Surya dalam bentuk yang terperinci, sehingga teori tersebut bermanfaat bagi sains. (Sumber: https://www.biografiku.com/biografi-nicolaus-copernicus/ ) (3) Johanes Kepler (1571-1630) Johannes Kepler adalah ahli astronomi dan matematika dari Jerman, penemu hukum Kepler, teleskop Kepler, teori cahaya, dan bapak astronomi modern. Ia berpendapat bahwa orbit-orbit dari planet-planet yang mengitari matahari tidak berbentuk lingkaran, namun berbentuk elips. (Sumber: https://www.biografiku.com/biografi-johannes-kepler/ ) (4) Galileo Galilei (1564-1642) Galileo Galilei dikenal sebagai “Bapak Ilmu Pengetahuan Modern” sekaligus disebut sebagai “Bapak Metode Ilmiah” oleh Albert Einstein. Ilmuwan asal Italia ini yang menemukan teleskop yang dapat melihat gunung-gunung di Bulan, dan menemukan bahwa Yupiter memiliki 4 satelit. (Sumber: https://www.history.com/topics/inventions/galileogalilei ) 6


Sejarah Peminatan XI/1 (5) Leonardo da Vinci (1452-1519) Leonado da Vinci merupakan seorang arsitek, musisi, pencipta, pematung, dan pelukis Renaisans Italias. Ia digambarkan sebagai arektipe “manusia Renaisans” dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan MonaLisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil. (Sumber: https://www.biografiku.com/biografi-leonardo-da-vinci/ ) 7


Sejarah Peminatan XI/1 MERKANTILISME Sebelum abad ke-XVII, kegiatan ekonomi masih bersifat kecilkecilan, yang hanya ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Akan tetapi, abad ke XVII terjadi perkembangan yang sangat pesat dalam kegiatan ekonomi dan masyarakat. Sebagian menganggap merkantilisme hanya sebagai kebijaksanaan ekonomi, terutama yang menyangkut sistem perdagangan yang di praktikkan antara tahun 1500 hingga 1750, dan bukan sebagai sebuah aliran/mazhab ekonomi (Hasan et al., 2020). Istilah “merkantilisme” berasal dari kata merchant yang berarti “pedagang”. Menurut paham merkantilisme, setiap Negara yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangannya dengan Negara lain. Sumber kekayaan Negara akan diperoleh dari surplus perdagangan luar negeri. Selanjutnya, hasil surplus perdangan tersebut adalah sumber kekuasaan. A. Latar Belakang Merkantilisme Merkantilisme lahir di Inggris dan Perancis. Lahirnya mekantilisme dipengaruhi semangat renaissance yang ditandai oleh kepercayaan akan kemampuan manusia, hasrat intelektual, serta penghargaan atas disiplin intelektual. Berkembang pemikiran bahwa perekonomian suatu negara akan berkembang jika negara tersebut mengekspor sebanyak mungkin dan mengimpor sedikit mungkin. Ukuran kemakmuran suatu negara dapat dilihat dari seberapa banyak negara tersebut berhasil mengumpulkan sumber-sumber daya yang terbatas, seperti emas dan perak. Sistem ekonomi ini digunakan untuk memperkuat sebuah negara atau dalam kasus nyatanya sebuah kerajaan. Jika sebuah kerajaan mempunyai kekayaan berlimpah, kerajaan tersebut bisa melakukan apa saja, misalnya berperang dan mempertahankan daerah, riset untuk iptek, memajukan kebudayaannya, atau membuat koloni baru di tempat lain. 8


Sejarah Peminatan XI/1 Gambar. Ilustrasi Merkantilisme (Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme ) Merkantilisme yang dijalankan oleh negara-negara Eropa mendorong berkembangnya Kolonialisme dan Imperialisme. Negara-negara Eropa tersebut mulai melakukan kerjasama dalam bidang ekonomi dan terlibat perdagangan internasional. Adanya perdagangan internasional tersebut mendorong perkembangan pelayarab bangsa-bangsa Eropa. Penjelajahan samudera turut menyebabkan perkembangan merkantilisme. B. Perkembangan Merkantilisme Paham merkantilisme banyak dianut di Negara Eropa pada abad keXVI antara lain Portugis, Spanyol, Inggris, Prancis, dan Belanda. Negaranegara Eropa tidak hanya berdagang dengan sesama Eropa, tetapi sampai ke Hindia Belanda (Indonesia waktu itu). Awalnya Negara-negara Eropa hanya memperebutkan rempah-rempah. Akan tetapi, untuk mengamankan jalur perdangan tersebut, mereka akhirnya menjajah (Hasan et al., 2020). Pada abad XVI dan XVII paham Merkantilisme berkembang di Eropa. Berikut negara-negara yang menerapkan paham merkantilisme. (1) Merkantilisme di Prancis Paham merkantilisme di Prancis berkembang pada masa pemerinatahan Raja Louis XIV (1643-1715). Pelopor merkantilisme di Prancis adalah Jean Baptiste Colbert dan ajarannya yang disebut dengan Colbertisme. Berikut aturan-aturan yang ada dalam Colbertisme. • Mengahapus daerah bea cukai dalam negeri sehingga peredaran barang menjadi lebih lancer dan harganya lebih murah • Melarang impor barang yang dapat dihasilkan negeri sendiri. Apabila melakukan impor, barang tersebut dikenai pajak tinggi. 9


Sejarah Peminatan XI/1 • Barang produksi dalam negeri yang diperlukan dilarang untuk ekspor. • Barang dari luar negeri yang diperlukan untuk mengembangkan perekonomian diberikan keringanan atau dibebaskan dari pajak impor. (2) Merkantilisme di Inggris Merkantilisme di Inggris dimulai pada zaman pemerintahan Raja Henry VII sampai pada zaman Ratu Elisabeth. Adapun tujuan Inggris menjalankan merkantilisme adalah mendapatkan neraca perdagangan aktif yaitu memperoleh keuntungan besar dari perdagangan luar negeri. Pelaksanaan merkantilisme di Inggris ditandai dengan kenaikan pajak untuk memajukan pelayaran. Merkantilisme di Inggris mengalami masa kejayaan pada masa pemerintahan Ratu Elisabeth I dengan tokoh merkantilisme Perdana Menteri Oliver Cromwell (1558-1603). Untuk melaksanakn merkantilisme Perdana Menteri Oliver Cromwell melakukan tindakan sebagai berikut. • Melindungi perikanan dengan cara melarang rakyat memakan daging pada hari-hari tertentu dan menggantinya dengan ikan • Melindungi peternakan dan industry wol melalui UndangUndang Peci • Mengeluarkan Undang-Undang Pelayaran yang disebut Act of Navigation (3) Merkantilisme di Belanda Pelaksanaan merkantilisme di Belanda menenkankan pada kegiatan monopoli perdagangan. Merkantilisme di Belanda dilakukan sejak dibentuknya VOC pada tanggal 20 Maret 1602. Berikut tujuan merkantilisme Belanda. • Memperluas daerah koloni • Mencari bahan baku untuk industry berupa rempah-rempah, kopi, kelapa sawit, cengkih, the, dan lada 10


Sejarah Peminatan XI/1 • Memperluas daerah pemasaran C. Tokoh-Tokoh dan Pemikirannya 1) Jean Boudin (1530-1596) Jean Boudin adalah ilmuwan kebangsaan Prancis. Ia dapat dikatakan sebagai orang pertama yang secara sistematis menyajikan teori tentang uang dan harga. Teori Boudin tentang uang ini dianggap sangat maju. 2) Thomas Mun (1571-1641) Thomas Mun adalah seorang saudagar kaya dari Inggris yang banyak menulis tentang perdagangan luar negeri. Buku-buku yang ditulisnya antara lain: A Discourse of Trade, From England unto The East-Indies (1621) dan England's Treasure by Foreign Trade or, The Balance ol' Our Forraign Trade is the Rule of Our Treasure (1664) tentang manfaat perdagangan luar negeri, sebagaimana yang dikutip dari aslinya oleh Edmund Whittaker (1960) dari bukunya yang kedua, Mun menulis The ordinary means therefore to encrease our wealth and treasure is by Foreign Trade, wherein we must ever observe this rule; to sell more to strangers yearly than we consume of theirs in value ... because that part of the stock which is not returned to us in wares must necessarily be brought home in treasure. 3) Jean Baptis Colbert (1691-1683) Jean Baptiste Colbert adalah seorang pejabat dari Perancis yang menjabat sebagai menteri ekonomi dan keuangan yang membahas tentang (Sumber: https://britishheritage.org/thomas-mun ) (Sumber: https://www.artehistoria.com/es/per sonaje/bodin-jean ) 11


Sejarah Peminatan XI/1 kebijakannya lebih kearah kekuasaan dan kejayaan negara yang bekerja sama dengan pengusaha untuk meningkatkan kekayaan secara individu. (Sumber: https://www.hetwebsite.net/het/profiles/colbert.htm ) 4) Sir William Petty (1623-1687) Sir William Petty adalah seorang ekonomi, ilmuwan sekaligus filsuf dari Inggris yang membahas tentang bahwa penting tenaga kerja (Labor) daripada sumber daya tanah untuk meningkatkan perekonomian dalam negeri. (Sumber: https://www.hetwebsite.net/het/profiles/petty.htm ) 5) David Hume (1711-1776) David Hume adalah sahabat Adam Smith yang sebenarnya lebih dikenal sebagai filsuf dari pada pakar ekonomi. Dalam buku yang ditulis Hume, Of the balance of Trade, membicarakan tentang harga-harga yang sebagaian dipengaruhi oleh jumlah barang dan sebagian lagi ditentukan oleh jumlah uang. D. Pengaruh Merkantilisme Bagi Dunia dan Indonesia Dunia: • Kolonialisme dan Imperialisme oleh bangsa Barat (Sumber: https://www.britannica.com/biography/David-Hume ) 12


Sejarah Peminatan XI/1 • Meningkatnya perdagangan Internasional • Revolusi Industri di Inggris Indonesia: • Kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Nusantara • Berdirinya VOC • Pemberlakuan sistem sewa tanah oleh Raffles. • Penerapan kerja rodi oleh Belanda 13


Sejarah Peminatan XI/1 REFORMASI GEREJA Reformasi gereja diilhami dari terjadinya Renaissance pada abad perrtengahan, menghasilkan pemikiran barat kearah modern dan mempunyai rujukan jelas menuju liberalisme dan kabebasan. Reformasi adalah suatu gerakan untuk mrngadakan pembaharuan. Reformasi gereja merupakan sebuah upaya perbaikan tatanan kehidupan yang didominasi oleh otokrasi pada ajaran yang menyimpang (Wahjudi, 2020). A. Latar Belakang Dalam perkembangannya muncul sikap kritis terhadap penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh pihak Gereja Katolik terutama adanya penjualan surat Aflat (surat pengampunan dosa). Surat pengampunan tersebut dijual kepada mereka yang tidak dapat ikut dalam Perang Salib antara abad ke 11-13. Kebiasaan penjualan surat pengampunan dosa kemudian dilakukan untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan gereja dan seterusnya. Faktor lain dari munculnya Reformasi gereja adalah keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan Paus terhadap kehidupan beragama di negara-negara Eropa. Hal ini tampak pada pertikaian antara Raja Frederik II dari Prusia dengan Paus Innocencius pada abad XIII Masehi dan Raja Philip IV dari Prancis dengan Paus Bonifacius pada abad XIV Masehi. (Wahjudi, 2012). Tidak hanya itu, munculnya Reformasi Gereja juga disebabkan karena adanya perkembangan paham Humanis yang menyebabkan banyak orang dapat membaca Alkitab. B. Berlangsungnya Reformasi Gereja Reformasi Gereja berkembang dan memunculkan tokoh-tokoh reformer ayitu Marthin Luther (1483-1546), Johannes Calvin (1509-1564), dan Bodin (1530-1596). Pelopor reformasi gereja adalah Martin Luther (1483-1546) seorang pastor dan guru besar Universitas Wittenberg di Sachsen Jerman. Pada tahun 1517 Martin Luther mengemukakan pokok14


Sejarah Peminatan XI/1 pokok pikiran sebagai kritikan meliputi 95 dalil yang kemudian ditempel di pintu Gereja Wittenberg (Wahjudi, 2012). Martin Luther berharap dengan tindakan tersebut akan mendapat tanggapan positif. Namun, Martin Luther justru telah menentang ajaran gereja dan Martin Luther dianggap gangguan. Oleh karena itu, pada akhir tahun 1520 Paus Leo X mengungkapkan bahwa ajaran Martin Luther menyimpang. C. Tokoh-Tokoh dan Pemikirannya 1) Martin Luther (1483-1546) Martin Luther adalah seorang pastor dan guru besar Universitas Wittenberg di Sachsen Jerman. Pada tahun 1517 Martin Luther mengemukakan pokok-pokok pikiran sebagai kritikan terhadap gereja me;iputi 95 dalil yang kemudian ditempel di pintu gereja Wittenberg. Salah satu pendapatnya adalah amal baik yang tidak keluar dari hati yang murni tidak akanditerima tuhan. Martin Luther juga menerjemahkan kitab Injil dari bahasa Latin ke bahasa Jerman sehingga banyak orang yang dapat memahami isi kitab suci. (Sumber: https://www.istockphoto.com/id/vektor/martin-luther-gm96372750-11648579 ) 2) Johannes Calvin (1509-1564) Johannes Calcin merupakan tokoh reformasi gereja dengan ajarannya disebut Calvinisme yang banyak pengikutnya di Belanda, Inggris, dan Skotlandia. Calvinisme adalah orang-orang yang manganut dan berpegang teguh pada ajaran Calvin. Pandangan Calvinisme mengenai keselamatan bahwa keselamatan hanya terjadi (Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Teologi _Yohanes_Calvin ) 15


Sejarah Peminatan XI/1 hanya oleh iman, tetapi ketetapan dan kedaulatan Allah sangat berperan didalamnya. 3) Ulrich Zwingli (1484-1531) Ulrich Zwingli adalah salah seorang pemimpin reformasi di Swiss. Zwingli merupakan seorang doctor biblicus (pakar Alkitb) yang independent dari Luther. Dalam gerakan Reformasi Gereja, Zwingli sepakat dengan Martin Luther tentang keselamatan oleh iman dan kasih. (Sumber: https://jv.wikipedia.org/wiki/Ulrich_Zwingli ) D. Pengaruh Reformasi Gereja Dunia: • Lahirnya protestanisme • Lahirnya Gereja Anglikan • Reformasi dan demokrasi • Perang Tiga Puluh dan kebebasan beragama Indonesia: Pengaruh reformasi gereja masuk ke Indonesia bersamaan dengan kedatangan bangsa-bangsa barat. Kedatangan bangsa-bangsa barat tersebut selain berdagang juga untuk menyebarkan agama Nasrani. Kegiatan untuk menyebarkan agama Katolik disebut dengan misi. Di Indonesia, penyebaran agama Katolik pertama kali dilakukan oleh bangsa Portugis. Peyebaran agama Kristen Protestan dilakukan melalui kegiatan zending. Penyebaran agama Kristen dilakukan oleh bangsa Belanda. 16


Sejarah Peminatan XI/1 ABAD PENCERAHAN Abad pencerahan berlangsung pada abad ke-17-18 M (1685-1815). Abad pencerahan adalah suatu periode dalam sejarah manusia yang ditandai dengan optimisme yang tinggi pada kemampuan rasio manusia untuk menciptakan kemajuan. Nama pencerahan diberikan untuk zaman ini dikarenakan manusia mulai mencari cahaya baru malalui rasionya sendiri. A. Latar Belakang Abad Pencerahan Negara polopor abad pencerahan adalah Inggris dan Prancis. Di Inggris dan Prancis lahir banyak ilmuwan dan pemikir atau filsuf yang gagasangagasannya sangat berperan memicu lahirnya abad pencerahan. Di masa ini manusia optimis dengan kemampuannya untuk menciptakan kemajuan yang dapat memberikan cahaya baru, dalam hal ini adalah kemajuan ilmu pengetahuan. Kemudian banyak muncul pikiran-pikiran filosofis dari Eropa. B. Perkembangan Abad Pencerahan Gagasan abad pencerahan mencapai puncaknya dalam Revolusi Prancis (1789-1799). Melalui Revolusi Prancis, tatanan sosial-politik hierarkis tradisional, seperti monarki Prancis, privilese-privilese bagi kaum bangsawan, serta kekuasaan politik dan otoritas gereja dihancurkan kemudian diganti oleh tatanan sosial-politik yag diilhami ide-ide pencerahan: kebebasan, kesertaraan, dan persaudaraan. Melalui slogan “Sapere Aude” yang berarti “beranilah Berpikir Sendiri”, Immanuel Kant yang merupakan filsuf asal Jerman mengajak orang-orang untuk semakin berani dan bebas menggunakan akalnya. Menurut Kant, manusia masih belum yakin akan kemampuan akalnya untuk menciptakan kemajuan dan kebahagiaan di dunia. Jika manusia belum mampu melakukan hal tersebut, itu berarti tanda bahwa manusia tersebut belum dewasa. Dengan berani 17


Sejarah Peminatan XI/1 berpikir sendiri, niscaya manusia akan sejahtera dan Bahagia. Itulah yang disebut dengan optimisme pencerahan. C. Tokoh-Tokoh dan Pemikirannya Inggris Francis Bacon Francis Bacon merupakan tokoh awal dalam Masa Aufklärung di Inggris. Menurut Bacon, manusia harus berusaha sendiri untuk memecahkan masalah-masalah hidupnya dan tidak terus menerus menggantungkan diri pada Tuhan. Caranya adalah melalui penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Gagasannya yang terkenal adalah “knowledge is power”. Artinya, ilmu pengetahuan merupakan jalan yang dapat dipergunakan untuk kemajuan kehidupan manusia (Sumber: https://www.biografiku.com/biografi-francis-bacon-1561-1626/ ) John Locke John Locke dianggap sebagai “Bapak Liberalisme”. John Locke adalah filsuf pertama yang menghimpun secara terpadu gagasan dasar konstitusi demokratis. Pemikirannya tercermin dalam bukunya Two Treatises of Government (Dua Persepakatan dengan Pemerintah) terbit tahun 1689 yang isinya merupakan penyuguhan ide dasar yang menenkankan arti penting konstitusi demokrasi liberal. Jhon Locke mengajarkan bahwa setiap orang terlahir dengan hak-hak dasar (hak asasi) yang tidak boleh dirampas oleh orang lain. John Locke juga membahas tentang pemerintahan suatu negara harus dibatasi oleh hukum-hukum tertentu agar pemerintah tidak merampas hak-hak individu. Jadi, (Sumber: https://www.history.com/to pics/european-history/johnlocke ) 18


Sejarah Peminatan XI/1 keberadaan negara berfungsi untuk menjamin keamanan seluruh masyarakatnya. Isaac Newton Isaac Newton merupakan seorang fisikawan, matematikawan, astronomi, filsuf alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Pemikirannya tercermin dalam bukunya “Philosophie Naturalis Principia Mathematica” yang diterbitkan tahun 1687 yang isinya menjabarakan hukum gratvitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga ratus tahun. Ceritanya ketika Newton duduk di bawah pohon apel ada buah apel yang jatuh dari atas ke bawah. Nalar kritisnya bekerja dan jadilah hukum gravitasi. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. (Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Isaac_Newton ) Prancis Jean-Jacques Rousseau J.J. Rousseau merupakan filsuf Perancis yang juga muncul pada Masa Aufklärung. Pemikiran terbesarnya menyatakan bahwa negara yang baik adalah negara yang mencerminkan kedaulatan rakyat. Jika negara memiliki kedaulatan rakyat, individu dapat mempertahankan kebebasannya. (Sumber: https://rumahfilsafat.com/2012/08/31/jean-jacques-rousseau/ ) 19


Sejarah Peminatan XI/1 Voltaire Voltaire merupakan penyair, penulis drama, penulis esai, penulis cerita pendek, ahli sejarah, dan filsuf Prancis yang dikenal karena tulisan filsafatnya yang tajam, penentang absolutism, dukungan terhadap hak-hak manusia, dan kebebasan sipil, termasuk kebebasan beragama dan hak mendapatkan pengadilan yang patut. Voltaire adalah pendukung utama terhadap reformasi sosial. Reformasi sosial diperlukan oleh Perancis untuk memperbaiki kehidupan rakyat dan menghilangkan tindakan sewenangwenang yang dilakukan kalangan gereja atau bangsawan terhadap rakyat biasa. (Sumber: https://www.biografiku.com/biografi-voltaire/ ) D. Pengaruh Abad Pencerahan Pengaruh abad pencerahan sangat dirasakan pada perkembangan teknologi dan pemikiran abad modern. Selain itu, abad pencerahan juga menghasilkan filsafat penting yang masih diadopsi sampai saat ini dalam berbagai ilmu pengetahuan. Di bidang pemikiran, munculnya abad pencerahan telah menyebabkan berkembangnya paham Liberalisme dan Nasionalisme. Abad pencerahan mengedepankan dan memaksimalkan kemampuan akal manusia, kemudian mendorong munculnya berbagai ideologi baru. Dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, mulai bermunculan penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhasil merevolusi bidang IPTEK di Eropa. 20


Sejarah Peminatan XI/1 REVOLUSI INDUSTRI Sebelum abad ke-18 sistem perekonomian masyarakat Eropa sangat bergantung pada system ekonomi agraris. Setelah memasuki abad ke-18 terjadi perubahan besar dalam pola hidupa masyarakat Eropa. Perubahan tersebut ditunjukkannya dengan mulai digunakkannya tenaga mesin sebagai alat produksi di pabrik-pabrik menggantikan tenaga manusia dan hewan. Perubahan inilah yang disebut dengan Revolusi Industri. Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok kehidupan masyarakat. Revolusi industri adalah perubahan teknologi, sosio-ekonomi, dan budaya pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 yang terjadi dengan penggantian ekonomi berdasarkan pekerja menjadi yang didominasi oleh industry dan diproduksi mesin. Revolusi industri telah mengubah cara kerja manusia dari penggunaan tangan menjadi menggunakan mesian. Istilah “Revolusi Industri” diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste Blanqui di pertengahan abad ke-19. Gambar. Ilustrasi Revolusi Industri (Sumber: https://www.kompasiana.com/kadallompat/61152aa406310e30bb0759e2/mengapa-terjadirevolusi-industri-di-inggris ) A. Latar Belakang Revolusi Industri Revolusi industri dimulai di negara Inggris dengan perkenalan mesin uap. Kemudian pada awal abad ke-19 mulai menyebar ke negaranegara Eropa lainnya dan negara-negara di Benua Amerika. Adapun sebab21


Sejarah Peminatan XI/1 sebab yang melatarbelakangi terjadinya revolusi industri adalah sebagai berikut. Pertama, keamanan dalam negara Inggris yang mantap. Mantapnya kondisi keamanan negara Inggris pada sekitar abad ke-18, sehingga menjamin seluruh segi kehidupan masyarakat Inggris pada saat itu. Begitu pula dengan system ekonomi, masyarakat Inggris dengan tenang tanpa rasa takut menjalankan roda perekonomian. Kedua, mulai berkembangnya kegiatan kewiraswastaan dan manufaktur. Perkembangan masyarakat Eropa sebelum Revolusi Industri hidup dalam system perdagangan yang masih menggunakan uang dan sistem barter. Kegiatan-kegiatan produksi dilakukan dirumah atau kerajinan rumah (home industry). Di Prancis dikenal dengan istilah “gilda”, yaitu bengkel kerja dan pusat usaha. Ketiga, Inggris memiliki kekayaan alam yang melimpah terutama batu bara dan biji besi. Kekayaan SDA Inggris seperti banyak ditemukannya batu bara dan bijih besi, telah membantu Inggris dalam mengembangkan industrinya karena batu bara dan bijih besi sangat sangat diperlukan dalam proses produksi. Batu bara dijadikan sebagai bahan bahan bakar mesinmesin dan bijih besi diperlukan untuk industri berat. Kekayaan alam tersebut ditunjang oleh kemampuan dan keinginan manusianya. Keempat, Inggris memiliki banyak daerah jajahan. Kerajaan Inggris pada abad ke-18 memiliki banyak daerah jajahan yang tersebar di Benua Afrika dan Asia. Daerah-daerah jajahan inilah yang mendukung kegiatan industri Inggris, karena daerah-daerah jajahan tersebut dapat menyediakan bahan baku yang dieprlukan oleh industri Inggris. Selain itu, daerah-daerah jajahan tersebut dapat dijadikan sebagai tempat pemasaran hasil industri Inggris. Kelima, terjadinya Revolusi Agraria. Revolusi agraria disebabkan oleh berkembangnya kerajinan pakaian wol yang dengan sendirinya meningkatkan permintaan bulu domba. Dari hal itu, usaha dibidang wol menjadi sangat menarik, maka tanah pertanian diubah menjadi peternakan domba. Untuk keperluan peternakan domba tersebut, tanah para bangsawan yang tersebar letaknya dikumpulkan dengan cara ditukar-tukar denga tanah 22


Sejarah Peminatan XI/1 milik petani. Tanah yang berupa tanah padang rumput dipagari dan digunakan sebagai penggembalaan domba. Perubahan fungsi tanah menjadi lahan peternakan disebabkan harga gandum yang turun. Keenam, munculnya paham ekonomi liberal. Sejak abad ke-17, dunia pelayyaran dan perdagangan di Inggris berkembang pesat. Perkembangan itu dibuktikan oleh banyaknya kongsi-kongsi dagang. Para kongsi dagang banyak memperoleh keuntungan dari penanaman modalnya di Inggris dan daerah lain. Sebagian besar keuntungannya ditabung di bank, sehingga secara keseluruhan aktivitas memberi kesenjangan bagi kerajaan Inggris. Paham ekonomi liberal muncul sebagai reaksi terhadap paham ekonomi merkantilisme yang melahirkan sistem ekonomi yang diatur oleh pemerintah. Lahirnya paham ekonomi liberal di Inggris memantapkan persiapan masyarakat menuju suatu zaman industri. Artinya, paham ekonomi liberal memberi peluang bagi perkembangan industri-industri baru di Inggris. Ketujuh, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak awal abad ke-16, Inggris mulai memasuki abad pemikiran yang mengakibatkan munculnya ilmuwan-ilmuwan terkemuka dalam berbagai bidang pengetahuan dan teknologi. Bersama dengan munculnya ilmuwanilmuwan baru dan ide-ide baru. Ide dan gagasan baru tersebut mendorong terjadinya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan yang didasarkan atas ide dan gagasan baru tersebut, muncul penemuanpenemuan baru yang dapat memperingan segala jenis pekerjaan manusia. B. Jalannya Revolusi Industri Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota. Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian. Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan, sebagai berikut: 1) Domestic System (Kerajinan Rumah Tangga) 23


Sejarah Peminatan XI/1 Para pekerja bekerja dirumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Kerajinan diperoleh dari pengusaha yang telah selesai dikerjakan dan disetorkan kepadanya. Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan. Majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil. Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji. 2) Manufacture Setelah kerajinan industri makin berkembang diperlukan temopat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara mengerjakan dan mutu produksinya. Sebuah manufaktur dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada dinagian belakang rumah majikan. Rumah bagian tengah tempat tinggak dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya. Hubungan majikan dengan pekerja lebih akrab karena tempat kerja jadi satu dan jumlah buruhnya masih sedikit. Barang-barang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan. 3) Factory System Tahap sistem factory sudah merupakan industry yang menggunakan mesin. Tempatnya didaerah industry yang telah ditentukan, bisa didalam atau luar kota. Tempat tersebut untuk tempat kerja, sedangkan majikan tinggal di tempat lain. Toko untuk tempat hasil industry diadakan ditempat lain. Jumlah tenaga kerja sudah puluhan bahkan ratusan. Barang-barang produksinya untuk dipasarkan. C. Akibat Revolusi Industri Revolusi industry mengubah Inggris menjadi negara industry yang maju dan modern. Di Inggris muncul pusat-pusat industry, seperti Lancashire, Manchester, Liverpool, dan Birmingham. Seperti halnya revolusi yang lain, revolusi industry juga membawa akibat yang lebih luas dalam bidang ekonomi, sosial dan politik baik di negara Inggris maupun negara-negara lainnya. 1) Akibat di Bidang Ekonomi 24


Sejarah Peminatan XI/1 • Munculnya Kapitalisme Akibat langsung revolusi industry adalah terbentuknyalapisan masyarakat baru yaitu masyarakat pemilik modal. Kapitalisme adalah suatu paham ekonomi yang berpandangan bahwa pendapatan (laba) dapat ditingkatkan dengan cara ditunjang oleh sejumlah modal yang banyak, pengusaha sector produksi, sumber bahan baku, distribusi, dan teknologi terbaru. Dalam pandangan tersebut kaum kapitalis sangat menginginkan adanya kebebasan yang seluasluasnya bagi setiap individu dalam usahanya, persaingan yang bebas tanpa adanya campur tangan dari pihak pemerintah, sehingga kemakmuran bangsa dan negara hanya dapat diatur melalui mekanisme pasar • Pengambilan tanah untuk lahan industry Salah satu dampak revolusi industry adalah munculnya kelompok masyarakat yang memiliki modal. Usaha industry perlu lahan, para pemilik modal membeli tanah-tanah pertanian milik bangsawan. Pada akhirnya pembelian tanah pertanian menimbulkan beberapa dampak antara lain: Pertama, para petani yang semula bekerja dilahan pertanian milik bangsawan menjadi kehilangan pekerjaan. Kedua, lahan pertanian yang menjadi lahan industry lama kelamaan menjadi pusat industry dan akhirnya muncullah kota-kota industry. Ketiga, berkembangnya kota industry melahirkan kelas buruh. • Negeri jajahan sebagai daerah pemasaran Dalam mencari keuntungan yang sebesar-besarnya kaum kapitalis bekerja sama dengan pemerintah agar dapat menjalankan kegiatan usahanya. Bangsa Eropa yang memiliki daerah jajahan, menjadikannya sebagai daerah bahan industry, sasaran hasil industry, dan daerah penanaman modal. Secara singkat dapat dikatakan bahwa revolusi industry telah melahirkan bentuk imperialisme baru. 25


Sejarah Peminatan XI/1 • Barang melimpah dan harga murah Revolusi industry telah menimbulkan usaha industry dan pabrik secara besar-besaran dengan proses mekanisasi. Dengan demikian, dalam waktu singkat dapat mengahsilkan barang-barang yang melimpah. Produk barang menjadi berlipat ganda sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Akibat pembuatan barang menjadi cepat, mudah, serta dalam jumlah banyak sehingga harga menjadi lebih murah. • Perusahaan kecil gulung tikar Dengan penggunaan mesin-mesin maka biaya produksi menjadi relative kecil sehingga harga barang-barang pun relative lebih murah. Hal ini membawa akibat perusahaan tradisional terancam dan gulung tikar karena tidak mampu bersaing. • Perdagangan makin berkembang Berkat peralatan perhubungan yang modern, cepat dan murah, produksi lokal berubah menjadi produksi internasional. Pelayaran dan perdagangan internasional makin berkembang pesat. • Transportasi makin lancar Adanya penemuan di berbagai sarana dan prasarana transportasi makin sempurna dan lancar. Dengan demikian, dinamika kehidupan masyarakat makin meningkat. 2) Akibat di Bidang Sosial • Berkembangnya urbanisasi Berkembanya industrialisasi telah menimbulkan kota-kota dan pusat-pusat keramaian yang baru. Kota dengan kegiatan industrinya tampaknya menjanjikan kehidupan yang lebih layak, banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan. • Upah buruh rendah Akibat makin meningkatnya arus urbanisasi ke kota-kota industry maka jumlah tenaga semakin melimpah. Sementara itu, 26


Sejarah Peminatan XI/1 pabrik-pabrik banyak yang menggunakan tenaga mesin. Dengan demikian, upah tenaga kerja menjadi murah. • Munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh Dalam kegiatan industrialisasi dikenal adanya kelompok pekerja (buruh) dan kelompok pengusaha (majikan) yang memiliki industry atau pabrik. Dengan demikian, dalam masyarakat timbul golongan baru, yakni golongan pengusaha (kaum kapitalis) yang hidup penuh kemewahan dan golongan buruh yang hidup dalam kemiskinan. • Adanya kesenjangan antara majikan dan buruh Dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak, sedangkan pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita, menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh. Kondisi seperti ini, sering menimbulkan ketegangan-ketegangan yang diikuti dengan pemogokan kerja untuk menuntut perbaikan nasib. • Munculnya revolusi sosial Pada 1820-an terjadi huru-hara yang ditimbulkan oleh penduduk kota yang miskin dengan didukung oleh kaum buruh. Gerakan sosial ini menuntut adanya perbaikan nasib rakyat dan buruh. Akibatnya, pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin. 3) Akibat di Bidang Politik • Munculnya Gerakan sosialis Kaum buruh yang diperlakukan tidak adil oleh kaum pengusaha mulai bergerak menyusun kekuatan untuk memperbaiki nasib. Kemudian membentuk organisasi lazim yang disebut Gerakan sosialis. • Munculnya partai politik Dalam upaya memperjuangkan nasibnya maka kaum buruh terus menggalang persatuan. Apalagi dengan makin kuatnya kedudukan kaum buruh di parlemen mendorong dibentuknya suatu wadah 27


Sejarah Peminatan XI/1 perjuangan politik, yakni Labour Party (Partai Buruh). Partai ini berhaluan sosialis. Pihak pengusaha menggabungkan diri kedalam Partai Liberal. • Munculnya imperialisme modern Kaum pengusaha/kapitalis umumnya mempunyai pengaruh yang kuat dalam pemerintahan untuk melakukan imperialisme demi kelangsungan industrialisasinya. Dengan demikian, lahirlah imperialisme moder, yaitu perluasan daerah-daerah sebagai tempat pemasaran ahsil industry, mencari bahan mentah, penanaman modal yang surplus, dan tempat mendapatkan tenaga buruh yang murah. D. Pengaruh Revolusi Industri bagi Dunia dan Indonesia Dunia: • Perkembangan Industrialisasi • Perubahan sistem sosial • Munculnya paham-paham baru Indonesia: • Perkembangan industry • Peningkatan laju urbanisasi 28


Sejarah Peminatan XI/1 RANGKUMAN Renaissance adalah kelahiran Kembali budaya klasik terutama budaya Yunani Kuno dan Romawi Kuno. Pesatnya kemajuan dalam bidang perdagangan dan pelayaran menjadi dan berkembangnya semangat Renaissance juga peranan golongan Humanisme menjadi faktor pendorong munculnya Renaissance. Renaissance yang lahir di Italia cepat menyebar ke negara-negara lain di Eropa, bahkan negara-negara Eropa bagian barat laut. Tokoh-tokoh yang muncul pada masa Renaissance antara lain: Pertrach, Nicholas Copernicus, Johanes Kepler, Galileo Galilei, dan Leonardo da Vinci. Renaissance sangat berpengaruh terhadap dunia maupun Indonesia. Merkantilisme berasal dari kata merchant yang berarti pedagang. Merkantilisme lahir di Inggris dan Perancis. Lahirnya mekantilisme dipengaruhi semangat renaissance. Adanya perdagangan internasional mendorong perkembangan pelayaran bangsa-bangsa Eropa.dan penjelajahan samudera turut menyebabkan perkembangan merkantilisme. Paham merkantilisme banyak dianut di Negara Eropa pada abad ke-XVI antara lain Portugis, Spanyol, Inggris, Prancis, dan Belanda. Tokoh-tokoh yang muncul pada masa merkantilisme antara lain: Thoman Mun, Jean Boudin, Jean Baptis Colbert, Sir William Petty, dan David Hume. Merkantilisme sangat berpengaruh terhadap dunia maupun Indonesia. Reformasi gereja merupakan sebuah upaya perbaikan tatanan kehidupan yang didominasi oleh otokrasi pada ajaran yang menyimpang. Reformasi gereja disebabkan oleh adanya penyimpangan yang dilakukan oleh pihak Gereja Katolik terutama adanya penjualan surat Aflat, keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan Paus, dan adanya perkembangan paham Humanis yang menyebabkan banyak orang dapat membaca Alkitab. Pelopor reformasi gereja adalah Martin Luther (1483-1546) Berlangsungnya Reformasi Gereja Reformasi Gereja berkembang dan memunculkan tokoh-tokoh reformer yaitu Marthin Luther 29


Sejarah Peminatan XI/1 (1483-1546), Johannes Calvin (1509-1564), dan Bodin (1530-1596). Reformasi gereja sangat berpengaruh terhadap dunia maupun Indonesia. Abad pencerahan berlangsung pada abad ke-17-18 M 1685-1815. Negara polopor abad pencerahan adalah Inggris dan Prancis. Di Inggris dan Prancis lahir banyak ilmuwan dan pemikir atau filsuf yang gagasan-gagasannya sangat berperan memicu lahirnya abad pencerahan. Gagasan abad pencerahan mencapai puncaknya dalam Revolusi Prancis 1789-1799. Melalui slogan Sapere Aude yang berarti beranilah Berpikir Sendiri, Immanuel Kant yang merupakan filsuf asal Jerman mengajak orang-orang untuk semakin berani dan bebas menggunakan akalnya. Tokoh-tokoh yang muncul pada abad pencerahan antara lain: Francis Bacon, John Locke, Isaac Newton (Inggris), dan J.J Rousseau dan Voltaire (Prancis). Pengaruh abad pencerahan sangat dirasakan pada perkembangan teknologi dan pemikiran abad modern. Selain itu, abad pencerahan juga menghasilkan filsafat penting yang masih diadopsi sampai saat ini dalam berbagai ilmu pengetahuan. Revolusi industri adalah perubahan teknologi, sosio-ekonomi, dan budaya pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 yang terjadi dengan penggantian ekonomi berdasarkan pekerja menjadi yang didominasi oleh industry dan diproduksi mesin. Revolusi industri dimulai di negara Inggris dengan perkenalan mesin uap. Kemudian pada awal abad ke-19 mulai menyebar ke negara-negara Eropa lainnya dan negara-negara di Benua Amerika. Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota. Revolusi industry mengubah Inggris menjadi negara industry yang maju dan modern. Di Inggris muncul pusat-pusat industry, seperti Lancashire, Manchester, Liverpool, dan Birmingham. Reformasi gereja sangat berpengaruh terhadap dunia maupun Indonesia. 30


Sejarah Peminatan XI/1 EVALUASI 1. Perhatikan gambar berikut ini! Gambar tersebut merupakan bangunan peninggalan pada masa a. Reformasi Gereja b. Merkantilisme c. Abad Pencerahan d. Renaissance e. Abad Kegelapan 2. Perhatikan keterangan-keterangan berikut! 1) Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan, dan kemandirian setiap individu manusia. Manusia berupaya menjadi manusia merdeka dan memaksimalkan potensi dirinya. 2) Ditemukannya berbagai bangunan berarsitektur colonial, seperti bangunan, benteng, gereja, jembatan, Gedung, dan stasiun. 3) Berkembangnya ilmu pengetahuan, seni, budaya, dan kebebasan berpikir. 4) Meningkatnya perdagangan internasional Pengaruh Renaissance bagi masyarakat dunia ditunjukkan oleh nomor….. a. 1) dan 2) d. 2) dan 4) b. 1) dan 3) e. 3) dan 4) c. 2) dan 3) 31


Sejarah Peminatan XI/1 3. Paham merkantilisme banyak dianut di Negara Eropa pada abad ke-XVI antara lain Portugis, Spanyol, Inggris, Prancis, dan Belanda. Paham merkantilisme di Prancis berkembang pada masa pemerinatahan Raja Louis XIV (1643-1715). Pelopor merkantilisme di Prancis adalah Jean Baptiste Colbert dan ajarannya yang disebut dengan Colbertisme. Berikut ini yang bukan merupakan aturan-aturan dalam Colbertisme adalah…. a. Mengahapus daerah bea cukai dalam negeri sehingga peredaran barang menjadi lebih lancer dan harganya lebih murah b. Melarang impor barang yang dapat dihasilkan negeri sendiri. Apabila melakukan impor, barang tersebut dikenai pajak tinggi. c. Barang produksi dalam negeri yang diperlukan dilarang untuk ekspor. d. Melindungi perikanan dengan cara melarang rakyat memakan daging pada hari-hari tertentu dan menggantinya dengan ikan e. Barang dari luar negeri yang diperlukan untuk mengembangkan perekonomian diberikan keringanan atau dibebaskan dari pajak impor. 4. Perhatikan gambar berikut! Tokoh tersebut menulis buku yang berjudul “Of the balance of Trade” membicarakan mengenai harga-harga. yang sebagaian dipengaruhi oleh jumlah barang dan sebagian lagi ditentukan oleh jumlah uang. Tokoh yang dimaksud adalah…. a. David Hume b. John Locke c. Jean Baptis Colbert d. Sir Willian Petty e. Voltaire 5. Reformasi Gereja merupakan sebuah upaya perbaikan tatanan kehidupan 32


Sejarah Peminatan XI/1 yang didominasi oleh otokrasi pada ajaran yang menyimpang. Reformasi Gereja tercetus pertama kali pada abad ke-16 dan terjadi di Eropa Barat. Salah satu faktor penyebab munculnya Reformasi Gereja adalah.... a. Penggunaan rasio oleh umat manusia yang belum berubah secara signifikan b. Rakyat dipaksa mengikuti doktrin gereja c. Adanya penemuan baru yang memudahkan sistem kerja d. Munculnya golongan humanis e. Adanya penyimpangan yang dilakukan oleh Gereja Katolik 6. Reformasi gereja dipelopori oleh Martin Luther (1483-1548) yang merupakan seorang pastor dan guru besar Universitas Wittenberg di Sachsen Jerman. Pada tahun 1517 Martin Luther mengemukakan pokokpokok pikiran sebagai kritikan meliputi 95 dalil yang kemudian ditempel di pintu Gereja yang berisikan protes terhadap konsep pengampunan dosa yang dilaksanakan oleh paus. Salah satu dampak Reformasi gereja yang dirasakan oleh dunia adalah…. a. Terbelahnya agama Kristen menjadi beberapa aliran b. Timbulnya pembaharuan tatanan sosial, politik, ekonomi dan budaya pada awal abad ke-16 M c. Munculnya kesadaran individual atas hak-hak politik d. Lahirnya protestanisme e. Muncul persaingan antara Katolik dan Kristen 7. Perhatikan nama-nama negara berikut! 1) Inggris 3) Belanda 2) Prancis 4) Jerman Negara pelopor abad pencerahan ditunjukkan pada nomor…. a. 1) dan 3) b. 2) dan 3) c. 1) dan 2) d. 2) dan 4) 33


Sejarah Peminatan XI/1 e. 3) dan 4) 8. Gagasan abad pencerahan mencapai puncaknya dalam Revolusi Prancis (1789-1799). Melalui Revolusi Prancis, tatanan sosial-politik hierarkis tradisional, seperti monarki Prancis, privilese-privilese bagi kaum bangsawan, serta kekuasaan politik dan otoritas gereja dihancurkan kemudian diganti oleh tatanan sosial-politik yag diilhami ide-ide pencerahan. Immanuel Kant yang merupakan filsuf asal Jerman mengajak orang-orang untuk semakin berani dan bebas menggunakan akalnya melalui slogan Sapere Aude yang artinya…. a. Kelahiran kembali b. Kebebasan kembali c. Kelahiran yang bebas d. Beranilah berpikir sendiri e. Beranilah melakukan perubahan 9. Revolusi industri dimulai di negara Inggris dengan perkenalan mesin uap. Kemudian pada awal abad ke-19 mulai menyebar ke negara-negara Eropa lainnya dan negara-negara di Benua Amerika. Berikut faktor-faktor yang melatarbelakangi Revolusi Industri di Inggris, kecuali…. a. Kurangnya tenaga kerja b. Inggris memiliki kekayaan alam yang melimpah terutama batu bara dan bijih besi c. Inggris memiliki banyak daerah jajahan d. Mantapnya kondisi keamanan negara Inggris e. Mulai berkembangnya kegiatan kewiraswastaan dan manufaktur 10. Perhatikan keterangan-keterangan berikut! 1) Tempatnya didaerah industry yang telah ditentukan, bisa didalam atau luar kota. 2) Jumlah tenaga kerja sudah puluhan bahkan ratusan 3) Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji 4) Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan 5) Barang-barang produksinya untuk dipasarkan 34


Sejarah Peminatan XI/1 Ciri-ciri industry Factory System ditunjukkan oleh nomor…. a. 1), 2), dan 3) b. 1), 2), dan 5) c. 2), 3), dan 4) d. 2), 4), dan 5) e. 3), 4), dan 5) 35


Sejarah Peminatan XI/1 DAFTAR PUSTAKA Abdullah, T & A.B. Lapian. 2012. Indonesia Dalam Arus Sejarah Jilid 4: Kolonisasi Dan Perlawanan. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve Agung, Leo. 2013. Sejarah Intelektual. Yogyakarta: Ombak Basri, M. 2016. Sejarah Eropa. Yogyakarta: Suluh Media Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa: Dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Ombak Hasan, M., M. Dinar., S. Rijal., Rahmatullah., Inanna, & N. Arisah. 2020. Sejarah Pemikiran Ekonomi. Bandung: Media Sains Indonesia Kartodirjo, Sartono. 2014. Ungkapan-Ungkapan Filsafat Sejarah Barat dan Timur. Yogyakarta: Ombak Purwanto, Heri. 2019. Pemikiran Dibalik peristiwa Renaissance dan Aufklarung. E-Modul. Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas 36


Click to View FlipBook Version