The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by astuti.bbs, 2020-11-09 17:04:13

Rangkuman Materi Pantun

Rangkuman Materi Pantun

Rangkuman Materi

Kelas / Semester : V (Lima) / 1

Tema : Sehat Itu Penting ( Tema 4)

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia

Dapat diakses di link : https://anyflip.com/jclfc/oxvq/

No Kompetensi Dasar Indikator

3.6 Menggali isi dan amanat pantun 3.6.1. Menganalisis ciri-ciri pantun.
yang disajikan secara lisan dan 3.6.2. Menganalisis amanat yang
tulis dengan tujuan untuk
kesenangan. terdapat di dalam pantun.

4.6 Melisankan pantun hasil karya 4.6.1. Mengkreasikan pantun

pribadi dengan lafal, intonasi, dan 4.6.2. Menampilkan pantun hasil

ekspresi yang tepat sebagai bentuk karya Sendiri

ungkapan diri.

#TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Peserta didik dapat memahami tentang pantun dengan benar.
2. Peserta didik dapat menunjukkan ciri-ciri pantun secara tepat.
3. Peserta didik dapat menjelaskan amanat pantun dengan benar.
4. Peserta didik dapat mengkreasikan pantun dengan benar.

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama
yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa
Nusantara.

Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa
Minangkabau yang berarti "penuntun". Pantun memiliki
nama lain dalam bahasa-bahasa daerah: dalam bahasa
Jawa, pantun dikenal dengan parikan; dalam bahasa
Sunda, pantun disebut paparikan; dan dalam bahasa
Batak, pantun dikenal dengan sebutan umpasa. Pantun
pada mulanya merupakan sastra lisan, tapi sekarang
dijumpai juga pantun yang tertulis.

Contoh Pantun:
Jalan-jalan membeli selasih
Dibuat es aduh segarnya
Ketua RW tlah terpilih
Semoga hidup damai sentosa

Pantun juga ialah suatu karya yang dapat menghibur
dan juga mendidik serta juga menegur. Pantun adalah
suatu ungkapan perasaan dan juga suatu pikiran,
dikarenakan ungkapan itu disusun dengan kata-kata yang
sedemikian rupa sehingga dapat sangat menarik untuk
didengar atau juga dibaca.

Pantun tersebut menunjukkan bahwa indonesia
mempunyai ciri khas tersendiri untuk dapat mendidik dan
juga menyampaikan hal yang bermanfaat.

Kali ini Syamil dan Dodo sedang belajar pantun. Coba baca pantun nya Syamil
yuk!

Jalan-jalan ke Semarang
Bawa bandeng tanpa duri
Belajarlah mulai sekarang
Untuk bekal kemudian
hari

Dari pantunnya Syamil, bisakah kalian menemukan makna nya? Apa pesan dari
pantun tersebut?

Ya betul, tentang kita harus belajar dari sekarang agar ilmunya dapat
menjadi bekal untuk kehidupan kita nanti.
Coba baca dan carilah makna dari pantun-pantun berikut!

Jadi, di dalam pantun terdapat pesan atau amanat untuk kita yang
membaca atau mendengarnya ya. Sehingga pantun tersebut
memiliki makna yang terdapat di dalamnya.

Macam-macam Pantun

Langkah-langkah menulis pantun

Adapun di dalam menulis teks pantun dapat dilakukan dengan
cara mengikuti langkah-langkah berikut.
1. Memahami karakteristik pantun
Sebelum penulisan di mulai, pahami dulu karakteristik pantun,
yaitu struktur dan kaidahnya. Ini dilakukan karna pantun
merupakan karangan yang terikat dengan sejumlah aturan.
Perhatikan struktur dan kaidah teks pantun pada pembahasan
sebelumnya.

2. Menentukan tema
Menentukan tema berarti menentukan jenis pantun yang akan
dibuat. Pilih jenis pantun yang di anggap menarik, seperti
misalkan pantun jenaka, pantun nasihat, pantun cinta, pantun
agama, pantun teka-teki, pantun pendidikan dan pantun jenis
lain sebagainya.

3. Menulis isi

Secara berurut, pantun terdiri atas sampiran dan isi. Namun,

agar lebih mudah, sebaiknya terlebih dahulu buatlah dua

kalimat yang mengandung isi pantun, yaitu baris ke 3 dan ke 4.

Contoh: ..................................................
..................................................
Kita harus rajin belajar
Agar tidak menyesal nanti

4. Menulis sampiran
Langkah berikutnya, melengkapi isi pantun dengan dua
kalimat sampiran, yaitu baris ke 1 dan ke 2 dengan
memperhatikan persamaannya. Contoh misalnya ditambahkan
dengan dua kalimat : jalan-jalan ke batujajar, jangan lupa
membawa peti.

Jalan-jalan ke batujajar,
Jangan lupa membawa peti.
Kita harus rajin belajar,
Agar tidak menyesal nanti.


Click to View FlipBook Version