The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas (SP3) merupakan instrumen vital dalam sistem kesehatan. Informasi tentang kesakitan, penggunaan pelayanan kesehatan di puskesmas, kematian, dan berbagai informasi kesehatan lainnya berguna untuk pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan di tingkat kabupaten atau kota maupun kecamatan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ANNICA GLOW S 1904006, 2020-09-28 22:11:05

Pencatatan Dan Pelaporan Kesehatan Masyarakat

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas (SP3) merupakan instrumen vital dalam sistem kesehatan. Informasi tentang kesakitan, penggunaan pelayanan kesehatan di puskesmas, kematian, dan berbagai informasi kesehatan lainnya berguna untuk pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan di tingkat kabupaten atau kota maupun kecamatan

Keywords: #kesmas #pencatatan #pelaporan

MODUL
PENCATATAN DAN PELAPORAN KESEHATAN MASYARAKAT

DOSEN PENGAMPU : IDA HAYATI,M.keb

DISUSUN OLEH :
Anica glow simatupang (1904006)
Helamlia Amanda putri (1904023)

Oktaviani (1904040)
Sobiah Anis Alfiany (1904059)
Wanda nopita sari (1904068)
INSTITUT TEKNOLOGI KESEHATAN DAN SAINS WIYATA HUSADA
PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN

2020-2021

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT sehingga penulis bisa
menyelesaikan pembuatan makalah ini tanpa hambatan yang berarti. Makalah ini merupakan
tugas dari salah satu mata kuliah yang harus dipenuhi dalam semester ini.
Pembuatan makalah ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak sehingga penulis bisa
menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Untuk itu dalam kesempatan kali ini tidak lupa
penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam pembuatan
makalah ini.
Seperti kata pepatah, tidak ada gading yang tak retak, demikian juga dengan makalah ini
tidak luput dari banyak kekurangan, sehingga diperlukan masukan dari para pembaca untuk
kesempurnaan makalah ini. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para
pembacanya.

samarinda, 22 september 2020

penuli

DAFTAR ISI

COVER..................................................................................................................................................................

KATA PENGANTAR ............................................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................................................................

A. Latar belakang ...........................................................................................................................................
B. Rumusan masalah ......................................................................................................................................
C. Manfaat modul
D. Tujuan .......................................................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................................................................

A. Pengertian .................................................................................................................................................
B. Fungsi puskesmas ......................................................................................................................................
C. Kegiatan pokok puskesmas ........................................................................................................................
D. Tujuan SP2TP............................................................................................................................................
E. Pelaksanaan pencatatan..............................................................................................................................

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .................................................................................................................................................
B. Saran...........................................................................................................................................................
C. Daftar pustaka .............................................................................................................................................

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas (SP3) merupakan instrumen vital dalam
sistem kesehatan. Informasi tentang kesakitan, penggunaan pelayanan kesehatan di
puskesmas, kematian, dan berbagai informasi kesehatan lainnya berguna untuk pengambilan
keputusan dan pembuatan kebijakan di tingkat kabupaten atau kota maupun
kecamatan.Pencatatan dan pelaporan adalah indikator keberhasilan suatu kegiatan. Tanpa ada
pencatatan dan pelaporan, kegiatan atau program apapun yang dilaksanakan tidak akan
terlihat wujudnya. Output dari pencatatan dan pelaporan ini adalah sebuah data dan informasi
yang berharga dan bernilai bila menggunakan metode yang tepat dan benar. Jadi, data dan
informasi merupakan sebuah unsur terpenting dalam sebuah organisasi, karena data dan
informasilah yang berbicara tentang keberhasilan atau perkembangan organisasi tersebut.

Puskesmas merupakan ujung tombak sumber data kesehatan khususnya bagi dinas
kesehatan kota dan Sitem Pencatatan dan Pelaporan Terpadi Puskesmas juga merupakan
fondasi dari data kesehatan. Sehingga diharapakan terciptanya sebuah informasi yang akurat,
representatif dan reliable yang dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan perencanaan
kesehatan. Setiap program akan menghasilkan data. Data yang dihasilkan perlu dicatat,
dianalisis dan dibuat laporan. Data yang disajikan adalah informasi tentang pelaksanaan
progam dan perkembangan masalah kesehatan masyarakat. Informasi yang ada perlu dibahas,
dikoordinasikan, diintegrasikan agar menjadi pengetahuan bagi semua staf puskesmas.
Pencatatan harian masing-masing progam Puskesmas dikombinasi menjadi laporan terpadu
puskesmas atau yang disbut dengan system pencatatan dan pelaporan terpadu Puskesmas
(SP2TP).

Sesuai dengan sistem kesehatan nasional, upaya kesehatan diselenggarakan melalui
upaya kesehatan puskesmas, peran serta masyarakat dan rujukan upaya kesehatan. Puskesmas
mempunyai fungsi sebagai penembangnya peran serta masyarakat, pusat pembinaan
kesehatan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam rangka membina
petugas puskesmas untuk bekerjasama dalam tim sehingga dapat melaksanakan fungsi
puskesmas dengan baik, telah dikembangkan Lokakarya Mini Puskesmas.

A. Rumusan Masalah
1. Adapun yang menjad perumusan masalah dalam MODUL ini adalah “bagaimana

sistem pencatatan pelaporan terpadu puskesmas dan lokakarya mini puskesmas”

B. Manfaat modul
1. Untuk menambah wawasan mahasiswa akademi kebidanan dalam kesehatan

masyarakat.
2. Untuk menambah wawasan pada kelompok dan mahasiswa yang membaca modul

tentang SP2TP dan lokakarya mini

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui bagaimana sistem pencatatan dan pelaporan terpadu puskesmas
2. Untuk mengetahui bagaimana lokakaryamini puskesmas
3. Untuk mengetahui macam-macam tujuan dalam pencatatan di kesehatan

masyarakat?

BAB II
PEMBAHASANA

A. PENGERTIAN

SP2TP adalah kegiatan pencatatan dan pelaporan data umum, sarana, tenaga dan
upaya pelayanan kesehatan di Puskesmas yang bertujuan agar didapatnya semua data
hasil kegiatan Puskesmas (termasuk Puskesmas dengan tempat tidur, Puskesmas
Pembantu, Puskesmas keliling, bidan di Desa dan Posyandu) dan data yang berkaitan,
serta dilaporkannya data tersebut kepada jenjang administrasi diatasnya sesuai kebutuhan
secara benar, berkala dan teratur, guna menunjang pengelolaan upaya kesehatan
masyarakatSistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas adalah kegiatan
pencatatan dan pelaporan data umum, sarana, tenaga dan upaya pelayanan kesehatan di
Puskesmas yang ditetapkan melalui SK MENKES/SK/II/1981. Data SP2PT berupa
Umum dan demografi, Ketenagaan, Sarana, Kegiatan pokok Puskesmas. Menurut Yusran
Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) merupakan kegiatan
pencatatan dan pelaporan puskesmas secara menyeluruh (terpadu) dengan konsep wilayah
kerja puskesmas. Sistem pelaporan ini ini diharapkan mampu memberikan informasi baik
bagi puskesmas maupun untuk jenjang administrasi yang lebih tinggi, guna mendukung
manajemen kesehatan.

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas merupakan sumber
pengumpulan data dan informasi ditingkat puskesmas. Segala data dan informasi baik
faktor utama dan tenaga pendukung lain yang menyangkut puskesmas untuk dikirim ke
pusat serta sebagai bahan laporan untuk kebutuhan. Menurut Bukhari Lapau data yang
dikumpul oleh puskesmas dan dirangkum kelengkapan dan kebenaranya. Sistem
Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) ialah laporan yang dibuat semua
puskesmas pembantu, posyandu, puskesmas keliling bidan-bidan desa dan lain-lain yang
termasuk dalam wilayah kerja puskesmas.

Sedangkan lokakarya mini puskesmas adalah upaya untuk menggalang kerja sama
tim untuk penggerakan dan pelaksanaan upaya kesehatan puskesmas sesuai dengan
perencanaan yang telah disusun dari tiap-tiap upaya kesehatan pokok puskesmas sehingga
dapat di hindarkan terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan kegiatannya.

B. FUNGSI FUSKESMAS

Ada tiga fungsi puskesmas yaitu :

1. .Sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya
2. .Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan

kemampuan untuk hidup sehat
3. .Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat

di ilayah kerjanya.

Proses dalam melaksanakan fungsinya dilakukan dengan cara:

1. Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatandalam
rangkamenolong dirinya sendiri

2. .Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali
danmenggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien

3. Memberikan bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis
maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut
tidak menimbulkan ketergantungan

4. Memberi pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat
5. .Bekerja sama dengan sector-sektor yang bersangkutan dalam melaksanankan

program puskesmas

C. KEGIATAN POKOK PUSKESMAS

Berdasarkan buku pedoman kerja puskesmas yang terbaru ada 20 usaha pokok
kesehatan yang dapat dilakukan oleh puskesmas, itu pun sangat tergantung kepada
faktortenaga, sarana, dan prasarana serta biaya yang tersedia berikut kemampuan
manajemen dari tiap-tiap puskesmas.

Kegiatan pokok puskesmas diantaranya adalah :

1. Upaya kesehatan ibu dan anak

a) Pemeliharaan kesehatan ibu hamil , melahirkan dan menyusui serta bayi anak
balitadan anak prasekolah.

b) Memberikan nasehat tentang makanan guna mencegah gizi buruk
c) Pemberian nasehat tentang perkembangan anak dan cara stimulasinya.
d) Imunisasi tetanus toksoid dua kali pada ibu hamil dan BCG, DPT 3 kali, polio3 kali

dan campak 1 kali pada bayi
e) Penyuluhan kesehatan dalam mencapai program KIA
f) pelayanan keluarga berencana
g) Pengobatan bagi ibu, bayi anak balita dan anak prasekolah untuk macam-macam

penyakit ringan
h) Kunjungan rumah untuk mencari ibu dan anak yang memerlukan pemeliharaan,

memberikan penerangan dan pendidikan tentang kesehatan
i) Pengawasan dan bimbingan kepada taman kanak-kanak dan para dukun bayi

2. Upaya keluarga berencana

a) Mengadakan kursus keluarga berencana unutk para ibu dan calon ibu yang
mengunjungi KIA

b) Mengadakan kursus keluarga berencana kepada dukun yang kemudian akanbekerja
sebagai penggerak calon peserta keluarga berencana

c) Mengadakan pembicaraan-pembicaraan tentang keluarga berencana kapansaja ada
kesempatan

3. Upaya peningkatan gizi

a) Mengenali penderita-penderita kekurangan gizi dan mengobati mereka
b) Mempelajari keadaan gizi masyarakat dan mengembangkan programperbaikan

gizi

c) Memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat terutama dalam rangkaprogram
d) KIA Melaksanakan program-program :

1) Program perbaikan gizi keluarga melalui posyandu protein dan
2) Memberikan makanan tambahan yang mengandung

kalorikepada balita dan ibu menyusui
3) Memberikan vitamin A kepada balita umur dibawah 5 tahun
4) Upaya kesehatan lingkungan Kegiatan

4. Kegiatan utamam kesehatan lingkungan yang dilakukan staf puskesmas adalah:
a) Penyehatan air bersih
b) Penyehatan pembuangan kotoran
c) Penyehatan lingkungan perumahan
d) Penyehatan limbah
e) Pengawasan sanitasi tempat umum
f) Penyehatan makanan dan minuman
g) Pelaksanaan peraturan perundang-undangan.

5. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Mengumpulkan dan
menganalisa data penyakit
a) Melaporkan kasus penyakit menular
b) Menyelidiki di lapangan untuk melihat benar atau tidaknya laporan yang
masuk, untuk menemukan kasus-kasus baru dan untuk mengetahui
sumberpenularan.
c) Tindakan permulaan untuk menahan penularan penyakit
d) Menyembuhkan penderita, hingga ia tidak lagi menjadi sumber infeksi
e) Pemberian imunisasi
f) Pemberantasan vektorh.
g) Pendidikan kesehatan kepada masyarakat

D. TUJUAN SP2TP
a. Tujuan umum
Tersedianya data dan informasi yang akurat tepat waktu dan mutakhir secara
periodik dan teratur pengolahan program kesehatan masyarakat melalui
puskesmas di berbagai tingkat administrasi.
b. Tujuan khusus
a) Tersedianya data secara akurat yang meliputi segala aspek.
b) Terlaksananya pelaporan yang secara teratur diberbagai jenjang
administrasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
c) Digunakan data tersebut sebagai alat pengambilan keputusan dalam
rangka pengelolaan rencana dalam bidang program kesehatan.
c. .Ruang Lingkup

a) SP2TP dilakukan oleh semua puskesmas termasuk puskesmas pembantu
(PUSTU) dan puskesmas keliling.

b) pencatatan dan pelaporan mencakup:
c) Data umum dan demografi wilayah kerja puskesmas
d) Data ketenagaan di puskesmas
e) Data sasaran yang dimiliki puskesmas
f) Data kegiatan pokok puskesmas

E. PELAKSANAAN PENCATATAN
A. Pencatatan
pencatatan dengan nenggunakan pormat
a. Family folder
b. Buku register yang berisi:
1. Rawat jalan dan rawat inap
2. Penimbangan
3. Kohort ibu
4. Kohort anak
5. Persalinan
6. Laboratorium
7. Pengamatan penyakit memar
8. Imunisasi
9. Pkm
10. Kartu indeks penyakit (kelompok penyakit)
11. Kartu perusahaan
12. Kartu murid
13. Sensus harian (penyakit dan kegiatan puskesmas mempermudah
pembuatan laporan)
14. Pelapor
B. Jenis dan periode laporan
Laporan bulanan yang berisi:
1.Data kesakitan
2.Data kematian
3.Data operasional (gizi, imunisasi, KIA, KB, dan sebagainya)
4.Data managemen obat
5.Laporan setiap semester
6. Data kegiatan puskesmas Alur Pengiriman SP2TP

C. Aturan pengiriman sampai saat ini:
1. Dikiri kedinas kesehatan tingkat II, diteruskan kedinas kesehatan tingkat I,
kemudian diteruskan ke departemen kesehatan (bagian informasi Ditjen
pembinanaan kesehatan masyarakat)
2. Umpan balik dikirim ke kanwil ke departemen kesehatan provinsi
Alur pengiriman jangka panjang

3. Mengikuti alur jenjang administrasi organisasi. Departemen kesehatan
menerima laporan dari kanwil departemen kesehatan provinsi

D. Pengolahan Analisa Dan Pemanfaatan
1. Dilaksanakan pada setiap jenjang administrasi
2. Pemanfaatan diseseuaikan dengan tugas dan fungsi dalam pengambilan
keputusan
3. Dipuskesmas digunakan untuk pemantauan dan pelaksanaan program
operasionalisasi early warning system.
4. Pada dati tk ii digunakan untuk pemntauan, pengendalian dan pengambilan
tindak koreksi

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Program pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) didalam

pelaksanaannya masih terbatas pada data yang merupakan hasil dari interaksi
antara masyarakat dengan fasilitas kesehatan. SP2TP dapat juga membantu
dalam perencanaan program-program kesehatan di puskesmas. Namun dalam
kenyataannya belum berjalan seperti yang harapkan, bahkan kehadiran sistem
pencatatan dan pelaporan di puskesmas dilihat sebagai suatu hal yang cukup
membebani petugas puskesmas. Evaluasi dilakukan untuk mengkaji pelaksanaan
sistem pencatatan dan pelaporan di Puskesmas, menemukan masalah-masalah
yang dihadapi baik dari aspek teknis dan non teknis.

B. Saran
Diharapkan kepada seluruh tenaga kesehatan(terutama bidan yang

ditempatkan di puskesmas) agar lebih memperhatikan pembuatan laporan
puskesmas. Sehingga dapat diperoleh data yang akurat untuk memantau kesehatan
masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Syaffrudin,dkk.2009.Ilmu Kesehatan Masyarakat.jakarta:buku kesehatan.
Notoatmojo,soekidjo.2007.Kesehatan Masyarakat Ilmu Dan Seni.jakarta:rineka cipta.
Estiwidani, Meilani, Widyasih, Widyastuti, Konsep Kebidanan. Yogyakarta, 2008.
Theresia,2009.Ilmu Kesehatan Masyarakat.jakarta:buku kesehatan


Click to View FlipBook Version