The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sh4br1n4005, 2023-12-06 08:50:52

Kimia unsur non-logam

KIMIA UNSUR NON-LOGAM

KIMIA UNSUR NONLOGAM


KIMIA UNSUR NON-LOGAM KIMIA 12 IPA 2 PENYUSUN : Shabrina Shandy Yunita (32) SMAN 46 JAKARTA TAHUN AJARAN 2023-2024 KURIKULUM 2013


DAFTAR ISI DAFTAR ISI ...................................................................................... 1 NON-LOGAM...................................................................................... ...................................................................................... 2 3 SIFAT-SIFAT A. Sifat fisis B. Sifat kimia NON-LOGAM PILIHAN A. Hidrogen B. Oksigen C. Halogen D. Gas mulia MANFAAT KIMIA UNSUR A. Unsur non-logam B. Semikonduktor PENGGUNAAN NON-LOGAM ...................................................................................... .......................................................................................... ........................................................................................ ...................................................................... ........................................................................................... ............................................................................................. ............................................................................................. ........................................................................................... .................................................................... ................................................................................ .................................................................................... .............................................................. 4 4 5 6 6 7 ........................................................................................ 8 10 9 11 11 11 12 .............................................................. 13


NON-LOGAM Nonlogam adalah kelompok unsur kimia yang bersifat elektronegatif, yaitu lebih mudah menarik elektron valensi dari atom lain dari pada melepaskannya. Unsur-unsur yang termasuk dalam non-logam adalah: 1. Halogen Fluorine (F), Chlorine (C1), Bromine (Br). Iodine (1), Astatine (At), Ununseptium (Uus). 2. Gas mulia Helium (H), Neon (Ne), Argon (Ar), Krypton (Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn), Ununoctium (Uuo). 3. Nonlogam lainnya: Hidrogen (H), Carbon (C), Nitrogen (N), Phosphorus (F). Oxygen (O), Sulfur (B), Selenium (Se). Sebagian besar nonlogam ditemukan pada bagian atas tabel periodik, kecuali hidrogen. yang terletak pada bagian kiri atas bersama logam alkali. Walaupun hanya terdiri dari 20 unsur, dibandingkan dengan lebih dari 80 lebih jenis logam, nonlogam merupakan penyusun sebagian besar isi bumi, terutama lapisan luarnya. Tidak seperti logam yang merupakan konduktor listrik, nonlogam biasanya bersifat insulator atau semikonduktor.


NON-LOGAM Nonlogam dapat membentuk ikatan ion dengan menarik elektron dari logam, atau ikatan kovalen dengan nonlogam lainnya. Oksida nonlogam bersifat asam. Walaupun hanya terdiri dari 12 unsur, dibandingkan dengan lebih dari 80 lebih jenis logam, nonlogam merupakan penyusun sebagian besar isi bumi, terutama lapisan luarnya Makhluk hidup tersusun hampir semuanya dari nonlogam. Banyak nonlogam yang berbentuk diatomik (hidrogen,nitrogen,oksigen, fluor, klor, brom, dan yodium), sedangkan sisanya adalah poliatomik. Jumlah keseluruhan unsur kira-kira 106, di antaranya 92 unsur alami dan selebihnya merupakan unsur buatan. Kandungan no-logam dalam lapisan bumi yaitu: Oksigen = 46,6% Silikon = 27,7% →Selebihnya < 1% = P, S, C, CI


2. Nonlogam tidak dapat menghantarkan panas dan listrik sehingga disebut sebagaiisolator. 3. Nonlogam sangat rapuh sehingga tidak dapat ditarik menjadi kabel atau ditempamenjadi lembaran. SIFAT FISIS NON-LOGAM Pada umumnya unsur nonlogam mempunyai sifat fisis, antara lain: Nonlogam tidak dapat memantulkan sinar yang datang sehingga nonlogam tidak terlihat mengkilat. 1. 4. Densitas atau kepadatannya pun relatif rendah sehingga terasa ringan jika dibawa dan tidak bersifat diamagnetik (dapat ditarik magnet). 5. Nonlogam berupa padatan, cairan dan gas pada suhu kamar. Contohnya padatan 1arbon%1), cairan Bromin (Br) dan gas Hidrogen (H). 6. Sebagian besar berwujud cair dan gas. 7. Titik didih dan titik leleh rendah.


Sifat-sifat kimia yang dimiliki unsur nonlogam antara lain: 1. Jika dilihat dari konfigurasi elektronnya, unsur-unsur nonlogam cenderung menangkap elektron karena memiliki energi ionisasi yang besar untuk membentuk anion. Contohnya, ClO N². SIFAT KIMIA NON-LOGAM 2. Umumnya unsur nonlogam memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif rendah jika dibandingkan dengan unsur logam. 3. Nonlogam memiliki 4 sampai 8 elektron dalam kulit terluar dari atom-atomnya. 4. Nonlogam yang bereaksi dengan logam akan membentuk garam. 3Br2(l) + 2Al(s) --> 2AlBr3(s) nonlogam + logam --> garam 5. Kebanyakan nonlogam oksida yang larut dalam air akan bereaksi membentuk asam. Contohnya: CO2(g) + H2O(l) --> H2CO3(aq) nonlogam oksida +air --> asam 6. Nonlogam dapat bereaksi dengan basa membentuk garam dan air. CO2(g) + 2NaOH(aq) --> Na2CO3(aq) + H2O(l) nonlogam oksida + basa --> garam + air


Sifat kimia: Kelarutan dan karakteristik hidrogen dengan berbagai macam logam merupakan subjek yang sangat penting dalam bidang metalurgi (karena perapuhan hidrogen dapat terjadi pada kebanyakan logam ) dan dalam riset pengembangan cara yang aman untuk menyimpan hidrogen sebagai bahan bakar.Hidrogen sangatlah larut dalam berbagai senyawa yang terdiri dari logam tanah nadir dan logam transisi dan dapat dilarutkan dalam logam kristal maupun logam amorf.Kelarutan hidrogen dalam logam disebabkan oleh distorsi setempat ataupun ketidakmurnian dalam kekisi hablur logam. Dalam golongannya ia berbeda sendiri pada suhu dan tekanan standar, hidrogen tidak berwarna, tidak berbau, bersifat non-logam, bervalensi tunggal, dan merupakan gas diatomik yang sangat mudah terbakar. Hidrogen juga adalah unsur paling melimpah dengan persentase kirakira 75% dari total massa unsur alam semesta. HIDROGEN


Cenderung menarik dua elektron membentuk anion Terdapat metaloid (telarium) dan logam (polonium). Sifat-sifatnya: GRUP OKSIGEN OKSIGEN: Memainkan peran penting dalam kimia dari golongan lain dalam Tabel Periodik Oksida dari unsur logam adalah BASA Okida dari unsur non-logam adalah ASAM golongan (6A atau 16)


Cenderung menarik satu elektron membentuk anion Secara umum, khususnya FLOUR, sangat baik untuk menghilangkan elektron dari jenis lain karenanya, sering digunakan sebagai OKSIDAN INDUSTRI. Sifat-sifatnya: GRUP HALOGEN golongan (7A atau 17)


Unik karena berada sebagai atom terisolasi disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil (sangat sukar bereaksi). Tidak ditemukan satupun senyawa alami dari gas mulia. Menurut Lewis, kestabilan gas mulia tersebut disebabkan konfigurasi elektronnya yang terisi penuh, yaitu konfigurasi oktet (duplet untuk Helium). Kestabilan gas mulia dicerminkan oleh energi ionisasinya yang sangat besar, dan afinitas elektronnya yang sangat rendah (bertanda positif) GRUP GAS MULIA golongan (8A atau 18)


Para ahli zaman dahulu yakin bahwa unsur-unsur gas mulia benar benar inert. Pendapat ini dipatahkan, setelah pada tahun 1962, Neil Bartlett, seorang ahli kimia dari Kanada berhasil membuat senyawa xenon, yaitu XePtF6. Sejak itu, berbagai senyawa gas mulia berhasil dibuat. Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Gas mulia banyak digunakan dalam sektor perindustrian. GRUP GAS MULIA golongan (8A atau 18)


1. Flour (F): senyawa flourid yang dicampur dengan pasta gigi berfungsi untuk menguatkan gigi, dan freon-12 digunakan sebagai pendingin kulkas dan AC. 2. Brom (Br): digunakan sebagai obat penenang saraf, film fotografi, dan campuran zat pemadam kebakaran. 3. Yodium (I): senyawa beryodium digunakan untuk antiseptik, tambahan yodium dalam garam dapur, dan sebagai bahan tes amilum/karbohidrat dalam industri tepung. MANFAAT KIMIA UNSUR Manfaat unsur non-logam: Manfaat semikonduktor: 1. Silikon (Si): terdapat di alam terbanyak kedua setelah oksigen yaitu 28%. Silikon digunakan dalam peralatan pemotong dan pengampelasan, untuk semikonduktor, dan untuk bahan gelas dan keramik. 2. Germanium (Ge): keberadaan Ge di alam sangat sedikit, dapat diperoleh dari batu bara dan batuan seng yang pekat. Germanium merupakan bahan semikonduktor yaitu pada suhu rendah berfungsi sebagai isolator dan pada suhu tinggi sebagai konduktor.


Belerang merupakan endapan gas belerang yang membatu. Terbentuknya belerang karena aktifitas vulkanisme. Belerang (Su) ini banyak digunakan di berbagai macam industri, misalnya: PENGGUNAAN NON-LOGAM pupuk, kertas, cat, plastik, bahan sintetis, pengolahan minyak bumi, industri karet dan ban, industri gula pasir, aki, industri kimia, bahan peledak, pertenunan, film dan fotografi, industri logam dan besi baja, bahan korek api, obat-obatan dan lainlain. Belerang atau sulfur ini tersebar di Pegunungan Ijen (Jawa Timur), Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), dan Tangkuban Perahu (Jawa Barat). Fosfat merupakan bahan endapan dari kotoran kelelawar dan burung. Fosfat terdapat di daerah karst terutama di dalam gua-gua. Pemanfaatannya digunakan untuk bahan utama pupuk fosfat. Tersebar di Bojonegoro (Jawa Timur), Ajibarang (Jawa Tengah), dan Bogor (Jawa Barat). Contoh dari carbon (C) adalah intan atau berlian. Intan dalam tingkatan kekerasanbatuan, merupakan batuan yang mempunyai tingkatan kekerasan paling tinggi, sehingga intan bisa digunakan untuk mengiris kaca dan marmer. Intan berasal dari endapan tumbuhan jenis pakis-pakisan yang telah mengalami proses yang sangat panjang dan lama. Pemanfaatan utama intan ialah digunakan sebagai perhiasan. Mineral intan tersebar di Martapura (Kalimantan Selatan), Longiram (Kalimantan Timur), Sei Pinang (Kalimantan Tengah), dan Muara Mengkiang (Kalimantan barat).


Karbon monoksida (CO) lebih dikenal karena sifatnya yang beracun daripada kegunaannya. Gas ini dapat berikatan dengan haemoglobin dalam darah sehingga menghalangi fungsi utama darah sebagai pengangkut oksigen. Gas CO tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. CO di udara berasal dari pembakaran tak sempurna dalam mesin kendaraan bermotor dan industri. Beberapa penggunaan CO adalah sebagai reduktor pada pengolahan logam, sebagai bahan baku untuk membuat methanol dan merupakan komponen berbagai jenis bahan bakar gas. PENGGUNAAN NON-LOGAM Gas CO, tidak beracun, tetapi jika kadarnya terlalu besar (10-20%) dapat membuat pingsan dan merusak sistem pernapasan. CO, terbentuk pada pembakaran bahan bakar yang mengandung karbon seperti batu bara, minyak bumi, gas alam dan kayu. Gas ini juga dihasilkan pada pernapasan makhluk hidup. Karbon dioksida komersial diperoleh dari pembakaran residu penyulingan minyak bumi. Dalam jumlah besar juga diperoleh sebagai hasil samping produksi urea dan pembuatan alkohol dari proses peragian. Beberapa penggunaan komersial karbon dioksida adalah karbon dioksida padat yang disebut es kering digunakan sebagai pendingin, untuk memadamkan kebakaran dan untuk membuat minuman ringan.


Click to View FlipBook Version