The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Majalah Inspirasi dan Pewartaan
Gereja Santo Thomas Rasul,
Keuskupan Agung Jakarta

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Majalah MeRasul, 2022-05-31 11:38:46

Majalah MeRasul Edisi 39

Majalah Inspirasi dan Pewartaan
Gereja Santo Thomas Rasul,
Keuskupan Agung Jakarta

Keywords: kaj,sathora,bojong indah,merasul,warta gereja

- 101 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

UCAPAN TERIMA KASIH PANITIA PASKAH 2022

Dengan terbitnya Majalah Merasul Digital edisi Paskah ini, kami, Panitia Paskah dari Wilayah Benediktus –
Sathora, yang diberi tugas oleh Dewan Paroki, ingin mengucapkan banyak terima kasih atas segala upaya
dan doa yang mengiringi kami, sehingga seluruh rangkaian Acara Paskah dapat terlaksana, walau ada
kekurangan di sana-sini, dan terakhir, kami dapat mengakhirinya dengan Majalah ini.

Khususnya dalam Majalah Merasul Digital ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1. Para Donatur yang dengan suka cita telah membantu terlaksananya pembuatan 1.200 goody bag, yang
telah dibagikan kepada Mereka yang membutuhkan, antara lain : Handuk A55, PT Enzym, PT MKA, PT
Jaya Abadi, PT Dua Kelinci, PT Kalbe Nutritional Beverage, PT Softex Indonesia, PT Sanghiang Perkasa,
St Joseph Freinadermetz.

2. Para Donatur yang telah memberikan bantuan Dana dan Barang untuk Aksi Sosial, antara lain :
Exoticimo, Tjhindatama, Melisa, Yap Alex Yonanda, Agny, Roselina Chairil, Paul, Gunawan Sugianto, PT
Terang Hidup Energi, Taman Djojomitro, Dr Iwan Susanto PIMC, TA Handy Widjaja, A Wien Gunawan, G
Sunardi Rifay, Rudy Hamdani, Johnny Djohan, B Vincent Sutanto, Sutandy Tantardjo, Sutedjo, PT Terang
Parts Indonesia, Lydia Polo, Ennon Saputra, PT Tirta Fresindo, Anna Tedja, A Sjheny Tanuwidjaja, Alice
Juti, Suanty Marjanti, Hendra & Meilina Lay, Tjai Giok Mui & PT Lemonilo Indonesia Sehat.

3. Rekanan, Teman, Wilayah dan Lingkungan Sathora, yang telah berpartisipasi dengan memasang Iklan di
Majalah Merasul.

4. Rekan-rekan yang membantu kegiatan Seksi Liturgi, antara lain : Soetjipto Lukita, Vera Gunawan,
Jennifer A Hendrata & Paschal Thant Kyaw Zin.

5. Romo Kepala Paroki, Romo Paroki, seluruh Umat Wilayah Benediktus, baik yang terlibat aktif maupun
yang pasif, dan juga seluruh Umat Sathora.

6. Rekan-rekan dari semua Seksi-seksi yang ada di Sathora sehingga Acara Paskah dapat terselenggara
dengan baik.

7. Kepala dan Anggota Tim Majalah Merasul, yang telah bekerja dengan sangat luar biasa, sehingga
Majalah Merasul akhir nya dapat dirilis, walau sedikit terlambat dari jadwal, karena terkendala
komunikasi antara Panitia Paskah dan Pemasang Iklan.

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih, semoga semua kerja keras dan partisipasi Bapak dan Ibu,
diberi balasan yang lebih baik oleh Allah Bapa kita yang penuh kasih dan setia.

Salam hormat dari kami
Panitia Paskah 2022

- 102 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

PANITIA PASKAH 2022
WILAYAH SANTO BENEDIKTUS

Pelindung : RD Hieronimus Sridanto Aribowo N *Roselina Chairil
*Angela Sutanta
Romo Pendamping : RD Albertus Bondika Widyaputra *Laurensia S. Gusman
*Irene Rasubala
Penasehat : DPH Santo Thomas Rasul *Nicolaas
*Stephanus Harijanto

DPH Pendamping : Anna Tedjasukmana

Bidang IV : PERLENGKAPAN & DOKUMENTASI

Ketua Panitia : Yan Wibowo Penanggung Jawab : Leo Sadeli Godjali
Wakil Ketua Panitia : Thomas Hanidjaja
Ketua : Leo Sadeli Godjali

Anggota : *Jap Julianto

Sekretaris I : David Suherman
Sekretaris II : Archangela Sjheny
Bidang V : KONSUMSI & BINGKISAN
Bendahara I : Yohanes Ade Bunian Moniaga
Bendahara II : Irene Rasubala Penanggung Jawab : Yohanes Ade Bunian Moniaga

Ketua : Carolina Renata Djaja

Anggota : Octavia Melly

*Cicilia Tini

Bidang I : LITURGI *Tjhin Lintje

Penanggung Jawab : Elviana G Hayanto *Endah Setyawati S ( Iin )

Ketua : Jeanne S. Darmanto *Tjoeng Anastasia

Anggota : Elviana G. Hayanto

*Angela Sutanta

*Elies Harjati

*Maria Magdalena S. Puji

*Endah Setyawati S (Iin)

*Albertus Driyarkoro Tamtomo



Bidang II : ACARA

Penanggung Jawab : Irene Rasubala

Ketua : Maria Soendari

Wakil Ketua : Gregorius Suwandi Wijaya

Anggota : David Suherman

*Roselina Chairil

*Maya Devi

*Elviana G. Hayanto

*Wedining Hartati Tirtonoto

*Diana Hanardi

*Rina Soegiri

*Maria Magdalena S. Puji

Bidang III : DANA

Penanggung Jawab : Irene Rasubala

Ketua : Yahya Yastputera

Anggota : Juliani Kurniawan

*Sunny Riady

- 103 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

SERBANEKA

Saatnya Berbela Rasa terhadap Orang Miskin

SEBAGAI orang beriman bertahan hidup dan bersiap untuk dari wabah corona ini dan harus
kepada Allah, kita percaya bangkit kembali setelah wabah ini mengatasi dampak yang paling
akan kasih dan kuasa-Nya mereda. rentan di planet ini dengan
yang terus menyertai kita untuk solidaritas yang lebih besar, dialog
bersabar dalam cobaan. Paus Paus Fransiskus mengatakan dan multilateralisme, atau di dalam
Fransiskus mengatakan, “Saya bahwa wabah virus Corona lingkup kelola nasionalisme yang
tidak tahu apakah wabah corona ini merupakan salah satu bentuk lebih besar.
merupakan pembalasan alam. Tapi, respons alam terhadap umat
ini adalah respons alam.”  manusia karena mengabaikan krisis Sementara sikap individualisme
lingkungan.  dan elitisme, kata Paus, “pasti akan
Saat ini, dunia tengah terjangkit merugikan seluruh komunitas,
Covid-19. Dalam hitungan bulan, Paus juga mengatakan bahwa menyebabkan luka yang ditimbulkan
wabah ini telah mengakibatkan kondisi kesehatannya membaik sendiri pada semua orang, dan
krisis di berbagai negara. Virus setelah sempat menderita hal itu tidak boleh menang.” Krisis
Corona adalah keluarga besar dari bronchitis. Paus juga lebih banyak memberikan kesempatan untuk
berbagai virus yang sudah lama ada berdoa di tempat tinggalnya menjadi lebih baik atau lebih buruk.
di lingkungan manusia. di Vatikan selama masa yang “ Ada banyak alasan untuk (memilih)
menurutnya penuh ketidakpastian bekerja agar menjadi lebih baik.”
Virus ini menginfeksi hewan ini.
termasuk kelelawar, unta, Paus  juga mengkritik pemimpin
dan sapi. Para ilmuwan telah Paus berusia 83 tahun ini yang melontarkan pidato populis
mengklasifikasikan virus Corona ke pernah mengalami infeksi paru- seperti Hitler pada 1933 dan
dalam empat sub grup, yaitu alpha, paru dan telah dua kali menjalani pemimpin yang fokus pada urusan
beta, gama, dan delta. tes terhadap infeksi Corona, dan ekonomi saja. “Saya khawatir
hasilnya negatif. Meski begitu, Paus terhadap setiap tokoh politik yang
Akhirnya, Organisasi Kesehatan tetap menjaga jarak dan menyimpan hipokrit, yang bicara soal mengatasi
Dunia (WHO) membuat penilaian persediaan makanan di ruang krisis dan kelaparan dunia namun
bahwa Covid-19 dapat dikatagorikan pribadinya. Paus menyatakan bahwa terus memproduksi senjata.”
sebagai pandemi, menyusul flu pandemi ini memberi kesempatan
Spanyol 1918 (H1N1), flu Asia 1957 ( untuk memperlambat laju produksi Ada foto yang muncul mengenai
H2N2), flu Hongkong 1968 ( H3N2), dan konsumsi, dan juga memberi tunawisma yang menjalani karantina
dan flu pandemi 2009 (N1N1), yang kesempatan kepada manusia di tempat parkir Las Vegas. “Hotel-
masing-masing menyebabkan untuk belajar memahami dan hotel terlihat kosong tapi para
sekitar 50 juta, 1.5 juta, 1 juta, dan merenungkan alam. tunawisma tidak bisa pergi ke hotel,
300.000 kematian manusia. “ lanjut Paus.
Paus Fransiskus terus-menerus Menurut Paus, inilah saatnya untuk
Berdasarkan analisis filogenetik mengingatkan untuk tetap menjaga peduli dan berbela rasa terhadap
dan taksinomi, Sars-Cov-2 diyakini kesehatan dan bersabar di tengah kaum miskin. “ Ada kecenderungan
sebagai limpahan dari virus Corona pandemi. “Jaga dirimu untuk masa masyarakat melihat orang
hewan yang kemudian beradaptasi yang akan datang,” kata Paus. miskin seperti hewan yang perlu
dan berpindah penularannya dari diselamatkan.” Raymundus Susanto
manusia ke manusia. Covid-19 Paus Fransiskus mengatakan
sangat mudah menular, ia menyebar bahwa dunia memiliki pilihan
dengan cepat dan terus yang harus diambil ketika keluar
bermultiplikasi pada populasi
manusia.

Kita perlu menyadari
bahwa krisis Covid-19 saat
ini tentu tidak akan menjadi
yang terakhir tetapi hal ini
membuat manusia belajar
mengenai banyak hal sekaligus
memanfaatkan berbagai ilmu
dan pengetahuan yang telah
kita dapatkan dari sejarah virus
Corona, serta pengalaman

- 104 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 105 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 106 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 107 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 108 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 109 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022

- 110 - MERASUL EDISI 39 # Mei 2022


Click to View FlipBook Version