The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kumpulan Materi dan Soal Ujian Nasional 2019/2020

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Adzra Dzahin Rohmat, 2022-12-10 09:31:36

Sukses Bahasa dan Sastra Indonesia 2020

Kumpulan Materi dan Soal Ujian Nasional 2019/2020

Keywords: Bahasa dan Sastra Indonesia

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim,
Puji syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT yang telah menganugerahkan rahmat serta
inayah-Nya, yang karena-Nya, penulis diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menyelesaikan
buku pengantar ujian nasional yang berjudul “Sukses Bahasa & Sastra Indonesia Tahun 2020”.
Adapun tujuan pembuatan buku ini adalah untuk membantu siswa-siswi MA Abu Darrin kelas akhir
dalam menghadapi ujian nasional. Dalam penyusunan buku ini tentunya penulis mengalami
beberapa hambatan, tantangan seta kesulitan, namun karena semangat untuk memberikan yang
terbaik dan dukungan dari semua pihak, akhirnya semua hambatan tersebut dapat teratasi.
Melalui penyusunan buku ini tentunya penulis sadar akan banyak ditemukan kekurangan pada
materi yang telah disusun, baik itu dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas bahan observasi
yang penulis tampilkan.
Dengan sepenuh hati, penulis pun sadar bahwa buku ini masih penuh dengan kekurangan dan
keterbatasan, oleh sebab itu penulis memerlukan saran serta kritikk yang membangun yang dapat
menjadikan buku ini kedepannya menjadi lebih baik.
Selanjutnya penulis mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada segenap pihak
yang telah memberikan dukungan, baik itu berupa bantuan, doa maupun dorongan dan beragam
pengalaman selama proses penyelesaian penulisan buku ini.
Terakhir, tentunya penulis berharap setiap bantuan yang telah diberikan oleh segenap pihak dapat
menjadi ladang kebaikan. Dan semoga buku ini dapat memberikan manfaat dan berguna bagi
kemajuan pendidikan sebagai penunjang belajar siswa kelas akhir untuk menhadapi ujian nasional.

Bojonegoro, 10 Pebruari 2020
Penulis

Moch. Agus Aries Miftakhurrokhmat, S. Pd.

LEMBAR PERSETUJUAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Moch. Agus Aries Miftakhurokhmat, S. Pd.
NPK : 3900770048080

NUPTK : 5138768669200003
Pangkat / Golongan : -

Jabatan : Guru MA Abu Darrin
Unit Kerja : MA Abu Darrin

Telah membuat buku penunjang pembelajaran dengan judul Sukses Bahasa dan Sastra
Indonesia sebagai buku lokal tambahan pelajaran pada kegiatan ekstra bimbingan belajar .

Menyetujui, Bojonegoro, 10 Pebruari 2020
Kepala Madrasah Guru Mapel
Maria Ulfa, S. Pd. ME.
Moch. Agus Aries Miftakhurrokhmat, S. Pd.

Daftar Isi

Kata Pengantar................................................................................................................................ i
Lembar Persetujuan ....................................................................................................................... ii
Daftar Isi ......................................................................................................................................... iii

Cerpen............................................................................................................................................. 1
Sudut Pandang Novel / Cerpen....................................................................................................... 2
Esai.................................................................................................................................................. 7
Cerpen............................................................................................................................................. 9
Drama.............................................................................................................................................. 12
Kalimat Ungkapan .......................................................................................................................... 16
Hikayat............................................................................................................................................ 20
Novel............................................................................................................................................... 25
Puisi ................................................................................................................................................ 29
Pantun ............................................................................................................................................. 30
Karmina .......................................................................................................................................... 30
Talibun ............................................................................................................................................ 30
Seloka.............................................................................................................................................. 30
Mantra............................................................................................................................................. 30
Syair ................................................................................................................................................ 31
Gurindam ........................................................................................................................................ 31
Lampiran Contoh Soal UN ............................................................................................................. 34
Daftar Pustaka................................................................................................................................. 50

(CERPEN) Berikut contoh kutipan Nilai Sosial:
"Dua penumpang laki-laki, saat melihat Lail
Nilai Kehidupan dalam Cerpen dan ibunya masuk, berdiri memberikan
tempat duduk, "Terimakasih". Lail dan ibunya
Cerpen dan Novel adalah salah satu karya segera duduk"
sastra. Biasanya di dalam karya sastra ada (Kutipan Novel "Hujan" karya Tere Liye)
banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang bisa
kita ambil, yaitu nilai moral, sosial, religius, Pada kutipan novel diatas, terdapat nilai
budaya, pendidikan, etika, estetika, politik, sosial yang diambil. Nilai sosial tersebut
patriotik, psikologi, ekonomi, historia, dan digambarkan oleh perilaku sopan santun dua
sebenarnya masih ada banyak lagi. Berikut penumpang laki-laki yang memberikan
adalah 12 Nilai Kehidupan dalam tempat duduknya kepada Lail dan ibunya
Cerpen/Novel beserta Contohnya, yang kita yang baru masuk. Kemudian Lail dan ibunya
rangkum sebagai berikut. mengucapkan terimakasih, yang
menggambarkan bahwa Lail dan ibunya
A). Nilai Moral menghargai sopan santun kedua laki-laki itu.
Nilai Moral adalah nilai dalam cerpen/novel
yang berhubungan dengan perangai, budi C). Nilai Religius
pekerti, atau tingkah laku manusia terhadap Nilai Religius adalah nilai dalam
sesamanya. Biasanya nilai ini dapat cerpen/novel yang berhubungan dengan
diketahui melalui deskripsi tokoh, hubungan kepercayaan atau ajaran agama tertentu.
antartokoh, dialog, dan lain-lain. Biasanya nilai ini dapat diketahui dengan
simbol agama tertentu, kutipan atau dalil
Berikut contoh kutipan Nilai Moral: dari suatu kitab suci, dan penggambaran
"Awalnya, aku mau berteman dengan siapa nilai-nilai kehidupan yang dilandasi ajaran
saja, namun setelah mengetahui kelebihanku, agama yang bersifat universal.
aku mulai memilih teman yang bisa dekat
denganku. Apalagi dengan otakku yang Berikut contoh kutipan Nilai
pandai, semakin banyak teman yang Religus/Keagamaan:
menyukaiku. Maka, aku pun mulai memilih "Sebenarnya sangat banyak kejadian seperti
teman dari golongan menengah ke atas. Aku itu yang terjadi kepadaku, sangat sering.
tidak lagi mau berteman dengan anak yang Terkadang aku bingung dengan orang-orang
setara padaku" yang tak peduli untuk menutup aurat mereka.
(Kutipan Cerpen "Penyesalanku" karya Dian Sungguh, sebenarnya apa arti jilbab bagi
Indria A) mereka?"
(Kutipan Cerpen "Apa Arti Jilbab Bagimu"
Pada kutipan cerpen diatas, terdapat nilai karya Lamia N S)
moral yang diambil. Nilai moral tersebut Pada kutipan cerpen diatas, terdapat nilai
adalah aku yang berotak pandai dan hanya religius yang diambil. Nilai religius tersebut
ingin berteman dari golongan menengah ke meliputi jilbab yang merupakan penutup
atas menggambarkan kesombongan yang aurat yang dipakai perempuan muslim untuk
merupakan sifat buruk. menutupi kepala dan leher sampai ke dada.

B). Nilai Sosial D). Nilai Budaya
Nilai Sosial adalah nilai dalam cerpen/novel Nilai Budaya adalah nilai dalam
yang berhubungan dengan masalah sosial cerpen/novel yang berhubungan dengan
dan hubungan manusia dengan masyarakat adat istiadat, kebudayaan, serta kebiasaan
(interaksi sosial antar-manusia). Biasanya suatu masyarakat. Biasanya nilai ini dapat
nilai ini dapat diketahui dengan diketahui dengan penggambaran adat
penggambaran hubungan antar-tokoh.
ARIES | CERPEN 1

istiadat, bahasa dan gaya bicara tokoh yang dari nilai moral.
mencerminkan bahasa tertentu, dan
kebiasaan yang berlaku pada tempat para Berikut contoh kutipan Nilai Etika:
tokoh. "Zahra... masuk nak, kita sarapan dulu" suara
ibuku yang sontak membuyarkan lamunanku.
Berikut contoh kutipan Nilai Budaya: "Dan setelah sarapan tolong belikan bahan-
"Iyaa, kita mau. Asalkan kamu mau janji akan bahan untuk membuat kue ya nak, ibu tidak
nerusin tari jaipong ini. Kan asik kalo kita enak badan"
bisa ngewakilin Indonesia ke berbagai "Baik bu", singkatku.
negara" (Kutipan Cerpen "Harapan Seorang Ibu"
(Kutipan Cerpen "Jaipong" karya Aldizza karya Lutaful Kafifah)
Aurelia)
Pada kutipan cerpen diatas, terdapat nilai
Pada kutipan cerpen diatas, terdapat nilai etika yang diambil. Nilai etika tersebut
budaya yang diambil. Nilai budaya tersebut adalah kita menuruti perintah orangtua
adalah tari jaipong yang merupakan tarian dengan membelikan bahan membuat kue
tradisional (kebudayaan) khas Jawa Barat. untuk ibunya yang tidak enak badan.

E). Nilai Pendidikan/Edukatif G). Nilai Estetika
Nilai Pendidikan/Edukatif adalah nilai dalam Nilai Estetika adalah nilai dalam
cerpen/novel yang berhubungan dengan cerpen/novel yang berhubungan dengan
pengubahan tingkah laku dari baik ke buruk keindahan baik dari segi bahasa,
(pengajaran) atau bisa juga berhubungan penyampaian cerita, pelukisan alam,
dengan sesuatu hal yang mempunyai latar keistimewaan tokoh, dan lingkungan sekitar
belakang pendidikan/pengajaran. tokoh.

Berikut contoh kutipan Nilai Pendidikan: Berikut contoh kutipan Nilai Estetika:
"Agaknya selama turun menurun keluarga "Karyamin melangkah pelan dan sangat hati-
laki-laki cemara angin itu tak mampu hati. Beban yang menekan pundaknya adalah
terangkat dari endemik kemiskinan pikulan yang digantungi dua keranjang batu
komunitas Melayu yang menjadi nelayan. kali. Jalan tanah yang sedang didakinya
Tahun ini beliau menginginkan perubahan sudah licin dibasahi air yang menetes dari
dan ia memutuskan anak lelaki tertuanya tubuh Karyamin dan kawan-kawan"
Lintang, tak akan menjadi seperti dirinya" (Kutipan Cerpen "Senyum Karyamin" karya
(Kutipan Novel "Laskar Pelangi" karya Ahmad Tohari)
Andrea Hirata)
Pada kutipan cerpen diatas, terdapat nilai
Pada kutipan novel diatas terdapat nilai estetika yang diambil. Nilai estetika tersebut
pendidikan, yaitu Ayah Lintang yang terdapat pada penggunaan kalimat "Beban
memutuskan untuk mendidik anak lelaki yang menekan pundaknya adalah pikulan
tertuanya Lintang agar tidak menjadi seperti yang digantungi dua keranjang batu kali.
dirinya, agar kelak dapat mengubah nasib Jalan tanah yang sedang didakinya sudah
keluarganya. licin dibasahi air yang menetes dari tubuh".
Menurut penulis, penggunaan kata beban,
F). Nilai Etika menekan, dan pikulan merupakan bentuk
Nilai Etika adalah nilai dalam cerpen/novel permainan bahasa yang indah. Gambaran
yang berhubungan dengan sopan santun lingkungan sekitar pelaku juga menjadikan
dalam aspek kehidupan. Merupakan bagian cerpen ini semakin jelas dan hidup.

ARIES | CERPEN 2

Contoh soal :

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Soal di atas menanyakan nilai budaya yang terdapat dalam karya sastra. Jika dikaitkan dengan
kisi-kisi UN 2017/2018 termasuk ke ruang lingkup materi membaca sastra level aplikasi
(penerapan). Kompetensi yang diuji adalah mampu menyimpulkan isi tersirat dalam cerpen/novel
(menentukan nilai-nilai karya sastra)

Nilai budaya yang terdapat pada kutipan di atas adalah orang tua mencarikan jodoh untuk
pasangan anaknya yang sesuai (jawaban A). Nilai budaya adalah nilai yang berkaitan dengan
adat-istiadat atau kebiasaan yang ada dalam suatu masyarakat. Salah satu budaya masyarakat
(lama) adalah orang tua mencarikan/menentukan jodoh bagi anaknya. Pada masa kini sudah
“jarang” orang tua mencarikan jodoh untuk anaknya karena anak cenderung tidak mau dicarikan
jodoh oleh orang tuanya.

Cermati kutipan cerpen berikut! Nilai budaya yang terkandung dalam
kutipan cerpen tersebut adalah….
Pusing kepala Inop sekarang. a. Mertua yang menginginkan uang
Rasanya tumbuh sebuah uban sehari di
dari menantunya
kepalanya. Ke mana hendak dicarikannya b. uang adalah segalanya dalam adat
uang tiga juta rupiah untuk diserahkan c. pemberian uang kepada calon
kepada keluarga calon mertuanya. Uang itu
mertua perempuan
akan digunakan sebagai pengisi sudut d. Pihak mempelai laki-laki wajib
namanya, suatu istilah untuk menamakan
pemberian pihak calon mempelai laki-laki memberikan perangkat nikah kepada
calon mempelai perempuan
kepada keluarga calon mempelai e. kebiasaan di suatu tempat di Ranah
perempuan. Minang.
“Apa yang harus aku lakukan sekarang,
Pembahasan Jawaban : C
Mak?” tanya Inop agak melotot kepada Nilai budaya dari kutipan cerpen di atas
Anaknya. terdapat pada kalimat “Uang itu akan
“Kau sudah aku bilang, tak usah buru-buru digunakan sebagai pengisi sudut
namanya, suatu istilah untuk
kawin. Kababini seperti orang sasak menamakan pemberian pihak calon
cirik sajo. Kini aden juo yang susah!” jawab mempelai laki-laki kepada keluarga
Mak marah. calon mempelai perempuan.”

Sekarang bukan satu, tiga puluh tiga
uban sehari bertunas di kepala Inop.

ARIES | CERPEN 3

PENGERTIAN SUDUT PANDANG pendukung atau tokoh tambahan (first
Jenis, Macam, Contoh dalam Novel & personal peripheral). Kehadiran tokoh “aku"
dalam cerita berfungsi untuk memberikan
Cerpen penjelasan tentang cerita kepada pembaca.

Menurut Teori Sastra sudut pandang Sementara tokoh utama, dibiarkan untuk
sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu sudut menceritakan dirinya sendiri lengkap
pandang orang pertama dan sudut pandang dengan dinamika yang terjadi. Dengan kata
orang ketiga. Sudut pandang orang pertama lain, tokoh “aku" pada teknik ini hanya
dibagi lagi menjadi dua, yaitu: sudut sebagai saksi dari rangkaian peristiwa yang
pandang orang pertama-tokoh utama dan dialami (dan dilakukan) oleh tokoh utama.
sudut pandang orang pertama-tokoh
sampingan. Contoh sudut pandang orang pertama
tokoh sampingan:
Sementara sudut pandang orang ketiga juga
dibagi menjadi dua bagian, yaitu sudut Brak!!! Sekali lagi aku dibuat kaget dengan
pandang orang ketiga serba tahu/mahatahu, suara pintu dari samping kamarku. Erika
dan sudut pandang orang ketiga pengamat. pergi terburu-buru sambil lari tunggang
langgang. Sepertinya ia terlambat kuliah lagi.
Sementara itu, secara umum terdapat Erika adalah gadis yang manis, ia ramah
berbagai macam teori tentang sudut dengan semua orang. Tidak heran jika
pandang. Diantaranya ada sudut pandang banyak orang menyukainya.
campuran dan ada juga sudut pandang pihak
kedua. Nah, Berikut kami paparkan macam- SUDUT PANDANG ORANG KETIGA
macam sudut pandang tersebut beserta
dengan contoh penggunaannya. Pada teknik sudut pandang orang atau pihak
ketiga. Kata ganti yang digunakan ialah “dia"
1. Sudut Pandang Orang Pertama (Tokoh “ia" atau nama tokoh dan juga
Utama) mereka (jamak). Kata ganti ini digunakan
untuk menceritakan tokoh utama dalam
Sesuai dengan namanya–sudut pandang sebuah cerita.
orang pertama (tokoh utama)–si penulis
seolah-olah ‘masuk’ dalam cerita tersebut Selain kata ganti yang digunakan, ada satu
sebagai tokoh utama/tokoh sentral dalam hal lagi yang membedakan antara sudut
cerita (first person central). Segala hal yang pandang orang pertama dan sudut pandang
berkaitan dengan pikiran, perasaan, tingkah orang ketiga, yaitu kebebasan peran di
laku, atau kejadian yang tokoh “aku" lakukan dalam cerita. Pada sudut pandang orang
akan digambarkan pada cerita tersebut. pertama, si penulis bisa menunjukkan sosok
Ia akan menjadi pusat kesadaran dan pusat dirinya di dalam cerita, dan ini tidak berlaku
dari cerita. Jika ada peristiwa/tokoh di luar pada sudut pandang orang ketiga.
diri “aku", peristiwa/tokoh itu akan
diceritakan sebatas keterkaitan dengan Pada sudut pandang orang ketiga, si penulis
tokoh “aku". berada ‘di luar’ isi cerita dan hanya
mengisahkan tokoh “dia" di dalam cerita.
Contoh sudut pandang orang pertama
tokoh utama: 1. Sudut Pandang Orang Ketiga (Serba
Tahu)
Aku sedang mengamati lemari jam yang
berdiri kaku di pojok ruangan. Ukiran jati Pada sudut pandang orang ketiga serba tahu,
bertuliskan huruf Jawa kuno menjadi saksi si penulis akan menceritakan apa saja terkait
bisu kelahiranku. Ditempat ini, 20 tahun lalu tokoh utama. Ia seakan tahu benar tentang
aku dilahirkan…….dst . watak, pikiran, perasaan, kejadian, bahkan
latar belakang yang mendalangi sebuah
2. Sudut Pandang Orang Pertama (Tokoh kejadian.
Sampingan) Ia seperti seorang yang mahatahu tentang
tokoh yang sedang ia ceritakan.Oh ya, selain
Pada teknik ini, tokoh “aku" hadir tidak menggunakan kata ganti “ia" atau “dia", kata
dalam peran utama, melainkan peran
ARIES | CERPEN 4

ganti yang biasa digunakan ialah nama dari Entah apa yang terjadi dengannya seminggu
si tokoh itu sendiri. Hal ini berlaku juga belakangan ini. Pulang dari kantor langsung
untuk sudut pandang orang ketiga menunjukkan muka masam. Belum lagi
(pengamat). puasa bicara yang sudah ia lakukan
seminggu belakangan ini. Apa mungkin
Contoh sudut pandang orang ketiga serba karena hubungan dia dan sang kekasih yang
tahu: tidak direstui oleh keluarga?
Kejadian begitu cepat. Aku pulang pukul 12
Sudah 6 bulan ini Naomi terjun pada dunia siang. Segera kuparkir motor bututku di
tarik suara. Ayah dan ibunya tidak ada yang halaman sekolah. Lalu, aku segera berlari ke
merestui jalur karier yang ia geluti. Ia tempat fotokopi. Wow, betapa terkejutnya
sampai beradu argumen dengan sang ayah diriku tatkala kulihat ada seorang gadis di
yang memang memiliki watak keras. situ. Mungkin dia karyawan baaru di tempat
Keduanya sempat bersitegang sebelum fotokopi ini. Rambutnya yang terurai
akhirnya dipisahkan oleh sang ibu dengan panjang serasa memesona semua orang yang
derai air mata. melihatnya.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga Sudut pandang yang digunakan pengarang
(Pengamat) dalam penggalan cerpen tersebut adalah ...
a. orang pertama pelaku utama
Teknik ini hampir sama dengan teknik sudut b. orang pertama sebagai pengamat
pandang orang ketiga serba tahu, hanya saja, c. orang pertama dan orang ketiga
tidak semahatahu teknik itu.Pada sudut d. orang ketiga terarah
pandang orang ketiga penulis menceritakan e. orang ketiga serba tahu
sebatas pengetahuannya saja.
Jawabannya adalah 'a';
Pengetahuan ini diperoleh dari penangkapan Tokoh ‘aku’ menceritakan dirinya dari mulai
pancaindra yang digunakan, baik dengan pulang pukul 12 siang sampai ia terkejut
cara mengamati (melihat), mendengar, melihat gadis di tempat fotokopi. Meskipun
mengalami, atau merasakan suatu kejadian pada kalimat-kalimat terakhir terdapat
di dalam cerita. Pengamatan pun dapat tentang tokoh gadis, tapi keterangan dari
diperoleh dari hasil olah pikir si penulis tokoh gadis tersebut merupakan pikiran-
tentang tokoh “dia" yang sedang ia ceritakan. pikiran si ‘Aku’. Jadi sudut pandang yang
digunakan pengarang adalah orang pertama
Contoh Sudut Pandang Orang Ketiga sebagai pelaku utama.
Pengamat:

Soal :

ARIES | CERPEN 5

Melengkapi dan memperbaiki kalimat dalam cerpen CUKUP JELAS !
ARIES | CERPEN 6

Pengertian Esai
Merujuk pada definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah ‘esai’ diartikan sebagai suatu
karangan atau karya tulis yang termasuk dalam prosa yang membahas suatu masalah (kajian)
secara sekilas dari sudut pandang pribadi sang penulis. Hal serupa juga dikemukakan ahli,
Soetomo, yang mendefinisikan esai sebagai suatu karangan pendek berdasarkan cara pandang
seseorang dalam menyikapi suatu masalah. Berdasarkan dua definisi yang dijelaskan
sebelumnya, dapat kita simpulkan jika esai sangat dipengaruhi sudut pandang penulis dalam
menilai suatu masalah, sehingga tulisan pada esai pastilah mengandung opini yang bersifat
subjektif serta argumentatif.
Meskipun bersifat subjektif, namun argumen yang disampaikan dalam esai tetaplah harus
bersifat logis, dapat dipahami dengan baik, serta berdasarkan pada teori atau data serta fakta
yang ada di lapangan. Dengan begitu, esai tidak hanya menjadi tulisan fiktif atau imajinasi dari
sang penulis saja. Secara umum, esai memiliki kesamaan dengan tajuk rencana yang terdapat
pada surat kabar, yakni memiliki tujuan untuk meyakinkan masyarakat terhadap sudut pandang
penulis mengenai suatu isu, atau dengan kata lain menggiring opini publik. Bedanya, tajuk
rencana hanya ditulis oleh seorang kepala editor, sedangkan esai dapat ditulis oleh siapa saja.

ARIES | CERPEN 7

Contoh soal :

Kunci Jawaban: D
Pembahasan
Soal di atas menanyakan kalimat tanggapan /esai yang sesuai dengan isi puisi. Jika dikaitkan
dengan kisi-kisi UN 2017/2018 termasuk ke ruang lingkup materi membaca sastra level
penalaran. Kompetensi yang diuji adalah menilai keunggulan/kelemahan karya sastra/ mampu
memberikan tanggapan (esai) yang sesuai dengan isi puisi tersebut dengan tepat
Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut
pandang pribadi penulisnya (Depdikbud, 1997: 270 ). Kalimat tanggapan /esai yang sesuai
dengan isi puisi di atas adalah Puisi tersebut terasa mengajak kita agar tidak menyerah dalam
menghadapi rintangan hidup demi mencapai masa depan yang cerah (jawaban D). Bait pertama
berisi agar tidak menyerah menghadapi rintangan dalam hidup (jalan masih panjang =
perjalanan hidup masih lama). Bait kedua berisi harapan akan masa depan yang cerah ( mentari
telah menanti = masa depan/kehidupan yang akan datang lebih baik). Jawaban A, B, C, dan E
tidak sesuai dengan isi puisi.
Contoh soal :
Cermati kutipan puisi berikut!

Sekuntum Bunga Terbang Puisi untuk Romo Mangun
Sekuntum bunga terbang
jagat raya membuka sayap
dan menidurkannya
di atas awan putih
sedang kami
masih ingin memeluknya
berbagi napas

meyakinkan diri: demokrasi bukan mimpi
ARIES | CERPEN 8

Kalimat tanggapan (esai) yang sesuai isi puisi tersebut adalah ...
A. Keinginan selalu bersama dengan keteladanan yang menjadi cahaya kehidupan.
B. Napas demokrasi telah pergi bersama impian yang menemani perjalanan hidup.
C. Sebuah pemahaman terhadap arti demokrasi yang sebenarnya melalui keteladanan.
D. Telah pergi sosok demokrasi yang selama ini tak terlihat dan hanya dalam asa.
E. Kepergian seseorang yang telah memberi kenangan seindah sekuntum bunga.

Soal :

ALUR Hubungan tersebutlah yang dinamakan
alur/plot.
Berdasarkan beberapa pendapat ahli di atas,
dapat disimpulkan bahwa Alur adalah Tahapan Alur
struktur cerita yang disusun oleh rentetan
peristiwa, yang mana diakibatkan atau 1. Tahap pengenalan
dialami oleh pelaku. Sederhananya, Alur atau (Eksposition atau Orientasi)
juga bisa disebut plot merupakan rangkaian
peristiwa dalam cerita. Peristiwa-peristiwa Tahap pengenalan merupakan tahapan awal
dalam alur memiliki hubungan sebab akibat cerita yang digunakan untuk mengenalkan
hingga menjadikannya sebuah cerita yang tokoh, latar, situasi, waktu, dan lain
utuh. Misalnya, karena ada peristiwa 1
(orang tuanya meninggal) terjadilah sebagainya.
peristiwa 2 (tokoh A putus sekolah).
2. Tahap pemunculan konflik (Rising
action)
Tahap pemunculan konflik merupakan tahap
dimunculkannya masalah. Tahap ini ditandai
dengan adanya ketegangan atau
pertentangan antar tokoh.

ARIES | CERPEN 9

3. Tahap konflik memuncak (Turning Dalam waktu kurang dari satu jam, air telah
point atau Klimaks) masuk ke rumah warga. Barang-barang
Tahap konflik memuncak atau biasa disebut rumah tangga tidak sempat diselamatkan.
klimaks merupakan tahap di mana Warga harus menanggung kerugian yang
permasalahan atau ketegangan berada pada tidak sedikit. Banyak pula warga yang
titik paling puncak. histeris melihat harta bendanya tenggelam.
Anak-anak mulai merintih ketakutan dalam
4. Tahap konflik menurun (Antiklimaks) gelap malam dan rintik hujan yang tidak
Tahap konflik menurun atau biasa disebut kunjung reda.
antiklimaks merupakan tahap di mana
masalah mulai dapat diatasi dan ketegangan Hujan turun mulai dari pukul 5 sore hingga 8
berangsur-angsur menghilang. malam. Dalam waktu tiga jam, tanggul sungai
yang kokoh telah jebol. Sungai yang biasanya
5. Tahap penyelesaian (Resolution) mengalir dengan ramah, terlihat sangat
Tahap penyelesaian merupakan tahap di mengerikan. Air mengalir deras dari timur
mana konflik sudah terselesaikan. Sudah ke barat, menuju perumahan warga.
tidak ada permasalahan maupun ketegangan
antar tokohnya, karena telah menemukan Desa lembayung merupakan desa yang
penyelesaiannya. dikelilingi oleh sungai besar. Sungai tersebut
memiliki tanggul besar yang menjadi
Sinopsis Cerpen : “Air” harapan warga saat musim kemarau datang
untuk mengaliri sawah warga. Semakin
Langit begitu cerah. Burung-burung bertambahnya penduduk, pinggiran
sungaipun digunakan untuk perumahan.
beterbangan ke sana kemari dengan riang Akhirnya tepian sungai mulai menyempit.
Sekarang Banjir dapat datang kapan saja. Air
gembira. Matahari belum cukup tinggi, yang menjadi harapan ketika kemarau, kini
menjadi bencana ketika musim penghujan
Masyarakat sudah bergotong royong tiba.

membersihkan sisa-sisa kekacauan tadi

malam. Tadi malam, para masyarakat

berkumpul mencari tempat yang lebih tinggi

untuk berlindung. Para orang tua

berbondong-bondong menggendong

anaknya untuk dibawa ke balai desa, yang

memiliki topografi tanah lebih tinggi.

Tahap Peristiwa
Penyelesaian
Anti klimaks Langit begitu cerah. Masyarakat bergotong-royong membersihkan
sisa-sisa kekacauan tadi malam.
Klimaks Tadi malam, para masyarakat berkumpul mencari tempat yang lebih
tinggi. Para orang tua berbondong-bondong menggendong anaknya
Muncul konflik untuk dibawa ke balai desa, yang memiliki topografi tanah lebih
Pengenalan tinggi.
Dalam waktu kurang dari 1 jam, air telah masuk ke rumah warga.
Barang-barang rumah tangga tidak sempat diselamatkan. Warga
harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. Banyak pula warga
yang histeris melihat harta bendanya tenggelam.
Hujan yang turun dari pukul 5 sore hingga 8 malam, sudah cukup
membuat tanggul sungai jebol.
Desa Lembayung merupakan desa yang dikelilingi oleh sungai besar.
Semakin bertambahnya penduduk, pinggiran sungai pun digunakan
sebagai perumahan.

Berdasarkan tahapan pada alur cerita cerpen “Air” tersebut, dapat disimpulkan bahwa cerpen
tersebut memiliki alur mundur atau regresif.

ARIES | CERPEN 10

Soal :
ARIES | CERPEN 11

(DRAMA) 5. Lelucon / Dagelan
Lelucon adalah drama yang lakonnya
Pengertian Drama dan Macam - Macam
Drama selalu bertingkah pola jenaka merangsang
gelak tawa penonton.
Drama adalah suatu aksi atau perbuatan
(bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah 6. Operet / Operette
jenis karangan yang dipertunjukkan dalan Operet adalah opera yang ceritanya lebih
suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan.
Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di pendek.
mana sandi adalah rahasia dan wara adalah
pelajaran. Orang yang memainkan drama 7. Pantomim
disebut aktor atau lakon. Pantomim adalah drama yang ditampilkan

Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa
dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama isyarat tanpa pembicaraan.
lama.
8. Tablau
1. Drama Baru / Drama Modern Tablau adalah drama yang mirip
Drama baru adalah drama yang memiliki
pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik
tujuan untuk memberikan pendidikan anggota tubuh dan mimik wajah pelakunya.
kepada mesyarakat yang umumnya bertema
kehidupan manusia sehari-hari. 9. Passie
Passie adalah drama yang mengandung
2. Drama Lama / Drama Klasik
Drama lama adalah drama khayalan yang unsur agama / relijius.

umumnya menceritakan tentang kesaktian, 10. Wayang
kehidupan istanan atau kerajaan, kehidupan Wayang adalah drama yang pemain
dewa-dewi, kejadian luar biasa, dan lain
sebagainya. dramanya adalah boneka wayang. Dan lain
sebagainya.
Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi
Kandungan Cerita : KONFLIK DALAM CERITA / KARYA
SASTRA
1. Drama Komedi
Drama komedi adalah drama yang lucu Wellek dan Warren (1995: 285),
menyatakan bahwa konflik adalah sesuatu
dan menggelitik penuh keceriaan. yang dramatik, mengacu pada pertarungan
antara dua kekuatan yang seimbang,
2. Drama Tragedi yang menyiratkan adanya aksi dan balasan aksi.
Drama tragedi adalah drama Konflik akan terjadi apabila tidak adanya
kesepakatan atau pengaturan secara teratur
ceritanya sedih penuh kemalangan. antara sebuah keinginan satu dan keinginan
yang lain. Konflik juga dapat terjadi jika tidak
3. Drama Tragedi Komedi adanya kesepakatan antara ego satu dan ego
Drama tragedi-komedi adalah drama yang yang lain.

ada sedih dan ada lucunya. Sayuti (2000: 42-43) membagi konflik
menjadi tiga jenis :
4. Opera 1. Pertama , konflik dalam diri seorang
Opera adalah drama yang mengandung
(tokoh). Konflik ini sering disebut juga
musik dan nyanyian. dengan psychological conflict atau
konflik kejiwaan. Konflik jenis ini
biasanya terjadi berupa perjuangan

ARIES | DRAMA 12

seorang tokoh dalam melawan dirinya atau Anting, atau Bening." Istri serta-merta
memeluk saya sambil menangis sejadi-
sendiri, sehingga dapat mengatasi dan jadinya. Sesungguhnya semesta ini digelar
berdasarkan perikemanusiaan dan
menentukan apa yang akan periketuhanan?
Bibit, satu-satunya harapan saya di dunia,
dilakukannya. harus saya buang. Jika dia sudah saya buang
dan tidak lagi merupakan bagian dari saya,
2. Kedua, konflik antara orang-orang atau tidak ada lagi alasan bagi Malaikat Izrail
memburunya ... (Dinding Anak, Danarto)
seseorang dan masyarakat. Konflik jenis
Konflik dalam cerita di atas adalah
ini sering disebut dengan istilah social Kekesalan dan kekecewaan seseorang
terhadap kejadian yang menimpanya.
conflict atau konflik sosial. Konflik
Tadi pagi, aku ngamuk. Rasanya, ini
seperti ini biasanya terjadi antara tokoh amukanku yang terdahsyat sepanjang
sejarah. Keseeeel, …banget! Sumbernya, yah,
dengan lingkungan sekitarnya. Konflik ini siapa lagi kalau bukan Si Siti. Itu, pembantu
baru yang kelakuannya suka bikin takjub
timbul dari sikap individu terhadap orang serumah. Bayangkan saja, masa paper
kewiraan yang sudah setengah mati kubuat,
lingkungan sosial mengenai berbagai seenaknya saja dia lempar ke tempat
sampah. Dia tidak tahu betapa besar
masalah yang terjadi pada masyarakat. pengorbanan untuk membuat paper itu. Tiga
malam nyaris tidak tidur….
3. Ketiga , konflik antara manusia dan alam.
Sekitar pukul dua siang, perutku
Konflik seperti ini sering disebut sebagai keroncongan minta diisi. Aku segera keluar
dari kamar dan langsung ke dapur. Tapi, lho,
physical or element conflict atau konflik mengapa begini sepi? Memang hari ini
seluruh keluarga sedang berlibur ke
alamiah. Konflik jenis ini biasanya terjadi Bandung. Di rumah tinggal aku dan siti saja.
Lalu, ke mana dia? Aku mondar-mandir
ketika tokoh tidak dapat menguasai dan keliling rumah mencarinya, batang
hidungnya pun tidak tampak.
atau memanfaatkan serta
(Siti, Maria M. Manuwembun)
membudayakan alam sekitar Konflik dalam cerita di atas adalah Si aku
kesal dengan tingkah laku Siti.
sebagaimana mestinya. Apabila

hubungan manusia dengan alamnya tidak

serasi maka akan terjadi disharmoni

yang dapat menyebabkan terjadinya

konflik itu. Ketiga jenis konflik di atas

dapat dikelompokkan menjadi dua

kelompok jenis konflik yaitu konflik

ekternal dan konflik internal

CONTOH KONFLIK DALAM CERITA /
KARYA SASTRA :

"Ini tidak adil! Ini tidak adil!" teriak saya
pada Jumat dini hari itu. Saya tersedu-sedu
di pojok ditunggui istri yang ikut berlelehan
air matanya tak mengerti. Saya memukul-
mukul dinding sambil terus nyerocos.
''Mengapa justru Bibit yang dipilih! Kenapa
bukan saya bangkotannya. Kenapa bukan
kamu, ibunya. Kenapa bukan Joko, atau Jarot,

ARIES | DRAMA 13

Contoh Soal :

Kunci Jawaban: A
Pembahasan

Konflik merupakan pertemuan atau benturan antara dua kekuatan yang berlawanan. Pada
kutipan cerita di atas konflik melibatkan istri dan suami yang berbeda sikap dalam mengambil
langkah mengatasi permasalahan yang dihadapi. Istri menuntut kepada suami agar segera
bertindak mencari jalan keluar, sedangkan suami masih berpikir dan tidak segera bertindak.
Kalimat dalam teks tersebut yang menunjukkan konflik antara suami dan istri antara lain pada
Namun, Ranti Istriku, tetap ngotot dan terus-menerus mendesakku. Kami masih tetap terdiam,
aku berdiri dan berjalan kesana-kemari. Dengan demikian pilihan jawaban yang tepat adalah (A)
saling ngotot tidak mau mengalah (antara suami dan istri).

CARA PENDESKRIPSIAN WATAK TOKOH Contoh 1 :
“Sebelum subuh mereka telah bangun. Siti
Cara pengarang menggambarkan watak Rubiyah ikut bangun pagi dan memasak kopi
tokoh melalui: dan makanan pagi untuk mereka. Buyung
a. Penjelasan langsung dari pengarang merasa berat dalam hatinya berangkat. Dia
(tertulis) bahwa tokohnya berwatak baik, teringat Siti Rubiyah yang ditinggalkan
marah, sadis, dengki, dan sebagainya sendiri dengan Wak Hitam yang masih sakit.
b. Cara tidak langsung Kemarin malam panasnya naik lagi hingga
dia mengerang-ngerang sepanjang malam
a. Dialog antartokoh dan sepanjang malam terdengar dia tak
b. Tanggapan/reaksi dari tokoh lain tertidur.” (Harimau! Harimau! Muchtar
Lubis)
terhadap tokoh utama
c. Pikiran-pikiran dalam hati tokoh Watak Buyung seorang yang perhatian dan
d. Lingkungan di sekitar tokoh atau peduli kepada orang lain dideskripsikan
pengarang dalam kutipan tersebut dengan
penampilan tokoh (rapi, bersih, ....pikiran-pikiran tokoh.
teratur)
e. Bentuk fisik tokoh
f. Tingkah laku, tindakan tokoh atau
reaksi tokoh terhadap suatu masalah

ARIES | DRAMA 14

Contoh 2 : Contoh 3 :
“Aku merasa ringan, kini aku sudah “Sukri menanti bis melintas di halte. Dia
menceritakan kepada kalian di depan Wak gemas melihat skuter melintas. Dia benci
Katok beban dosa yang selama ini melihat kendaraan itu. Dia raba pisau belati
menghimpit hatiku dan kepalaku. Aku sudah di pinggangnya. Dia buka pintu pagar rumah
mengakui dosa-dosaku, dan tolonglah Sumarni. Dia lihat skuter itu. Dia lihat
doakan supaya Tuhan suka kiranya Sumarni menerima pemuda pengendara
mengampuni dosa-dosa Wak Katok ...”. Pak skuter di ruang tamu. Dia melompat ke balik
Balam mendekatkan kedua belah telapak semak-semak bunga mawar. Dia dengarkan
tangan seperti orang berdoa, dan mulutnya percakapan Sumarni dan pemuda
komat-kamit. Pak Haji bertakbir, perlahan- pengendara skuter di ruang tamu.
lahan, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu “Kau cantik Sumarni. Baru saja aku
Akbar!” (Harimau-Harimau,Muchtar Lubis) melihatmu, aku telah mencintaimu.
Benarkah bahwa kau belum mempunyai
Watak Pak Balam dalam kutipan tersebut kekasih?” (Sukri Membawa Pisau Belati,
adalah jujur, yaitu dia mengakui dosa yang Hamsad Rangkuti)
telah diperbuatnya di depan teman-
temannya. Pengarang melukiskan watak Pendeskripsian bahwa watak Sukri ”seorang
tokoh melalui dialog atau percakapan penuh curiga” dalam kutipan tersebut dapat
antartokoh diketahui melalui tindakan tokoh

Contoh Soal :

Kunci Jawaban: D
Pembahasaan
Pengarang dapat menyampaikan watak tokoh melalui cara langsung dan tidak langsung.
Penyampaian watak secara langsung (analitik) adalah melalui pengarang itu sendiri. Pengarang
akan mendeskripsikan seorang tokoh melalui penjelasan berupa kalimat-kalimat. Cara ini
mempermudah pembaca memahami karakter tokoh karena penyampaian watak-wataknya
dilakukan secara tersurat.

Penyampaian watak secara tidak langsung adalah melalui percakapan antartokoh, pikiran tokoh,
tindakan tokoh, serta pendapat tokoh lain. Dengan cara ini, pembaca mau tidak mau harus
berpikir sedikit lebih keras untuk memahami karakter tokoh, karena watak-wataknya
disampaikan secara tersirat.

ARIES | DRAMA 15

Pendeskripsian watak tokoh nenek yang keras kepala dalam kutipan novel tersebut diungkapkan
melalui tanggapan tokoh lain. Tokoh lain (cucu) menyebut tokoh cerita dengan sebutan nenek
dan menyampaikan sifat dan perilaku (watak) tokoh nenek. Dengan demikian pilihan jawaban
yang benar yaitu opsi D.

Pengertian dan Contoh Kalimat Ungkapan Contoh – contoh ungkapan beserta
kalimatnya :
Pengertian dan Contoh Kalimat Ungkapan -
Pernahkah Anda mendengar kata-kata Buah bibir = Topik pembicaraan
seperti “panjang tangan”, “kepala batu”, dan Akibat kelakuan nakalnya, Budi menjadi
masih banyak lagi. Dalam ragam bahasa buah bibir di masyarakat sekitar rumahnya.
Indonesia kata – kata tersebut merupakan
ungkapan. Buah tangan = Oleh – oleh
Bibi membawa buah tangan dari kampung
Ungkapan sendiri merupakan sebuah frasa titipan nenekku.
idiomatic yang terbentuk dari gabungan kata
yang maknanya bukan ditafsirkan Buah hati = Anak
berdasarkan kata – kata pembentuknya, Sudah lama pasangan itu menantikan buah
tetapi telah membentuk makna baru. hati, tetapi belum juga mendapatkannya.

Dikarenakan ungkapan terbentuk dari Kepala dingin = Tenang
gabungan kata – kata yang berbeda, maka “Setiap masalah harus diselesaikan dengan
untuk mengidentifikasi apakah gabungan kepala dingin,” nasehat Pak Raden.
kata tersebut merupakan ungkapan atau
tidak, perlu dilihat ke dalam konteks kalimat Keras kepala / Kepala batu = Bandel
yang menyertainya. Hal ini dikarenakan Sudah berapa kali dia diingatkan, tetapi
gabungan kata tersebut bisa memiliki dua tetap saja dia keras kepala.
makna yang berbeda yaitu makna
sebenarnya (denotasi) dan makna kiasan Kepala udang = Bodoh
(konotasi). “Dasar kepala udang!” bentaknya.

Contoh : kata Gulung tikar Panjang tangan = Suka mencuri
Di kelasku sering terjadi kehilangan barang,
Gabungan kata teresebut belum bisa karena ada si panjang tangan diantara kami.
dikatakan sebagai ungkapan jika belum
disertakan ke dalam kalimat karena Ringan tangan = Suka menolong
maknaya belum jelas. Ani sangat disukai oleh teman-temannya
karena dia ringan tangan.
1. Andi diperintah oleh ibunya untuk
gulung tikar yang ada di ruang tamu. Panjang akal = Orang yang cerdik
Penjahat itu dijuluki si panjang akal karena
2. Akibat tidak ada yang membeli barang berhasil menipu korbannya beberapa kali.
dagangannya, pengusaha itu gulung tikar.

Kalimat nomor dua merupakan kalimat Tangan kosong = Tak membawa apa – apa
ungkapan karena “gulung tikar” membentuk Polisi itu melumpuhkan penjahat dengan
makna konotasi yaitu bangkrut, sedangkan tangan kosong.
kalimat pertama bukan merupakan
ungkapan karena “gulung tikar” yang Angat tangan = Menyerah
dimaksud adalah makna denotasi yaitu Setelah ditodong pistol oleh polisi, penjahat
menggulung tikar. itu angkat tangan.

ARIES | DRAMA 16

Omong kosong = Bualan Muka tembok = Orang yang tak tahu malu
Aku sudah muak dengan omong kosong si Budi memang muka tembok, dia selalu saja
Budi. mengganggu gadis – gadis di sekitarnya.

Tinggi hati = Sombong Hidung panjang = Orang yang suka
Janganlah menjadi orang yang tinggi hati berbohong
karena semua manusia sama di mata tuhan. Jangan mempercayai si hidung panjang kalau
tidak mau kecewa dibuatnya.
Setengah hati = Tak sungguh – sungguh
Dia bekerja dengan setengah hati, akibatnya Gelap mata = Hilang kesabaran
pekerjaannya tidak maksimal. Pak raden menjadi gelap mata sehingga dia
membanting semua barang – barangnya.
Angkat kaki = Pergi
Aku memintanya untuk angkat kaki dari
hadapanku segera.

SOAL :

ARIES | DRAMA 17

ARIES | DRAMA 18

ARIES | DRAMA 19

(HIKAYAT) 6. Menggunakan Bahasa Klise :
Menggunakan bahasa yang diulang-
PengertianHikayatdanKarakteristiknya ulang

Menurut Wikipedia, Pengertian Hikayat Contoh soal :
adalah salah satu bentuk sastra prosa,
terutama dalam Bahasa Melayu yang Bacalah dengan cermat!
berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Sebermula ada sebulan selangnya, maka
Pada umumnya hikayat bercerita tentang
kehebatan maupun kepahlawanan seseorang pada suatu hari raja semayam di balairung
lengkap dengan keanehan, kesaktian serta diadap oleh segala menteri hulubalang dan
mukjizat tokoh utama. Hikayat merupakan rakyat sekalian. Maka barang siapa bercakap
istilah yang berasal dari Arab yakni dari kata mengobati raja itu; jikalau sembuh
“Haka” yang artinya bercerita atau penyakitnya, diambil raja akan menantu.
menceritakan. (Hikayat Patani)

Karakteristik Hikayat adalah : Karakteristik yang menggambarkan bahwa
naskah tersebut karya Sastra melayu Klasik
1. Kemustahilan : kemustahilan dalam adalah ….
teks, baik dari segi bahasa maupun A. istanasentris dan kesaktian
dari segi cerita. Kemustahilan berarti B. istanasentris dan struktur kalimat
hal yang tidak logis atau tidak C. struktur kalimat rancu dan kemustahilan
diterima nalar. Contoh : bayi lahir D. kemustahilan, tokohnya binatang
disertai pedang dan panah, seorang E. tokohnya binatang, kesaktian seseorang
putri keluar dari gendang
PEMBAHASAN
2. Anonim : Anonim berarti tidak Penggalan hikayat di atas menyajikan tokoh
diketahui secara jelas nama pencerita raja yang merupakan salah satu karakteristik
atau pengarang. Hal tersebut hikayat. Di samping itu, dikisahkan juga
disebabkan cerita disampaikan secara secara implisit kesaktian seseorang yang
lisan. cakap atau mampu mengobati raja.
JAWABAN: A
3. Kesaktian : seringkali dapat kita
temukan kesaktian para tokoh dalam Isi cerita yang diungkapkan dalam kutipan
hikayat. Contoh : Syah Peri tersebut adalah ….
mengalahkan Garuda yang mampu
merusak sebuah kerajaan, Raksasa A. Di balairung raja berjanji akan
memberi sarung kesaktian untuk mengambil menantu bagi yang dapat
mengubah wujud dan kuda hijau. menyembuhkan penyakitnya.

4. Istanasentris : Hikayat seringkali B. Siapa pun yang mengobati raja di
bertema dan berlatar kerajaan. Hal balairung akan diambil menantu di
tersebut dapat dibuktikan dengan hadapan menteri dan hulubalang.
tokoh yang diceritakan adalah raja
dan anak raja. Selain itu, latar tempat ARIES | HIKAYAT 20
dalam cerita tersebut adalah negeri
yang dipimpin oleh raja serta istana
dalam suatu kerajaan.

5. Arkais : Bahasa yang digunakan
sudah lampau. Jarang dipakai/tidak
lazim digunakan dalam komunikasi
masa kini. Contoh : hatta, maka, titah,
upeti, bejana

C. Raja yang bersemayam karena sakit, dengan tempat orang membuangkan
membuat janji kepada menantunya. sampah-sampah. Maka, berhentilah ia di
sana, maka dicaharinyalah di dalam sampah
D. Para menteri dan hulubalang yang bertimbun itu barang yang boleh
menghadap raja di balairung sambil dimakannya. (Hikayat Si Miskin)
mengobati raja.
Nilai moral yang kurang baik dalam kutipan
E. Rasa sakit raja ketika bersemayam di tersebut adalah ….
balairung terobati karena raja akan
mengambil menantu. a. Kepedulian masyarakat pada
kehidupan sekitarnya.
PEMBAHASAN
Penggalan hikayat tersebut bercerita tentang b. Ketidakpedulian masyarakat kepada
seorang raja. Raja mengatakan bahwa siapa orang miskin.
pun orangnya yang mampu mengobati raja
akan dijadikan menantu. Jadi, hikayat di atas c. Sikap orang miskin yang tetap
berisi janjinseorang raja. bertahan hidup.
JAWABAN: A
d. Perlakuan orang kampung kepada
Bacalah dengan cermat! orang pasar.

Maka apabila sampailah dekat kepada e. Pengusiran orang miskin dari
kampung orang yang empunya kampung itu kampung atau kota.
melihat akan dia, maka diusirnyalah dengan
kayu, maka si Miskin itu pun larilah, ia lalu ke PEMBAHASAN
pasar. Maka, apabila dilihat oleh orang pasar Jawaban yang berisi nilai moral kurang baik
itu si Miskin datang, mereka masing-masing adalah A dan E. jawaban E kurang tepat
pun datang, ada yang melontari dengan batu, karena dalam penggalan tidak disinggung
ada yang memalu dengan kayu, maka si masalah kota. Cerita didominasi oleh sikap-
Miskin itu pun larilah tunggang langgang. sikap ketidakpedulian warga masyarakat
Tubuhnya habis berlumur darah. Maka, kepada si Miskin.
menangislah ia tersedu-sedu sepanjang jalan
itu dengan tersangat lapar dahaganya seperti JAWABAN: B
akan matilah rasanya. Maka ia pun bertemu

ARIES | HIKAYAT 21

SOAL :

ARIES | HIKAYAT 23

ARIES | HIKAYAT 24

(NOVEL) sering muncul, banyak masalah,
berwatak protagonis
Pengertian Novel
Novel adalah karangan prosa yang panjang, 3. Penokohan : Penokohan juga disebut
mengandung rangkaian cerita kehidupan karakter. Setiap tokoh mempunyai
seseorang dengan orang-orang di sekitarnya karakter yang berbeda. Ada 2 macam
serta menonjolkan watak dan sifat setiap karakter yaitu Protagonis dan Antagonis.
pelaku. Biasanya, cerita dalam novel dimulai a. Protagonis yaitu watak yang baik.
dari peristiwa atau kejadian terpenting yang Biasanya dimiliki oleh tokoh
dialami oleh tokoh cerita, yang kelak utama
mengubah nasib kehidupannya. Misalnya, b. Antagonis yaitu watak yang tidak
novel Pada Sebuah Kapal, karya Nh. Dini, baik (penentang kebaikan)
dimulai ketika sang tokoh berusia tiga belas
tahun, saat ayahnya meninggal. 4. Latar : Latar meliputi 3 hal yaitu latar
tempat, latar waktu, dan latar suasana
Berbeda dengan cerita pendek, yang
umumnya berkisah tentang perilaku sesaat 5. Alur : yaitu urutan peristiwa. Ada 2
sang tokoh ketika ia menghadapi suatu macam alur yaitu alur maju dan alur
peristiwa atau kejadian pada suatu ketika. mundur.
Penulis / pengarang novel disebut novelis. a. Alur maju yaitu cerita yang
peristiwanya sekarang dan
Ciri-ciri novel sebagai berikut: kedepan
1. Ditulis dengan narasi atau penjelasan b. Alur mundur yaitu cerita yang
peristiwanya telah berlalu.
kemudian didukung dengan deskripsi
untuk menggambarkan suasana kejadian 6. Amanat : Pesan yang disampaikan
atau peristiwa. pengarang secara tersirat. Amanat
2. Alur ceritanya kompleks diambil dari effek samping dari sebuah
3. Jumlah kata biasanya di atas 10.000 kata peristiwa. Pesan biasanya bersifat positif
4. Minimal jumlah halaman sebanyak 100
halaman 7. Sudut pandang : Cara memposisikan diri
5. Minimal dibaca satu buah novel 2 jam pengarang terhadap hasil karyanya. Ada
6. Skala novel lebih luas dibandingkan 2 macam sudut pandang yaitu:
cerpen a. Sudut orang pertama (akuan)
7. sifat dari novel adalah realistis karena apabila pengarang ikut terlibat
pengarang yang lebih tahu dengan situasi dalam cerita tersebut. Pengarang
yang digambarkan pada novel. ikut berperan aktif.
b. sudut porang ketiga (diaan)
UNSUR-UNSUR NOVEL : apabila pengarang berada di luar
cerita. Cerita ini biasanya
Unsur intrinsik adalah unsur pembangun menggunakan nama orang sebagai
sastra dalam atau yang ada dalam sastra itu tokoh.
sendiri. Unsur intrinsik novel meliputi :
Unsur Ekstrinsik
1. Tema : Ide Pokok yang menjiwai seluruh
cerita. Tema dapat berupa sosial, keluaga, 1. Unsur-unsur ekstrinsik novel adalah
remaja, percintaan religius. unsur dari luar novel tersebut. Adapun
beberapa unsur Ekstrinsik Novel yaitu
2. Tokoh : Tokoh juga disebut orang yang Sejarah/Biografi Pengarang. Biasanya
ada dalam novel tersebut. Ada 3 macam sejarah/biografi pengarang berpengaruh
tokoh yaitu tokoh utama dengan ciri : pada jalan cerita di novelnya

ARIES | NOVEL 25

2. Situasi dan Kondisi secara langsung Contoh Soal UN:
maupun tidak langsung, situasi dan
kondisi akan berpengaruh kepada hasil 1. Bacalah kutipan novel berikut!
karya. ... Ayahnya yang tamat belajar di
Kweekschool, sudah lebih dari kuno, apalagi
3. Nilai-nilai dalam cerita Dalam sebuah keluarganya yang ada di kampung. Buat
karya sastra terkandung nilai-nilai yang setahun saja belum akan putus mufakat
disisipkan oleh pengarang. Nilai-nilai itu 'nyinyik mamak serta penghulu besar betuah,
antara lain : guna memperkatakan hal Rupiah yang
dikatakan hendak 'masuk menjadi belanda'
a. Nilai Moral, yaitu nilai yang berkaitan itu. Jadi tentulah hal itu akan menjadi
dengan ahklak atau budi pekerti baik rintangn besar. Kasih kami antara keduanya
buruk belumlah sampai mendalam-dalam buat
menempuh gelombang yang sebesar itu ...
b. Nilai Sosial, yaitu hal-hal yang
berkaitan dengan norma –norma Adat dalam novel tersebut adalah ....
dalam kehidupan masyarakat (
misalnya, saling memberi, menolong, A. Menyelesaikan masalah secara mufakat
dan tenggang rasa ) B. Menyelesaikan masalah tanpa mufakat
C. Melanjutkan sekolah di Kweekschool
c. Nilai Budaya, yaitu konsep masalah D. Menghadapi rintangan rintangan sebagai
dasar yang sangat penting dan ujian
bernilai dalam kehidupan manusia (
misalnya adat istiadat ,kesenian, Kunci : A
kepercayaan, upacara adat )
Pembahasan :
d. Nilai Estetika , yaitu nilai yang
berkaitan dengan seni, keindahan Kebiasaan/adat dalam sebuah cerita
dalam karya sastra ( tentang bahasa,
alur, tema ) ditunjukkan dengan kebiasaan

menyelesaikan masalah dengan mufakat.

2. Bacalah kedua kutipan novel berikut!

Kutipan Novel I Kutipan Novel II

Totto-chan sayang pada Yasuaki chan. Sebagai biasa, pergilah aku tidur. Kira-kira pukul
Mereka sering makan bersama, dua belas dengan tiada ku ketahui apa sebabnya,
menghabiskan sarapan bersama, dan tiba-tiba terbangunlah aku dengan terperanjat,
berjalan bersama ke stasiun sepulang dari seperti ada yang membangunkan. Tak kala, kubuka
sekolah. Totto-chan tahu, karena sudah mataku, kelihatan olehku sesuatu bayang-bayang
mati Yasuaki-chan tak akan datang ke putih, berdiri di belakang kursiku.
sekolah lagi.

Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut adalah ...
Kunci : D

Kutipan Novel I Kutipan Novel II
A amanatnya jelas amanatnya tidak ada
B latar tempatnya tidak jelas latar tempatnya jelas
C tokohnya ada lima orang tokohnya ada dua orang
D sudut pandang orang ketiga sudut pandang orang pertama

ARIES | NOVEL 26

Pembahasan :
Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut terletak pada sudut pandang pengarang.
Pada kutipan novel I sudut pandang orang ketiga, sedangkan pada kutipan novel II sudut
pandang orang pertama.
Soal :

ARIES | NOVEL 28

(PUISI) indra manusia, seperti imaji
penglihatan, imaji suara dan lain
Pengertian Puisi Menurut Para Ahli sebagainya. Penggunaan imaji
bertujuan agar pembaca maupun
Sumardi mengatakan bahwa puisi pendengar dapat berimajinasi atau
membayangkan bahkan merasakan
merupakan karya sastra dengan bahasa yang apa yang dirasakan oleh penyair.
4. Kata Konkret: kata konkret adalah
dipersingkat, dipadatkan bahasanya dan kata yang memungkinkan terjadinya
imaji, Kata konkret seperti permata
diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan senja dapat berati pantai atau tempat
yang sesuai untuk melihat datangnya
pemilihan kata kiasan yang bersifat senja. Kata konkret bersifat imajinatif
sehingga memunculkan imaji.
imajinatif. Berbeda dengan herman waluyo 5. Gaya Bahasa: Gaya bahasa
merupakan penggunaan bahasa yang
yang menyebut bahwa pengertian puisi bersifat seolah olah menghidupkan
dan menimbulkan makna konotasi
merupakan karya sastra tertulis yang paling dengan menggunakan bahasa
figuratif. Umumnya gaya bahasa yang
awal ditulis manusia dalam sejarah. digunakan pada puisi berbentuk
majas seperti majas metafora, simile,
Menurut Thomas Carlye "Pengertian puisi anafora, paradoks dan lain
sebagainya.
adalah ungkapan pikiran yang disampaikn 6. Irama/Rima: Irama atau rima adalah
persamaan bunyi di awal, tengah
secara musikalisasi". Berdasarkan maupun akhir puisi.

pengertian puisi menurut para ahli di atas Struktur Batin Puisi

dapat kita simpulkan bahwa pengertian puisi 1. Tema: Tema merupakan unsur utama
pada puisi karena tema berkaitan erat
secara umum adalah sebuah karya sastra dengan makna yang dihasilkan dari
suatu puisi. Tanpa tema yang jelas
yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, tentunya akan menghasilkan puisi
yang tidak jelas maknanya.
llirik dan menggunakan kata kiasan dalam
2. Nada: Nada berkaitan dengan sikap
setiap baitnya untuk menciptakan estetika penyair terhadap pembacanya.
Umumnya nada yang digunakan akan
bahasa yang padu. bervariasi seperti nada sombong,
nada tinggi, nada rendah dan lain
Unsur-Unsur Puisi sebagainya.
Pada umumnya unsur-unsur puisi dapat
dibagi berdasarkan strukturnya menjadi dua 3. Amanat: Amanat merupakan pesan
jenis yakni struktur fisik dan struktur batin. yang terkandung didalam sebuah
Struktur Fisik Puisi puisi. Amanat dapat ditemukan
dengan memaknai puisi tersebut
1. Tipografi: Tipografi merupakan secara langsung.
bentuk puisi yang dipenuhi dengan
kata, tepi kiri kanan, dan tidak ARIES | PUISI 29
memiliki pengaturan baris hingga
pada baris puisi yang tidak selalu
diawali huruf besar (kapital) dan
diakhiri dengan tanda titik. Namun
hal semacam ini dapat menentukan
pemaknaan dari suatu puisi.

2. Diksi: Diksi adalah pemilihat kata
yang digunakan oleh sang penyair
didalam puisinya. Karena puisi
bersifat memiliki bahasa yang padat
maka pemilihan kata yang sesuai dan
mengandung makna harus dilakukan.
Pemiilihan kata dilakukan dengan
mempertimbangkan irama, nada, dan
estetika (keindahan bahasa).

3. Imaji: Imaji atau yang lebih kerap
disebut denganimajinasi merupakan
unsur yang melibatkan penggunaan

Jenis-jenis Puisi Lama Jika karmina dapat dikatakan sebagai puisi
singkat, talibun adalah sebaliknya. Jenis puisi
Pantun lama yang satu ini seperti pantun, namun
Jenis puisi lama yang satu ini pastinya sudah memiliki baris yang lebih panjang. Berikut
akrab di telinga kalian. Berasal dari ini adalah aturannya:
kata panutun asal Minangkabau, jenis yang
satu ini awalnya dipakai untuk menjalin 1. Tiap baitnya memiliki baris
pergaulan di masyarakat. Mengenai ciri-ciri berjumlah genap, namun lebih dari
dari pantun pun cukup banyak, seperti di empat.
bawah ini.
2. Jumlah suku kata tiap baris berkisar
1. Tiap bait terdiri atas empat baris. 8—12.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku
3. Memiliki rima a-b-c-a-b-c.
kata. 4. Setengah dari jumlah baris per bait di
3. Memiliki rima a-b-a-b
4. Baris pertama dan kedua berisi bagian awal adalah sampiran,
selanjutnya isi.
sampiran, yakni kata-kata pembuka Contoh:
yang tidak atau kurang berkaitan Mencari batu sepanjang lima senti
dengan maksud pantun. Batu diambil lalu letakkan sejajar
5. Baris ketiga dan keempat berisi isi Jangan lupa diatur mengelilingi gelas
dari puisi ini. Jika setiap hari bermain tiada henti
Contoh: Tak pernah ada waktu untuk belajar
Berjalan di terik hingga lena Jangan kaget nantinya tinggal kelas
Haruslah beristirahat agar tiada mati
Gerutu itu tiada berguna Seloka
Rasa syukurlah yang buat hidup berarti
Jika dilihat dari strukturnya, jenis puisi lama
Karmina yang satu ini sangat mirip dengan pantun.
Memiliki syarat yang tidak berbeda jauh Yang paling membedakan keduanya adalah
dengan pantun, karmina bisa dibilang adalah letak isi. Berikut ini adalah ciri lain dain
jenis pantun singkat. Ciri-cirinya sendiri seloka.
sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan
pantun, seperti di bawah ini. 1. Tiap bait minimal terdiri atas empat
baris, dapat lebih asal genap.
1. Tiap bait terdiri atas dua baris.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku 2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku
kata.
kata
3. Rima ada di tiap frasa dengan pola a- 3. Tiap baris adalah isi puisi.
4. Memiliki rima a-b-a-b
b-a-b Contoh:
4. Frasa pertama di baris pertama Warna merah menghias kuku
Cantik nia kala dipandang
berima sama dengan frasa pertama di Sang istri menjadi sendu
baris kedua, begitu pula dengan frasa Karena mertua tak kunjung bertandang
selanjutnya di tiap baris.
5. Baris pertama adalah sampiran, Mantra
sedangkan isi ada di baris kedua. Tidak ada ciri khusus untuk mantra. Puisi
Contoh: lama yang dianggap memiliki kekuatan gaib
Dahulu parang sekarang besi ini dapat dikatakan sebagai jenis puisi lama
Dahulu sayang sekarang benci yang pertama kali berkembang. Satu-satunya
ciri khas dari mantra adalah ada sebagian
Talibun kata-kata yang diulang untuk memberi rasa
sugesti bagi yang mendengar.

ARIES | PUISI 30

Syair Tentang negeri yang aman sentosa
Jenis yang satu ini lebih ke arah bercerita. Dipimpin raja nan bijaksana
Mengenai aturannya sendiri, antara lain
sebagai berikut. Gurindam
Jika karmina dapat dikatakan sebagai pantun
1. Tiap bait terdiri atas empat baris. singkat, gurindam adalah syair yang singkat.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

kata. 1. Tiap bait terdiri atas dua baris.
3. Setiap baris adalah isi dan saling 2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku

berkait. kata.
4. Memiliki rima a-a-a-a. 3. Memiliki rima a-a.
Contoh: 4. Tiap baris adalah isi.
Pada zaman dahulu kala Contoh:
Tersebutlah sebuah cerita Kurang pikir kurang siasat
Tentu dirimu akan tersesat

ARIES | PUISI 31

ARIES | PUISI 32

ARIES | PUISI 33






























Click to View FlipBook Version