The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kelompok 1 :
Alfin Rastya Arsyi (01)
Alma Ardha Pramesti (02)
Citra Putri Amadea Gurusinga (04)
Devina Ramadhani (05)
Dimas Fauzan (06)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by almaardhia, 2021-07-29 01:44:42

Presentasi Ekonomi (Akuntansi)

Kelompok 1 :
Alfin Rastya Arsyi (01)
Alma Ardha Pramesti (02)
Citra Putri Amadea Gurusinga (04)
Devina Ramadhani (05)
Dimas Fauzan (06)

Sejarah Akuntansi
Kelompok 1

Nama : Alfin Rastya Arsyi (01)
Alma Ardhia Pramesti (02)
Citra Putri Amadea Gurusinga (03)
Devina Ramadhani (04)
Dimas Fauzan Ramadhan (05)
Evert Fitrano (06)

Kelas : XII IPS 2

• Tahun 1494, Fra Luca Bartolomeo de Pacioli mempublikasikan buku berjudul Summa de Aritmatica,
Geometrica Proortioni et Propotionallia. Dalam buku ini terdapat subjudul
“Tractus de Computies et Scriptoris” yang mengajarkan sistem pembukuan
berpasangan. Subjudul inilah jadi cikal bakal akuntansi. Luca Pacioli adalah Bapak
Akuntansi.

• Setahun setelah buku ini diterbitkan, akuntansi diterapkan di Italia. Seiring
seiring berjalannya waktu, akuntansi diakui sebagai ilmu disiplin tersendiri.
Setelah PD II, pengaruh akuntansi makin terasa di dunia barat. Banyak negara
beranggap akuntansi adalah masalah nasional yang erat dengan hukum &
aturan profesional. Dari system ini, pembukuan & laporan keuangan tersusun
secara sistematis karena ada laba, rugi, & hak milik perusahaan.

• Selanjutnya, system akuntansi diberi nama sesuai dengan orang yang mengembangkannya/nama
negaranya. Misalnya, Sistem Anglo Saxon di Amerika Serikat & Inggris serta Sistem Kontinental di
Belanda.

• Saat ini, system akuntansi yang paling banyak digunakan adalah Anglo Saxon, karena dapat
mencatat macam-macam transaksi lebih mudah. Selain itu, dapat melakukan pembukuan dalam 1
bagian akuntansi. Sedangkan system lain memisahkan antara pembukuan & akuntansi. Pembukuan
adalah proses pencatatan transaksi keuangan ke dalam catatan akuntansi. Transaksinya bisa berupa
penjualan, pembelian, pendapatan, & pengeluaran oleh perseorangan/organisasi.

• Munculnya teori accounting (akuntansi) di abad ke-19, AS mempatenkan teori Anglo Sexon yang
lebih komprehensif (luas) dikenal dengan istilah Teori Accounting yang jadi cikal bakal lahirnya teori
akuntansi modern. Kala itu Amerika Serikat sudah mengenal komputer, yang membuat pengaplikasian
akuntansi jadi lebih mudah. Maka dari itu, saat ini bisa ditemukannya teori akuntansi sebagai disiplin
ilmu pengelolaan keuangan yang kompleks & final. Karena segala bentuk pengelolaan finansial dari
tradisional hingga kontemporer (modern) ada di sana.

Sejarah Akuntansi di Indonesia

• Sejarah akuntansi di Indonesia muncul tahun 1642, yang mana masyarakat tradisional sudah mengenal
catatan keuangan termasuk kalkulasi laba rugi. Kemampuan ini dibawa pedagang dari luar negeri yang
menjajakan dagangannya di Indonesia. Negara yang mengenalkan konsep akuntansi adalah Belanda,
Portugis, & Spanyol. Lalu akuntansi pertama kali digunakan di Indonesia tahun 1747. Namun, teori ini
masih dilaksanakan secara parsial (sebagian). Barulah pada 1870, akuntansi mulai dijalankan serius
pasca dihapus peraturan tanam paksa.

• Sejak saat itu, teori akuntansi berkembang di Indonesia. Tahun 1952, perguruan tinggi mulai
mengajarkan pada mahasiswa di Universitas Indonesia. Lalu 17 Oktober 1957, Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI) resmi didirikan untuk membimbing perkembangan akuntansi

Sejarah Pemberian Gelar Akuntan di Indonesia

• Menurut sejarah, gelar ini dimasukkan dalam regulasi tanggal 23 Desember 1957. Ini tercantum dalam
UU nomor 34 tahun 1954. Regulasi ini berfungsi untuk mengatur pemberian gelar akuntan pada sarjana
akuntansi. Dan juga yang menurunkan regulasi ini adalah Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
Organisasi ini dalam perkembangannya, berhasil menjaga semua aturan akuntansi. Bahkan, organisasi
ini membuka 2 organisasi baru yakni Seksi Akuntan Publik tahun 1978 & Seksi Akuntan Pendidik
tahun 1980.

Pengertian Akuntansi

• Akuntansi adalah proses pencatatan, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, & menyajikan data
transaksi serta aktivitas yang berkaitan dengan keuangan. Menurut American Accounting
Association (AAA), pengertian akuntansi adalah proses pengidentifkasian, pengukuran, & pelaporan
informasi ekonomi. Menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), akuntansi
adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat & dinyatakan dalam satuan mata uang,
transaksi & kejadian yang bersifat finansial & penafsiran lain.

Manfaat Akuntansi

• Sebagai informasi keuangan untuk pihak yang membutuhkan.
• Sebagai bahan evaluasi keuangan.
• Sebagai bukti keuangan yang dapat dipertanggung jawabkan.
• Membantu pencatatan ekonomi keluarga.

Pemakai Informasi Akuntansi

• Pihak internal
Orang tersebut adalah manager. Manager membutuhkan informasi akuntansi adalah orang yang

berada pada level manajemen puncak seperti CEO/General Manager, & manajemen menengah
seperti manajer keuangan & manajer produksi. Informasi akuntansi dibutuhkan manajer karena sebagai
panduan sebelum mengambil kebijakan. Misalkan, sebelum memutuskan harga suatu produk, manajer
harus tahu dulu berapa biaya produksi yang dikeluarkan.
• Pihak eksternal
▪ Investor

Investor adalah orang yang memberi investasi modal pada perusahaan. Investor perlu informasi
akuntansi berupa kondisi keuangan jadi bahan landasan evaluasi. Info ini penting karena menentukan
keputusan investor di masa depan. Bila kondisi keuangan perusahaan kurang menguntungkan,
kemungkinan investor pindah berinvestasi ke perusahaan lain.

Pemakai Informasi Akuntansi

▪ Karyawan & Serikat Pekerja Karyawan
Dengan informasi keuangan yang ada, karyawan dapat mengetahui prospek karir di masa

depan. Karyawan juga tahu besaran bonus yang diterima sebagai saran evaluasi diri atas performanya
▪ Kreditur

Kreditur adalah pihak yang meminjamkan dana sebagai modal untuk perusahaan. Contohnya
bank. Bank mengevaluasi perusahaan melalui informasi keuangan hingga memutuskan apakah akan

memberi pinjaman/tidak.
▪ Pemerintah

Dengan mengetahui informasi akuntansi, pemerintah dapat mengawasi & memantau
perusahaan
dalam hal pembayaran pajak, kelayakan gaji pegawai, & sumbangan social untuk masyarakat.
▪ Masyarakat

Masyarakat perlu tahu untuk memastikan peran perusahaan dalam kewajiban sosialnya.

Kualitas Informasi Akuntansi

• Relevan, maksudnya bisa mempergaruhi kebijakan yang diambil perusahaan dengan memprediksi
hasil dari peristiwa masa lalu, sekarang, & masa depan.

• Dapat dipahami, maksudnya akan lebih baik jika informasi tersebut mudah dimengerti oleh pengguna
informasi akuntansi.

• Bisa diuji, maksudnya supaya kebenarannya terjamin. Informasi keuangan dapat diperiksa oleh pihak
lain, sehingga menghasilkan pendapat yang sama.

• Netral, maksudnya tidak memihak kepentingan tertentu.
• Tepat waktu, maksudnya agar pengambilan keputusan bisa dilaksanakan pada waktu yang

direncanakan. Jika informasi akuntansi lambat, akan berimbas pada keputusan yg lambat juga.
• Dapat dibandingkan, maksudnya bandingkan laporan 1 dengan lainnya. Misal antara tahun ini & tahun

lalu/perusahaan satu dengan lainnya.
• Lengkap, maksudnya informasi yang disajikan tidak boleh setengah-setengah.

Bidang-bidang Akuntansi

• Akuntansi keuangan (financial accounting)
• Akuntansi manajemen (Management accounting)
• Akuntansi biaya (Cost accounting)
• Akuntansi pemeriksaan (Audhiting accounting)
• Akuntansi perpajakan (Tax accounting)
• Akuntansi anggaran (Budgeting accounting)
• Akuntansi pemerintahan (Government accounting)
• Akuntansi Pendidikan (Education accounting)
• Sistem akuntansi (System accounting)
• Akuntansi internasional (International accouting)

Profesi Akuntansi

• Akuntansi publik adalah akuntan yang memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk memberi jasa
akuntan publik & wajib jadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Profesi ini bersifat
independen, artinya tanpa terikat dengan perusahaan sebagai pemeriksa keuangan.

• Akuntansi pemerintah tugasnya menyusun laporan keuangan pemerintah/mengaudit tiap institusi
pemerintah di berbagai tingkat pemerintahan.

• Akuntansi pendidik adalah akuntan yang bertugas mendidik di bidang akuntansi, adanya penelitian &
pengembangan di bidang akuntansi, & menyusun kurikulum di semua satuan pendidikan.

Etika Profesi Akuntansi

• Tanggung jawab profesi, maksudnya setiap akuntan senantiasa menggunakan pertimbangan modal &
professional dalam semua kegiatan yang dilakukan.

• Kepentingan publik, maksudnya tiap akuntan wajib bertindak dalam kerangka pelayanan pada publik,
menghormati kepercayaan publik, & menunjukkan komitmen profesionalismenya.

• Integritas, maksudnya bertanggung jawab profesionalnya dengan integritas (mutu) setinggi mungkin
dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakan tugasnya.

• Objektivitas, maksudnya netral & bebas benturan dari kepentingan dalam memenuhi kewajibannya.
• Kompetensi & kehati-hatian, maksudnya mempertahankan pengetahuan & keterampilan professional

pada tingkat yang diperlukan.
• Kerahasiaan, maksudnya memperoleh kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa

professional & tidak boleh mengungkapkan informasi tanpa persetujuan.
• Standar teknis, maksudnya sesuai standar professional yang relevan.

☺ TERIMAKASIH ☺


Click to View FlipBook Version