LAPORAN KEGIATAN
PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG I
DI SEKOLAH
TK PGRI 1 PANGKAJENE
Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan
Penyelesaian Program Magang I
Oleh
ELIHAMI
1.INTAN QARINA AZZAHRA 73162103022
2.DURIANA DUDY PIRY 73162103014
3.ARNIS 73162103009
4.ERNAWATI 73162103017
5.HUSNAENI 73162103020
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
TAHUN 2018
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PROGRAM MAGANG I
DI SEKOLAH TK PGRI 1 PANGKAJENE
Setelah mencermati isi dari laporan hasil magang 1, dipandang telah memenuhi
Segala persyaratan, olehnya itu laporan ini dinyatakan sah pada
Tanggal 21 Maret 2018
Kepala Sekolah Guru Pembimbing Magang
(HJ.NURHAYATI, S.Pd.) (HARIYANI LUKMAN,S.Pd.)
NIP 19640331 198306 2 001 NUPTK 9052755656300073
Menyetujui
Dosen Pembimbing Magang
ELIHAMI, S.Pd.,M.Pd.I
NIDN.0921O18801
HASIL OBSERVASI TK PGRI 1 PANGKAJENE
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakat Puji syukur penulis
panjatkankepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga
penulis dapatmelaksanakan observasi dan menulis laporan hasil observasi
tepatpadawaktunya.Laporan ini merupakan hasil pengamatan langsung penulis di
Taman kanak – kanak TK PGRI 1 PANGKAJENE
Tersusunnya laporan ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak
sehingga pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada yang
terhormat :
1. Elihami, S.Pd.,M.Pd.I selaku dosen pembimbing yang sudah membantu
2. HJ.Nurhayati,S.Pd. selaku kepala sekolah Tk yang sudah membantu
3. Semua Guru pamong kelas Tk yang sudah membantu.
4. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Dalam penyusunan laporan ini penulis berusaha seoptimal mungkin demi
sempurnanya laporan, namun penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh
dari kesempurnaan.Untuk itu dengan lapang hati penulis mengharap saran dan
kritik yang membangun untuk menjadi masukan dan sebagai tambahan bagi
penulis.
Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang
diberikan kepada penulis.Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak
yang berkepentingan.
Sidrap,20 Maret 2018
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL .............................................................................................. 1
LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... 2
KATA PENGANTAR ............................................................................................ 3
DAFTAR ISI............................................................................................................ 4
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 5
A. Latar Belakang ............................................................................... 5
B. Tujuan ............................................................................................. 7
C. Manfaat .......................................................................................... 8
BAB II PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG 1 .................................. 10
A. DESKRIPSI SEKOLAH MITRA ................................................ 10
B. LAPORAN HASIL KEGIATAN ................................................. 18
BAB III PENUTUP ........................................................................................... 32
A. KESIMPULAN .............................................................................. 32
B. SARAN .......................................................................................... 33
LAMPIRAN ................................................................................... 34
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG OBSERVASI
SekolahTinggikeguruandanIlmuPendidikan(STKIP)Muhammadiya
hEnrekang sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)
terikat oleh kebijakan pendidikan nasional di bidang kurikulum. Kebijakan
kurikulum baru untuk LPTK mensyaratkan bahwa institusi pendidikan
harus menetapkan profil lulusan. Profil lulusan tersebut akan menentukan
rumusan capaian pembelajaran (learning outcome). Penetapan capaian
pembelajaran harus mengacu pada market signal dan standar kompetensi.
Standar kompetensi bagi lulusan haruslah sesuai dengan Peraturan
Presiden RI Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional
Indonesia (KKNI). Berdasarkan pertimbangan tersebut maka capaian
pembelajaran lulusan STKIP Muhammadiyah Enrekang akan menjadi
dasar pengembangan keahlian sesuai dengan strata keahlian profesi, yaitu
guru pertama, guru muda, guru madya, dan guru utama.
Pasal 1 ayat (1) PP No. 74/2008 tentang guru, menyatakan bahwa
guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta
didik pada jalur pendidikan formal di tingkat pendidikan dasar dan
menengah. Sejalan dengan pernyataan itu, seorang guru harus memiliki
kompetensi yang diharapkan, yaitu kompetensi pedagogik, profesional,
kepribadian, dan sosial. Kompetensi ini disiapkan melalui pendidikan
akademik dan pendidikan profesi.
Salah satu prinsip pembelajaran dalam rangka pembentukan
keterampilan, pengembangan pengetahuan, dan peneguhan sikap dalam
pendidikan akademik versi LPTK adalah belajar dengan berbuat. Magang
adalah pembelajaran dengan berbuat, sangat tepat untuk memenuhi
kebutuhan tersebut. Seiring dengan kebijakan pendidikan nasional yang
telah merekomendasikan program magang sebagai bagian dari kurikulum
LPTK di Indonesia, maka STKIP Muhammadiyah Enrekang juga telah
mengadaptasikan diri.STKIP Muhammadiyah Enrekang telah merancang
dan menetapkan program magang sebagai bagian integral kurikulum
yang dilaksanakan secara berjenjang, yaitu Magang I, Magang II, dan
Magang III. Setiap program magang dilaksanakan dengan waktu dan
tujuan yang berbeda. Masing-masing program magang memiliki bobot
SKS sebagai berikut magang I berbobot 1 SKS, magang II berbobot 1
SKS, dan magang III berbobot 2 SKS.
Kegiatan magang ini dilaksanakan pada komunitas sekolah,
sedangkanpembimbingannya dilakukan oleh Dosen Pembimbing
Magang (DPM) dan GuruPembimbing Magang (GPM) di sekolah yang
memenuhi persyaratan sebagaimana yang ditentukan.Setiap program
magang memiliki tujuan yang berbeda. Magang I bertujuan membangun
landasan jati diri pendidik dan memantapkan kompetensi akademik
kependidikan. Magang II bertujuan memantapkan kompetensi akademik
kependidikan yang berkaitan dengan kompetensi akademik bidang studi
dan memantapkan kemampuan awal guru dalam mengembangkan
perangkat pembelajaran. Magang III bertujuan memberikan pengalaman
awal tambahan sesuai dengan kewenangan tambahan yang akan diberikan
kepada calon guru. Oleh karena itu, program magang ini merupakan
bagian tak terpisahkan bagi mahasiswa Sekolah Tinggi keguruan dan
Ilmu Pendidikan(STKIP) Muhammadiyah Enrekang dalam memperoleh
kompetensi akademik.Teknis program magang tertuang dalam suatu buku
pedoman.
Buku pedoman magang ini diharapkan dapat menjadi acuan atau
rambu-rambu dalam menjalankan program magang bagi mahasiswa
STKIP Muhammadiyah Enrekang peserta matakuliah magang. Selain itu,
buku pedomanjuga menjadi acuan bagi pihak sekolah (pihak terkait)
tempat dilaksanakannya program magang.
Guru merupakan jabatan profesional memberikan layanan ahli dan
menuntut persyaratan kemampuan yang secara akademik dan pedagogi
dapat diterima oleh penerima jasa layanan secara langsung maupun tidak
langsung. Oleh sebab itu, guru harus dipersiapkan melalui program
pendidikan yang relatif panjang dan dirancang berdasarkan standar
kompetensi guru.
Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional, Undang-undang No.14 tentang Guru dan Dosen, PP No. 19
tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dan PP. No 74 tahun 2008
tentang guru, mewajibkan guru memiliki kualifikasi akademik,
kompetensi, dan setifikat pendidik.
Observasi merupakan suatu kegiatan mengamati, melihat serta
menganalis suatu kegiatan dan seperangkat informasi yang diperoleh
dengan menggunakan indera. Hasil dari observasi akan berbeda-beda
antara satu dengan yang lainnya, walaupun objek yang diamati sama. Hal
ini disebabkan karena pelaksanaan dan pengetahuan dari subjek observasi
juga berbeda-beda.
B. Tujuan program magang
Pengamatan yang penulis lakukan ini memiliki beberapa tujuan
antara lain:
a. Untuk mengetahui keadaan fisik dan mengetahui letak dan area
sekolah
b. Untuk mengetahui struktur organisasi dan operasional kegiatan
c. Untuk mengetahui kegiatan pembelajaran di.
d. Untuk mengetahui permainan yang ada di baik yang indoor
maupun outdoor.
e. Mengamati kultur sekolah.
f. Untuk pengamatan langsung proses pembelajaran di kelas
g. Untuk pengamatan kompetensi dasar pedagogik,kepribadian,dan
sosial.
C. Manfaat program magang
Program magang diharapkan bermanfaat bagi mahasiswa, sekolah
tempat magang, dan STKIP Muhammadiyah Enrekang. Semua itu dijabarkan
sebagai berikut.
1. Manfaat bagi mahasiswa:
a. Mendapatkan pemahaman, penghayatan, dan pengalaman di bidang
manajemen dan kultur sekolah
b. Mendapatkan pengalaman melalui pengamatan terhadap proses
membangun kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial di sekolah
c. Mendapatkan pengalaman dan penghayatan melalui pengamatan
terhadap proses pembelajaran di kelas
d. Memperoleh pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja secara
interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya keterkaitan ilmu
dalam mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di sekolah
e. Memperoleh daya penalaran dalam melakukan penelaahan, perumusan
dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah
f. Memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan
pembelajaran dan kegiatan manajerial di sekolah
g. Memberi kesempatan untuk dapat berperan sebagai motivator, fasilitator,
dinamisator, dan membantu pemikiran sebagai problem solver.
2. Manfaat bagi Sekolah Tempat Magang :
a. Menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan antara sekolah
tempat magang dengan STKIP Muhammadiyah Enrekang
b. Memperoleh kesempatan untuk ikut serta dalam menyiapkan calon guru
yang berdedikasi dan profesional dan
c. Mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, ilmu,danteknologi dalam
merencanakan serta melaksanakan pengembangan sekolah.
3. Manfaatbagi STKIP Muhammadiyah Enrekang :
a. Mendapatkan informasi tentang manajemen dan kultur sekolah
b. Mendapatkan informasi tentang proses membangun kompetensi
pedagogik, kepribadian, dan sosial di sekolah;
c. Mendapatkan informasi tentang proses pembelajaran di kelas
d. Mendapatkan masukan yang berguna untuk penyempurnaan
kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja
e. Membangun sinergitas antara sekolah dengan STKIP Muhammadiyah
Enrekang dalam mempersiapkan lulusan yang bermutu
f. Mendapatkan umpan-balik tentang kompetensi akademik mahasiswa
STKIP Muhammadiyah Enrekang dan
g. .Membina jaringan kerjasama dengan sekolah tempat magang dalam
upaya meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan antara substansi
akademik dengan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia
yang dibutuhkan dalam pengembangan pendidikan masyarakat.
D. METODE OBSERVASI
Untuk memperoleh data dan informasi dalam observasi penulis
menggunakan metode-metode sebagai berikut :
1. Metode pengamatan yaitu pengumpulan data dilakukan dengan
cara melihat, mengamati serta menganalisis apa yang menjadi
objek. Dalam hal ini penulis melakukannya dengan cara mengikuti
kegiatan pembelajaran yang ada di, khususnya kegiatan di kelas
TK, PAUD/Kelompok Bermain/ dari awal hingga akhir.
2. Metode wawancara yaitu pengumpulan data dilakukan dengan cara
mengajukan pertanyaan – pertanyaan kepada responden yang
menjadi narasumber.
BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG 1
A. Deskripsih Sekolah Mitra
1. Sejarah Sekolah
Taman kanak-kanak PGRI 1 Pangkajene pada awalnya Merupakan
usulan masyarakat untuk memberikan layanan kepada anak Usia dini di
kelurahan Lautang Benteng Kecamatan Maritengngae.Dengan melihat
banyaknya anak usia dini yang tidak tersentuhPendidikan. Maka dengan
dasar itulah TK PGRI 1 Pangkajene mulaiBeroprasi sejak tahun 1981
dengan jumlah peserta didik sebanyak 45Orang ,langka berikutnya di
lembangakan dan mengajukan perizinanKe Diknas kabupaten.Surat izin
pendirian dari dinas pendidikan Kabupaten sidenreng rappang dengan
nomor : 421.8/09/DPK/2001 Tercantum mulai berlaku tanggal 28
september 2001, di bawahBimbingan IJAWIYAH, BA dibawah naungan
yayasanPGRI.Dari tahun ke tahun terus berbenah dan mengembangkan
diri melaluiPelatihan guru dan belajar mandiri.perubahan berlaku dari
menggunakan Membelajaran klasik kekelompok.tahun 2008 dan tahun
2010Merubah Akreditas sekolah menjadi akreditasi B.
2. VISI SEKOLAH
“Terwujudnya anak usia dini yang sehat,cerdas,dan beraklak mulia
Serta memiliki kesiapan Mental.”
3. MISI SEKOLAH TK PGRI 1 PANGKAJENE
a. Menyelenggarakan layanan pengembangan holistic integratif
b. Memfasilitasi kegiatan belajar yang aktif dan menyenangkan sesuai
dengan tahapan perkembangan,minat,dan potensi anak.
c. Membangun pembiasaan perilaku hidup bersih,sehat, danberakhlak
mulia secara mandiri
d. Membangun kerjasama dengan orang tua,masyarakat, dan
lingkungan terkait dalam rangkap pengelolaan PAUD
yangprofessional ,akuntable,dan berdaya saing nasional.
4. TUJUAN TK PGRI 1 PANGKAJENE
a. Mewujudkan anak sehat,senang,jujur,senang belajar, danmandiri.
b. Mewujudkan anak yang mampu merawat dan peduli terhadapdiri
sendiri,teman,dan lingkungan sekitarnya.
c. Menjadikan anak yang mampu
berfikir,berkomunikasi,bertindakproduktif dan kreatif melalui
bahasa,music,karya, dan gerakansederhana.
d. Menjadikan anak beragama sejak dini.
e. Menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi penyelenggara
Pendidikan,perawatan,pengasuhan,dan perlindungan anak.
f. Menjadi lembaga rujukan PAUD tingkat
Kabupaten/Provinsi/Nasional.
5. STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH
Taman kanak-kanak PGRI 1 PANGKAJEN memiliki stuktur
organisasi yang jelas dan memiliki tugasnya masing-masing :
a. Ketua yayasan PGRI Kab.sidenreng rappang bertugas untuk
Pengembangan pendidikan di TK PGRI 1 PANGKAJENE
Bekerjasama dengan dengan berbagai pemangku kebijakan dalam
rangka optimalisasi sumber belajar dan sumber dana.
b. Pengelolah TK PGRI 1 PANGKAJENE bertugas untuk
1) Pengembangan program taman kanak-kanak
2) Mengkordinasikan guru-guru taman kanak-kanak
3) Mengelolah administatif taman kanak-kanak
4) Melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap kinerja guru
taman kanak-kanak
c. GURU bertanggung jawab dalam :
1) Menyusun rencana pembelajaran
2) Mengelolah pembelajaran sesuai dengan kelompoknya
3) Mencatat perkembangan anak
4) Menyusun pelaporan perkembangan Melakukan kerja sama
dengan orang tua dalam program parenting
d. Tenaga Administrasi bertangung jawab dalam :
1) Memberikan pelayanan administrarif kepada guru,orang tua
dan peserta didik
2) Melancarkan administrasi penerimaan peserta didik
3) Mengelolah sarana dan prasarana taman kanak-kanak
4) Mengelolah keuangan
STUKTUR ORGANISASI TK PGRI 1 PANGKAJEN
KEC.MARITENGNGAE KAB.SIDRAP
PEMBINA
KEPALA DINAS KAB.SIDRAP
KABID PLS SIDRAP
KEC. MARITENGNGAEKAB. SIDRAP
PENANGGUNG JAWAB
KETUA
YAYASAN PGRI KAB.SIDRAP
PENGELOLAH
HJ.NURHAYATI, S.Pd
SEKRETARIS BENDAHARA
HARIANI LUKMAN, S.Pd SARIANGKANA, S.Pd
TENAGA PENDIDIK
1. SARIANGKANA, S.Pd
2. SUHERIYA.H,S.Pd, AUD
3. NURDIAH KOWONG
4 . HARINI LUKMAN,S.Pd
5. AMSIANI DALLE
6. DENAH LOKASI SEKOLAH
TK PGRI 1 PANGKAJENE Terletak di jalan Landing
Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang.
Jl.UNTA
SDN 15 PANGSID TK PGRI 1
PANGSID
Pa Perumahan
nt kompleks sd lokasi
i
Jln landaung
15 SD
PANG 4
SID
SD 15 PANGSID
Jl.KIJAN
7. KONDISI GEOGRAFIS TK PGRI 1 PANGKAJENE
Lokasi pusat pelayanan Jalan Landung No.25 Kecamatan
Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang dengan batas-batasan
sebagai berikut :
a. Sebelah Timur adalah Jalan KIJANG Negeri 4
b. Sebelah selatan adalah Jalan LANDAUNG
c. Sebelah Barat adalah Jalan UNTA
d. Sebelah Utara adalah perumahan Sekolah Dasar
PANGKAJENE
8. KEADAAN FASILITAS SEKOLAH TK PGRI 1 PANGKAJENE
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama pengelolah
pendidikan adalah fasilitas, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
.sarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara
langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan.
a. Fasilitas yang dimiliki TK PGRI 1 PANGKAJENE
1) SARANA DAN PRASARANA
a) GedungPERMANEN
b) Ruang belajar RUANG (8X7 M
c) Ruang kantor 1 RUANG (2X5 M)
d) Listrik
e) Kamar mandi / WC
2) PERABOTAN3 Pasang
a) Tempat sepatu 2 Buah
b) Lemari/ Rak 7 Buah
c) .Gantungan tas 2 Buah
d) Tempat sepatu 2 Buah
3) ALAT PERMAINAN LUAR
a) Ayunan2 Buah
b) Bola dunia 1 Buah
c) Luncuran1 Buah
d) Tangga Majemuk 1 Buah
e) Jungkitan1 Buah
4) ALAT PERMAINAN DALAM
a) Balok
b) Alat music
c) Balok
d) Karpet bongkar pasang
5) ALAT PEMBELAJARAN
a) Papan tulis
b) Spidol
c) Penghapus
d) Pensil
e) Buku tulis,buku gambar
f) Pensil warna
g) Lem,gunting
h) DLL
b. Susunan Tenaga Pendidik dan Tugasnya
1. Hj.NURHAYATI,S.Pd. KEPALA SEKOLAH
Bertugas untuk :
1) pengembangkan program sekolah
2) bekerja sama dengan berbagai pemangku kebijakan dalam
rangka optimalisasi sumber belajar dan sumber dan
3) melakukan monitoring dan evaluasi program sekolah
4) melakukan pembinaan internal berdasarkan hasil moniv
2. HARIANI LUKMAN,S.Pd SEKRETARIS
Bertugas untuk :
a. mengelolah administrasi
b. membantu tim pengembang dalam penyusun KTSP
c. .membuat rencana pengadaan dan perawatan sarpas
d. .menyusun program tahunan
e. menyusun program holistic integrative
f. melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan setiap semester kepada
pengelolaan.
3. SARIANGKANA,S.Pd.BENDAHARA
Bertugas untuk :
a. membuat rencana pengembangan dana
b. mendokumentasikan dana yang diterimah
c. menyusun rencana pengunaan dana
d. menyusun laporan pengunaan dana
4. TENAGA PENDIDIK
a. SARIANGKANA,S.Pd Guru kelas A1
b. AMSIANI DALLE Guru kelas A2
c. SUHERIYAH,S.Pd,AUD Guru kelas B1
d. NURDIAH KOMANG,S.Pd. Gurukelas B2
e. HARIANI LUKMAN,S.Pd. Gurukelas B3
Bertugas untuk :
a. Menyusun rencana pembelajaran
b. .mengelolah pembelajaran sesuai dengan kelompoknya
c. Mencatat perkembangan anak
d. Menyusun pelaporan perkembangan anak
e. Melakukan kerjasama dengan orang tua dalam program parenting
B. LAPORAN HASIL PENGAMATAN
1. Pengamatan terhadap kultur sekolah / satuan pendidikan non-formal
a. OPERASIONAL KEGIATAN TK, PAUD, KB
1) Kegiatan anak
Berdasarkan hasil observasi kelompok kami, siswa TK masuk
pada 07.30 WITA. Anak-anak datang sebelum jam masuk dengan
diantar oleh keluarganya.Anak mengikuti kegiatan pembelajaran
seperti yang akan diuraikan di bawah ini. Sedangkan pada jam
istirahat, anak-anak bermain di luar dengan alat permainan outdoor.
Anak-anak pulang pada pukul 10.30 WITA, sedang bimbingan khusus
seperti Les akan di tunggu sampai jam 12.00 WITA.
2) Lembaga melaksanakan kegiatan keagamaan
Setiap hari Sabtu, seperti melakukan praktek shalat beserta
bacaan shalatnya dan bacaan IQRA. Anak-anak memakai baju muslim,
anak laki-laki memakai seragam muslim dan anak perempuan
mamakai kerudung. Anak-anak juga melakukan pengajian saat selesai
makan.
b. Kegiatan pengembangan diri
Di Tk PGRI 1 PANGKAJENEterdapat pengembangan diri
seperti Kegiatan olaraga rutin di laksanakan setiap hari jumat yaitu
senam bersama memakai baju olaraga.
c. Kegiatan Guru
Jumlah guru yang ada di Tk PGRI 1 Pangkajeneada 6 orang.Para
guru datang ke sekolah pukul 07.00 menunggu didepan pintu untuk
menjemput anak –anak.Gurumembersihkan dan menata ruang kelas
kemudian baru memulai pembelajaran.Ketika pembelajaran selesai, guru
merapikan alat-alatdan membersikannya kembali.
d. Letak area dan ruangan
TK, PAUD, dan Kelompok Bermain PGRI 1 Pangkajenesudah
cukup baik sebagai wilayah edukasi yang kondusif. Dengan bangunan
gedung milik sendiri, terdiri atas Satu ruang belajar yang disekat kemudia
dibagi menjadi empatruang belajar untuk ruang kelas TK kelompokA1,
ruang kelas TK Kelompok A2, ruang kelas TK Kelompok B1, ruang kelas
TK kelompok B2,Satu ruang Kepala Sekolah, toilet. Permainan outdoor,
sebuah jungkat-jungkit, prosotan, ayunan, bola dunia, tangga
majemuk,sertahalaman bangunan yang tidak cukup luas sebagai arena
bermain dan berkreasi anak anak. Suasananya kondusif dalam artian baik
dan mendukung sebagai tempat belajar yang tenang dan aman
e. Permaian indoor
1. Gambar presiden dan wakil presiden
2. Gambar pancasila
3. Poster bergambang binatang
4. Poster bergambar alat-alat transportasi
5. Funny blocks (alat permainan bongkar pasang) dengan berbagai
bentuk, ukuran dan warna yang berbeda.
6. Berbagai jenis puzzle (puzzle susun segitiga, puzzle susun
lingkaran, puzzle binatang, puzzle gambar buah)
7. Plastisin, keranjang sampah, balok susun, papan tulis, jadwal
kegiatan pelajaran.
8. Jam dinding, gambar tempat ibadah
9. Poster bergambar sholat 5 waktu
10. Poster bergambar huruf hijaiyah
11. Poster bergambar tata cara wudhu
12. Poster bergambar nama hari-hari
13. Poster bergambar angka,kalender dan kipas angin
14. Poster bergambar sayur mayor
15. Poster bergambar rukun islam
16. Poster bergambar mengenal bahasa
17. Tempat duduk dan meja siswa
18. Gambar huruf alphabet
19. Gambar latihan membaca
20. Gambar alat musik tradisional
21. Tempat untuk meletakkan pensil berwarna dan krayon
22. Almari untuk tempat buku gambar siswa dan buku tulis
23. Gambar pemandangan
24. Mading untuk menempelkan hasil karya siswa dan gunting
f. Kegiatan Pembelajaran
Berdasarkan hasil observasi kelompok kami lakukan pada hari
Senin 13 Maret 2018, kegiatan pembelajaran di Kelas TK PGRI
1Pangkajene. Kegiatan Awal 30 menit yang dilakukan pada pukul 07.30
Upacara/Baris, doa sebelum belajar,Bernyanyi bersama, dan belajar
mengenai rumah adat30 menit kedua/inti (pukul 08.30) Guru TK PGRI 1
Pangkajene mengajarkan kepada anak-anak pada kelompok B2 Mengenai
jenis dan berbagai macam rumah adat lalu kemudian di ajarkan mewarnai
rumah adat khas Padang yaitu rumah gadang.
Pada pukul 09.30 anak-anak berkumpul untuk bernyanyi bersama
lagu Indonesia raya menghapalkan pancasilah lalu di lanjutkan membaca
doa makan bersama sebelum makan beserta artinya, dan setelah makan
anaka-anak tidak lupa untuk Berdoa bersama setelah makan. Usai makan
anak-anak mengulang kembali materi pembelajaran yang di berikan
sebelumnya.
g. Kegiatan penutup
Setelah Bermain bersama-sama diluar / didalam ruangan kelas
yang dilakukan setiap hari· Anak-anak diminta berkumpul di dalam kelas
setelah bermain, Guru menanyakan kepada anak-anak bagaimana perasaan
hari ini, Bernyanyi bersama Indonesia Raya (1+1 dan tanganku ke atas).
Lanjut kegiatan membaca surat alfatiha beserta artinya, Membaca doa
selesai belajar doa sehari-hari, dan Berdoa Sebelum Pulang mengucapkan
salam “Assalamu’alaikum, kemudian saling bersalaman dan keluar
ruangan.
2. Perencanaan program lembaga
a. Lembaga memiliki kurikulum ya di Tk PGRI 1
PANGKAJENEmenggunakan kurikulum berstandar nasional.
b. Lembaga memiliki kalender pendidikan, ya terdapat kalender
pendidikan nasional.
c. Lembaga memiliki standar operasional prosedur (SOP)
Di Tk PGRI 1 Pangkajeneuntuk kegiata pembiasaan anak didik
harus memiliki standar operasional prosedur. Pembiasaan seperti berdoa,
sopan santun,kebersihan diri, dan kemandirian. Dengan adanya standar
operasional prosedur di sekolah itulah yang di jadikan landasan dalam
mendidik anak.
d. Lembaga memiliki tata tertib untuk guru seperti guru duluan hadir di
sekolah dari pada anak didik dan pulang setelah semua anak didik
pulang.
e. Lembaga memiliki pedoman/ panduan kesepakatan bersama antara
lembaga dan orang tua, di Tk PGRI 1 Pangkajenesetiap akan ada
kegiatan di luar sekolah seperti lomba mewarnai, pihak sekolah
mengadakan rapat bersama orang tua anak didik.
f. Lembaga memiliki kode etik untuk guru. Setiap provesi memiliki kode
etik yang di jadikan pedoman dalam menjalankan provesinya, sebagai
pendidik bersikap layaknya seorang guru, menjaga sikap dan menjadi
seseorang yang bisa di contoh.
3. Komunikasi lembaga
a. Guru menggunakan kalimat positif dalam berkomunikasi, seluruh
pendidik menggunakan bahasa Indonesia, baik sesama pendidik
maupun dengan kepalah sekolah dan para orang tua anak.
b. Guru menggunakan bahasa non verbal yang hangat maupu anak didik
menggunakannya. Saat saya melakukan observasi anak didik yang
masuk gerbang sekolah tanpa pemberitahuan sebelumnya langsung
berjabat tangan dengan ibu guru dan dengan senyuman.
4. Bentuk layanan PAUD
a. Program layanan pendidikan
b. Program layanan pengasuhan
c. Program layanan perlindungan hukum, fisi
d. Program layanan kesehatan
e. Program layanan gizi
C. PENGAMATAN TERHADAP UNSUR PEMBANGUNAN
KOMPPETENSI DASAR PEDAGOGIK,KEPRIBADIAN,DAN
SOSIAL
1. Kompetensi Professional Guru
Kompetensi professional guru mengharuskan memiliki
pengetahuan yang luas dan dalam tentang bidang studi yang akan di
ajarkan serta penguasaan metodologi yaitu menguasai konsep teoritik,
maupun memiliki metode yang tepat dan mampu menggunakannya
dalam proses belajar mengajar.Kemampuan untuk mangembangkan
kepribadian pribadi peserta didik, khususnya kemanpuan
intelektualnya, serta membawa peserta didik menjadi seorang yang
bertanggungjawab. Guru harus mampu menumbuhkan motivasi belajar
anak, guru harus menguasai pelajaran yang terkini dan menerapkanya
dalam pembelajaran.
a. Kemampuan mengaplikasikan RPPH dalam proses
pembelajaranGuru dalam melakukan proses pembelajaran
menggunakan RPPH yang di buat sendiri, dan sesuai dengan apa
yang ada dalam RPPH itulah yang di gunakan dalampembelajaran.
b. Kemampuan dalam menurunkan tema ke sub tema dan sub topic
c. Kemampuan menyediakan minimal 3 ragam main dalam 1 hari
d. Kemampuan mengkondisikan anak dalam proses pembelajaran
guru di Tk PGRI 1 PANGKAJENE jika ada anak kelelahan dalam
proses belajar maka guru akan menyuruh anak istirahat tanpa
menbebankan tugas yang belum selesai.
e. Kemampuan menggunakan media sesuai tujuan pembelajaran
2. Kompetensi pedagogic guru
Kompetensi pedagogik adalah kemampuan dalam pengelolaan
peserta didik yangmeliputi:
a. Pemahaman wawasan atau landasan kependidikan
b. Pemahaman tentang peserta didik
c. Pengembangan kurikulum / silabus
d. Perancangan pembelajaran
e. Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis evaluasi
hasil belajar
f. Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai
potensi yang dimilikinya.
3. Kompetensi Kepribadian Guru
Kompetensi kepribadian diartikan sebagai kemampuan yang
mantap, stabil, dewasa, arif danberwibawa yang akan menjadi teladan
bagi peserta didik serta berahlak muliaKepribadian guru memang
harus mencerminkan sikap yang baik seprti stabil dan menjadi teladan
karena akan ditiru oleh peserta didiknya di sekolah, sehingga jika guru
berkepribadian baik akan memiliki murid yang baik pula maka
sebalinya jika guru itu bersikap jelek maka muridnya pun
kemungkinan akan bersifat jelek pula.
a. Kemampuan menjadi role model bagi peserta didik
b. Kepribadian yang hangat Pendidik di TK PGRI 1 Pangkajene
c. Kemampuan menciptakan suasana yang menyenangkan
d. Kemampuan menghargai peserta didik
4. Kompetensi Sosial Guru
Kompetensi sosial seorang guru berarti kemampuan guru
untuk memahami dirinya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari
masyarakat dan mampu mengembangkan tugas sebagai anggota
masyarakat dan warga Negara. Lebih dalam lagi kemampuan sosial ini
mencakup kemampuan untuk menyesuaikan diri kepada tuntutan kerja
dan lingkungan sekitar pada waktu membawakan tugasnya sebagai
guru. Dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, salah
satu kewajiban dari seorang pendidik adalah member teladan dan
menjaga nama baik lembaga, profesi dan kedudukan sesuai dengan
kepercayaan yang diberikan kepadanya. Kompetensi sosial dalam
kegiatan belajar ini berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam
bekomunikasi dengan masyarakat di sekitar sekolah dan masyarakat
tempat guru tinggal sehingga peranan dan cara guru berkomunikasi di
masyarakat diharapkan memiliki karakteristik tersendiri yang sedikit
banyak berbeda dengan orang lain yang bukan guru.
a. Kemampuan menyediakan program kegiatan yang melibatkan
orang tua
b. Kemampuan bekerja sama dengan sesama guru
c. Kepedulian terhadap lembaga dan lingkungan
d. Kemampuan memberikan layanan dengan senyuman, salam, dan
sapa
e. Sikap responsive terhadap permasalahan.
D. PENGAMATAN TERHADAP UNSUR PEMERKUAT
PEMAHAMAN PESERTA DIDIK
Mengamati karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek
fisik, intelektuasosialemosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-
budaya
Dalam aspek fisik, fisik siswa dalam suatu kelas bervariasi ada yang
gemuk, ada yang kurus, ada yang tinggi, ada yang pendek.
Dalam aspek intelektual juga berbeda-beda ada yang daya serapnya
cepat, ada yang sedang dan ada juga yang daya serapnya lambat.Sosial-
emosional, dalam hubungan dengan teman-teman yang lain ada siswa yang
cepat marah, egonya masih ada, ada yang sabar, rasa ingin memiliki sesuatu
sangat tinggi.Moral, tingkah laku peserta didik ada yang disiplin tepat waktu,
disiplin dalam berpakaian, disiplin dalam kebersihan lingkungan dan ada juga
yang tidak.Sikap saling menghargai dan saling tolong menolong antar sesama.
Spritual, dalam keagamaan siswa sering melakukan doa bersama
sebelum dan sesudah pelajaran. Untuk lebih mengembangkan rasa spritual
siswa, maka setiap hari jum’at bukan hanya siswa saja semua warga sekolah
ikut melaksanakan Tafakur dan sholat Dhu’ha bersama-sama.
Latar belakang Sosial-budaya, latar belakang sosial siswa berbeda-
beda ada yang orangtuanya PNS, Polri, Buruh, dan ada juga Pedagang.Tetapi
hubungan pergaulan mereka tidak ada rasa perbedaan dengan latar belakang
sosial-budaya.
E. PENGAMATAN TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN
LANGSUNG DI KELAS / PENGAMATAN TERHADAP PROSES
PROGRAM KEGIATAN LANGSUNG DI SATUAN PENDIDIKAN
NON-FORMAL
Pengelolaan siswa dalam kelas bervariasi (seperti klasikal, kelompok,
berpasangan, individu, dsb) sesuai dengan materi pelajaran. Pertanyaan yang
diajukan guruselalu memancing siswa untuk mengeluarkan ide mereka sendiri.
Hal ini mengabitkan adanya intraksi guru-siswa dan siswa-siswa (multiarah).
Guru sangat terampil menggunakan sumber belajar termasuk lingkungan
sekitar. Karena guru menggunakan media untuk memberikan contoh yang
konkrit sehingga dapat merangsang siswa untuk menghubungkan teori dan
praktek. Guru juga senantiasa mengamati respon siswa dan menunjuk siswa
yang harus menjawab. Menurut pengamatan kami, siswa dalam proses belajar
hanya ada sebagian besar siswa yang aktif. Ini disebabkan siswa mempunyai
kemampuan dan potensi yang berbeda-beda Ada siswa yang pandai dalam
pelajaran Bahasa Indonesia, ada juga yang menggunakan bahasa sehari-hari.
F. PENGAMATAN TERHADAP PELAKSANAAN REFLEKSI
PEMBELAJARAN / SATUAN PENDIDIKAN NON-FORMAL
Untuk melakukan refleksi pembelajaran oleh guru adalah dengan
cara sebelum memulai pelajaran guru menanyakan Kabar hari ini,
menanyakan kembali Pelajaran yang lalu, melakukan Senam Ceria
.Setelah itu guru kembali memulai pelajaran.Pengamatan terhadap
Pelaksanaan Refleksi Pembelajaran / Satuan Pendidikan Non-Formal
Refleksi adalah aktivitas pembelajaran berupa penilaian atau umpan balik
peserta didik atau guru setelah mengikuti serangkaian proses belajar
mengajar dalam waktu tertentu. Refleksi yang berisi ungkapan perasaan,
pesan, dan kesan atas pembelajaran yang telah diikuti.Dalam melakukan
kegiatan refleksi, peserta didik boleh berada dalam tekanan atau intimidasi
guru.Pserta didik harus dipastikan benar-benar jujur dan terbuka agar
seluruh beban-beban pikiran yang mengganggunya dapat tersalurkan
dengan baik dan aman. Adapun tujuan dari refleksi pembelajaran adalah
sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui sejauh mana minat peserta didik mengikuti
pembelajaran.
2. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan strategi,model, metode,
pendekatan, dan tekhnik pembelajaran yang diterapkan oleh guru.
3. Untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan peserta didik secara
terperinci sehingga guru dapat merancang pembelajaran yang lebih baik
dipertemuan berikutnya.
4. Untuk mengidentifikasi kekurangan atau kelemahan guru dalam penyajian
materi dan penguasaan kelas.
Kegiatan refleksi yang kami jumpai dalam proses pembelajaran di
TK PGRI 1 PANGKAJENE adalah dimana stelah jam istirahat, anak-
anak dipersilahkan untuk masuk kembali kedalam kelas, dan sebelum
membaca doa pulang dan menyanyi bersama-sama terlebih dulu guru
melakukan refleksi pembelajaran seperti memberikan pertanyaan yang
berhubungan dengan pelajaran yang telah diberikan diawal, dan kemudian
anak-anak menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. Kemudian hal
yang lainnya yang dilakukan oleh guru adalah menunjuk satu persatu
peserta didik untuk maju kedepan kelas memberikan gambaran tentang
hasil belajar yang telah dilakukan seperti dari kelas B2 dimana guru
menunjuk satu persatu anak-anak untuk naik kedepan menghafalkan
Pancasila, dan hasilnya ialah dimana sebagian anak dapat menghafal teks
Pancasila dengan suara yang lantang dan diikuti oleh anak-anak yang
lainnya.
Tak jarang juga guru menunjuk anak yang memiliki perilaku yang
tidak fokus pada apa yang dijelaskan untuk naik menghafalkan Pancasila,
hal ini dilakukan untuk membuat anak tersebut tidak ketinggalan atas
pelajaran yang diberikan.
Kemudian guru memberikan motivasi kepada anak-anak sebelum
mempersilahkan pulang seperti tentang sikap rajin datang kesekolah, tidak
membawa mainan kesekolah supaya lebih fokus dengan pelajaran yang
diberikan.Karena memang kadang jika anak-anak membawa mainan
kesekolah, perhatian mereka teralihkan ke mainan tersebut dan tak jarang
mengajak anak-anak yang lainnya untuk bermain bersama. Hal ini tentu
sangat tidak baik dilakukan sehingga sebelum pulang guru
mengintruksikan untuk tidak membawa mainan kesekolah
A. Pengalaman khusus yg diperoleh
1. Kami dapat mengetahui betapa beratnya menjadi seorang guru,
bagaimana mengatasi peserta didik yang mengalami masalah dengan
penuh kesabara
2. Kami dapat belajar dari guru-guru, bagaimana seharusnya menjadi
guru yang professional
3. Dapat mengetahui karakteristik anak TK yang beragam.
4. Dapat mengenal kondisi fisik, proses belajar mengajar, dan keadaan
peserta didik yang ada
1. Prapembukaan pembelajaran
a. Guru
1) Sebelum memulai kegiatan pembelajaran,
Kegiatan Awal 30 menit yang dilakukan di teras Tk PGRI 1
PANGKAJENE pukul 07.30 baris berbaris di depan kelas, melakukan
permainan sambil bernyanyi. Anak anak masuk kelas memberi salam,
berdoa.
2) Guru melakukan kegiatan pengkondisian anak
Dari pengamatan kami di Tk PGRI 1 PANGKAJENEsaat anak-
anak ribut mereka lebih memilih bercerita dari pada mendengarkan ibu
guru menjelaskan pelajaran. Ibu guru kemudian melakukan permainan
Membesarkan volume suara, yang kemudian fokun anak-anak akan
kembali mendengarkan apa yang di sampekan oleh guru.
Kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak sebelum belajar
a. Respon anak sebelum guru mempersiapkan kegiatan, anak-anak asyik
dengan mainannya, kejar – kejaran, cerita dengan teman yang lain.
b. Respon anak dalam kegiatan pengkondisian mereka sangat semangat,
antusias dan perhatiannya ke ibu guru apalagi karena berhubungan
dengan game permainan.
3) Kegiatan pembukaan
a. Guru membuka pelajaran di kelas
Masuk kelas pukul 07.30 mengucapkan salam, berdoa. Hafalan
doa’a sehari-hari dan surat-surat pendek. Menghafal surat alfatiha beserta
artinya, menghafal doa’a sehari-hari. Sebelum kegiatan Inti, 60 menit yang
dilakukan di tiap-tiap kelas.
Berikut adalah kegiatan-kegiatan yang telah kami observasi di
kelas kelompok 1A,1B.Pada waktu itu, kegiatanintinya adalah bertemakan
“Negaraku” yaitu 30 menit pertama (pukul 07.30 Upacara/ Baris berbaris,
Doa sebelum belajar, senam ceria, menyanyi sambil berdoa kemudian guru
menjelaskan mulai dari tiang bendera, warna bendera merah putih,
membawa tiang bendera mini, melompat 3 langkah dengan kedua kaki
secara bersamaan.
b. Guru mengfokuskan perhatian anak pada saat pembukaan
Pada saat saya melakukan observasi di Tk PGRI 1
PANGKAJENE, yang kami amati saat itu guru melakukan tanya jawab
terhadap anak-anak untuk mengfokuskan perhatian mereka, seperti
bertanya kepada anak-anak nama hari sekarang kemudian anak-anak
menjawab hari senin, guru kembali bertaya hari apa besok anak-anak
kemudian menjawab hari selasa dan seterusnya supaya anak-anak bisa
focus saat guru akan membawakan materi tentang Negaraku
c. Guru melaksanakan kegiatan apersepsi (berdiskusi sesuai sub tema)
Guru bertanya kepada anak-anak warna apaUjung Monas dan siapa
ynag pernah ke Monas lalu anak-anak menjawab denagn berbagai
jawaban.Lalu Guru bertanya lagi Siapa Presiden sekarang dan siapa
Presiden Pertama? Lalu anak-anak kembali menjawab Presiden Pertama
Ir.Soekarno dan Presiden Sekarang Jokowi Widodo.
d. Guru mengenalkan aturan bermain
Pada waktu istirahat di TK PGRI 1 PANGKAJENEanak-anak
bermain,saat bermain guru akan memberikan arahan bagaimana cara
bermain dengan baik supaya anak-anak yang lain bisa bermain dan
mengawasi dari jauh.
2. Anak
a. Respon anak pada saat awal pembelajaran di kelas
b. Anak-anak semangat pada saat berdoa
c. Menyanyi bersama-sama
d. Menari bersama sambil duduk kemudian sambil berdiri
e. Mengucapkan salam dengan memakai bahasa Indonesia.
f. Kegiatan Inti 60 menit yang dilakukan di tiap-tiap kelas.
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari kegiatan Magang I yang kami lakukan di TK PGRI 1
PANGKAJENE selama hampir satu minggu, dapat kami simpulkan bahwa
proses belajar mengajar disekolah tersebut efektif dan sangat baik. Dari proses
magang disekolah ini, kami dapat merasakan dan memahami betapa sulitnya
mejadi seorang Guru yang Profesional. Kami juga dapat mengenal kondisi
fisik atau struktur, proses belajar mengajar, dan keadaan yang sebenarnya di
TK PGRI 1 PANGKAJENE tersebut serta merasakan langsung berhadapan
dengan anak-anak dikelas.
Setelah kami melaksanakan kegiatan magang ini, kami mendapat
pengetahuan yang lebih untuk situasi dan kondisi lingkungan sekolah
TK(Taman Kanak-Kanak), cara menghadapi berbagai masalah yang terjadi
dalam kelas, cara membuat perhatian anak-anak teralihkan kepada gurunya,
cara menanamkan sifat-sifat baik kepada anak, dan lain sebagainya. Maka dari
itu kami berharap semoga hasil dari kegiatan magang I ini dapat berguna bagi
kami sendiri ketika berada dilingkungan masyarakat nantinya.
B. SARAN
Dari hasil kegiatan magang yang telah dilakukan , beberapa saran yang
dapat kami berikan yaitu :
1. Program magang seharusnya dilakukan pada awal tahun pembelajaran
karena jika menuju akhir tahun banyak peserta didik yang sudah malas ke
sekolah
2. untuk mahasiswa atau calon guru sebaiknya jangan menyiayiakan
kesemoatan magang ini
3. Untuk mendapatkan pengalaman dan ilmu yang di dapatkan
4. Sebaiknya peserta didik lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran
5. Mahasiswa magang sebaiknya ikut terlibat dalam pembangunan
sekolah,misalnya seperti ikut berpartisipasi membantu guru dalam
melakukan sebuah tugas atau pekerjaan di sekolah
Lampiran 14 Penentuan Nilai Akhir Pelaksanaan Program Magang
LEMBAR PENENTUAN NILAI AKHIR
PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG I
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
Nama DPM : ELIHAMI.S.Pd.M.Pd.,I
Sekolah Mitra : TK PGRI 1 PANGKAJENE
Program Studi : PENDIDIKAN NON FORMAL
No NIM Nama Mahasiswa Aspekyang dinilai NA
Na Nb Nc Nd
1 73162103022 INTAN QARINA AZZAHRA Ne
2 73162103014 DURIANA DUDY PIRY
3 73162103009 ARNIS
4 73162103017 ERNAWATI
5 73162103020 HUSNAENI
NA = Na + Nb + Nc + Nd + Ne X 100
Skor total
Keterangan:
Na : Nilai Pembekalan
Nb : Nilai Laporan dan wawancara
Nc : Nilai Kepribadian dan Sosial
Nd : Nilai Praktik Persekolahan/Satuan pendidikan Non-formal
Ne : Nilai Pelaksanaan Program Magang I
Sidrap , 16 Maret 2018
Dosen pembimbing magang
ELIHAMI,S.Pd.,M.Pd.I
NIDN.0921018801
DOKUMENTASI PELAKAKSANAAN MAGANG DI TK PGRI 1 PANGKAJENE
i
\