Nama : Nur Aini Kartika Sari
NIM 2052000088
Kelas : 3C
Program Studi : PGSD
Kelompok 5
MATERI AJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SEKOLAH DASAR
Kelas / Semester : IV / 1
Tema : 5. Pahlawanku
Subtema : 1. Perjuangan Para Pahlawan
Paparan Masalah :
Siang itu, Ana sedang membersihkan ruang kerja milik ayahnya. Ana menemukan
sebuah prisma kaca. Ana penasaran dengan prisma kaca milik ayahnya itu. Ana pun membuka
jendela ruang kerja ayahnya agar cahaya matahari dapat masuk ke dalam ruangan itu. Tanpa
sengaja, cahaya matahari itu mengenai prisma kaca tersebut dan menghasilkan warna-warna
seperti warna pelangi. Bagaimana warna-warna itu bisa terbentuk ?
Mengidentifikasi Konsep / Materi Secara Detail :
Masalah yang dipaparkan berkaitan dengan sifat-sifat cahaya dan cakram warna.
Paparan Konsep / Materi secara Detail :
Cahaya adalah salah satu dari gelombang elektromagnetik sehingga dapat merambat
dalam ruang hampa yang karena memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan kita dapat
melihat berbagai benda serta keindahan alam yang beraneka warna. Bahkan dengan kualitas
yang semakin baik sehingga objek benda tersebut dapat kita lihat dengan sempurna.
Adapun sifat-sifat cahaya adalah sebagai berikut :
1. Cahaya merambat lurus
2. Cahaya menembus benda bening
3. Cahaya dapat dipantulkan
4. Cahaya dapat dibiaskan
Adapun cahaya yang dapat diuraikan adalah penguraian cahaya polikromatik (cahaya putih)
menjadi cahaya monokromatik (merah, jingga, kuing, hijau, biru, nila, ungu) lewat pembiasan
atau pembelokan.
Solusi Atas Masalah yang Ada
Cahaya polikromatik (cahaya putih) merupakan cahaya yang membawa lebih dari satu
gelombang cahaya. Untuk cahaya berwarna putih seperti cahaya matahari, maka cahaya
tersebut mengangkut semua spektrum warna. Ketika cahaya matahari menembus prisma, maka
cahaya bias yang dihasilkan akan terurai sesuai dengan panjang gelombang masing-masing
warna. Untuk cahaya putih, akan terurai seperti warna pada pelangi yaitu merah, jingga,
kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Perbedaan deviasi atau pembelokan cahaya diantara warna-
warna tersebutlah yang dinamakan sebagai peristiwa dispersi atau penguraian cahaya.
Warna-warna yang dihasilkan prisma kaca sangat identik dengan cakram warna. Untuk
membuktikan cahaya putih pada matahari terdiri atas tujuh warna, dapat dilakukan percobaan
dengan cakram warna.
Caranya adalah :
1. Memotong kertas sehingga berbentuk lingkaran.
2. Kemudian, warnai kertas tersebut dengan warna-warna pelangi, yaitu merah, jingga,
kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
3. Kemudian, putarlah kertas tersebut dengan kecepatan tinggi
4. Amatilah warna yang tampak saat kertas diputar.
Mata kita berfungsi seperti teropong cangkir. Cahaya menembus lubang kecil bernama pupil
dan berhenti pada layar yang disebut retina. Proses ini membuat gambar terbalik. Saraf mata
menghubungkan retina dengan otak yang membalikkan gambar ke bentuk sebenarnya.
Ternyata cahaya memiliki peranan penting dalam proses penglihatan.
Nama : Febriana Ayu Murdani
Nim / Kelas : 2052000091 / 3C
MATERI AJAR
Tema 5 : Pahlawan
Sub Tema 3 : Pahlawan Kebangganku
1. Paparan Masalah
Cermin datar ialah cermin yang memiliki permukaan datar seperti sebuah garis
lurus. Bayangan benda yang dibentuk oleh cermin datar memiliki dimensi ukuran
(penjang dan lebar) sama persis dengan dimensi benda. Jarak yang dibentuk antara
benda dengan cermin sama dengan jarak antara cermin dengan bayangan. Anya yang
sedang menyisir rambutnya pada cermin datar itu bertanya dalam hati, bagaimana
cermin itu bisa memantulkan cahaya/bayangan?
2. Identifikasi konsep / materi dari masalah tersebut
Penerapan sifat – sifat cahaya dalam kehidupan sehari – hari
3. Paparan konsep / materi secara detail
Sebagaimana namanya cermin datar ini, cermin ini berbentuk datar tidak
melengkung. Cermin ini membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak dan sama
besar. Manfaat cermin datar biasanya dipakai untuk berkaca sehari-hari. Cermin
modern yang terdiri atas lapisan tipis aluminium kemudian ditambahkan dengan
kepingan kaca. Cermin ini kemudian mendapat sebutan “sepuh belakang” yakni pada
cermin dipermukaannya dapat memantul dan ditangkap melalui kepingan kaca.
4. Solusi atas masalah yang ada
Cermin bisa memantulkan cahaya dikarenakan cermin memiliki permukaan
bersifat reflektor alias memantulkan cahaya. 99,9 persen cahaya yang mengenai
permukaan reflektor akan memantul secara berlawanan arah dengan posisi datangnya
secara kompak dan menyatu alias tidak terburai ke segala arah (terdifusi).
perhatikan, sebelah krii adalah cahaya yang memantul, sedang sebelah kanan adalah
cahaya yang terdifusi
Karena cahaya dipantulkan tepat berlawanan arah dengan arah datangnya, maka
cahaya tersebut jika ditangkap oleh mata akan terbaca secara terbalik., makanya dia
akan menghasilkan citra yang terbalik dengan benda aslinya.
Nama : Anisa Pudyastuti Priyanto
NIM / Kelas : 2052000102 / 3C
MATERI AJAR
Tema 5 : Pahlawanku
Sub Tema 3 : Sikap Kepahlawanan
A. Paparan Masalah
Sumber gambar : https://bobo.grid.id/read/08679290/7-fakta-seru-kapal-selam
Kapal selam adalah kapal yang bergerak dibawah permukaan laut.
Umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer. Kapal selam
bertugas di kedalaman yang tidak sesuai / berbahaya untuk penyelam
manusia. Seorang nahkoda sedang bertugas mengemudikan kapal selam
tersebut, harus bisa menguasai kemudi kapal dan keadaan di sekitar kapal.
Lalu bagaimana seorang nahkoda tersebut memperhatikan keadaan di
sekitar kapal ?
B. Identifikasi Konsep / Materi dari masalah
Materi sifat – sifat cahaya dan penerapan alat optik
C. Paparan Konsep / Materi secara detail
Alat optik adalah alat – alat yang menggunakan cermin / lensa
yang memanfaatkan sifat – sifat cahaya yaitu dapat dipantulkan dan dapat
dibiaskan. Perangkat yang memproses gelombang cahaya, baik untuk
menyempurnakan gambar untuk dilihat atau untuk menganalisis dan
menentukan sifat karakteristiknya. Alat optik dibagi menjadi 2 model yaitu
alat optik alami dan alat optik buatan. Alat optik alami adalah sebuah
mata, dan alat optik buatan yaitu alat – alat optik selain mata, yaitu berupa
miskroskop, teleskop, kamera, lup, dan lain – lain.
D. Solusi atas masalah yang ada
Solusi dari permasalahan nahkoda yang ingin memperhatikan
sekitar kapal selam tersebut adalah dengan menggunakan alat optik
periskop, fungsi alat optik periskop pada kapal selam adalah untuk melihat
suatu objek / keadaan diatas atau dibawah atau di sekitar kapal selam dan
memberikan pemandangan disekeliling kepada awak kapal, di mana untuk
memaksimalkan fungsi ini, alat periskop dibuat panjang untuk
memperluas jarak pandang kepermukaan. Prinsip kerja / sistem kerja
periskop adalah membentuk bayangan dengan melakukan
pemantulan pada dua permukaan cermin datar yang dipasang atau disusun
secara sejajar dan diposisikan miring agar mengarah ke pengamat, lalu
pemantulan tersebut diteruskan kepada pengamat. Prinsip kerja
periskop adalah pembentukan bayangan dengan pemantulan berulang pada
dua permukaan cermin yang disusun 450 terhadap bidang datar
dinding periskop. Cahaya yang dipantulkan obyek masuk pada cermin
yang pertama kemudian dipantulkan tegak lurus menuju cermin yang
kedua.
Nama : Nanda Permata Ningrum
NIM : 2052000106
Kelas : 3C
MATERI AJAR IPA
KELAS 4 TEMA 5
SUBTEMA 1
1. Paparan Masalah
Pada waktu sore hari Ketika setelah hujan lalu matahari
bersinar terik Dani mulai keluar rumah untuk bermain dengan teman-
temannya. Tiba-tiba rani dan teman-temanya melihat fenomena
Pelangi yang sangat indah dan terus memandanginya, kemudian Dani
ingin tahu bagaimana Pelangi dapat terbentuk dan mengapa Pelangi
itu berwarna-warni?
2. Identifikasi konsep / materi dari masalah tersebut
Materi sifat penguraian cahaya dan cakram warna
3. Paparan konsep / materi secara detail
Sifat-sifat cahaya terdiri dari empat macam salah satunya cahaya dapat diuraikan (dispersi).
Disperse cahaya adalah penguraian cahaya polikoromatik atau cahaya putih menjadi
cahaya monokromatik (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) lewat pembiasan atau
pembelokan. Contohya seperti yang terjadi pada Pelangi. Warna Pelangi sebenarnya
berasal dari satu warna yaitu putih dari sinar matahari, kemudian cahaya matahari tersebut
dibiaskan oleh titik-titik air hujan sehingga mengakibatkan warna Pelangi menjadi terurai
dan menghasilkan berbagai warna-warni yang indah. Selain Pelangi, penguraian cahaya
(disperse) dapat dilihat pada gelembung air sabun yang terkena sinar matahari tampak
memiliki beragam warna dan lingkaran halo yang mengelilingi bulan atau matahari.
4. Solusi atas masalah yang ada
Pelangi dapat terbentuk karena sinar matahari yang diuraikan oleh butir-butir air hujan.
Syarat terbentuknya Pelangi ada dua yaitu ada cahaya dan ada media pengurai seperti
butie-butir air. Kedua faktor inilah yang menyebabkan terbentuknya Pelangi. Pelangi juga
dapat terbentuk disekitar lokasi air terjun. Air terjun yang jatuh kebawah sebagian akan
berubah menjadi butiran-butiran air karena menghantam bebatuan dibawah atau tiupan
angin yang kencang. Butiran-butiran air ini kadang membentuk kabut tipis dikawasan air
terjun. Butiran-butiran air akan menguraikan cahaya matahari yang menyinari lokasi air
terjun sehingga terbentuk Pelangi. Bentuk Pelangi berupa lengkungan warna- warni
Pelangi yang indah. Warna Pelangi terdiri atas merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan
ungu. Hal ini dapat dibuktikan dengan membuat cakram warna.