The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Jonathan Alinskie, 2025-03-13 03:30:23

WARISAN BUDAYA KERAJAAN SINGASARI/TUMAPEL DI INDONESIA

Warisan BUDAYA KERAJAAN SINGASARI DI INDONESIA Felicia. N. G, Jonathan. C, dan Jonavan 10B


1. Deskripsi Asal Usul Ajaran dan Teori Hindu-Buddha Sejarah Perkembangan Penyebaran Analisis 2. Konsep Ruang Manusia dan Kerjaan Deskripsi 3 Raja Utama Deskripsi Ruang Kerajaan 3. Konsep Waktu Kerajaan Analisis Warisan Budaya Benda dan Non-benda 4. Refleksi Kelompok 5. Referensi Daftar isi


Sejarah Agama Hindu/Buddha di dunia Sejarah Agama Hindu – Asal-usul agama Hindu di dunia dimulai dari masuknya Bangsa Arya ke India sejak 1500 SM. Masuknya Bangsa Arya ke India membawa perubahan yang sangat besar dalam tata kehidupan masyarakat India. Perubahan tersebut terjadi karena Bangsa Arya mengadakan integrasi kebudayaan dengan Bangsa Dravida dan selanjutnya integrasi ini melahirkan agama Hindu. Sejarah Agama Buddha – Agama Buddha diketahui terlahir di abad ke-6 SM di Nepal. Orang yang menjadi pencetusnya adalah seorang ksatria bernama Siddharta Gautama. Agama ini muncul dari perpaduan berbagai kebudayaan seperti kebudayaan helinistik (Yunani), kebudayaan Asia Tengah, Asia Timur, dan Asia Tenggara. Agama ini juga muncul karena adanya reaksi terhadap hadirnya agama Hindu yang muncul lebih awal. Dari Nepal, agama Buddha menyebar dengan cepat mengalahkan penyebaran agama Hindu ke berbagai daerah di India, hingga ke seluruh benua Asia. Hingga kini, agama Buddha sudah menjadi agama mayoritas di beberapa negara seperti Thailand, Kamboja, Singapura, Myanmar, dan Taiwan.


4 Tahapan perkembangan agama HinduBuddha 1) Zaman Weda (2500-1500 SM) – Zaman ini dimulai saat datangnya bangsa Arya yang berasal dari Austria, Hungaria, dan Babylonia ke India, tepatnya dilembah Sungai Shindu. Namun, sebelum sampai di India, mereka terpisah. Lalu, bangsa Arya yang membawa kebudayaan Weda melanjutkan perjalanan ke arah India. Di zaman ini, terdapat 4 Kaum yang terbagi yaitu Kaum Brahmana yaitu intelek atau pendeta, yang kedua Kaum Ksatria yaitu para petinggi pemerintahan dan prajurit, yang ketiga kaum Waisya yaitu pedagang atau petani, dan yang terakhir Kaum Sudra yaitu pengrajin, buruh, ataupun pelayan. 2) Zaman Brahmana (1500-750 SM) – Zaman ini adalah zaman munculnya kitab suci Brahmana agama Hindu di India. Di zaman ini juga berfokus pada tata cara penyembahan kepada Dewa Tri Murti (Brahma, Siwa, dan Wisnu). Di zaman ini juga masih terjadi pembagian tingkatan masyarakat dalam agama Hindu sesuai dengan profesinya.


3) Zaman Upanisad (750-500 SM) – Zaman ini ditandai dengan mulanya orang berpikir kritis mengenai falsafah hidup yang ada. Di zaman ini juga penduduk tidak menginginkan praktik kehidupan beragama yang berlebihan sehingga tidak berfokus pada upacara dan sesaji saja. 4) Zaman Buddha (500-300 SM) – Zaman ini di tandai dengan mulainya ajaran Buddha yang dipelopori oleh pangeran Sidharta Gautama yang mendapat pencerahan setelah pergi meninggalkan istana dan bertapa. Menurut penulis, penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia terkait dengan kerajaan Tumapel adalah menurut teori Waisya yang membahas tentang para pedagang dari India yang bukan hanya membawa barang dagangan, tetapi juga adat atau kebiasaan dari negaranya. Alasannya karena pada saat masa kerjaaan Tumapel dikenal dengan berbagai jenis ekspedisi yang ada dan juga pada saat itu perdagangan masih terkenal.


4 Tahapan penyebaran agama HinduBuddha 1) Teori Brahmana (Jacob Van Leur) – Masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha ke Nusantara dibawa oleh golongan Brahmana yang diundang para penguasa di Nusantara karena ketertarikan raja-raja yang berkuasa dengan ajaran agama Hindu dan Buddha. Hal ini didukung oleh beberapa prasasti di Indonesia menggunakan Bahasa Sansekerta. 2) Teori Ksatria (Frederik David Kan Bosch) – Terjadi pergolakan politik yang terjadi di India yang menyebabkan runtuhnya kerajaan-kerajaan di India. Penguasa yang kalah kemudian melarikan diri ke berbagai wilayah salah satunya ke Indonesia. Lalu, penguasa tersebut mendirikan sebuah komunitas kecil yang perlahan berkembang menjadi kerajaan atau pemerintahan baru.


3) Teori Waisya (Nicolaas Johannes Krom) – Para pedagang dari India bukan hanya membawa barang-barang dagangan, tetapi juga adat atau kebiasaan dari negaranya, termasuk ajaran agama. Para pedagang bermukim untuk sementara waktu di Nusantara. Selama masa penantian itulah dapat terjadi perkawinan yang membentuk perkampungan dan membantu menyebarkan agama Hindu-Buddha. 4) Teori Arus Balik (George Coedes) – Masyarakat Indonesia tidak hanya menerima pengetahuan agama Hindu dari orang-orang yang datang. Tetapi, mereka juga aktif mengejar pengetahuan di tanah asal agama Hindu, yakni ke India. Pendukung Teori Arus Balik meyakini bahwa orang Indonesia belajar agama Hindu ke India, lalu menyebarkan apa yang dipelajarinya kepada masyarakat Indonesia setibanya di Indonesia.


Kerajaan Singasari/Tumapel, berdiri dari tahun 1222 sampai 1292. Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok setelah memisahkan diri dari Kerajaan Kediri. Berpusat di Malang, Jawa Timur, Singasari mencapai kejayaannya di bawah Kertanegara, raja terakhirnya. Setelah runtuh, wilayahnya menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya (Tribhuwana Wijaya tunggadewi). Nama Majapahit berasal dari buah maja yang banyak ditemukan di Trowulan. KERAJAAN K o n s e p w a k t u


Masa Kejayaan Raja terakhir Singasari, Kertanegara, membawa kerajaan ke puncak kejayaan. Ekonomi berkembang dengan meningkatnya petani dan pedagang, sementara secara politik, Singasari melakukan ekspansi hingga Malaka. Di bidang sosial budaya, Hindu-Buddha berkembang pesat. Kertanegara juga mengadakan Ekspedisi Pamalayu (1275), memperkuat pemerintahan, menjalin hubungan diplomatik, melakukan pernikahan politik, serta memperkuat militer dan administrasi.


Masa Keruntuhan Kerajaan Singasari runtuh pada 1292 akibat pemberontakan Jayakatwang, yang dibantu Arya Wiraraja untuk menghidupkan kembali Kerajaan Kediri. Pemberontakan ini menewaskan Raja Kertanegara. Selain itu, Singasari juga menghadapi ancaman dari Mongol, di mana Kubilai Khan mengirim utusan pada 1280-1281 dan kembali mengirim Meng-chi pada 1289 untuk menuntut Singasari tunduk.


Konsep ruang manusia dan kerajaan Raja pertama : ken arok tahun pemerintahan: 1222 - 1227 M Raja Ken Arok mengirimkan ekspedisi untuk menaklukan melayu yang terkenal dengan nama ekspedisi pamalayu. sasaran ini adalah untuk menguasai sriwijaya. tetapi ekspedisi tersebut tidak berhasil menguasai seluruh wilayah sriwijaya, tetapi cuma beberapa wilayah saja. raja terkenal: sri maharja kertanegara tahun pemerintahan: 1269 - 1292 M Raja kertanegara dibantu oleh tiga mahamenteri dan mengganti semua pejabat pemerintahan yang memiliki sifat kolot. Pergantian pejabat tersebut dilakukan dengan tujuan agar bisa menyatukan Nusantara dengan lancar. Kertanegara kemudian berhasil memperluas daerah kekuasaannya hingga ke Sunda, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Malaka.. raja terakhir: sri maharja kertanegara tahun pemerintahan: 1269 - 1292 M Raja kertanegara dibantu oleh tiga mahamenteri dan mengganti semua pejabat pemerintahan yang memiliki sifat kolot. Pergantian pejabat tersebut dilakukan dengan tujuan agar bisa menyatukan Nusantara dengan lancar. Kertanegara kemudian berhasil memperluas daerah kekuasaannya hingga ke Sunda, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Malaka..


singasari Kerajaan Singasari terletak di daerah Malang, Jawa Timur Malang, Jawa Timur ruang absolut kerajaan ruang relatif kerajaan


fungsi di masa kini warisan benda dari singasari Patung Ken Dedes Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kecamatan Gambir.. Patung Ken Dedes dibuat dari batu kali dengan teknik pahat menggunakan alat pahat dan palu. proses pembuatan benda Simbol pengetahuan cerdas tanpa batas. Menjadi sebuah pajangan bersejarah fungsi di masa lalu fungsi di masa kini fungsi di masa lalu jenis filosofi: candi singosari Sinkretisme Hindu-Buddha, penghormatan kepada Raja Kertanegara, dan melambangkan kesucian dan keabadian. Untuk menghormati kebesaran raja Kertanegara yang telah gugur karena pemberontakan yang telah dilakukan oleh Jayakatwang. Sebagai tempat wisata untuk orang yang ingin mempelajari sejarah Kerajaan Singasari. Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110) Ditemukan pada tahun 1818 atau 1819. Ditemukan oleh D. Monnereau, seorang apparat Hindia Belanda. Lokasi:


Menjabarkan sebuah peristiwa sejarah berdasar kebenaran yang sesungguhnya itu penting karena masa lalu berpengaruh untuk masa kini melalui sejarah. Sejarah membantu kita untuk lebih memahami manusia dan juga bangsa atau negara. Sejarah membantu kita untuk merencanakan masa depan dan juga informasi di masa lalu pentiing diberikan sesuai kebenaran agar kita bisa mencegah sesuatu yang buruk. Pemahaman benar akan hakikat manusia sebagai gambar dan rupa Allah berperan dalam cara seseorang menjalani perannya sehari-hari adalah dengan menyadari Allah telah memberikan sejarah dengan adanya agama Hindu dan Buddha. Menambahkan warisan yang ada membuat manusia sadar bahwa dia adalah ciptaannya Allah yang Maha Kuasa. Dan supaya bisa menyadari ia adalah serupa dan segambar dengan Allah. Kita dapat merasa bertanggung iawab atas budaya beserta nilai bangsa kita. Sehingga kita dapat menjaga dan melestarikan budaya kita serta lebih memahami budaya kita sendiri dan keberagaman budaya lainnya yang ada di bangsa kita. Kita juga dapat lebih menghormati budaya kita dan orang lain, menghargainya dan memelihara nilai budaya yang ada di bangsa kita. Dengan begitu, kita sudah membentuk karakter sosial, nilai dan norma kita.


Kerajaan Singasari adalah kerajaan Hindu-Buddha yKerajaan singasari/tumapel, berdiri dari tahun 1222 sampai 1292. Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok setelah memisahkan diri dari Kerajaan Kediri. Berpusat di Malang, Jawa Timur, Singasari mencapai kejayaannya di bawah Kertanegara, raja terakhirnya. Setelah runtuh, wilayahnya menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya. Nama Majapahit berasal dari buah maja yang banyak ditemukan di Trowulan.ang berdiri di Jawa Timur pada tahun 1222 M. Kerajaan Singasari runtuh pada 1292 akibat pemberontakan Jayakatwang, yang dibantu Arya Wiraraja untuk menghidupkan kembali Kerajaan Kediri. Pemberontakan ini menewaskan Raja Kertanegara. Selain itu, Singasari juga menghadapi ancaman dari Mongol, di mana Kubilai Khan mengirim utusan pada 1280-1281 dan kembali mengirim Meng-chi pada 1289 untuk menuntut Singasari tunduk. Warisan BUDAYA KERAJAAN SINGASARI DI INDONESIA Kelompok : Felicia Netta Gunawan Jonathan Christian Alinskie Jonavan


Click to View FlipBook Version