The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

REVISI 3 LAPORAN PKPM (ALHAMDULILLAH PALLENG)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by zabu915, 2024-04-19 11:55:30

REVISI 3 LAPORAN PKPM (ALHAMDULILLAH PALLENG)

REVISI 3 LAPORAN PKPM (ALHAMDULILLAH PALLENG)

SOSIALISASI DAN STRATEGI DALAM MENERAPKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BIDANG PENDIDIKAN DAN EKONOMI DI DESA BALIAN MAKMUR, KEC. MESUJI RAYA, KAB. OKI. PRAKTEK KERJA PENGABDIAN MASYARAKAT Disusun Oleh : Kelomok 22 Deni Kalsum Wijaya 1712110145 Diah Ayu Lestari 1712110250 Maliyah Halwin Nuraini 1712110352 Wayan Tobi Sanjaya 1712110339 INSTITUT INFORMATIKA DAN BISNIS DARMAJAYA BANDAR LAMPUNG 2020


i HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN PRAKTEK KERJA PENGABDIAN MASYARAKAT (PKPM) SOSIALISASI DAN STRATEGI DALAM MENERAPKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BIDANG PENDIDIKAN DAN EKONOMI DI DESA BALIAN MAKMUR, KEC. MESUJI RAYA, KAB OKI. Oleh : Deni Kalsum Wijaya 17121101458 Maliyah Halwin Nuraini 1712110352 Diah Ayu Lestari 1712110250 Wayan Tobi Sanjaya 1712110339 Telah menyetujui syarat untuk diterima Menyetujui Dosen Pembimbing Pembimbing Lapangan Rico Elhando Badri, S.EI.,M.E Wayan Edi Purwanto NIK: 14691018 NIK.160221307272660 Ketua Jurusan Aswin, S.E.,M.M NIK. 10190605


ii DAFTAR ISI Halaman Pengesahan………………………………………………………........ i Daftar Isi………………………………………………………………………… ii Daftar Gambar………………………………………………………………… iv Daftar Tabel…………………………………………………………………….. v Kata Pengantar……………………………………………………………........ vi BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………. 1 1.1 Latar Belakang Pelaksanaan PKPM……………………………………. 1 1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………. 4 1.3 Tujuan dan Manfaat…………………………………………………….. 4 1.4 Mitra Yang Terlibat …………………………...………………….......... 6 BAB II PELAKSANAAN PROGRAM…………………………………….….. 7 2.1 Program-Program yang dilaksanakan…………………………….……. 7 2.1.1 Sosialsi Covid-19………………………………………………... 7 2.1.2 Cara Memasarkan Hasil UMKM Kentaki Pak Jair……………. 10 2.1.3 Pengenalan Dan Pembuatan Laporan Keuangan Di UMKM Kentaki Pak Jair……………………………………………...... 13 2.1.4 Pendampingan Siswa/I Belajar Online……………………..….. 20 2.2 Waktu Kegiatan……………………………………………...……...... 22 2.3 Hasil Kegiatan dan Dokumentasi………………………………...…... 24 2.3.1 Sosialisasi Covid 19…………………………………………… 24 2.3.2 Cara Memasarkan Hasil UMKM Kentaki Pak Jair…………… 25


iii 2.3.3 Pengenalan Dan Pembuatan Laporan Keuangan Di UMKM Kentaki Pak Jair…………………………………………….…. 26 2.3.4 Pendampingan Siswa/I Belajar Online………………………… 27 2.4 Dampak Kegiatan…………………………………………………...... 28 2.4.1 Sosialsi Covid-19………………………………………………. 28 2.4.2 Cara Memasarkan Hasil UMKM Kentaki Pak Jair………...….. 29 2.4.3 Pengenalan Dan Pembuatan Laporan Keuangan Di UMKM Kentaki Pak Jair…………………………………………….…. 31 2.4.4 Pendampingan Siswa/I Belajar Online…………………….…... 33 BAB III Penutup……………………………………………………………..... 35 3.1 Kesimpulan…………………………………………………………. 35 3.2 Saran………………………………………………………………... 36 3.3 Rekomendasi……………………………………………………….. 37 Daftar Pustaka………………………………………………………………… 39 Lampiran-Lampiran………………………………………………………….. 40


iv DAFTAR GAMBAR Gambar 1 pembagian Poster dan Masker………….…………………………… 24 Gambar 2 pemberian benner pada UMKM Kentaki Pak Jair.………………..… 25 Gambar 3 Membantu pembuatan kentaki ……………………………………... 26 Gambar 4 Pendampingan belajar siswa SD…………………………………….. 27


v DAFTAR TABEL Tabel 1. Jumlah Penduduk ………………………………………………………. 3 Tabel 2. Mata Pencaharian………………………………………………………. 3 Tabel 3 Penyusunan Anggaran…………………………………………………. 15 Tabel 4 Anggaran Neraca………………………………………………………. 16 Tabel 5 Biaya Bahan Baku……………………………………………………... 17 Tabel 6 Biaya Bahan Penolong………………………………………………… 18 Tabel 7 Biaya Overhead Produksi……………………………………………… 18 Tabel 8 Rincian Harga Jual Setiap Potong……………………………………... 19 Tabel 9 Laporan Laba/Rugi…………………………………………………….. 19 Tabel 10 Waktu Pelaksanaan Sosialisasi Covid-19……….……………….…… 22 Tabel 11 Waktu Pelaksanaan Membantu kegiatan di UMKM………….……… 23 Tabel 12 Waktu Pelaksanaan Pendampingan Belajar Online…………...……… 23 Tabel 13 Dampak Sosialisasi Covid-19………………………………….……... 28 Tabel 14 Dampak Kegiatan Sosialisasi Pemasaran Hasil UMKM Kentaki Pak Jair………………………………………………………………... 29 Tabel 15 Kegiatan Pelatihan Pengenalan Dan Pembuatan Laporan Laba/Rugi Di UMKM Kentaki Pak Jair…………………………………………. 31 Tabel 16 Dampak Kegiatan Pendampingan Belajar Online…………..……….. 33


vi KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat, Taufiq dan InayahNya, sehingga pada kesempatan ini kami bisa menyelesaikan kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat di Desa Balian Makmur Kec. Mesuji Raya Kab. Ogan Komering Ilir, sekaligus telah menyelesaikan laporan akhir mahasiswa Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat ini. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat adalah kegiatan praktik mahasiswa yang menjadi salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Strata 1 (satu) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Dalam pelaksanaan PKPM ini, kami banyak mendapat bimbingan dan saran-saran dari berbagai pihak sehingga kegiatan PKPM ini dapat terlaksana dan terselesaikan dengan baik. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada: 1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi kelancaran dan kemudahan kepada kami dari awal sampe selesai. 2. Bapak dan Ibu serta keluarga besar yang telah memberi doa dan motivasi kepada kami. 3. Bapak Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., MSc. selaku rektor Institut Bisnis dan Informatika Darmajaya. 4. Bapak Rico Elhando Badri, S.EI.,M.E, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang telah memberikan bimbingan dan saran-saran yang sangat berharga dalam kegiatan PKPM sampai dengan penulisan laporan. 5. Ibu Aswin, S.E.,M.M selaku ketua program studi manajemen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.


vii 6. Bapak Wayan Edi Purwanto, selaku Kepala Desa, Desa Balian Makmur beserta jajarannya yang telah memberikan izin untuk melakukan kegiatan PKPM di Desa Balian Makmur, serta memberikan arahan dan membantu setiap program kerja yang kami lakukan. 7. Bapak Jair, selaku pemilik UMKM Kentaki, yang telah membantu kami dalam pembuatan bahan laporan. 8. Seluruh dewan guru Desa Balian Makmur yang telah mengizinkan kami melakukan pendampingan belajar online kepada siswa/i nya. 9. Semua pihak yang tidak mungkin penulis sebut satu-persatu yang telah membantu terlaksananya kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat. Akhirnya kami menyadari bahwa laporan akhir ini masih jauh mencapai kesempurnaan dalam arti sebenarnya, namun kami berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kami sendiri dan para pembaca pada umumnya. Bandar Lampumg, 27 Agustus 2020 Penulis


1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) adalah pengaplikasian secara menyeluruh, dibidang disiplin ilmu pengetahuan dari teori-teori yang dimilikinya ke dalam sebuah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) merupakan program wajib yang harus ditempuh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk mengakhiri studi Strata Satu (S1), tentunya dengan persyaratan akademik yang sebelumnya sudah ditentukan dan dipenuhi oleh mahasiswa tingkat akhir. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan dan menggunakan ilmu yang sudah didapat di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata di tengah-tengah masyarakat, terutama di Desa Balian Makmur. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dan berinteraksi sosial dengan masyarakat sehingga nantinya diharapkan mampu membantu menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat tentunya dengan aplikasi ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) di tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena saat ini seluruh dunia sedang mengalami pandemi virus Corona atau biasa disebut dengan Covid-19. Akan tetapi PKPM tetap berjalan dengan semestinya untuk memenuhi SKS. Dengan tetap mematuhi


2 protokol kesehatan, menggunakan masker jika keluar rumah, selalu mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) Angkatan 2017 dituntut untuk melaksanakan tiga program kerja utama yakni Sosialisasi Covid-19, membantu pemulihan ekonomi masyarakat di UMKM, dan mendampingi kegiatan belajar secara daring. Kegiatan sosialisasi covid-19 dilaksanakan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di Desa Balian Makmur dengan menggunakan brosur atau pamflet yang di bagikan kepada masyarakat agar masyarakat sadar akan bahaya covid-19 yang masih terus meningkat di Indonesia. Di bidang ekonomi terutama UMKM yang terdampak mengalami penurunan penjualan, contohnya kentaki pak Jair yang mengalami penurunan selama masa pandemi covid-19. Dalam bidang pendidikan, melakukan kegiatan pendampingan belajar online kepada siswa yang kesulitan mengikuti Daring selama masa pandemi covid-19. Desa Balian Makmur Kecamatan Mesuji Raya merupakan salah satu wilayah yang kami pilih sebagai tempat untuk menjalankan program PKPM yang berlangsung dari tanggal 20 Juli 2020 sampai 15 Agustus 2020. Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat di Desa Balian Makmur beranggotakan 4 orang mahasiswa/i dari program studi manajemen Fakultas Ekonomi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Desa Balian Makmur merupakan salah satu dari 17 Desa di wilayah, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Desa Balian Makmur mempunyai luas


3 wilayah seluas 1.285 Hektar dan jumlah penduduk 2.123 Jiwa (547 kepala keluarga), yang tersebar dalam 4 wilayah dusun dan terdiri dari 14 RT. Tabel 1. Jumlah Penduduk Dusun I Dusun II Dusun III Dusun IV 394 261 829 642 Sumber : Profil Desa Balian Makmur 2018 Mata pencaharian Desa Balian Makmur terdapat Petani, Pedagang, PNS dan buruh. Namun sebagian besar penduduk Desa Balian Makmur bermata pencaharian sebagai petani, karena Desa Balian Makmur merupakan desa perkebunan plasma kelapa sawit dan karet. Tabel 2. Mata Pencaharian Petani/ Pekebun Pedagang PNS Usaha Jasa Buruh LainLain 1300 125 21 87 212 378 Sumber : Profil Desa Balian Makmur 2018 Selama masa pandemi covid-19, Desa Balian makmur aman dari virus corona. Namun semua kegiatan sosial dan acara ditunda selama pandemi masih berlangsung mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak membuat keramaian. Keadaan Desa Balian Makmur selama masa pandemi covid-19 mngalami penurunan penghasilan. Harga sawit dan karet menurun karena selama pandemi ada beberapa pabrik karet dan sawit yang tutup sementara. Kelurahan Balian Makmur terkhusus bagian lingkungan Jl. Enggang sudah memiliki UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). UMKM tersebut yaitu Kentaki. Namun ditengah pandemi covid-19 UMKM tersebut mengalami penurunan penjualan selama pandemi covid-19 ini. Dalam pemasaran UMKM tersebut masih sangat sederhana, tidak memiliki identitas produk


4 hanya tertulis kentaki yang di tulis menggunakan Kertas dan Pewarna. Kentaki ini banyak diminati oleh para masyarakat, karena di wilayah Desa Balian Makmur sendiri hanya terdapat satu penjual Kentaki, yaitu Kentaki Pak Jair. Usaha kentaki ini juga menerima pesanan untuk berbagai acara. Kami mahasiswa/i memberikan inovasi kepada pemilik UMKM Kentaki tersebut agar lebih diminati oleh masyarakat dan lebih mudah dikenal di luar Desa Balian Makmur khususnya di Desa Balian Makmur sendiri, yaitu dengan membuat banner untuk identitas UMKM Kentaki tersebut. 1.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) yaitu sebagai berikut : 1. Bagaimana kondisi Desa Balian Makmur pada masa pandemi covid-19? 2. Bagaimana kondisi penjualan UMKM selama masa pandemi covid-19? 3. Bagaimana kegiatan belajar online di Desa Balian Makmur selama masa pandemi Covid-19 ? 1.3 Tujuan dan Manfaat Tujuan dari kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) adalah sebagai berikut: 1. Mengetahui kondisi Desa Balian Makmur pada masa pandemi covid-19 2. Mengetahui kondisi penjualan UMKM di Desa Balian Makmur selama masa pandemi covid-19 3. Mengetahui kegiatan belajar online pada siswa/i di Desa Balian Makmur selama masa pandemi Covid-19


5 Adapun manfaat yang didapat dari kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) di Desa Balian Makmur adalah sebagai berikut: a.Bagi Mahasiswa 1 Mahasiswa mampu mengkolaborasikan dan mengaplikasikan teoriteori praktis yang dimiliki serta bagaimana cara bermasyarakat dikaitkan dengan ilmu-ilmu yang telah dpelajari selama mengikuti materi perkuliahan di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. 2 Memperdalam pengertian mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga daapat menghayati adanya ketergantungan, keterkaitan, dan bekerja antar sektor. 3 Menambah pengetahuan bagaimana cara bermasyarakat yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, baik norma tersurat maupun tersirat. 4 Mencari, menemukan dan berusaha turut andil dalam memecahkan masalah dengan menerapkan konsep dan teori ilmiah yang telah dimiliki secara objektif komprehensif. b. Bagi Akademik 1 Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian keilmuan mahasiswanya melalui proses pembanggunan fisik maupun non fisik ditengah-tengah masyarakat dan pembenahan masyarakat, sehingga kurikulum yang disusun di Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan yang ada di masyarakat sekarang dan yang akan datang. 2 Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh dalam memberikan materi perkuliahan dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangaan penelitian. 3 Memantapkan program observasi pendidikan dan studi lapangan sebagai sarana belajar dan latihan pengabdian pada masyarakat dalam rangka menunjang pembangunan tepat guna.


6 c.Bagi Masyarakat 1 Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pandemi virus corona yang masih terus meningkat di Indonesia. 2 Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga serta ilmu, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang diharapkan. 3 Membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang terutama bidang pendidikan formal, non formal dan informal. 1.4 Mitra Yang Terlibat Mitra yang terlibat dalam Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) yaitu : 1. Masyarakat Desa Balian Makmur, Kec. Mesuji Raya, Kab. OKI. 2. UMKM Kentaki Pak Jair. 3. Siswa/i yang melaksanakan Daring


7 BAB II PELAKSANAAN PROGRAM 2.1 Program-Program yang dilaksanakan 2.1.1 Sosialisasi Covid-19 Nama : Maliyah Halwin Nuraini NPM : 1712110352 Menurut WHO Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru ini baru yang ditemukan menyebabkan penyakit Covid-19. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkan ini tidak dikenal sebelumnya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Pandemi atau epidemi global mengindikasikan infeksi Covid-19 yang sangat cepat hingga hampir tak ada negara atau wilayah di dunia yang absen dari virus Corona. Peningkatnan jumlah kasus terjadi dalam waktu yang singkat hingga butuh butuh penanganan secepatnya.


8 Menurut WHO COVID-19 dapat menyebar terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi C0VID-19 batuk, bersin atau berbicara. Percikan-percikan ini relatif berat, perjalanannya tidak jauh dan jatuh ke tanah dengan cepat. Orang dapat terinfeksi C0VID-19 jika menghirup percikan orang yang terinfeksi virus ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Percikan-percikan ini dapat menempel di benda dan permukaan lainnya di sekitar orang seperti meja, gagang pintu dan pegangan tangan. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh benda atau pemukaan tersebut, kemudian menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Inilah sebabnya penting untuk mencuci tangan seta teratur dengan sabun dan air bersih mengalir, atau membersihkannya dengan antiseptic berbahan dasar alcohol. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyebabkan temuan-temuan terbaru. Meningkatnya penularan virus Covid-19 khususnya di Indonesia, maka sosialisasi Covid-19 harus tetap dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pandemi Covid-19 yang masih terus menerus meningkat sampai saat ini. Sosialisasi Covid-19 yang kami laksanakan pun tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan membagikan masker kepada masyarakat agar masyarakat


9 menggunakan masker jika keluar rumah, membagikan pamflet tentang apa itu virus corona, gejala yang di alami kemudian cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari virus tersebut. Kasus infeksi virus Corona atau Covid-19 yang masih mewabah bisa dicegah dengan cara yang sederhana. Berikut 4 cara pencegahan virus corona atau Covid-19. a.Cuci Tangan Saat cuci tangan dengan sabun dan air minimal dilakukan 20 detik. Jika tak ada air dan sabun bisa dengan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen. Cuci tangan harus dilakukan sebelum dan setelah beraktivitas. b. Jangan menyentuh tempat umum. Ketika berada di fasilitas umum, sebaiknya jangan menyentuh tombol lift, pegangan pintu, pegangan tangga atau eskalator. Jika harus menyentuh, sebaiknya menggunakan tisu atau lengan baju dan segera cuci tangan setelahnya. c. Hindari keramaian. Kasus infeksi virus corona atau Covid-19 mudah menyerang saat di tempat ramai. Karena itu, usahakan tidak berada di tempat ramai apalagi dalam ruangan berventilasi buruk. Bila terpaksa berada di tempat keramian, jangan sembarang menyentuh wajah, hidung dan mata apalagi belum cuci tangan.


10 d. Rajin membersihkan rumah. Bersih-bersih rumah menggunakan cairan disinfektan menjadi upaya lain mencegah kasus infeksi virus corona atau Covid-19. Setelah upaya-upaya tersebut dilakukan, jangan lupa tetap menggunakan masker jika keluar rumah. 2.1.2 Cara memasarkan hasil UMKM Kentaki Pak Jair. Nama : Deni Kalsum Wijaya NPM : 1712110145 Menurut Phillip, Pemasaran merupakan suatu kegiatan manusia yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan melalui proses pertukaran. Sedangkan, menurut Philip & Duncan pemasaran yakni suatu yang terdiri dari segala langkah yang dipakai untuk menempatkan barang yang diperjual belikan ke tangan pembeli. Maka secara sederhana pemasaran adalah suatu kegiatan menyeluruh, terpadu, dan terencana, yang dilakukan oleh sebuah organisasi atau institusi dalam melakukan usaha agar mampu mengakomodir permintaan pasar dengan cara menciptakan produk bernilai jual, menentukan harga, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan saling bertukar tawaran yang bernilai bagi konsumen, klien, mitra, dan masyarakat umum. Pemasaran adalah suatu kegiatan menyeluruh, terpadu, dan terencana, yang dilakukan oleh sebuah organisasi atau institusi dalam melakukan usaha agar mampu mengakomodir permintaan pasar


11 dengan cara menciptakan produk bernilai jual, menentukan harga, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan saling bertukar tawaran yang bernilai bagi konsumen, klien, mitra, dan masyarakat umum. Secara sederhana, definisi pemasaran lebih diidentikan dengan proses pengenalan produk atau servis kepada konsumen yang potensial. Aspek-aspek untuk pemasaran ini meliputi periklanan, publik relation, promosi dan penjualan. Negara indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki pengguna situs jejaring sosial terbanyak di dunia. Tak dapat dibantah bahwa sekarang jejaring sosial terutama sosial media bukanlah suatu hal yang tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Karena hal tersebut tidaklah heran jika jejaring sosial pada saat ini digunakan sebagai alternatif bagi setiap pemilik bisnis untuk memasarkan produk atau memperkenalkan bisnisnya. Di era yang serba canggih ini berbagai bisnis yang dikembangkan bahkan bisnis semakin menjamur karena tersedianya teknologi pendukung. Salah satu pemanfaatan teknologi adalah sosial media marketing yang sedang trend pada saat ini. Memang sangatlah penting sosial media marketing bagi perkembangan bisnis terutama di era digital ini. Alasan yang membuat tak sedikit orang yang lebih memanfaatkan social media adalah karena sangat mudah digunakan dan biaya yang murah menjadi alasan banyak pebisnis untuk mengelola bisnis melalui sosial media marketing.


12 Pemasaran melalui sosial media memang sangat menguntungkan untuk pemasaran hanya saja jika sosial media marketing paham tentang karakteristik sosial media yang digunakan dengan hubungannya pada bisnis yang sedang direpresentasikan. Setiap sosial media memiliki karakteristik, setidaknya mewakili hal berikut; jenis audiens, ukuran, serta konten seperti apa yang efektif untuk direpresentasikan. Strategi di sosial media marketing antara lain yaitu fokus pada sosial media. Media sosial yang tersedia saat ini sudah cukup banyak. Namun untuk pemasaran, jangan pakai semua media sosial. Pilihlah media sosial yang tepat dan sesuai dengan target pasar anda, inilah sosial media yang di gunakan UMKM Kentaki Pak Jair: a.Facebook Facebook merupakan media sosial yang sangat ramai di kunjungi oleh masyarakat atau konsumen dalam mencari produk yang dicari. Kentaki Pak Jair dan ownernya sudah banyak memiliki kenalan yang banyak dan konsumen yang banyak di facebook, oleh karena itu pada UMKM Kentaki Pak Jair memilih facebook sebagai pilihan media sosial untuk pemasarannya. b. WhatsApp WhatsApp sekarang ini banyak digemari oleh semua kalangan masyarakat terutama kaum milenial sehingga menjadi sebuah peluang untuk media promosi dan penjualan. Kentaki Pak Jair menjadikan whatsapp sebagai media promosi dan penjualan


13 produknya. Kentaki Pak Jair memperbaiki postingan produk dan memperindah tampilan kentaki atau hasil foto, Kentaki Pak Jair juga promosi melalui sebuah story di whatsapp untuk mengupdate produksinya. c. Membangun Kredibilitas Kentaki Pak Jair membuat logo yang simple dalam penampilan produk agar mudah dikenali oleh konsumen. Kentaki Pak Jair memberikan deskripsi dalam penyampaian produk-produknya agar konsumen mengetahui harga yang di tawarkan terhadap konsumen. 2.1.3 Pengenalan dan Pembuatan Laporan Keuangan di UMKM Kentaki Pak Jair. Nama : Wayan Tobi Sanjaya NPM : 1712110339 Laporan laba rugi merupakan laporan keuangan yang melaporkan kinerja keuangan suatu perusahaan. Laporan laba rugi meliputi jumlah biaya-biaya yang telah dikeluarkan selama beroperasi, dengan laporan laba rugi ukm dapat mengetahui laba bersih yang telah diperoleh selama satu periode. laporan laba rugi dapat menjadi patokan bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya apabila ingin meningkatkan keuntungan yang didapat, menjadi alat bantu untuk evaluasi kinerja perusahaaan. Harga Pokok Produksi merupakan total keseluruhan biaya dan beban yang dikenakan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk


14 menghasilkan barang atau produk jadi yang siap untuk di jual. Perhitungan Harga pokok Produk dapat digunakan untuk menentukan harga jual yang akan diberikan kepada pelanggan sesuai dengan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi. Komponen biaya harga pokok produksi terdiri dari tiga yakni biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Dari penjelasan Diatas ‘biaya bahan baku’ dapat disebut sebagai biaya utama sedangkan ‘biaya tenaga kerja’ dan ‘biaya overhead pabrik’ disebut juga dengan biaya konversi. Penjelasan mengenai ‘biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik : a.Biaya bahan baku Terjadi karena adanaya pemakain bahan baku. Biaya bahan baku merupakan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi untuk membuat barang atau produk, baiasanya 100% bahan baku merupakan masuk dalam produk yang telah jadi. b. Biaya tenaga kerja langsung Biaya ini timbul karena adanya pemakaian biaya berupa tenaga kerja yang dilakukan untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi, biaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan kepada tenaga kerja yang langsung terlibat dalam pengolahan bahan menjadi produk.


15 c. Biaya overhead pabrik Biaya overhead pabrik timbul akibat pemakain fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk mengolah bahan seperti mesin, alat-alat, tempat kerja dan sebagainya. Dan yang lebih jelas lagi adalah biaya overhead pabrik terdiri dari biaya di luar dari biaya bahan baku. Dengan modal Rp 368.000 pak jair membuat kentaki. Dengan modal itu pak jair membeli sebanyak 3 kg ayam dengan harga Rp 28.000/kg dan beberapa perlengkapan lainnya. Tahapan – tahapan pembuatan anggaran yang digunakan dalam UMKM: 1 Menentukan saldo awal (kas) untuk kentaki pak jair 2 Mengumpulkan data biaya pokok penjualan untuk menghasilkan kentaki 3 Mengumpulkan data peralatan dan perlengkapan kentaki Dalam penerapan penyusunan anggaran ini menggunakan prosedur penyusunan anggaran. Tabel 3. Penyusunan Anggaran No. Nama Barang Jumlah Barang Harga Satuan Jumlah 1. Ayam 3kg Rp. 28.000 Rp. 84.000 2. Minyak Goreng 2 liter Rp. 9.000 Rp. 18.000 3. Tepung Terigu 2 kg Rp. 9.000 Rp. 18.000 4. Bumbu Marinase 2 pcs Rp. 2.000 Rp. 4.000 5. Saon 1 pack Rp. 25.000 Rp. 25.000 6. Isi gas LPG 3kg 1 tabung Rp. 25.000 Rp. 25.000 7. Plastik 2 pack Rp. 5.000 Rp. 10.000 Total Rp. 184.000 Sumber: Wawancara Pemilik UMKM Pak Jair


16 Botton-up budgeting, dengan adanya prosedur anggaran ini, maka dalam penyusunan anggaran ini lebih baik dengan adanya proses penyusunan anggaran. d. Anggaran Rencana Kerja Dalam satu kali produksi kentaki dengan 3 kg ayam dapat menghasilkan 50 potong ayam kentaki. Hasil penjualan ayam kentaki dengan komposisi 50 potong yang menggunakan 3 kg ayam yaitu : Rp. 368.000 – Rp. 184.000 = Rp. 184.000. e. Anggaran Neraca Tabel 4. Anggaran Neraca. Nomor Akun Nama Akun Debet Kredit 1 Kas Rp 184.000 2 Modal Rp 184.000 3 Biaya pembelian ayam Rp 84.000 4 Biaya pembelian minyak goring Rp 18.000 5 Biaya pembelian tepung terigu Rp 18.000 6 Biaya pembelian bumbu marinase Rp 4.000 7 Biaya pembelian saos Rp 25.000 8 Biaya isi ulang gas LPG 3 kg Rp 25.000 9 Biaya pembelian plastic Rp 10.000 10 Pendapatan Rp 184.000 Jumlah Rp 368.000 Rp 368.000


17 Dari hasil anggaran neraca diatas dapat diketahui bahwa jumlah kas sebesar Rp. 184.000,modal Rp. 184.000 dan biaya-biaya yang di anggarkan sebesar Rp. 184.000, sedangkan pendapatan yang dihasilkan Rp. 184.000 untuk 50 potong kentaki. Maka jumlah anggaran neraca sebesar Rp. 368.000 untuk di debet dan di kredit. f. Perhitungan harga pokok penjuala (HPP) dan laba/rugi untuk kentaki jair Upaya yang dilakukan dalam membatu usaha kentaki jair salah satunya adalah dengan mengajarkan pembuatan laporan keuangan, yang sebelumnya hanya di lakukan penghitungan modal dan penghasilan tanpa melakukan perincian, dari melakukan perincian maka dapat dilihat pengeluaran bahan pokok dan dapat dijadikan bahan pertimbangan, dibutuhkan atau tidaknya pengeluaran tersebut. g. Biaya bahan baku Tabel 5. Biaya Bahan Baku No Kebutuhan Satuan Harga satuan Jumlah 1 Ayam 3 kg Rp 28.000 Rp 84.000 2 Minyak goreng 2 kg Rp 9.000 Rp 18.000 3 Tepung terigu 2 kg Rp 9.000 Rp 18.000 4 Bumbu marinase 2 pcs Rp 2.000 Rp 4.000 5 Saos 1 pack Rp 25.000 Rp 25.000 Jumlah biaya bahan baku Rp 148.000


18 h. Biaya bahan penolong Tabel 6. Biaya Bahan Penolong No Kebutuhan Satuan Harga satuan Jumlah 1 Tabung gas 1 tabung Rp 25.000 Rp 25.000 2 Plastic 2 pack Rp 5.000 Rp 10.000 Jumlah biaya bahan pembantu Rp 35.000 i. Biaya Overhead Produksi Tabel 7. Biaya Operhead Produksi No Kebutuhan Jumlah 1 Transportasi Rp 10.000 2 Biaya tenaga kerja Rp 15.000 Jumlah BOP Rp 25.000 Dalam sekali produksi kentaki, pemilik UMKM dapat mencapai 50 potong ayam kentaki. j. Biaya Operational Penghitungan biaya operational di UMKM Kentaki Pak Jair sebagai berikut: Biaya bahan baku : Rp 148.000 Biaya bahan penolong : Rp 35.000 Biaya overhead pabrik : Rp 25.000 + Jumlah biaya operational : Rp 208.000 k. Harga Pokok Produksi Ayam kentaki Rp 208.000 : 50 potong = Rp 4.160 Laba (20% dari HPP)


19 Ayam kentaki Rp 4.160 x 20% = Rp 832 Harga jual Ayam kentaki Rp 4.160 + Rp 832 = Rp 4.992 = Rp 5.000 Berdasarkan perhitungan di atas dapat dilihat rincian harga jual dibawah ini : Tabel 8 Rincian Harga Jual Setiap Potong Jumlah Harga pokok produksi Laba Harga jual Per potong Rp 4.160 Rp 832 Rp 5.000 Dalam sekali produksi kentaki, pak jair dapat mencapai 50 potong kentaki. Berdasarkan penjualan setiap kali produksi pendapatan yang diperoleh pak jair sebesar: 50 potong x Rp 5.000 = Rp 250.000. Berikut ini perhitungan laba/rugi kentaki pak jair: 1. Laporan laba/rugi kentaki pak Jair Tabel 9 Laporan Laba/Rugi Kentaki pak Jair. Penjualan Rp 250.000 Biaya-biaya : Ayam Rp 84.000 Minyak goreng Rp 18.000 Tepung terigu Rp 18.000 Bumbu marinase Rp 4.000 Saos Rp 25.000 Isi ulang LPG Rp 25.000 Plastik Rp 10.000 Transportasi Rp 10.000 Biaya tenaga kerja Rp 15.000 Total Pengeluaran Rp 208.000 Laba Rp 42.000


20 Setelah kami melakukan perhitungan Harga Pokok Penjualan kentaki pak Jair,jadi laba bersih yang dihasilkan pak jair dalam sekali produksi Rp 42.000. 2.1.4 Mendampingi Siswa/i Belajar Online atau Daring. Nama : Diah Ayu Lestari NPM : 1712110250 Menurut Darin E. Hartley (Hartley, 2001): E-Learning atau online learning adalah suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain. Sedangkan, menurut (Ardiansyah, 2013): E-learning atau online learning adalah suatu sistem pembelajaran yang digunakan ialah sebagai sarana ialah sebagai proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka dengan secara langsung antara pendidik dengan siswa/i . E-learning atau online learning dapat diartikan sebagai pembelajaran tanpa adanya batas ruang dan waktu. Sekarang ini, setiap orang mencari sebuah proses pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan individu masing-masing. Dengan kesibukan setiap pribadi yang berbeda-beda, tentunya E-learning merupakan pilihan tepat untuk para profesional karena mereka dapat belajar dimana saja, dan kapan saja hanya melalui elektronik di tangan mereka. Adanya pandemi Covid-19 ini, IIB Darmajaya untuk mahasiswanya melaksanakan PKPM mandiri dengan tujuan agar mahasiswa bisa


21 tetep melaksanakan pengabdian dan berkontribusi di kampung halaman masing-masing. Pandemi ini berdampak pada masyarakat terutama bagi para pelajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkna surat edaran terkait kebijakan “Belajar di Rumah” sampai batas waktu yang belum ditentukan, tak terkecuali sekolah di Desa Balian Makmur. Kami melakukan survey dan wawancara pada beberapa wali murid dan siswa di SDN 01 Balian Makmur Kecamatan Mesuji Raya sehingga menemukan bebrapa kendala selama “Belajar di Rumah” yaitu : a.Siswa belajar mandiri dari buku karena guru hanya memberikan penugasan secara daring tanpa penjelasan materi. b. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran karena kurangnya pendampingan belajar. c.Orang tua kurang dalam memonitor pendampingan karena kurangnya pemahaman melalui media online sehingga kurang maksimal dalam mendampingi anaknya belajar. Dengan adanya permasalahan tersebut penulis melakuakan pendampingan belajar dan pengenalan media belajar online terhadap orang tua dan siswa dalam melakukan belajar mandiri dengan mengerjakan tugas dan mengirim tugas sekolah dalam daring, yang menggunakan aplikasi atau sosial media ini sebagai sarana belajar yang sering digunakan untuk mendukung belajar mengajar tingkat Sekolah Dasar (SD) yaitu WhatsApp, Google Classmeet, atau


22 lainnya. Dalam pendampingan yang di lakukan memberitahu siswa tentang panduan atau cara menggunakan aplikasi tersebut, misalnya saat ada tugas dari guru melalui WhatsApp anak-anak dibekali cara menerima tugas dan mengirim tugas dengan baik dan benar. Sehingga kegiatan pendampingan belajar daring dari rumah ini dapat membantu sosialisasi kepada siswa/siwa SDN 01 Balian Makmur, betapa pentingnya peran media sosial untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar dari rumah selama masa pandemic Covid-19 dan siswa lebih bijak dalam menggunakan gadged untuk memperbanyak pembelajaran daripada digunakan untuk bermain game. Pendampingan belajar ini tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menyedediakan handsanitizer dan mencuci tangan menggunakan sabun. 2.2 Waktu Kegiatan Waktu pelaksanaan kegiatan program kerja, yaitu : a. Sosialisasi Covid-19 Tabel 10. Waktu Pelaksanaan Sosialisasi Covid-19 Hari, Tanggal Kegiatan Tempat Keterangan RabuKamis, 22-23 Juli 2020 Pembuatan pamflet atau Banner untuk sosialisasi covid19. Desa Balian Makmur (Dikediaman Diah Ayu Lestari) Terlaksana SabtuSenin, 25-27 Juli 2020 Pembuatan APD (Tempat cuci tangan dan masker) Desa Balian Makmur (Kediaman Diah Ayu Lestari). Terlaksana


23 SelasaKamis, 28-30 Juli 2020 a. Pendistribusian tempat cuci tangan di tempat-tempat ibadah, di pasar dan di aula kantor Desa. b. Pembagian masker di sekolahsekolah, di pasar dan kantor desa. a. Di Pasar, Di tempat-temat ibadah (Masjid, Gereja & Pura), dan di Aula Kantor Desa. b. Di sekolahsekolah Desa Balian Makmur (MI, MTs, MAN, SD, SMP, TK dan PAUD. Terlaksana b. Membantu Pemulihan Ekonomi di UMKM Tabel 11. Waktu Pelaksanaan Membantu Pemulihan Ekonomi di UMKM. Hari, Tanggal Kegiatan Tempat Keterangan Senin, 03 Agustus 2020 Silaturahmi ke UMKM Kentaki Pak Jair. Desa Balian Makmur (Di kediaman pak Jair). Terlaksana SelasaRabu, 04-05 Agustus 2020 Pemasangan Banner dan latihan membuat laporan keuangan. Desa Balian Makmur (Di kediaman pak Jair). Terlaksana Kamis, 06 Agustus 2020 Membantu membuat kentaki. Desa Balian Makmur (Dikediaman pak Jair). Terlaksana c. Pendampingan Belajar Online Tabel 12. Waktu pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar online. Hari, Tanggal Kegiatan Tempat Keterangan SeninJumat, 10-14 Agustus 2020 Pendampingan belajar online bagi siswa/i SD. Desa Balian Makmur (Dikediaman Diah Ayu Lestari). Terlaksana


24 2.3 Hasil Kegiatan dan Dokumentasi 2.3.1 Sosialisasi Covid-19 Gambar 1. Pembagian poster dan masker Sosilisasi covid-19 kami laksanakan di minggu pertama kegiatan PKPM. Sosilisasi covid-19 yang kami lakukan adalah dengan cara membuat tempat cuci tangan yang kami simpan di tempat-tempat ramai, di tempat ibadah, di pasar dan di kantor desa. Kemudian kami membuat masker untuk dibagikan ke sekolah-sekolah di Desa Balian Makmur dan membuat brosur tentang bagaimana mencuci tangan yang benar dan bagaimana cara pencegahan virus corona. Hasil kegiatan dari program kerja yang telah kami lakukan yaitu kami dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya covid-19. Masyarakat mulai membiasakan hidup nya dengan adaptasi kebiasaan baru dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.


25 2.3.2 Cara memasarkan hasil UMKM Kentaki Pak Jair. Gambar 2. Pemberian Benner pada Kentaki Pak Jair Dalam membantu memasarkan hasil UMKM Kentaki pak Jair, kami melakukan nya dengan pembuatan sosial media. Namun kesulitan yang kami hadapi, pak Jair tidak ingin kami buatkan sosial media khusus untuk penjualan produk nya. Pak Jair memasarkan produk di sosial media hanya menggunakan facebook pribadi nya. Alasan nya karena pak Jair terlalu sibuk jika harus terus memposting setiap waktu Kentaki yang ia produksi. Jadi yang kami lakukan untuk tetap membantu memasarkan produk nya dengan membuat banner sebagai identitas UMKM yang dimiliki oleh pak Jair, yang sebelumnya UMKM tersebut tidak memiliki identitas khusus seperti banner. Hasil dari kegiatan program kerja ini yaitu UMKM ini jadi memiliki identitas khusus yang kami buat rinci, didalam banner tersebut kami tulis nama “Kentaki Pak Jair” kemudian kami tulis no Hp dan no WA untuk lebih memudahkan konsumen jika ingin membeli via online atau ingin memesan untuk acara ulang tahun, yaasiinan dan acara lainnya.


26 2.3.3 Pengenalan dan Pembuatan Laporan Laba/Rugi UMKM Kentaki Pak Jair. Gambar 3. Membantu pembuatan kentaki Dalam program kerja ini yang kami lakukan pertama ialah memberikan pengenalan terlebih dahulu tentang apa itu laporan keuangan laba/rugi. Kemudian setelah kami memberikan pengenalan tentang laporan keuangan, kami membuat laporan keuangan laba/rugi sederhana, agar laba dan rugi dari UMKM tersebut lebih jelas. Setelah membuat laporan keuangan kami memberikan pendapat untuk menciptakan inovasi baru pada UMKM Kentaki tersebut, kami memberi saran agar UMKM Kentaki tersebut tidak monoton hanya memproduksi kentaki saja tapi bisa menambah menu misalnya seperti di buat ayam geprek untuk menarik daya beli konsumen. Karena di Desa Balian Makmur sendiri belum ada yang menjual ayam geprek, jadi menurut kami saran tersebut sudah cuku baik untuk membantu meningkatkan penjualan UMKM tersebut.


27 Hasil kegiatan dari program kerja kami di UMKM Kentaki pak Jair ini, kami dapat membantu pak Jair untuk membuat laporan keuangan agar laba dan rugi dari UMKM tersebut lebih jelas. Namun untuk inovasi menu baru ayam geprek yang kami sarankan masih menjadi pertimbangan dari pak Jair karena kesibukan pak Jair yang tidak hanya fokus di UMKM Kentaki tersebut. 2.3.4 Pendampingan Belajar Online Gambar 4. Pendampingan belajar siswa SD Pendampingan belajar online kami lakukan di program kerja minggu ke-4. Pendampinga belajar yang kami lakukan tidak hanya belajar pelajaran sekolah namun juga belajar mengaji, karena selama pandemi semua kegiatan belajar dilakukan secara daring dan TPA diliburkan total. Jadi kami berinisiatif untuk mengajar ngaji anak-anak TPA yang selama pandemi covid-19 diliburkan. Untuk belajar ngaji anak TPA kami lakukan setelah magrib sampai dengan waktu shalat isya, dan untuk belajar pelajaran dari sekolah kami lakukan jam 9.00 - 12.00 WIB.


28 Hasil kegiatan dari program kerja kami dalam pendampingan belajar online, kami dapat membantu siswa/i yang kesulitan mengikuti daring selama pandemi covid-19. Kami mengajarkan kepada siswa/i untuk belajar word di laptop, memberikan materi yang sesuai dengan jadwal pelajaran siswa/i tersebut. Dan kami membantu anak-anak TPA untuk terus belajar ngaji walaupun TPA masih diliburkan. 2.4 Dampak Kegiatan 2.4.1 Sosialisasi Covid-19 Dampak dari program kerja sosilisasi Covid-19 dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 13. Dampak kegiatan sosialisasi Covid-19 No Kondisi Sebelum Kegiatan PKPM Kondisi Setelah Kegiatan PKPM 1 Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang bahayanya Covid-19 Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahanya Covid-19 2 Masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyebaran virus Covid-19 Meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan penularan Covid-19 3 Masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyebaran virus Covid-19 Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana penularan Covid-19 4 Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan dan diri Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan diri


29 Penjabaran dampak kegiatan yang telah kami laksanakan sebagai berikut: a. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19 sehingga akan meningkatkan pengoptimalisasian lingkungan sekitar karena akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. b. Meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan penularan Covid-19 karena melakukan pencegahan sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuh. c. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan lingkungan dan diri karena akan terbiasa melakukan kegiatan dengan adaptasi yang baru dengan banyak melaksanakan kegiatan secara media teknologi digital, sehingga akan dapat menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya teknologi 2.4.2 Cara Memasarkan Hasil UMKM Kentaki Pak Jair Dampak dari program kerja cara pemasaran hasil dari UMKM Kentaki Pak Jair sebagai berikut: Tabel 14. Dampak kegiatan pelatihan pemasaran hasil UMKM di Kentaki Pak Jair No Kondisi Sebelum Kegiatan PKPM Kondisi Setelah Kegiatan PKPM 1 Hasil pendapat dari penjualan produksi UMKM Kentaki Pak Jair yang belum maksimal Meningkatnya pendapatan UMKM Kentaki Pak Jair 2 Kurangnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses penjualan. Meningkatkan kesadaran penggunaan dan pemanfaatan teknologi sebagai media dalam proses penjualan


30 Dampak kegiatan PKPM mengenai cara pemasaran hasil UMKM di Kentaki Pak Jair dijelaskan sebagai berikut: a. Meningkatkan Produktifitas Melalui pelatihan UKM diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatkan ketrampilan dalam proses produksi maupun peningkatan manajerial. Melalui pelatihan bisnis terutama peningkatan ketrampilan, pemilik UKM diberikan pengarahan untuk meningkatkan produktifitas produksi sehingga didapatkan hasil yang optimal. Dengan pelatihan juga mampu melatih ketrampilan manajerial dari pelaku UKM dimana akan diajarkan tentang bagaimana pemecahan masalah-masalah yang dapat menganggu produktifitas usaha. Pelatihan pemasaran yang di UMKM Kentaki Pak Jair mampu menggali potensi dan kemampuan dari pelaku UMKM sehingga dapat independen dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi. Dan hasil dari pelatihan UMKM Kentaki Pak Jair diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta memajukan UMKM Kentaki Pak Jair. b. Sadar Akan Teknologi Terbaru Melalui pelatihan pemasaran tidak hanya diajarkan tentang operasional dan teknis namun juga pemilik UKM diberikan pengertian tentang teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk efisiensi kinerja. Tidak hanya dari segi peralatan namun juga dari


31 segi pemasaran seperti contohnya membawa UKM ke dunia digital yang sedang marak di masyarakat saat ini sehingga usaha lebih dikenal oleh masyarakat. 2.4.3 Pengenalan dan Pembuatan Laporan Laba/Rugi UMKM Kentaki Pak Jair. Dampak dari kegiatan pelatihan pengenalan dan pembuatan laporan laba/rugi di UMKM Kentaki pak Jair, sebagai berikut: Tabel 15. Dampak kegiatan pelatihan pengenalan dan pembuatan laporan laba/rugi di UMKM Kentaki pak Jair No Kondisi Sebelum Kegiatan PKPM Kondisi Setelah Kegiatan PKPM 1 Masih rendah manajemen pengelolaan keuangan. Meminimalkan Biaya dan Jumlah Kecelakaan Kerja. 2 Belum adanya laporan keuangan, sehingga jumlah pemasukan dan pengeluarn dana belum terinci secata optimal Pengaturan keuangan yang optimal. Penjelasan dari dampak kegiatan pelatihan pengenalan dan pembuatan laporan laba/rugi di UMKM Kentaki pak Jair, yaitu: a. Meminimalkan Biaya dan Jumlah Kecelakaan Kerja. Melalui pelatihan karyawan, diajarkan bagi pemilik UKM untuk sadar akan pentingnya keselamatan kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi tentunya menambah penggunaan dana atau biaya yang bisa saja berasal dari modal UKM. Modal usaha kecil menengah sangat terbatas sehingga perlu adanya efektifitas penggunaan dana oleh pemilik usaha. Pelatihan karyawan ini diharapkan mengurangi


32 kecelakaan kerja melalui pengaturan manajerial dan pengaturan sistem kerja yang baik sehingga financial dari UKM dapat dimaksimalan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. b. Pengaturan Keuangan yang Optimal. Usaha Kecil Menengah umumnya dimulai dengan modal yang kecil. Modal ini harus dioptimalkan untuk segala macam hal operasional dari usaha. Namun, kendala bagi pemilik UKM adalah pengaturan keuangan yang belum terstruktur rapi. Hal ini tentu akan berdampak jangka panjang terhadap bisnis UKM. Melalui pelatihan karyawan dapat diajarkan untuk membuat pembukuan yang terstruktur, cashflow dan konsep keuangan yang rapi sehingga dengan data statistic yang dihasilkan memudahkan bagi pemilik UKM untuk melihat perkembangan usahanya, progress piutang dan utang serta keseluruhan profitnya dapat dihitung dengan baik. Jika perhitungan laba rugi dan pembukuan tidak jelas maka lambat laun tanpa disadari oleh pemilik UKM, usahanya akan mengalami penurunan.


33 2.4.4 Pendampingan Belajar Online Dampak dari pendampingan belajar online, yaitu: Tabel 16. Dampak dari pendampingan belajar online No Kondisi Sebelum Kegiatan PKPM Kondisi Setelah Kegiatan PKPM 1 Rendahnya pemahan siswa dalam memahami tugas yang diberikan oleh guru Meningkatnya pemahaman siswa terhadap tugas mata pelajaran yang diberikan oleh guru 2 Rendahnya pemahan siswa dalam memahami materi pembelajaran online yang diberikan oleh guru virus Covid-19 Meningkatkan siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru atau wali kelas 3 Masih rendahnya tingkat pengetahuan rang tua dalam pemberian pendampingan belajar anak. Meningkatkanpemahaman orang tua siswa dalam pemberian pendampingan bagi pembelajaran anak Penjelasan dari dampak kegiatan pendampingan belajar siswa secara online, yaitu a. Dapat membantu tenaga pengajar akan lebih aktif dalam melaksanakan belajar menggunakan media sososial untuk pembelajaran sehingga akan menambah kreatifitas tenaga pengajar dalam penyampaian materi, sehingga siswa/i dapat menerima materi dengan baik dan akan sangat mudah untuk di pahami. Jika selama ini media sosial hanya digunakan untuk berkomunikasi dalam kepentingan pribadi, sekarang dapat digunakan untuk pembelajaran. b. Siswa/i akan terbiasa menggunakan hp/laptop/desktop untuk belajar. Jika ini menjadi kebiasaan akan menjadi pintu bagaimana siswa/i mencari sumber belajar dengan media online. Suatu


34 kemampuan penting yang selama ini belum berkembang pada siswa/i. Bukankah sekarang ini berbagai informasi dapat diperoleh dengan mudah di internet sehingga akan menambah pengetahuan lebih luas dari berbagai sumber yang di dapatkan. Bahkan dapat mempercepat kesiapan untuk menghadapi pola pendidikan di era digital. c. Kesadraan orang tua akan muncul dan terbiasa dalam mendampingi anaknya saat belajar. Sehingga dapat membantu orangtua yang kurang pemahaman dalam menggunakan media sosial akan mengenal media sosial dengan wawasan yang baru, karena dalam keseharian orang tua juga kurang dalam melkukan pengawasan terhadap anakny, dan saat yang seperti ini akan menjadi kebiasaan yang seharus dilakukan tetapi dalam keadaan normal kurang mendapat perhatian


35 BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Berdasarkan serangkain kegiatan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) di Desa balian Makmur, kecamatan Mesuji raya, kabupaten ogan komering ilir, provinsi sumatera selatan difokuskan pada dampak bahaya covid-19 dan pengembangan usaha mikro kecil menengah kentaki pak jair serta pelatihan teknologi dengan hasil kerja yang telah dilaksanakan yang dapat disimpulkan yaitu: 1. Masyarakat didesa balian Makmur masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan,seperti (tidak memakai masker,tidak menjaga jarak dan berkerumun). 2. Pemilik usaha rumahan sudah dapat menghitung sendiri harga pokok produksi untuk usahanya. 3. Pemilik usaha rumahan sudah dapat menentukan harga pokok produksi untuk usahanya. 4. Pemilik usaha rumahan sudah dapat membuat sendiri laporan keuangan untuk usahanya. 5. Usaha rumahan sudah memiliki logo atau merek sendiri.


36 3.2 Saran Saran untuk program kerja yang telah kami lakukan, yaitu : 1. Sosialisasi Covid-19 a) Masyarakat diharapkan untuk terus menggunakan masker jika keluar rumah. b) Tetap melaksanakan sosial distancing dan physical distancing. c) Mencuci tangan dengan menggunakan sabun. 2. Pemulihan Ekonomi di UMKM a) Mencari dan menggali apa saja yang potensi-potensi yang ada di dalam desa untuk dijadikan UMKM sehingga dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat. b) Dalam membangun dan memajukan usaha, masyarakat harus berani mengambil resiko didalam menghadapi kendala, serta menjalin komunikasi kepada pihak-phak lain dalam pengrmbangan usaha. c) Serta membuat inovasi terbaru dalam pengolahan Kentaki biasa dapat dijadikan Geprek sehingga dapat menarik konsumen, dan dapat mempertahaankan cita rasa yang akan menjadikan motivasi untuk prngusaha lainnya. d) Dapat melakukan pengembangan ilmu teknologi dalam penjualan yang dapat di lakukan secara online agar menjadi lebih banyak di kenal banyak masyarakat, karena di masa yang sekarang masyarakat lebih mengenal teknologi media online.


37 3. Pendampingan Belajar Online a) Sebelum pelaksanaan pembelajaran guru sebaiknya mempersiapkan materi dengan matang dan yang sesuai dengan materi yang ada di sekoalah sehingga dapat mempermudah siswa/siswi untuk memahami materi yang diberikan. b) Untuk orang tua harus lebih memaksimalkan pendampingan terhadap anak-anak nya dan lebih memahami pengenalan teknologi untuk pembelajaran daring agar dapat membantu mempermudah pelaksanaan belajar secara daring di masa pandemi Covid-19. c) Peningkatan kedepan untuk memberikan pelatihan guru dan murid dalam pelaksanaan pembelajaran secara online sehingga adanya pelatihan dapat membantu ilmu pengetahuan betapa pentingnya Media Sosial di Era Digital saat ini. 3.3 Rekomendasi Rekomendasi untuk program kerja yang telah kami lakukan, yaitu : 1. Sosialisasi Covid-19 Masyarakat harus bisa lebih disiplin dalam menjalankan kehidupan nya sesuai protokol kesehatan di era new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Tetap menggunakan masker jika keluar rumah, menerapkan sosial distancing dan physical distancing. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia khusus nya di Desa Balian Makmur.


38 2. Pemulihan bidang Ekonomi di UMKM. Pemilik UMKM Kentaki agar bisa terus menciptakan inovasi baru dan terus memasarkan produk nya, tidak hanya secara offline namun bisa juga secara online agar pemasaran produk lebih bisa dikenal oleh masyarakat luas. 3. Pendampingan belajar online atau daring. Para guru diharapkan untuk bisa membuat alternatif lain bagi siswa/i yang mengalami hambatan tersebut. Misalnya dengan mendatangi rumah siswa/i yang tidak memilik handphone atau dengan mengadakan belajar tatap muka bagi yang mengalami kesulitan tersebut dengan jumlah siswa/i yang terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan.


39 DAFTAR PUSTAKA Detik News. 2020. “Latar Belakang Virus Corona”, di ambil dari: https://m.detik.com/news/berita/d-4943950/latar-belakang-viruscorona-perkembanganhingga-isu-terkini, (Diakses pada 22 Agustus 2020 12.50). Ilham Mughnifar. 2020 “Marketing Pengertian Pemasaran “ diambil dari : https://www.maxmanroe.com/vid/marketing/pengertianpemasaran.html (Diakses pada 25 Agustus 2020 pukul 20.05). KKN. Ash-Sidiqiyah. 2019. “Profil Desa Balian Makmur”, di ambil dari :http://desabalianmakmur.blogspot.com/?m=1 (Diakses pada 22 Agustus 2020 pukul 10:45). Kemendikbud. 2020. “Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Covid-19”. diambil dari : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/03/mendikbud- terbitkan-setentang-pelaksanaan-pendidikan-dalam-masa-darurat-covid19 (Diakses pada 25 Agustus 2020 pukul 20.49). STUDiLMU. 2019. “Manfaat e-learning” diambil dari: https://www.studilmu.com/blogs/details/manfaat-e-learning (Di)akses pada 25 Agustus 2020 pukul 20.35). Utami. W. N. 2019. ”Mengenal Lebih Dekat Penentuan Harga Pokok” diambil dari : https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-lebih-dekatpenentuan-harga- pokok-produksi/ (Di akses pada 25 Agustus 2020 pukul 16.35). Utami. W. N. 2020. “Biaya Produksi Cost Of Production dalam Pelaporan Keuangan Perusahaan” diambil dari : https://www.jurnal.id/id/blog/biaya-produksi-cost-of- productiondalam-pelaporan-keuangan-perusahaan/ (Diakses pada 25 Agustus 2020 pukul 19.20). WHO. 2019. “Novel Coronavirus”, diambil dari : https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-forpublic, (Diakses pada 25 Agustus 2020 pukul 13.25).


40 LAMPIRAN Lampiran 1. Pembukaan Program PKPM di Aula Kantor Desa. Lampiran 2. Penyerahan tempat cuci tangan di tempat ibadah (Gereja). Lampitan 3. Kunjungan UMKM Kentaki Pak Jair.


41 Lampiran 4. Pembagian masker disekolah. Lampiran 5. Kunjungan ke PAUD Hanoman. Lampiran 6. Pendampingan belajar online.


42 Lampiran 7. Penutupan Program PKPM. Lampiran 8. Pemasangan benner di pasar Desa Balian Makmur Lampiran 9. Pembagian masker dan poster keapa tenaga pendidik


Click to View FlipBook Version