The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Lanjutan Materi Pertemuan 5 Pembagian Kelompok Sosial Menurut Soerjono Soekanto

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mellniadi16, 2021-07-30 00:35:36

Pembagian Kelompok Sosial Menurut Soerjono Soekanto

Lanjutan Materi Pertemuan 5 Pembagian Kelompok Sosial Menurut Soerjono Soekanto

Keywords: sosiologi,kelompok sosial

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts

PERTEMUAN 5
Lanjutan Pembagian Kelompok sosial menurut Soerjono
Soekanto
5. Berdasarkan cara terbentuknya :

A. Kelompok semu adalah bersifat sementara,
tidak memungkinkan terbentuknya tradisi/
ikatan sebagai anggota.

Ciri-cirinya :  Tidak direncanakan, tidak disengaja, sangat mendadak/
spontan

 Tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu
 Tidak ada interaksi dan komunikasi secara terus meneru

s
 Tidak ada kesadaran berkelompok
 Kehadirannya tidak konstan

Kelompok semu terbagi 3 :

a. Kerumunan (crowd) adalah individu-individu yang berkumpul sec
ara kebetulan di suatu tempat, pada waktu yang bersamaan

Kerumunan terbagi 7 :

1. Formal audience/ khalayak penonton/ pendengar resmi adalah kerumunan ya
ng mempunyai suatu pusat perhatian dan persamaan tujuan tetapi sifatnya pa
sif.

Contoh : penonton bioskop dan hadirin pada suatu khotbah.

2. Planned expressive group adalah kerumunan yang tidak mementingkan
pusat perhatian tetapi mempunyai persamaan tujuan yang tercermin dalam
kegiatan serta kepuasan yang dihasilkan.

Contoh : orang yang berekreasi, berdansa dan berpesta
orang yang menonton bioskop

3. Inconvenient causal crowds adalah kerumunan
yang berifat terlalu sementara yang ingin menggunakan fasilitas-fasilitas

sama

Contoh: Orang yang antri mengisi bensin, antri k
arcis dan menunggu bis.

4. Spectator causal crowds adalah kerumunan penont
on yang terjadi karena orang
ingin melihat peristiwa tertentu

Contoh: orang yang melihat kejadian
kecelakaan dan banjir bandang

5. Panic causal crowds adalah kerumunan panic yaitu
orang yang dalam keadaan panik yang sedang berusaha
menyelamatkan diri dari suatu bahaya

Contoh Orang orang yang menyelamatkan diri
dari gempa

6. Acting lawless crowds adalah kerumunan
yang mempunyai tujuan tertentu dengan menggunak
an kekuatan fisik yang berlawanan dengan norma-
norma sosial.

Contoh Kerusuhan social atau pengerahan massa disertai
anarkisme

7. Immoral lawless crowds adalah kerumunan tak bermoral yaitu segala tindakannya b

erlawanan dengan norma tetapi
tanpa tujuan tertentu dan juga kerumunan yang perbuataanya yang dilakukan dapat mer
usak moral bangsa atau dianggap oleh masyarakat sebagai suatu perbuatan yang tidak a

da faedahnya sama sekali.

Contoh: Orang- orang yang mabuk orang orang yang berpesta
narkoba dll.

b. Massa/ Mass adalah kelompok semu yang memiliki
ciri-ciri hampir sama dengan kerumunan tetapi terbentu
knya disengaja dan direncanakan dengan persiapan s
ehingga tidak bersifat spontan.

Contoh : demonstrasi, kelompok tawuran pelajar.

c. Publik adalah kelompok semu yang mempunyai ciri-ciri terbentuknya hamper sama den
gan massa. Perbedaannya public terbentuk tidak pada tempat yang sama tetapi karena ada
perhatian yang disatukan oleh alat komunikasi, seperti radio, TV.
Contoh : kelompok yang mendengarkan pidato di suatu tempat, sekaligus pidatonya juga d
isiarkan melalui radio atau televisi.

B. Kelompok nyata adalah mempun
yai satu ciri yang sama yaitu kehadi
rannya selalu konstan.

Bentuk-bentuknya a. Kelompok statistic (statiscal group)
ciri-cirinya:

1. Tidak direncanakan, tidak disengaja sudah terbentuk sendiri

2. Tidak terhimpun tidak teroganisir 3. Tidak ada interaksi , interalisasi dan komunikasi secara terus
4. Tidak ada kesadaran berkelompok menerus

5. Kehadiran konstan

Contoh : Kelompok anak-anak, wanita, orang tua

b. Kelompok sosieta/ kelompok kemasyarakatan (societal group)

Ciri-cirinya : 1. Terbentuk dengan sendirinya
2. Terhimpun dalam satu wadah tertentu
3. Terjadi interaksi, interrelasi dan komunikasi
4. Terjadinya kesadaran kelompok
5. Kehadirannya konstan

Contohnya Jenis kelamin, warna kulit, kesatuan tempat tinggal

c. Kelompok sosial (social group) adalah terbentuknya karena adanya
unsur- unsur yang sama seperti tempat tinggal, pekerjaaan, kegemaran
atau kedudukan yg sama ataupun memiliki tujuan yang sama.

Contohnya Komunitas penyayang binatang, motor gede serta kolektor
motor antik

d. Kelompok asosiasi (associational group) adalah kelompok yang teroga
nisir dan memiliki struktur formal atau kepengurusan, seperti ketua, para
staf dan para pembantunya.

Ciri-cirinya 1. Sengaja di bentuk
2. teroganisir dalam suatu wadah
3. Ada interaksi, interelasi dan komunikasi secara terus

menerus
4. Adanya kesadaran kelompok yang kuat
5. Kehadirannya konstan

Contohnya : PSSI ( Persatuan sepak bola seluruh Indonesia),
Negara Perusahaan dan Sekolah .

THANK YOU!!!!


Click to View FlipBook Version