Materi KATEKISASI 30
GERAKAN KEESAAN GEREJA
Tujuan
Pembelajaran :
Mengerti Mengerti Mengerti
Latar landasan dampak
teologis gerakan
belakang gerakan Keesaan bagi
Gerakan Keesaan persatuan
Keesaan Gereja & Gereja
Gereja & Oikumene sebagai Tubuh
Oikumene Kristus
Skema Perkembangan Gereja
Perbedaan
Berpotensi
Perpecahan
Upaya Penyatuan
Gereja-Gereja
Dalam sejarah Pentingnya kesatuan
perkembangan gereja gereja-gereja agar
terjadi perpecahan yang tidak
melahirkan banyak gereja. timbul perpecahan.
Timbulnya pemahaman Maka, perlu dibahas
dan perbedaan
menyebabkan tentang gerakan
keesaan dalam
munculnya aliran-aliran
perkembangan
dalam tubuh gereja. Gereja.
Gerakan KEESAAN GEREJA Istilah apa itu ?
Berasal dari kata dasar ‘esa’
yang berarti “tunggal atau satu”
[1] kata KEESAN berarti
“sifat yang satu” = unity
[2] Jadi keesaan berarti :
satu, tunggal, satu kesatuan
dan tidak dapat dipisahkan.
▪ Sebuah gerakan penyatuan gereja – gereja
untuk membentuk gereja yang Esa
▪ Semangat menjadi satu seperti harapan
Tuhan Yesus
Latar Belakang Kebangkitan Gerakan Keesaan Gereja
di EROPA
Cikal Bakal Gerakan Keesaan :
▪ Konferensi I, dimulai dari pertemuan
Konsili Pekabaran Injil seduania di
kota Edinburg pada th 1910
▪ Menghasilkan Konsep Keesaan dan
Kerjasama
▪ Terbentuk sebuah Komite
“Continuation Committee”.
▪ Konferensi II, dilanjutkan Konferensi
“Faith ang Order” di Lausan, Swiss
th 1927
▪ Konferensi III, di Edinburg th 1937
Hasil 7 POKOK
Keputusan PEMAHAMAN BERSAMA
Konferensi
Edinberg 1. Panggilan untuk
keesaan
2. Amanat Gereja bagi
Dunia & Injil
3. Sifat Gereja
4. Pengakuan Iman
bersama
5. Pelayanan Gereja
6. Sakramen – sakramen
7. Keesaan Kekristenan
Tempat bagi Gedung
gereja
Latar Belakang Gerakan Keesaan Gereja di ASIA
Korea Yang melatar belakangi gerakan
keesaan di Asia :
▪ Bangkitnya nasionalisme di Asia &
konferensi PI Edinberg
▪ Munculnya lembaga PI di India,
Jepang, Cina, Miyanmar, Srilangka,
Korea & Indonesia
▪ Kesadaran untuk bangkit
membentuk Dewan Dewan gereja
di negara Asia
Semangat Nasionalisme di Asia sampai sendi-sendi gereja, dan
gereja mengunakan kesempatan untuk bersatu
Latar Belakang Gerakan Keesaan Gereja di INDONESIA
Gerakan Kebersamaan Ada 5 hal yang mempengaruhi
sejarah gerakan Oikumene pada
pembentukan Dewan Gereja-gereja
PI di Indonesia :
1. Alkitab & Pengakuan Iman
2. Nasionalisme di Indonesia
3. Pengalaman pemuda Kristen
(dipelopori perhimpunan
mahasiswa STT Jakarta)
4. Pengalaman masa jepang (gereja
tidak berkembang)
5. Pengaruh gerakan Oikomenis dari
luar (IMC, WSCF, DGD) & tokoh PI
❑ DPG (Dewan Permoesyawaratan Geredja)
❑ MOBGK (Majelis Oesaha Bersama Gereja Gereja
Kristen)
❑ DGI (Dewan Gereja Indonesia) dibentuk tgl. 25
Mei 1950, merupakan hasil Sidang Raya gereja
gereja di STT Jakarta
▪ Tahun 1939, atas inisiatif GPI, GKJW, ❖ Tahun 1948 terjadi
perubahan DGI jadi PGI
Gereja Kristus, dan GKI Jabar,
Diadakan pertemuan BATAVIA di
Tambara, India
▪ Menghasilkan pembentukan
NATIONAL CHRISTIAN
COUNCIL
▪ Selama kolonial Jepang, gereja mulai
menyadari bahwa gereja-gereja
memiliki pergumulan bersama
▪ 22 Agustus 1948, di Dewan Gereja Dunia
Amsterdam, dibentuk DGD DGD
(Dewan Gereja Dunia) Dewan Gereja Indonesia
▪ 25 Mei 1950, pembentukan DGI
DGI, hasil Sidang Raya di Persekutuan Gereja Indonesia
STT Jakarta PGI
▪ Tahun 1984, DGI berubah
jadi PGI (Persekutuan
Gereja-Gereja di Indonesia
DGI PGI
Prinsip Penting...!!!
1. Keesaan bukan soal keseragaman
atau keterpisahan, melainkan
keberagaman dalam kebersamaan.
Seperti Tubuh Kristus, terdiri
banyak anggota yang saling terkait
satu dengan yang lain
2. Keesaan adalah keesaan dalam
Roh. Keesaan yang bukan hasil
manusia tetapi karya Kristus
3. Keesaan harus nampak agar dunia
percaya
ORGANISASI GEREJA
PGI PGPI PGLII PGTI
Persekutuan Persekutuan Persekutuan Persekutuan
Gereja Gereja Gereja dan Gereja
Indonesia Pentakosta Lembaga
Indonesia Injili Tionghua
Indonesia Indonesia
Organisasi atau Organisasi atau Organisasi Organisasi atau
Lembaga Lembaga atau Lembaga Lembaga Gereja
yang menaungi yang menaungi Pekabaran denagn Etnis
Gereja – gereja Injili Tionghua
Gereja – gereja
Protestan Pentakosta
Daftar Lengkap
Organisasi dan SINODE Gereja
di Indonesia
https://www.youtube.com/watch?v=3wG6gHuVhdk
DASAR TEOLOGIS “Supaya mereka semua
Pemahaman KEESAAN menjadi satu,
dan OIKOMENE
sama seperti Engkau, ya
Bapa,
di dalam Aku dan Aku di
dalam Engkau, agar
mereka juga
di dalam Kita,
supaya dunia percaya,
bahwa Engkaulah yang
telah mengutus Aku”.
(Yohanes 17 : 21)
Hubungan Gerakan Keesan dengan OIKUMENE
Oikumene merupakan manifestasi GERAKAN
(penampakan) persekutuan orang KEESAAN
Kristen dalam satu tubuh antara
denominasi (golongan/aliran) Gereja OIKUMENE
yang memiliki latar belakang dogma
dan theologia yang berbeda.
Gerakan Oikumene adalah upaya
menjaga keutuhan integritas gereja
Tujuan Oikumene adalah Gerakan
Keesan (Persatuan Gereja-Gereja)
Arti Kata OIKUMENE
Oikos = rumah, mene = berdiam)
kesatuan tempat / wilayah untuk didiami
PGIS Persekutuan Gereja Indonesia Setempat
Gereja Anggota PGIS kota Bogor
GKI (Gereja Kristen Indonesia)
GKJ (Gereja Kristen Jawa)
HKBP (Huria Kristen Batak Protestan)
GBI (Gereja Bethel Indonesia)
GSJA (Gereja Sidang Jemaat Allah)
GKP (Gereja Kristen Pasundan)
BNKP (Banua Niha Kriso Protestan)
GKJB (Gereja Kristus Jemaat Bogor)
GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun)
GPIB (Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat)
Ilustrasi Kontruksi Bangunan Tantangan Gereja
▪ Yesus Kristus sebagai dasar
pondasi gereja ( 1 Kor 3 : 11)
▪ Gereja mengaku bahwa Yesus
sebagai dasar, tetapi....
▪ Organisasi gereja dan
denominasinya berbeda-beda
▪ Perbedaan, rawan perpecahan
Tanah
TUMPUAN
Tanah Batu Yesus Organisasi
TUMPUAN PONDASI Kristus Gereja
Batu
PONDASI
Apakah bisa HAMBATAN :
semua gereja
▪ Dogmatika (Aliran)
bersatu ? ▪ Sejarah gereja
▪ Tradisi gereja
▪ Kesukuan / Etnis
▪ Bahasa
KEESAAN KEESAAN
Bukanlah tentang Adalah tentang
Prinsip Prinsip MENGAKUI MENOLONG
Penting MEMAHAMI MENOPANG
KEESAAN
dan
OIKOMENE
BERSAING EKSKLUSIF
Selamat Belajar
Terima Kasih