E-MODUL
Pembelajaran
Nama : PRIA ADE PRAWONO, S.Kom
Mata Pelajaran : KOMPUTER JARINGAN DASAR
Materi : BIOS
Kelas : X TKJ
SMK MA`ARIF NU 1
Jl. Raya Ajibarang Km. 1. Pandansari,
KecAamJIaBtaAnRAjAibNaraGng Kabupaten
Banyumas Provinsi Jawa Tengah.
Kode Pos 53163
Email : [email protected]
BIOS(basic input oputput system)
A. Deskripsi pembelajaran
Pada materi kali ini kita akan membahas tentang BIOS, dimana materi sebelumnya kita telah
membahas tentang menguji perakitan komputer. Pada materi ini kita dituntut agar mampu
mengatur bios sebagai syarat utama melakukan intasalasi sistem operasi dan mengenal lebih
lanjut tentang BIOS pada komputer dan menganalisis BIOS dari penggunaaanya,agar dalam
kita memahami BIOS tidak terjadi kesalahan dan kesulitan.
B. Manfaat bagi peserta didik
Adapun manfaat bagi peserta didik dalam mempelajari BIOS,diantaranya:
1. Peserta didik mampu mengemukakan komponen BIOS
2. Peserta didik mampu menganalisis konfigurasi BIOS pada komputer
3. Peserta didik mampu menyimpulkan hasil analisis konfigurasi BIOS
C. KI DAN KD
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4 Menerapkan konfigurasi BIOS pada komputer
3.4.1 Menentukan konfigurasi bios pada komputer
3.4.2 Mendiagnosis konfigurasi bios komputer
3.4.3 Menentukan pengertian dan fungsi BIOS
3.4.4 Merinci macam-macam bios dan kode
kesalahan pada BIOS
3.4.5 Merinci pengaturan bios untuk instalasi
sistem operasi
3.4.6 Menrinci trouble shooting pada BIOS
4.4 Melakukan setting BIOS 4.4.1 Melakukan konfigurasi BIOS sebagai
prasyarat penginstalasian sistem operasi
4.4.2 Menganalisis hasil konfigurasi BIOS
4.4.3 Menyimpulkan hasil konfigurasi BIOS
D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah melihat tayangan video dan modul yang ada digoogle classroom/google
form ,peserta didik dapat menentukan konfigurasi bios pada komputer dengan
tepat
2. Setelah melihat tayangan video dan modul yang ada digoogle classroom/google
form ,peserta didik dapat mendiagnosis konfigurasi bios komputer dengan tepat
3. Setelah melihat dan membaca modul dan ppt yang ada digoogle classroom, peserta didik
mampu menentukan pengertian dan fungsi bios dengan baik
4. Setelah melihat dan membaca modul dan ppt yang ada digoogle classroom, peserta didik
mampu merinci macam-macam bios dan kode kesalahan pada bios
5. Setelah melihat dan membaca modul dan ppt yang ada digoogle classroom, peserta didik
mampu merinci pengaturan bios untuk instalasi sistem operasi dengan baik
6. Setelah melihat dan membaca modul dan ppt yang ada digoogle classroom, peserta didik
mampu merinci troubleshooting pada bios dengan baik
7. Setelah melihat tayangan video digoole classroom,peserta didik mampu melakukan
konfigurasi bios sebagai prasyarat penginstalasn sistem operasi dengan tepat
8. Setelah melihat tayangan video digoogle classroom ,peserta didik mampu menganalisis
hasil konfigurasi bios dengan tepat
9. Melalui kegiatan discovery learning tentang konfigurasi BIOS, peserta didik diharapkan
mampu mencari, menganalisis langkah-langkah pengaturan bios instalasi OS dengan
tepat dan mampu berkomunikasi, berkolaborati dan berpikir kritis untuk menumbuhkan
sikap religius, kerja sama, kreatif, disiplin dan gotong royong
10. Melalui kegiatan penugasan dan pemecahan masalah, peserta didik dapat menyimpulkan
hasil analisis langkah-langkah pengaturan bis untuk instalsi sistem operasi dengan benar
E. Petunjuk Belajar
1. Petunjuk Bagi Guru
- Pada setiap kegiatan belajar guru membantu peserta didik dalam proses belajar
- Pada setiap kegiatan belajar guru membimbing peserta didik memahami konsep, analisa
dan menjawab pertanyaan peserta didik menganai proses belajar
- Pada setiap kegiatan belajar guru mengorganisasikan peserta didik untuk melakukan
diskusi secara berkelompok
2. Petunjuk Bagi Peserta didik
- Bagi peserta didik diharapkan membaca dan memahami materi pada setiap kegiatan
belajar
- Jika belum jelas dengan materi maka peserta didik bertanya kepada guru
- Peserta didik wajib mengerjakan setiap tugas diskusi terhadap materi-materi yang
dibahas dalam setiap kegiatan
- Jika mengalami kendala dalam belajar, peserta didik diwajibkan bertanya kepada guru
dan mengulangi materi yang belum dikuasai.
F. Materi yang dipelajari
A. Pengertian dan fungsi BIOS
BIOS (Basic Input Output System)
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam
bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS
tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari
Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang
biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya
yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer
dimatikan.
Fungsi utama BIOS
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power
On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti
CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware
lainnya pada saat komputer mulai booting.
Cara Kerja BIOS
Cara kerja BIOS adalah dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa
melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya. BIOS
kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card.
Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan
RAM yaitu memory count up test. Setelah semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS
kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi.
B. Macam-macam BIOS dan kode kesalahan BIOS
Cara Akses BIOS
Untuk mengakses BIOS dapat kita lakukan dengan menekan tombol tertentu (biasanya tombol
Delete atau F2) pada Keyboard pada saat pertama kali komputer dinyalakan. Akan terdapat
tulisan misalnya "Pres F2 to enter setup", maka langsung saja tekan tombol F2 berulang-ulang.
Cara seting atau konfigurasi BIOS ini berbeda-beda tergantung dari vendor pembuatnya, disini
saya akan menampilkan macam-macam menu-menu pada BIOS yang yang berbasih teks:
1. BIOS Phoenix
Menu-menunya antara lain :
1. Main Menu
SystemTime[XX:XX:XX]
Pada menu ini kita harus mensetting waktu yang tepat untuk real time clock.apabila salah
mensetting real time clock maka hal ini dapat pula menimbulkan masalah pada program
komputer. Bila kita sudah mensetting real time tersebut kita dapat men-save atau menyimpan
hasil setting tersebut, untuk selanjutnya kita matikan komputer kita.lima menit
kemudian,komputer dapat kita start-up lagi,kita periksa tanggal yang ada dengan bantuan
perintah date dalam DOS-mode.
SystemDate[XX/XX/XXXX]
Pada menu ini untuk membuat setting tanggal yang sesuai dengan real time clock.
Diskette A
Diskette B
Pada bagian ini diguanakan untuk mengkonfiguraskan floppy disk yang akan kita
gunakan.Pilihan yang ada akan menentukan ukuran disk dan juga kapasitasnya.Biasanya
ukuran floppy disk adalah 3,5’’ dan 5,25’’ sedangkan kapasitasnya bermacam-macam.
PrimaryMaster
Pada sub menu ini terdapat beberapa pengaturan yang lainya,yaitu:
1.Type[auto]
User : Hardisk driver diatur pada menu ini
Auto : Pada menu ini terdapat pengaturan untuk auto type hardisk drive
CD/DVD-ROM : Pada menu ini terdapat pengaturan CD-ROM
ATAPI Removable : Disk drivedapat dipindahkan pada menu ini
IDE Removable : Pengaturan IDE terdapat pada:
Max capacity [4310]
Multisector Transfers [16 sectors]
a. LBA Mode Control [enabled]
b. 32 bit I/O [enabled]
Menu ini untuk melakukan setting pada transfer data.
1. Transfer mode [FPI0 4/ DMA 2]
2. Ultra DMA Mode [Mode 2]
Primary Slave [none]
1. Type [auto]
2. Multisector Transfers [disabled]
3. LBA Mode Control [disabled]
4. 32 bit I/O [enabled]
Secondary Master [CD/DVD-ROM]
1. Type [auto]
2. Multisector Transfer [8 sectors]
3. LBA Mode Control [enabled]
4. 32 bit I/O [enabled]
• Secondary slave
1. Type [auto]
2. Multisector Transfers [disabled]
3. LBA Mode Control [disabled]
4. 32 bit I/O [enabled]
2.ADVANCED MENU
Setup warning
Pengaturan item pada menu ini jika terjadi kesalahan akan menyebabkan sistem akan gagal
dalam proses pemakaian.
Installed OS
Kita dapat memilih sistem operasi yang kita perlukan,dilihat dari sistem kita dimana kita lebih
banyak menggunakan sistem tersebut. Tetapi yang harus kita perhatikan adalah suatu
pengaturan salah satu dapat menyebabkan beberapa sistem operasi tidak bekerja
sebagaimana mestinya.
Reset Configuration Data [no]
Pnp yang tersimpan pada blok ESCD (extended system configuration data).Pilihlah salah satu
pernyataan ‘YES’ jika ingin menghapus sistem configurasi data yang ada. Atau pada sistem
BIOS yang lain digunakan enabled maka BIOS akan menghapus data ESCD, tapi hanya sekali
saja. Setelah pilihan ini akan berubah menjadi disabled secara otomatis.
Large Disk Acces Mode [DOS]
Dalam item ini terdapat beberapa pilihan seperti UNIX, Novell Netware atau sistem operasi
yang lain,kita dapat memilih salah satunya.
Keyboard fitur
1. Numlock [auto]
Menu ini akan menentukan kedudukan atau status dari keyboard (numlock).apabila pada
posisi enabled, maka BIOS akan mengaktifkan fungsi numlock pada saat booting.
PCI Configuration
Merupakan sebuah menu yang didalamnya terdapat berbagai susunan konfigurasi PCI secara
spesifik.
• PCI device, slot # 1
• PCI device, slot # 2
• PCI device, slot # 3
• PCI device, slot # 5
• PCI device, slot # 4
Masing-masing susunan konfigurasi tersebut mempunyai bagian :
• Option ROM icon [enabled],Initialize device expansion ROM
• Enable master [enabled],Enable selected device as a PCI bus master.
• Latency Timer [0040h],Minimum guaranteed time slice alloted for bus master in units of
pcu bus clock
• PCI/PnP ISA UMB region exclusion,Merupakan pemesanan memori spesifik bagian atas
yang akan digunakan oleh ISA.
3. SECURITY MENU
Digunakan untuk menentukan kapan password akan ditanyaka.pilihan “setup” akan
menyebabkan akan nditanyakan ketika BIOS setup dijalankan sedangkan pilihan “system”
akan menyebabkan password akan ditanyakan setiap kali PC melakukan Booting.
• User Password [disabled]
• Supervisor Password Is [disabled]
• Set User Password [enter]
• Set Supervisor Password [enter]
Supervisor Password controls access to the setup utility.
• Password on boot [enabled]
Enabled pasword emntry on boot.
4. POWER MENU
• Stand by Time out
Sistem memerlukan sedikit waktu dalam mode sebelum memasuki mode stand by.mode
stand by mematikanseluruh alat mencakup layer sampai kita men-start untuk menggunakan
komputer lagi.
• Resume on modem Ring
System akan memberikan respon (bangun) manakala semacam sinyal yang terdeteksi oleh
modem yang kita gunakan.
• Resume on Time [disabled]
Sistem akan memberikan respon berdasarkan pada ukuran waktu.
• Soft-off by power Button [delay 4 second]
5. BOOT MENU
• Summary Screen [disabled],Display system configuration on boot.
• Screen Logo Display [enabled],Ddisplay the logo screen during boot.
• Quick Boot Mode [enabled],Pada AMI BIOS jika bagian diaktifkan maka AMIBIOS akan
memangkas beberpa rutinitas pada saat POST sehingga dalam waktu kurang dari 5 detik
komputer kita sudah melakukan booting.
• Harddisk Pre-delay [disabled]
Menambahkan delay sebelum akses yang pertama dari suatu hard-disk oleh BIOS,
beberapa harddisk hang jika dakses sebelum mereka mempunyai intialized sendiri,Delay ini
memastikan harddisk mempunyai intiliazed setelah power up.
• Set Boot Order,Select boot priority of boot device.
• Hard Drive
• Removable Devices
• Network Boot
• CD/DVD-ROM Drive
Beberapa menu diatas dapat dikonfigurasikan maupun ditampilkan dengan menggunakan
beberapa tombol :
: expands or collapses devices with a + or –
: expands all
and : moves the devices up or down
6. EXIT MENU
Menu ini digunakan dari program BIOS
• Exit saving Changes
Digunakan untuk keluar dari sistem dan men-save konfigurasi kita pada CMOS.
• Exit Discarding Changes
Digunakan untuk keluar dari system tetapi tanpa menyimpan setup data pada CMOS.
• Load Setup Defaults
Mengisi/Merubah semua menu yang ada pada setup item.
• Discard Changes
Mengisi/Merubah nilai/menu sebelumnya dari CMOS untuk semua setup item.
• Save Changes
Menyimpan setup data pada CMOS atau dengan menekan tombol keyboard F10.
2. BIOS AWARD
Menu Pada Award BIOS
– Standard CMOS Features
Menu dasar konfigurasi waktu, tanggal, Hard disk, CD / DVD ROM, floppy drive, dll.
– Advanced BIOS Features
Mengatur setting systemmisalnya menentukan booting pertama, menentukan sistem
keamanan, mempercepat proses booting, dll.
– Advanced Chipset Features
Mengatur systemkonfigurasi memory, VGA, dll.
– Intergrated Peripheral
Mengatur system hardware yang sudah terpasang pada mainboard/On board.
– Power Management Setup
Mengatur system power untuk monitor, hard disk, dll.
– PnP/PcI Configurations
Mengatur peralatan dengan jalur PCI dan perangkat yang dikenalkan secara defaultoleh
komputer.
– PC Helath Status
Untuk mengetahui kondisi suhu prosesor, putaran HSF/atau kipas, dll.
– Frequency/Valtage Control
Mengatur frequency control prosesor.
– Load High Performance Defaults
Setting optimal yang terbaik dan ketat dengan mengabaikan stabilitas komputer.
– Load Optimized Defaults
Mengatur setting optimal standar (mengembalikan settingan ke awal sesuai dari pabriknya).
– Set Supervisor Password
Memberi Password dengan mengontrol akses ke program sistem setup seperti boot install
windows.
– Set User Password
Memberi password untuk melindungi akses yang tidak berhak ke komputer pada start-up.
– Save & Exit Setup
Keluar dan menyimpan konfigurasi setting.
– Exit Without Saving
Keluar tanpa menyimpan konfigurasi setting
3. BIOS AMI
Menu-menunya antar lain:
1. Standard CMOS Setup : Menu Dasar konfigurasi tanggal, waktu, dll.
Sub Menu :
Date and Time : Melakukan Konfigurasi waktu dan tanggal sesuai Real Time Clock
IDE ( Integrated Drive Electronics ) Device : Melakukan Konfigurasi Harddisk yang terpasang,
macamnya ada 4, yaitu :
IDE Primary Master : Harddisk utama yang berfungsi sebagai penyimpanan Sistem Operasi
dan program Aplikasi.
IDE Primary Slave : Harddisk yang berfungsi sebagai penyimpanan data saja.
IDE Secondary Master : Harddisk cadangan untuk menyimpan Sistem Operasi dan Program
Aplikasi.
IDE Secondary Slave : Harddisk cadangan yang berfungsi sebagai penyimpanan data saja.
Floppy Disk : Melakukan Setting Disk Drive.
Video : Melakukan Setting Monitor ( biasanya EGA / VGA ).
Half On : Me-Setting kapan komputer berhenti beroperasi.
Base / Extended / Total Memory : Mengetahui kapasitas memory, Diatur secara Otomatis.
2. Advanced Setup : Mengatur Sistem seperti Menentukan Device yang akan digunakan untuk
Booting Utama, Menentukan Keamanan Sistem, dll.
Sub Menu :
Virus Warning : Mengaktifkan / Me-Nonaktifkan Program Antivirus untuk Motherboard / Boot
Sector
Quick Power On Self Test : Pemeriksaan Terhadap Komponen - Komponen pada saat
melakukan Booting.
First Boot Device : Pengecekan terhadap System Booting pertama kali.
Swap Floppy Disk : Menukar Disk Drive misalkan dari A ke B, dan sebaliknya.
Boot Up Floppy Seek : Mengecek kapasitas Disket yang terpasang.
Boot Up Numlock Status : Mengaktifkan / Non-Aktifkan Tombol Numlock pada saat melakukan
Booting.
Typematic Rate Setting : Setting Typematic Rate / berapa banyak karekter yang ditransfer
tiap detik.
Security Option " Memberikan Password pada saat kemputer dihidupkan.
OS Select for DRAM > 64 : Mengecek RAM > 64 Mb, jika bukan, pilih Non-OS 2.
Video BIOS Shadow : Memindahkan VGA BIOS shadow ke DRAM.
3. Advanced Chipset Setup : Mengonfigurasi Fasilitas yang disediakan Chipset, Pengaruhnya
yaitu ke komputer secara keseluruhan, yang dapat dikonfigurasikan contohnya Timing Memory.
4. Integrated Peripheral : Mengonfigurasi fasilitas yang berhubungan dengan Perangkat yang
Berhubungan dengan Motherboard, yaitu :
Harddisk
Floppy Disk
Paralel Port ( Konfigurasi Port dan IRQ ( Interrupt ReQuest )
5. Power Management Setup : Mengatur Kebutuhan Power ( Daya Listrik ) untuk Processor,
Harddisk, dll.
Sub Menu :
ACPI Function : Mengatur ACPI ( Advanced Configuration and Power Interface )
Power Management : Mengatur Daya Listrik untuk Komputer
PM Control by APM : Mengatur Penghematan Energi
Video Off Option : Setting Komputer bagaimana Monitor dimatikan
Video Off Method : Metode Video yang digunakan
Modem Use IRQ : IRQ membuka Modem
Soft-Off by PWBTN : Mati Gelap dengan POWER BUTTON
Wake up Event : Cara menghidupkan Komputer ( Keadaan Stand By )
6. PnP / PCI Configuration : Mengatur peralatan dengan jalur PCI dan perangkat yang digunakan
secara default oleh komputer.
Sub Menu :
PnP OS Installed : Jika "yes" maka kpmuter akan mengurus I/O Port dan IRQ ( Booting saja )
Reset Configuration Data : Menghapus data PnP
Resources Controlled by : Pemberian resources diberikan otomatis / manual
X IRQ Resources / DMA Resources : untuk melengkapi ( jika pilih Manual )
PCI / VGA Pallete Snoop = Slot PCI / VGA diaktifkan
Assign IRQ for VGA : Mengarahkan IRQ ke VGA
Assign IRQ for USB : Mengarahkan IRQ ke USB
7. PC Health Status : Mengetahui suhu processor, kecepatan putaran kipas, dll.
8. Frequency / Voltage Control : mengatur Frekuensi dari kontrol processor
9. Load Optimal Defaults : Mengatur pengaturan yang Optimal dan tidak terlalu kuat
10. Supervisor Password : Memberi Password dengan akses tak terbatas
11. User Password : Memberi Password dengan akses terbatas
12. Save and Exit Setup : Keluar dari BIOS Setup, dan menyimpan semua perubahan yang telah
dilakukan, dapan pula dengan menekan tmbol "F10"
13. Exit Without Saving : Keluar dari BIOS Setup tanpa menyimpannya, dapat dilakukan dengan
menekan Tombol " ESC "
Bunyi kesalahan pada BIOS
Bunyi beep adalah sebuah bunyi speaker yang dikeluarkan oleh komputer saat mendeteksi
masalah pada proses POST (Power on Selft-Test).
Arti Bunyi Beep Pada Komputer Indikasi
Bunyi Beep Pada AMI BIOS
Bunyi Beep
Beep 1x RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan
benar
Beep 2x RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB
block)
Beep 3x RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first
64KB block)
Beep 4x Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak
berfungsi dan kemungkinan perlu diganti
Beep 5x Processor bermasalah. Perlu diganti
Beep 6x Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau
tidak terpasang dengan benar
Beep 7x Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt
Error), perlu diganti
Beep 8x Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang
dengan benar pada slot
Beep 9x BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum
Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau
motherboard
Beep 10x Motherboard bermasalah (CMOS shutdown
Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian
motherboard
Beep 11x Checksum-Error.
Periksalah baterai CMOS pada motherboard.
Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan
benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya
belikan baterai CMOS yang baru
1 Beep Panjang 3 Conventional/Extended memori rusak
Beep Pendek
1 beep Panjang 8 Tes tampilan gambar gagal
Beep Pendek
Bunyi Beep Pada Award BIOS
Bunyi Beep Indikasi
Beep 1x panjang RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar
terus menerus
Beep 1x panjang, Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
1x pendek
Beep 1x panjang, Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan
2x pendek benar
Beep 1x panjang, Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
3x pendek
Beep 1x panjang, Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang
9x pendek untuk kasus ini solusinya susah.
Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru
yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat.
Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset
bekas kanibal
Beep pendek tak Ada masalah dengan tegangan dari power supply
terputus unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah
seperti ini, segera matikan komputer dan jangan
mencoba menyalakan kembali karena beresiko
kerusakan fisik (terbakarnya) komponen
motherboard.
Solusinya, belikan PSU yang baru
Beep 2x pendek Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi
komponen yang lain.
Beep Pada Phoenix BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause.
Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
Bunyi Beep Indikasi
Beep 1-1-4 BIOS mengalami kerusakan
Beep 1-2-1 Motherboard rusak
Beep 1-3-1 Ram rusak atau tidak terpasang dengan
benar
Beep 3-1-1 Motherboard rusak
Beep 3-3-4 Graphic card rusak atau tidak terpasang
dengan benar
Beep 1-1-4-1 Kesalahan Cache (Level 2)
Beep 1-2-2-3 ROM BIOS Checksum
Beep 1-3-1-1 DRAM Segarkan Uji
Beep 1-3-1-3 Keyboard kontroler uji
Beep 1-3-4-1 RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek
Beep 1-3-4-3 memori)
Beep 1-4-1-1
Beep 2-1-2-3 RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte
rendah dari bus memori
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi
dari bus memori
ROM pemberitahuan hak cipta
Pengaturan BIOS untuk overclock dan install sistem operasi
1. Install sistem operasi
a. Install menggunakan flashdisk
Langkah-langkahnya
1. Sebelum melakukan Install Windows Menggunakan Flashdisk, pastikan terlebih dahulu
Anda sudah menyiapkan data Windows yang asli. Selain itu, pastikan pula kalau flashdisk
tidak bervirus alias aman dan bersih sehingga tidak terjadi gangguan lain ketika
penginstallan.
2. Pasang terlebih dahulu USB flashdisk pada laptop atau komputer. Setelah itu akan muncul
pesan untuk masuk ke BIOS atau System Utilities. Tulisan atau pesan yang biasanya muncul
di layar adalah :
Press DEL to enter BIOS setup yang artinya Anda harus menekan tombol DELETE agar dapat
masuk ke pengaturan BIOS. Press F2 for System Utilities yang berarti tekan F2. Untuk masuk
ke BIOS, setiap merk Laptop berbeda-beda.
3. Apabila sudah berhasil masuk ke dalam pengaturan BIOS maka pilihlah tab boot atau
lainnya seperti boot, boot order, booiting, dan boot priority. Bagian ini akan menunjukkan
flashdisk yang telah terdeteksi.
4. Selanjutnya jadikan flashdisk tersebut pada urutan pertama dengan memilih Boot Priority
Order atau Boot Device Priority. Jika sudah selesai, Anda dapat memilih menu keluar atau
Exit Saving Changes. Dengan begitu BIOS akan membaca flashdisk Anda secara otomatis.
b. Install menggunakan DVD/CD installer
Langkah-langkahnya
1. Nyalakan PC (Komputer atau Laptop), kemudian masuklah ke Menu BIOS.nyalakan
laptop
2. Masuk ke Menu BIOS. Pada MENU BIOS aturlah booting pertama.menu bios
3. Aturlah Booting Awal. Cari Menu Tab Boot untuk mengatur Booting Pertama.
Arahkan Boot Pertama Jadi CD-DVD atau Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun
beraneka ragam tergantung merk. Ubah “Boot” pertama pada Menu “BIOS” Ke CD/DVD
atau Flashdisk, namun jika dari Flashdisk ubah boot pertama ke Flashdisk, ini diperlukan
agar “Booting” pertama kali membaca media CD/DVD Windows 7 atau Flashdisk.
4. Simpan Pengaturan BIOS. Klik Exit dan kemudian Exit Saving Changes dengan mengklik
Yes.save setup configuration
2. Overclock
Overclock CPU adalah proses meningkatkan kecepatan clock (clock: tingkatan/kecepatan
prosesor dalam pengolahan data) CPU. Overclock dapat meningkatkan kinerja komputer secara
signifikan, namun juga bisa berisiko merusak perangkat keras jika dilakukan secara keliru. Untuk
memaksimalkan kinerja komputer, Anda harus melakukan overclock CPU.
Langkah-langkahnya:
1. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol F1, F2, F8, atau Delete di keyboard (tergantung
merek laptop) ketika PC melakukan booting.
2. Navigasikan ke halaman pengaturan CPU. Beberapa merek laptop ada yang tidak
mengizinkan untuk melakukan perubahan dalam pengaturan CPU untuk melindungi
hardware. Jika kamu menemukan hal ini, silahkan cari cara lain.
3. Aktifkan CPU Host Clock Controller di halaman setting CPU. Pilih menu Frekuensi untuk
menampilkan clock speed laptop.
4. Tingkatkan clock speed CPU secara perlahan, misalnya 5%, lalu klik Accept.
5. Reboot perangkat dan periksa stabilitasnya. Bila semua software berjalan benar, kamu bisa
terus menambah clock speed hingga laptop berjalan dengan stabil.
6. Namun ketika kamu mulai melihat kesalahan, segera matikan mesin dan kurangi
frekuensinya ke tingkatan terakhir yang berhasil meningkatkan kecepatan laptop dengan
stabil. Setelah itu, periksa kembali stabilitas.
Troubleshooting pada BIOS
Masalah Masalah BIOS Komputer
1. Gejala: Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi
tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi: Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki
backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk
dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada
petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di
Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika
Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS
dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC
BIOS patah atau terbalik Posisinya.
2. Gejala: CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke
layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi: Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut
menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang
tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data
Monitor pun bisa jadi penyebabnya. Silahkan anda periksa masalah tersebut.
3. Berikut Pesan kesalahan BIOS:
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama
tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate
A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card
/ VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre
Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x
Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya
tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang.
Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi. Batrey
CMOS Rusak / Lemah
4. Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-
supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali
ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya
5. Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada
Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling
Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan
dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat
mengatasi masalah tersebut
6. Gejala: Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi: Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory,
Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
7. Gejala: Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi: Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk
terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory,
ada virus, harddisk badsector.
G. Latihan soal
1. Soal mandiri
1. Bagaimana cara mengatur Bios agar mempu mendeteksi flashdisk!
2. Pada BIOS, bagaimanakah kita memutuskan untuk mendiagnosis kerusakan RAM!
3. Pada saat kita masuk ke bios,pada sub menu PC health status terlihat suhu processor
diatas 85 derajat celcius, coba diagnosis kasus tersebut agar ditemukan solusi!
4. Pada BIOS jika waktu yang berjalan tidak sesuai dengan waktu sekarang, dan saat kita
atur tetap kembali seperti semula,maka diagnosis kita adalah....
5. Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada
tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah. Bagaimana kita
memcahkan permasalahan tersebut!
2. Soal Diskusi
perhatikan cara kerja bios pada video dibawah ini!
https://youtu.be/VmjIYsHgOAA
pada video di youtube tersebut, analisislah cara kerja BIOS dan tuliskan langkah-
langkahnya!
H. Rangkuman
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis
dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware)
komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory
berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada
motherboard.
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST
(Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem
seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive
dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
Macam-macam BIOS
1. Phoenik BIOS
2. AMI BIOS
3. AWARD BIOS
Bunyi beep adalah sebuah bunyi speaker yang dikeluarkan oleh komputer saat mendeteksi
masalah pada proses POST (Power on Selft-Test).
Overclock CPU adalah proses meningkatkan kecepatan clock (clock: tingkatan/kecepatan
prosesor dalam pengolahan data) CPU. Overclock dapat meningkatkan kinerja komputer
secara signifikan, namun juga bisa berisiko merusak perangkat keras jika dilakukan secara
keliru. Untuk memaksimalkan kinerja komputer, Anda harus melakukan overclock CPU.
I. Evaluasi
INSTRUMEN EVALUASI FORMATIF
Judul Bahan Ajar : ...........
Mata Pelajaran : ...........
Penulis : ...........
Evaluator : ...........
Tanggal : ...........
Petunjuk pengisian
Berilah tanda check (v) pada kolom yang paling sesuai dengan penilaian Anda.
1 = sangat tidak baik/sesuai
2 = kurang sesuai
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik/sesuai
No Komponen 12345
KELAYAKAN ISI
1 Kesesuaian dengan SK, KD
2 Kesesuaian dengan kebutuhan siswa
3 Kesesuaian dengan kebutuhan bahan ajar
4 Kebenaran substansi materi
5 Manfaat untuk penambahan wawasan pengetahuan
6 Kesesuaian dengan nilai-nilai, moralitas, sosial
KEBAHASAAN
7 Keterbacaan
8 Kejelasan informasi
9 Kesesuaian dengan kaidah Bahasa Indonesia
10 Penggunaan bahasa secara efektif dan efisien
SAJIAN
11 Kejelasan tujuan
12 Urutan penyajian
13 Pemberian motivasi
14 Interaktivitas (stimulus dan respond)
15 Kelengkapan informasi
KEGRAFISAN
16 Penggunaan font (jenis dan ukuran)
17 Lay out, tata letak
18 Ilustrasi, grafis, gambar, foto
19 Desain tampilan
Komentar/saran evaluator:
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
J. Umpan balik
Sampai disini pembelajaran pada modul sistem operasi, kita telah melakukan pengamatan
dan pemahaman pada modul sistem operasi ini,dan diharapkan peserta didik mampu
memahami, menerapkan, dan menganalisis penggunaan partisi dan file system pada sistem
operasi dan tidak melakukan kesalahan pada penggunaanya pada saat menginstall sistem
operasi.
kita akan mempelajari materi berikutnya yaitu melakukan instalasi windows 7 karena kita
hanya baru sampai materi prinsip dasar sistem operasi, kedepan semoga peserta didik
menjadi lebih paham dalam materi ini.
Semoga pembelajaran kali ini bermanfaat dan jangan lupa agar dibaca lagi dan tanyakan jika
masih bingung jangan sampai kita lupa untuk apa penggunaan file system dan partisi pada
harddisk.
K. Daftar pustaka
http://kumpulanmateripenting.blogspot.com/2013/04/pengertian-bios-dan-
fungsinya.html#:~:text=BIOS%20adalah%20singkatan%20dari%20Basic,perangkat%20keras%2
0(hardware)%20komputer.&text=BIOS%20kemudian%20akan%20mencari%2C%20menginisialis
asi%20dan%20menampilkan%20informasi%20dari%20Graphics%20Card.
https://respectunity.wordpress.com/sistem-komputer/software-2/bios/menu-award-bios/
http://www.pintarkomputer.com/arti-bunyi-beep-pada-komputer/
https://blog.dimensidata.com/cara-setting-bios-agar-bisa-install-windows-menggunakan-flashdisk/
https://haiwiki.info/teknologi/cara-instal-windows-7/
https://tirto.id/manfaat-dan-cara-melakukan-overclock-cpu-di-komputer-eqyh
https://yodysaputra17.wordpress.com/2015/06/06/masalah-masalah-dan-solusi-bios-komputer/