Calon Guru Penggerak Angkatan 4
Kota Malang Jawa Timur
(Malang 9)
Proyek Kelompok 1
KERANGKA BERPIKIR FILOSOFI MERDEKA BELAJAR
DALAM PENERAPANNYA MELALUI KEGIATAN
PEKAN RAYA
DOLANAN JADUL
NUSANTARA
Dipresentasikan oleh LAsKAR
Inilah Anggota Kami
Lelly Khurnia Rizky
Moderator Dakon Perangkum
AniSutiani Akhyak LAsKAR
Bakiak Cublak Cublak
Suweng
TUJUAN UTAMA
Pelajar Indonesia
merupakan pelajar
sepanjang hayat yang
memiliki kompetensi
global dan berperilaku
sesuai nilai-nilai Pancasila
LAsKAR
Beriman, bertakwa pada Tuhan YME dan
Berakhlak mulia
Pelajar yang berakhlak dalam hubungannya
dengan Tuhan YME, memahami ajaran agama dan
menerapkan dalam kehidupannya sehari-hari
Profil Pelajar Bernalar Kritis
Pancasila
Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif
memproses informasi baik kualitatif maupun
kuantitatif
LAsKAR Berkebhinekaan Global
Pelajar yang mempertahankan budaya luhur,
lokalitas dan identitasnya dan tetap berpikiran
terbuka dalam berintegrasi terhadap budaya lain
Mandiri
Pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan
hasil belajarnya
Profil Pelajar Bergotong royong
Pancasila
Pelajar yang memiliki kemampuan untuk
melakukan kegiatan bersama sama dengan suka
rela
LAsKAR Kreatif
Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan
menghasilkan sesuatu yang orisinil, bermakna,
bermanfaat dan berdampak
Latar belakang
Permainan tradisional merupakan sebuah aktifitas yang di
lakukan oleh sejumlah anak untuk mencari dan mendapatkan
kesenangan yang dapat mengasah kreatifitas, membentuk
kepribadian anak, dan mengatur emosional anak. Permainan
tradisional juga merupakan permainan yang mengandung nilai
budaya yang harus terus di lestarikan dan di banggakan oleh
masyarakat.
Namun di era revolusi industri 4.0 yang kini makin mendarah
daging dan mengental dalam kehidupan bermasyarakat, telah
menggeser dan cenderung menghilangkan biji dan semai
kebudayaan permainan tradisional yang ada. Digantikannya
dengan hp, video games dan budaya asing yang masuk,
menjadikan permainan tradisional sebagi budaya lokal semakin
tersingkir dari generasi muda saat ini. Hal tersebut
diperparah lagi dengan banyaknya generasi muda yang tidak
lagi mengenal permainan tradisional.
Tujuan Kegiatan Dasar Pemilihan
Perwujudan nyata 7 Profil Pelajar
Pancasila melalui kegiatan Project Kelompok
permainan tradisional
menyenangkan, bermakna dan
tetap mendidik
Kembali menghidupkan serta
melestarikan permainan
tradisional yang sudah mulai Indikator Pencapaian Peserta Didik
jarang dimainkan oleh anak-anak
zaman sekarang. Memahami ajaran agama dan menerapkan dalam
kehidupannya sehari-hari
Memproses informasi denagn baik
Kompetensi yang diharapkan Mensyukuri dan toleran dalam keberagaman sosial
budaya masyarakt dalam konteks kebhinekaan
Peserta didik memiliki karakter karakter positif Bertanggung jawab atas diri sendiri dan lingkungan
sebagaimana tercermin dalam Profile Pelajar sekitarnya
Pancasila yang Berimtak pada Tuhan YME dan Dapat bekerjasama dan saling membantu
Menghasilkan sesuatu yang bermakna, bermanfaat dan
Berakhlak mulia, Kreatif, Gotong Royong, berdampak positif
Berkebhinekaan Global, Bernalar Kritis dan
Mandiri untuk mewujudkan merdeka belajar
ELABORASI
Apa yang dilakukan? Mengapa memilih Profil Bagaimana Caranya?
tersebut?
Menyusun kerangka pembelajaran
Membuat program dan Profil Pelajar Pancasila yang mengusung konsep kebudayaan
kebijakan terkait profil sejatinya adalah pendidikan
karakter yang mana perlu dalam pendidikan. Melalui kegiatan
tersebut Pekan Raya Dolanan Jadul Nusantara
Menanamkan profil tersebut aktivitas konkret untuk , diharapkan mampu mencapai Profil
mengembangkannya
secara utuh dalam proses Pelajar Pancasila yang telah kami
pembelajaran Karakter /profil tersebut pilih, yaitu: berimtak kepa Tuhan YME
didapat dan dikembangkan dan Berakhlak mulia, Kreatif, Gotong
Melibatkan peran serta orang
tua dan masyarakat dalam secara utuh melaui 1 Royong, Berkebhinekaan Global,
pencapaian profil tersebut kegiatan yang bermakna Bernalar Kritis, dan Mandiri
Setiap anak telah memiliki
karakter/profil tersebut Siapa saja yang terlibat?
sesuai kodratnya Peserta didik, orang tua, pendidk,
anggota keluarga di rumah dan
masyarakat sekitar yang terlibat
dalam kegiatan tersebut
Profil Pelajar Pancasila BAKIAK
- Gotong royong Sebenarnya "Bakiak" adalah permainan tradisional anak-
- Kebhinekaan global anak di Sumatera Barat. Anak-anak dari Sumatera Barat
- Kreatif yang dilahirkan hingga pertengahan tahun 1970-an, sering
dan biasa memainkan bakiak atau terompah panjang ini.
Bakiak panjang atau yang sering disebut terompa galuak
di Sumatera Barat adalah terompah deret dari papan
bertali karet yang panjang.
Permainan ini menguji ketangkasan, kepemimpinan, kerja
sama, kreatifitas, wawasan serta kejujuran.
Manfaat permainan Bakiak : mengembangkan kecerdasan
intelektual , mengembangkan kecerdasan emosi,
mengembangkan daya kreatifitas, meningkatkan
kemampuan bersosialisasi, melatih kemampuan motorik.
DAKON *MANFAAT PERMAINAN DAKON*
Permainan dakon merupakan salah satu
permainan tradisional yang Dari permainan dakon, anak dapat melatih
saraf motorik halus karena melibatkan
menggunakan biji dakon yang
dimasukkan satu persatu pada lobang otot kecil, koordinasi mata, serta tangan
dakon, kemudian pada akhir permainan... anak. Selain itu, permainan dakon juga
anak menghitung jumlah biji dakon yang dapat melatih kesabaran, belajar
menghitung, memahami aturan, dan
diperolehnya. kejujuran anak.
Fakta & Filosofi - BePrriom-fitBKla-PeekGrebapolhakatijohdn-anlaeKragkPrkTearaumoaanhtynucaiofaglninslaoYiglbaMaEl &
Lubang pada papan dakon menunjukkan
jumlah hari dalam seminggu (7 lubang)
Biji-biji dakon bermakna kebaikan yang
harus kita tanam dan kita beri dalam setiap
lubang /ke dalam hari-hari kita
Pesan moral: menabung, berbuat kebaikan,
ketepatan dalam meletakkan biji dalam tiap
lubangnya
Cublak Cublak Suweng
Makna tarian cublak-cublak suweng
rsmJaagmhaMemeawneraasgnaaniiackkd,f.oaaumancntaeitolbta:akaettAknuilhangarjaaanamkrnnor,,bmtimtlaoemeterlanienhikjyagailrnemahgnapmkaulauelensdrbn,ejayabnhageanalsaynajia, r bahwa untuk sampai kepada Tempat
shdemasHierrakatilmee,arpbrtabaeaa,enhsSsnkadeedagrajnaatihaatddiahsun(aieCrntnisuii,deaabtnjwalaiardttikiii,aa,kkmSsoeaumercawmnienngreegtemonansgahaodnka)naraaphguitakaskrudaaanasnaP-roKfe-ibl-hGioPKntereoleknaaagjtaainrrfogyPloaonnbgcaalsila
dan mengasah tajam Sir-nya / hati
nuraninya. halus, belajar mengikuti
aturan, latihan kerja sama dan belajar
menyimpan rahasia.
Poster Kegiatan
Kegiatan Pekan Raya Dolanan Jadul
Nusantara ini diselenggarakan pada Hari
Guru Nasional 2021 sebagai aksi nyata
dalam mewujudkan merdeka belajar
melalui kegiatan yang menyenangkan,
bermakna dan berkarakter Pancasila
Sintesis Pertama Kami Sintesis
Kelompok
Dengan mengangkat Filosofi Ki Hadjar Dewantara serta
mengusung Filosofi Pelajar Pancasila maka kegiatan LAsKAR
permainan tradisional ini sangat cocok untuk
diterapkan dalam kehidupan sehari - hari, karena
dengan permainan ini anak - anak serta orang dewasa
dapat melestarikan kebudayaan Nusantara.
Sintesis Kedua Kami
Selain itu dengan kegiatan ini mampu mengajarkan anak - anak
berbudi pekerti yang baik karena didalam permainan tradisional
ini mencakup semua aspek yang ada dalam Filosofi Pelajar
Pancasila Yaitu : 1. Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan YME
&Berakhlak Mulia, 2. Berkebinekaan Global, 3. Bergotong
Royong, 4. Bernalar Kritis, 5. Mandiri dan 6. Kreatif.
Sintesis Ketiga Kami
"AYOOO... KITA LESTARIKAN DOLANAN
JADUL NUSANTARA di lingkungan sekitar
kita"
Terima kasih!
Sampaikan saran/masukan/pertanyaan pada
kami....
Salam Merdeka Belajar!
LAsKAR