The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mengenal kata baku bahasa Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by M1 - 9 Ni Luh Putu Purnama Dewi, 2023-10-11 00:59:38

Ragam Baku Bahasa Indonesia

Mengenal kata baku bahasa Indonesia

Keywords: Ragam Baku

Ragam Baku Bahasa Indonesia


ii KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan buku ini. Adapun, buku ini berjudul ‘Ragam Baku Bahasa Indonesia’ telah selesai dibuat secara maksimal dan sebaik mungkin. Kami sadar bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami mohon agar pembaca memberi kritik dan juga saran terhadap buku ini. Demikian buku ini dibuat, dengan harapan agar pembaca dapat memahami informasi dan juga mendapatkan wawasan mengenai Ragam Baku Bahasa Indonesia serta dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sekian dan terima kasih. Denpasar, 8 Oktober 2023 Penulis


iii DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ......................................................... ii DAFTAR ISI......................................................................iii A. RAGAM BAKU BAHASA INDONESIA ................. 1 1. Hakikat dari Ragam Bahasa Indonesia...................... 1 2. Pengertian Ragam Baku Bahasa Indonesia ............... 2 3. Macam – Macam Ragam Baku Bahasa Indonesia .... 3 4. Ciri Ciri Ragam Baku Bahasa Indonesia................... 3 5. Fungsi Ragam Baku Bahasa Indonesia ..................... 6 6. Contoh Ragam Baku dan Tidak Baku Bahasa Indonesia........................................................................... 9 DAFTAR PUSTAKA........................................................ 15 PROFIL PENULIS........................................................... 16


A. RAGAM BAKU BAHASA INDONESIA 1. Hakikat dari Ragam Bahasa Indonesia Kridalaksana menjelaskan bahwa bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Definisi tersebut kemudian dikembangkan oleh Chaer (2007: 33) dalam beberapa ciri atau sifat yang hakiki dari sebuah bahasa di antaranya. a. Bahasa itu adalah sebuah sistem, b. Bahasa itu berwujud lambang, c. Bahasa itu berupa bunyi, d. Bahasa itu bersifat arbitrer, e. Bahasa itu bermakna, f. Bahasa itu bersifat konvensional, g. Bahasa itu bersifat unik, h. Bahasa itu bersifat universal, i. Bahasa itu bersifat produktif, j. Bahasa itu bervariasi, k. Bahasa itu bersifat dinamis, dan l. Bahasa itu manusiawi.


2 2. Pengertian Ragam Baku Bahasa Indonesia Ragam baku adalah ragam yang diakui sebagai bahasa resmi. Dalam Bahasa Indonesia, secara garis besar klasifikasi kata terbagi menjadi dua, yakni baku dan tidak baku. Tentunya kedua istilah tersebut memiliki pengertian dan ciri yang berbeda. Dikutip dari buku dengan judul Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Semenjana (Kelas X) karya Darmayanti (2007), 7 pengertian ragam baku adalah ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar warga masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya. Sumber utama dari ragam atau kata baku adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Maka dari itu, biasanya kata baku digunakan pada tulisan formal atau percakapan yang resmi. Sementara ragam tidak baku dapat diartikan sebagai ragam yang ditandai dengan ciri-ciri menyimpang dari norma ragam baku. Ragam atau kata tidak baku biasanya digunakan pada kalimat dalam percakapan sehari-hari. Pasalnya kata tidak baku terdengar lebih santai.


3 3. Macam – Macam Ragam Baku Bahasa Indonesia a. Ragam baku tulis adalah ragam yang dipakai dengan resmi dalam buku-buku pelajaran atau buku-buku ilmiah lainnya. Dengan berpedoman kepada EYD, pedoman umum pembentukan istilah, dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. b. Ragam baku lisan adalah jika seseorang dalam pembicaraannya tidak terlalu menonjol pengaruh logat atau dialek daerahnya. 4. Ciri Ciri Ragam Baku Bahasa Indonesia a. Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah Contoh : Baku – Tidak baku Bagus sekali – bagus pisan Pintar sekali – pinter kali b. Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa asing Contoh : Baku – Tidak baku Dalam perjalanan – otw


4 Batas waktu – deadline c. Pada pemakaian imbuhan kata baku ini bersifat eksplisit (tegas, terus terang dan tidak terbelit – belit) Contoh : Baku – Tidak baku Menangis – nangis Menyetop – nyetop d. Baku adalah bahasa percakapan Contoh : Baku – Tidak baku Memang – emang Bawakan – bawain Ambilkan – ambilin e. Kata baku digunakan sesuai dengan konteks kalimat Contoh : Sebanding dengan, terbuat dari


5 f. Kata baku tidak bermakna ganda atau tidak rancu (tidak kacau) Contoh : Baku – Tidak baku Menghemat waktu – mempersingkat waktu Mengatasi berbagai ketinggalan – mengejar ketinggalan g. Kata baku tidak mengandung arti pleonasme (tidak memakai kata-kata yang lebih dari apa yang diperlukan) Contoh : Baku – Tidak baku Turun – turun kebawah Naik – naik keatas h. Kata baku tidak mengandung hiperkorek (Kesalahan berbahasa karena "membetulkan" bentuk yang sudah benar sehingga menjadi salah.) Contoh : Baku – Tidak baku


6 Musyawarah – musawarah Surga – syurga 5. Fungsi Ragam Baku Bahasa Indonesia Terdapat empat fungsi dari ragam baku sebagai berikut. 1) Fungsi Pemersatu Menggunakan bahasa Indoesia secara baku dapat mempersatukan penutur / penulisnya menjadi satu masyarakat bahasa sekaligus dapat meningkatkan proses identifikasi dengan mudah. Contohnya: ketika kita berada di luar daerah dengan bahasa yang tidak kita tahu arti dan maksudnya, sering kali kita merasa asing bahkan bingung karena harus bicara apa. Namun, ketika salah satu di antara masyarakat daerah tersebut paham dan mengerti bahasa Indonesia, maka kita merasa senang bahkan merasa akrab untuk berbicara dengan pengguna Bahasa Indonesia tersebut. 2) Fungsi Memberi Kekhasan Meskipun bahasa Indonesia berakar dari bahasa melayu, namun bahasa Indonesia baku mempunyai


7 ciri khasnya sendiri sehingga bisa dibedakan dengan jelas antara bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Contohnya: kata baharu diserap menjadi baru, ketika mendapat imbuhan pe-an menjadi pembaruan bukan pembaharuan. Fenomena yang sering terjadi di masyarakat, terutama generasi milenial sering kali ditemukan menggunakan bahasa - bahasa campur antara Indonesia dan Inggris, membuat fungsi ragam baku menjadi telihat kacau. Hal ini disebabkan oleh penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah baku, meskipun ini tidak fatal, namun lambat laun akan mengakibatkan penurunan penggunaan bahasa Indonesia secara signifikan. 3) Fungsi Pembawa Kewibawaan Fungsi yang ketiga adalah membawa kewibawaan. Pengaruhnya antara pengguna Bahasa Indonesia yang baku pada acara-acara resmi terutama yang protokoler. Orang yang memakai bahasa Indonesia baku akan memberikan kesan prestise dan wibawa kepada lawan bicaranya pada keadaan tertentu. Sedangkan 12 orang yang tidak mahir memakai


8 bahasa Indonesia baku akan memberi kesan kepada lawan bicaranya menjadi kurang baik. Contohnya: ketika kita mendengar pidato orang yang bagus serta bisa mempengaruhi pendengar, namun ketika kita mendengar kata-kata yang tidak baku diucapkan, maka seketika mu merasa kurang berkesan. Seperti mengucapkan merubah yang seharusnya mengubah. Hakekat yang seharusnya hakikat dan lain – lain. Kesalahan itu mungkin sepele dan tidak disengaja, namun ketika itu digunakan pada acara-acara restri secara tidak langsung akan menurunkan kewibawaan secara tidak sengaja pula. 4) Fungsi Sebagai Kerangka Acuan Terakhir adalah sebagai kerangka acuan dalam berbicara dan menulis. Kerangka acuan misalnya dalam keadaan berpidato, isi dari pidato itulah yang menjadi kerangka acuan orang bisa memahami isinya. Contohnya: sebagai teks undang-undang. Segala tafsir yang bisa dihasilkan selalu berdasar pada teks yang berbunyai di pasal dan ayat tersebut. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku pada


9 keadaan keadaan tersebut sangatlah penting untuk menyamakan pemahaman agar meminimalisir kesalahpahaman. Meskipun sulit dihindari secara sepenuhnya. 6. Contoh Ragam Baku dan Tidak Baku Bahasa Indonesia Baku Tidak baku Abjad Abjat Advokat Adpokat Aktif Aktip Aktivitas Aktifitas Ambeien Ambeyen Baterai Batere Besok Esok Bosan Bosen Bus Bis Balsam Balsem Cabai Cabe Cedera Cidera Cokelat Coklat Cendekiawan Cedikiawan Cengkih Cengkeh


10 Daftar Daptar Deodoran Deodorant Derajat Derajad Desain Design Detergen Deterjen Efektif Efektip Efektivitas Efektifitas Ekosistem Ekosistim Ekspor Eksport Esai Essai Film Filem Foto Photo Fotokopi Foto copy Frekuensi Frekwensi Februari Pebruari Gaib Ghaib Galeri Galery Genius Jenius Gerebek Grebek Guncang Goncang Hafal Hapal Hakikat Hakekat


11 Higienis Higenis Hektare Hektar Himne Hymne Ideologi Idiologi Imbau Himbau Impor Import Infus Inpus Intelijen Inteligen Jadwal Jadual Jagat Jagad Jenius Genius Join Joint Joging Jogging Kacamata Kaca mata Kaidah Kaedah Kanker Kangker Karena Karna Karier Karir Lemari Almari Lembap Lembab Lobi Loby Lubang Lobang


12 Legalisasi Legalisir Mag Maag Manajemen Managemen Makhluk Mahluk Mangkuk Mangkok Museum Musium Nafsu Napsu Nanas Nenas Netralisasi Netralisir Nasihat Nasehat Nomor Nomer Objek Obyek Ojek Ojeg Olahraga Olah raga Orang tua Orangtua Orisinal Orisinil Paham Faham Pamflet Famplet Paradoks Paradox Pedas Pedes Penasihat Penasehat Rabu Rebo


13 Ramai Rame Rapi Rapih Ranking Rangking Rezeki Rejeki Saksama Seksama Sambal Sambel Serigala Srigala Sistem Sistim Sop Sup Tapai Tape Teknik Tehnik Tekad Tekat Telur Telor Terima kasih Terimakasih Ubah Rubah Unta Onta Urine Urin Utang Hutang Ukulele Okulele Vaksinasi Faksinasi Valid Falid Vanili Panili


14 Vas Fas Volume Volum Wiraswasta Wirausaha Yogyakarta Jogjakarta Yudikatif Judikatif Yudisial Judisial Yurisdiksi Jurisdiksi Zaman Jaman Zig-zag Zigzag Zona Zone Zhuhur Dzuhur Zamzam Zam-zam


15 DAFTAR PUSTAKA Admin. (n.d.). Definisi, Fungsi dan Ciri-Ciri Bahasa Baku. Retrieved from BAHASA INDONESIA : https://www.bahasaindonesia.my.id/2014/11/definisifungsi-dan-ciri-ciri-bahasa.html Fatonah, K. (n.d.). 8 BAHASA INDONESIA HAKIKAT, FUNGSI, DAN RAGAM BAHASA INDONESIA . Retrieved from https://lmsparalel.esaunggul.ac.id/pluginfile.php?file=%2F360 598%2Fmod_resource%2Fcontent%2F5%2FModul %20pertemuan%20kedua- %20struktur%20bahasa%20Indonesia.docx Musthofa, Q. (2020, July 10). Ciri-ciri dan Fungsi Ragam Baku Bahasa Indonesia . Retrieved from QUOWIM.NET: https://www.qowim.net/2020/07/ciri-ciri-dan-fungsiragam-baku-bahasa.html Pengertian dan Ciri-Ciri Ragam Bahasa Baku sebagai Bahasa Resmi. (2023, April 28). Retrieved from Berita Terkini : https://kumparan.com/beritaterkini/pengertian-dan-ciri-ciri-ragam-baku-sebagaibahasa-resmi-20IZRvoiFot/4 Ramadhani, N. (2023, Mei 30). Kata Baku Dan Tidak Baku: Pengertian, Fungsi Dan Contoh! Retrieved from akseleran: https://www.akseleran.co.id/blog/katabaku-dan-tidak-baku/


16 PROFIL PENULIS Nama : Ni Luh Putu Purnama Dewi Kelas : 1M NIM/No : 2311031163/ 09 Nama : Umniyati Rizka Kelas : 1M NIM/No : 2311031238/ 14 Nama : Ni Kadek Sinta Lascahya Puji Kelas : 1M NIM/No : 2311031313/ 31


Ragam Baku Bahasa Indonesia Penggunaan bahasa baku harus perlu di perhatikan. Karena penggunaan bahasa baku hanya di gunakan dalam suatu acara – acara formal, pembuat surat menyurat dan lain sebagainya. Menggunakan bahasa baku juga harus sesuai dengan PUEBI yaitu Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang mengatur ejaan-ejaan kata yang diucapkan dalam bahasa Indonesia. Selain itu kata baku juga menentukan bagaimana bahasa baku itu diterapkan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) didalamnnya berisi kata-kata yang telah menjadi bahasa Indonesia secara resmi dan baku


Click to View FlipBook Version