The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rebecca.gracelia09, 2022-11-19 03:58:23

appsheet ebook 3

appsheet ebook 3

01. Pengenalan Appsheet

AppSheet adalah platform lain yang memungkinkan Anda membuat aplikasi khusus untuk
bisnis Anda, tanpa harus menulis atau mengembangkan kode. Didorong oleh data yang
dihosting di cloud dalam format spreadsheet, Anda kemudian dapat memilih template untuk
mengatasi opsi dan fitur yang Anda inginkan, sebelum menerapkan aplikasi Anda. Sangat
mudah untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber, tidak terkecuali dari Google
Sheets dan Forms, Excel dari Office 365, atau bahkan SalesForce.

Alternatifnya, Anda dapat mengimpor spreadsheet yang disimpan di Dropbox atau OneDrive,
atau langsung dari mySQL atau SQL Server. Selain itu, Anda dapat menambahkan fitur
seperti GPS dan peta, pengambilan gambar, pemindaian kode, pengambilan tanda tangan,
bagan, dan pemberitahuan email. Tidak ada biaya untuk mengembangkan aplikasi Anda, atau
batas waktu, dan hingga sepuluh pengguna dapat terlibat dalam proses tersebut. Setelah
diterapkan, biayanya mulai dari $ 5 per pengguna aktif per bulan.

Platform AppSheet memungkinkan pengguna untuk membuat aplikasi seluler dari
spreadsheet dan database berbasis cloud. Aplikasi juga dapat dibuat langsung sebagai add-on
dari platform spreadsheet seperti Google Spreadsheet. Platform ini tersedia dari model
swalayan dan model lisensi perusahaan untuk organisasi yang lebih besar dengan lebih
banyak opsi tata kelola, analisis data, dan kinerja. Dibandingkan dengan platform
pengembangan kode rendah yang memungkinkan pengembang untuk mengembangkan
dengan siklus iterasi yang lebih cepat, AppSheet adalah platform tanpa kode yang
memungkinkan pengguna bisnis yang akrab dengan spreadsheet dasar dan operasi database
untuk membangun aplikasi.

Sumber data yang kompatibel dengan AppSheet meliputi :

➢ Google Spreadsheet
➢ Google Formulir
➢ Microsoft Excel di Office 365
➢ Microsoft Excel di Dropbox
➢ Microsoft Excel di Box (perusahaan)
➢ Lembar Cerdas
➢ Tenaga penjualan
➢ Pabrik Impian
➢ Microsoft SQL Server
➢ MySQL
➢ PostgreSQL
➢ Amazon DynamoDB

e-book for appsheet application - I

02. Sejarah Appsheet

Appsheet awalnya didirikan oleh Praveen Seshadri pada Maret 2014 setelah beberapa bulan
mengembangkan produk di rumahnya di Seattle , Washington.

 Pada tahun 2015, AppSheet menerima pendanaan awal dari New Enterprise Associates.
 Pada tahun 2018, AppSheet diakui oleh TiEsebagai penerima penghargaan Tie50 yang

mengakui startup teknologi inovatif.
 Pada tahun 2018, AppSheet menemukan SPEC, alat pemrograman bahasa alami yang

mendukung non-coder untuk membangun aplikasi dengan menanyakan kepada pengguna
dalam bahasa Inggris apa yang ingin mereka buat.
 Pada 2018 dan 2019, AppSheet dinobatkan sebagai pemimpin oleh Forrester Researchuntuk
platform mobile low-code untuk pengembang bisnis.
 Pada 14 Januari 2020, AppSheet mengumumkan bahwa mereka telah diakuisisi oleh Google
dan akan bergabung dengan timGoogle Cloud.

Itu tadi merupakan sejarah singkat mengenai Appsheet, selanjutnya mari kita lihat mengenai fitur apa
saja kah yang disediakan pada Appsheet.

 Pengambilan Data
Aplikasi AppSheet menangkap data dalam bentuk gambar, tanda tangan, geolokasi, kode batang, dan
NFC. Data secara otomatis disinkronkan ke berbasis cloud, atau pengguna dapat memilih untuk
menyinkronkan data secara manual kapan saja. Penggunaan umum untuk pengambilan data meliputi
inspeksi lapangan atau peralatan, inspeksi keselamatan, pelaporan, dan manajemen inventaris.

 Kolaborasi Data
Data yang disinkronkan dan dibagikan memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi di seluruh
perangkat seluler atau desktop. Aturan alur kerja juga dapat digunakan untuk memicu pemberitahuan
atau tugas berbasis kerja jika sesuai. Akses offline juga dimungkinkan karena penyimpanan data
dilokalkan ke perangkat dan disinkronkan setelah konektivitas internet kembali.

 Tampilan Data
Data AppSheet dapat ditampilkan dalam format grafis dan interaktif. Tampilan data umum termasuk
tabel, formulir, peta, bagan, kalender, dan dasbor. Setiap aplikasi dapat menampung beberapa
tampilan yang terdiri dari data dari berbagai sumber.

e-book for appsheet application - II

03. Formula pada Appsheet.

Model Pemrograman Deklaratif

Platform AppSheet memungkinkan pengguna untuk mendeklarasikan logika aktivitas aplikasi untuk
menyesuaikan pengalaman pengguna aplikasi daripada menggunakan kode tradisional. Tingkat
abstraksi ini pada dasarnya memperdagangkan tingkat kustomisasi granular yang akan tersedia
melalui kode keras untuk meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan keamanan yang akan tersedia
melalui model deklaratif.

Appsheet Expression hampir sama seperti formula di excel atau google sheet. Dan sebenarnya
Expression itu di buat dengan mempertimbangkan excel formula, sehingga akan banyak kesamaan
dalam penggunaannya. Dengan melatih diri untuk dapat lebih mengenal expression, maka kita akan
lebih mudah menggunakannya sesuai dengan keinginan logika aplikasi yang sedang di buat.

Setelah kita membuat beberapa aplikasi dengan AppSheet, kita akan menyadari ternyata ada beberapa
expression yang digunakan lebih sering dari pada yang lainnya. Disini akan ada beberapa nama
expression yang sering di gunakan, Di mulai dengan expression yang secara umum akan di temui di
aplikasi type apapun yang akan kita buat :

• UNIQUEID()
• USEREMAIL()
• TODAY()
• NOW()
• ISBLANK()
• ISNOTBLANK()
• AND()
• OR()
• NOT()
• CONCATENATE()
• IF()
• IFS()
• HERE()
• LINKTOVIEW()
• [_THISROW]
• SELECT()
• SUM()

DLL

e-book for appsheet - III

04. Tutorial membuat aplikasi pada appsheet.

Sebelum kita akan mencoba membuat aplikasi pada appsheet, tentunya kita harus tau terlebih dahulu
3 komponen utama pada appsheet yaitu sebagai berikut.

1. Data
Merupakan bagian utama appsheet yang berfungsi untuk menginput data yang telah dibuat
pada google spreadsheet untuk dihhubungkan pada appsheet.

2. UX
Merupakan bagian utama appsheet yang memiliki bagian untuk kita dapat mengedit/mengatur
tampilan aplikasi kita sesuai apa yang kita inginkan pada appsheet.

3. Behavior
merupakan bagian utama appsheet yang digunakan untuk menghubungkan halaman yang satu
dengan halaman yang berikutnya pada appsheet.

Nah, sekarang sebagai contoh disini kita akan mencoba membuat aplikasi tiket konser online yang
juga dapat mengakses lokasi pengirimnya. berikut Langkah-langkah yang harus diperhatikan.

➢ Tahap pertama kita login dengan akun eMail google.
➢ Setelah login, pada menu Google Apps klik Drive.

➢ Buat spreedsheet baru (file excel versi google) dengan cara ; klik pada tombol “+New” lalu
klik “Google Sheet“, selanjutnya akan muncul lembar kerja seperti lembar kerja excel yang
masih kosong. Spreadsheet ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan data seluruh yang
diinputkan oleh fans / admin. Data yang diinputkan akan secara otomatis masuk dan
tersimpan pada kolom-kolom spreadsheet tersebut.

➢ Untuk itu kita harus melakukan pengaturan pada spreadsheet tersebut. Pertama kita beri nama
spreadsheet, dengan cara ketik nama spreadsheet misalnya “konser online” pada kolom yang
bertuliskan “untitled spreadsheet”. Selanjutnya buat kolom yang akan kita jadikan sebagai
formulir input pada saat siswa melakukan presensi. misal ;

• Tanggal
• Waktu
• Nama
• Status
• Foto

➢ Lokasi : untuk menentukan lokasi pada saat mengisi yang terdeteksi melalui GPS

➢ Selanjutnya kita bula aplikasi Appsheet dengan cara ketik pada browser internet
AppSheet.com Untuk menggunakan AppSheet terlebih dahulu kita harus membuat akun,
dengan cara klik pada tombol “Start For Free“, selanjutnya kita pilih lokasi data yang akan
kita gunakan untuk menyimpan file, karena kita membuatnya paga google spreadsheet maka
klik / pilih “Google Sheets and Forms” selanjutnya kita akan diminta untuk masuk / sign in
menggunakan akun google, lalu klik “Izinkan” / “Allow”.

➢ Setelah tahap pendaftaran akun AppSheet telah selesai, klik pada tombol “+ New App”
Selanjutnya klik pada “Start With Your Own Data“, lalu beri nama aplikasi yang akan kita
buat pada kolom “App name” lalu pilih kategori dan klik pada choose your data, lalu pilih /
double klik pada file spreadsheet yang sudah kita buat.

➢ Selanjutnya akan tampil lembar kerja Appsheet untuk membuat aplikasi. Dimana disebelah
kanan merupakan tampilan preview aplikasi yang kita buat, sebelah kiri menu-menu yang
bisa kita gunakan sedangkan dibagian tengah merupakan lembar kerja sebagai tempat untuk
memasukan setingan/ pengaturan yang akan kita terapkan pada aplikasi yang kita buat.

➢ Selanjutnya kita akan melakukan setting aplikasi dengan cara klik pada “Data” lalu klik pada
menu “Columns” lalu klik pada 7 Columns yang berada dibawah nama tabel “konser online”
(sesuai kolom yang sudah kita buat)

➢ Selanjutnya kolom-kolom yang ada pada sheet Data konser akan tampil pada lembar kerja
Appsheet kita. Terlebih dahulu kita centang biru key dan label pada “Row Number”.

➢ Tahap selanjutnya yaitu setting tipe data, contoh :
• Tanggal : date
• Waktu : time
• Nama : enum
• Status : enum (untuk menu drop down)
• Foto : image
• Lokasi : LatLong (Latitude Longitude)

➢ Selanjutnya kita masukan nama pengisi, dengan cara klik pada “NAMA” pada tombol value,
klik “Add“, lalu masukan nama satu per satu. Setelah selesai klik “done“

➢ Masukan status dengan cara yang sama seperti langkah ke 11.

➢ Selanjutnya kita akan melakukan pengaturan tanggal, waktu dan lokasi dengan cara sebagai
berikut :

➢ Tanggal : pada data validity beri tanda centang Require (wajib diisi). pada Auto compute agar
otomatis terisi kita klik pada Initial value lalu kita isi dengan TODAY() Sehingga pada saat
melakukan pengisian tanggal akan secara otomatis terisi dengan tanggal hari ini. lalu klik
“save” Selanjutnya pada Update Behavior hilangkan tanda centang pada Editable. Sehingga

nantinya tanggal form tidak bisa dimanipulasi oleh yang bersangkutan. Setelah itu klik
“Done”
➢ Waktu : Beri centang pada Require. Pada auto compute, initial value isi dengan TIMENOW()
➢ Lokasi : Beri centang pada Require. Pada auto compute, initial value isi dengan HERE().
Hilangkan tanda centang pada editable. Hal ini dimaksudkan agar lokasi yang terekam pada
aplikasi adalah lokasi pada saat melakukan pendataan dan tidak bisa di edit / geser.
➢ Setelah selesai melakukan seting, kita klik “Save & Verify Data”
➢ Selanjutnya lakukang seting pada security Non aktifkan Require user signin? (maksudnya
agar pada saat orang akan mengisi, tidak perlu login terlebih dahulu)
➢ Lalu lakukan seting dibagian data pada Are updates allowed? matikan Update dan delete agar
orang tidak bisa meng edit dan menghapus data presensi yang sudah dilakukan.
➢ Tahap selanjutnya yaitu bagikan link yang akan digunakan untuk melakukan presensi online,
dengan cara klik “Users” lalu klik “Links” kemudian copy alamat URL yang ada pada kolom
Browser Link. Contoh : https://www.appsheet.com/start/c6a89318-562b-4769-a8b5-
4c6d86203fcc
➢ Untuk memperpendek link kita bisa menggunakan http://gg.gg/ pastekan alamat link yang
panjang tadi pada kolom URL

e-book for appsheet – IV

05. Hasil dari yang telah dibuat

Setelah mengikuti langkah-langkah diatas kalian akan memiliki hasil tampilan dari aplikasi yang
sudah kalian buat seperti ini.

➢ Tampilan home Tampilan form

➢ Tampilan log in log out Tampilan hasil

Demikian sedikit penjelasan dan tutorial tentang appsheet dari e-book ini semoga bermanfaat dan
dapat dipelajari dengan baik. Sampai jumpa. Dan semangat terus untuk mempelajari appsheet!

e-book appsheet for appsheet - V


Click to View FlipBook Version