Formula penghitungan Road Safety Index (RSI) atau indeks keselamatan berlalu-
lintas sebagai berikut :
= + ; = × 100.000
2
× 10.000
=
Keterangan:
RSI : Road Safety Indeks
X: Tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas per 100.000 penduduk.
Y: Tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas per 10.000 kendaraan.
M: Jumlah total kematian akibat kecelakaan lalu lintas dalam periode
tertentu.
P: Populasi penduduk di wilayah tertentu
K: Jumlah kendaraan bermotor di wilayah tertentu.
Tabel 3.10
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Data Road Safety Indeks tahun 2018 - 2020
Road safety indexs Kode Realisasi Realisasi Realisasi
2020
2018 2019 30
Jumlah total kematian akibat M 42 44 388.928
42.495
kecelakaan Lalu Lintas
7,71
Populasi penduduk P 377.905 383,480
7,06
Jumlah kendaraan bermotor K 45.772 42,960
4,1
Tingkat fatalitas akibat laka X 11,11 11,47
1,9
per 100.000 penduduk { X =
5,05
(M x 100.000)/P} 57,065
Tingkat fatalitas akibat laka Y 9,18 10,24
per 10.000 penduduk {Y = (M
x 10.000)/K}
X Indeks didapat setelah X Indeks 3 3,1
dikonversi melalui table 3.1
y Indeks didapat setelah Y Indeks 1,9 1,9
dikonversi melalui table 3.1
Road Safety Indexs RSI 3,95 4,05
Score Indeks RSI (Skala X Bobot X 20) 44,635 45,765
43 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Dari tabel 3.10 data RSI (Road Safety Indexs) diatas dapat dijelaskan bahwa jumlah
kematian terkait kecalakaan lalulintas menurun setiap tahunnya yakni ditahun 2018
sebanyak 42 Orang, Tahun 2019 sebanyak 44 Orang & ditahun 2020 sebanyak 30
Orang.
Berbeda pula dengan populasi Penduduk di Wilayah Kab. Merangin. Berdasarkan
Data Badan Pusat Statistik Kab. Merangin, jumlah populasi penduduk di Kab.
Merangin meningkat setiap tahunnya yakni ditahun 2018 sebanyak 377,905 Orang,
di tahun 2019 sebanyak 383,480 Orang dan 388,928 Orang.
Sedangkan Jumlah Kendaraan Bermotor mengalami penurunan setiap tahunnya
yakni ditahun 2018 sebanyak 45.772 Kendaraan, tahun 2019 sebanyak 42,960
Kendaraan dan 42.495 Kendaraan.
Grafik3
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Road Safety Indeks Tahun 2018 - 2020
DATA ROAD SAFETY INDEKS
400000 2020
350000 2019
300000 2018
250000
200000
150000
100000
50000
0
Jumlah Penduduk Total Kematian Jumlah Ranmor
Laka Lantas
2018 2019 2020
Dapat diketahui dari Tabel dan Grafik diatas bahwa Realisasi Capaian Road
Safety Polres Merangin di tahun 2020 Sebesar 5,05 dan Skore Indeks Road
Safety Polres Merangin Sebesar 57,065.
Capaian Tingkat fatalitas akibat laka per 100.000 penduduk ini terus Menurun di
yang awalnya termasuk Kategori Istemewa dengan Nilai 0,77 kemudian di akhir
tahun 2020 turun dengan nilai 7,71 menjadi Kategori Baik
Berbeda Pula dengan Capaian Tingkat fatalitas akibat laka per 10.000 penduduk
di Awal Tahun Nilai 0,71 Kategori Istemewa kemudian disetiap Triwulan Tahun
2020 mengalami penurunan yang sangat signifikan dengan Nilai 7,06 sehingga
Capaian memasuki kategori Perlu Pembenahan.
44 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.11
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Data Perbandingan Road Safety Indeks Per Triwulan 2020
Road safety Kode Tw 1 Tw 2 Tw3 TW4 TOTAL
indexs 3 8 11 8 CAPAIAN
Jml total kematian M 388.928 388.928 30
42.495 42.495
akibat kecelakaan
0,77 2,06
Lalu Lintas
0,71 1,88
Populasi penduduk P 388.928 388.928 388.928
5 4,7 42.495 42.495 42.495
Jumlah kendaraan K 5 3,3
7,5 6,35 2,83 2,06 7,71
bermotor 84,75 71,75
Tingkat fatalitas X
akibat laka per
100.000 penduduk
{ X = (M x
100.000)/P}
Tingkat fatalitas Y 2,59 1,88 7,06
akibat laka per
10.000 penduduk
{Y = (M x
10.000)/K}
X Indeks didapat X 4,7 4,7 4.1
setelah dikonversi Indeks
melalui table 3.1
y Indeks didapat Y 2,2 3,3 1.9
setelah dikonversi Indeks
melalui table 3.1
Road Safety RSI 5,8 6,35 5,05
65,54 71,75 57,065
Indexs
Score Indeks RSI (Skala X
Bobot X 20)
Begitu Pula dengan Nilai Road Safety Indeks dan Score Indeks RSI setiap
triwulannya mengalami Penurunan.
Nilai Road Safety Indeks di Triwulan 1 dengan Nilai 7,5, Triwulan 2 6,35, Triwulan 3
dengan Nilai 5,8 dan di Triwulan ke 4 dengan Nilai 6,35 sehingga Total Nilai Road
Safety Indeks di Tahun 2020 sebesar 5.05.
Kemudian Score Indeks RSI pada Triwulan 1 Tahun 2020 sebesar 84,75, di
Triwulan 2 dengan nilai 71,75, Triwulan 3 Nilai 65,54 dan di Triwulan ke 4 Nilai
Score Indeks RSI sebesar 71,75 Sehingga Total Keselurahan Nilai Score Indeks
RSI sebesar 57,065
45 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Grafik3
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Perbandingan Road Safety Indeks Per Triwulan 2020
TW1 TW2 TW3 TW4
84,75
71,75 71,75
65,54
7,5 6,35 5,8 6,35
RSI SCORE INDEKS RSI
Analisis keberhasilan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas ini adalah
dikarenakan unit Dikmas Lantas selalu mengkampanyekan keselamatan
berlalu lintas di daerah rawan macet dan rawan laka lantas serta
mengkampanyekaan keselamatan melalui media spanduk, banner ataupun
baliho terkait keselamatan berlalulintas.
Foto1
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas (Road Safety Indeks)
Pasang Spanduk Didaerah Rawan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas
di Sekolah Sekolah
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas
di Daerah Rawan Macet dan Laka Melalui Media Sosial
46 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
adalah sebagai berikut :
1) alokasi anggaran untuk TPTKP kegiatan derek dan pengangkutan yang
ada pada norma indeks belum mencukupi kebutuhan riil dilapangan;
2) minimnya kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas;
3) traffic light yang ada terkadang tidak bekerja dengan baik;
4) kondisi wilayah dan jalan yang berkontur naik turun dan banyaknya
belokan sejalan dengan minimnya jumlah rambu-rambu / marka jalan ikut
berperan dalam menambah angka kecelakaan lalu lintas.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya
dalam Pelaksanaan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas ini adalah sebagai
berikut :
1) mengoptimalkan swadaya untuk melakukan derek dan pengangkutan
dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada;
2) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam rangka
upaya pemenuhan / pengadaan rambu-rambu / marka jalan dan traffic
light;
3) melakukan kegiatan safety riding dengan menghimbau masyarakat untuk
memakai sabuk pengaman, pembagian stiker pelopor keselamatan berlalu
lintas dan pengecekan laik jalan kendaraan AKAP dan AKDP dalam
menyambut bulan suci dan arus mudik lebaran;
4) meningkatkan kerjasama dengan stakeholder yang berkaitan dengan
bidang lalu lintas melalui kegiatan forum lalu lintas, dalam upaya
membahas dan mencari solusi serta pemecahan berbagai permasalahan
yang timbul di bidang lalu lintas.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu bencana di jalan raya yang
sering terjadi. Secara umum kecelakaan banyak terjadi disebabkan oleh faktor
manusia, karena manusia sebagai pengemudi kendaraan bermotor sering
lalai dan tidak berhati-hati dalam berkendara. Jumlah kendaraan yang
berlebih juga bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas karena
jumlah kendaraan berlebih tersebut akan semakin memenuhi volume jalan
dan volume jalan raya tetap seperti itu.
47 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Untuk mewujudkan Road Safety Indeks Polres Merangin banyak sekali
menemukan Hambatan yang dihadapi Polres Merangin terutama dalam
Penggunaan Sumber Daya.
a. kekurangan Sumber Daya Sarana Prasarana seperti tidak adanya Rambu
– rambu lalu lintas, Kondisi Jalan yang Rusak
b. Sumber Daya Manusia
Kekurangan Jumlah Personil dan kemampuan personil yang masih belum
memadai
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka perbaikan
Infrastruktur Jalan beserta Rambu rambu Lalu Lintas
b. Mengusulkan Penambahan Personil pada Dikmas Lantas dan Unit Laka
Lantas
c. Mengajukan pelatihan atau Dikbangpes bagi personil Unit Dikyasa dan Unit
Laka Lantas untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Personil
Satuan Lalu Lintas Polres Merangin.
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan
Keberhasilan Polres Merangin pada kegiatan Road Safety Indeks pada tahun
2020 dikarenakan Polres Merangin secara terus menerus memberikan
himbauan kepada masyarakat melalui Unit Dikyasa untuk mengajak
masyarakat sebagai Pelopor Keselamatan berlalu Lintas dan Kecepatan Unit
Laka Lantas mendatangi TKP sehingga mengurangi tingkat Fatalitas Korban
Meninggal Dunia saat terjadi Kecalakaan Lalu Lintas.
48 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
1.2. Indeks Community Policing (8,2%)
Tabel 3.12
Indeks Community Policing
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN TARGET REALISASI CAPAIAN
UTAMA INDEKS 3.1 3.0 96,77%
IKU1 Indeks 1,2 Indeks
Harkamtibmas Community
POLRES Policing
MERANGIN
Grafik4
Indeks Community Policing
INDEKS COMMUNITY POLICING
96,77% 3,1
3
TARGET
REALISASI
CAPAIAN
Indeks Community Policing merupakan Pencegahan tindak criminal berbasis
masyarakat/community, Re-orientasi pola dan aktivitas patrol, Peningkatan
akuntabilitas public dan Desentralisasi komando.
Berdasarkan pada Peraturan Kapolda Jambi Nomor 3 Tahun 2015 tentang
Pemolisian Masyarakat (Community Policing). Indeks Community Policing
mengukur kinerja dari kegiatan untuk mengajak masyarakat melalui kemitraan
anggota Polri dan masyarakat, sehingga mampu mendeteksi dan
mengidentifikasi permasalahan keamanan serta ketertiban masyarakat
(Kamtibmas) di lingkungan dan menemukan pemecahan masalah.
Indeks Community Policing dibentuk oleh 4 elemen beserta pembobotannya,
sebagai berikut:
1. 1: Persentase Bhabinkamtibmas terhadap desa (w1=50%).
2. 2: Persentase Siskamling Aktif (w2=20%).
3. 3: Persentase FKPM/Pokdar Kamtibnas (w3=15%).
4. 4: Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus (w4=15%).
49 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Perhitungan Indeks Community Policing (ICP) berdasarkan penjumlahan dari
Hasil Komponen X1 s.d X4 di kalikan dengan masing masing bobot Komponen
diatas, dngan formula sebagai berikut :
4
= ∑
=1
Keterangan:
: Indeks Community Policing
: Komponen ICP ( 1 . . 4)
: Bobot masing-masing komponen ( 1 . . 4)
Tabel 3.13
Perhitungan 4 (empat) Elemen Indeks Community Policing Tahun 2020
KOMPONEN JMLH BKTM JMLH NILAI BOBOT Wi.Xi
DESA/KEL (3:4) (4x5)
1 2 5
% 44 3 4 15% 6
Bhabinkamtibmas 215 20,5% 3,07
terhadap
Kelurahan/desa
KOMPONEN JML JML NILAI BOBOT Wi.Xi
SISKAMLING SELURUH (2:3) (4x5)
1 SISKAMLING 5
% siskamling aktif AKTIF 4 35% 6
2 3 50% 17,50
40 80
KOMPONEN JML JMLH NILAI BOBOT Wi.Xi
1 FKPM/Pokdar DESA/KEL (2:3) (4x5)
5
% FKPM/Pokdar 2 3 4 10% 6
Kamtibmas 9 215 4,19% 0,42
KOMPONEN Lembaga & Lembaga & NILAI BOBOT Wi.Xi
Satuan Kerja Satuan Kerja (2:3) (4x5)
1
Lembaga & Perangkat Perangkat 4 56
Satuan Kerja Daerah Daerah yang 100% 40% 40,00
Perangkat memiliki
Daerah memiliki Polsus harus
Polsus memiliki
2 Polsus
2
3
2
Total Keseluruhan Komponen Wi.Xi 60,99
Nb. Nilai Wi.Xi diperoleh dari (Nilai Komponen x Bobot Komponen)
50 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Dari tabel diatas maka Indeks Community Policing (ICP) Polres Merangin Tahun
2020 adalah sebesar 60,99% dengan rincian sebagai berikut :
1. Persentase Bhabinkamtibmas terhadap desa sebesar 3,07%.
2. Persentase Siskamling Aktif sebesar 17,50%
3. Persentase FKPM/Pokdar Kamtibnas 0,42%, dan
4. Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus sebesar 40%
Nilai hasil perhitungan tersebut kemudian dikonversikan kedalam tabel konversi
nilai ke indeks (Skala 1-5) yang adalah sebagai berikut:
Tabel 3.14
Konversi Nilai Indikator Skala 1 - 5
Tabel Konversi Nilai Indikator ke Indeks (Skala 1-5)
Perlu P 0% 4 9 13 17 22 26 30 35 39 > 40%
% % %%%%%%%
Pemben 1. 1.
ahan Inde 1.0 1 2 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1,0 - < 2,0
ks 3 4 5 6 7 8 9
Perlu P 40 42 44 46 48 51 53 55 57 59 40% -
Perbaika % % % % % % % % % % <60%
Inde 2. 2. 2. 2. 2. 2. 2. 2. 2.
n ks 2.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2,0 - < 3,0
Memada P 60 62 64 66 68 71 73 75 77 79 60% -
% %%%%%%%%% <80%
i Inde 3.0 3. 3. 3. 3. 3. 3. 3. 3. 3. 3,0 - < 4.0
ks 1 2 3 4 5 6 7 8 9
P 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 80% -
% %%%%%%%%% <90%
Baik
Inde 4. 4. 4. 4. 4. 4. 4. 4. 4.
ks 4.0 04 09 13 18 22 26 31 35 40 4,0 - < 4.5
P 90 91 92 93 94 96 97 98 99 10 ≥ 90%
Istimewa % % % % % % % % % 0 4,5 – 5
%
Inde 4.5 4. 4. 4. 4. 4. 4. 4. 4. 5.
ks 56 61 6 72 78 83 89 94 00
Setelah dikonversikan dengan tabel diatas, maka hasil perhitungan adalah
sebagai berikut:
51 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.15
Perhitungan Capaian Indeks Community Policing (ICP)
TAHUN 2020 REALISASI REALISASI TARGET CAPAIAN
NILAI Wi.Xi NILAI TAHUN 96,77%
Indeks Community
Policing (ICP) 60,99 SETELAH 2020
KONVERSI
3,1
3
Dari keseluruhan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa Nilai Indeks Comunnity
Policing didapat dari beberapa elemen ditahun 2020 yaitu :
a) Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
Data Perbandingan Jumlah Bhabinkamtibmas dengan jumlah Desa/Kelurahan
yaitu ditahun 2020 sebanyak 44 Orang Personil Bhabinkamtibmas, ditahun 2018
dan 2019 sebanyak 47 Bhabinkamtibmas dengan Jumlah Desa/Kelurahan
sebanyak 215. Hal tersebut dapat digambarkan dalam Grafik dibawah ini.
Tabel 3.16
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
ELEMEN INDEKS TARGET REALISASI CAPAIAN
COMMUNITY POLICING (ICP)
Persentase Bhabinkamtibas 21,20% 20,5% 96,77%
terhadap Kelurahan/Desa
Grafik5
Capaian Elemen Indeks Community Policing
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
TARGET; 21,20%
REALISASI;
20,50%
CAPAIAN; 96,77%
TARGET REALISASI CAPAIAN
52 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap kelurahan/Desa merupakan salah
satu Elemen untuk menghitung Nilai Capaian Indeks Community Policing.
Pada tahun 2020 Polres Merangin menetapkan Target Persentase Jumlah
Bhabinkamtibmas terhadap kelurahan/Desa berdasarkan perbandingan antara
Jumlah Bhabinkamtibmas dengan Jumlah Kelurahan/Desa di Tahun 2019 sebesar
21.9% sehingga telah disepakati Target Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas
terhadap kelurahan/Desa Polres Merangin di Tahun 2020 sebesar 21.20%.
Namun Realisasi Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap kelurahan/Desa
di Tahun 2020 hanya sebesar 20,50% sehingga didapat capaian sebesar 96.77%
Grafik6
Elemen Indeks Community Policing
Data Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
% Bhabinkamtibmas terhadap
Kelurahan/Desa
500 2018 2019 JML DESA/KEL
0 JML BKTM
2018 2020
JML BKTM 47 2020
JML DESA/KEL 215 2019 44
47 215
215
JML BKTM JML DESA/KEL
Dengan formula perhitungan = 100%
Keterangan:
: Persentase Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/desa.
: Jumlah Bhabinkamtibmas
: Total Desa/Kelurahan.
Tabel 3.17
Perhitungan Persentase Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
% BKTM Jmlh Jumlah Nilai Wi.Xi
terhadap Bhabinkamtibmas Desa/Kel (2:3x100%) (Nilai x
Kel/Desa Bobot
2 3 4 15%)
1 47 215 21,9%
2018 47 215 21,9% 5
2019 44 215 20,5% 3,28%
2020 3,28%
3,07%
53 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Dari table 3.17 diatas dapat dijelaskan bahwa Jumlah Bhabinkamtibmas pada
tahun 2018 sebanyak 47 Orang dibagi dengan Jumlah Desa/Kelurahan
sebanyak 215 Desa/Kelurahan kemudian dipersantekan sehingga didapat Nilai
21,9%, sedangkan di tahun 2019 Jumlah Bhabinkamtibmas sebanyak 47 Orang
dibagi dengan Jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 215 Desa/Kelurahan
kemudian dipersantekan sehingga didapat Nilai yang sama dengan tahun 2018
atau tetap sebesar 21,9%,
Akan Tetapi pada Tahun 2020 mengalami Penurunan Jumlah
Bhabinkamtibmas yakni sebanyak 44 Orang dibagi dengan Jmlah
Desa/Kelurahan sebanyak 215 Desa/Kelurahan kemudian dipersantekan
sehingga didapat Nilai 20,5%,
Dari Nilai Tersebut maka didapat Nilai Wi.Xi {Formula = Nilai x Bobot(15%)}
Element Prosentase Bhabinkamtibmas Terhadap Keluran/Desa pada Tahun
2020 Sebesar 3,07%.
Nilai Wi.Xi Merupakan Nilai Elemen yang akan digunakan untuk menentukan
Nilai Indeks Community Policing.
Tabel 3.18
Data Perbandingan Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa Tahun 2020
% BKTM Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
terhadap 2 3 4 5
Kel/Desa 44 44 44 44
1 215 215 215 215
Jumlah 20,5% 20,5% 20,5% 20,5%
Bhabinkam
tibmas
Jumlah Desa /
Kelurahan
Persentase
Dari Tabel diatas dapat dijelaskan Bahwa Jumlah Bhabinkamtibmas pada
Tahun 2020 dari Triwulan 1 Hingga Triwulan 4 hanya berjumlah 44 Orang tidak
ada Penambahan atau Pengurangan jumlah Personil, Sedangkan Jumalh
Kelurahan/Desa Juga Sama dari Triwulan 1 Hingga Triwulan 4 tetap sebanyak
215 Kelurahan/Desa tidak ada pemekaran atau pengurangan Jumlah
Kelurahan/Desa.
54 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Foto2
Elemen Indeks Community Policing
Kegiatan Bhabinkamtibmas di Kelurahan/Desa
BKTM Sambang Dialogis Dipasar BKTM memberikan Bantuan Sembako
Lembah Masurai Bangko Kepada Masyarakat Terdampak
Covid19
BKTM menghadiri Rapat di Kantor BLTM Polsek Bangko Sambang
Kelurahan Tabir Selatan Bangko Dialogis Di Pos Satpam PT KDA
Langling
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas Terhadap Desa/Kelurahan.
Kendala dan hambatan yang masih dihadapi yakni terbatasnya jumlah
personel Polri sehingga untuk pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas di Desa /
Kelurahan 1 Polisi 1 Desa belum dapat terpenuhi untuk mengoptimalkan peran
Bhabinkamtibmas dalam melayani masyarakat dilakukan upaya dengan cara 1
Bhabinkamtibmas bertugas pada 2 sampai 5 Desa.
55 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya dalam
Pelaksanaan Elemen Indeks Community Policing Persentase Jumlah
Bhabinkamtibmas Terhadap Desa/Kelurahan.
Upaya pemecahan masalah adalah dengan mengusulkan penambahan
personel yang ditugaskan sebagai Bhabinkamtibmas secara bertahap dan
meningkatkan kemampuan petugas Bhabinkamtibmas dengan meningkatkan
kegiatan bimbingan serta penyuluhan guna menumbuh kembangkan partisipasi
masyarakat dalam memelihara Kamtibmas.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Bhabinkamtibmas adalah anggota kepolisian yang ditunjuk selaku pembina
keamanan dan ketertiban masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam
kegiatan Bhabinkamtibmas adalah terwujudnya situasi kamtibmas yang
mantap dan dinamis dalam rangka mengamankan dan menyukseskan
pembangunan nasional.
Dalam pelaksanaan tugasnya ada beberapa Faktor Penghambat / Kendala di
Bidang Sumber Daya yaitu :
a. Kemampuan Komunikasi Personil Bhabinkamtibmas Kurang Baik.
b. Kurangnya pengetahuan Personil Tentang Informasi Terbaru mengenai
Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Mengusulkan ke Polda dan mengadakan Pelatihan di tingkat Polres terkait
peningkatan kualitas kemampuan Personil Bhabinkamtibmas.
b. Membuat Group Bhabinkamtibmas Jajaran guna memberikan informasi
terbaru mengenai Gangguan Keamanan dan Ketertiban
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan
Untuk mencapai Keberhasilan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas
yang mantap dan dinamis dalam rangka mengamankan dan menyukseskan
pembangunan nasional. Bhabinkamtibmas melakukan beberapa kegiatan
sambang, Binluh, dan anjangsana secara Door to Door, Memberikan Informasi
lewat Stiker, Spanduk, Banner maupun Baliho serta Pemberdayaan Kearifan
Lokal berupa rasa kekerabatan yang erat.
56 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
b) Prosentase Siskamling Aktif
Elemen berikutnya dalam penghitungan Indeks Community Policing adalah
Prosentase Siskamling Aktif yaitu perbandingan antara Jumlah Keseluruhan
Siskamling dengan Jumlah Siskamling yang Aktif, tentunya di Wilayah Kab.
Merangin.
Tabel 3.19
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase Siskamling Aktif
ELEMEN INDEKS TARGET REALISASI CAPAIAN
COMMUNITY POLICING (ICP)
Persentase Siskamling Aktif 50% 50% 100%
Grafik7
Capaian Elemen Indeks Community Policing
Persentase Siskamling Aktif
PERSENTASE SISKAMLING AKTIF
TARGET; 50%
CAPAIAN; 100%
REALISASI; 50%
TARGET REALISASI CAPAIAN
Dapat diketahui dari Tabel 3.19 dan Grafik 7 diatas bahwa Realisasi Elemen
Indeks Community Policing (ICP) Persentase Siskamling Aktif di Wilayah Hukum
Polres Merangin Sebesar 50% dari Target yang telah ditentukan sebelumnya sebesar
50% sehingga didapat Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP) Persentase
Siskamling Aktif di Wilayah Hukum Polres Merangin Sebesar 100%.
57 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Dengan Perhitungan Formula = 100%
Keterangan:
: Persentase Siskamling Aktif.
: Jumlah Siskamling Aktif.
: Jumlah seluruh Siskamling
Dari Formula Perhitungan diatas Maka didapatkan Nilai Realisasi Elemen
Indeks Community Policing (ICP) Persentase Siskamling Aktif di Wilayah
Hukum Polres Merangin.
Tabel 3.20
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data Persentase Siskamling Aktif 2018 - 2020
Tahun Jumlah Jumlah Nilai (3:2) Wi.Xi (Nilai
keseluruhan Siskamling x Bobot
1 Siskamling 4 35%)
2018 Aktif 50% 5
2019 2 3 50% 17,50%
2020 80 40 50% 17,50%
80 40 17,50%
80 40
Setelah menggunakan Rumus Formula perhitungan Persentase Siskamling maka
didapat Nilai sebesar 50% setiap Tahunnya seperti yang tergambarkan pada tabel
3.20 diatas.
Kemudian untuk perhitungan Wi.Xi pada tabel diatas adalah dengan cara
mengkalikan antara Nilai 50% dengan Bobot Sebesar 35% sehingga didapat Nilai
Wi.Xi Persentase Siskamling Aktif sebesar 17,50%.
Grafik 8
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data Persentase Siskamling Aktif 2018 – 2020
2020 2020; 40
2019 2019; 40 2020; 80
2019; 80
2018 2018; 40 2018; 80
0 80
20
40
60
Jumlah Siskamling yang Aktif Jumlah Siskamling keseluruhan
58 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Penjelasan Grafik8 diatas adalah bahwa pada Tahun 2018 hingga Tahun 2020
Jumlah Keseluruhan Siskamling di wilayah Kab. Merangin tetap sama sebanyak
80 Siskamling Sedangkan Siskamling yang Aktif dari tahun 2018 hingga 2020
juga masih tetap sama sebanyak 40 Siskamling.
Tabel 3.21
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Perbandingan Persentase Siskamling Aktif Per-Triwulan Tahun 2020
Elemen Indeks Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
Community 2 345
Policing (ICP) 80 80 80 80
1
Jml Keseluruhan
Siskamling
Jmlh Siskamling Aktif 40 40 40 40
Nilai % Siskamling 50% 50% 50% 50%
Aktif
Nilai Wi.Xi 17,50% 17,50% 17,50% 17,50%
Dari Tabel 3.21 diatas dapat dijelaskan Bahwa Jumlah Keseluruhan
Siskamling pada Tahun 2020 dari Triwulan 1 Hingga Triwulan 4 berjumlah 80
Siskamling Tidak ada Perubahan, Sedangkan Jumlah Siskamling yang aktif
juga sama dari Triwulan 1 Hingga Triwulan 4 tetap sebanyak 40 Siskamling
Aktif.
Yang Berarti Jumlah Siskamling yang aktif setengah dari Jumlah Keseluruhan
Siskamling.
59 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Foto3
Elemen Indeks Community Policing
Upaya Polres Merangin Mengaktifkan Siskamling
Pemberian Cinderamata Berupa Pembuatan Spanduk Untuk Siskamling
peralatan Senter untuk kegiatan Rt. 02 Rw. 01 Desa Langling Kec.
Bangko
Siskamling
Sambang Dialogis dan beri Sambang Dialogis dan beri Penyuluhan
Penyuluhan di Siskamling Kel. Dusun di Siskamling desa Sungai Ulak Kec.
Bangko
Bangko
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase Siskamling Aktif.
Sistem Keamanan Lingkungan atau Siskamling merupakan salah satu
usaha dalam rangka menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di
kampung atau desa dan dalam hal ini seluruh warga Masyarakat wajib ikut
serta dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dilingkungannya.
Namun dalam pelaksanaannya untuk mengaktifkan Siskamling terdapat
beberapa Hambatan atau kendala yakni :
a. Seringkali ketika sudah dibuatkan jadwal piket, petugas ronda ada yang
mangkir, atau tidak datang saat ronda malam dengan berbagai macam
alasan, sebab aktivitas masing-masing orang berbeda-beda;
b. Terkendala dalam Pembangunan pos kamling, karena terkait masalah
lahan warga.
60 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya dalam
Pelaksanaan Elemen Indeks Community Policing Persentase Siskamling Aktif.
a. Upaya pemecahan masalah adalah dengan mengadakan Lomba Siskamling
Teraktif dan memberikan Hadiah/Cinderamata kepada Pos Pos Siskamling
yang Aktif.
b. Koordinasi dengan Pihak Terkait dalam rangka menyelesaikan masalah
Lahan lokasi pembangunan Siskamling.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Satuan Binmas Polres Merangin beserta Bhabinkamtibmas Jajaran
Polres Merangin telah berupaya mengaktifkan 100% Siskamling di seluruh
Wilayah Kab. Merangin, Namun Kurangnya Kesadaran Masyarakat
dilingkungannya untuk menciptakan/penanggulangan terhadap setiap
kemungkinan timbulnya gangguan keamanan & ketertiban Masyarakat. Serta
kurangnya Sarana Prasarana yang mendukung kegiatan di Siskamling.
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Memberdayakan seluruh Personil Satuan Binmas khususnya Bhabinkam
tibmas untuk membina & membangun kesadaran masyarakat untuk ikut
berpartisipasi dalam Harkamtibmas melalui Sosialisasi/Penyuluhan.
b. Sat Binmas Polres Merangin melaksanakan kegiatan Sambang Dialogis ke
Siskamling aktif dan memberikan Cinderamata berupa peralatan
pendukung kegiatan di Siskamling.
c) Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas.
Jumlah anggota Polisi berbanding dengan jumlah penduduk akan selalu tidak
berimbang atau bahkan semakin ketinggalan, sehingga untuk mencapai rasio ideal
(1:400) akan dibutuhkan waktu. Dalam mewujudkan harkamtibmas dibentuklah
strategi yang tepat untuk mengatasi kesenjangan ini dengan membangun
kemitraan dengan masyarakat. Dalam proses kemitraan ini, akan dibentuk Forum
Kemitraan Polres Merangin dan Masyarakat (FKPM) sebagai sarana komunikasi
mencari pemecahan masalah sosial. Terdapat aturan ketat terhadap FKPM,
diantaranya FKPM dilarang membentuk satgas-satgas sendiri dari warga sipil,
larangan melakukan tindakan kepolisian, larangan menggunakan atribut kepolisian
atau mengaitkan FKPM dengan kegiatan politik praktis. FKPM ditujukan untuk
menemukan, mengidentifikasi akar masalah, dan mencari penyelesaiannya.
61 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.22
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
ELEMEN INDEKS TARGET REALISASI CAPAIAN
COMMUNITY POLICING (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar 5,58% 4,19% 75%
Kamtibmas
Grafik 9
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
PERSENTASE FKPM/POKDAR KAMTIBMAS
TARGET; 5,58%
REALISASI; 4,19%
CAPAIAN; 75%
Dari Tabel 3.22 dan Grafik 9 diatas dapat dijelaskan bahwa persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas tidak sesuai Harapan Polres Merangin dikarenakan
bahwa persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin tidak mencapai
Target yang telah ditentukan pada tahun 2020 yaitu Target di awal tahun 2020
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas sebesar 5,58% namun hanya terealisasi
sebesar 4,19% sehingga Pencapaian persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres
Merangin sebesar 75%.
62 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.23
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Perhitungan Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Tahun 2018 – 2020
Tahun Jumlah Jumlah Nilai (2:3) Wi.Xi (Nilai
FKPM/Pokdar Kel/Desa x Bobot
1 4 10%)
2018 2 3 4,19% 5
2019 9 215 5,58% 0,42%
2020 12 215 4,19% 0,56%
9 215 0,42%
Grafik 10
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
Jumlah FKPM/Pokdar Kamtibmas Jumlah Kel/Desa
215 215 215
9 12 9 Jumlah Kel/Desa
2018 2019 2020 Jumlah FKPM/Pokdar Kamtibmas
Dari Grafik10 diatas dapat dijelaskan bahwa di Wilayah Kab. Merangin tahun
2018 terdapat 9 FKPM/Pokdar Kamtibmas, sedangkan di tahun 2019 sebanyak 12
FKPM/Pokdar Kamtibmas dan ditahun 2020 sebanyak 9 FKPM/Pokdar Kamtibmas
dibandingkan dengan jumlah Desa/Kelurahan dari tahun 2018 hingga 2020
sebanyak 215 Kel/Desa.
Dan perhitungan pada Tabel 3.23 diatas dihitung berdasarkan Formula
= %
Keterangan:
: Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
: Jumlah FKPM/Pokdar Kamtibmas.
: Jumlah Kelurahan/Desa.
63 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Berdasarkan Tabel 3.23 diatas dapat dijelaskan bahwa ditahun 2020 Jumlah
FKPM/Pokdar Kamtibmas Sebanyak 9 FKPM/Pokdar sedangkan Jumlah Kel/Desa
215 sehingga didapat Nilai dari Formula = 100% sebesar 4,19% dan
kemudian perhitungan Wi.Xi yaitu dengan cara mengkalikan Nilai 4,19% dikali
dengan Bobot Persentase FKPM/Pokda Kamtibmas yaitu sebesar 10% Sehingga
diperoleh Nilai Wi.Xi Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas di Tahun 2020 sebesar
0,42%.
Foto4
Elemen Indeks Community Policing
Pembentukan FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin
Pelantikan Pokdar Kamtibmas Pelantikan Warga SAD sebagai Pokdar
Bhayangkara MADU (Mandiri, Kamtibmas Bhayangkara MADU
Antisipatif, Peduli Lingkungan)
(Mandiri, Antisipatif, Peduli Lingkungan)
Dialog Kapolres merangin dengan Dialog Kapolres merangin dengan
anggota Pokdar Kamtibmas anggota Pokdar Kamtibmas
Bhayangkara MADU (Mandiri, Bhayangkara MADU (Mandiri,
Antisipatif, Peduli Lingkungan) Antisipatif, Peduli Lingkungan)
64 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin.
a. Rendahnya partisipasi masyarakat, disebabkan oleh karena keterbatasan
kemampuan yang mereka miliki, seperti pendidikan dan kesempatan untuk
mendapatkan informasi. Demikian pula sering terjadi kesenjangan partisipasi
antara elit penguasa dengan masyarakat yang kurang mampu pada
umumnya
b. Komunikasi dengan pimpinan komunitas yang ada sangat sulit terlaksana
akibat jarak dan kesibukan antara Polisi sebagai pemelihara Kamtibmas &
pimpinan komunitas yang tak jarang merupakan pegawai di instansi
Pemerintah.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Elemen Indeks Community Policing Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
Polres Merangin.
a. meningkatkan cara Pendekatan yakni cara yang lebih humanistik seperti
pendekatan pendekatan individual baik kepada masyarakat maupun kepada
tokoh masyarakat. Dengan demikian masyarakat lebih tergugah hatinya
untuk berperan aktif dan menjalin kemitraan dengan pihak Kepolisian.
b. Mengimplementasikan prinsip-prinsip Polmas dengan baik sesuai pedoman
atau landasan dasar starategi dan impimentasi Pemolisian Masyarakat
dalam penyelenggaraan tugas Polri. Upaya penting lainnya juga diperlukan
dengan sikap atau cerminan yang terpuji sebagai suri tauladan bagi
masyarakat agar pandangan masyarakat tidak buruk lagi terhadap Polri.
c. Melakukan koordinasi menggunakan telekomunikasi selular tentang
kemungkinan dan perkembangan komunitas, serta kegiatan apa saja yang
dilakukan dan akan dilakukan dalam mendukung pemeliharaan Kamtibmas
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Pandangan Negative masyarakat akan citra Polri sehingga masyarakat
enggan berpartisipasi dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban
masyarakat. Kesan awam menunjukkan bahwa masih banyak polisi yang dinilai
kurang ramah dalam menerima Laporan, ketanggapan polisi terhadap suatu
kasus tergantung pada kasus yang seperti apa dan situasi yang bagaimana
yang perlu ditanggapi dan yang kurang perlu ditanggapi segera.
65 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Upaya Polres Merangin dalam mengatasi Hal tersebut dengan
Memberdayakan seluruh Personil Satuan Binmas khususnya Bhabinkamtibmas
sebagai ujung tombak Polres Merangin untuk Pembinaan dan penyuluhan
kepada seluruh aspek warga masyarakat, guna menciptakan jalinan kemitraan
yang dinamis antara pihak kepolisian dengan warga masyarakatnya dalam
upaya memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
d) Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah Memiliki Polsus.
Polsus adalah instansi dan/atau badan pemerintah yang oleh atau atas kuasa
undang-undang diberi wewenang untuk melaksanakan fungsi Kepolisian di bidang
teknisnya masing-masing. Fungsi Kepolisian adalah salah satu fungsi
pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban
masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan
kepada masyarakat.
Tabel 3.24
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Lembaga & Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus
ELEMEN INDEKS TARGET REALISASI CAPAIAN
COMMUNITY POLICING (ICP)
Lembaga dan Satuan Kerja 100% 100% 100%
Perangkat Daerah Memiliki
Polsus
Grafik 11
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Lembaga & Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus
100% 100%
100% TARGET
REALISASI
CAPAIAN
66 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Dari Tabel 3.24 dan Grafik 11 diatas dapat dijelaskan bahwa Capaian Elemen
Indeks Community Policing (ICP) yaitu Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat
Daerah Memiliki Polsus pada tahun 2020 Terealisasi sebesar 100% dibandingkan
dengan target yang telah ditentukan pada tahun 2020 sebesar 100% sehingga
Capaian Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus di
Wilayah Hukum Polres Merangin sebesar 100%.
Tabel 3.25
Data Perhitungan Lembaga & Satuan kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus
Tahun Lembaga Lembaga & Nilai (2:3) Wi.Xi (Nilai
& Satuan Satuan kerja x Bobot
1 40%)
2018 kerja Perangkat
2019 Perangkat Daerah yang
2020 harus memiliki
Daerah
yang Polsus
memiliki 3 45
Polsus
2 100% 40%
2
2 2 100% 40%
2
2 2 100% 40%
Nilai di Kolom 4 (Empat) pada Tabel 3.25 diatas dapat dihitung
menggunakan perhitungan Formula = 100%
Keterangan:
: Persentase Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah yang memiliki
Polsus.
: Jumlah Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus.
: Jumlah Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang harus
memiliki Polsus
Pada Tahun 2018 hingga Tahun 2020 Jumlah Lembaga Satuan Kerja
Perangkat Daerah yang memiliki Polsus sebanyak 2 Lembaga Satuan Kerja
dan Jumlah Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah yang harus memiliki
Polsus ditahun 2018 hingga Tahun 2020 sebanyak 2 Lembaga Satuan Kerja
sehingga didapat Nilai Sebesar 100%
Selanjutnya Nilai Wi.Xi didapat dari perkalian antara Nilai 100% dengan
Bobot sebesar 40% sehingga didapat Nilai Wi.Xi Jumlah Lembaga Satuan
Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus sebesar 40%
67 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Grafik 12
Data Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah Memiliki Polsus
2,5
2
1,5
1
0,5
0
Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah yang Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah yang
Memiliki Polsus harus Memiliki Polsus
2018 2019 2020
Grafik diatas terlihat jelas bahwa tidak ada perubahan setiap tahunnya antara
Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki Polsus dengan
Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang harus memiliki Polsus. Pada
tahun 2018 terdapat 2 (dua) Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang
memiliki Polsus yakni Pol PP dan Dinas Perhubungan, di tahun 2019 juga sama
ada 2 (dua) Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki Polsus
yakni Pol PP dan Dinas Perhubungan dan di tahun 2020 2 (dua) Lembaga dan
Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki Polsus yakni Pol PP dan Dinas
Perhubungan.
Dibandingkan dengan Jumlah Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang
harus memiliki Polsus dari tahun 2018 hingga 2020 sebanyak 2 Lembaga/Satuan
kerja Perangkat Daerah yaitu Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan.
Sedangkan Jika dibandingkan dengan data Jumlah Lembaga dan Satuan kerja
Perangkat Daerah yang harus memiliki Polsus Selama Triwulan I Tahun 2020
sampai Triwulan IV 2020 masih Tetap sama sebanyak 2 Polsus.
Demikian Pula dengan Jumlah Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang
memiliki Polsus Selama Triwulan I Tahun 2020 sampai Triwulan IV 2020 masih
Tetap sama sebanyak 2 Polsus.
Hal Tersebut dapat dilihat pada Tabel 3.26 dibawah ini;
68 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.26
Data Perbandingan Lembaga & Satuan kerja Perangkat Daerah memiliki
Polsus Per- Triwulan Tahun 2020
Elemen Indeks TW I TW II TW III TW IV
Community 2 3 4 5
Policing (ICP) 2
1 2 2 2
2
Lembaga & 2 22
Satuan kerja
Perangkat
Daerah yang
memiliki Polsus
Lembaga &
Satuan kerja
Perangkat
Daerah yang
harus memiliki
Polsus
Foto5
Elemen Indeks Community Policing
Lembaga & Satuan kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus
Melaksanakan Pembinaan dan Pelatihan
Guna Peningkatan Kemampuan Polsus
Pemberian Cinderamata berupa Peralatan Perlengkapan Polsus
69 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus.
Kurang Optimalnya Pelaksanaan tugas Kepolisian Khusus (Polsus)
dikarenakan anggota Polsus Belum Menguasai cara Penggunaan Peralatan
dan Kelengkapan Serta Kemampuan teknis Kepolisian.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Elemen Indeks Community Policing Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat
Daerah Memiliki Polsus.
Untuk Mengoptimalkan Pelaksanaan tugas dan fungsi Kepolisian oleh Polsus,
Sat Binmas Polres Merangin mengadakan pelatihan teknis kepolisian, pelatihan
penggunaan peralatan dan kelengkapan Polsus
1.3. Persentase Penurunan Potensi Gangguan (10,3%)
Tabel 3.27
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan tahun 2020
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN TARGET REALISASI CAPAIAN
UTAMA INDEKS 75% 75% 100%
IKU1 Indeks 1.3 Persentase
Harkamtibmas Penurunan
POLRES Potensi
MERANGIN Gangguan
Grafik 13
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan 2020
100% 75%
75%
TARGET
REALISASI
CAPAIAN
70 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan mengukur perbandingan antara
selisih perkiraan potensi gangguan (proyeksi dikurangi kejadian nyata/menonjol)
dengan jumlah perkiraan potensi gangguan.
Ruang lingkup dari indikator ini adalah potensi gangguan kamtibmas di bidang:
1. Politik;
2. Ekonomi;
3. Sosial budaya;
4. Keamanan negara;
Nilai indikator dihitung sebagai jumlah total penurunan potensi gangguan untuk
seluruh bidang.
Potensi gangguan yang dimaksud adalah yang berkaitan dengan terorisme,
radikalisme, konflik sosial, dan gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.
Potensi gangguan dapat dilihat dari beberapa hal, yakni:
1. Perkiraan Keadaan (Kirka) Intelijen;
2. Kalender Kamtibmas;
3. Kejadian sebelumnya.
Perhitungan Persentase kemampuan reduksi Potensi Gangguan dapat dihitung
dengan Formula Berikut :
= (∑ − ∑ ) 100%
∑
Keterangan:
PPG : Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan
∑ : Proyeksi potensi gangguan untuk seluruh bidang
∑ : Jumlah kejadian riil gangguan untuk seluruh bidang.
Tabel 3.28
Perhitungan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan
Unsur Perhitungan 2018 Tahun 2020
165 2019 680
Jumlah Potensi Gangguan 99 669 170
Jumlah Kejadian Riil 40,0% 220 75,0%
PPG 67,12%
71 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.28 diatas menunjukkan bahwa kemampuan reduksi Potensi Gangguan
Polres Merangin setiap tahun Meningkat. Ditahun 2018 Jumlah Potensi Gangguan
sebanyak 165 Potensi dan Jumlah Kejadian Riil sebanyak 99 Kejadian Sehingga
PPG mencapai 40%, sedangkan ditahun 2019 jumlah Potensi Gangguan sebanyak
669 Potensi dan kejadian riil sebanyak 220 sehinnga Kemampuan reduksi potensi
gangguan atau PPG menjadi 67,12%. Ditahun 2020 kembali mengalami
peningkatan dimana Potensi Gangguan sebanyak 680 Gangguan dan Kejadian Riil
sebanyak 170 Kejadian sehingga Kemampuan reduksi potensi gangguan atau PPG
menjadi 75%.
Berikut gambaran dalam bentuk Grafik.
Grafik 14
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Perbandingan Potensi Gangguan dan Kejadian Riil
2018 2019 2020
680
669 170 2020
165 220
2019
99
2018
Jumlah Potensi Jumlah Kejadian Riil
Gangguan
Grafik 15
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Kemampuan Reduksi Potensi Gangguan
2020 2019 2018
Kemampuan Reduksi Potensi Gangguan (PPG) 75%
67,12%
40%
72 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.29
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Perbandingan Persentase Penurunan Potensi Gangguan di Tahun 2020
Unsur Perhitungan Tahun 2020 JML
Jumlah Potensi TW I TW II TW III TW IV 680
Gangguan 170
Jumlah Kejadian Riil 142 152 166 220 75%
PPG
30 32 42 66
78,87% 78,95% 74,70% 70%
Dari table 3.29 diatas dapat dilihat bahwa di Triwulan I Tahun 2020 Jumlah
Potensi Gangguan sebesar 142 Potensi Jumlah Kejadian Riil 30 Kejadian dan
Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan sebesar 78,87%, di Triwulan II
Jumlah Potensi Gangguan sebesar 152 Potensi Jumlah Kejadian Riil 32 Kejadian
dan Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan sebesar 78,95%, Triwulan
III Jumlah Potensi Gangguan sebesar 166 Potensi Jumlah Kejadian Riil 42
Kejadian dan Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan sebesar 74,70%,
sedangkan di Triwulan IV Tahun 2020 Jumlah Potensi Gangguan sebesar 220
Potensi Jumlah Kejadian Riil 66 Kejadian dan Persentase kemampuan reduksi
potensi gangguan sebesar 70.
Sehingga Total Keseluruhan Jumlah Potensi Gangguan pada Tahun 2020
sebesar 680 Potensi Jumlah Kejadian Riil sebesar 170 Kejadian dan Persentase
kemampuan reduksi potensi gangguan sebesar 75%.
Foto6
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan di Tahun 2020
Giat Penggalangan Bersama Pemuda Pancasila yang ingin menghentikan
kegiatan kendaraan Batu Bara yg melintas di Kota Bangko
dengan Potensi Gangguan Bidang Keamanan Kerawanan pengrusakan
73 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Pelaksanaan Patroli Sabhara dan Penggalangan Sat Intelkam di tempat
Parkir Pasar Baru Bangko dengan Potensi Bidang Keamanan Kerawanan 3C
Penggalangan di Pertokoan dalam rangka survei harga sembako yang
kemungkinan berpotensi pada Bidang Perekonomian Masyarakat.
Penggalangan penyelesaian permasalahan Limbah di PT Graha Bangko
dengan kemungkinan akan menimbulkan Potensi di bidang Keamanan
Demonstrasi dari Masyarakat Terkait Limbah PT Graha
74 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Analisis Keberhasilan terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase
Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
Penyebab keberhasilan Polres Merangin dalam mencapai target Komponen
Indeks Harkamtibmas Persentase Penurunan Potensi Gangguan ini adalah
Karena personil Polres Merangin giat melaksanakan patrol dan sambang di
daerah daerah rawan kriminalitas dan wilayah yang dianggap berpotensi
terjadinya gangguna kriminalitas serta pelaksanaan Deteksi Dini dan
penggalangan Sat Intelkam akan adanya Potensi Gangguan.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
Kendala maupun hambatan yang dihadapi adalah ada beberapa faktor yang
mempengaruhi naiknya angka kriminalitas seperti kejahatan Curanmor,
penipuan dan Curat diantaranya rendahnya tingkat kesadaran masyarakat
untuk berupaya mengamankan dirinya maupun masyarakat sekitar yang masih
belum mempunyai kesadaran dalam menciptakan rasa aman terhadap
lingkungannya.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Penurunan Potensi Gangguan
Polres Merangin.
Upaya pemecahan masalah antara lain dengan Lebih Meningkatkan
pelaksanaan Pembinaan Jaringan, Penggalangan dan Deteksi giat masyarakat
tepat sasaran, tepat waktu disertai dengan kinerja anggota intelijen yang
senantiasa menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan dan
perkembangan masyarakat, disamping itu dalam mengantisipasi potensi
gangguan senantiasa dilaksanakan terpadu dengan fungsi lainnya seperti
fungsi Binmas dalam memberikan penyuluhan (preventif dan preemptif), fungsi
Sabhara yakni kegiatan patroli dialogis di daerah rawan Kamtibmas serta
dengan fungsi Reserse dalam penegakan hukum.
75 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Dalam hal pelaksanaan kegiatan Persentase penurunan Potensi
Gangguan, Personil Polres Merangin dituntut untuk dapat menentukan
perencanaan serta langkah penanganan yang tepat dan konperehenship
untuk mencegah, menanggulangi dan menangani permasalahan berbagai
permasalahan yang terjadi.
Oleh karena itu Upaya Polres Merangin untuk mengatasi hal tersebut
adalah menggelar pelatihan Fungsi terkait peningkatan keterampilan, pelatihan
VCD dan lain lain, guna meningkatkan kemampuan personil dilapangan dalam
menangani Potensi Gangguan yang ada untuk menjadi tidak nyata.
1.4. Respon Time Kehadiran di TKP (20,2%)
Tabel 3.30
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran di TKP
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN TARGET REALISASI CAPAIAN
UTAMA INDEKS
20% 20% 100%
IKU1 Indeks 1.4 Response
Harkamtibmas time
POLRES kehadiran
MERANGIN di TKP
Grafik 15
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran di TKP
20%
20%
100% TARGET
REALISASI
CAPAIAN
76 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Response time atau disebut juga Service Level Agreement (SLA), adalah
komponen indikator kinerja untuk mengukur seberapa cepat POLRES MERANGIN
sampai di TKP untuk menanggapi suatu kejadian yang menjadi kewenangannya.
Pengukuran komponen indikator ini adalah dengan melihat seberapa banyak
kejadian yang memenuhi response time/SLA yang telah disepakati.
Response time dihitung dari beberapa fungsi yakni, SPKT dan Polsek jajaran.
Dimana masing-masing fungsi menetapkan batas waktu maksimal yang dijadikan
target response time/SLA tiap fungsi.
Berikut response time/SLA yang telah disepakati dari setiap fungsi yang dimaksud:
1. SPKT : 15 menit
2. Polsek Bangko : 15 menit
3. Polsek Tabir : 15 menit
4. Polsek Tabir Selatan : 15 menit
5. Polsek Tabir Ulu : 15 menit
6. Polsek Pamenang : 15 menit
7. Polsek Sungai Manau : 15 menit
8. Polsek Muara Siau : 15 menit
9. Polsek Lembah Masurai : 15 menit
10. Polsek Jangkat : 15 Menit
Masing-masing Fungsi menghitung realisasi dari tiap capaian response time, yang
dihitung dengan formulasi berikut :
( ) = × 100%
Keterangan:
( ) : Persentase respons time di masing-masing fungsi
K : Kejadian yang memenuhi response time
T : Total seluruh kejadian
77 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- SPKT
Perhitungan SLA terhadap respon time mendatangi TKP yang disepakati yaitu 15
menit, berikut data dan hasil perhitungan Respon Time kehadiran SPKT di TKP
ditahun 2020.
Tabel 3.31
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
Response Time Kehadiran SPKT di TKP Tahun 2020
Data Total seluruh Kejadian Persentase
kejadian yang Pemenuhan
Pengamanan
memenuhi
respon Time
Response Time Kehadiran 261 261 100%
SPKT di TKP
Grafik 16
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
Total Seluruh Kejadian Kejadian yang memenuhi Respon Time
261
261
Kejadian yang memenuhi Respon Time
Total Seluruh Kejadian
Respon Time kehadiran SPKT di TKP
Dari grafik 16 dan tabel 3.31 diatas terlihat jelas bahwa Total Kejadian dan kejadian
yang memenuhi Respon Time berimbang yaitu Total Seluruh kejadian 261 Kejadian
dan Kejadian yang memenuhi Respon Time sebanyak 261 Kejadian sehingga sesuai
perhitungan Formula ( ) = × 100% diatas maka di dapatkan Nilai
Persentase Respon Time SPKT di TKP sebesar 100%
78 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.32
Data Perbandingan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP Tahun 2020
Response Time Kehadiran SPKT di TKP 2020
KOMPONEN INDEKS TW I TW II TW III TW IV JUMLAH
HARKAMTIBMAS TAHUN 2020
Total Seluruh Kejadian 48 63 71 79 261
Kejadian yang memenuhi 48 63 71 79 261
Respon Time di TKP 100% 100% 100% 100% 100%
Persentase Respon Time
Kehadiran di TKP
Tabel diatas menjelaskan bahwa setiap Triwulan di tahun 2020 persentase
Respon Time kehadiran di TKP sebesar 100% yakni di Triwulan I dari Total
Seluruh Kejadian sebanyak 48 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon Time
di TKP sebanyak 48 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%, di Triwulan
ke II Total Seluruh Kejadian sebanyak 63 Kejadian, Kejadian yang memenuhi
Respon Time di TKP sebanyak 63 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%,
begitu juga di Triwulan III Total Seluruh Kejadian sebanyak 71 Kejadian,
Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP sebanyak 71 Kejadian sehingga
Persentase menjadi 100% dan di akhir tahun atau Triwulan ke IV Total Seluruh
Kejadian sebanyak 79 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP
sebanyak 79 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%.
Jika di Total keseluruhan Triwulan pada tahun 2020 Jumlah keseluruhan
Kejadian sebanyak 261 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP
oleh SPKT sebanyak 261 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%
Selain itu Polres Merangin juga telah membandingkan Respon Time
Kehadiran di TKP oleh SPKT Polres Merangin dengan 2 Tahun yang lalu yaitu
pada tahun 2018 dengan rincian Jumlah keseluruhan Kejadian sebanyak 302
Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP oleh SPKT sebanyak
302 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%, di Tahun 2019 Jumlah
keseluruhan Kejadian sebanyak 253 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon
Time di TKP oleh SPKT sebanyak 253 Kejadian sehingga Persentase menjadi
100% dan di Tahun 2020 Jumlah keseluruhan Kejadian sebanyak 261 Kejadian,
Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP oleh SPKT sebanyak 261
Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%.
79 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Berikut dapat digambaran dalam tabel dan Grafik Perbandingan dibawah ini.
Tabel 3.33
Data Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
Response Time Kehadiran SPKT di TKP
KOMPONEN INDEKS 2018 2019 2020
HARKAMTIBMAS 261
261
Total Seluruh Kejadian 302 253 100%
Kejadian yang memenuhi Respon 302 253
Time di TKP 100% 100%
Persentase Respon Time
Kehadiran di TKP
Grafik 17
Data Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
2018 2019 2020
261 261
302 253 302 253
100% 2020
100% 2019
100% 2018
TOTAL SELURUH KEJADIAN YANG % RESPON TIME
KEJADIAN MEMENUHI RESPON KEHADIRAN DI TKP
TIME DI TKP
- Polsek Jajaran Polres Merangin
Dalam hal response time, pengukuran untuk Polsek berdasarkan SLA dari SPK
sampai ke TKP.
Perhitungan waktu tersebut didasarkan oleh adanya daerah jangkau yang jauh
dari lokasi Polsek, serta perkiraan keramaian lalu lintas kendaraan yang
menyebabkan macet saat hendak menuju ke lokasi, serta kondisi geografis.
Berikut data dan hasil perhitungan Respon Time kehadiran Polsek di TKP di
tahun 2020.
80 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.34
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin di TKP
Response Time Kehadiran Polsek Di TKP Tahun 2020
Data Total seluruh Kejadian Persentase
kejadian yang Pemenuhan
Pengamanan
memenuhi
respon Time
Response Time Kehadiran 305 305 100%
Polsek di TKP
Grafik 18
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin di TKP Tahun 2020
Total Seluruh Kejadian Kejadian yang memenuhi Respon Time
305
305
Kejadian yang memenuhi Respon Time
Total Seluruh Kejadian
Respon Time kehadiran Polsek di TKP
Dari grafik 18 dan tabel 3.34 diatas terlihat jelas bahwa Total Kejadian dan kejadian
yang memenuhi Respon Time Polsek di TKP seimbang yaitu Total Seluruh kejadian
305 Kejadian dan Kejadian yang memenuhi Respon Time sebanyak 305 Kejadian
sehingga sesuai perhitungan Formula ( ) = × 100% diatas maka di
dapatkan Nilai Persentase Respon Time Polsek di TKP sebesar 100%.
81 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.35
Perbandingan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin Tahun 2020
Response Time Kehadiran Polsek Jajaran di TKP 2020
KOMPONEN INDEKS TW I TW II TW III TW IV JUMLAH
HARKAMTIBMAS TAHUN 2020
Total Seluruh Kejadian 53 77 81 94 305
Kejadian yang memenuhi 53 77 81 94 305
Respon Time di TKP 100% 100%
Persentase Respon Time 100% 100% 100%
Kehadiran di TKP
Tabel 3.36
Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin
Response Time Kehadiran Polsek Jajaran di TKP
KOMPONEN INDEKS 2018 2019 2020
HARKAMTIBMAS
Total Seluruh Kejadian 366 310 305
Kejadian yang memenuhi Respon 366 310 305
Time di TKP 100% 100% 100%
Persentase Respon Time
Kehadiran di TKP
Tabel 3.35 dan Tabel 3.36 diatas menunjukan Perbandingan Respon Time Kehadiran
Polsek Jajaran di TKP seimbang antar Total Seluruh Kejadian dan Kejadian yang
memenuhi Respon Time di TKP baik itu perbandingan Per-Triwulan di Tahun 2020
maupun Perbandingan Lintas Tahun sebelumnya yakni tahun 2018 hingga Tahun
2020, Sehingga Capaian Respon Time kehadiran di TKP sebesar 100%
82 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Setelah didapat persentase Respon Time di masing-masing fungsi yaitu
SPKT sebesar 100% dan Polsek Jajaran sebesar 100%, kemudian dapat dihitung
rata rata persentase Respon Time dengan formula berikut :
= ∑ ( )
∑
Keterangan:
: Rata-rata persentase response time
∑ ( ) : Jumlah seluruh response time dari masing-masing fungsi
∑ : Jumlah fungsi yang melakukan response time = 10 (Sepuluh) fungsi.
Tabel 3.37
Perhitungan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Nilai Rata rata Persentase Respon Time Kehadiran di TKP
Response time Response time Jumlah Jmlh fungsi Nilai Rata
kehadiran kehadiran seluruh yang rata
Respon time
SPKT di TKP Polsek jajaran SPKT dan melakukan Persentase
di TKP Polsek Respon Time Respone
Time (3:4)
1 2 (1+2) 4
100% 100% 3 10 5
20%
200%
Table 3.37 diatas menjelaskan bahwa Respon Time Kehadiran SPKT di TKP sebesar
100% (kolom 1) dan Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran di TKP sebesar 100%
(Kolom 2).
Sesuai Formula Perhitungan diatas yaitu = ∑ ( ) , maka Jumlah Seluruh Respon
∑
Time yaitu SPKT 100% dan Polsek 100% Jajaran menjadi Sebesar 200% (kolom 3) di
bagi Jumlah Fungsi yang melakukan Respon Time yaitu SPKT dan 9 (Sembilan) Polsek
Jajaran sehingga didapat Nilai 10 (Kolom 4), Maka dapat dihitung Jumlah rata rata
Respon Time menjadi 20% (kolom 5)
Dari Perhitungan Tersebut Maka didapat Hasil Capaian Komponen Indeks
Harkamtibmas Persentase Respon Time kehadiran di TKP sesuai Tabel 3.30 yaitu
Target Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Respon Time kehadiran di TKP
tahun 2020 Sebesar 20%, Realisasi Sebesar 20% Maka Capaian Komponen Indeks
Harkamtibmas Persentase Respon Time kehadiran di TKP sebesar 100%
83 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Foto7
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Respon Time Kehadiran di TKP Tahun 2020
Respon Time ke TKP Curanmor Kec. Respon Time Ke TKP Pencurian
Tabir Xiaomi Cell Bangko
Respon Time ke TKP Pencurian Respon Time ke TKP Curanmor
Di Rumah Warga Kec. Sungai Manau BTN Merangin Jaya Bangko
- Analisis Keberhasilan terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase
Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
Keberhasilan ini dikarenakan lokasi TKP tidak terlalu jauh dari Mako Polres
maupun Mako Polsek Jajaran sehingga Kecepatan/Respon Time ke TKP tidak
membutuhkan waktu yang lama.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
1) Minimnya sarana transportasi yang memadai mengingat rute jalan yang
kadang tidak bisa dilalui dengan kendaraan roda 2 identifikasi;
2) Keterlambatan informasi akibat tidak tersedianya sarana komunikasi pelapor;
3) Pada beberapa TKP, jarak tempuh yang dilalui cukup jauh, dengan
infrastruktur jalan yang belum diperkeras;
4) Minimnya jumlah personel identifikasi;
84 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Penurunan Potensi Gangguan
Polres Merangin
Upaya yang dilakukan sebagai Alternatif Solusi untuk memenuhi Respon Time
Kehadiran ke TKP adalah mendorong pemenuhan jumlah personel serta
memberdayakan personel yang relevan dengan tugas identifikasi.
1.5. Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital dan Target Rentan
Tabel 3.38
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Capaian Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN TARGET REALISASI CAPAIAN
UTAMA INDEKS 4% 0% 0%
IKU1 Indeks 1.5 Persentase
Harkamtibmas Pemenuhan
POLRES Pengamanan
MERANGIN Obyek Vital
dan Target
Rentan
Komponen Indikator kinerja Utama ini mengukur pemenuhan pelaksanaan kegiatan
pengamanan obyek vital dan target rentan. Ruang lingkup pengamanan yang
dimaksud adalah pengamanan Obvitnas dan Obvitda yang ada di Kab. Merangin.
Dalam melakukan pengamanan obyek vital, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh
Sat Sabhara adalah berupa kegiatan pengamanan, penjagaan, patroli, dan
pengawalan obyek vital.
Perhitungan indicator pengamanan obyek vital dan target rentan dari Formula
Berikut :
= × 100%
Keterangan:
: Persentase pemenuhan pengamanan obyek vital dan target rentan
: Jumlah realisasi kegiatan pengamanan
: Jumlah target kegiatan pengamanan
85 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.39
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
Persentase pemenuhan pengamanan obyek vital dan target rentan
Data Target 2020 Realisasi Persentase
5 2020 Pemenuhan
Pengamanan Obvitnas dan Pengamanan
Obvitda di Wilkum POLRES 0
MERANGIN 0%
Dapat dijelaskan bahwa pada tahun 2020 ditargetkan pemenuhan
Pengamanan Objek Vital & Target Rentan di 5 (Lima) Tempat Yaitu Bank BRI, Bank
BNI, Bank BCA, Bank Mandiri dan Bank 9 Jambi Kab. Merangin namun Realisasi
Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan Nihil sehingga persentase
pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan di tahun 2020 menjadi 0%.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan.
Kegagalan pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan ini
dikarenakan belum adanya kesepakatan antara Polres Merangin dengan pihak
Perusahaan atau BUMN Terkait Pengamanan obyek vital dan target rentan
Namun untuk kegiatan Pengawalan ada Beberapa Pihak BUMN yang memohon
bantuan pengawalan pada Unit Pam Obvit Polres Merangin.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Pemenuhan Pengamanan Obyek
Vital dan Target Rentan.
Upaya yang dilakukan oleh Unit Pam Obvit Sat Sabhara Polres Merangin adalah
dengan melaksanakan Patroli Sambang maupun Dialogis ke Objek Vital & Target
Rentan secara berkala.
86 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Foto 8
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
Pelaksanaan Pengawalan Bank BRI Cab. Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli
Bangko Oleh Unit Pam Obvit di Bank BNI Cab. Bangko
Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli di Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli
Unit Bank Bri Pasar Bawah Bangko
di Kantor Pajak Pratama Bangko
2. IKU2 Indeks Gakkum
Indeks Gakkum merupakan pengukuran kinerja Polres Merangin terkait penindakan
terhadap suatu tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Merangin. Berikut penjelasan
Capaian Kinerja Indeks Gakkum Polres Merangin.
Tabel 3.40
Capaian Kinerja IKU Indeks Gakkum Tahun 2020
SASARAN INDIKATOR TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA UTAMA 88,3 84 95,13%
SS2 Penegakan IKU2 Indeks
Hukum Secara Gakkum
Berkeadilan di Polres
wilayah hukum Merangin
Polres
Merangin
87 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Grafik 19
Capaian Kinerja IKU Indeks Gakkum Tahun 2020
CAPAIAN; 95,13 TARGET; 88,3
REALISASI; 84
TARGET REALISASI CAPAIAN
Indeks Gakkum merupakan suatu indeks komposit yang disusun dari sejumlah dimensi
Gakkum yakni:
X1 Clearance rate Kejahatan (bobot 50%)
X2 Persentase penyelesaian perkara tindak pidana laka lantas (bobot 50%)
Perhitungan untuk mendapatkan Indek Gakkum tersusun dalam Formula Berikut :
2
= 20 × ∑
=1
Keterangan: :Indeks Gakkum Polres Merangin
IG :Nilai masing-masing variable Indeks Gakkum
X1 s.d. X2 :Bobot masing-masing variable Indeks Gakkum
w1 s.d. w2
Catatan : Adanya pengali berupa konstanta 20 mengingat Indeks Kamtibprov
menggunakan skala 1 - 5, sedangkan Indeks Gakkum menggunakan skala
1 - 100
88 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tabel 3.41
Perhitungan IKU Indeks Gakkum Tahun 2020
Komponen Nilai Konversi Skala Bobot Wi.Xi
1 2 1-5 4 (3x4)
3 5
2,11
Clearance rate 68,30% 4,22 50% 2,09
Kejahatan
84
Persentase 66,67% 4,18 50%
penyelesaian
perkara tindak
pidana laka
lantas
TOTAL NILAI INDEKS GAKKUM { = × ∑ = }
Dari tabel diatas dapata dijelaskan bahwa Nilai Indeks Gakkum adalah Jumlah dari
Wi.Xi (Wi.Xi = Skala x Bobot) Clerence rate kejahatan dan persentase penyelesaian
perkara tindak Pidana Laka Lantas yaitu 2,11 dan 2,09 kemudian dikalikan dengan
angka konstanta “20” sehingga didapat Total Nilai Gakkum sebesar 84.
sedangkan perhitungan Nilai Clerance Rate Kejahatan sebesar 68,30% dan
Persentase Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Laka Lantas 66,67%. Nilai tersebut
kemudian dikonversi skala 1-5 . sehingga Nilai Konversi skala 1-5 dari 68,30% yaitu
4,22 dan 66,7% dikonversi menjadi 4,18.
Tabel dibawah ini merupakan Konversi skala 1-5 clearance kejahatan dan
penyelesaiana perkara tindak pidana laka lantas sebagai berikut :
89 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
Tab
Konversi Cleara
Tabel Konversi Nilai Indikato
Perlu CR 0% 2.67% 5.33% 8.00%
Pembenaha Indek 1.0 1.1 1.2 1.3
n s
Perlu CR 25.00 27.67 30.33 33.00
Perbaikan % % % %
Indek
s 2.0 2.1 2.2 2.3
Memadai CR 50.00 51.00 52.00 53.00
% % % %
Indek
s 3.0 3.1 3.2 3.3
Baik CR 60.00 61.56 63.11 64.67
% % % %
Indek
s 4.0 4.04 4.09 4.13
Istimewa CR 75.0% 77.8% 80.6% 83.3%
4.5 4.56 4.61 4.67
Indek
s
90 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020
bel 3.42
ance Rate Kejahatan
or Clearance Rate ke Indeks (Skala 1-5)
10.67 13.34% 16.00 18.67 21.34 24.00 <25%
% 1.5 % % % %
1,0 - <
1.4 1.6 1.7 1.8 1.9 2,0
35.67 38.34% 41.00 43.67 46.34 49.00 25% -
% 2.5 % % % % <50%
2,0 - <
2.4 2.6 2.7 2.8 2.9
3,0
54.00 55.00% 56.00 57.00 58.00 59.00
% 3.5 % % % % 50% -
<60%
3.4 3.6 3.7 3.8 3.9 3,0 - <
66.22 67x.78 69.33 70.89 72.44 74.00 4.0
% % % % % %
60% -
4.18 4.22 4.26 4.31 4.35 4.40 <75%
4,0 - <
86.1% 88.9% 91.7% 94.4% 97.2% 100.0
4.72 4.78 4.83 4.89 4.94 % 4.5
5.00 ≥75%
4,5 – 5
Tab
Konversi Persentase penyelesaia
Tabel Konversi Nilai Indikator Selra
Perlu SELRA 0% 3% 5% 8%
LAKA
Pembenahan Indeks 1.0 1.1 1.2 1.3
Perlu SELRA 25% 28% 30% 33%
Perbaikan LAKA 2.0 2.1 2.2 2.3
Indeks
Memadai SELRA 50% 51% 52% 53%
LAKA 3.0 3.1 3.2 3.3
Indeks
Baik SELRA 60% 62% 63% 65%
LAKA 4.0 4.04 4.09 4.13
Indeks
Istimewa SELRA 75% 78% 81% 83%
LAKA 4.5 4.56 4.61 4.67
Indeks
91 | LKIP Polres Merangin Tahun 2020