POLISI MELANGUN POLRES MERANGIN
MOTTO: HADIR, BERBUAT, BERMANFAAT
TEROBOSAN KREATIF PELAYANAN PRIMA
MUDAH, CEPAT & TRANSPARAN
Cetakan ……
ISBN ………….
Penyusun
Tim Humas Polres Merangin
Pengarah
AKBP Irwan Andi Purnamawan, S.I.K
Editor
Mochammad Farisi, LL.M
Tim Desain, Ilustrasi dan gambar
Ipda Fajar Nugroho
Brigadir Syaifullah
Muhammad Asfandi (Dede)
Penerbit
Bagian Humas Polres Merangin
Jl. Jenderal Sudirman No. 99, Bangko 37314
Merangin, 2021
KATA PENGANTAR
Assalamu’alikum Warahmatullahi Wabarokatuh,
Salam sehat sejahtera bagi kita semua,
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatNya, Booklet berjudul
POLISI MELANGUN POLRES MERANGIN ini dapat diterbitkan.
Tahun 2021-2024 Polri membangun kepemimpinan dengan tagline transformasi POLRI
PRESISI yang merupakan abreviasi dari PREdiktif, responSIbilitas, dan transparanSI
berkeadilan. Dalam kepemimpinan POLRI PRESISI, ditekankan pentingnya kemampuan
pendekatan pemolisian prediktif agar Polri mampu menakar tingkat gangguan kamtibmas
melalui analisa berdasarkan pengetahuan, data, dan metode yang tepat sehingga dapat
dicegah sedini mungkin. Kata responsibilitas dan transparansi berkeadilan menekankan agar
setiap insan Bhayangkara mampu melaksanakan tugas Polri secara cepat dan tepat, responsif,
humanis, transparan, bertanggung jawab, dan berkeadilan.
Untuk membawa laju perubahan ini, Polres Merangin telah melakukan penerapan manajemen
transformasi atau perubahan sebagai upaya inovatif dan kreatif institusi untuk mempersiapkan,
melengkapi dan mendukung kebutuhan institusi dalam menjawab berkembangnya tantangan
kamtibmas.
Karena itu, buku ini berisi terobosan kreatif dan inovatif Polres Merangin melalui konsep POLISI
MELANGUN (MEnyatukan LANGkah membangUn Negeri) dengan motto Hadir, Berbuat dan
Bermanfaat. Di harapkan buku ini dapat menjadi sumber informasi dan referensi bagi
masyarakat untuk mengetahui berbagai inovasi pelayanan prima yang telah dibuat Polres
Merangin menuju Polri Presisi.
Merangin, 10 Oktober 2021
Kapolres Merangin
AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ………………………………………………………………………..
Daftar Isi ……………………………………………………………………………….
BAB I ……………………………………………………………………………………
Latar Belakang ………………………………….....................................................
Selayang Pandang Kab. Merangin ………………………………………………....
Situasi Umum Kabupaten ……………………………………………………………
Situasi Wilayah Hukum Polres Merangin …………………………………………..
Bab II …………………………………………………………………………………...
Polres Merangin dibawah kepemimpinan AKBP Irwan Andy, S.I.K. ……………
Visi dan Misi …………………………………………………………………………...
Tujuan Polres Merangin ………………………………………………………………
Kebijakan Kapolres Merangin ……………………………………………….……….
Inovasi dan Kreativitas AKBP Irwan Andi Purnamawan, S.I.K …………………..
BAB III
Alamat media social polres merangin ……………………………………………....
Publikasi Program Kegiatan Polres Merangin ……………………………………..
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Polri sebagai alat negara yang bertugas menyelenggarakan keamanan dalam negeri senantiasa mencermati
dan mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis (revolusi industry 5.0) dan ruang siber karena sering
kali wilayah ini berkembang penuh dengan gejolak, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Pada
implementasinya, hal ini menjadi tantangan bagi kehadiran Polres dalam memberikan pelayanan dan jaminan
rasa aman kepada masyarakat. Untuk itu kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolri Bapak Jenderal Polisi
Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si membuat konsep baru yang disebut POLRI PRESISI yang merupakan akronim
dari Prediktif, Responsibiltas, dan Transparansi Berkeadilan.
Pemolisian prediktif diimplementasikan dalam kemampuan untuk memprediksi situasi dan kondisi yang
menjadi isu dan permasalahan serta potensi gangguan kamtibmas. Melalui prediksi yang didasarkan pada
analisa fakta, data dan informasi, tindakan kepolisian yang dilakukan akan tepat dan mampu menyelesaikan
permasalahan secara tuntas.
Pemolisian prediktif tidak hanya diterapkan pada tataran strategis, tetapi juga dalam mengambil langkah
tindakan yang bersifat taktis dan teknis di lapangan. Pada tataran strategis, pemolisian prediktif akan dapat
merumuskan postur organisasi Polri sesuai dengan perkembangan zaman dan memenuhi harapan
masyarakat. Sedangkan dalam tataran taktis dan teknis, langkah yang diambil dapat mengantisipasi dan
mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari tindakan kepolisian yang diambil.
Sementara itu, responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap,
perilaku, dan pelaksanaan tugas yang secara keseluruhan ditujukan untuk menjamin kepentingan dan
harapan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Sedangkan transparansi berkeadilan
merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, proaktif, responsif, humanis, dan
mudah untuk diawasi. Sehingga, pelaksanaan tugas-tugas kepolisian akan dapat menjamin keamanan dan
rasa keadilan masyarakat.
Realisasi dari makna responsibilitas dan transparansi berkeadilan adalah Polri senantiasa melindungi,
mengayomi, dan melayani masyarakat secara mudah, cepat, transparan, humanis, dan bertanggung jawab.
Sedangkan sinergis berangkat dari kesadaran bahwa Polri ada untuk seluruh rakyat Indonesia yang masih
memiliki keterbatasan sumber daya organisasi dan kewenangan, sehingga memerlukan kekuatan bersama
dari berbagai pihak pemangku kepentingan; pemda, TNI, Polri, ormas, OKP, tokoh masyarakat, tokoh adat
dan unsur masyarakat lainnya, untuk bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat
dalam kerangka POLRI PRESISI.
Polres Merangin sebagai garda terdepan institusi polri diwilayah hukum Kab. Merangin yang langsung
bersentuhan dan memberikan pelayanan pada masyarakat juga berbenah menyesuaikan dengan konsep baru
“POLRI PRESISI”. Polres Merangin dibawah kepemimpinan AKBP. Irwan Andi Purnamawan, S.I.K berinovasi
melalui konsep POLISI MELANGUN (MEnyatukan LANGkah membangUn Negeri) dengan motto Hadir,
Berbuat dan Bermanfaat. Serta slogan POLRES MERANGIN SIAP (Sinergi, Inovatif, Antisipatif dan Produktif).
Melalui penekanan pada konsep dan slogan diatas, pendekatan ini akan mentransformasi wajah Polres
Merangin kedepannya, antara lain pada pelayanan publik yang terintegrasi, modern, dan cepat, pemeliharaan
kamtibmas yang lebih prediktif, serta penegakan hukum yang menjamin rasa keadilan masyarakat, sehingga
bisa lebih menciptakan keteraturan social di tengah tengah masyarakat.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 1
SELAYANG PANDANG KABUPATEN MERANGIN
Kabupaten Merangin adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. yang terbentuk dari pemekaran
Kabupaten Sarolangun-Bangko menjadi wilayah Kabupaten Merangin dan terbagi menjadi 24 kecamatan yang
terbagi lagi menjadi 10 kelurahan dan 205 desa.
Dengan adanya pemekaran wilayah sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 54 Tahun 1999
tanggal 04 Oktober 1999 tentang pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi
dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur maka wilayah Kabupaten Sarolangun Bangko dimekarkan menjadi dua yaitu
Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin. Kabupaten Sarolangun beribu kota di Sarolangun dan
Kabupaten Merangin beribu kota di Bangko.
Kabupaten Merangin juga memiliki semboyan yang berbunyi " BUMI TALI UNDANG TAMBANG TELITI "
mengandung arti :
1. Mencerminkan bahwa daerah Kabupaten Merangin merupakan daerah pertemuan yang berbentuk peraturan yang
kuat antara dua induk suku yang besar yaitu : Suku Batin dan Suku Penghulu.
2. Mencerminkan Persatuan, Kesatuan antara kebiasaan dan adat istiadat yang dipakai oleh induk suku batin dan
induk suku penghulu yaitu : Undang berasal dari Suku Penghulu dan Teliti berasal dari Suku Batin. Keduanya
dipakai dan merupakan intisari pada adat istiadat dan merupakan adat istiadat rakyat Kabupaten Merangin yang
tak lapuk di hujan dan tak lekang di panas.
3. Mencerminkan bahwa Kabupaten Merangin bidang Pemerintah maupun bidang Kemasyarakatan berdasarkan
dengan jiwa musyawarah dan mufakat serta didasarkan ketentuan-ketentuan hukum baik tertulis maupun tidak
tertulis.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 2
SITUASI UMUM KABUPATEN MERANGIN
1. Geografi
Secara geografis, wilayah Kabupaten Merangin terletak pada titik koordinat antara 101º32’11’ - 102º50’00’
Bujur Timur dan antara 1º28’23’-1º52’00’ Lintang Selatan, dengan luas sebesar 7.679 Km atau 767.900 Ha²
dalam mendukung jalannya roda pemerintahan, pusat pemerintahan Kabupaten Merangin berada di Kota
Bangko dengan Jarak dari Kota Jambi (Ibukota Propinsi Jambi) ±256 Km.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 54 Tahun 1999 tentang pembentukan dan pemekaran wilayah dilingkup
Propinsi Jambi. Secara administrasi wilayah Kabupaten Merangin berbatasan dengan :
Sebelah Timur : Kabupaten Sarolangun
Sebelah Barat : Kabupaten Kerinci
Sebelah Utara : Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo
Sebelah Selatan : Kabupaten Rejang Lebong (Propinsi Bengkulu).
Kondisi topografi Kabupaten Merangin secara umum terbagi dalam 3 bagian, yaitu dataran tinggi, dataran
sedang dan dataran rendah. Ketinggian berkisar anatara 10-2.935 meter diatas permukaaan laut (dpl), dengan
bentang alamnya yang rata-rata bergelombang.
Dataran rendah terletak pada ketinggian 10-100 meter dpl dengan luas 41,20% luas Kabupaten Merangin.
Wilayah dataran sedang yang terletak antara 100 – 500 m dpl seluas 35,79 % luas Kabupaten Merangin,
sedangkan dataran tinggi yang terletak lebih dari 500 m dpl seluas 23 % dari luas Kabupaten Merangin.
Wilayah daratan Kabupaten Merangin secara umum terdiri dari 6 (enam) jenis tanah yaitu podsolik, latosol,
andosol, organosol, glei humus dan komplek latusol dan litosol dan untuk jelasnya dapat diuraikan sebagai
berikut :
Podsolik, untuk wilayah bergelombang sampai berbukit dengan ketinggian antara 50 – 70 m dari
permukaan laut, bersolum dalam dan tekstur halus, daerah ini masih berupa hutan, tanaman perkebunan,
pertanian tanah kering, semak, kebun campuran dan sebagian sudah diusahakan menjadi sawah.
Di Kabupaten Merangin luas jenis tanah podsolik adalah 88.449 Ha yang tersebar pada Kecamatan Tabir,
Tabir Ulu, Tabir Selatan, Muara Siau dan Pamenang.
Latosol, untuk wilayah bergelombang sampai berbukit dengan ketinggian antara 200 – 900 m dari
permukaan laut, bahan induk dan batuan beku, tanah bersolum dalam, tekstur remah dan konsistensi
gembur, daerah ini sebagian besar ditutupi hutan lebat dan sebagian pertanian tanah kering. Di Kabupaten
Merangin luas jenis tanah latosol adalah 458.805 Ha yang tersebar pada seluruh wilayah Kabupaten
Merangin
Andosol, bentuk wilayah sebagian besar berbukit dan bergelombang dengan ketinggian 600–2000 m dari
permukaan laut, bahan induk dari batuan beku, tanah bersolum dalam (lebih dari 90 cm), tekstur sedang,
struktur remah dan konsisten gembur, jenis tanah inilah yang subur, daerah ini selain masih berupa hutan
sudah banyak dijadikan tegalan dan perkebunan kulit manis dan kopi. Di Kabupaten Merangin luas jenis
tanah andosol adalah 177.070 Ha yang tersebar pada Kecamatan Tabir Ulu, Tabir Selatan, Muara Siau
dan Jangkat.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 3
Organosol, bentuk wilayah datar ( landai ) berawa, tebal gambut berkisar 1 – 3 m bahkan ada yang sampai
6 m, tanah ini tanpa tekstur, tanpa solum dengan warna coklat kehitaman pada daerah yang sudah dibuka
lebih 10 tahun tebal gambutnya berkisar 25 – 50 cm. Pada daerah ini solum masih berupa hutan sebagian
sudah dijadikan perkebunan kelapa sawit dan persawahan. Di Kabupaten Merangin luas jenis tanah
organosol adalah 14.334 Ha yang hanya ada pada Kecamatan Tabir Ulu dan Kecamatan Pamenang.
Glei humus, bentuk wilayah datar berawa, tebal bahan organiknya adalah 30–40 cm dengan warna hitam
kecoklatan, tekstur sedang dan drainase jelek. Daerah ini sebagian sudah dijadikan persawahan dan
perkebunan kelapa sawit. Di Kabupaten Merangin luas jenis tanah Glei Humus adalah 1.425 Ha yang
terdapat hanya pada Kecamatan Tabir.
Komplek Latosol dan Litosol, bentuk wilayah bergelombang badan induk dari batuan beku, daerah ini
sebagian besar masih berupa hutan. Di Kabupaten Merangin luas jenis tanah Komplek.
Latosol dan Litosol adalah 27.087 Ha yang terdapat hanya pada Kecamatan Tabir Ulu.
Tekstur tanah secara umum dapat diklasifikasikan antara halus, sedang dan kasar, sedangkan daerah gambut
tidak mempunyai tekstur. Berdasarkan data RT/RW Kabupaten Merangin Tahun 2020, tekstur tanah
diKabupaten Merangin terdiri dari tekstur tanah halus, tersebar di Kecamatan Tabir, Tabir Ulu, Tabir Selatan,
Sungai Manau, Muara Siau, Lembah Masurai, Jangkat dan Pamenang. Untuk tekstur sedang terdapat hampir
diseluruh wilayah Kabupaten Merangin. Sedangkan tanah gambut hanya terdapat di Kecamatan Tabir,
Pamenang, dan Tabir Ulu.
Musim hujan di Kabupaten Merangin berkisar antara bulan September sampai Juni tahun berikutnya. Musim
Kemarau berkisar antara bulan Juni sampai dengan Agustus. Di bagian Timur dan Utara Kabupaten Merangin
merupakan daratan rendah dengan temperatur 30oC, sedangkan bagian Barat adalah termasuk dalam deretan
pegunungan Bukit Barisan yang temperaturnya maksimum 28 oC.
Iklim Kabupaten Merangin bertipe A (Smitch Ferguson) dengan curah hujan pada daratan rendah berkisar
antara 2.200 mm sampai 3.200 mm, sedangkan pada daerah perbukitan curah hujan antara 1.600 mm sampai
3.600 mm per tahun.
Wilayah Kabupaten Merangin, banyak dialiri sejumlah sungai kecil, sedang dan besar di berbagai penjuru.
Namun demikian, secara umum arah alirannya rata-rata menuju ke sebelah Timur. Sedangkan daerah hulu
sungai biasanya berada di bagian ( pegunungan ) ke arah Barat ( daerah rendah ) yang merupakan daerah
hilir, akhirnya bermuara ke Sungai Batanghari. Karena itu, sungai Batanghari merupakan muara dari sungai-
sungai di wilayah bagian barat yang merupakan hulu sungai sekaligus sebagai daerah pegunungan atau
dataran tinggi. Sungai besar antara lain sungai Tabir, Batang Merangin, Batang Mesumai, Batang Telentam
dan sejumlah besar terbagi dalam anak-anak sungai kecil dan sedang.
Disamping sungai terdapat pula Danau dan Rawa yang memiliki kekayaan hayati, seperti Danau Pauh dan
Danau Depati Empat yang terdapat di Kecamatan Jangkat, sedangkan rawa-rawa banyak tersebar di dataran
rendah seperti Kecamatan Tabir, Pamenang dan sebagainya. Selain itu, juga banyak danau yang banyak
dikenal di Kabupaten Merangin, antara lain terdapat Danau Merangin, yang secara etimologis terjadi akibat
adanya meadering (pengelokan) sungai yang mengalami perpindahan pada waktu tertentu. Danau Merangin
ini banyak dijumpai di sepanjang sungai dataran rendah, seperti sungai Tabir dan sebagainya.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 4
Sedangkan berdasarkan sistem sungai yang mengalir di Kabupaten Merangin dapat diklasifikasikan atas dua
kelompok, yaitu :
Sistem sungai yang merupakan bagian hulu dari sungai utama, seperti DAS Air Liki dan DAS Batang Tabir.
Sistem sungai yang merupakan Sistem DAS utama seperti DAS Merangin.
Sebagian daerah yang dilalui oleh beberapa sungai besar, maka Kabupaten Merangin memiliki potensi air
permukaan yang cukup melimpah. Kondisi ini dicerminkan oleh sebagian besar sungai-sungai yang ada
disepanjang tahun dapat dikatakan tidak mengalami kekeringan, sehingga potensi air permukaan sangat
besar. Disamping potensi sungai yang sangat besar, dibeberapa wilayah kondisi air sungai dan air permukaan
banyak terjadi over land flow. Maka banyak dibeberapa wilayah sering dijumpai terjadinya banjir dan
genangan.
Secara administrasi pemerintahan, pembagian wilayah Kabupaten Merangin terus mengalami pemekaran.
Upaya pemekaran wilayah Kabupaten Merangin tidak lain sebagai bentuk mendekatkan dan mengoptimalkan
pelayanan kepada masyarakat. Sejak tahun 1999, jumlah wilayah Kecamatan di Kabupaten Merangin
berjumlah 9 Kecamatan, namun demikian sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Merangin Nomor 02
Tahun 2007 terjadi pemekaran sejumlah kecamatan sehingga jumlah kecamatan menjadi 18 Kecamatan dan
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 06 tahun 2008 terjadi lagi pemekaran wilayah kecamatan sehingga
jumlah kecamatan menjadi 24 Kecamatan
Selanjutnya, dengan adanya perubahan terhadap wilayah administratif Pemerintah Kabupaten Merangin,
maka luas wilayah & jarak masing-masing Kecamatan ke Ibu Kota Kabupaten Merangin sebagai berikut :
NO KECAMATAN IBU KOTA KECAMATAN LUAS LUAS JARAK DARI
AREA AREA (%) IBU KOTA
(KM) KAB. (KM)
1 Jangkat Muara Madras 698 9.08 121 Km
2 Jangkat Timur Rantau Suli 820 10.68 157 Km
3 Muara Siau Pasar Muara Siau 693 9.02 33 Km
4 Lembah Masurai Pasar Masurai 705 9.19 84 Km
5 Tiang Pumpung Sekancing 194 2.52 62 Km
6 Pamenang Pamenang 348 4.53 22 Km
7 Pamenang Barat Simpang Limbur Merangin 177 2.30 28 Km
8 Renah Pamenang Meranti 99 1.29 58Km
9 Pamenang Selatan Tambang Emas 191 2.48 32 Km
10 Bangko Bangko 195 2.54 26 Km
11 Bangko Barat Pulau Rengas 131 1.71 15 Km
12 Batang Mesumai Lubuk Gaung 203 2.64 31 Km
13 Nalo Tantan Sungai Ulak 182 2.37 28 Km
14 Sungai Manau Pasar Sungai Manau 453 5.90 48 Km
15 Renah Pembarap Simpang Parit 507 6.60 38 Km
16 Pangkalan Jambu Sungai Jering 303 3.95 54 Km
17 Tabir Rantau Panjang 242 3.15 28 Km
18 Tabir Ulu Muara Jernih 288 3.75 38 Km
19 Tabir Selatan Rawajaya 124 1.62 40 Km
20 Tabir Ilir Rantau Limau Manis 288 3.75 38 Km
21 Margo Timur Sungai Bulian 54 0.70 68 Km
22 Tabir Lintas Mensango 125 1.63 14 Km
23 Margo Barat Tanjung Rejo 156 2.03 30 Km
24 Tabir Barat Muaro Kibul 504 6.56 58 Km
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 5
Nama – nama Gunung di Kab. Merangin dan tingginya.
No Nama Gunung Trigulasi dengan Nomor Lokasi
dan angka Ketinggian
1. Gunung Hulu Airliki T. 2223 / 1820 Kec. Tabir Barat
2. Gunung Mandi Urai P. 103 / 1696 Kec. Pangkalan Jambu
3. Gunung Hulu Nilau T. 2183 / 2460 Kec. Lembah Masurai
4. Gunung Sumbing S. 169 / 2507 Kec. Jangkat
5. Gunung Gergah S 168 / 1578 Kec. Jangkat
6. Gunung Bungkuk T. 2139 / 791 Kec. Jangkat
7. Gunung Masurai S. 102 / 2935 Kec. Jangkat
8. Gunung Sedingin T. 2234 / 1959 Kec. Sei Tenang
9. Gunung Tongkat S. 170 / 1808 Kec. Sei Tenang
10. Gunung Legai Tinggi T. 2252 / 1015 Kec. Sei Tenang
Pembagian wilayah Pemerintahan
Polres Merangin membawahi 9 (sembilan) Polsek yang daerah hukumnya terdiri dari 24 (Dua Puluh Empat)
Kecamatan dan 215 (Dua Ratus Lima Belas) Desa & Kelurahan dengan perincian sebagai berikut :
1. Polsek Bangko Kapolsek dijabat oleh AKP SEHAT WALUYO,S.H., dengan luas wilayah 697 Km² daerah
hukumnya meliputi 4 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Bangko terdiri dari 4 Kelurahan dan 4 Desa dengan Ibukota Kecamatan di Bangko.
b. Kec. Bangko Barat terdiri dari 6 Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di desa Pulau Rengas.
c. Kec. Nalo Tantan terdiri dari 7 Desa dengan pusat Ibukota Kecamatan berada di desa Sungai Ulak
d. Kec. Batang Masumai terdiri dari 10 Desa dengan pusat Ibukota berada di desa Lubuk Gaung.
2. Polsek Muara Siau, Kapolsek dijabat oleh IPTU RINANTO dengan luas wilayah 987 Km² daerah
hukumnya meliputi 2 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Muara Siau terdiri dari 17 Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di Muara Siau.
b. Kec. Tiang Pungpung yang terdiri dari 6 Desa dengan pusat ibukota di Tiang Pumpung.
3. Polsek Pamenang Kapolsek dijabat oleh IPTU FATKUR ROHMAN, SH. M.H. dengan luas wilayah 664,6
Km² daerah hukumnya meliputi 4 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Pamenang terdiri dari 1 Kelurahan dan 13 Desa dengan Ibukota Kecamatan di Pamenang.
b. Kec. Pamenang Barat terdiri dari 8 Desa dengan Ibukota Kecamatan di desa Simpang Limbur
Merangin.
c. Kec. Renah Pamenang terdiri dari 4 desa Ibukota di Desa Meranti.
d. Kec. Pamenang Selatan terdiri dari 4 desa Ibukota di desa Tambang Emas
4. Polsek Jangkat, Kapolsek dijabat oleh IPTU HARIANTO SITEPU S.E, dengan luas wilayah 1.616 Km²
daerah hukumnya meliputi 2 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Jangkat yang terdiri dari 11 desa dengan Ibukota Kec. di desa Muara Madras.
b. Kec. Jangkat Timur yang memiliki 14 (empat belas) Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di desa
Rantau Suli.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 6
5. Polsek Sungai Manau Kapolsek dijabat oleh IPTU MULYONO, SH, dengan luas wilayah 1.232 Km² daerah
hukumnya meliputi 3 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Sungai Manau terdiri dari 10 Desa dengan pusat Ibukota Kecamatan berada di desa Sungai
Manau.
b. Kec. Pangkalan Jambu terdiri dari 8 Desa dengan pusat Ibukota Kecamatan berada di Ds. Baru
Pangkalan Jambu.
c. Kec. Renah Pembarap terdiri dari 12 Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di Ds. Guguk.
6. Polsek Tabir Kapolsek dijabat oleh IPTU ADHA FRISTANTO,S.H dengan luas wilayah 802,93 Km² daerah
hukumnya meliputi 5 wilayah Kecamatan, antara lain :
a. Kec. Tabir terdiri dari 5 kelurahan 6 Desa dengan Pusat Ibukota Kecamatan berada di Pasar Rantau
Panjang.
b. Kec. Tabir Ilir terdiri dari 7 Desa dengan pusat Ibukota Kecamatan berada di desa Rantau Limau
Manis.
c. Kec. Tabir Timur terdiri dari 4 Desa dengan pusat Ibukota Kecamatan berada di desa Sungai Bulian
SPD.
d. Kec. Tabir Lintas terdiri dari 5 Desa dengan pusat ibukota di Ds. Mensango.
e. Kec. Margo Tabir terdiri dari 6 Desa dengan pusat ibukota di Pasar Margoyoso.
f. Kapolsubsektor Tabir Timur di jabat Oleh. IPDA SYAHDUNAR
7. Polsek Tabir Ulu Kapolsek dijabat oleh IPTU RAMADHAN A, S.H., dengan luas wilayah 809,08 Km²
daerah hukumnya meliputi 2 Kecamatan yaitu :
a. Kec. Tabir Ulu terdiri dari 6 Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di desa Muara Jernih.
b. Kec. Tabir Barat terdiri dari 14 Desa dengan pusat ibukota di Ds. Ngaol.
8. Polsek Tabir Selatan Kapolsek dijabat Oleh IPTU TONI HIDAYAT,S.E. , dengan luas wilayah 190 Km²
daerah hukumnya meliputi 1 kecamatan yang terdiri dari 8 Desa dengan Ibukota Kecamatan berada di
desa Muara Delang.
9. Polsek Lembah Masurai Kapolsek dijabat oleh IPTU RESI DARWIS,S.H. dengan luas wilayah 680 Km²
daerah hukumnya meliputi 1 wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Lembah Masurai terdiri dari 15 Desa
dengan Ibukota Kecamatan berada di Pasar Masurai.
Jarak Polres Merangin Dengan Polsek Jajaran
NO POLSEK JARAK (KM) WAKTU TEMPUH
1 JANGKAT 137 Km 5 JAM
2 MUARA SIAU 45 Km 2 JAM
3 LEMBAH MASURAI 62 Km 3 JAM
4 SUNGAI MANAU 42 Km 1,5 JAM
5 PAMENANG 32 Km
6 TABIR 31 Km 30 MENIT
7 TABIR ULU 28 Km 1 JAM
8 TABIR SELATAN 42 Km 2 JAM
9 BANGKO 6 Km 1,5 JAM
15 MENIT
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 7
Jarak yang menghubungkan Bangko dengan Kabupaten dalam provinsi Jambi :
- Kerinci / Sungai Penuh : 168 Km.
- Bungo : 78 Km.
- Tebo : 125 Km.
- Tanjab Barat / Kuala Tungkal : 407 Km.
- Tanjab Timur / Muara Sabak : 345 Km.
- Kodya Jambi / Jambi : 252 Km.
- Batang Hari / Muara Bulian : 183 Km.
- Muara Jambi / Sengeti : 297 Km.
- Sarolangun : 72 Km.
2. Demografi
Jumlah Penduduk Kab. Merangin sesuai data yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan pencatatatan sipil
Kab Merangin per November 2020 hasil Rekapitulasi Data Penduduk Kab Merangin semester I tahun 2021
sebanyak 352.047 jiwa, terdiri dari :
- Laki – laki : 179.556 Jiwa
- Perempuan : 172.491 Jiwa
DATA JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN MERANGIN
NO NAMA KECAMATAN JUMLAH PENDUDUK
1 JANGKAT LAKI LAKI PEREMPUAN JUMLAH
2 BANGKO 4.793
3 MUARA SIAU 4.598 9.391
4 SUNGAI MANAU 24.829
5 TABIR 5.130 23.952 48.781
6 PAMENANG 4.904
7 TABIR ULU 4.862 9.992
8 TABIR SELATAN 14.200
9 LEMBAH MASURAI 17.274 5.046 9.950
10 BANGKO BARAT
11 NALO TANTAN 4.026 13.912 28.112
12 BATANG MASUMAI 15.174
13 PAMENANG BARAT 16.388 33.662
14 TABIR ILIR 6.884
15 TABIR TIMUR 5.717 4.068 8.094
16 RENAH PEMBARAP 8.491
17 PANGKALAN JAMBU 5.527 14.279 29.453
18 JANGKAT TIMUR 8.994
19 RENAH PAMENANG 4.539 6.416 13.300
20 PAMENANG SELATAN 4.078
21 MARGO TABIR 6.566 5.412 11.129
22 TABIR LINTAS 3.024
23 TABIR BARAT 4.811 8.244 16.735
24 TIANG PUMPUNG 7.523
5.388 5.369 10.896
JUMLAH 6.680
4.082 8.548 17.542
4.509
2.413 4.372 8.911
179.556
3.855 7.933
6.188 12.754
3.185 6.209
4.432 9.243
7.113 14.636
5.102 10.490
6.452 13.132
3.840 7.922
4.513 9.022
2.345 4.758
172.491 352.047
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 8
Jumlah Suku Anak Dalam di Kab. Merangin / Data sebaran SAD Kab. Merangin sebagai berikut sesuai
data UPTD SAD Kab. Merangin :
JUMLAH JUMLAH JUMLAH TUMENGGUNG
KK JIWA PEMUKIM SAD
No DESA/KECAMATAN 34 LK-
LK AN 8
PR
7
12 56
1. KECAMATAN BANGKO 16 55 29 26 9
BARAT
a. Desa Bukit Beringin 16 55 29 26 9 BRAHAM
71 253 135 118
2. KECAMATAN 67
PAMENANG 17 67 32 35
21 71 40 31 MANSUR
a. Desa Pauh Menang 18 / NGILO,
b. Desa Pelakar Jaya 085367445745
24 YUDI
c. Desa Rejo Sari 10 38 20 18 0 MINAN
14 34 17 17 25 GANTA
d. Desa Sialang 9 43 23 20 10 ABAS
36 114 63 53 30
. E Desa Pelakar Jaya
10 30 17 13 7 CARAK
3 KECAMATAN RENAH
PAMENANG
a. Desa Bukit Bungkul
b. Desa Lantak Seribu 26 84 44 40 24 JONI
4 KECAMATAN TABIR 72 267 149 118 9
SELATAN
a. Desa Gading Jaya 11 38 20 18 9 NGEPAS
61 229 129 100
b. Desa Mekar Jaya 0 CELETAI,
110 346 177 169 085269865753
5 KECAMATAN NALO 42
TANTAN
a. Mangkilam 33 91 50 41 0 KARIM
b. Mentawak 1 31 73 34 39 11 SIKAR
27 74 35 39
c. Mentawak 2 16 69 35 34 8 JONI,
085271119422
D Sungai Ulak 1 23 PAK JANG
E Sungai Ulak 2
6 Kec.Tabir 11 39 23 16 8 TAMPUNG
A Desa Koto Rayo 25 55 33 22 15
25 55 33 22 15 RONI
JUMLAH
337 1090 586 504 173
Sumber data Dinas Sosial Kab Merangin
Warga Suku Anak Dalam (Dok. Humas Polres Merangin) 9
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT ||
3. Sumber Daya Alam (SDA)
a. Pertambangan
Geologi Umum
Batuan tertua di daerah Kabupaten Merangin adalah formasi mengkarang dan formasi pelepat, berumur
peleozik akihir, berada dalam lingkungan edapan laut dangkal sampai peralihan dan berasosiasi dengan
kegiatan gunung api. (sumber laporan ahir penyelidikan Umum Badan Geologi Tahun 2006)
Potensi Mineral Logam Dan Non Logam
Potensi bahan tambang yang dimiliki oleh Kabupaten Merangin diantaranya : Bijih Besi, Emas, Batu Bara,
Galena, Sinabar, Tembaga, Marmer, granit dll.
BIJIH BESI
Potensi bahan galian bijih besi tersebar di beberapa daerah di Kab. Merangin yaitu di Daerah Desa Baru
Nalo Kec. Nalo Tantan, Desa Pulau Layang Kec. Batang Masumai, Desa Telentam Kec. Tabir Barat, di
Kec. Tabir Barat, Kec. Renah Pembarap dan Kec. Sungai Manau yang SUDAH di ekploitasi oleh PT.
Mineral Merangin Sejahtera, PT. Sahabat Baru Century, PT. Randu Hijau Lestari, PT. Putra Sarko Mining
dan PT. Sitasa Energi. dan saat ini TIDAK ADA lagi perusahaan Yang beroperasi di wilayah hukum Polres
Merangin.
EMAS
Potensi bahan galian emas yang tersebar di beberapa daerah yaitu di desa Talang Tembago Kecamatan
Sungai Tenang dan Kecamatan Jangkat yang PERNAH di eksploitasi oleh PT. Aneka Tambang (AMTAM)
namun saat ini nihil kegiatan.
Selain itu tersebar pula di kecamatan Tabir, Sungai Manau, Pangkalan Jambu & Tabir Barat. Pada
umumnya hampir setiap daerah di kabupaten Merangin terdapat potensi emas yang ditandai dengan
banyaknya aktivitas penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat dengan cara yang sederhana
maupun secara illegal dengan menggunakan Alat Berat Excavator dll.
Berdasarkan hasil survey penyelidikan umum Badan Goelogi pada Tahun 2006, lokasi mineralisasi emas
yang di temukan pada saat penyelidikan yaitu :
Lokasi Sei. Lontar desa Nalo Gedang Kecamatan Nalo Tantan, mineralisasi emas di temukan dalam
kosentrad dulang (MRG/20/PC), berukuran halus, bentuk butir menyudut dan meruncing.
Lokasi Sei. Sengukum Hulu Desa Muara Jernih Kecamatan Tabir Ulu, ditemukan mineralisasi dalam
monsntrat dulang (MRG/31/PC).
SINABAR
Mineral ini disebut juga mercury, di temukan di lokasi sungai gedang Desa Baru Nalo Kecamatan Nalo
Tantan. Indikasi Minerlisasi ditemukan dalam kosentrat dulang, bewarna khas sinabar yakni kemerahan
(rose/pink), ukuran dari butir sangat halus hingga kasaer, Selain itu juga di temukabn di lkasi Sei. Serdang
Desa Talang Segegah Kecamatan Sungai manau.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 10
TEMBAGA
Kalpopirit merupakan salah satu mineral yang mengandung tembaga. Beberapa tempat yang di jumpai
terdapat indikasi meneralisasi tembaga yaitu :
Lokasi sungai selwai hulu Desa Kotorayo Kecamatan Tabir
Lokasi Sungai Lontar Desa Nalo Gedang Kecamatan Nalo Tantan
Mineral Non Logam :
Batu Bara
Potensi bahan tambang yang satu ini sangat banyak. Sampai saat ini perusahaan pemegang ijin ekplorasi
yang melakukan aktivitas eksplorasi batu bara yaitu Dari hasil analisa lab batubara yang sudah
dilaksanakan dari beberapa perusahaan yang sudah melakukan egiatan eksplorasi didapat kalori berkisar
antar 4.000 s/d 6.000 kalori.
Sampai saat ini belum ada perusahaan yang melakukan peningkatan kuasa pertambangannya kepada
tahap eksploitasi. Susuai dengan undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan
batubara maka semua perizinan pertambangan batubara dari kuasa pertambangan menjadi izin usaha
pertambangan.
Granit
Penyebaran singkapan granit dijumpai disungai-sungai seperti :
Sungai seiwa desa kotorayo kecamatan tabir dengan luas sebaran sekitar 5 hektar.
Sungai mengkarang desa pulau rengas kecamatan bangko barat dengan luas sebaran 10 hektar.
Sungai bantan desa durian betakuk kecamatan sungai manau dengan luas sebaran 5 hektar.
Andesit
Keterangan andesit yang sudah dilakukan penyelidikan umum antara lain :
Desa muara kibul kecamatan tabir ulu, dengan panjang singkapan telihat mencapai 1 KM.
Desa baru nalo kecamatan Nalo tantan, andesit ditemukan berupa retas.
Desa rantau ngarau kecamatan Tabir ulu, andesit berwarna abu-abu sampai kehitaman pejal, keras
diperkirakan cocok untuk agregat beton dan konstruksi ringan hingga sedang.
Batu Gamping
Batu Gamping umumnya dijumpai berupa batu gamping kristalin yang sudah menjadi marmer, penyebaran
batu gamping yang sudah diketahui yaitu :
Desa Simpang Tiga Muara Panco dan Desa Sei. Ketapang Kec. Sei manau. Dari hasil pengamatan
tersingkap sepanjang 800 meter dengan ketinggian 10-30 dari permukaan jalan.
Desa tiangko kecamatan Sungai manau, dijumpai batu gamping sudah berubah batu marmer warna
kehitaman, membentuk bukit kecil, dengan luas 20 hektar, ketinggian bukit 15 meter dari permukaan
jalan.
Selain potensi pertambangan yang tersebut di atas, Kabupaten Merangin juga memiliki potensi panas bumi
yang terdapat dilokasi air dikit dan grah nyamu desa renah kemumu kecamatan Jangkat. Potensi panas
bumi tesebut saat ini sedang di kembangkan untuk pembangkit listrik.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 11
b. Pertanian
Kabupaten Merangin memiliki topografi yang bervariasi, secara langsung mempengaruhi agroklimat
(makro dan mikro) yang beragam pula. Kekayaan sumberdaya alam pertanian yang ada masih belum
sepenuhnya dikelola secara optimal, akibat lemahnya permodalan petani untuk mengembangkan
usahatani yang dimiliki dalam skala besar. Untuk itu, diperlukan uluran tangan dari pihak luar yang tertarik
dan mampu bergerak dibidang agribisnis, sehingga nantinya potensi sumberdaya yang ada dapat dikelola
dengan maksimal. Secara garis besar pada tabel berikut diberikan gambaran berkenaan dengan potensi
yang dapat dijadikan sebagai peluang investasi.
Kecamatan Jangkat, Sungai Tenang dan Lembah Masurai sangat berpotensi dalam pengembangan sayur-
sayuran dataran tinggi seperti kentang, bawang merah, bawang daun, sawi, kol, cabe dan lain-lain.
Saat ini komoditi yang paling banyak diminati oleh masyarakat kedua wilayah tersebut adalah kentang.
Tingginya minat petani terhadap komoditi ini disamping topografi (iklim, ketinggian, lahan) yang sesuai,
juga prospek pasar yang cukup menjanjikan, dimana pada saat ini pemasaran komoditi kentang telah
menembus pasar antar kabupaten dan provinsi bahkan telah menembus pasar eksport. Diharapkan
nantinya kedua wilayah ini akan dapat berkembang menjadi sentra agribisnis sayuran dataran tinggi
khususnya kentang. Untuk itu, perlu diupayakan kerjasama dengan pihak investor dalam upaya
pengembangan, peningkatan kualitas dan kuantitas hasil, serta pemasaran, sehingga nantinya akan dapat
mengangkat taraf hidup petani.
Kecamatan Bangko, Bangko Barat dan Batang Masumai memiliki peluang yang cukup baik dalam
pengembangan tanaman durian, pengembangan komoditi telah mulai dijajaki, yaitu dengan telah
dikirimkannya petugas teknis ke Thailand beberapa tahun yang lalu guna mengetahui lebih jauh teknologi
pembudidayaan tanaman durian yang jauh lebih maju.
Kecamatan Sungai Manau, Renah Pembarap, Pamenang,Pamenang Barat Tabir berpotensi besar dalam
pengembangan tanaman duku, durian dan manggis. Pengelolaan pascapanen dan pemasaran masih
dikelola oleh penduduk setempat secara sederhana sedangkan pemasaran komoditi tersebut belum
dikelola secara baik.
c. Perkebunan
Kabupaten Merangin memiliki areal Perkebunan seluas 193.208 Ha dari luas total Kabupaten Merangin,
sampai dengan saat ini ada 3 (tiga) komoditi perkebunan yang menjadi andalan daerah, yaitu: Karet
dengan luas areal 123.972 Ha, Kelapa Sawit dengan luas areal 48.127 Ha, dan Kopi dengan luas areal
10.408 Ha, ketiga komoditi ini setiap tahun ke depan cendrung mengalami peningkatan baik dari segi
luasan areal maupun produksi. Beberapa komuditi yang ada di kab. Merangin antara lain Karet, Kelapa
dalam, kelapa Hibrida, Kelapa Sawit, kopi, Cassievera, Aren, Pinang, Coklat dan Nilam.
d. Kehutanan
Hutan adalah satu kesatuan ekosistim berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang
didominasi pepohonan dan persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan yang lainnya tidak dapat
dipisahkan.
Di kabupaten Merangin terdapat hutan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) 148.833 ha
(19,40 persen) Hutan lindung (HL) 38.807 hektar (5,06 persen) Hutan Produksi (HP) 113.109 ha (14,74
persen) dan Areal Pengunaan Lain (APL) 428.710 ha (55,75 persen).
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 12
Berdasarkan data dari Tim Inventarisasi dan Investigasi Perambahan Hutan di Kabupaten Merangin
menyatakan, hampir seluruh kawasan hutan yang ada di kabupaten Merangin sudah terjadi perambahan.
Konsentrasi perambahan terjadi di kawasan hutan produksi Batang Nilo-Nilo Dingin kawasan hutan
peroduksi terbatas Gunung Sedingin dan TNKS (Sipurak Hook).
Secara administrasi konsentrasi perambahan terdapat di kecamatan Lembah Masurai, Jangkat dan
Kecamatan Sungai Tenang, dan luas perambahan berdasarkan hasil inventarisasi 7.373 Ha dengan jumlah
perambah 3.263 KK atau 10.814 Jiwa. Awal perambahan, pada tahun 1990 beberapa orang dari Pagar
Alam merambah hutan areal pengunaan lain (APL) disekitar Sungai Tebal, desa Nilo Dingin untuk dijadikan
kebun kopi dank arena hasilnya menggiurkan kemudian membawa keluarga dan sanak family untuk datang
ke Kab. Merangin.
e. Pariwisata
Kabupaten Merangin memiliki banyak potensi beragam obyek wisata alam dan budaya yang cukup
menarik yang bisa diandalkan untuk dikembangkan sebagai ekowisata. Hal ini terlihat Kabupaten Merangin
memiliki potensi wisata alam yang cukup baik, memenuhi keinginan wisatawan yaitu menarik, asri, alami
dan unik serta menyehatkan karena belum terkontaminasi oleh polusi udara maupun limbah industri. selain
mudah diakses dan dikunjungi oleh wisatawan ekowisata, seperti Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat
(TNKS), wisata arung jeram dengan menelusuri sungai Merangin yang penuh resiko dan tantangan
merupakan daya tarik tersendiri dimana setiap tahunnya dilaksanakan event nasional dan internasional
yang bertepatan pada bulan Juli dan Agustus.
Masih banyak lagi obyek sangat menarik yaitu budaya yang unik Suku Anak Dalam atau lazim disebut
Suku Kubu yang masih primitif hidup di hutan belantara Merangin, Goa Sengayau dengan panorama
stalagnit-nya yang menarik, sumber air panas Grao, Danau Pauh dan Depati masih asri dan alami, adat
istiadat dan kebudayaan mengundang daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya. Kemungkinan alternatif
pengembangan ekowisata alam dan budaya guna mendukung pendapatan ekonomi wilayah ini
peluangnya sangat besar.
Upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi yang mengusulkan Geopark di Kabupaten
Merangin sebagai salah satu aset pariwisata yang diusulkan ke UNESCO untuk dipatenkan sebagai
khasanah kebudayaan Indonesia.
Geopark Merangin adalah salah satu peluang baru bagi Jambi mengangkat potensi kepariwisataannya ke
publik luas karena temuan bebatuan berupa peninggalan fosil yang telah membatu akibat sedimentasi
oleh lelehan magma dari perut bumi itu yang diperkirakan telah berumur 150 juta - 299 juta tahun.
Wisata Arum Jeram dikelilingi pemandangan Geopark
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 13
SITUASI WILAYAH HUKUM POLRES MERANGIN
Susunan Organisasi dan Tata Kerja Polres
Dasar hukum SOTK Polres dan Polsek adalah Undang-undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI,
Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik
Indonesia dan Peraturan Kepala Kepolisian RI No. 2 Tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Cara Kerja
pada Tingkat Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor.
Kepolisian Resort disingkat Polres adalah pelaksana tugas dan wewenang Polri di wilayah kabupaten/kota yang
berada dibawah Kapolda. Polres bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan
ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan
kepada masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah hukum Polres, sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kapolres dan wakapolres sebagai unsur pimpinan, dalam melaksanakan tugas pokok dibantu oleh; Sentra
Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satbinmas, Satsabhara,
Satlantas, Satpamobvit, Satpolair, dan Sattahti. Untuk unsur tugas kewilayahan polres dibantu oleh Kepolisian
Sektor (Polsek). Sedangkan untuk unsur pengawas dan pembantu pimpinan terdiri dari; Bagian Operasi, Bagian
Perencanaan, Bagian Sumber Daya, Seksi Pengawasan, Seksi Profesi dan Pengamanan, Seksi Keuangan, dan
Seksi Umum.
Kepolisian Resor Merangin merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang keberadaannnya
sebagaimana dituangkan dalam pasal 30 ayat 4 Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Kepolisian
Negara Republik Indonesia sebagai alat Negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas
melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum. Dalam melaksanakan apa yang
tertuang dalam pasal 30 ayat 4 Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Kepolisian Resor
Merangin terus berupaya melakukan sinergi dengan segenap komponen masyarakat untuk menciptakan kondisi
Merangin yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas tanpa ada diikuti rasa takut
dan khawatir yang timbul dari situasi dan kondisi yang tidak aman.
Dalam melaksanakan tugas, Kepolisian Resor Merangin menyelenggarakan fungsi :
a. Pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan
atau pengaduan, permintaan bantuan atau pertolongan, pelayanan pengaduan atas tindakan anggota Polri,
dan pelayanan surat-surat izin atau keterangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
b. Pelaksanaan intelijen dalam bidang keamanan, termasuk persandian dan intelijen teknologi, baik sebagai
bagian dari kegiatan satuan-satuan atas, maupun sebagai bahan masukan penyusunan rencana kegiatan
operasional Polres dalam rangka pencegahan gangguan dan pemeliharaan keamanan dalam negeri.
c. Penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, termasuk fungsi identifikasi, laboratorium forensik lapangan,
pembinaan dan pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta pengawasan proses penyidikan.
d. Pelaksanaan Sabhara Kepolisian, yang meliputi kegiatan patroli mencakup pengaturan, penjagaan,
pengawalan, pengamanan kegiatan masyarakat, dan pemerintah, termasuk penindakan tindak pidana ringan,
pengamanan unjuk rasa, dan pengendalian massa, serta pengamanan objek khusus yang meliputi Very Very
Important Person (VVIP), Very Important Person (VIP), tempat pariwisata, dan objek vital khusus lainnya.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 14
e. Pelaksanaan lalu lintas Kepolisian, yang meliputi kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli
(Turjawali) lalu lintas termasuk penindakan pelanggaran dan penyidikan kecelakaan lalu lintas, serta registrasi
dan identifikasi (Regident) pengemudi dan kendaraan bermotor, dalam rangka penegakan hukum dan
pembinaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
f. pembinaan masyarakat, yang meliputi Perpolisian Masyarakat (Polmas), pembinaan dan pengembangan
bentuk-bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat
terhadap hukum, tumbuh kembangnya peran serta masyarakat dalam pembinaan keamanan dan ketertiban,
terjalinnya hubungan Polri dengan masyarakat yang kondusif bagi pelaksanaan tugas Kepolisian, serta
pembinaan teknis dan pengawasan Kepolisian khusus termasuk satuan pengamanan, dan
h. pelaksanaan fungsi-fungsi lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Polres Merangin saat ini di pimpin oleh Pria kelahiran Bangkalan, Madura, Jawa Timur 1 April 1980 AKBP Irwan
Andy Purnamawan, S.I.K. yang merupakan lulusan Akpol angkatan 2001.
Semenjak AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K menjabat menjadi Kapolres Merangin banyak program – program
kerja yang telah diluncurkan untuk memberikan jaminan Keamanan dan Ketertiban bagi Masyarakat Kabupaten
Merangin. Tidak hanya itu, dilingkungan internal juga banyak dirubah oleh AKBP Irwan Andy dengan motto HADIR
BERBUAT BERMANFAAT salah satu upaya Irwan Andy untuk merubah mindset personil Polres Merangin dalam
pelaksanaan Tugas dan juga AKBP Irwan telah mengubah Polres Merangin menjadi Polres Merangin yang modern
dan canggih.
(Dok. Humas Polres Merangin)
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 15
WAJAH PERUBAHAN POLRES MERANGIN
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 16
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 17
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
Sebelum Menjadi
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 18
KAPOLRES
AKBP IRWAN ANDY P, S.I.K,.
WAKA POLRES
KOMPOL AMOS YOSUA V LUBIS, S.H
SEKSI PENGAWASAN SEKSI PROPAM
IPDA T.P. MANURUNG IPDA M. KHAIRUL HAFIS
BAG OPS BAGREN BAG SUMDA BAG LOGISTIK
KOMPOL PAMENAN, SH KOMPOL RISMA YARDI, SH,M.H KOMPOL BUDI SUHARTONO AKP JOKO KUSWANTO
SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG SUBBAG
BIN OPS DAL OPS KERMA PROGAR STRAJEMEN DALGAR BINKAR WAT PERS DAL PERS PERBEKALAN & PERALATAN FASKON
SIHUMAS SIHUKUM SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU SI TIK SIUM
IPTU EDIH IPTU SUHARTO, SH IPDA SUHARYADI AIPTU MISWANTO IPTU SUMINTO
SAT INTELKAM SAT RESKRIM SAT NARKOBA
IPTU TARJON,SH AKP INDAR WAHYU DWI S, S.I.K IPTU REZKA ANUGRAS, S.I.K
SAT BINMAS SAT SAMAPTA SAT LANTAS SAT TAHTI
AKP NURSAN SUBAGYO IPTU IRGAZALI, SE IPTU SUDIHARSONO, SH IPTU KOSMADI HARDI
SIKEU SI DOKKES
AIPDA VITRA W S IPTU HITLER S
POLSEK
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 19
Berbagai permasalahan keamanan yan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, antara lan meliputi :
- Lemahnya kepatuhan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, telah menimbulkan stigma bahwa melanggar
lalu lintas adalah hal yang biasa, sehingga apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat cenderng
menyelesaikan sendiri.
- Gejala kebiasaan kurang baik sebagian kecil masyarakat Kabupaten Merangin mengkomsumsi munuman
keras beralkohol dapat menimbulkan permasalahan keamanan berupa terjadinya tindak pidana, maupun
bentuk pelanggaran lainnya.
- Rendahnya sanksi hukuman terhadap para pelaku kejahatan/pelanggaran, sehingga tidak menimbulkan efek
jera para pelaku tindak pidana.
- Kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat yang bersumber dari kondisi sosial, politik, ekonomi
maupun budaya dapat berdampak pada meningkatnya permasalahan di tengah masyarakat
Klasifikasi daerah yang rawan potensi gangguan Kamtibmas antara lain :
- Premanisme: Bangko, Tabir dan Sungai manau
- Narkoba : Bangko, Tabir, Pamenang
- Perjudian : Bangko
- Illeggal logging : Tabir Ulu, Sungai Manau, Jangkat
- Illegal minning : Bangko, Pamenang, Tabir, Sungai Manau dan hampir keseluruhan kecamatan di Kab.
Merangin
- Curas : Tabir, Tabir Selatan, Pamenang
- Curat : Bangko, Pamenang, Tabir.
Lokasi rawan gempa bumi tektonik : seluruh wilayah Kabupaten Merangin.
Lokasi rawan banjir dan tanah longsor : Tabir, Pamenang, Sungai Manau.
Adapun data Tindak Pidana sebagai berikut :
trend gangguan kamtibmas tahun 2018 sampai SMT I 2021 yaitu :
NO TAHUN JTP PTP KET
1. 2018 654 360
2. 2019 553 373
3. 2020 571 390
4. SMT I 2021 148 118
trend Laka lalu lintas tahun 2018 sampai SMT I 2021 sebagai berikut :
NO TAHUN JUMLAH KERUGIAN ( Rp )
1. 2018 52 445.300.000
2. 2019 59 593.050.000
3. 2020 63 375.700.00
4. SMT I 2021 30 184.200.000
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 20
BAB II
POLRES MERANGIN DIBAWAH KEPEMIMPINAN
AKBP IRWAN ANDY PURNAMAWAN.,S.I.K.
Kepolisian Resor Merangin Memiliki Visi Misi sebagai Berikut :
Visi Polres Merangin
“Terwujudnya situasi yang aman dan tertib dari ancaman dan gangguan kamtibmas yang berintensitas
tinggi di wilayah hukum Kab. Merangin”.
Makna Visi :
Terwujudnya Kabupaten Merangin yang aman dan tertib guna mendukung Visi dan Misi Presiden dan
Wakil Presiden: “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-
Royong
Misi Polres Merangin
“Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat dari ancaman gangguan kamtibmas yang
berintentitas tinggi dalam rangka memelihara kamtibmas & Menegakkan Hukum”.
Makna:
Melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dalam memberikan perlindungan bagi segenap
bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga serta mendorong kemajuan budaya yang
mencerminkan kepribadian bangsa; serta menegakkan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat
dan terpercaya dan menjamin tercapainya lingkungan hidup berkelanjutan.
Tujuan Polres Merangin
1) Menjamin terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Merangin;
2) Menegakkan hukum secara berkeadilan;
3) Mewujudkan Polri yang professional;
4) Modernisasi pelayanan Polri;
5) Menerapkan manajemen Polri yang terintegrasi dan terpercaya.
Kebijakan Kapolres Merangin
Meningkatkan Pelayanan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan)
dengan mempedomani Undang-undang No 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik
Indonesia, melalui kegiatan Polisi Humanis dalam rangka melindungi, mengayomi dan melayani
Masyarakat dari Ancaman gangguan Kamtibmas serta Penegakan hukum secara Profesional dan
Proposional demi terpeliharanya Keamanan dan ketertiban Masyarakat.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 21
Kabupaten Merangin dengan keanekaragaman sukunya masih menyimpan banyak Aset Budaya yang
sangat Berharga, salah satunya adalah keberadaan Suku Anak Dalam (SAD), banyak hal menarik, unik
dan inspiratif yang dapat digali untuk dijadikan motivasi bagi kita semua dan yang paling menonjol adalah
tentang kekuatan / ketahanan tubuh Suku Anak Dalam dalam menghadapi tantangan hidup di alam
bebas, serta kebiasaan yang mereka lakukan yaitu berpindah tempat, dari satu tempat menuju ke tampat
yang baru untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik yang disebut dengan MELANGUN.
Warga Suku Anak Dalam (Dok. Humas Polres Merangin)
Dengan maksud untuk melestarikan nilai budaya dan mengambil makna tentang Kekuatan serta Niat
mulia dalam upaya mencari penghidupan yang lebih baik maka Kapolres Merangin AKBP Irwan
Andy Purnamawan SIK terinspirasi untuk membuat suatu konsep kerja “POLISI MELANGUN” yaitu
kegiatan Kepolisian untuk MEnyatukan LAngkah membaNGUn Negeri dengan cara menggandeng
seluruh Stake holder serta semua Tokoh dan masyarakat untuk bersama sama ikut menjaga Kamtibmas
dan membangun Kabupaten Merangin menjadi lebih baik. Konsep ini Selaras dengan Program Kapolri
untuk menjadikan Polri yang PRESISI (PREDIKTIF RESPONSIBILITAS & TRANSFORMASI
BERKEADILAN).
Irwan Andy Purnamawan juga membawa motto yang cukup cemerlang, yakni :
HADIR
KEHADIRAN POLRI adalah MERUPAKAN suatu wujud KEHADIRAN NEGARA DI MASYARAKAT
BERBUAT
MELAKSANAKAN TUGAS POKOK NYA SESUAI UNDANG2 SECARA PROFESIONAL
BERMANFAAT
PELAKSANAAN TUGAS POLRI dapat dirasakan manfaatnya dan MENIMBULKAN RASA AMAN serta
KEPUASAN BAGI MASYARAKAT
Meskipun kurang dari setahun Pria kelahiran Bangkalan, Madura, Jawa Timur 1 April 1980 yang
merupakan lulusan Akpol angkatan 2001 ini menjabat sebagai Kapolres Merangin. AKBP Irwan Andy
Purnamawan SIK telah banyak membawa program ke Kabupaten Merangin untuk memberikan jaminan
Keamanan dan Ketertiban bagi Masyarakat Kabupaten Merangin, yakni melalui kegiatan Preemtif,
Preventif dan Represif (Penegakan hukum), antara lain :
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 22
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 23
POLISI MELANGUN POLRES MERANGIN
POLISI MELANGUN POLRES MERANGIN merupakan upaya terobosan kreatif Polres Merangin dibawah pimpinan
Kapolres Merangin AKBP IRWAN ANDY P. , S.I.K berupa Aplikasi Android yang mana Aplikasi ini memiliki fitur
Pelayanan Kepolisian Terpadu, Panic Button, PPKM Skala Mikro, Kegiatan Kepolisian, Jumlah angka Covid 19,
Patroli Personel Polres Merangin dan lain sebagainya.
Aplikasi POLISI MELANGUN ini bertujuan untuk mendekatkan Personel Polres Merangin dengan Masyarakat dan
stake holder terkait serta menjaga sinergitas dalam rangka memelihara Kamtibmas.
Aplikasi ini dapat diakses oleh petugas kepolisian dan masyarakat yang ingin menerima layanan kepolisian secara
online dengan tujuan mempercepat pelayanan dan pelayanan yang bersih bebas dari Korupsi dan Nepotisme
sehingga dapat membantu Polres Merangin membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan
Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 24
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 25
PROGRAM SEMAH (SEntuh Masyarakat secara Humanis)
Paradigma baru yang sedang dikembangkan Polri saat ini berorientasi kepada pemecahan masalah-masalah
masyarakat (problem solver oriented), dengan berbasis pada potensi-potensi sumber daya lokal dan kedekatan
dengan masyarakat yang lebih manusiawi (humanistic approach).
Di era modern ini senjata polisi bukan lagi water canon, gas air mata ataupun peluru karet, melainkan simpati dari
masyarakat. Terciptanya simpati masyarakat ini hanya bisa diraih dari keberadaan polisi yang humanis di berbagai
lini kehidupan sosial masyarakat.
ada tiga hal yang patut dilakukan oleh anggota polisi secara rutin, terus menerus, dan konsisten. Yaitu selalu
bersikap empati, mau melayani sesama, dan selalu mampu mengendalikan emosi. Dalam situasi apapun dan
dengan latar belakang apa pun seorang anggota polisi harus mampu berprilaku simpati, sehingga masyarakat
selalu bisa merasa nyaman berada di dekatnya.
Dengan paradigma baru ini diharapkan lahir polisi sipil yang humanis, terutama di jajaran Polres Merangin dengan
memiliki nilai, sikap, dan prilaku yang menciptakan sindrom merawat serta kepedulian.
Berkaitan hal tersebut diatas, guna meningkatkan keberadaan atau kehadiran Polisi ditengah masyarakat serta
mengedukasi masyarakat untuk patuh hukum dan menjaga lingkungan. Maka Kapolres Merangin AKBP Irwan
Andy Purnamawan, S.I.K membuat Program kerja dengan nama SEMAH (Sentuh Masyarakat secara Humanis)
yang dilaksanakan oleh Sat Binmas Polres Merangin Bersama-sama Bhabinkamtibmas dengan mengedepankan
Polisi yang Humanis.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 26
SEMAH PEDAS (SEntuh Masyarakat secara Humanis PEDuli Anak Suku anak dalam)
Bangsa Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang secara bertahap terus diubah menjadi masyarakat
multikultural yang landasan bangunannya adalah perbedaan kebudayaan dalam kesederajatan. Multikultural
menjadi acuan bagi terwujudnya budaya dan kesetaraan hak dari kelompok-kelompok yang tergolong minoritas,
baik secara hukum maupun secara sosial. Kesetaraan melibatkan kebebasan atau kesempatan untuk menjadikan
masyarakat secara setara yang mempertimbangkan kesemaan beserta keberadaan baik kaum mayoritas maupun
minoritas.
Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah menikmati kemajuan disegala bidang, baik bidang ekonomi, sosial,
maupun budaya serta tinggal di wilayah relatif maju dengan segala akses. Namun masih banyak bagian dari
Indonesia yang kurang tersentuh proses pembangunan. Umumnya masyarakat ini adalah suku-suku yang tinggal
dipedalaman, yang masih tinggal nomaden didalam hutan.
Di Indonesia terdapat tiga ratus lebih kelompok suku bangsa dan tiga puluh juta penduduk tersebar dilebih dari
empat belas ribu pulau dan sekitar 1,8 persen jumlah penduduknya hidup tradisional. Sumatera merupakan pulau
yang memiliki sejumlah suku dan mempunyai ciri khas tradisional . Salah satunya yang berada di Provinsi Jambi,
dengan memiliki banyak suku yang mempunyai ciri khas tradisional, diantaranya suku yang mendiaminya adalah
Suku Kerinci, Suku Batin, Suku Melayu dan suku minoritas yang tinggal di daerah pedalaman yaitu Suku Anak
Dalam.
Suku Anak Dalam merupakan suku minoritas yang terbagi atas 2 kelompok berbeda, kelompok yang satu memiliki
pola hidup yang menetap sedangkan yang satunya lagi memiliki pola hidup nomaden atau hidup dihutan. Salah
satu permasalahan yang dihadapi oleh suku anak dalam yaitu tidak memperoleh hak-hak seperti masyarakat
modern lainnya, seperti halnya hak Pendidikan, kesehatan, politik dan lain sebagainya.
Dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Merangin AKBP IRWAN ANDY P.,
S.I.K membuat terobosan SEMAH PEDAS sebagai bentuk kepedulian Polri kepada warga Suku Anak Dalam
melalui kegiatan sambang dialogis ke pemukiman terpencil Suku Anak Dalam di Wilayah Kab. Merangin dengan
memberikan Pendidikan, Pembinaan, Bantuan dan lain-lain.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 27
Memberikan Pembinaan terhadap Suku Anak Dalam tentang Kesehatan dimasa Pandemi
Covid 19
Memberikan Bantuan Sembako dan Masker Bagi Warga Suku Anak Dalam
Membantu memperbaiki mesin genset Suku Anak Dalam yang tinggal menetap
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 28
Memberikan edukasi / penyuluhan hukum kepada Masyarakat Suku Anak Dalam
Membina dan memberikan bimbingan belajar kepada warga SAD serta memfasilitasi hingga
mendapatkan ijazah Pendidikan
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 29
Membina dan melatih pemuda/pemudi dari Suku Anak Dalam yang berminat menjadi
Anggota Polri
Kepedulian Kapolres Merangin kepada warga SAD sudah sangat dirasakan oleh warga Suku
Anak Dalam, bahkan sebagai bentuk penghormatan dari Para Tumenggung SAD, Kapolres
Merangin AKBP Irwan Andy P, S.I.K diminta langsung untuk menjadi Saksi Pernikahan anak
dari seseorang Tumenggung Suku Anak Dalam yang dilaksanakan di desa Mentawak.
Membina dan membentuk kelompok sadar Kamtibmas Suku Anak Dalam untuk ikut
membantu menjaga kamtibmas khususnya di wilayah Kab. Merangin
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 30
SEMAH DALUM (SEntuh Masyarakat secara Humanis DA'wah penyuLUhan hukuM)
Dakwah adalah mengajak dan menggerakkan manusia agar menaati ajaran – ajaran Allah (Islam), termasuk
melakukan amar ma’ruf nahi munkar untuk bisa memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Dakwah merupakan suatu cara yang digunakan untuk mensyi’arkan agama Islam kepada seluruh masyarakat.
Dakwah juga berguna untuk mengubah perilaku masyarakat, dari masyarakat yang berlaku tidak sesuai dengan
Al-Qur’an dan As-Sunnah menjadi sesuai dengan perintah Allah SWT dan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Berdakwah dengan segala bentuknya adalah wajib bagi setiap muslim, baik melalui amar ma’ruf nahi munkar,
jihad, memberi nasihat dan sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak mengharuskan hasil yang
maksimal dalam berdakwah, namun usaha dalam berdakwah yang harus dilakukan semaksimal mungkin sesuai
kemampuan dan keahlian yang dimiliki, terlepas dari orang yang diajak mau atau menolaknya.
Upaya Polres Merangin dalam kaitannya dengan dakwah, dibawah pimpinan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy
Purnamawan, S.I.K membuat terobosan kreatif SEMAH DALUM (Sentuh Masyarakat secara Humanis Da’wah
Penyuluhan Hukum) yaitu mendorong bhabinkamtibmas dan Personil Polres Merangin yang memiliki kemampuan
tentang agama dengan menggandeng Kantor Urusan Agama Kabupaten Merangin untuk memberikan Da'wah
sekaligus penyuluhan hukum dalam rangka memelihara Kamtibmas di seluruh Wilayah Hukum Kabupaten
Merangin.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 31
SEMAH PATIN (SEntuh Masyarakat secara Humanis PAtroli ruTIN)
Peran dan tugas pokok Polri adalah bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi
terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan,
pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dan menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagaimana Undang-
undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI.
Berkaitan dengan hal tersebut Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K Berupaya membuat
terobosan dalam bentuk kegiatan patroli rutin pada malam hari hari besar atau libur Nasional dengan menggandeng
Kodim 0420/SARKO dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten merangin yang bertujuan untuk menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat.
Walaupun kondisi wilayah hukum Polres Merangin pada umumnya relatif kondusif, namun melihat perkembangan
masyarakat dan kemajuan teknologi maka masih terdapat berbagai tindak kriminal, seperti tingkat peredaran
narkoba yang diduga masih tinggi dan tingkat pencurian kendaraan bermotor yang relatif meningkat. Di samping
itu juga masih ditemukan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat berupa konflik atau tawuran yang terjadi
antara warga masyarakat.
Program SEMAH PATIN (Sentuh masyarakat secara humanis patroli rutin) ini bertujuan sebagai tindakan preventif
terhadap kemungkinan timbulnya tindakan yang mengganggu keamaman dan ketertiban masyarakat diwilayah
hukum Polres Merangin.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 32
SEMAH BAKAR (SEntuh Masyarakat secara Humanis Bhabinkamtibmas cegAh KARhutla)
Indonesia merupakan salah satu Negara tropis yang memiliki wilayah hutan terluas di dunia setelah Brazil dan
Zaire. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia, karena dilihat dari manfaatnya sebagai paru-
paru dunia, pengatur aliran air, pencegah erosi dan banjir serta dapat menjaga kesuburan tanah. Selain itu, hutan
dapat memberikan manfaat ekonomis sebagai penyumbang devisa bagi kelangsungan pembangunan di Indonesia.
Namun hijaunya alam Indonesia kian hari kian menyusut akibat pemanfaatan hutan tak terkendali dan faktor
terbesar penyebab kerusakan Hutan di Indonesia adalah akibat kebakaran hutan.
kebakaran pun disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kebakaran didukung oleh pemanasan global, kemarau
ekstrim yang seringkali dikaitkan dengan pengaruh iklim yang memberikan kondisi ideal untuk terjadinya kebakaran
hutan dan aktivitas manusia dalam pengelolaan lahan.
di Provinsi Jambi hampir setiap tahun terjadi Kebakaran hutan dan lahan, sehingga menimbulkan berbagai macam
dampak bagi masyarakat, terutama lingkungan dan ekonomi nasional. Kebakaran hutan seolah menjadi berlarut-
larut kasus rutin yang terjadi setiap tahun dengan waktu dan tempat yang relatif sama.
Untuk itu, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K berupaya membuat terobosan guna
mengendalikan Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Hukum Polres Merangin melalui Program SEMAH BAKAR
(Sentuh Masyarakat secara Humanis Bhabinkamtibmas Cegah Karhutla).
Program SEMAH BAKAR ini yang berperan aktif adalah Bhabinkamtibmas Karena berhubungan langsung dengan
masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilkum
Polres Merangin serta memberikan edukasi/pembelajaran cara pembukaan lahan kepada masyarakat.
Peran bhabinkamtibmas sangat dibutuhkan dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang menjadi
tanggung jawabnya untuk dapat meningkatkan partisipasi, kesadaran hukum dan ketaatan masyarakat terhadap
pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Dengan adanya edukasi atau sosialisasi dari Program SEMAH BAKAR ini diharapkan Masyarakat bisa mengerti
dampak dari karhutla serta ikut berpartisipasi bersama dengan pemerintah setempat untuk mencegah terjadinya
kebakaran hutan dan lahan.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 33
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 34
SRIKANDI SQUAD 01 POLRES MERANGIN
Polisi wanita (polwan) merupakan profesi yang unik dan penuh tantangan karena terkandung dua
makna berlawanan secara sosial dan budaya di dalam dua kata tersebut. Sebagai polisi, para polwan sebagian
besar bertugas menghadapi kekerasan yang bermakna maskulin. Sebagai wanita, mereka diharapkan mempunyai
sisi feminin dalam sikap dan tindak-tanduk baik di dalam maupun di luar pekerjaan. Suatu tantangan besar untuk
menghadapi dua persepsi berlawanan tersebut.
Tugas Polisi Wanita di Indonesia terus berkembang tidak hanya menyangkut masalah kejahatan wanita, anak-anak
dan remaja, narkotika dan masalah administrasi bahkan berkembang jauh hampir menyamai berbagai tugas polisi
prianya, hal ini dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dijelaskan
bahwa fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara dibidang pemeliharaan keamanan dan
ketertiban masyarakat, penegak hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Upaya yang dilakukan dibawah kepemimpinan Kapolres Merangin AKBP IRWAN ANDY P.,S.I.K, adalah dengan
membuat terobosan kreatif melalui kegiatan Patroli Dialogis Polisi Wanita Polres Merangin Guna menekan tingkat
kriminalitas di wilkum Polres Merangin serta menunjukkan sisi humanis petugas Polri dengan memberikan
himbauan sekaligus edukasi tentang Prokes dan pemberian masker gratis sehingga dapat menekan tingkat
penyebaran Covid 19,
Selain itu Para polwan ini melakukan pendekatan secara preemtif dan preventif kepada masyarakat dengan
berbagai bentuk kepedulian kepada masyarakat seperti membagi takjil pada saat bulan Ramadhan, memberi
sembako kepada masyarakat terdampak covid, mengajar anak anak mengaji dan banyak kegiatan Peduli Lainnya.
Kehadiran Polisi Wanita Srikandi Squad 01 Polres Merangin di tengah – tengah masyarakat bertujuan untuk
memberikan rasa aman dan nyaman dari gangguan Kamtibmas dan dapat mengudakasi masyarakat tentang
Protokol kesehatan 19 serta menunjukan sisi Humanis Polri ditengah - tengah masyarakat.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 35
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 36
NGAWANI NGOPI (NGAjak WArtawan meraNgIn NGObrol insPIrasi)
Media sangat penting bagi Polri khususnya Polres Merangin untuk menyampaikan kebijakan aturan serta
pelaksanaan tugas Polri dan memberikan informasi yang berimbang. Untuk itu Kapolres Merangin AKBP IRWAN
ANDY P. , S.I.K, membuat terobosan Program kegiatan NGAWANI NGOPI (Ngajak Wartawan merangin ngobrol
inspirasi).
Kegiatan ini merupakan kegiatan Diskusi antara Polres Merangin dengan Media Kab. Merangin guna mendapatkan
informasi keluhan masyarakat dan mencarikan solusinya.
Kegiatan NGAWANI NGOPI ini juga sekaligus sebagai tempat silaturahmi antara Polres Merangin dengan Media
Kab. Merangin yang bertujuan untuk membina dan mempererat kemitraan di bidang pemberitaan atau publikasi
tentang program-program kepolisian terkait pembinaan serta pemeliharaan stabilitas kamtibmas.
Kapolres Merangin berharap kemitraan antara Polres Merangin dan jajaran bersama seluruh wartawan /media
Kabupaten Merangin dapat berjalan terus dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi serta etika
jurnalistik terkait dengan keterbukaan informasi publik yang telah diamanatkan undang-undang.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 37
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 38
KAMPUNG TANGGUH SIGINJAI
Bencana covid 19 potensial meninggi eskalasinya sehingga semua orang, daerah, ataupun negara harus berusaha
secara mandiri untuk melawan. Karena semua terdampak, maka asumsi dasarnya kelangkaan daya dukung dari
luar sistem sehingga kelompok terkecil masyarakat harus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, atau
ketangguhan tinggi untuk bertahan.
Ketidak pastian kapan berakhirnya pandemic, menuntut kita membangun perlawanan jangka panjang yang
sistemik, massif, dan efektif sehingga sumberdaya pemerintah yang relatif terbatas tidak terkuras dalam waktu
cepat jika pilihan PSBB dilakukan.
Oleh karena itu, Kapolres Merangin AKBP IRWAN ANDY P., S.I.K membuat program kegiatan KAMPUNG
TANGGUH SIGINJAI berdasarkan petunjuk dan arahan bapak Kapolri dan Kapolda Jambi dalam rangka menekan
angka tingkat Pandemi Covid 19 maka perlu dibangun cara melawan jangka Panjang yang lebih sistematis
bertumpu sepenuhnya pada kekuatan gotongroyong masyarakat bersama Polri dengan menyiapkan suatu
desa/kampung yang mandiri akan Ketahanan Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Ketahanan Kamtibmas yang
disebut “KAMPUNG TANGGUH SIGINJAI”.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 39
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 40
BUDIDAYA LEBAH MADU
Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah termasuk bahan galian
pertambangan, kemudian pada bahan pertambangan tersebut Indonesia memiliki ketergantungan tinggi terhadap
hasil pemanfaatan bahan galian pertambangan untuk melakukan pembangunan. Sebagaimana yang tertuang
didalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3) dinyatakan bahwa “bumi, air dan kekayaan alam yang
terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Maka
sudah menjadi suatu keharusan bahwa Negara memiliki hak untuk menguasai hasil sumber daya alam untuk
mencapai kemakmuran rakyat” dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kesejahteraan rakyat dapat dicapai dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai, namun sampai saat
ini lapangan pekerjaan semakin sedikit sedangkan jumlah pertumbuhan penduduk semakin meningkat, akhirnya
masyarakat menggunakan cara-cara yang instan untuk menambah penghasilan, misalnya dengan menjadi
Penambang Emas Tanpa Izin atau biasa disebut PETI.
Kabupaten Merangin sangat marak terjadi penambangan emas tanpa izin, kegiatan tersebut menimbulkan
berbagai permasalahan termasuk kerusakan lingkungan, dari segi hukum, pengelolaan lingkungan hidup dan
konservasi sumber daya alam di Indonesia perlu dikaji secara intensif, karena pengelolaan lingkungan tidak
mungkin tanpa pengaturan hukum. Hal ini tidak berarti bahwa ahli hukum dapat menangani masalah lingkungan
terlepas dari disiplin ilmu lain yang berkaitan dengan bidang lingkungan.
Dengan masih banyaknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Merangin, Polres Merangin dibawah
kepemimipinan AKBP IRWAN ANDY Purnamawan, S.I.K membuat upaya pencegahan terjadinya aktivitas
Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan mengusung Program kegiatan BUDI DAYA LEBAH MADU yaitu
kegiatan Polres Merangin bersama-sama Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melalui KPH Kabupaten Merangin
melaksanakan kegiatan peternakan Lebah Madu.
Program BUDI DAYA LEBAH MADU ini juga bertujuan untuk merubah mindset masyarakat Kabupaten Merangin
yang selama ini bergantung dengan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) dan beralih melaksanakan
kegiatan positif yaitu dengan menjaga lingkungan salah satunya budidaya Lebah Madu.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 41
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 42
BUDIDAYA IKAN POLRES MERANGIN
Berkaitan dengan maraknya penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Merangin yang menimbulkan berbagai
permasalahan termasuk kerusakan lingkungan, dari segi hukum, pengelolaan lingkungan hidup dan konservasi
sumber daya alam bahkan banyak yang memakan korban jiwa akibat tanah yang digunakan oleh penambang emas
tersebut longsor.
Hal ini dikarenakan belum tercapainya kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Merangin yakni ketersedian lapangan
pekerjaan yang memadai. Dimana saat ini lapangan pekerjaan semakin sedikit sedangkan jumlah pertumbuhan
penduduk semakin meningkat, akhirnya masyarakat menggunakan cara-cara yang instan untuk menambah
penghasilan dengan menjadi Penambang Emas Tanpa Izin atau biasa disebut PETI.
Kapolres Merangin AKBP IRWAN ANDY Purnamawan, S.I.K. sekali lagi Hadir dan membuat upaya pencegahan
terjadinya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan mengusung Program kegiatan BUDI DAYA
IKAN POLRES MERANGIN yaitu kegiatan Polres Merangin bersama-sama Dinas Perikanan Kabupaten Merangin
melaksanakan kegiatan budidaya ikan tawar.
Program kegiatan BUDI DAYA IKAN POLRES MERANGIN ini juga bertujuan untul merubah mindset masyarakat
Kabupaten Merangin yang selama ini bergantung dengan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) dan
beralih melaksanakan kegiatan positif dengan menjaga lingkungan salah satunya budidaya ikan air tawar seperti
ikan lele, ikan sema dan lain sebagainya.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 43
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 44
PENANAMAN TANAMAN PRODUKTIF POLRES MERANGIN
Kehidupan manusia sangat bergantung pada kondisi lingkungan hidup dan tempat manusia tinggal. Lingkungan
merupakan bagian dari kehidupan manusia. Bahkan, manusia menjadi salah satu komponen dari lingkungan hidup
itu sendiri. Dengan demikian, lingkungan hidup sangat penting bagi keberlangsungan hidup. Kerusakan lingkungan
hidup di Indonesia semakin hari kian parah. Kondisi tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan
manusia. Tingkat kerusakan alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Penyebab terjadinya kerusakan alam
dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia salah satunya Pertambangan
Emas Tanpa Ijin (PETI).
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan sehingga dapat
mengancam kenyamanan dan meningkatkan kerentanan kehidupan Masyarakat. Ancaman kenyamanan tersebut
berupa bencana alam yang diakibatkan karena ulah manusia itu sendiri. Ulah manusia yang dilakukan dengan
semena-mena dalam memanfaatkan dan mengelola kekayaan alam tanpa memperhatikan keadaan lingkungan.
Berkaitan Hal tersebut Polres Merangin Hadir dibawah kepemimpinan AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K
dengan terobosan Program kegiatan PENANAMAN TANAMAN PRODUKTIF POLRES MERANGIN yakni Program
kegiatan ini dilaksanakan bersama-sama Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melalui KPH Kabupaten Merangin dan
Dinas Pertanian Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan penanaman tanaman produktif.
Program kegiatan PENANAMAN TANAMAN PRODUKTIF POLRES MERANGIN bertujuan untuk merubah mindset
masyarakat Kabupaten Merangin yang selama ini bergantung dengan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin
(PETI) dan beralih melaksanakan kegiatan positif yakni dengan menjaga dan melestarikan lingkungan salah
satunya penanaman pohon yang produktif seperti nangka sayur, jambu air, mangga dll.
POLRES MERANGIN HADIR-BERBUAT-BERMANFAAT || 45