47
b) Dirajenad:
(1) mengendalikan penyusunan program dan anggaran
garbektramja;
(2) mengendalikan pelaksanaan kebijakan Kasad dalam
garbektramja;
(3) mengendalikan pengoperasionalan dan pembuatan peranti
lunak yang berkaitan dengan garbektramja; dan
(4) mengendalikan perkembangan serta permasalahan
garbektramja.
c) Kasubditbinsiaplurja:
(1) mengendalikan jenis bektramja yang akan dilaksanakan;
(2) mengendalikan pengajuan anggaran garbektramja dalam satu
tahun;
(3) mengendalikan pelaksanaan program kerja dan anggaran
garbektramja;
(4) mengendalikan pelaksanaan kebijakan Dirajenad dalam
garbektramja;
(5) mengendalikan pembuatan renlakgiat pada setiap
garbektramja; dan
(6) mengendalikan pelaksanaan evaluasi permasalahan
garbektramja.
2) Tingkat Kotama/Balakpus.
a) Pang/Dan/Gub/Ir/Dir/Ka:
(1) mengendalikan permintaan calon peserta bektramja; dan
(2) mengendalikan semua usulan calon peserta bektramja
b) Kaajen/Kabagpers mengecek usulan calon peserta dengan melihat
tembusan surat usulan Pang/Dan/Gub/Ir/Dir/Ka Kotama/Balakpus kepada
Dirajenad.
3) Tingkat Satminkal. Dan/Ka Satminkal:
a) mengendalikan permintaan calon peserta bektramja dari
Kotama/Balakpus; dan
b) mengendalikan pemenuhan calon peserta bektramja dari Panglima/
Kabalakpus.
48
c. Pelaksanaan.
1) Tingkat Pusat.
a) Kasad:
(1) mengendalikan pelaksanaan penetapan Petunjuk Pelaksanaan
Program dan Anggaran (PPPA) bidang garbektramja;
(2) mengendalikan pelaksanaan kebijakan garbektramja; dan
(3) mengendalikan pelaksanaan garbektramja.
b) Dirajenad:
(1) mengendalikan pelaksanaan penyusunan program dan
anggaran garbektramja;
(2) mengendalikan pelaksanaan kebijakan Kasad dalam
garbektramja;
(3) mengendalikan pelaksanaan pengoperasionalan dan
pembuatan peranti lunak yang berkaitan dengan garbektramja; dan
(4) mengendalikan pelaksanaan pelaporan perkembangan serta
permasalahan garbektramja.
c) Kasubditbinsiaplurja:
(1) mengendalikan penentuan jenis bektramja yang akan
dilaksanakan;
(2) mengendalikan penentuan anggaran garbektramja dalam satu
tahun anggaran;
(3) mengendalikan pelaksanaan program dan anggaran
garbektramja;
(4) mengendalikan menyelenggarakan rapat;
(5) mengendalikan pelaksanaan kebijakan Dirajenad dalam
garbektramja; dan
(6) mengendalikan pelaksanaan evaluasi permasalahan
garbektramja.
2) Tingkat Kotama/Balakpus.
a) Pang/Dan/Gub/Ir/Dir/Ka:
(1) mengendalikan permintaan dan pengiriman calon peserta
bektramja; dan
49
(2) mengendalikan pelaksanaan pengiriman semua usulan calon
peserta bektramja.
b) Kaajen/Kabagpers mengecek apakah calon peserta bektramja telah
melaporkan diri kepada Subditbinsiaplurja Ditajenad (Balai Pembekalan
Keterampilan).
3) Tingkat Satminkal. Dan/Ka Satminkal:
a) mengendalikan permintaan calon peserta bektramja dari
Kotama/Balakpus; dan
b) mengendalikan pengiriman usul calon peserta bektramja.
d. Pengakhiran.
1) Tingkat Pusat.
a) Kasad:
(1) mengendalikan pelaksanaan kegiatan Program dan Anggaran
(PPPA) bidang garbektramja; dan
(2) mengendalikan hasil evaluasi Program dan Anggaran (PPPA)
bidang garbektramja.
b) Dirajenad:
(1) mengendalikan secara teknis hasil evaluasi dan kegiatan
garbektramja; dan
(2) mengendalikan secara teknis laporan garbektramja.
c) Kasubditbinsiaplurja:
(1) mengendalikan laporan kegiatan dan anggaran garbektramja;
(2) mengendalikan pelaksanaan kegiatan serta permasalahan
garbektramja; dan
(3) mengendalikan laporan pelaksanaan kegiatan garbektramja.
2) Tingkat Kotama/Balakpus.
a) Pang/Dan/Gub/Ir/Dir/Ka:
(1) mengendalikan rekapitulasi usulan calon peserta bektramja;
dan
(2) mengendalikan pengiriman calon peserta bektramja.
50
b) Kaajen/Kabagpers memonitor ke satuan asal mantan peserta bektramja
tentang kembali ke satuan tepat waktu.
3) Tingkat Satminkal. Dan/Ka Satminkal:
a) mengendalikan pengusulan calon peserta bektramja; dan
b) mengendalikan pengiriman calon peserta bektramja dari Panglima/
Kabalakpus.
BAB VI
PENUTUP
24. Keberhasilan. Disiplin untuk menaati ketentuan yang ada dalam Petunjuk Teknis
tentang Penyelenggaraan Pembekalan Keterampilan Kerja ini akan sangat berpengaruh
terhadap keberhasilan pelaksanaan penyelenggaraan pembekalan keterampilan kerja di
lingkungan TNI AD.
25. Penyempurnaan. Hal-hal yang dirasakan perlu dan berkaitan dengan adanya
tuntutan kebutuhan untuk penyempurnaan Petunjuk Teknis tentang Penyelenggaraan
Pembekalan Keterampilan Kerja ini, agar disarankan kepada Kasad melalui Komandan
Kodiklat Angkatan Darat sesuai dengan mekanisme umpan balik.
Autentikasi a.n. Kepala Staf Angkatan Darat
Direktur Ajudan Jenderal Angkatan Darat, Direktur Ajudan Jenderal,
Erry Herman, M.P.A. tertanda
Brigadir Jenderal TNI
Erry Herman, M.P.A.
Brigadir Jenderal TNI