The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Media Pembelajaran Geografi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by inolaujung11, 2022-05-22 23:23:46

Kumpulan Materi

Media Pembelajaran Geografi

Keywords: Geografi

KUMPULAN MATERI MEDIA PEMBELAJARAN

Canva, Powtoon, Video Scribe, Kinemaster

Oleh:
Philipi Fernando Sinaga

(3203331018)
Geografi 2020

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2022

1. Canva

“Analisis Keruangan Pada Sistem Informasi Geografis (SIG) Terkait Potensi
Wilayah”

A. PENGERTIAN DAN JENIS POTENSI WILAYAH

Potensi wilayah adalah kemampuan suatu daerah yang berupa sumber daya yang bisa
digunakan, dieksploitasi, dan diambil manfaatnya untuk dikembangkan secara lebih lanjut
sehingga bisa meningkatkan dan menciptakan kemampuan wilayah yang memadai.

B. JENIS POTENSI WILAYAH

a. Sumber Daya Alam

• Ruang angkasa: pengorbitan satelit untuk riset dan penginderaan wilayah.
• Hutan: hutan lindung, hutan produksi, dan hutan konservasi.
• Laut: potensi ikan, dan keragaman biota laut.
• Tambang: minyak bumi, batu bara, emas, besi, belerang, dan batu gamping.
• Tanah: vulkanik, humus, dan gambut.
• Air: minum, MCK, pertanian, dan industri.
• Pertanian: makanan pokok, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
b. Sumber Daya Manusia: Kemampuan, keahlian, dan keterampilan yang dimiliki oleh
penduduk suatu negara merupakan modal utama dalam mengelola SDA.

c. Pariwisata: cagar alam, pantai, pegunungan, dan kawasan budaya.

d. Sarana-prasarana wilayah: jaringan air bersih, listrik, dan jalan.

e. Transportasi: transportasi publik dan bandara.

C. MANFAAT SIG TERHADAP POTENSI WILAYAH
a. Manajemen Tata Guna Lahan/Ruangan

SIG digunakan untuk menemukan zonifikasi lahan yang sesuai karakteristik lahan yang
ada. Misalnya zonifikasi perkotaan diperuntukkan sebagai daerah permukiman,
industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum dan jalur hijau. Sedangkan
zonifikasi perdesaan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian dan permukiman.

Selain itu, SIG digunakan untuk pemanfaatan ruang agar sesuai dengan kondisi fisik
dan sosial yang ada. Misalnya penataan ruang perkotaan, perdesaan, permukiman,
kawasan industri, kawasan pertanian, dll

b. Inventarisasi Sumber Daya Alam
Dalam inventarisasi sumber daya alam, SIG berfungsi untuk:

• Mengetahui potensi dan persebaran sumber daya alam.
• Mengetahui persebaran kawasan lahan, seperti:
• Kawasan lahan yang mengalami perubahan (alih fungsi lahan)
• Kawasan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan
• Kawasan hutan yang masih baik dan sudah rusak
• Kawasan lahan potensial dan lahan kritis
• Rehabilitasi dan konservasi lahan.
• Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan.
c. Mengawasi Daerah Rawan Bencana Alam

SIG dapat dimanfaatkan dalam pemantauan, pencegahan, dan rencana pembangunan
kembali daerah bencana.
d. Bidang Sosial Budaya
Dalam bidang sosial budaya, SIG dapat dimanfaatkan untuk :
• Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
• Mengetahui pendataan dan pengembangan jaringan transportasi, pusat pertumbuhan
dan pembangunan penduduk, kawasan industri, sekolah, serta pendataan dan
pengembangan permukiman.
e. Pengelolaan Lingkungan
Manfaat SIG dalam upaya memetakan kondisi lingkungan, melakukan pengukuran,
monitoring dan melakukan pemodelan, misalnya:
• Pemetaan wilayah erosi
• Penentuan arah pemanfaatan lahan
• Pemantauan perubahan lingkungan
• Pemetaaan daerah bahaya bencana alam
• Pemetaan wilayah potensial SDA dan lingkungan hidup
• Pemetaan kawasan budidaya
• Pemetaan kawasan lindung
• Pemetaan tata ruang

2. Powtoon

“Analisis Keruangan Pada Sistem Informasi Geografis (SIG) Terkait Kesehatan
Lingkungan”

A. ANALISIS KERUANGAN PADA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG):
1. Klasifikasi

Proses ini yaitu mengelompokkan data keruangan (spasial) menjadi data keruangan
yang berarti.
2. Overlay

Proses ini yaitu menganalisis dan mengintegrasikan (tumpeng tindih) dua atau lebih
data keruangan yang berbeda.
3. Buffering
Analisis ini menghasilkan sebuah penyangga yang bisa berbentuk lingkaran atau
polygon yang melingkupi suatu objek sebagai pusat sehingga kitab isa mengetahui
berapa parameter objek dan luas wilayahnya.

Menurut WHO (World Health Organization), Kesehatan lingkungan adalah suatu
keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat
menjamin keadaan sehat dari manusia. Menurut WHO, sig dalam Kesehatan
masyarakat dapat digunakan sebagai:

• Menentukan distribusi geografis penyakit.
• Analisis trend spasial dan temporal.
• Pemetaan populasi beresiko.
• Stratifikasi factor risiko.
• Penilaian distribusi sumberdaya.
• Perencanaan dan penetuan intervensi.
• Monitoring penyakit.

WHO ada 17 ruang lingkup Kesehatan lingkungan, yaitu:

• Penyediaan air minum
• Pengelolaan air buangan dan pengendalian pencemaran.
• Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
• Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan
• Dan lain lain

Menurut Pasal 22 Ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup Kesehatan lingkungan ada
8, yaitu:

• Penyehatan air dan udara
• Pengamanan limbah padat/sampah
• Pengamanan limbah cair
• Pengamanan limbah gas
• Pengamanan radiasi
• Pengamanan kebisingan
• Pengamanan vector penyakit
• Penyehatan dan Pengamanan

Beberapa contoh pemanfaatan sig dalam bidang Kesehatan:

• Memonitor status Kesehatan untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan yang ada di
masyarakat

• Mendiagnosa dan menginvestigasi masalah serta resiko Kesehatan di masyarakat
• Membangun dan menggerakkan hubungan kerja sama dengan masyarakat untuk

mengidentifikasi dan memecahkan masalah Kesehatan

• Membangun kebijakan dan rencana yang mendukung usaha individu maupun
masyarakat dalam menyelesaikan masalah Kesehatan.

3. VideoScribe

“Karakteristik Negara Maju dan Persebaran”
A. Negara Maju

Negara maju adalah negara berdaulat yang memiliki kualitas hidup yang tinggi,
ekonomi yang maju dan infrastruktur teknologi yang canggih relatif dibandingkan
negara-negara yang kurang maju lainnya. Negara-negara yang memiliki pendapatan
minimal US$11.906 per tahun atau lebih dapat disebut sebagai negara maju.

B. Karakteristik Negara Maju

Adapun karakteristik negara maju sebagai berikut:

• Memiliki Pendapatan Per-Kapita Yang Tinggi
Negara yang maju memiliki pendapatan per kapita yang tinggi tiap tahunnya. Menurut
kantor perwakilan perdagangan Amerika Serikat (USTR), negara dengan pendapatan
perkapita diatas US$12.375 per tahun, digolongkan sebagai negara maju. Dengan
memiliki pendapatan per kapita yang tinggi, nilai ekonomi negara tersebut akan
terdongkrak. Oleh karena itu, jumlah kemiskinan bisa diatasi.

• Kecilnya Angka Pengangguran
Di negara maju, angka pengangguran tergolong kecil karena setiap penduduknya bisa
mendapatkan pekerjaan. Salah satu negara maju seperti Amerika Serikat, memiliki total
pekerja produktif sebanyak lebih dari 163 juta jiwa per Januari 2022 (Statista). Dengan
tingginya jumlah tenaga kerja dan kecilnya angka pengangguran, maka negara bisa
dikatakan sukses dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya yang
sedang dalam masa produktif. Masyarakat yang bekerja juga turut menyumbang angka
PDB perkapita suatu negara.

• Menguasai IPTEK
Penduduk negara maju cenderung sudah sangat menguasai IPTEK. Oleh karena itu,
dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga sudah menggunakan teknologi canggih dan
alat-alat modern untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Terlebih pada masa saat
ini, dimana teknologi begitu besar peranannya dalam aktivitas dan keseharian kita.
Maka negara yang unggul dalam sektor teknologi akan besar peluangnya untuk menuju
negara maju. Beberapa negara maju yang unggul karena mengandalkan teknologinya
yakni Finlandia. Negara kecil di utara benua Eropa ini menempati urutan pertama di
dunia, di depan Amerika Serikat, sebagai negara dengan teknologi paling maju di dunia,
menurut laporan terbaru yang disusun oleh program pembangunan PBB (UNDP).

• Sistem Pendidikan Yang Baik
Pemerintah di negara maju memberikan jaminan pendidikan dasar kepada seluruh
masyarakatnya, selain itu negara maju memiliki sistem kurikulum pendidikan yang
berkualitas sehingga peserta didik dapat mengembangkan dan mengeksplorasi
potensinya. Kualitas tenaga pendidik juga merupakan hal yang penting untuk
mendukung kemajuan sistem pendidikan suatu bangsa.Tenaga pendidik harus mampu
menyesuaikan cara mengajar dengan perubahan kurikulum dan tentunya bisa
memanfaatkan penggunaan teknologi yang mampu mempermudah proses belajar
mengajar.

• Terjaminnya Kesehatan
Selain terjaminnya keamanan, kesehatan pada sebuah negara maju juga sudah terjamin.
Hal ini ditandai dengan berbagai fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit
dan petugas medis yang terlatih dan handal. Oleh karena itu, angka kematian pada
negara maju bisa ditekan dan angka harapan hidup penduduknya bisa tinggi. Selain itu,
dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, perkembangan penduduk di negara
maju juga bisa terkontrol.

• Keamanan Terjamin
Tingkat keamanan negara maju sudah lebih terjamin jika dibandingkan dengan negara
berkembang. Hal ini juga merupakan efek samping dari canggihnya teknologi di negara
maju. Dengan teknologi yang canggih, fasilitas keamanan dan teknologi persenjataan
juga turut berkembang menjadi lebih baik.

• Tingkat Ekspor Lebih Tinggi Dibanding Impor
Tingkat ekspor di negara maju lebih tinggi dibandingkan tingkat impor karena
unggulnya SDM dan teknologi yang dimiliki. Selain itu, negara tersebut juga sangat
baik dalam memanfaatkan hasil SDA untuk kemakmuran negara. Hal ini terbukti dari
Tiongkok yang kini menjadi negara adidaya karena fokus pada perdagangan dan
berhasil menjadi eksportir nomor 1 di dunia.

C. Persebaran Negara Maju Di Dunia

Adapun persebaran negara maju didunia antara lain:

• Benua Eropa : Inggris, Jerman, Swiss, Prancis, Italia, Denmark, Belanda, dan sebagian
besar negara Benua Eropa adalah negara maju.

• Benua Australia : Australia dan Selandia Baru
• Benua Asia : Jepang, Korea Selatan, Singapura, Cina (Taiwan dan Hongkong) Benua

Amerika : Kanada dan Amerika Serikat
• Benua Afrika : (Belum ada negara di Benua Afrika yang termasuk dalam negara maju)

4. Kinemaster

“Karakteristik dan Persebaran Negara Berkembang Didunia”

A. Pengertian negara berkembang

Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk mengelompokkan negara-negara
di dunia berdasarkan tingkat perekonomian, kualitas hidup penduduk, dan tingkat
pendapatannya yang masih berkembang dan akan terus tumbuh.

B. Karakteristik negara berkembang

Secara garis besar, negara berkembang saat ini belum mencapai target pembangunannya.
Namun pembangunan tersebut ada pada banyak faktor, misal dari kualitas pendidikan,
sumber daya manusia, kekuatan ekonomi, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan
kualitas hidup masyarakat di negara tersebut masih belum bisa memenuhi target.

C. Ciri-ciri negara berkembang

Adapun ciri-ciri dari negara berkembang sebagai berikut:

• Pendapatan per kapita yang cenderung rendah
Pendapatan per kapita di negara berkembang tidak sebesar negara maju karena masih
tingginya angka pengangguran.

• Keamanan Tidak Terjamin
Tidak seperti di negara maju, keamanan di negara berkembang masih sangat minim dan
tidak layak.

• Minimnya Fasilitas Kesehatan
Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga tergolong minim. Belum banyaknya
fasilitas kesehatan yang layak pakai menyebabkan penduduk di negara berkembang
lebih rentan terserang penyakit.

• Besarnya Angka Pengangguran
Di negara berkembang, angka pengangguran masih tergolong tinggi karena lowongan
pekerjaan yang tersedia masih belum tersebar secara merata.

D. Persebaran negara berkembang

Adapun persebaran negara berkembang di dunia antara lain:

• Benua Asia: Afganistan, Arab Saudi, Bahrain, Irak, Israel, Kuwait, Lebanon, Oman,
Palestine, Qatar, Cyprus, Suriah, Turki, Uni Emirat Arab, Yaman, Yordania,
Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, Sri lanka, Brunei Darussalam,
Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Timor Leste,
Vietnam, Armenia, Azerbaijan, Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan,
Korea Utara, Mongolia, China.

• Benua Amerika: Belize, Dominica, El Salvador, Grenada, Guatemala, Haiti, Honduras,
Kepulauan Bahama, Kosta Rika, Kuba, Meksiko, Nicaragua, Panama, Puerto Rico,
Republik Dominika, Saint Lucia, Saint Vincent, Grenadines, Trinidad dan Tobago,

Argentina, Bolivia, Brazil, Chile, Ecuador, Guyana, Guyana Prancis, Paraguay, Perú,
Suriname, Uruguay, dan Venezuela.
• Benua Eropa: Albania, Azerbaijan, Bosnia, Bulgaria, Belarus, Georgia, Kroasia,
Kosovo, Latvia, Lithuania, Macedonia, Montonegoro, Ukraina, Moldova, Polandia,
Rumania, dan Serbia.
• Benua Afrika: Semua negara di Benua Afrika tergolong negara berkembang.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.geografi.web.id/2020/03/analisis-keruangan-pada-sistem-informasi-geografis-
terkait-potensi-wilayah-dan-kesehatan-lingkungan.html

https://geohepi.hepidev.com/2020/12/20/analisis-sistem-informasi-geografis-untuk-
kesehatan-lingkungan/
https://www.bola.com/ragam/read/4492033/pengertian-negara-maju-dan-berkembang-ciri-
ciri-serta-daftar-negaranya

https://prezi.com/gpgnrm0aif2l/karakteristik-amp-persebaran-negara-maju-dan-negara-
berkembang/

https://geohepi.hepidev.com/2020/12/20/negara-maju-dan-berkembang/

https://geohepi.hepidev.com/2020/12/20/negara-maju-dan-berkembang/

https://www.zenius.net/prologmateri/geografi/a/1147/karakteristik-negara-berkembang

https://repository.unikom.ac.id/33232/1/SIFAT%20DAN%20KARAKTER%20NEGARA%2
0BERKEMBANG.pdf


Click to View FlipBook Version
Previous Book
ບົກຮຽນ
Next Book
แผนการจัดการเรียนรู้ คณิตศาสตร์คอมพิวเตอร์