The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Membuat E-book dari novel karya Siti Habibah, dibuat perkelomok oleh Chinta Elisa H, Familia Yolanda, Tessa Monika S

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by familiayolanda506, 2023-01-17 14:32:06

Althario

Membuat E-book dari novel karya Siti Habibah, dibuat perkelomok oleh Chinta Elisa H, Familia Yolanda, Tessa Monika S

Keywords: #ebook #simdig

Sinar mentari sedikit demi sedikit mulai naik menyinari bumi. Suara kicauan burung terkalahkan dengan deruan mesin kendaraan yang mulai memadati jalanan ibu kota. Jika kamu bisa melihat dunia ini dari ketinggian dan matamu menembus dinding-dinding rumah, kamu akan melihat di sebuah rumah sederhana yang tak terlalu megah, di sebuah kamar yang didominasi warna pink dengan sinar matahari yang sudah menembus jendela kamarnya. Terlihat seorang gadis dengan baju bergambar kartun dua bocah laki-laki dengan rambut plontos masih saja sibuk membuat pulau di bantal dengan rambut seperti singa. Jam weker yang sedari tadi berbunyi nyaring sudah dibantai habis hingga pecah berkeping keping, Mengenaskan. "KeyziaAAA BANGUUUN!" Suara gedoran pintu kamar yang brutal juga terus berbunyi sedari tadi tak mampu membangunkan si pemilik kamar. "KEY GUE TINGGAL YA!" Suara teriakan dengan nada ancaman itu terdengar kembali. Disusul berbagai umpatan yang terus terdengar untuk membangunkan gadis tersebut. Pintu kamar terbuka, menampilkan sosok gadis dengan penampilan yang sangat kacau. "Berisik. Gue baru tidur jam 4 subuh ini," ujarnya sembari menguap lebar. Matanya masih terpejam malas. "UDAH JAM 7 PAGI ASTAGA! HARI INI ADA UPACARA LO MAU DIBANTAI PAK YONO?!" Tampaknya tidak sedikit pun gadis yang membangunkanaya itu menurunkan nada bicaranya.


Gadis itu hanya mengerjapkan matanya berusaha untuk mengumpulkan nyawa. Perlahan, Otaknya sedikit demi sedikit mulai mencerna. Jam 7 Pagi? “ASTAGFIRULLAH’ALAZIM KENAPA LO BARU BANGUNIN GUE!!” pekiknya histeris lalu berlari kilat menuju kamar mandi. Sedangkan perempuan yang telah rapi dengan seragamnya itu hanya melongo. Suara derap langkah sepatu yang saling beradu dengan langkah sepatu lainnya terasa semakin tendengar. Suasana kantin seketika menjadi bising dan heboh. Sebagian kaum hawa sudah sibuk dengan memperbaiki penampilan dan merapikan seragam mereka. Sebagian lagi sudah membuka matanya lebarlebar tak ingin sampai ketinggalan objek yang akan mereka lihat sebentar lagi. Pemandangan hal seperti ini sudah biasa di mata siswa-siswi SMA Exsa Dirgantara semenjak adanya mereka. "Mereka datang,” seruan itu spontan membuat semua mata menatap ke arah mereka. EGRYON Itulah julukan mereka di sekolah ini. Mereka merupakan sosok paling berpengaruh dan dikenal menakutkan jika sudah berhadapan dengan yang namanya peperangan. Mereka adalah penguasa sekaligus perisai bagi SMA Exsa Dirgantara Geng dengan jumlah yang tidak sedikit ini memiliki banyak relasi dengan sekolah lain juga. Dikenal dengan motto "angel or devil" yang memiliki makna mereka bisa menjadi malaikat pelindung namun


juga dapat menjadi iblis pencabut nyawa bagi siapa saja yang mengusik ketenangan mereka Berlian dibalas berlian darah dibalas darah EGRYON'S CORE Dimulai dari sang pemimpin Egryon. Althario Marganamahendra, cowok jangkung dengan tinggi badan 185 cm ini merupakan ketua ekstrakalikuler basket di sekolahnya. Terkenal dengan sikap dingin dan tatapan tajamnya. Pelit ekspresi dan kejam, namun dia akan menjadi orang pertama yang maju lebih dulu ketika keluarga dan teman-temannya dalam masalah. Jangan meremehkan kemampuan otaknya. Laki-laki dengan IQ 140 ini juga memiliki segudang prestasi dalam akademik dan non akademik. Motto hidupnya: Nakal boleh. Bega jangan! Digta Rey Ibrahim. Lak-laki dengan tinggi badan 185 ini merupakan ketua ekstrakulikuler futsal sekaligus wakil ketua Egryon. Terkenal dengan sifat playboy dengan mantan dan gebetan merajalela. Tapi siapa sangka jika laki-laki yang memiliki jurus seribu cara menaklukkan gadis ini adalah pemenang lomba debat Bahasa Inggris tingkat provinsi, tapi zonk kalau sudah berurusan dengan mata pelajaran lainnya. Ezaquel Brilliano Khalis Aryuda. pemenang olimpiade fisika tingkat Sekolah Menengah Atas sederajat tingkat nasional tahun ini. Dikenal sebagai sosok paling pendiam dan pengamat paling baik di antara teman-temannya. Laki-laki dengan tinggi 185 cm ini merupakan wakil ketua ekstrakulikuler bela diri karate. Dia juga pemain inti basket, sekaligus seorang Walt Egryon's attack strategy Agustira Alip Nugroho. Mahir dalam membobol WiFi orang merupakan anugerah tersendiri baginya. la merupakan anggota inti futsal disekolahnya. Cowok dengan tinggi badan 186 cm ini juga


memiliki sifat humble, soft dan penyayang binatang. Jangan lupakan fakta bahwa ia juga seorang Walt Defene and Egryan's security Bastiono Gilang Ardana. Memiliki sifat mirip dengan Digta, playboy kelas kakap. Memiliki banyak penggemar karena sifat ramah, humoris dan cerianya. Laki-laki asli Bandung ini memiliki tinggi badan 184 cm dan menjabat sebagai wakil ketua eskul olahraga basket sekaligus bendahara Egryon. Ali Yusuf Aksa Pratama. Laki-laki yang dikenal dengan panggilan Ucup ini memiliki sifat ramah dan humoris. Laki-laki manis dengan tinggi badan 183 cm ini merupakan pemain inti eskul futsal sekaligus sekretaris Egryon. Jangan tanya mengapa, karena hanya ia dari keenamnya yang memiliki tulisan tangan paling bagus dan rajin menulis. Nulis puisi dan gombalan maksudnya, bukan pelajaran. Ingat! Walt (Sebutan pemimpin kelompok dalam Egryon) Althar berjalan paling depan dengan raut wajah dinginnya seperti biasa, kemudian disusul Eza yang memasang ekspresi serupa dengan earphone tersampir di lehernya. Berbanding terbalik dengan Ucup dan Agus yang beberapa kali tersenyum kecil dan menyapa balik orang-orang yang baru saja menyapanya. Lalu, dua makhluk tampan yang berjalan paling belakang. Digta dan Gilang saat ini sibuk tebar pesona dengan tampang khas playboynya siap memikat gadis-gadis di sekitarnya. "Kak Digta ada blackcard?" teriak salah saru siswi dengan pakaian cukup ketatnya. "Ada sayang ada," jawab Digta mengedipkan matanya menggoda.


Click to View FlipBook Version