Latsar CPNS Golongan II Angkatan XXXV
Pemerintah Kabupaten Madiun
LAPORAN AKTUALISASI
PENINGKATAN KEPATUHAN PASIEN
COVID-19 DALAM PEMAKAIAN MASKER
OKSIGEN MELALUI EDUKASI DAN
PEMBERIAN LEAFLET DI RUANG WIJAYA
KUSUMA RSUD CARUBAN KABUPATEN
MADIUN
SRIYATI,A.Md.Kep ( writer )
YULIP LESTARI,S.Kep.Ners ( mentor )
Ir.BIASWORO ADISUYANTO AKa. MM ( coach )
1
LEMBAR PERSETUJUAN
LAPORAN AKTUALISASI
PENINGKATAN KEPATUHAN PASIEN COVID-19 DALAM PEMAKAIAN
MASKER OKSIGEN MELALUI EDUKASI DAN PEMBERIAN LEAFLET
DI RUANG WIJAYA KUSUMA RSUD CARUBAN
KABUPATEN MADIUN
Disusun Oleh:
Nama : SRIYATI,A.Md.Kep
NIP : 19851015 202012 2 005
NDH : 22
Telah diseminarkan melalui Seminar Laporan Aktualisasi
pada tanggal 15 Oktober 2021
Dalam Jaringan ( Daring )
Menyetujui
Pembimbing Mentor
Ir.Biasworo Adisuyanto Aka,MM Yulip Lestari,S.Kep.Ners
Widya Iswara Ahli Utama Kepala Ruang Wijaya Kusuma
NIP. 19640625 199703 1 002
NIP.19750528 200604 2 006
2
BERITA ACARA
SEMINAR LAPORAN AKTUALISASI
Pada hari ini,tanggal 15 Oktober 2021 telah dilaksanakan seminar Laporan
Aktualisasi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XXXV Tahun 2021
Pemerintah Provinsi Jawa Timur ,
Nama : Sriyati,A.Md.Kep
NDH : 22
Judul : Peningkatan Kepatuhan Pasien Covid-19 Dalam Pemakaian Masker
Oksigen Melalui Edukasi Dan Pemberian Leaflet Di Ruang Wijaya Kusuma
RSUD Caruban Kabupaten Madiun
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh :
Mentor Penyaji
Yulip Lestari,S.kep.Ners Sriyati,A.Md.Kep
NIP.19750528 200604 2 006 NIP.19851015 202012 2 005
Coach Penguji
Ir.Biasworo Adisuyanto,Aka,MM Sodik Heri Purnomo,S.Si
NIP. 19640625 199703 1 002 NIP. 19691218 199703 1 003
3
KATA PENGANTAR
Puji syukur hanya kepada Allah SWT yang telah memberi petunjuk dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Aktualisasi yang
berjudul “ Peningkatan Kepatuhan Pasien Covid-19 Dalam Pemakaian Masker
Oksigen Melalui Edukasi Dan Pemberian Leaflet Di Ruang Wijaya Kusuma RSUD
Caruban” sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Pelatihan Dasar CPNS
Golongan II Angkatan XXXV.
Dalam penyusunan Laporan Aktualisasi ini, penulis tentu mendapatkan banyak
bantuan dan masukan dari berbagai pihak.Oleh karena itu, penulis mengucapkan
terimakasih yang tak terhingga kepada :
1. Bapak H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos selaku Bupati Madiun
2. Bapak Aries Agung Paewi,S,STP,M.M selaku Kepala BPSDM Provinsi Jawa
Timur
3. Ibu Endang Setyowati,SH,M.M selaku Kepala BKD Kabupaten Madiun
4. drg. Farid Amirudin selaku Direktur RSUD Caruban
5. Ir.Biasworo Adisuyanto, Aka.MM selaku Widyaiswara dan coach yang telah
memberikan ilmu,bimbingan dan arahan dalam penyusunan
RancanganAktualisasi
6. Ibu Yulip Lestari, S.Kep.Ners selaku mentor dan Kepala Ruang
WijayaKusuma yang telah memberikan banyak saran dan dukungan
7. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan
RancanganAktualisasi ini yang tidak dapat penulis satu persatu.
Penulis menyadari sepenuhnya dalam penyusunan Laporan Aktualisasi ini
masih banyak kekurangan,oleh karena itu Penulis membuka diri untuk segala saran
dan kritik yang membangun guna perbaikan di masa yang akan datang.Semoga
Laporan Aktualisasi ini dapat memberikan manfaat untuk menambah infomasi bagi
masyarakat dan untuk pengembangan wawasan.
Madiun, September 2021
Penulis
Sriyati,A.Md.Kep
NIP.19851015 202012 2 005
4
DAFTAR ISI 2
3
HALAMAN JUDUL 4
LEMBAR PEERSETUJUAN 5
BERITA ACARA 6
KATA PENGANTAR 8
DAFTAR ISI 9
PROFIL INSTNASI 10
PROFIL PESERTA 11
TUGAS JABATAN 13
DESKRIPSI ISU 14
IDENTIFIKASI ISU 23
GAGASAN PEMECAHAN ISU
KEGIATAN AKTUALISASI
KESIMPULAN DAN SARAN
5
Profil instansi
RSUD CARUBAN Kabupaten Madiun didirikan pada tahun 1993/1994 pada
saat Bupati Madiun dijabat oleh Ir. Kadiono.RSUD Caruban beralamatkan diJl.
A.Yani KM 2 Caruban Madiun.RSUD CARUBAN menempati lahan seluas 60.486
m2 dan baru 70 % luas lahan yang digunakan untuk bangunan, parkir dan
pertamanan.Hal ini menandakan Rumah Sakit masih memungkinkan untuk
dikembangkan baik dari sisi kualitas pelayanan maupun sarana dan prasarana
pelayanan. LAYANAN UNGGULAN YANG SUDAH
DILAKSANAKAN :
VISI : Menjadi Rumah Sakit
Kebanggaan 1. Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi
masyarakat. (RSSIB)
MISI : Mengingkatkan 2. Pelayanan Hemodialisa ( Cuci darah )
penyelenggaraan 3. Pelayanan Dokter Spesialis
pelayanan kesehatan
dan rujukan yang Pembinaan Lansia
profesional, bernutu,
beretika,bercirikan LAYANAN UNGGULAN YANG AKAN
modern serta DIKEMBANGKAN :
berfokus pada
kesehatan pasien dan 1. Trauma Center
kepuasan pelanggan. 2. Pelayanan Rawat Inap Jiwa
6
PELAYANAN DI RSUD CARUBAN :
a. Pelayanan Gawat Darurat 24 Jam Pelayanan Rawat Inap dan perawatan Intensif
b. Pelayanan Rawat Jalan - Kelas III
- Poli Umum - Kelas II
- Poli Anak - Kelas I
- Poli Kandungan dan Kebidanan - Paviliun
- Poli Bedah - HCU
- Poli Penyakit Dalam - Perinatologi / NICU
- Poli Mata - ICU dan isolasi ICU
- Poli THT-KL - ICCU
- Poli Gigi dan Mulut - Isolasi Covid-19
- Poli Syaraf Pelayanan Penunjang Medik
- Poli Orthopaedi - Instalasi Bedah Sentral (OK)
- Poli Jantung - Pelayanan Laboratorium
- Poli Paru - Instalasi Radiologi 24 jam
- Poli DOTS - Instalasi Farmasi 24 jam
- Poli Urologi - Instalasi Gizi
- Poli Rehabilitasi Medik - Instalasi pemulasaraan Jenasah
- Poli Jiwa Pelayanan Penunjang Non Medik
- Poli Gizi - Instalasi Rekam Medik
- Poli VCT - Instalasi Diklat
- Poli Anaestesi - Instalasi Humas dan Promkes
- Poli Geriatri - Intalasi Sanitasi
- Instalasi Linen
- Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
- Instalasi Pemeliharaan Sarana (IPS)
- Instalasi Klaim
- Instalasi Teknologi Informasi
- Instalasi Mutu
7
Profil PESERTA
Nama : Sriyati.A.Md.Kep
Formasi Jabatan : Perawat Terampil
NIP : 198510152020122005
Tempat, Tanggal Lahir : Ngawi,15 Okt 1985
Alamat : Ds.Campurasri Kec.
Karangjati,Kab.Ngawi
Nomor Telepon : 085203884555
Email : [email protected]
Instansi : RSUD Caruban
Alamat Instansi :Jln.A.Yani KM 2
Caruban- Madiun
RIWAYAT PENDIDIKAN
Nama Sekolahan Tahun Lulus Program Studi
-
SDN Campurasri I 1998 -
SMPN 1 Karangjati 2001 -
SMAN 1 Mejayan 2004
AKPER Pemkab Ngawi 2007 D III Keperawatan
8
TUGAS JABATAN
Sesuai dengan Sasaran Kinerja 9. Melakukan intervensi
Pegawai ( SKP ) berdasarkan pada keperawatan spesifik yang
butir tugas Permenpan No. 35 Tahun sederhana di area anak
2019, tugas perawat terampil meliputi
: 10. Melakukan intervensi
1. Melakukan pengkajian keperawatan spesifik yang
sederhana di area maternitas
keperawatan dasar pada individu
2. Melakukan komunikasi terapeutik 11. Melakukan intervensi
keperawatan spesifik yang
dalam pemberian asuhan sederhanadi areakomunitas
keperawatan
3. Melaksanakan edukasitentang 12. Melakukan intervensi
perilaku hidup bersih dan sehat keperawatan spesifik sederhana
dalam rangka melakukan di area jiwa
upayapromotif
4. Memfasilitasi penggunaan alat-alat 13. Melakukan tindakan terapi
pengamanan/ pelindung fisik pada komplementer/ holistik
pasien untuk
mencegahrisikocedera pada 14. Melakukan tindakan
individu dalam rangka upaya keperawatan pada pasien
preventif dengan intervensi pembedahan
5. Memberikan oksigenasi sederhana pada tahap pre/intra/ post
6. Memberikan tindakan operasi
keperawatanpada kondisi gawat
darurat/ bencana/ kritikal 15. Memberikan perawatan pada
7. Memfasilitasi suasana lingkungan pasien dalam rangka melakukan
yang tenang dan aman serta perawatan paliatif
bebas resiko penularan infeksi
8. Melakukan intervensi keperawatan 16. Memberikan dukungan/ fasilitasi
spesifik yang sederhana pada kebutuhan spiritual pada kondisi
area medikal bedah kehilangan/ berduka/ menjelang
ajal dalam pelayanan
keperawatan
17. Melakukan perawatan luka
18. Melakukan dokumentasi
tindakan keperawatan.
9
DESKRIPSI ISU
Temuan isu strategis
ISU KONDISI SAAT INI KONDISI YANG DIHARAPKAN
NO STRATEGIS Masih banyaknya pasien yang Dengan adanya kie perawat terhadap pasien
1. Pasien covid
terlalu sering kurang patuh terhadap diharapkan pasien akan lebih mengerti dan
melepas pemakaian masker oksigen paham manfaat dan cara memakai masker
masker oksigen oksigen yang tepat
2. Personal Banyak pasien covid-19 yang Dengan pen-kes dari perawat diharapkan
hygiene yang berada dalam kondisi stabil mampu mengubah perilaku pasien yangmana
kurang terjaga masih mengabaikan tentang dari kurang perduli dengan kebersihan diri
dari pasien pentingnya kebersihan dirinya menjadi lebih perduli dengan kebersihan
covid-19 pribadi karena dengan menjaga kebersihan
diri akan membantu proses penyembuhan dari
keadaan sakitnya
3. Kurangnya Masih tingginya angka sebaran KIE yang baik antara perawat dan pasien
pemahaman covid-19 tidak di imbangi maupun keluarga tentang penyakit covid
pasien dan dengan tingkat pengetahuan diharapkan akan memberikan wawasan yang
keluarga yang baik dari keluarga lebih luas ,sehingga pasien maupun keluarga
tentang maupun pasien akan mengetahui tentang bagaimana cara
penyakit covid- mengatasi kondisi lanjutan dari prognosa
19 penyakit
4. Kurangnya Masih banyak pasien dan Dengan pemberian pemahaman melalui
pemahaman keluarga yang belum paham kie,diharapkan pasien maupun keluarga akan
pasiendan tentang ruang isolasi covid- menjadi lebih mengerti tentang ruang isolasi
keluarga 19,sebagai contoh masih covid-19
tentang ruang adanya keinginan dari pasien
isolasi covid-19 ataupun keluarga untuk
menunggui pasien yang dirawat
5. Ketidakpatuhan Masih ada pasien covid-19 KIE perawat terhadap pasien tentang manfaat
pasien covid-19 yang menyembunyikan obat pemberian terapi oral diharapkan membantu
dalam atau membuang obat yang meningkatkan kepatuhan pasien dalam minum
meminum obat diberikan perawat obat.selain itu dilakukan pengawasan
langsung selama minum obat dan dibuatkan
lembar jadwal minum obat pasien
10
IDENTIFIKASI ISU
Isu-isu tersebut dianalisis menggunakan metode AKPL untuk mengetahui
isu yang paling dominan.Analisis tersebut dapat dilihat pada tabel.
Seleksi Isu Menggunakan Metode AKPL
NO ISU AKPL TO RAN
TAL KING
1 Ketidakpatuhan pasien covid-19 yang sering melepas masker 5 3 5 5 18 I
oksigen
2 Personal hygiene yang kurang terjaga dari pasien covid-19 3 2 3 3 11 IV
3 Kurangnya pemahaman pasien dan keluarga tentang penyakit 4 4 4 4 16 II
covid-19
4 Kurangnya pemahaman pasien dan keluarga tentang ruang 4 3 2 3 12 III
isolasi covid-19. 2112 6 V
5 Ketidakpatuhan pasien covid-19 dalam meminum obat oral
Adapun kriteria penetapan indikator AKPL, 4 : Menyangkut hajat hidup orang banyak
yaitu : 5 : Sangat menyangkut hajat hidup orang
Aktual : banyak
1 : Pernah benar-benar terjadi Problematik
2 : Benar-benar sering terjadi
3 : Benar-benar terjadi dan bukan 1 : Masalah sederhana
2 : Masalah kurang kompleks
menjadi pembicaraan 3 : Masalah cukup kompleks namun tidak
4 : Benar-benar terjadi terkadang
perlu dicarikan solusi
menjadi bahan pembicaraan 4 : Masalah kompleks
5 : Benar-benar terjadi dan sedang 5 : Masalah sangat kompleks sehingga
hangat dibicarakan perlu dicarikan segera solusi
Kekhalayakan Kelayakan
1 : Tidak menyangkut hajat hidup 1 : Masuk akal
orang banyak 2 : Realistis
3 : Cukup masuk akal dan realistis
2 : Sedikit menyangkut hajat hidup 4 : Masuk akal dan realistis dan relevan
orang banyak
untuk dimunculkan Inisitif
3 : Cukup menyangkut hajat hidup pemecahanMasalah
orang banyak
11
Berdasarkan penetapan isu dengan menggunakan teknik AKPL, dapat
dikerucutkan menjadi tiga isu yang kemudian akan dipertimbangkan kembali untuk
dijadikan isu prioritas. Kemudian tiga isu tersebut kembali diidentifikasi dengan
menggunakan teknik U(Urgency), S(Seriousness), dan G(Growth).
Seleksi Isu Menggunakan Metode USG
NO ISU U S G TOTAL RANKING
1 Ketidakpatuhan pasien covid-19 yang 5 5 5 15 I
sering melepas masker oksigen
2 Kurangnya pemahaman pasien dan 444 12 II
keluarga tentang penyakit covid-19
3 Kurangnya pemahaman pasien dan 333 9 III
keluarga tentang penyakit covid-19
Kriteria penetapan
Urgency: Seriousness
1 : Tidak penting 1 : Akibat yang ditimbulkan tidak serius
2 : Kurang penting 2 : Akibat yang ditimbulkan kurang serius
3 : Cukup penting 3 : Akibat yang ditimbulkan cukup serius
4 : Penting 4 : Akibat yang ditimbulkan serius
5 : Sangat penting 5 : Akibat yang ditimbulkan sangat serius
Growth:
1 : Tidak berkembang
2 : Kurang berkembang
3 : Cukup berkembang
4 : Berkembang
5 : Sangat berkembang
Berdasarkan pendekatan analis teknik AKPL dan USG tersebut, maka
diperoleh kesimpulan yang mengarah pada isu: “Ketidakpatuhan Pasien Covid-19
Yang Sering Melepas Masker Oksigen
Dampak dari isu
1. Terjadinya perburukan kondisi ( menjadi semakin kritis ).
2. Terjadinya kematian.
3. Menurunnya kualitas pelayanan publik di mata masyarakat.
12
GAGASAN PEMECAHAN ISU
8 kegiatan aktualisasi
1. Melakukan
konsultasi dengan
mentor terkait
kegiatan aktualisasi.
2. Mengumpulkan
bahan literasi.
3. Melakukan konsultasi
dengan mentor dan teman
sejawat mengenai isi leaflet.
4. Membuat design leaflet
5. Melakukan konsultasi
dengan mentor dan
teman sejawat terkait
design leaflet yang
akan dicetak.
6. Melakukan edukasi
dan pemberian media
leaflet.
7. Melakukan evaluasi
kegiatan.
8. Menyusun laporan
kegiatan aktualisasi
13
1. Melakukan konsultasi dengan mentor
terkait kegiatan aktualisasi.
Nilai Dasar Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 06
September 2021.Pertemuan dengan
Akuntabilitas : mentor yaitu ibu Yulip lestari,S.Kep.Ners
Adanya saran dan masukan menunjukkan dilakukan secara offline di Ruang Wijaya
sikap partisipatif mentor. Kusuma RSUD Caruban Kabupaten Madiun.
Nasionalisme : Dengan tahapan :
Sila ke 3, masukan dan saran mentor
menunjukkan sikap kerjasama. Menghubungi mentor untuk
Sila ke 4, jadwal pertemuan ditetapkan menentukan waktu dan tempat
dengan cara musyawarah yang telah konsultasi.
disepakati bersama.
Etika Publik : Memaparkan permasalahan yang
Melakukan konsultasi dengan akan dibahas untuk kegiatan
memperhatiakn sopan santun, menghargai aktualisasi
komunikasi, konsultasi dan kerjasama.
Komitmen Mutu : Meminta saran dan persetujuan dari
Melakukan konsultasi yang berorientasi mutu mentor mengenai kegiatan
serta efektif dan efisien. aktualisasi yang akan dilaksanakan.
Anti Korupsi :
Konsultasi dengan penuh kejujuran, Output/ hasil
tanggungjawab dan adil serta memanfaatkan
waktu dengan disiplin. Lembar kegiatan konsultasi
Lembar persetujuan mentor
Dokumentasi kegiatan
14
2.Mengumpulkan bahan literasi
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 07 - 09
September 2021.Pengumpulan bahan literasi
berjalan dengan lancar.Literasi bersumber dari
internet dan beberapa buku.
Output / Hasil Nilai Dasar
Tersusunnya referensi terkait isi Akuntabilitas :
Pengumpulan referensi
leaflet dilakukan dengan penuh
tanggungjawab
Dokumentasi kegiatan
Etika Publik :
Pengumpulan bahan literasi dan
referensi dilakukan secara
cermat dan disiplin.
Komitmen Mutu :
Pengumpulan literasi dan
referensi mengedepankan
mutu,menggunakan waktu
secara efektif dan efisien.
15
3. Melakukan konsultasi dengan mentor dan
teman sejawat mengenai isi leaflet.
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 13
September 2021.Pertemuan dengan
mentor dan teman sejawat dilakukan
secara offline di Ruang Wijaya Kusuma
RSUD Caruban Kabupaten Madiun.
Tahapan kegiatan :
Mengumpulkan referensi dari
berbagai sumber ( buku, internet ).
Mengolah referensi dari berbagai
sumber
Output / Hasil: Etika Publik :
Konsultasi dilakukan dengan penuh
Lembar konsultasi Dokumentasi kesopanan
kegiatan
Komitmen Mutu :
NILAI DASAR: Diskusi yang mengedepankan mutu,
menggunakan waktu diskusi secara efektif
Akuntabilitas : dan efisien
Adanya masukan dan saran menunjukkan
sikap partisipatif rekan kerja Anti Korupsi :
Konsultasi dilakukan dengan penuh kejujuran ,
Nasionalisme : tanggungjawab dan adil serta memanfaatkan
waktu konsultasi dengan disiplin 16
TahSailapkaen3,Kdeaglaimatmaenlaksanakan kegiatan
mendengarkan saran dan masukan yang
melibatkan rekan kerja lain yang terkait
4. Membuat design leaflet
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 14 Nilai Dasar
September 2021. Karena isi design leaflet
sudah dikonsulkan dengan mentor maupun Akuntabilitas :
teman sejawat terlebih dahulu, maka proses
pembuatannya lebih mudah dan berjalan Membuat design leaflet merupakan
dengan lancar wujud tanggungjawab dari kegiatan.
Tahapan Kegiatan Nasionalisme :
- Menyusun isi dari leaflet. Dalam pembuatan design leaflet perlu
- Membuat design leaflet. dilakukan musyawarah secara
kekeluargaan, menghargai pendapat
Output / Hasil oranglain, dan menghormati keputusan
yang ada.
- Leaflet
- Dokumentasi kegiatan. Etika Publik :
Penyusunan design leaflet harus
dilakukan secara jujur, bertanggung-
jawab dan berintegritas tinggi
Komitmen Mutu :
Membuat inovasi untuk meningkatkan
pelayanan yang efektif dan efisien.
Anti korupsi :
Pembuatan design harus didasari pada
tanggungjawab dan kerja keras sehingga
kegiatan yang dilakukan dapat berjalan
dengan baik.
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 14
September 2021. Isi dan design leaflet
dikonsulkan terlebih dahulu dengan
mentor dan teman sejawat sebelum
dicetak.
17
5. Melakukan konsultasi dengan mentor dan teman
sejawat terkait leaflet yang akan dicetak.
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 13 September Nilai Dasar
2021. Pertemuan dengan mentor dan teman
sejawat dilakukan secara offline di Ruang Wijaya Akuntabilitas :
Kusuma RSUD Caruban Kabupaten Madiun Adanya saran dan masukan menunjukkan
sikap partisipatif mentor.
Tahapan Kegiatan
Nasionalisme :
1. Menghubungi mentor untuk rencana Sila ke 3, masukan dan saran mentor
konsultasi isi leaflet menunjukkan sikap kerjasama.
Sila ke 4, jadwal pertemuan ditetapkan
2. Meminta pendapat tentang isi leaflet yang dengan cara musyawarah yang telah
akan dicetak, apakah masih perlu revisi. disepakati bersama.
3. Melakukan pencetakan leaflet Etika Publik :
Melakukan konsultasi dengan
Output / Hasil memperhatikan sopan santun, menghargai
komunikasi, konsultasi dan kerjasama.
- Lembar konsultasi
- Leaflet. Komitmen Mutu :
- Dokumentasi kegiatan. Melakukan konsultasi yang berorientasi
mutu serta efektif dan efisien.
Anti korupsi :
Konsultasi dilakukan dengan penuh
kejujuran, tanggungjawab dan adil serta
memanfaatkan waktu dengan disiplin.
18
6.,MELAKUKAN EDUKASI DENGAN MEDIA LEAFLET
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 20 - 25 September 2021.
Edukasi kepada pasien dilakukan di dalam ruang perawatan masing-masing pasien covid-19
di Ruang Wijaya Kusuma RSUD Caruban Kabupaten Madiun.Edukasi kepada keluarga
dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp dengan memberikan e-leaflet dan video edukasi.
Edukasi kepada pasien maupun keluarga berjalan dengan lancar,keluarga maupun pasien
covid-19 kooperatif.
Tahapan Kegiatan :
- Menyiapkan sarana dan prasarana
- Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada
pasien dan keluarga
- Menjelaskan maksud dan tujuan
- Membagikan leaflet dan e-leaflet
- Melakukan edukasi
19
Output / Hasil
- Sarana dan
prasarana
lengkap.
- Pasien/keluarga
menjawab
salam.
- Memberikan
eduksi dengan
ramah.
- Dokumentasi
kegiatan.
NILAI DASAR
Akuntabilitas
Melakukan edukasi kepada pasien merupakan bentuk tanggungjawab dalam
pekerjaan.
Nasionalisme
Sila ke 2,edukasi dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Etika Publik
Penyampaian edukasi secara sopan dan transparan
Komitmen Mutu
Edukasi dilakukan dengan ramah,transparan dan bertujuan untuk perbaikan
berkelanjutan
Anti korupsi
Dalam penyampaian informasi atau edukasi saya lakukan dengan baik untuk
mencapai hasil yang memuaskan ,serta bersikap jujur dan adil
20
7.Melakukan evaluasi kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan Nilai Dasar
tanggal 27 September
Akuntabilitas :
2021.Pertemuan dengan Pelaksanaan evaluasi saya lakukan dengan
mentor dilakukan secara offline penuh tanggungjawab, transparan, dan jujur
di Ruang Wijaya Kusuma RSUD
Nasionalisme :
Caruban Kabupaten Madiun . Evaluasi saya laksanakan dengan
mengedepankan sikap saling menghormati,tidak
Tahapan Kegiatan diskriminatif,dan amanah.
Mengevaluasi hasil edukasi Etika Publik :
Saya melakukan evaluasi dengan sikap cermat
Output / Hasil dan berintegritas tinggi
- Draft evaluasi edukasi. Komitmen Mutu :
Evaluasi saya lakukan dengan efektif dan efisien
- Dokumentasi kegiatan. dan mengoptimalkan mutu
Anti korupsi :
Berani melakukan evaluasi data secara jujur,
penuh tanggungjawab dan adil
21
8. Menyusun laporan kegiatan
aktualisasi
Penyusunan Laporan Aktualisasi NILAI DASAR
dimulai pada tanggal 27
September 2021 sampai 02 Akuntabilitas :
Oktober 2021 penyusunan laporan altualisasi dilakukan
dengan penuh tanggungjawab, transparan,dan
Tahapan Kegiatan jujur.
- Mengumpulkan bukti Etika Publik :
pelaksanaan kegiatan penyusunan laporan kegiatan aktualisasi harus
dilakukan secara jujur,bertanggung jawab dan
- Penyusunan laporan aktualisasi berintegritas tinggi
Output/ Hasil Komitmen Mutu :
kegiatan penyusunan laporan dilakukan secara
- Laporan aktualisasi. efektif dan efisien dan mengoptimalkan mutu
- Dokumentasi kegiatan
Anti korupsi :
penyusunan laporan harus didasari pada
tanggungjawab dan kerja keras sehingga
kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan
baik.
22
KESIMPULAN DAN SARAN
Dari pelaksanaan 8 kegiatan yang telah dilaksanakan selama aktualisasi,didapatkan suatu kesimpulan
yaitu terjadinya peningkatan kepatuhan pasien covid-19 dalam pemakaian masker oksigen.Hal ini terlihat dari
kemampuan pasien covid-19 dalam memahami manfaat terapi oksigen,mempraktekan cara pemakaian masker
oksigen yang benar dengan dibuktikan melalui sikap tidak sering lagi melepas masker oksigen yang
digunakan.Peningkatan kepatuhan ini juga karena partisipasi aktif keluarga dalam memberikan motivasi dan
semangat kepada pasien covid-19.
Nilai ANEKA yang meliputi Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi telah
teraktualisasikan dengan baik dalam 8 kegiatan tersebut.Sehingga kegiatan aktualisasi berjalan dengan baik
dan lancar.
SARAN
Setelah melakukan kegiatan aktualisasi di Ruang Wijaya Kusuma
RSUD Caruban, diharapkan kegiatan edukasi terus berlanjut dan
berkelanjutan.Sehingga tiap-tiap pasien covid-19 dapat mengerti
tentang pentingnya untuk bersikap patuh dalam pemakaian masker
oksigen bagi proses penyembuhan penyakit covid-19.Selain itu
kegiatan inovasi ini diharapkan mampu menambah optimalisasi
nilai pelayanan publik dan kepuasan penerima pelayanan
kesehatan akan meningkat.
23
Peningkatan Kepatuhan Pasien Covid-19 Dalam Pemakaian Masker Oksigen Melalui Edukasi
Dan Pemberian Leaflet Di Ruang Wijaya Kusuma RSUD Caruban Kabupaten Madiun
1 Melakukan konsultasi 2 Mengumpulkan bahan
dengan mentor terkait literasi
kegiatan aktualisasi
3 Melakukan konsultasi 4 Membuat design leaflet
dengan mentor dan teman
sejawat mengenai isi leaflet
5 Melakukan konsultasi dengan 6 Melakukan edukasi dan
mentor dan teman sejawat pemberian media leaflet
terkait leaflet yang akan dicetak
7 Melakukan evaluasi 8 Menyusun laporan
kegiatan. kegiatan aktualisasi
Penyusun
Sriyati, A.Md.Kep
Mentor
Yulip Lestari,S.Kep.Ners
Coach
Ir.Biasworo Adisuyanto,Aka,MM
24
Latsar CPNS Golongan II Angkatan XXXV
Pemerintah Kabupaten Madiun