MAJALAH KELAS SEMBILAN C
MAKECE
Teachers day SPEDEL
• • • @ofcc.9c
SALAM REDAKSI
Assalamualaikum.Wr.Wb
Seorang guru bukanlah pahlawan yang gugur di medan
perang, yang rela mengorbankan jiwa dan raganya. Namun
guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang mau
membagikan ilmunya, menjadi sosok orang tua kedua di
sekolah, serta mendidik kita selayaknya anak sendiri.
Tepat hari ini, tanggal 25 November 2022 kita akan
memperingati hari guru bersama. Hari guru dapat menjadi
momen dimana sekolah-sekolah mengadakan kegiatan
yang disukai banyak muridnya. Salah satu kegiatan yang
ditunggu adalah lomba majalah. Majalah ini dibuat dengan
menyusun tema Hari Guru Nasional, dimana di dalamnya
berisi serba serbi tentang guru dan pendidikan.
1. Alfian Reza Ardiansyah 17. Marshella Andina Rositasari
2. Alvian Dwi Pangestu 18. Maulita Sekar Ayu
3. Aqila Farrel Maulana 19. Maysarah Najwa Saputri
4. Arabella Winona Jodanta 20. Mohammad Rayhan Wicaksono
5. Ardian Bangun Wiranata 21. Muhammad Rasyiid Ramadhan
6. Athalia Shafa Maura 22. Mutiara Choirulazmi
7. Azara Naswa Widiatama 23. Najwa Diaz Hafidhah
8. Bernama Clara Jo Calista 24. Najwa Zahra Atika
9. Cahanaya Farra Maulida 25. Rahmadhia Najla Khairunnisa
10. Dinda Amelia Lestari 26. Raul Daffa Ramadhan
11. Febrian Yudha Asmara 27. Revan Arya Saputra
12. Friyal Naila Zaki 28. Richi Akhbar Novmarch Ri
13. Jaudaan Zia Shams 29. Safina Khaerin Mumtaza
14. Keiza Paninggraran 30. Seyra Rizqi Aulia
15. Kis Putriani 31. Wong Pramono Yogawica
16. Marsel Wichaksono 32. Yovita Yoga N.N
PUISI
PAHLAWAN RAHASIAKU
Guru,
Kau pahlawan tanpa tanda jasa
Mengabdi untuk bangsa dan negara
Membagi ilmu untuk kami semua
Dengan penuh kesabaran yang tiada batasnya
Tanpa guru, takkan ada yang kita tahu
Tanpa guru, takkan ada yang kita mampu
Tanpa guru kita hanyalah debu
Yang terbang tersapu angin ke arah yang tak
tertentu
Terimakasih guruku
Harapan dan doa kupanjatkan untukmu
Semoga Allah melindungi mu selalu
Doa dari murid-muridmu menyertaimu selalu.
@alvnpgstu_
PUISI
SEJUTA KATA TERIMAKASIHKU
KARIKATUR
TIDAK ADA YANG TIDAK BISA
SEMUA BISA,JIKA TAU CARANYA
BERDOA DAN BERUSAHA
#bismillah sukses
Raul Daffa
KARIKATUR
“Tuntutlah ilmu, tapi tidak dengan
melupakan ibadah, dan
kerjakanlah ibadah tapi tidak
boleh lupa pada ilmu.”
#Hasan Al Bashri
-Marsel Wichaksono-
ARTIKEL @YOVITANIRWANA
FAKTA UNIK HARI
GURU NASIONAL
FAKTA UNIK HARI GURU NASIONAL YANG
DIPERINGATI SETIAP 25 NOVEMBER
Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru nasional. Hari Guru
adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati
pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. Di beberapa
negara, hari guru merupakan hari libur sekolah. Di Indonesia, Hari Guru Nasional
diperingati bersama hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Hari Guru Nasional bukan hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara
peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala
sekolah, dan pengawas sekolah. Guru di Indonesia dianggap sebagai pahlawan
tanpa tanda jasa.
Sejarah Hari Guru Nasional
Hari Guru Nasional ditetapkan Presiden Soeharto pada tanggal 25 November 1994,
dengan sebuah Keputusan Presiden, yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 tentang
Hari Guru Nasional. PGRI sendiri terbentuk pada 25 November 1945, yang digagas
oleh Rh. Koesnan, Djajeng Soegianto, Amin Singgih, Soetono, Soemidi Adisasmito,
Ali Marsaban, dan Abdullah Noerbambang. Sebelum menjadi persatuan para guru,
perkumpulan ini bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).
PGHB sendiri didirikan pada tahun 1912 dan beranggotakan kepala sekolah, guru
bantu, guru desa, sampai perangkat sekolah lainnya. Kemudian pada tahun 1932
nama PGHB dirubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).
Fakta Unik Hari Guru
Lagu Hymne Guru diciptakan oleh seorang guru dari siulan
“Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam
sanubariku”. Pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan lagu yang satu ini. Lagu
berjudul Hymne Guru ini ternyata diciptakan oleh seorang guru dari sebuah siulan.
Sartono, guru kelahiran Madiun menciptakan lagu Hymne Guru dalam
keterbatasan alat musik. Meski begitu, lagu ciptaannya berhasil
memenangkan lomba cipta lagu pada Hari Pendidikan Nasional tahun
1980. Selain mendapat hadiah uang, Sartono mendapat kesempatan
untuk studi banding ke Jepang berkat lagu Hymne Guru.
Sartono menghembuskan nafas terakhir pada 1 November 2015 lalu
karena komplikasi penyakit yang dideritanya. Peran guru telah nyata
memberikan dampak pada kita semua. Tanpa sentuhan dan didikan
mereka mungkin kita tidak dapat menjadi seperti saat ini. Selamat Hari
Guru untuk semua guru di Indonesia. Jangan pernah lelah
menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak Indonesia.
Berawal dari perjuangan guru zaman Hindia Belanda
Semangat kebangsaan tak hanya dimiliki oleh para pejuang yang
memegang senjata ketika masa penjajahan. Kaum guru pun punya
rasa cinta tanah air agar Indonesia terbebas dari belenggu penjajah.
Atas dasar itulah organisasi perjuangan para guru dibentuk. Ketika itu
namanya masih Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).
Sesuai namanya, persatuan guru ini dibentuk ketika masa penjajahan
Belanda tepatnya pada 1912. Organisasi ini bersifat unitaristik yang
tidak membedakan status, gelar golongan bahkan gender. Anggotanya
pun terdiri dari Guru Bantu, Guru Desa, Kepala serta Penilik Sekolah.
Oleh : Muhammad Qumaedi (Guru SMA IT Insan Mandiri Cibubur)
CERPEN Buah Kesabaran
"Tunggal Aditya...!" Bu Risma memanggil Tunggal atau yang sering dipanggil
Cecep yang sedang tidur dipojokan kelas.
Bu Risma sangat emosi kepada Tunggal karena dengan seenaknya dia tidur
di kelas saat jam pelajaran Bu Risma.
"Cep, dipanggil Bu Risma" panggil Adi sedikit menyenggol kaki Tunggal.
Namun Tunggal tak kunjung bangun, ia justru berpindah posisi tidur.
Bu Risma yang sudah emosi dengan tunggal akhirnya mendatangi dimana
Tunggal tidur, dengan tangan yang berkacak pinggang Bu Risma meneriaki
Tunggal dengan sangat keras,
"TUNGGAL BANGUN...!!!" Tunggal yang kaget mendengar teriakkan Bu Risma
langsung membuka mata dan betapa terkejutnya Tunggal melihat Bu Risma
sudah berdiri di sampingnya dengan tangan di pinggang.
"m..maaf Bu,Tunggal tidur" kata Tunggal merasa bersalah.
"Kenapa tidur di kelas?", tanya Bu Risma
"saya ketiduran Bu, semalam baru tidur jam 3 subuh" jawab Tunggal
Bu Risma tidak membalas perkataan Tunggal, namun ia berjalan ke depan
kelas dengan raut muka yang serius.
"anak - anak, kalian itu ada masalah apa?" tanya Bu Risma
"dari kemarin kenapa kalian selalu bikin masalah terus?" lanjut Bu Risma
"kemarin Farhan dapet masalah sampai harus masuk ruang bk, sekarang
Tunggal tidur di kelas, jujur baru kali ini saya dapet anak murid sebandel
kalian" jelas Bu Risma panjang lebar
"apa yang bikin kalian sebandel ini?, apa kalian tidak nyaman dengan Bu
Risma?" tanya bu Risma
"tidak Bu..." satu kelas jawab serentak
"lalu apa?, apa kalian ingin ganti wali kelas?" tanya Bu Risma
"tidak bu, kami tidak ingin ganti wali kelas" saut satu siswa perempuan
bernama Icha.
"kami nyaman dengan Bu Risma, kami sayang dengan Bu Risma" tambah
Salma teman sebangku Icha.
"kalau kalian sayang sama Bu Risma ya buktikan, jangan sering buat Bu
Risma emosi" kata Bu Risma
"besok Bu Risma tidak mau mendengar lagi ada yang bikin masalah,
apalagi sampai masuk bk" tambah Bu Risma
"kalian paham sama maksud Bu Risma?" tanya Bu Risma pada anak di
kelas.
"paham Bu..." siswa siswi mejawab dengan serentak
Keadaan kelas menjadi hening dan damai saat Bu Risma mulai
melanjutkan materi yang terpotong tadi. Tak terasa jam sudah
menunjukkan pukul 15.00, waktunya untuk pulang.
siswa siswi mulai membereskan meja mereka, Dika sebagai ketua kelas
mulai memberi aba - aba untuk berdoa, setelah berdoa mereka
bersalaman dengan bu Risma dan satu persatu siswa mulai keluar dari
kelas.
~KEESOKAN HARINYA ~
Hari ini tepat dengan hari guru, guru-guru dan siswa sedang
melaksanakan upacara hari guru di lapangan. Setelah upacara selesai
guru-guru lanjut rapat di ruang guru. Siswa kelas XI mipa 2 sedang
merencanakan untuk memberi kejutan untuk Bu Risma, karena ini hari
guru.
Mereka mendekor ruangan kelas secantik mungkin, ada yang
menyiapkan kue untuk kejutan, ada yang menunggu Bu Risma untuk
masuk kelas.
Wakil ketua kelas, Icha Widya Prayudha, menyarankan
untuk memberi kejutan Bu Risma dengan membuat Bu
Risma emosi. Icha memerintahkan Farhan dan Adi untuk
pura-pura berkelahi, lalu Dika sebagai ketua kelas bertugas
untuk memanggil bu Risma dan memberi tahu kalau Farhan
dan Adi sedang berkelahi di kelas. Siswa di kelas sudah siap
untuk memberi kejutan Bu Risma, Farhan dan Adi juga
memulai aksinya untuk pura-pura berkelahi. Tunggal
menjaga di pintu dan memberi aba-aba jika Bu Risma sudah
datang.
Setelah 5 menit memanggil Bu Risma di ruang guru, Dika
kembali dengan Bu Risma disampingnya. Tunggal mulai
memberi aba-aba kepada teman-temannya. Tepat saat Bu
Risma sampai di depan kelas Farhan dan Adi berlaga sedang
berkelahi.
"astaga....ya Tuhan!!!" pekik Bu Risma saat melihat Farhan
dan Adi bertengkar
"kalian ini kenapa lagi?, apa ga capek cari masalah terus?"
tanya Bu Risma kepada Farhan dan Adi
"Farhan, ibu capek ya ngurusin kamu, kamu mau ibu bawa
ke bk lagi?" lanjut Bu Risma
"Kalian juga, kenapa ada temannya yang berantem
bukannya dipisah malah ditonton, kalian kira ini tontonan"
marah Bu Risma
"Ibu harus gimana lagi ngurusin kalian, ibu bener-bener
capek" kata Bu Risma
Saat Bu Risma sedang marah-marah di kelas, Icha, Shifa, Nadin
dan Salma sudah bersiap di depan kelas untuk memulai aksinya.
"Selamat hari guru Bu Risma, kami semua sayang Bu Risma"
sorak anak satu kelas
"astaga anak-anak, saya kaget" kaget Bu Risma
"Bu Risma selamat hari guru ya, kami minta maaf sudah buat Ibu
marah-marah tiga hari ini, ini semua rencana kita semua Bu, kita
buat kejutan buat Bu Risma, kita semua sayang Bu Risma, maaf
ya Bu" jelas Dika
"ya Tuhan nak...awalnya Bu Risma memang emosi ke kalian, tapi
terimakasih banyak sudah membuat kejutan ini" haru Bu Risma
"ibu juga minta maaf sudah marah-marah, ibu sedih anak murid
ibu terkenal masalah" sambung Bu Risma
"sekali lagi terimakasih sudah berupaya membuat kejutan ini,
sudah buat Bu Risma senang, terimakasih" kata Bu Risma
"iya bu, terimakasih kembali sudah sabar membimbing kami,
maafkan kami juga selama kami belajar sama ibu kami sering
membuat ibu marah, capek, tapi kami semua sayang Ibu" kata
Salma
Akhirnya anak kelas dan Bu Risma merayakan hari guru dengan
makan-makan di kelas.
"Jangan menyerah dalam mendidik saya dan
teman-teman yang lain ya, tetap menjadi guru
kami yang baik hati dan menyenangkan.
Maafkan kami bila banyak kenakalan dan
kejahatan yang kami lakukan."
@ddindaaamelia
CERPEN
GURU BARU
"Selamat pagi, semuanya!” teriak Bu Santi.
“Selamat pagi juga Bu Santi!” sahut anak anak kelas 9.
Ya, Bu santi adalah seorang guru baru yang mengajar ipa menggantikan pak
budi yang sudah pensiun, Ia mengajar di seluruh kelas 8 dan 9. Sekarang, aku
sudah kelas 9, jadi diajar oleh Bu Santi.
Oo iya, namaku Kezia Siregar. Panggilanku Zia. Seluruh anak pasti senang jika
di ajar Bu Santi, karena beliau suka bercanda dan sangat baik.
Namun, ada 1 anak yang tidak suka bila diajar Bu Santi, dialah Bulan, Katanya
Bu santi itu tidak baik, karena suka memberi tugas atau PR yang sangat
banyak, dalam 1x pertemuan, bisa sampai 4 PR’nya, namun anak anak yang
lain malah suka mengerjakan tugas dari Bu Santi, karena seru dan
menyenangkan.
Aku pun menasehati Bulan
“Lan, kamu tidak boleh seperti itu pada Bu Santi, beliau kan lebih tua”
nasehatku.
“ah, biarin aja aku tetep gak mau peduli! Titik!” teriak Bulan kencang.
“tapi, Lan” bujukku.
“tidak!!!” teriak Bulan kencang sambil beruraian air mata.
“Lan, mengapa kamu menangis?” tanyaku.
“Zia, tolong dengarkan aku dulu. aku tidak suka pada Bu Santi karena Dia
sudah menggantikan pak budi hikss.. yang jelas guru favoritku.. dan aku tidak
suka pada Bu Santi juga karena semua tugas yang diberikan Bu Santi aku
selalu tidak punya bahannya, jadinya.. hiks.. aku selalu minta pada teman yang
lain. sekarang, karena aku terlalu sering meminta bahannya.. sekarang teman
teman memusuhiku hiks.. maukah kamu menjadi sahabatku Zia? tapi, jangan
beritahukan kepada yang lain please..." jelasnya sambil mengulurkan tangan.
“tentu Lan, tapi kamu harus menyukai Bu Santi ya” balasku sambil
membalas uluran tangannya.
Bulan mengangguk, aku mengerti sekarang
“terima kasih ya Zia, sudah menjadi sahabatku” ujar Bulan.
“sama sama Lan” balasku.
Seiring berjalannya waktu, kulihat Bulan mulai menyukai Bu Santi
dan sering bertanya saat Bu Santi membuka pertanyaan setelah
menjelaskan materi, dan bahkan jika Bu Santi tidak masuk/ijin
saat waktu pelajaran nya, Bulan suka terlihat sedih... tetapi ia juga
paham kenapa Bu Santi tidak masuk saat jam pelajarannya.
~KEESOKAN HARINYA.. ~
Di siang hari yg sangat panas...
aku sedang berada di kantin untuk membeli minuman untuk
menyegarkan tenggorokan ku, tiba tiba...
"Zia" panggil Bulan
Kudengar Bulan telah memanggil dan berlari ke arahku
"Ada apa Lan? Tanyaku.
"2 hari lagi kan hari guru nih, gimana kalau kita beri hadiah untuk
Bu Santi?" Ujar Bulan.
"Wah ide bagusss, aku setujuuu!" jawabku kegirangan
" Ya udah, nanti pulang sekolah kerumahku yuk, kita buat hadiah
untuk Bu Santi bersama sama" ajak Bulan
"Yuk!!" jawabku
~SAAT HARI GURU TELAH TIBA ~
Di pagi menjelang siang, ada sekumpulan anak SMP yang sedang
melakukan upacara untuk memperingati hari guru.
"Ini kapan kelarnya coba" ujar Bayu
"Tau, panas bangetttt lagi" sahut siti menimpali.
"Sabar, bentar lagi selesai kok" balas Bulan dengan lembut
"Betul tu, ga sabaran banget sih" kataku.
"YAAAA!!" Balas Bayu dan Siti dengan kompak.
Tak terasa, waktu upacara telah selesai dan para para murid pun
bergegas pergi ke kelas nya masing masing.
"Zia, ini kapan kita nyerahin kado buat Bu Santi?" Tanya Bulan
"Nanti aja waktu pulang telah tiba, gimana setuju ga? ujarku
menimpali.
"Mmmm, setuju" jawab Bulan.
Tak terasa, bel waktu pulang pun berbunyi, anak anak pun
berhamburan dan siap siap untuk pulang. Terkecuali Zia dan Bulan,
mereka ingin mengejutkan Bu Santi dan memberikan hadiah yang
mereka buat saat Bu Santi sedang sendirian.
Terlihat dua anak sedang memantau seorang guru di ruangannya...
"Tuh, Bu Santi lagi sendirian kita kejutin yuk!" Ujarku
"Ayokk" jawabku
"1, 2, 3"
"SELAMAT HARI GURU BU SANTIIII" teriak kami kompak
"Astagfirullah kaliannn, bikin jantungan aja!!" kaget Bu Santi
"Hehehe, maaf bu kalau bikin jantungan, soalnya kami ingin
memberi kejutan ke Bu Santi" kata Bulan
"Astaga kirain mau ngapain" ujar Bu Santi
"Sekali lagi maaf ya bu hehhehehe" kata ku di sertai sedikit
tertawa
"Tidak apa apa, lain kali jangan di ulangi ya" ujar Bu Santi
menimpali
"Baik bu" ujar kami serempak sambil menundukkan kepala
"Oiya bu, kami punya hadiah buat Bu santi, tolong di terima ya bu"
ujar ku sambil mengulurkan tanganku yang memegang hadiah
"Iya bu tolong di terima ya hehehehe" ujar Bulan
"Astaga kalian, terimakasih banyakkk, Bu Santi merasa ga enak,
merasa merepotkan kalian" ujar Bu Santi sambil terharu dan
mengambil sebuah kado yang kita berikan
"Tidak kok Bu, kami membuat itu dengan senang hati dan ikhlas,
kami membuat itu karena ingin membalas budi karena telah
membimbing kami dengan baik hati, sabar dan menyenangkan."
"Iya bu, itu pun hadiah nya tidak sebesar kasih sayang dan jasa
jasa Bu Santi yang telah ibu berikan sampai saat ini."
"Astaga kalian, ibu jadi terharuuu." Ujar Bu Santi sambil
merentangkan tangannya.
"Maaf ya bu, kalau kita berdua dan teman teman sekelas sering
buat masalah dan keributan saat jam pelajaran ibu" ujar Bulan
sambil memeluk Bu Santi
"Iya bu, mohon maaf sekali jika kita ada salah yang di sengaja
maupun tidak di sengaja yang sehingga bisa membuat ibu
marah" Kataku sambil ikut memeluk Bu Santi.
"Tidak apa apa, itu memang resiko nya jadi guru, akan tetapi Bu
Sinta tetap bangga pada murid murid ibu dan kalian berdua,
jadilah murid yang pintar dan sukses ya. Banggakan orang tua
kalian di rumah dan ibu sendiri selaku yang mengajar kalian.
Semoga kalian dan murid murid ibu yang lainnya bisa
mengangkat derajat orang tua kalian dan sukses sehingga bisa
membahagiakan orang tua dan ibu selaku guru yang mengajar
kalian" nasihat Bu Sinta sambil mengelus kepala kami berdua.
"Aamiin, terima kasih ya bu atas doanya" ujar kami kompak.
"Sama sama" balas Bu Sinta.
~HAPPY TEACHERS' DAY ~
Semoga segala usaha bapak, ibu guru dalam mendidik kami dibalas
dengan beribu-ribu kebaikan, sehat selalu dan jangan lupa sama
kami ya pak, buk.
Dan maaf sering jajan pas jam pelajaran
Ardian Bangun
POSTER
@c.allmemouu
SELAMAT
HNariaGsionuarlu
25 NOVEMBER 2022
Terima kasih ku ucapkan
untuk semua jasamu yang
tak akan tergerus waktu
POSTER
TOKOH
MAS' ULA S,PD
Bu Ulla adalah wali
kelas yang hebat. Beliau
selalu mengajari kami
semua untuk menjadi
pribadi yang lebih baik.
Beliau juga sabar dalam
menghadapi kami. Untuk
Bu Ulla terimakasih
karena engkau sudah
mengajari dan memberi
kami ilmu yang
bermanfaat, maafkan
kami jika selalu berbuat
salah.
~ HAPPY TEACHER DAY ~
@CHNYYYAAA
TOKOH
SRI HARYATI S,PD
BU ATIK ADALAH GURU YANG SABAR DALAM MENGHADAPI
MURIDNYA, BU ATIK JUGA SELALU MEMBERIKAN PENJELASAN
DENGAN PELAN PELAN AGAR PARA MURID ITU MENGERTI. , BU ATIK
JUGA PERNAH BERCERITA SEDIKITNYA MURID DAHULU YANG MASUK
KE JURUSAN MATEMATIKA DAN SAMPAI AKHIRNYA BU ATIK
MEMILIH UNTUK MENGAMBIL JURUSAN DI BIDANG MATEMATIKA
LALU MENJADI GURU DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA, OLEH
KARENA ITU SAYA MEMILIH BU ATIK MENJADI TOKOH INSPIRASI
SAYA. TERIMAKASIH UNTUK SEMUA BIMBINGANMU BU ATIK,
TERIMAKASIH ATAS SEMUA ILMU YANG BU ATIK BERIKAN
~ HAPPY TEACHER DAY ~
@NZRATKA._
BU RETNO ADALAH SALAH Retno Kuspriyati, S.Pd
SATU GURU YANG guru seni budaya
MENGINSPIRASI SAYA. SAYA
TERKADANG TERSENTUH
MENDENGAR BU RETNO
BERCERITA MENGENAI ALUMNI
MURID SMPN 8 YANG SUDAH
SUKSES MERAIH IMPIAN
MEREKA. BU RETNO JUGA
SALAH SATU GURU YANG BAIK,
MENGERTI MURID, DAN
MENDIDIK MURIDNYA DENGAN
SANGAT BAIK. BU RETNO,
TERIMAKASIH ATAS SEMUA
BIMBINGANMU, KAMI
BERTERIMAKASIH ATAS SEMUA
ILMU YANG BU RETNO
BERIKAN.
~ HAPPY TEACHER DAY ~
CERITA BERGAMBAR
-revan arya-
CERITA BERGAMBAR
-febrian yudha-
OPINI
Menurut kami, hari guru itu sangat
menyenangkan, karena biasanya sekolah
akan mengadakan upacara untuk
memperingati hari guru nasional. Di situlah
saya merasa senang, karena dengan ikut
melaksanakan upacara, dengan begitu saya
juga ikut menghormati jasa jasa yang telah
di berikan oleh semua guru