The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rachellumbangaol580, 2021-12-08 01:32:54

Cerpen

Cerpen

Makanan Cepat
Saji

Oleh : Greivans Pemerena Tarigan

Pramenulis

Topik : Makanan Cepat Saji (Kepahlawanan)
Tujuan : Saya ingin memberikan kesadaran kepada orang lain
tentang bahaya mengkonsumsi makanan cepat saji.
Pembaca : Semua umur

Ide : Seorang anak laki-laki bernama Lisosomes yang hidup sangat
berkecukupan di dalam keluarganya. Lysosomes juga sangat
terobsesi mengkonsumsi makanan cepat saji. Teman sekolahnya yang
bernama Chlorophyll ingin membantu Liso untuk memakan sayuran
untuk menjadi lebih sehat. Suatu hari, Chloro menawarkan Liso
untuk makan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan, tetapi
Liso berkata tidak pada tawaran yang Chloro tawarkan. Chloro
mencoba memberi buah apel dan sepotong tomat untuk dicoba Liso,
tetapi Liso tetap menolak. Pada malam hari, Liso sakit perut dan dia
dibawa ke rumah sakit terdekat, dokter pun mengatakan bahwa dia
telah mengidap penyakit kanker usus. Dia mulai belajar memakan
makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan. Akhirnya Liso pun
sehat dan bisa bersekolah kembali.

Draf

Awal (Pengenalan Tokoh) : Ada seorang anak bernama Lysosomes
yang terlahir di keluarga yang berkecukupan. Liso juga terobsesi
mengkonsumsi makanan cepat saji, dia juga mempunyai teman
bernama Chlorophyll yang juga sering dipanggil Chloro, dia adalah
teman terdekat Liso sejak kecil.

Permulaan Konflik : Chloro juga melihat bahwa Liso suka memakan
makanan cepat saji yang membuatnya menjadi gemuk dan tidak sehat.
Lalu, Chloro pun berinisiatif untuk membantu Liso memakan makanan
yang sehat seperti sayuran dan buahan seperti pir, apel, dan sayuran
seperti selada, wortel, timun, dan jamur.

Klimaks (Puncak Permasalahan) : Saat Liso berulang tahun, Chloro
sahabatnya memberikan salad buah dan kue wortel, dengan alasan
untuk membantu Liso memakan makanan yang sehat, tetapi Liso pun
mengatakan tidak untuk memakan makanan sehat yang diberi oleh
Chloro. Malam telah tiba dan waktunya untuk tidur, tiba-tiba Liso jatuh
sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Dokter mendiagnosa bahwa
Liso memiliki penyakit kanker.

Antiklimaks (Masalah Mereda) : Chloro pun menghibur dan
memberikan semangat kepada Liso agar dia tetap berjuang untuk
sembuh. Oleh karena itu, Liso menjadi semangat lagi dan mulai pulih.

Penyelesaian : Pada akhirnya, Liso menjadi sehat dan dapat bersekolah
kembali. Beberapa tahun kemudian, Liso belajar keras dan mendapat
gelar dokter.

Makanan Cepat Saji
Oleh : Greivans Pemerena Tarigan

Ada seorang anak terlahir di keluarga yang sangat berkecukupan
bernama Lysosomes. Liso sangat terobsesi mengkonsumsi makanan
cepat jadi seperti hamburger, soda, dll. Setiap sarapan pagi dia selalu
makan kentang goreng dan nugget.

Liso juga tidak menyukai sayuran dan buah-buahan, teman sekolahnya
yang bernama Chlorophyll adalah sahabat Liso sejak kecil. Chloro juga
melihat kalau Liso suka memakan makanan cepat jadi yang
membuatnya menjadi gemuk dan tidak sehat. Saat Liso berulang tahun
Chloro sahabatnya memberikan salad buah dan kue wortel, dengan
alasan untuk membantu Liso memakan makanan yang sehat seperti
sayuran dan buah-buahan seperti pir, apel, dan sayuran seperti selada,
wortel, timun, dan jamur.

Saat Chloro menawari makanan sehat kepada Liso, Liso pun
mengatakan tidak untuk memakan makanan sehat yang diberi oleh
Chloro. Malam telah tiba dan waktunya untuk tidur, di tengah malam
Liso merasa sakit perut.

Liso dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa Liso telah
mengidap penyakit Kanker Usus seketika itu juga membuat Liso kaget
mendengar kabar itu. Liso pun menangis sejadi-jadinya ketika dokter
memvonis dia mengidap kanker usus. Upaya satu-satunya untuk
menyembuhkan Liso adalah operasi, karena kankernya sudah stadium
tiga. Dua hari kemudian, Lisa pun dioperasi oleh dokter. Pasca operasi,
kondisi Liso masih lemas dan malas makan, namun sahabatnya selalu
datang menghibur dan memberi semangat kepadanya.

Melihat kesabaran dan perjuangan sahabatnya Chloro, Liso akhirnya
terhibur dan semangat lagi, berjanji untuk tidak akan mengkonsumsi
makanan cepat saji lagi. Dalam masa pemulihan kesehatan Liso, dia
mulai belajar memakan makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan.
Akhirnya Liso pun sehat dan bisa bersekolah kembali.

Keesokan harinya, Liso ke sekolah dan bertemu dengan Chloro. Sejak
itu, Liso semangkin sehat dan semangkin mencintai buah dan sayuran.
Liso semakin sehat, semakin pintar dan tamat dari sekolahnya.
Beberapa tahun kemudian, Liso wisuda dan mendapat gelar dokter. Dia
bekerja sebagai dokter di desa yang sebagian penduduknya hidup
bertani. Liso pun mengabdikan dirinya menjadi dokter supaya
penduduk di sana tetap sehat.

Ada anak lelaki bernama Liso, dia sangat
menggemari makanan cepat saji. Liso juga
memiliki teman dekat bernama Chloro. Chloro
menginginkan Liso untuk mengganti pola
makanannya, tetapi Liso selalu tidak mau
berubah. Pada suatu malam, Liso terkena sakit
perut dan harus dibawa ke rumah sakit.
Ternyata dia memiliki Kanker Usus
dikarenakan obsesinya terhadap makanan
cepat saji. Akankah dia dapat melawan kanker
tersebut? Atau akankah penyakit itu tetap di
dalamnya dan ujungnya menyebar parah?


Click to View FlipBook Version