The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Lisa Susanti, 2024-01-31 20:38:46

LAPORAN KEG.PRAKTIK PAI-Kel 1 IX-4

LAPORAN KEG.PRAKTIK PAI-Kel 1 IX-4

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENYEMBELIHAN HEWAN (AYAM) PAI KELAS IX-4 Kelompok 1 NAMA KELOMPOK : 1. Ramang Dimas T. (28) 10. Andra Ringgo K.(05) 2. Rahma Nandang S. (26) 11. Moch Rizki H. (16) 3. Siti Rohmah A. (34) 12. Moch Syafi'i Ma'arif (18) 4. Alyssia Maharani S. (04) 13. Nadin Dwi Indah S. (22) 5. Fatimah Az-Zahra S. (08) 14. Nailah Nasywah F. (23) 6. Ike Putri Rahayu (11) 15. Oka Wanda W. (24) 7. Keylla Salsabila (12) 16. Abriyanshah S. (01) 8. Kholifatul Jamilah (13) 17. Ahmad Ata B. (02) 9. Miftakhul Jannah (14) 18. Rahmat Syahrul (27) PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SMP NEGERI 1 KREMBUNG DS.MOJORUNTUT KEC. KREMBUNG TELP 0318850795 SIDOARJO


KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas kelompok kami dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kali ini, dengan judul: "Praktik penyembelihan hewan". Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang dengan tulus memberikan doa, saran dan kritik sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dikarenakan terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak. Akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dunia pendidikan. Penulis


DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................................ KATA PENGANTAR....................................................................................................... DAFTAR ISI ..................................................................................................................... BAB 1 PENDAHULUAN a. Latar belakang......................................................................................................... b. Tujuan ..................................................................................................................... c. Manfaat .................................................................................................................. BAB II PEMBAHASAN a. Pengertian Patung Deformatif................................................................................. b. Proses pembuatan ................................................................................................... c. Kendala .................................................................................................................. BAB III PENUTUP a. Kesimpulan ............................................................................................................ b. Saran ...................................................................................................................... LAMPIRAN


BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang Allah Swt. mengaruniakan rezeki kepada semua makhluk ciptaan-Nya tanpa terkecuali.tumbuhan dan hewan. Sebelum mengonsumsi daging hewan perlu dilakukan penyembelihan terlebih dahulu. Namun, ada jenis hewan tertentu yang tidak perlu dilakukan penyembelihan terlebih dahulu, misalnya ikan. Penyembelihan hewan tidak bertujuan untuk menyakitinya, tetapi justru sebaliknya untuk memperlakukan hewan tersebut secara baik Sebelum memulai melakukan praktik penyembelihan akan lebih baik apabila kita terlebih dahulu sudah memahami materinya, mencakup tata cara penyembelihan, doa yang dibaca, dan lain lain. Juga tak lupa alat dan bahan yang kita gunakan, pastikan semuanya baik dan bersih sehingga memudahkan dalam proses penyembelihan nanti. Alasan kenapa kami memilih ayam untuk di sembelih karena jika di bandingkan dengan hewan lain, ayam adalah hewan yang paling terjangkau, mudah di temui, tidak terlalu susah di sembelih juga pengolahannya dan juga tak lupa juga atas perintah guru kami yang menghendaki ayam sebagai hewan untuk di sembelih. Atas usaha keras semua anggota kelompok juga tak lupa karena rahmat Allah SWT. Kegiatan praktik yang telah kami lakukan berjalan cukup lancar. Walaupun dengan berbagai kendala yang kami hadapi seperti cuaca yang kurang bagus, kesulitan menyembelih, dan lain lain kami bisa menyelesaikan tugas praktik ini dengan baik. Meskipun banyak kekurangan tetapi kami sudah berusaha dan cukup puas atas kinerja masing masing dan hasilnya. b. Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini antara lain : 1. Mampu dan mengerti mengenai cara penyembelihan hewan 2. Menyelesaikan tugas Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan nilai yang bagus


3. Bisa membantu dan menasihati orang lain apabila terdapat kesalahan dalam kegiatan penyembelihan hewan c. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari praktik penyembelihan hewan : 1. Bagi penulis Dapat menambah pengetahuan serta wawasan baru mengenai penyembelihan hewan, terutama dalam menyembelih ayam juga lebih memahami apa yang sebaiknya dilakukan dan cara penyembelihan yang baik dan benar. Juga menambah nilai praktik kami di mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) 2. Bagi masyarakat/pembaca Menambah wawasan tentang penyembelihan hewan terutama ayam agar lebih paham dengan cara yang baik dan benar


BAB II PEMBAHASAN a. Pengertian menyembelih hewan Menyembelih dalam syariat Islam adalah langkah melenyapkan ruh binatang dengan cara memotong leher kerongkongan dan tenggorokan serta dua urat nadi dengan alat yang tajam, kecuali gigi dan tulang atau cara lain yang dibenarkan oleh syariat Islam. Islam mengajarkan setiap hewan yang akan dikonsumsi harus disembelih sesuai ketentuan syariat. Daging hewan yang sudah disembelih akan menjadi sehat untuk dikonsumsi. Namun, perlu diketahui ada dua jenis hewan yang halal dikonsumsi tanpa disembelih terlebih dahulu, yaitu ikan dan belalang. Penyembelihan hewan harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar sesuai ajaran Rasulullah saw. Penyembelihan hewan tidak sama dengan mematikan. Mematikan hewan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, misalnya ditusuk, dicekik, diracun, atau dipukul. Penyembelihan dilakukan dengan cara dan ketentuan tertentu sesuai syariat. Hewan yang sudah disembelih akan menjadi baik dan suci serta halal untuk dimakan. Sebagai orang beriman, kita harus menyembelih hewan dengan baik dan benar, sebab penyembelihan yang tidak baik dan benar akan mengakibatkan hewan tersebut tidak halal untuk dikonsumsi Tata Cara Penyembelihan Hewan yang benar yaitu : Menyiapkan lubang penampung darah Hewan yang akan disembelih dihadapkan ke kiblat, lambung kiri di bawah Kaki hewan dipegang kuat-kuat atau diikat, kepalanya ditekan ke bawah Leher hewan diletakkan di atas lubang penampung darah yang sudah disiapkan Berniat menyembelih Penyembelihan yang disyariatkan dalam ajaran Islam adalah penyembelihan yang memenuhi ketentuan ketentuan berikut ini.


1). Ketentuan orang yang menyembelih Penyembelih beragama Islam Menyembelih dengan sengaja Penyembelih baligh dan berakal Penyembelih membaca basmalah 2). Ketentuan hewan yang akan disembelih Hewan dalam keadaan masih hidup Hewan tersebut termasuk hewan yang halal 3). Ketentuan alat penyembelih Alat yang digunakan tajam dan dapat melukai Alat tersebut tidak terbuat dari tulang, kuku, atau gigi 4). Ketentuan menyembelih Penyembelihan dilakukan pada urat leher sampai terputus saluran makan, pernapasan, dan dua urat lehernya Pada waktu menyembelih hewan, orang yahg menyembelih harus memastikan bahwa ia sudah memotong, memutuskan bagian-bagian berikut : tenggorokan, saluran makanan, dan dua urat leher yang ada di sekitar tenggorokan Apabila ketiga bagian tersebut sudah terputus, maka penyembelihan hewan menjadi sah b. Kendala Waktu perencanaan 1 minggu, dan untuk pengerjaannya hanya 1 hari. Dalam jangka waktu tersebut pastinya kami mengalami banyak kendala dalam praktik penyembelihan hewan. Kendala kendala tersebut antara lain : 1. Cuaca yang pada saat itu kurang bagus (hujan), sehingga cukup menghambat waktu ketika membeli ayam


2. ketika proses penyembelihan, anggota yang bertugas menyembelih kesulitan dalam penempatan pisau (di leher) untuk menyembelih 3. Pada saat proses mencabut bulu-bulu ayam, kami agak sedikit kesulitan dan cukup memakan waktu yang lama sehingga harus telaten dalam melakukannya c. Pengeluaran Ayam ± Rp. 35.000,- Bumbu-bumbu dapur 50.000 Tambahan lauk (tempe+tahu) 10.000


BAB III PENUTUP a. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat kita petik adalah penyembelihan hewan harus dilakukan dengan ketentuan dan tata cara yang tepat dan benar. Karena apabila kita tidak memahami ketentuan tersebut, hewan yang kita sembelih akan menjadi tidak sah. b. Saran Saran yang ingin kami sampaikan yaitu, apabila ingin menyembelih hewan sebaiknya meminta bantuan atau pengawasan dari orang dewasa yang lebih mengerti dan pernah menyembelih hewan, agar tidak terjadi kesalahan pada saat proses dilakukan


Lampiran Dokumentasi


Click to View FlipBook Version