Kesimpulan dan Refleksi Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Koneksi Antar Materi Tugas Modul 1.1.a.8 Sulfajriyani Indah, M.Pd
Siswa adalah penerima informasi dan guru adalah sumber informasi sehingga guru harus senantiasa belajar agar lebih menguasai pelajaran daripada siswa Proses belajar adalah transfer pengetahuan dari guru kepada siswa Proses belajar berpusat pada guru sebagai satusatunya sumber informasi valid tentang materi pelajaran Pandangan saya tentang siswa dan pembelajaran sebelummempelajariModul1.1
Saya memandang bahwa keberhasilan belajar mengajar hanya dapat dilihat dengan terkumpulnya tugas-tugas siswa tepat waktu dan tingginya nilai-nilai siswa saat mengerjakan tugas dan ulangan Hasil belajar yang diukur melalui tes adalah gambaran kemampuan siswa secara komprehensif Pandangan saya tentang siswa dan pembelajaran sebelummempelajariModul1.1
IMPROVE & CONTROL Pandangan saya tentang siswa dan pembelajaran Saya memandang bahwa siswa yang paling pintar bahkan adalah yang paling tinggi nilainilainya dalam bidang matematika dan ilmu sains lainnya. Saya memandang bahwa siswa-siswa tertentu memang memiliki kecerdasan sedangkan siswa-siswa lainnya tidak sebelummempelajariModul1.1
IMPROVE & CONTROL Yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya Pandangan bahwa Pendidikan Sesuai Kodrat Alam dan Kodrat Zaman KodratAlam: Pendidikan harus sesuai dengan kearifan lokal sosio kultural lingkungan hidup siswa, latar belakang ekonomi dan kehidupan sosial anak, minat dan segala bentuk keragaman yang dimiliki anak secara fitrah. Kodrat Zaman : Era revolusi industri 4.0 menuntut pendidik untuk mempersiapkan peserta didik memiliki kecakapan abad ke-21 berupa: kolaborasi, komunikasi terampil, pemecah persoalan kehidupan nyata, berpikir kritis, mandiri, dan mampu mengintegrasikan ICT untuk memecahkan persoalan-persoalan kehidupan. SetelahmempelajariModul1.1
IMPROVE & CONTROL Masing-masing individu siswa memiliki kodrat sendiri-sendiri, dari kondisi tersebut maka keragaman dalam kelas (classroom diversity) adalah hal yang harus diberdayakan agar para peserta didik memiliki kemerdekaannya dalam belajar. Pembelajaran adalah proses menuntun, mengarahkan siswa untuk mengenali potensi dirinya, mengembangkan potensi-potensi tersebut lalu melakukan yang terbaik untuk dirinya menjadi bagian dari lingkungan yang positif dan saling mendukung dengan siswa-siswa lainnya. Yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya SetelahmempelajariModul1.1
Guru menciptakan suasana belajar yang membiasakan siswa memecahkan masalah kehidupan nyata/authentic problem
Ing Arso Sung Tulodo Didepan memberi contoh Ditengah menyemangati Dibelakang memberikan dorongan Ing Madya Mangunkarso Tutwuri Handayani "Ing ngarso" artinya itu di depan atau di muka. "Sung" berasal dari kata ingsun yang artinya saya. "Tulodo" berarti tauladan. Jadi makna dari ing ngarso sung tulodo adalah menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitarnya. TRILOGIPEMIKIRAN "Ing madyo" artinya di tengah-tengah. "Mangun" berarti membangkitkan, membangun, atau menggugah. "Karso" diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari ing madyo mangun karso adalah walaupun berada di tengah kesibukan, harus mampu membangkitkan dan memberikan semangat bagi orang lain. "Tut wuri" artinya mengikuti dari belakang. "Handayani" berarti memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Tut wuri handayani diartikan seseorang harus dapat menjadi pendorong bagi orang lain, dengan memberikan semangat kerja dan moral yang baik, sehingga menumbuhkan motivasi dan semangat.
Artinya, kurikulum dan pengajaran harus mempertimbangkan latar belakang, minat, dan kebutuhan siswa. Mereka harus dilibatkan dalam menentukan apa yang relevan dan bermakna bagi perkembangan mereka. Pendidik harus memahami individualitas setiap siswa dan merancang pembelajaran yang sesuai dengan potensi mereka. Pendidikan harus memiliki tujuan akhir yang bermanfaat bagi siswa. Melalui pendidikan, siswa harus mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan karakter yang membantu mereka sukses dalam kehidupan. Kurikulum dan metode pengajaran harus relevan dengan kehidupan mereka dan memberikan bekal untuk menghadapi tantangan masa depan. Dari siswa Olehsiswa UntukSiswa Menciptakan proses belajar berpusat pada siswa Yang dapat segera saya terapkan lebih baik agar kelassayamencerminkan pemikiran KHD Pemikiran ini menekankan pentingnya siswa aktif dalam proses pembelajaran. Mereka bukanlah hanya penerima pasif informasi, tetapi juga berperan dalam eksplorasi, diskusi, dan penerapan konsep. Ini menciptakan lingkungan di mana siswa menjadi kontributor, memiliki rasa memiliki terhadap pembelajaran mereka sendiri.
Be rge rak T e rge rak M engge rak kan