The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by felisiaisaura, 2022-01-18 05:29:18

Rangkuman Geografi

Kelas XII

KELOMPOK 4

GEOGRAFI

KELAS 12

Pengertian
Wilayah

Dilansir dari buku tentang Perencanaan dan
Pengembangan Wilayah karya Ernan Rustiadi,

wilayah atau region adalah bagian dari
permukaan bumi yang memiliki karakteristik

khusus atau khas tersendiri.

WILAYAH FORMAL &
FUNSGSIONAL

Wilayah formal adalah konsep wilayah
berdasarkan kesamaan atau homogenitas
tertentu, misalnya wilayah dataran tinggi,
wilayah karst, wilayah tropis dan wilayah
subtropis Sedangkan, wilayah fungsional adalah
wilayah yang dicirikan dengan kegiatan yang
saling berhubungan antara beberapa pusat

kegiatan secara fungsional.

Perwilayahan

Pewilayahan merupakan proses penentuan suatu wilayah berdasarkan
kriteria kualitas dan kuantitas melalui penggabungan atau penggolongan
beberapa wilayah. Perwilayahan juga terdiri atas wilayah formal dan
fungsional. Pewilayahan formal dapat ditentukan dari batas-batas di
permukaan bumi untuk tujuan tertentu berdasarkan beberapa kriteria
seperti administrasi, fisik, sosial, dan ekonomi. Sementara perwilayahan
fungsional ditentukan berdasarkan hubungan titik-titik pertumbuhan di
suatu wilayah dengan pusat pertumbuhan.

Tujuan perwilayahan
a. Untuk meratakan pembangunan di seluruh wilayah yang dapat
mengurangi kesenjangan antar wilayah
b. Memudahkan koordinasi berbagai program pembangunan di setiap
wilayah
c. Mensosialisasikan berbagai program pembangunan kepada aparatur
pemerintah, masyarakat, dan pengusaha.

Metode perwilayahan

a. Generalisasi wilayah (region generalization) yaitu golongan beberapa
wilayah ke dalam satu bagian wilayah dengan cara menghilangkan faktor-
faktor tertentu yang dianggap kurang penting.
b. Klasifikasi wilayah (region classification) yaitu penggabungan wilayah
berdasarkan kriteria tertentu. Metode ini tidak menghilangkan faktor-
faktor tertentu karena bertujuan untuk menunjukkan karakteristik yang
paling menonjol.

Pengertian
Pusat

Pertumbuhan

PUSAT PERTUMBUHAN IALAH
WILAYAH ATAU KAWASAN YANG

PERTUMBUHANNYA SANGAT
PESAT SEHINGGA DIJADIKAN
SEBAGAI PUSAT PEMBANGUNAN
YANG MEMENGARUHI KAWASAN-
KAWASAN LAIN DI SEKITARNYA.

A. Sumber Daya Alam (SDA)

Kawasan yang mempunyai

SDA melimpah dan dikelola

dengan baik, tentunya bisa

menjadi pusat

pertumbuhan dan

membawa dampak besar

bagi daerah itu sendiri

serta sekitarnya.

B. Sumber Daya Manusia

(SDM)

C. Lokasi

D. Fasilitas penunjang

E. Sosial budaya

F. Topografi

G. Industri

FAKTOR
PERKEMBANGAN

PUSAT
PERTUMBUHAN

Teori kutub pertumbuhan disebut juga
sebagai teori pusat-pusat

pertumbuhan. Proses pembangunan
merupakan fokus utama dari teori ini.
Menurut teori ini, proses pembangunan
bukanlah proses yang terjadi secara
serentak. Melainkan muncul di tempat-
tempat tertentu dengan kecepatan dan

intensitas yang berbeda-beda.

Pengertian

Pembangunan

PEMBANGUNAN
(DEVELOPMENT)
ADALAH PROSES
PERUBAHAN YANG
MENCAKUP SELURUH
SYSTEM SOSIAL,
SEPERTI POLITIK,
EKONOMI,
INFRASTRUKTUR,
PERTAHANAN,
PENDIDIKAN DAN
TEKNOLOGI,
KELEMBAGAAN, DAN
BUDAYA (ALEXANDER
1994).

Pembangunan

DI INDONESIA

PEMBAGIAN Menurut Badan Perencanaan
WILAYAH Pembangunan Nasional, Indonesia dibagi
menjadi 4 wilayah pembangunan utama,
Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu atau yang masing-masing dipimpin oleh kota-
yang disingkat KAPET adalah salah satu program
pemerintah pusat untuk memacu pertumbuhan kota besar seperti Medan, Jakarta,
Surabaya, dan Makassar.
ekonomi di tiga belas wilayah Indonesia, salah
satunya di Provinsi Papua yang dikenal dengan KAPET

nama Kapet Biak. Interaksi wilayah
pertumbuhan adalah
INTERAKSI
WILAYAH hubungan timbal
balik antara dua

wilayah yang
menimbulkan
aktivitas baru.

Cara
menentukan
batas wilayah
pertumbuhan

Secara kualitatif, batas
wilayah pertumbuhan dapat
ditentukan dengan cara
melakukan survey langsung
terhadap wilayah yang
bersangkutan. Sedangkan
secara kuantitatif, batas
wilayah pertumbuhan dapat
ditentukan dengan cara
penghitungan secara
matematis dengan
menggunakan rumus titik
henti dan rumus dari teori
gravitasi.

PENGARUH PUSAT
PERTUMBUHAN

Pusat pertumbuhan yang muncul di
suatu wilayah akan meningkatkan
kegiatan perekonomian di wilayah
itu. Wilayah pusat pertumbuhan
cenderung memiliki penduduk yang
semakin padat. Kepadatan penduduk
yang meningkat serta kemajuan
komunikasi dan transportasi akan
berpengaruh pada kehidupan sosial

budaya penduduknya

RTRW

RTRW NASIONAL

Di Indonesia, Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional adalah arahan kebijakan dan
strategi pemanfaatan ruang wilayah negara yang dijadikan acuan untuk

perencanaan jangka panjang. Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional merupakan:
pedoman untuk penyusunan rencana pembangunan jangka panjang nasional

RTRW PROVINSI

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi adalah rencana tata ruang yang bersifat umum dari
wilayah provinsi, yang merupakan penjabaran dari RTRWN, dan yang berisi: tujuan, kebijakan, strategi
penataan ruang wilayah provinsi; rencana struktur ruang wilayah provinsi; rencana pola ruang wilayah

provinsi; penetapan kawasan strategis provinsi; arahan pemanfaatan ruang wilayah provinsi; dan
arahan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah provinsi. Penyusunan RTRW harus mengacu pada

RTRWN, pedoman bidang penataan ruang, dan rencana pembangunan jangka panjang daerah.

RTRW KABUPATEN

RTRW kabupaten memuat tujuan, kebijakan, dan strategi penataan ruang wilayah
kabupaten (penataan kabupaten); rencana struktur ruang wilayah kabupaten; rencana

pola ruang wilayah kabupaten; penetapan kawasan strategis kabupaten; arahan
pemanfaatan ruang wilayah kabupaten; dan ketentuan pengendalian pemanfaatan

ruang wilayah kabupaten.

5 PERMASALAHAN YANG SERING
TERJADI

Dalam penerapan tata ruang wilayah :
Jumlah penduduk yang sangat besar dan
kemiskinan.Kesenjangan antar wilayah.Bencana alam yang
tinggi.Krisis pangan energi air.Perubahan iklim.

Pengertian
Desa

DESA ATAU YANG
DISEBUT NAMA LAIN,
SELANJUTNYA DISEBUT
DESA, ADALAH
KESATUAN MASYARAKAT
HUKUM YANG MEMILIKI
BATAS-BATAS WILAYAH
YANG BERWENANG
UNTUK MENGATUR DAN
MENGURUS
KEPENTINGAN
MASYARAKAT
SETEMPAT,
BERDASARKAN ASAL-
USUL DAN ADAT
ISTIADAT SETEMPAT
YANG DIAKUI DAN
DIHORMATI DALAM
SISTEM PEMERINTAH
NEGARA KESATUAN

Unsur Desa

DESA PUNYA TIGA UNSUR YAKNI:

DAERAH, YANG DIMAKSUD DAERAH DALAM ARTI
YAITU TANAH-TANAH YANG PRODUKTIF DAN
TANAH YANG TIDAK. JUGA PENGGUNAANNYA,
TERMASUK JUGA UNSUR LOKASI, LUAS, DAN
BATAS YANG MERUPAKAN LINGKUNGAN
GEOGRAFI SETEMPAT.

PENDUDUK, YAITU MELIPUTI JUMLAH RASIO JENIS

KELAMIN, KOMPOSISI PENDUDUK,

PERTAMBAHAN, KEPADATAN, PERSEBARAN, DAN

KUALITAS PENDUDUKNYA.

TATA KEHIDUPAN DESA YANG BERKAITAN ERAT
DENGAN NORMA, ADAT ISTIADAT DAN ASPEK
BUDAYA LAINNYA YANG BERLAKU.

Ciri-Ciri Desa

KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA

DIANGGAP SANGAT ERAT DENGAN

ALAM. ...KEPADATAN PENDUDUK

TERGOLONG RENDAH DENGAN RASIO

ANTARA LUAS WILAYAH

PENDUDUKNYA KECIL. ...CIRI-CIRI

DESA SELANJUTNYA YAITU

INTERAKSI MASYARAKAT DESA LEBIH

INTENSIF. ...MASYARAKAT DESA

JUGA MEMILIKI SOLIDARITAS YANG

SANGAT KUAT.

Masalah & Isu
Desa

1. MASALAH PENDIDIKAN:
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
PAUD KURANG MAKSIMAL
2. MASALAH KESEHATAN: GIZI
BURUK BALITA.
3. MASALAH SARANA
PRASARANA: JALAN ASPAL
DESA RUSAK BERAT.
4. MASALAH LINGKUNGAN
HIDUP
5. MASALAH SOSIAL BUDAYA
6. MASALAH PEMERINTAHAN
7.KOPERASI DAN USAHA
MASYARAKAT
8. MASALAH PERTANIAN

Pembagian
Desa

A. Desa Tradisional
B. Desa Swadaya
C. Desa Swakarya
D. Desa Swasembada
E. Desa Pancasila.

Ciri-Ciri Desa
swadaya

Desa swadaya adalah desa yang memiliki
potensi tertentu tetapi dikelola dengan

sebaik-baiknya, dengan ciri:



Daerahnya terisolir dengan daerah
lainnya.Penduduknya jarang.Mata
pencaharian homogen yang bersifat
agraris.Bersifat tertutup.Masyarakat
memegang teguh adat.Teknologi masih

rendah.

Ciri-Ciri Desa
Swakarya

KEBIASAAN ATAU ADAT ISTIADAT SUDAH
TIDAK MENGIKAT PENUH.SUDAH MULAI
MEMPERGUNAKAN ALAT-ALAT DAN
TEKNOLOGI.DESA SWAKARYA SUDAH
TIDAK TERISOLASI LAGI WALAU
LETAKNYA JAUH DARI PUSAT
PEREKONOMIAN.TELAH MEMILIKI
TINGKAT PEREKONOMIAN, PENDIDIKAN,
JALUR LALU LINTAS DAN PRASARANA
LAIN.

Ciri-Ciri Desa
Swasembada

Kebanyakan berlokasi di ibu kota
kecamatan.Tingkat kepadatan penduduk
tergolong tinggi.Tidak terikat dengan adat
istiadat.Telah memiliki fasilitas-fasilitas
yang memadai dan lebih maju dari desa

lain.Partisipasi masyarakatnya sudah
lebih efektif.

Tata Ruang
Desa

TATA RUANG ADALAH WUJUD
STRUKTUR RUANG DAN POLA
RUANG,” JELAS ARIF. RTRW,

LANJUTNYA, HASIL
PERENCANAAN TATA RUANG

BERDASARKAN ASPEK
ADMINISTRATIF DAN ATAU ASPEK

FUNGSIONAL YANG TELAH
DITETAPKAN.PERENCANAAN DESA

MENJADI WUJUD NYATA PERAN
SERTA MASYARAKAT DALAM
MEMBANGUN MASA DEPAN.

Potensi desa merupakan segala

sumber daya alam maupun

sumber daya manusia yang

terdapat serta tersimpan di

desa. Dimana semua sumber

daya tersebut dapat

dimanfaatkan bagi

kelangsungan dan

perkembangan desa. Potensi

desa sendiri terbagi menjadi 2

yakni potensi fisik dan potensi

nonfisik.

POTENSI

DESA

Faktor yang Memengaruhi Pola Pemukiman Desa :

1. Relief. Bentuk permukaan bumi terdiri dari
relief-relief seperti pergunungan, dataran rendah,
pantai, dan perbukitan.
2. Kesuburan tanah. Pola permukiman
dipengaruhi juga oleh kesuburan tanah.
3. Keadaan iklim. Keadaan iklim juga
memengaruhi pola permukiman penduduk.
4. Kultur penduduk.

Pola Pemukiman
Desa

POLA PEMUKIMAN DESA

ADALAH BENTUK

PEMUKIMAN YANG

TERDAPAT DI DESA.

POLA PEMUKIMAN DESA

TERDIRI DARI BEBERAPA

JENIS SEHINGGA

DIGOLONGKAN

BERDASARKAN KRITERIA

TERTENTU. NUCLEATED

VILLAGE ATAU POLA

MEMUSAT, ARTINYA

POLA PEMUKIMAN

PENDUDUK YANG

MEMBENTUK

KELOMPOK PADA SATU

PUSAT SEHINGGA

DINAMAKAN NUCLEUS

Kota

PENGERTIAN
Kota adalah pusat permukiman dan
kegiatan penduduk yang
1. Tempat parkir. Sebagai sarana mempunyai batas wilayah
penunjang mobilitas penduduk yang administrasi yang diatur dalam
memiliki alat transportasi pribadi. peraturan perundang-undangan
2. Pusat keramaian. Sebagai lokasi atau serta pemukiman yang telah
ruang bagi berkumpulnya warga-warga memperlihatkan watak dan ciri
di kota. kehidupan perkotaan.
3. Sarana olahraga atau lapangan yang
luas. CIRI -CIRI
4. Pasar induk.
Kota Kecil (20.000 sampai 50.000
KLASIFIKASI jiwa)
Kota Sedang (50.000 sampai
100.000 jiwa)
Kota Besar (100 ribu hingga 1 juta
jiwa)
Kota Metropolitan (sekitar 1 juta
jiwa)
Kota Megapolitan (lebih dari 5 juta
jiwa)

Pola
Keruangan

Kota

Sejarah Pertumbuhan
Kota

wilayah pusat usaha pada kota-kota yang ada di Indonesia umumnya dipadati oleh perumahan,
gedung, dan pabrik-pabrik , keadaan ini membuat pusat usaha di Indonesia menjadi banyak dan

ramai.adanya beberapa perkembangan aktivitas penduduk di Indonesia yang tumbuh
mengakibatkan munculnya kota-kota berdasarkan :



1. Kota yang berasal dari pusat perdagangan terjadi karena adanya distribusi/penyaluran
kebutuhan sehari-hari maupun sebagai perantara bagi perdagangan Nasional maupun
internasional.


Contohnya : surabaya dan Jakarta



2. Kata yang berasal dari pusat perkebunan terjadi karena adanya pembukaan lahan baru untuk
areal perkebunan, usaha perkebunan memerlukan tenaga kerja, para pekerja bertempat tinggal di

daerah sekitar perkebunan, akhirnya berkembang menjadi permukiman baru bahkan menjadi
sebuah kota.



Contohnya : Sukabumi perkebunan teh, Bandung perkebunan Kina dan Teh, ambrawa perkebunan
kopi, Bengkulu karet dan kelapa.



3. Kota yang berasal dari pusat pertambangan, kota yang berawal dari pertambangan atau kota
yang menghasilkan hasil-hasil tambang seperti hasil tambang perhiasan dan tambang timah.


Contohnya: Samarinda, Tarakan, Balikpapan penghasilan minyak bumi, Tanjung pandan dan
pangkal pinang pertambangan timah.


4. Kota yang berasal dari pusat administrasi pemerintah, ini terjadi karena segala urusan
administrasi pemerintah di kelola oleh pusat administrasi.


Contohnya: Bandung, Semarang, Bukittinggi

Dampak
Interaksi Desa

Kota

TERJADINYA URBANISASI
MEMBUAT KOTA MENERIMA

PASOKAN TENAGA KERJA
DARI DESA. TERSEDIANYA
PASOKAN BAHAN PANGAN
YANG MEMADAI SEPERTI
BERAS, SAYURAN, BUAH-
BUAHAN HINGGA HEWAN

TERNAK DARI DESA KE
KOTA. MENINGKATNYA
PENDAPATAN DAERAH

AKIBAT BANYAKNYA
PENDUDUK YANG PINDAH KE

KOTA.

USAHA PEMERATAAN PEMBANGUNAN
1. Percepatan pembangunan secara optimal

Kamu harus tahu Squad, bahwa pembangunan secara optimal yang
dimaksud ialah mendorong percepatan pembangunan dan
pertumbuhan wilayah-wilayah strategis yang selama ini masih
belum berkembang secara optimal. Misalnya, ada sebuah daerah
yang sebenarnya sangat potensial untuk dijadikan objek
pariwisata. Nah, infrastruktur daerah tersebutlah yang harus
dipercepat pembangunannya.

2. Fokus pengembangan wilayah tertinggal dan terpencil
Ini bisa dilakukan meningkatkan keberpihakan pemerintah untuk
mengembangkan wilayah yang tertinggal dan terpencil. Salah
satunya dengan kegiatan mengirim guru-guru muda (sarjana
pendidikan) untuk mengajari di daerah tertinggal dan terpencil.

3. Mengembangkan wilayah-wilayah perbatasan

Wilayah-wilayah perbatasan di Indonesia memang kurang
mendapatkan perhatian dibanding dengan wilayah lain. Nah, untuk
mengembangkan wilayah perbatasan itu dapat dilakukan dengan
mengubah arah kebijakan pembangunan yang selama ini
cenderung berorientasi melihat ke dalam menjadi melihat keluar.
Artinya, pemerintah harus bisa melakukan harmonisasi dengan
negara tetangga yang ada di perbatasan tersebut.

4. Menyeimbangkan pertumbuhan pembangunan

Emang agak susah sih Squad untuk menyeimbangkan pembangunan
antarkota metropolitan, besar, menengah dan kecil secara hierarki
dalam suatu sistem pembangunan perkotaan nasional. Namun,
pastinya pemerintah akan melakukan usaha terbaiknya untuk bisa
menyeimbangkan hal tersebut.

5. Meningkatkan keterkaitan kegiatan ekonomi

Kegiatan ekonomi di pedesaan dan diperkotaan harus ditingkatkan
sekaligus terintegrasi. Kenapa? Ya ini kan untuk memudahkan
proses produksi, distribusi, hingga sampai ke tangan masyarakat.
Semakin mudah kegiatan ekonomi antara desa dan kota, maka laju
pertumbuhan ekonomi juga akan semakin membaik.

Dampak
Perkembangan
Kota

Dampak perkembangan kota terhadap
masyarakat kota adalah tingkat pendidikan di
kota menjadi merata, komunikasi dan informasi

di kota lebih cepat dibandingkan di desa,
pembangunan perekomonian di kota lebih

terjamin.

Tata Guna
Lahan &

Transportasi

Tata guna lahan memiliki hubungan erat
dengan transportasi, sehingga biasanya
dianggap membentuk satu landuse transport
system. Selain itu, semakin berkembangnya
daerah tersebut, maka kemudahan untuk
mendapatkan transportasi dan penyediaan
layanan pada daerah tersebut juga semakin

berkembang dan semakin banyak.

Faktor yang
mempengaruhi

transportasi

Transportasi adalah kegiatan pemindahan
penumpang dan barang dari satu tempat

ke tempat lain. ... Faktor ekstern yang
mempengaruhi transportasi antara lain
Undang-Undang/Peraturan Pemerintah,

kebijaksanaan/pengaturan pihak
pemerintah pusat dan daerah, dan
pengaruh pemakai jasa (demand).

Manfaat SIG

MANFAAT SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

(SIG) TERHADAP POTENSI WILAYAH. SIG

DIGUNAKAN UNTUK MENEMUKAN

ZONIFIKASI LAHAN YANG SESUAI

KARAKTERISTIK LAHAN YANG ADA.

MISALNYA ZONIFIKASI PERKOTAAN

DIPERUNTUKKAN SEBAGAI DAERAH

PERMUKIMAN, INDUSTRI, PERDAGANGAN,

PERKANTORAN, FASILITAS UMUM DAN

JALUR HIJAU.

SIG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENILAI
RISIKO DAN ANCAMAN KESEHATAN DALAM
MASYARAKAT, MENGETAHUI DISTRIBUSI
PENYAKIT DAN INVESTIGASI WABAH; DAPAT
DIGUNAKAN UNTUK PERENCANAAN DAN
IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN
KESEHATAN, SERTA SEKALIGUS JUGA DAPAT
DIMANFAATKAN UNTUK EVALUASI DAN
PENGAWASAN PROGRAM.

Negara maju

mempunyai standar

hidup tinggi dengan

sistem

perekonomian

stabil, penggunaan

teknologi canggih,

dan berinovasi

dalam berbagai

bidang. Sementara,

negara berkembang

punya pendapatan

rata-rata masih

relatif rendah,

pertumbuhan sistem

sosial dan ekonomi

pun masih belum

stabil

CIRI NEGARA MAJU &
BERKEMBANG

Tahapan
Perkembangan

Negara

Menurut Rostow,
perkembangan negara
dapat dibagi menjadi lima
tahap.

1. Tahap Perekonomian
Tradisional.
2. Tahap Pra-Lepas Landas.
3. Tahap Lepas Landas
(Take Off)
4. Tahap kedewasaan
(Maturity)
5. Tahap Konsumsi Massa
Tingkat Tinggi (High Mass
Consumption)

Persebaran negara
Maju & Berkembang

NEGARA MAJU

Benua Eropa: Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Swedia,
Norwegia, Spanyol, Finlandia, Denmark, Belgia, Swiss, dan
negara lainyaBenua Asia: khususnya di wilayah Asia Timur
seperti Jepang dan Korea Selatan; dan untuk wilayah Asia
Tenggara hanya SingapuraBenua Amerika: Kanada dan
Amerika SerikatBenua Afrika : Afrika SelatanAustralia dan
Selandia Baru

NEGARA BERKEMBANG

Benua Asia: Asia Tengah misalnya Kazakhtan dan Afganistan, Asia
Selatan misalnya India dan Srilanka, Asia Tenggara misalnya
Indonesia, Malaysia, dan Thailand, Asia Barat (Timur Tengah)
misalnya Irak dan Yaman.Benua Amerika: Amerika Tengah misalnya
Meksiko dan Guatemala, Kepulauan Karibia misalnya Republik
Dominika dan Jamaika, Amerika Selatan misalnya Brasil, Venezuela,
dan Argentina.Benua Afrika: terdapat kurang lebih 55 negara dan
sebagian besar merupakan negara berkembang. Beberapa contoh
negara berkembang di Benua Afrika yaitu Kenya, Mali, Nigeria,
Angola, Zaire, dan lain sebagainya.

Pengertian
Pembangunan
Ekonomi

Suatu proses kenaikan pendapatan total dan

pendapatan perkapita dengan

memperhitungkan adanya pertumbuhan

penduduk dan disertai dengan perubahan

fundamental dalam struktur ekonomi suatu

negara dan pemerataan pendapatan bagi

penduduk suatu negara.

Faktor
Pertumbuhan

Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh
empat faktor, yaitu jumlah penduduk, jumlah
barang modal, luas tanah dan kekayaan alam

serta teknologi yang digunakan.

Model ini mengasumsikan bahwa terdapat
lima tahap pertumbuhan ekonomi:

Tahap Masyarakat Tradisional (Traditional
Society)
Tahap Prasyarat Lepas Landas (Precondition
to Take Off)
Tahap Lepas Landas (Take Off)
Tahap Menuju Kedewasaan (Drive to
Maturity)
Tahap Konsumsi Tinggi (Age of High Mass
consumption)

TAHAPAN
PERTUMBUHAN

EKONOMI

Pola Pertumbuhan
Ekonomi di Negara Maju &

Berkembang

SUATU NEGARA DI KATAKAN SEBAGAI NEGARA
MAJU/BERKEMBANG DIKARENAKAN BEBERAPA HAL SEPERTI

TEKNOLOGI YANG MEMADAI (MEMBUAT TEKNOLOGI)
KESEHATAN,SDA,SDM DAN JUGA PENDIDIKAN.



SUATU PEREKONOMIAN DI SUATU NEGARA ITU DI LIHAT
DARI PENDAPATAN MASYARAKATNYA ATAU BISA DI BILANG

PENDAPATAN PERKAPITA.



EKONOMI YANG MERATA KEPADA MASYARAKAT JUGA
SALAH SATU FAKTOR PENDORONG NEGARA TERSEBUT~



DAN APA BEDANYA DENGAN NEGARA BERKEMBANG?



NEGARA BERKEMBANG BIASANYA MENGANDALKAN SDA
NYA TAPI JUGA NEGARA MAJU JUGA MENGANDALKAN SDA
SEPERTI DI BELANDA, NAMUN KARENA HAL KURANGNYA
TEKNOLOGI SERTA SDM YANG KURANG MEMADAI KARENA
TINGKAT PENDIDIKANYA YANG RENDAH MAKA NEGARA

TERSEBUT MASIH DI KATAKAN NEGARA BERKEMBANG



TAMBAHAN (NEGARA BERKEMBANG KEBANYAKAN HANYA
MEMPRODUKSI BUKAN MEMBUAT/MENGEMBANGKAN)

Kerja sama ekonomi internasional
adalah hubungan antara suatu negara
dengan negara lainnya dalam bidang

ekonomi melalui kesepakatan-
kesepakatan tertentu, dengan
memegang prinsip keadilan dan saling
menguntungkan. Setiap negara memiliki
kondisi geografis dan sumber daya
manusia yang berbeda-beda.

Bentuk-Bentuk

Kerjasama Ekonomi

internasional

1. KERJA SAMA EKONOMI
BILATERAL. KERJA SAMA
EKONOMI BILATERAL
ADALAH KERJA SAMA
EKONOMI YANG
MELIBATKAN DUA NEGARA
DAN BERSIFAT SALING
MEMBANTU.
2. KERJA SAMA EKONOMI
REGIONAL.
3 KERJA SAMA EKONOMI
MULTILATERAL/INTERNASI
ONAL.
4.KERJA SAMA EKONOMI
ANTARREGIONAL

Badan

Kerjasama

BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL

ASEAN - Association of Southeast Asian Nations.APEC - Asia
Pacific Economic Cooperation.WTO - World Trade

Organization.IMF - International Monetary Fund.Worldbank - The
World Bank Group.ADB - Asian Development Bank.OECD -
Organization for Economic Co-operation and Development.

BADAN KERJASAMA REGIONAL

1. SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation) 2. MEE
(Masyarakat Ekonomi Eropa) 3. AFTA (ASEAN Free Trade Area) 4. NAFTA
(North American Free Trade Agreement) 5. CAFTA (Central American Free

Trade Agreement). 6. APEC (Asian-Pacific Economic Cooperation)

DAMPAK KERJASAMA
EKONOMI INTERNASIOAL
TERHADAP PEREKONOMIAN

INDONESIA

Meningkatkan pendapatan negara dari ekspor dan
devisa. Memperkuat posisi dan daya tawar di
kancah internasional. Memperluas pasar bagi

produk dalam negeri. Meningkatkan produktifitas.

Pengertian
Pasar Bebas

PASAR BEBAS ADALAH

KONDISI PASAR IDEAL,

DI MANA SELURUH

KEGIATAN

PEREKONOMIAN

SEPENUHNYA BERADA

PADA DINAMIKA

PERMINTAAN DAN

PENAWARAN PASAR

YANG AKAN

MEMPENGARUHI

KEPUTUSAN EKONOMI

DAN PERGERAKAN

SETIAP INDIVIDU YANG

BERHUBUNGAN DENGAN

UANG, BARANG, DAN

JASA SECARA

SUKARELA.

Ciri-Ciri Pasar
Bebas

KEPEMILIKAN ALAT DAN SUMBER PRODUKSI
BEBAS DIMILIKI OLEH SEMUA PIHAK.

TERDAPAT PEMBAGIAN KELAS DALAM
PEREKONOMIAN MASYARAKAT.

ADANYA PERSAINGAN UNTUK
SEBESAR-
MENDAPATKAN KEUNTUNGAN

BESARNYA.

CAMPUR TANGAN DARI PEMERINTAH
TERBATAS.

Kelebihan &
Kekurangan Pasar

Bebas [Dampak]

KELEBIHAN.

PERTUMBUHAN PEREKONOMIANNYA
DAPAT DIRASAKAN OLEH SEBUAH
NEGARA.KREATIVITAS MASYARAKAT
LEBIH BERKEMBANG.MENCIPTAKAN
PERSAINGAN YANG MENGHASILKAN
PRODUK BERKUALITAS.

KEKURANGAN.

MENIMBULKAN KESENJANGAN

EKONOMI ANTAR PENGUSAHA KUAT

DAN LEMAH.RAWAN TERJADINYA

PRAKTIK PERDAGANGAN

MONOPOLI.MENGANCAM KESTABILAN

EKONOMI NEGARA JIKA PRODUK LOKAL

KALAH BERSAING DENGAN PRODUK

ASING YANG MASUK.

Upaya antisipasi
Indonesia dalam
mengatasi Pasar

Bebas

Strategi yang harus digunakan oleh UMKM untuk
menghadapi perdagangan bebas diantaranya :


Penguatan dan peningkatan kualitas
SDM.Meningkatkan sumber daya modal. Setiap
pelaku UMKM harus mampu mengembangkan
produk.Memperbaiki cara pemasaran

produk.Memperbaiki kualitas pelayanan terhadap
konsumen.Memperbanyak relasi.

FAEWOOL CAMERA SHOP

Strategi
Pembangunan

Ekonomi

Nah, supaya lebih jelas lagi berikut

kebijakan dan strategi pembangunan

ekonomi yang bisa dilakukan oleh

pemerintah:

1.Meningkatkan kualitas pendidikan.

2. Membuat dan melaksanakan

perencanaan pembangunan.

Meningkatkan tabungan dan investasi.

3. Mengembangkan kegiatan ekonomi

4.Menyediakan infrastruktur yang

menunjang.

Upaya
Indonesia
menjadi
Negara Maju

BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA
UPAYA INDONESIA UNTUK
MENJADI NEGARA MAJU:

1. PENINGKATAN KUALITAS DAN

AKSES PENDIDIKAN. PEMERINTAH

INDONESIA MENGANGGARKAN

20% APBN UNTUK PENDIDIKAN,

HAL INI KARENA MEREKA

MENYADARI DENGAN

PENDIDIKAN PEMBANGUNAN

AKAN BERHASIL.

2.PENINGKATAN PENDAPATAN

PER KAPITA.

3.PENGUASAAN IPTEK.

CONTOH SOAL & PEMBAHASAN


Click to View FlipBook Version