The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by elislisnawati32, 2022-10-26 23:53:02

MAKALAH

MAKALAH

MAKALAH

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas
Projek Penguatan Profil pelajar Pancasila “P5”

GERABAH BUMI JAYA

Disusun oleh :
Kelompok 3 “Kota Cilegon”

Kelas X MIPA 4
1. RASYA ALFARULI
2. RANGGA SENA
3. SABRINA
4. AMAR YAKUF
5. MU’AWIYAH
6. JOHERI
7. LIDYA NATALIA
8. AULIA FITRI

SMA NEGERI 8 KOTA SERANG
PROVINSI BANTEN
TAHUN 2022

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah yang telah memberi rahmat serta
karuniaNya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini yang
Alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul :“GERABAH BUMI JAYA”. Tidak
lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada; Bapak Safiudin S.E,MM, Bu Elis
Lisnawati M.Pd, Bapak Ade Ikhmanudin S.Pd yang telah membimbing dan membantu
kami dalam proses penyusunan makalah ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan
kepada teman-teman yang telah membantu baik secara moral maupun material sehingga
karya tulis ilmiah ini dapat terwujud.
Makalah ini berisikan tentang informasi pengertian Gerabah,saya berharap makalah
ini dapat memberi informasi kepada kita semua tentang Gerabah dan semoga makalah ini
bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari khususnya untuk kami dan umumnya untuk para
pembaca makalah ini. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,
oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya
harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhirkata, saya sampaikan terima kasih
kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal
sampa akhir, semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Aamiiiinnn……..

Serang, Oktober 2022

DAFTAR ISI
Kata Pengantar............................................................................................... i
Daftar Isi ........................................................................................................ ii
BAB 1 PENDAHULUAN.1

A. Latar Belakang ............................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................... 3
C . Tujuan .......................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN............................................................................... 5

A. Landasan Teori ........................................................................... 6
B. Pemecahan Masalah.................................................................... 7
C.Jenis-jenis gerabah ....................................................................... 8
D. Manfaat Gerabah ........................................................................ 9
BAB III PENUTUP ...................................................................................... 10
A. Kesimpulan.................................................................................. 11
B. Saran ........................................................................................... 12
Daftar Pustaka................................................................................................ 13
Lampiran........................................................................................................ 14

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kerajinan Tangan merupakan kegiatan menciptakan suatu produk atau barang
yangdilakukan oleh tangan dan memiliki fungsi pakai atau keindahan sehingga memiliki
nilai jual. Dan salah satu kerajinan tangan adalah gerabah. Gerabah adalah kerajinan
tangan yang cukup terkenal di banten, salah satu tempat pengerajin gerabah di banten
adalah di desa bumi jaya, salah satu pemilik home industri pengerajin gerabah di sana
adalah pak suhaemi, proses pembuatan gerabah cukup lama memakan waktu dan juga
tenaga karna pembuatan gerabah disana masih manual menggunakan tenaga manusia, alat
alat perabotan rumah tangga juga banyak yang terbuat dari gerabah akan tetapi setelah
berkembangnya zaman modern, perabotan² dari gerabah mulai di tinggalkan dan beralih
menjadi bahan plastik. Dan di sana juga terdapat beragam jenis gerabah dan kami juga
membuat beberapa gerabah.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan gerabah ?
2. Bagaimana gerabah bumi jaya agar bisa menyesuaikan zaman modern
3. Bagaimana proses pembuatan gerabah di bumi jaya?
4. Apa saja jenis gerabah yang diproduksi di bumi jaya?
5. Apa manfaat gerabah untuk jaman sekarang?

C. Tujuan
1. Mengetahui perkembangan gerabah di Banten khususnya di Bumi jaya Ciruas
Serang Banten
2. Mengetahui proses pembuatan gerabah di Bumi jaya
3. Mengetahui jenis jenis gerabah yang diproduksi di Bumi jaya
4. Membuat tugas makalah untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila”P5”
dengan tema kearifan lokal

BAB II

PEMBAHASAN

A. Landasan Teori

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gerabah adalah alat-alat
dapur (untuk masak-memasak dan sebagainya) yang dibuat dari tanah liat yang kemudian
⁶dibakar (misalnya kendi, belanga). Dikutip dari Kompas.com, kerajinan gerabah di
Indonesia sudah dikenal sejak zaman Neolitikum (zaman prasejarah atau zaman batu
baru) sekitar 3000–1100 SM. Menurut Rantinah (2013:35), gerabah merupakan jenis
kerajinan barang pecah belah yang dibuat dari tanah liat melalui proses membentuk,
membakar dan mengglasir. Menurut The Concise Colombia Encyclopedia, Copyright ã
1995, kata ‘keramik’ berasal dari Bahasa Yunani (Greek) ‘keramikos’ menunjuk pada
pengertian gerabah; ‘keramos’ menunjuk pada pengertian tanah liat¬. ‘Keramikos’
terbuat dari mineral non metal, yaitu tanah lihat yang dibentuk, kemudian secara
permanen menjadi keras setelah melalui proses pembakaran pada suhu tinggi

B. Pemecahan Masalah
1. Pengertian Gerabah

Gerabah adalah salah satu jenis barang yang dibuat dari bahan khusus dan juga
keahlian khusus. Gerabah juga dapat kita temukan dalam keseharian kita. Untuk
mengetahui apa itu gerabah dan contoh pemanfaatan gerabah dalam kehidupan, mari
simak penjelasan tentang pengertian gerabah yang disajikan secara ringkas dalam artikel
berikut.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, manusia pasti membutuhkan
berbagai macam peralatan. Misalnya dalam kegiatan memasak, mandi, dan lain
sebagainya. Salah satu jenis alat yang banyak digunakan sejak zaman dulu adalah gerabah
atau tembikar. Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk dan
diolah sehingga menjadi barang layak pakai.

Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian
dibakar kemudian dijadikan alat-alat yang berguna membantu kehidupan manusia.
Penjelasan mengenai pengertian gerabah juga disebutkan secara rinci dalam buku
berjudul IPA Terintegrasi dan Pembelajarannya yang ditulis oleh Insih Wilujeng
(2020:192) yang menjelaskan bahwa gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat
atau tanah lempung.Dalam buku tersebut juga memaparkan bahwa dahulu pembuatan
gerabah terbatas untuk keperluan rumah tangga saja seperti kendi atau wadah air minum,
peralatan masak, gentong dan masih banyak lagi.

Namun karena perubahan zaman yang semakin maju, pembuatan gerabah
mengalami pengembangan fungsi dan pemanfaatan, sehingga tidak terbatas pada
perabotan rumah tangga saja, namun juga barang lain yang memiliki nilai jual tinggi di
pasaran, misalnya saja vas bunga, guci, dan benda lainnya yang memiliki nilai estetika.

Karena gerabah hanya dapat dibuat dengan bahan khusus yaitu tanah liat atau tanah
lempung, maka kerajinan gerabah ini hanya dapat ditemukan di daerah khusus di
Indonesia. Seperti yang dijelaskan dalam buku berjudul YES! Aku Lulus UN SMA/MA
IPS yang disusun oleh Dwi Iriyanto (2015:528) yang memaparkan bahwa bahan baku
gerabah adalah hasil pertambangan kaolin dan tanah liat sehingga akan lebih efisien
apabila mendirikan industri gerabah di lokasi tersebut.

2. Solusi agar gerabah kembali diminati

Solusi yang bisa diambil utuk meningkatkan minat pembeli gerabah bisa dilakukan
dengan cara:

Buat produk kerajinan yang menarik,

Agar barang hasil kerajinan disukai pembeli, kamu harus membuat barang yang
menarik baik secara tampilan maupun secara kegunaan.Pembuatan barang kerajinan juga
harus diperhatikan kualitasnya agar barang tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu
yang lama. Barang kerajinan yang menarik, unik, dan berkualitas tinggi, cenderung lebih
disukai oleh pembeli.

Menjual produk dengan harga yang sesuai

Agar barang hasil kerajinan disukai pembeli, kamu harus menjual barang dengan
harga yang sesuai. Dilansir dari The Balance Small Business, harga tidak boleh terlalu
tinggi namun, harus menutupi biaya bahan dan waktu yang dikeluarkan.Artinya, produk
kerajinan dapat dijual dengan harga yang murah asalkan sudah menutupi biaya
produksi, waktu, dan juga keterampilan dalam pembuatannya (mengingat pembuatan
barang kerajinan tangan membutuhkan cukup banyak waktu dan keterampilan tangan).

Mebubuhkan cerita dalam penjualan produk

Mengutip dari Entrepreneur, cerita adalah alat paling ampuh untuk penjualan,
karena bisa memberikan makna pada produk. Sehingga kamu bisa memberikan cerita
pada barang kerajinan yang kamu jual. Cerita tersebut dapat berupa alasan benda
tersebut dibuat ataupun filosofi dari barang kerajinan tersebut. Kebanyakan kerajinan
tangan merupakan benda yang unik, memiliki latar belakang yang berbeda, dan juga
filosofi yang mendalam.misalnya penjualan kerajinan barang bekas yang menceritakan
bahwa usaha tersebut dilatar belakangi kekhawatiran akan jumlah sampah di dunia.
Atau misalnya kerajinan tangan yang berasal dari suatu budaya dan cerita daerah yang
bisa memberikan makna. Cerita tersebut dapat mengubah persepsi calon pembeli
terhadap barang kerajinan yang dijual. Cerita yang baik memberikan makna yang
mendalam, sehingga calon pembeli tertarik untuk membeli barang kerajinan tersebut.

Melakukan pemasaran

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan agar barang kerajinan disukai pembeli adalah
melakukan pemasaran menggunakan strategi pemasaran. Philip Kotler dalam buku
Manajemen Pemasaran (1997), strategi pemasaran adalah suatu rencana yang digunakan
untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Strategi pemasaran dapat membantu perajin untuk menjual barang kerajinannya.
Pemasaran dapat dilakukan secara luring (offline) seperti memasang pamflet, iklan,
melakukan penjualan langsung, mengikuti pameran, bazzar, dan juga acara-cara lokal.

Untuk mendapatkan jangkauan pembeli yang lebih luas dan beragam, kamu juga bisa
memasarkan produk kerajinan melalui internet. Misalnya melalui media pemberitaan
digital, situs, toko online, dan juga media sosial.
3. Cara/proses pembuatan gerabah

Proses Pembuatan Gerabah yang merupakan keramik dibuat oleh para perajin
tradisional. Gerabah dibuat dengan membentuk tanah liat menjadi suatu objek, yang
umumnya menggunakan tangan. Secara umum, pengertian gerabah adalah salah satu
jenis barang yang dibuat dari bahan khusus dan juga keahlian khusus. Gerabah juga
dapat kita temukan dalam keseharian kita. Dalam proses pembuatan gerabah melalui 6
proses yaitu, proses pengambilan tanah liat, proses persiapan tanah liat, proses
pembentukan, proses penjemuran, proses pembakaran dan proses
penyempurnaan/finishing.

a. Proses pengambilan tanah liat
Pengambilan tanah liat. Tanah liat diambil dengan cara menggali secara

langsung ke alam tanah yang mengandung banyak tanah liat yang baik. Tanah liat yang
baik berwarna merah coklat atau putih kecoklatan. Tanah liat yang telah digali kemudian
dikumpulkan pada suatu tempat untuk proses selanjutnya.

b. Proses persiapan tanah liat
Persiapan tanah liat. Tanah liat yang telah terkumpul disiram air hingga

basah merata kemudian didiamkan selama satu hingga dua hari. Setelah itu, kemudian

tanah liat digiling agar lebih rekat dan liat. Ada dua cara penggilingan yaitu secara manual
dan mekanis. Penggilingan manual dilakukan dnegan cara menginjak-injak tanah liat
hingga menjadi ulet dan halus. Sedangkan secar mekanis dengan menggunakan mesin
giling. Hasil terbaik akan dihasilkan dengan menggunakan proses giling manual
persiapan tanah liat dengan cara penggilingan manual

c. Proses pembentukan

Proses pembentukan. Setelah melewati proses penggilingan, maka tanah liat siap

dibentuk sesuai dengan keinginan. Aneka bentuk dan disain depat dihasilkan dari tanah

liat. Seberapa banyak tanah liat dan berapa lama waktu yang diperlukan tergantung pada

seberapa besar gerabah yang akan dihasilkan, bentuk dan disainnya. Perajin gerabah

akan menggunakan kedua tangan untuk membentuk tanah liat dan kedua kaki untuk

memutar alat pemutar (perbot). Kesamaan gerak dan konsentrasi sangat diperlukan

untuk dapat melakukannya. Alat-alat yang digunakan yaitu alat pemutar (perbot), alat

pemukul, batu bulat, kain kecil. Air juga sangat diperlukan untuk membentuk gerabah

dengan baik. Proses pembentukan dengan alat pemutar

d. Proses penjemuran

Penjemuran. Setelah bentuk akhir telah terbentuk, maka diteruskan
dengan penjemuran. Sebelum dijemur di bawah terik matahari, gerabah yang sudah agak
mengeras dihaluskan dengan air dan kain kecil lalu dibatik dengan batu api. Setelah itu
baru dijemur hingga benar-benar kering. Lamanya waktu penjemuran disesuaikan dengan
cuaca dan panas matahari.

e. Proses pembakaran
Pembakaran. Setelah gerabah menjadi keras dan benar-benar kering, kemudian

banyak gerabah dikumpulkan dalam suatu tempat atau tungku pembakaran. Gerabah-
gerabah tersebut kemudian dibakar selama beberapa jam hingga benar-benar keras.
Proses ini dilakukan agar gerabah benar-benar keras dan tidak mudah pecah. Bahan
bakar yang digunakan untuk proses pembakaran adalah jerami kering, daun kelapa
kering ataupun kayu bakar.

f. Proses finishing/penyempurnaan
Penyempurnaan. Dalam proses penyempurnaan, gerabah di amplas agar

permukaan lebih halus, lalu dapat dicat dengan cat khusus atau diglasir, sehingga
terlihat indah dan menarik sehingga bernilai jual tinggi.

4, Jenis-jenis gerabah di bumi jaya
a, Bak Air/ Gentong

b, Kuali untuk pembakaran dupa dan pembakaran biji emas

c. Cobek, Cup lampu, Pot bunga

5. Manfaat Gerabah
Dalam fungsinya sebagai alat-alat rumah tangga, gerabah antara lain digunakan

sebagai alat memasak ataupun wadah-wadah seperti kendi untuk menampung air,
mangkuk untuk wadah makanan, gelas untuk wadah minuman, tungku untuk memasak,
dan sebagainya. Fungsi gerabah sebagai perhiasan dan penanda status. Dalam bidang
seni, benda gerabah dimanfaatkan sebagai hiasan supaya terlihat indah. Misalnya patung
dari gerabah, guci dari gerabah, dan sebagainya. Selain itu, benda gerabah juga sering
dimanfaatkan dalam perayaan upacara keagamaan atau adat.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari materi yang telah penulis kemukakan berdasarkan data-data yang telah penulis
sajikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa gerabah adalah alat yang terbuat dari tanah liat
yang masih tradisional dan berfungsi sebagai alat bantu kehidupan manusia dan dapat
juga digunakan sebagai penghias ruangan serta untuk interior rumah.

Gerabah ternyata tidak hanya berupa alat-alat dapur seperti cobek atau kendi tetapi
juga berupa vas bunga, celengan, asbak dan aneka macam bentuk yang terbuat dari tanah
liat. Dalam pembuatan gerabah dapat dibagi menjadi 6 bagian yaitu Persiapan tanah liat,
Proses pembentukan, Penjemuran, Pembakaran, Pengambilan tanah liat dan
Penyempurnaan.

Dan dapat ditarik kesimpulan, bahwa peranan gerabah dari zaman dahulu sampai
zaman sekarang telah mengalami perubahan, seperti gerabah pada zaman dahulu hanya
sebagai alat bantu rumah tangga sekarang gerabah dapat juga digunakan sebagai penghias
taman atau sebagai interior rumah. Dan untuk mengantisipasi agar produk-produk
tersebut tidak kalah dengan produk modern, corak dan disain gerabah tersebut harus lebih
menarik dan harus ada perubahan.

B. Saran

Diharapkan bagi pembaca untuk menambah informasi dari sumber literasi lain. Hal
tersebut bertujuan agar informasi dan pengetahuan yang didapat semakin lengkap.

DAFTAR PUSTAKA

Di ambil dari sumber: https://m.merdeka.com/jatim/mengenal-fungsi-gerabah-beserta-
proses-pembuatannya-menarik-diketahui-kln.html?page=4 https://kumparan.com/berita-
update/pengertian-gerabah-dan-contoh-pemanfaatannya-1wUQWx4nBxX https://isi-
dps.ac.id/pengertian-gerabah/ https://www.gramedia.com/literasi/proses-pembuatan-
gerabah/


Click to View FlipBook Version