The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Catatan SAY#2 Masa Depan Generasi Merdeka Pilihan Karier Kreatif Anak Muda Indonesia - edited version 270622

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by oshinsayoke, 2022-06-26 11:13:11

Buku Catatan SAY#2 Masa Depan Generasi Merdeka Pilihan Karier Kreatif Anak Muda Indonesia - edited version 270622

Buku Catatan SAY#2 Masa Depan Generasi Merdeka Pilihan Karier Kreatif Anak Muda Indonesia - edited version 270622

menonjolkan unsur bersenang-senang
sambil berolahraga sekaligus menambah
kelenturan tubuh. Ada pula special open
class, program baru yang memungkinkan
peserta berlatih satu jenis tarian dalam
empat kali pertemuan setiap bulan. UDW
membuka kelas untuk segala rentang
usia, dari anak-anak sampai dewasa.

Sementara bagi mereka yang mau menekuni sebagai penari profesional
akan diarahkan untuk bergabung dengan United Dance Company.
Mereka melihat minat terhadap dance muncul sejak generasi MTV. UDC
pun sudah tampil di berbagai event nasional dan internasional. Salah
satunya membawa Tari Saman di sebuah ajang festival seni tingkat Asia di
Singapura tahun 2009 lalu.

Gigi Art of Dance
(GAOD)

https://gigiartofdance.id/
Didirikan sejak 2009, GAOD
merupakan rumah untuk
belajar, mengeksplorasi,
berkolaborasi, dan berbagi dalam
bidang pertunjukan seni tari.
Menawarkan lebih dari 35 kelas
setiap minggunya dengan berbagai genre tari. Terbuka untuk semua usia,
dimulai dari usia 2,5 tahun ke atas. Tujuannya adalah untuk memberikan
pengalaman berkesan dan kesempatan untuk mengembangkan bakat di
bidang seni tari.

Sedangkan untuk jalur profesional bisa bergabung dengan Gigi Dance
Company yang didirikan tahun 2011 oleh Gianti Giadi. GDC sudah memiliki
pengalaman menggelar pertunjukan di dalam dan luar negeri. Sebut
saja di Bali Arts Festival 2012, Miss World (2013), dan pertunjukan tari
kontemporer di berbagai negara untuk memperkenalkan budaya Indonesia.
Selain itu GDC juga tampil untuk mendukung konser Diva seperti KD,
Rossa dan terlibat dalam projek komersial/iklan seperti Allianz, Pocari
Sweat, Pertamina, dll.

51 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

CHRISTABELLE
MARBUN

Aktris & Penulis Bestseller
@ChristabelleMarbun

sto“hmDaoetbiotydobuyetcceaalnul sy’teo”u
-Christabelle Marbun

CERITA ABELLE:
“Sebenarnya kesenangan saya menulis tidak sengaja.
Saya sendiri tidak tahu kalau saya bisa menulis.
Awalnya dulu saya senang membaca banyak buku
untuk mengisi waktu selama menunggu di lokasi
syuting (Abelle mulai karier akting nya di usia 2 tahun).
Suatu ketika saya mulai mencoba menulis puisi.
Sampai akhirnya saya rajin menulis dan berpikir untuk
mengumpulkannya dalam sebuah buku. Jadilah buku
pertama saya, The Hard Part is Living.

52 | Masa Depan Generasi Merdeka

53 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Saya membuat semuanya sendiri — dari menulis sampai
menerbitkan — lalu diupload ke amazon.com. Saya tidak
menyangka buku ini bakal menjadi bestseller. Teman saya
yang memberitahu. ‘Wow! I did it!’ Saya senang tentunya
dan langsung bersemangat menulis buku kedua Uncharted
Existence.

Awalnya saya menerbitkan buku hanya sekadar untuk
kepuasan diri sendiri. Karena self publishing, saya lebih bebas
menulis apa saja dan kapan saja saya mau. Tapi setelah pindah
ke Amerika, saya di approach oleh publisher yang tartarik untuk
menerbitkan buku saya. Akhirnya tahun lalu saya sign contract
dengan publisher, untuk menerbitkan buku ketiga. Publisher
ini adalah penerbit yang menangani buku-buku karya Stephen
King (Sang Raja novel horor itu —red).

Hanya kali ini saya tidak bisa bekerja sebebas dulu. Saya harus
menyesuaikan dengan deadline kerja tim kreatif dan produksi
(mulai dari membuat layout, cover sampai mencetak buku).
Saya menyelesaikan menulis buku ketiga ini dalam waktu 1
bulan. Sekarang tinggal memasuki post production dan rencana
akan terbit antara Agustus sampai Desember tahun ini.”

TANTANGAN:
Sebagai Pendatang di Amerika.
Salah satu pengalaman saya di tahun awal pindah ke Amerika
adalah masalah penyesuaian. Orang Amerika masih belum
familiar dengan orang Indonesia. Mereka lebih familiar dengan
wajah Asia dari negeri China, Jepang atau Korea. ‘Kamu Asia,
tapi berbeda ya. Agak susah mencari keluarga yang (berwajah)
seperti kamu’, kata mereka. Sedangkan di sekolah, menjadi

54 | Masa Depan Generasi Merdeka

Ayu Tentang Abelle

“Perkenalan saya dengan Christabelle Grace Marbun, yang akrab
dipanggil Abelle dimulai sekitar tahun 2015-2016, saat saya terlibat
dalam produksi film “Surat Cinta untuk Kartini”. Dalam film ini, Abelle
berperan sebagai Ningrum, murid pertama Kartini. Saat itu, usianya
baru 11 tahun. Abelle adalah anak yang kreatif, energik, dan selalu
total dalam melakukan apa pun. Ia memulai akting sejak usia 2 tahun
dengan membintangi serial sinetron “Anak Membawa Berkah” dan
“Buku Harian Baim”.

Passion dan talentanya di dunia seni peran membuat Abelle terpilih
menjadi salah satu peserta yang lolos audisi di Singapura untuk
dikirim ke Disney World, Florida, AS. Di sana, ia tampil dalam
Premier Global Performing Arts – ajang pencarian bakat tahunan
yang diikuti lebih dari sembilan negara. Ia berhasil menyabet dua
perhargaan: Top Performer dan Top Vocalist. Berkat prestasinya,
ia mendapat tawaran dari perusahaan manajemen Luber Roklin
Entertainment (perusahaan yang juga mewakili aktor Paul Walker
yang terkenal dalam Fast n Furious). Pada tahun 2016, ia dan kedua
orang tuanya memutuskan untuk pindah ke Amerika. Hingga saat
ini, Abelle terlibat dalam produksi film pendek dan membintangi
iklan.

Di luar bakat akting dan menyanyi, ternyata Abelle masih memiliki
bakat terpendam, yakni menulis. Tahun 2020 Abelle menerbitkan
buku kumpulan puisi berjudul “The Hard Part is Living”. Buku yang
diterbitkan sendiri oleh Abelle itu ternyata menjadi Best Seller
di Amazon. Saat ini di tengah kesibukan akting dan sekolahnya,
Abelle tengah mempersiapkan peluncuran buku novel ketiganya
(rencananya akan terbit tahun ini) di bawah penerbit Amerika Serikat
yang menerbitkan buku-buku Stephen King.”

55 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

anak Asia juga membuat saya di-bully, terutama pada masa
awal pandemi. ‘Dia kan orang Asia. Pasti terjangkit covid-19’.
Menghadapi tantangan ini, saya hanya tersenyum.”Saya sudah
terlatih untuk bisa adjustable,” kata Abelle.

NEXT TARGET:
“Menjadi #1 New York Times Bestseller”. Ini adalah impian
Abelle selanjutnya dan hampir semua penulis di Amerika.
Untuk masuk ke peringkat buku laris yang direkomendasikan
oleh New York Times artinya ia harus bisa menjual buku antara
5.000 - 10.000 copy dalam 1 minggu.

“Saya ingin membuat karya musikal.” Abelle ingin dapat
menggabungkan ketiga
kemampuannya: menulis,
akting, dan menyanyi.
Mungkin nanti saya bisa
membuat karya musikal
atau menulis skenario
film dan memproduksinya
sendiri. Kesempatan
untuk mewujudkan cita-
citanya makin terbuka
lebar sejak ia memutuskan
untuk pindah ke Amerika
Serikat bersama kedua
orang tuanya 6 tahun
lalu. Bahkan sekarang
ia sudah ditangani oleh
agent dan manager untuk
mengembangkan karier

56 | Masa Depan Generasi Merdeka

aktingnya di Hollywood. Bukan Passion dan talentanya
tidak mungkin dengan talenta di dunia seni peran
dan kerja kerasnya, Abelle
bisa meraih impiannya untuk membuat Abelle terpilih
mendapatkan Oscar. menjadi salah satu

peserta yang lolos audisi
di Singapura untuk

dikirim ke Disney World,
Florida, AS

“Saya ingin memperdalam ilmu
filosofi.” Setelah lulus SMA, Abelle diterima di Pasadena City
College di Los Angeles. Ia mengambil jurusan Philosophy &
Ethics. Bagi Abelle, ini bukan sesuatu yang berat karena pada
dasarnya ia memang suka belajar tentang perilaku orang.
Tak tanggung-tanggung ia berencana untuk mendapatkan
scholarship untuk mencapai gelar PhD. “Sebenarnya saya
masuk college itu for fun. Saya suka belajar. Dan saya kuliah
bukan untuk mendapatkan pekerjaan (karena saya sudah
punya karier di dunia akting dan penulis buku), tapi karena saya
bisa belajar yang saya suka.”

57 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Mau Jadi Penulis? Mudah Kok! TIPS
SUKSES
“Just write it down” Abelle
Kadang ketika mau menulis, kita
seringkali bingung harus memulai dari Dare to Dream.
mana. Menurut Abelle, tidak perlu harus Tidak ada yang
runtun dari opening sampai ending. Bisa salah dengan
dimulai dari bagian mana saja. Kalau bermimpi. Karena
sudah ada ide ending nya mau seperti mimpi bisa
apa, tuliskan saja dulu. Bagi Abelle, memacu motivasi
menulis ibarat sebuah puzzle. Apa saja kita untuk berkarya.
yang muncul di kepala, langsung tuliskan Just be ready. Kita
saja. Belakangan baru dirangkai menjadi tidak pernah tahu
satu. Sesederhana itu. “Jangan terlalu kapan ada peluang
banyak dipikirkan, nanti malah banyak datang untuk kita
keraguan. Just write it down.” meraih cita-cita.

“Fokus & Konsisten” Say YES! Terima
Dalam mengerjakan sesuatu, kita dan gunakan setiap
memang perlu melakukan dengan fokus kesempatan yang
dan ketekunan. Begitu juga dengan datang kepada kita
menulis. Ketika Abelle memulai menulis karena bisa saja itu
buku pertama, sebenarnya ia tidak tidak datang dua
pernah berpikir untuk bisa jadi bestseller. kali.
Ia hanya menulis saja, tanpa beban.
Abelle akhirnya dapat menyelesaikan Be Confidence.
buku pertama dan keduanya dalam Tetap yakin
waktu 4 - 5 hari saja. Nonstop. “Semua pada diri sendiri,
ide sudah ada di kepala, jadi saya tinggal karena mungkin
menuliskan saja,” kata Abelle yang ada saja orang
saat ini baru saja menyelesaikan buku yang meragukan
ketiganya. kemampuan kita.

58 | Masa Depan Generasi Merdeka

Buku Pertama, Langsung Best Seller

Buku Abelle pertama berjudul “The Hard
Part is Living” merupakan kumpulan puisi
yang terdiri dari 126 puisi dan empat
bab: Oddities, Exhaustion, Death, dan
Love. Abelle ingin mengajak pembaca,
terutama sesama generasi Z, untuk jatuh
hati kembali pada kehidupan. Karena
menurut Abelle, hidup itu lebih susah
dari mati. Namun kita harus keep going.
Life is not going to be easy, but it’s going
to be worth it. Karena itu, bab terakhir
bukan Death, tetapi justru Love. Puisi
Abelle tidak terinspirasi oleh ketakutan akan kematian. Namun
justru agar kita ‘mengenal’ kematian sebagai seorang teman,
sehingga kematian justru tidak tampak menakutkan.

“Saya berharap pembaca mengerti
bahwa kegelapan bukanlah sesuatu
yang harus ditakuti,” kata Abelle
tentang buku keduanya, Uncharted
Existence. Gelap hanya dianggap
menakutkan karena kita tidak
mengenalnya. Bila kita mau, gelap juga
bisa dipandang sebagai kedamaian
atau sesuatu yang luar biasa. Buku
ini mungkin tidak akan membuat
pembaca langsung jatuh hati lagi
pada kehidupan, tetapi semoga mereka setidaknya mengambil
langkah awal untuk menikmati hidup lagi.

59 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

6 Rahasia Menjadi Penulis Best Seller

Ingin jadi penulis sehebat Stephen King ? Melansir dari laman
resmi Barnes and Nobles, Stephen King dipandang sebagai raja
novel — yang telah menulis 50 novel dengan penjualan mencapai
350 juta buku di seluruh dunia. Karyanya bahkan sudah banyak
diangkat ke layar lebar, sebut saja The Shining’, ‘Dreamcatcher’, 
‘The Mist’ dan ‘Carrie’. Berikut 6 rahasia sukses Stephen King
yang bisa kamu ikuti:

1. Rajin Membaca dan Menulis
Untuk menjadi seorang penulis, kamu harus rajin membaca
untuk mendapatkan sumber inspirasi dan harus rajin menulis
untuk mendapatkan kelihaian dalam merangkai kata-kata. “Tidak
ada jalan pintas. Anda harus luangkan waktu dan energi untuk
membaca dan menulis,” katanya seperti dikutip dari The Guardian.
Dalam kurun waktu 41 tahun, Stephen memperkaya ilmunya
dengan membaca ratusan buku dan juga menghasilkan puluhan
buku karya imajinasinya sendiri.

2. Jangan Takut Salah
Kamu tidak harus mahir dalam kelas bahasa untuk menjadi
seorang penulis. Tujuan utama menulis sebuah karya fiksi bukan
untuk mementingkan ketepatan tata bahasa. Jadi yang terpenting
adalah bagaimana menceritakan sebuah kisah menarik kepada
pembaca yang mampu membuat mereka hanyut seakan mereka
adalah pemeran utama dari kisah yang kamu tulis.

3. Ciptakanlah ‘Happy Ending’
“Menulis itu bukan soal menghasilkan uang, menjadi terkenal,
mendapatkan seorang kekasih dan teman,” kata Stephen. Pada
akhirnya, menulis adalah sebuah cara untuk membuat hidup sang
penulis dan pembaca lebih berarti dan lebih berwarna. “Kisah
Anda harus bisa membuat orang mau bangkit, mau menjadi lebih
baik, mau menyelesaikan sesuatu, dan mau meraih kebahagiaan,”

60 | Masa Depan Generasi Merdeka

jelasnya seperti dilansir dari Forbes. Walaupun banyak dari
karyanya ber-genre horor, Stephen selalu berusaha menyelipkan
makna-makna positif tertentu seperti keberanian dan perjuangan
melawan rasa takut. Untuk kisah non-fiksi, ia menilai banyak
pembaca gemar dengan kisah yang menonjolkan aksi seorang
pahlawan sebagai salah satu karakter utamanya.

4. Gunakan Imajinasi
Jangan merasa takut tidak dihargai atau takut dibilang aneh karena
ide yang kamu miliki tidak sesuai dengan pandangan banyak orang.
Menurut Stephen, hal-hal di luar kepala atau yang tidak umum itu
justru dianggap normal. Seperti dilansir New York Times, tulisan
Stephen King tidak beda jauh dengan karya penulis terkenal di
abad 20, Agatha Christie. Keduanya sama-sama berpotensi untuk
menggerakkan imajinasi pembacanya. Hanya mereka mengangkat
dari genre berbeda: Stephen fokus lebih kepada horor dan Agatha
kepada cerita misteri.

5. Jaga Kesejahteraan Lahir dan Batin
Kondisi badan dan pikiran yang sehat juga penting untuk dapat
bekerja dengan produktif. Bagi Stephen, menjaga kesehatan
fisik dan hubungan pernikahannya merupakan dua hal penting
yang bisa jadi penentu bagus atau tidaknya karya yang ia tulis.
“Kombinasi antara kesehatan yang baik dan hubungan yang stabil
mempermudah saya berpikir, bekerja dan berkarya,”terangnya.

6. Fokus
Pusatkan pikiran kepada satu hal, yaitu kisah yang akan anda
ceritakan. Jauhkan telefon genggam, matikan televisi dan apapun
yang berpotensi untuk mengganggu konsentrasi. Karena menurut
Stephen, ketenangan memberikan energi kepada seseorang untuk
melakukan satu hal dengan efektif dan maksimal.

(sumber: liputan6,com)

61 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

ANDIRA UTAMI

Dokter, Penyanyi & Songwriter,
Composer @andira_83

PeAnngatbadraian
& Bermusik

“Apapun jika dilakukan
dengan komitmen dan
kerja keras, pasti akan

berbuah hasil.”

62 | Masa Depan Generasi Merdeka

63 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

CERITA ANDIRA:

“Dulu waktu kecil sudah senang nyanyi karena terinspirasi

oleh Sherina. Tapi untuk serius menekuni dunia nyanyi

ketika klas 2 SMA. Gara-garanya aku suka karaoke di kamar

seharian, Papaku menyarankan ide cemerlang. Aku disuruh

menghubungi musisi yang aku suka untuk mendengarkan

suaraku. Saat itu aku mengirim pesan DM (direct message)

dengan sedikit contoh rekaman suaraku ke twitter band ’10

to 5’ dan ‘Soul Vibes’ — dua musisi favoritku. Agak nekad sih.

Ternyata mereka membalas message-ku.Wah, aku senang

banget dong. Aku diundang untuk bertemu Soul Vibes. Dan

setelah mengikuti vocal coach selama 3 bulan, aku masuk

rekaman. Dan keluarlah single perdanaku,

“Enyah” tahun 2012. Aku excited banget.

Respon single-ku juga cukup bagus, “Berusaha,
jadi membuatku semangat untuk Berdoa,
membuat single lagi.
Berserah. Inilah
Sedang asik-asiknya menikmati yang menjadi
rekaman, Papaku mengingatkan peganganku
kalau aku juga harus memikirkan dalam hidup”
untuk melanjutkan kuliah. Papa
menyarankan aku untuk mengambil — Andira.

jurusan Kedokteran. Papa mungkin

mengharapkan aku mengikuti jejak Eyang

Kakung yang juga seorang dokter. Sebagai anak yang baik,

aku mengikuti saran orang tua. Tapi setelah mengikuti 8 kali

tes ujian masuk Kedokteran di universitas berbeda, aku tidak

lulus. Aku mulai give up. Mungkin memang bukan jalanku,

pikirku. Akhirnya aku beralih ke jurusan Psikologi. Sudah

hampir diterima, tiba-tiba aku penasaran ingin mencoba ikut

64 | Masa Depan Generasi Merdeka

tes Kedokteran lagi di 2 universitas swasta. Dan ternyata aku
diterima dua-duanya! Wah, aku benar-benar tidak menyangka.
Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil kuliah Kedokteran
di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta. Alasannya
karena mereka punya RS sendiri.

Saat itu aku harus menunda kegiatanku bermusik untuk fokus
kuliah. Seperti sudah dibayangkan kuliah Kedokteran memang
cukup berat. Tapi aku menunjukkan kalau aku commited,
pasti bisa. Faktanya pintar saja tidak menjamin, yang penting
kita harus rajin. Sampai akhirnya ketika membuat skripsi, aku
terpikir untuk mulai bermusik lagi. Pasalnya aku merasa kalau
terlalu lama vakum, orang akan lupa dengan karyaku. Aku tidak
mau kehilangan momentum. Dan aku mulai mempersiapkan
album perdanaku. Luar biasa melelahkan sampai aku terpaksa
mengambil cuti kuliah selama 2 bulan. Konsekuensinya, aku
tidak bisa lulus bareng teman-teman seangkatanku. Aku harus
belajar sendiri untuk menghadapi ujian kelulusan dokter yang
luar biasa susah itu. ‘Berusaha, Berdoa, Berserah’. Formula
3B inilah yang menjadi peganganku saat itu. Syukurlah, kerja
kerasku terbayar lunas. Aku lulus ujian dokter, one shot!

Aku happy karena semua berjalan lancar. Skripsi selesai,
album pun jadi. Hanya saja promo albumku terpaksa ditunda
karena aku harus mengikuti PKL (praktek kerja lapangan).
Ketika menjalani PKL aku mulai menghayati peran sebagai
dokter. Aku senang bisa membantu orang menjadi sembuh.
Dan aku terharu ketika ada pasien yang membawakan macam-
macam buah untuk menunjukkan rasa terima kasih mereka.
Jiwa kemanusiaanku tersentuh. Dan ketika tahun 2020 saat
pandemi covid-19 muncul, aku tergerak untuk berbuat sesuatu.

65 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Bersama beberapa teman dokter, aku mendirikan semacam
NGO, ‘Pintar Sehat Peduli’. Tujuannya untuk membantu para
nakes agar selama bertugas, tetap terjaga asupan nutrisinya.
Kami mengajak kerjasama dengan restoran F&B yang
terdampak Covid dan membantu untuk mendistribusikan
kepada para nakes.

Tahun 2021 lalu, setelah akhirnya lulus sebagai dokter, aku
kembali bermusik. Salah satu yang menginspirasiku adalah
Dokter Tompi. Karena sebagai dokter, ia masih terus eksis
bermusik. Dan yang istimewa, setelah 5 tahun vakum, aku
justru bisa menciptakan lagu dan meng-compose musik sendiri.
Kepekaanku terhadap perasaan semakin tinggi. Aku jadi belajar,
bahwa menunggu itu tidak selamanya. Semua indah pada
waktunya. Aku memperkenalkan kembali album perdanaku
yang seharusnya rilis di tahun 2016. Ini adalah monumen
pembuktian keseriusanku bermusik (di
tahun 2021 lalu, Andira juga merilis
single nya yang berjudul “Jatuh yang
Sejatuhnya”).”

NEXT
Merilis album baru. Saat ini sedang
persiapan peluncuran album ke-2.
Andira menciptakan 9 lagu dalam
waktu 6 bulan. Ini adalah salah
satu bentuk evolusi dirinya dalam
bermusik. Rencana albumnya akan
dirilis pada semester 2 tahun ini. Saat ini ia baru saja merilis
single terbaru, berjudul “Aries” yang diangkat dari kisah cinta
pribadinya dengan sang mantan.

66 | Masa Depan Generasi Merdeka

Mau sekolah lagi. Andira berencana untuk mengambil
spesialisasi di bidang gizi dan nutrisi. Sebelumnya ia sudah
mengantongi sertifikasi Nutritions Science dari Stanford
University, setelah mengambil short course selama 2,5 bulan.
Andira mengaku dirinya lebih tertarik pada preventif daripada
kuratif. Saat ini ia pun sudah membuka konsultasi nutrisi
@livewellcompany

Pesan Andira…

Tantanglah diri sendiri. “Dulu ketika SMA aku malas sekolah,
bangun bisa jam 11, suka bolos sekolah,” aku Andira. Sadar bahwa
kebiasaan itu tidak baik, maka ia mulai belajar disiplin dengan
membuat journal. “Mulailah dari sesuatu yang sederhana: dari
bangun pagi. Teruslah memberi tantangan pada diri sendiri untuk
menjadi lebih baik,” saran Andira.

Ikuti nasehat orang tua. Sebagai anak muda merasa sudah
tahu, padahal sebenarnya belum tentu benar. “Dulu ketika SMA
aku lumayan bandel. Akhirnya aku sadar dan mengikuti saran
orang tuaku menjadi dokter dan aku happy,” ungkap Andira. Jadi
bersikaplah open minded. Terima masukan dari orang tua, karena
mereka pasti ingin yang terbaik untuk anaknya.

Tunjukan karya dan be authentic. Jangan berpikir bermusik untuk
mencari uang tapi fokuskan pada karya yang memiliki otentisitas.
Dengan begitu akan lebih mudah dikenal.
Gunakan sosial media. Kesempatan bermusik menjadi lebih besar,
promosi pun bisa dilakukan dengan mudah lewat sosial media.
Andira menggunakan Instagram dan YouTube sebagai media
promosi. Meskipun ia juga bekerja sama dengan outsourcing
promotor untuk menjangkau radio.

67 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

TRINITY
Travel Writer
@trinitytraveler

Petualang Sejati
& Panutan Para
Travel Blogger

“Menulis bukanlah shortcut untuk
menghasilkan uang. Harus punya passion
dan yang paling penting, konsistensi dalam

menulis. Karena keberhasilan itu tidak
didapat dalam waktu singkat“

— Trinity , penulis The Naked Traveler

68 | Masa Depan Generasi Merdeka

69 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Di saat kata “traveler” belum menjadi tren dan dianggap
keren seperti sekarang, di saat orang membuat blog
hanya untuk curhatan pribadi, Trinity hadir dengan
blog yang fenomenal kala itu, naked-traveler.com. Blog yang
berisi cerita-cerita perjalanan yang apa adanya dengan bahasa
bertutur dan jenaka itu membuatnya menjadi Indonesia’s leading
travel writer.

Perempuan bernama asli Ade Perucha Hutagaol yang bergelar
Master in Management dari Asian Institute of Management,
Filipina ini memantapkan diri keluar dari kerja kantoran untuk
mengikuti passion-nya sebagai travel writer. Hingga saat ini ia
sudah menerbitkan 15 buku — 8 di antaranya adalah seri The
Naked Traveller yang menjadi bestseller dan sukses diangkat ke
layar lebar.

CERITA TRINITY:
“Saya mulai menulis sejak usia 5 tahun. Awalnya nulis diary.
Kebetulan keluarga besar saya juga suka menulis (Trinity
adalah keponakan dari Ibu WIdarti Gunawan, salah seorang
pendiri Feminagroup -red). Dari kecil saya sudah dibiasakan
baca buku dan sering jalan-jalan juga. Lalu di-encourage sama
ibu dan Nenek untuk nulis diary. Sejak SD sampai kuliah saya
selalu jadi reporter koran sekolah. Basic nya jurnalis. Sewaktu
di SMA, saya mulai mencoba menulis pengalaman jalan-jalan
unruk sebuah majalah remaja. Ternyata menulis di majalah lebih
menyenangkan.

Sejak dulu saya memang bercita-cita bagaimana caranya bisa
jalan-jalan sekaligus menghasilkan uang. Awalnya saya buat
tulisan lalu saya print dan bagikan ke teman-teman. Kata mereka,

70 | Masa Depan Generasi Merdeka

tulisan saya bagus dan menyarankan untuk dipublikasikan
secara online. Teman saya lalu membuatkan saya blog khusus
untuk menuangkan pengalaman jalan-jalan saya. Jadi itulah awal
lahirnya blog “naked-traveler” (orang-orang menyebut nama
blog itu sebagai plesetan dari kata ‘nekad’. Sesuai dengan gaya
Trinity dalam traveling -red).

Kata ‘naked’ ini sebenarnya karena cara saya membuat tulisan
yang apa adanya. Tidak melulu menulis yang bagus-bagus
seperti pada brosur travel. Saya menulisannya dengan bahasa
bertutur, tidak menggurui. Mungkin karena itu banyak orang
suka. Apalagi dulu sebelum ada internet dan handphone, orang
mencari info tentang tempat jalan-jalan susah. Kebetulan
saya memang lebih suka pergi ke tempat-tempat yang jarang
dikunjungi orang.

Dari Blogger menjadi Travel Writer
Awal tahun 2000-an profesi blogger itu ngetop banget.
Kalau sekarang karena sudah ada internet dan sosial media,
peminatnya jadi berkurang. Saya diuntungkan karena di saat
blog saya muncul, memang belum ada orang yang menulis
tentang pengalaman perjalanan seperti saya. Boleh dibilang
saya adalah travel blogger pertama di Indonesia. Karena saya
adalah orang pertama yang datang ke tempat-tempat yang saya
kunjungi itu, jadi blog saya menjadi acuan orang untuk traveling.

Ketika blog saya mulai popular dan masuk sebagai nominasi
Indonesia’s Best Blog Award tahun 2007, barulah datang
tawaran menulis buku. Tren saat itu dari blogger jadi penulis
buku. Dimulai dari Raditya Dika. Saya justru yang dikejar-kejar
sama penerbit. Akhirnya setelah memutuskan resign dari kantor,

71 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

saya menggandeng Bentang Pustaka untuk menerbitkan buku-
buku seri ‘The Naked Traveler’.

Sampai saat ini saya masih menulis blog. Walaupun setelah
pandemi, karena tidak traveling, saya menulis beragam topik
di luar traveling. Bagi saya, blog itu adalah legacy. Saya
menjadikannya sebagai arsip perjalanan saya dan orang pun
masih bisa terus membacanya sampai kapan pun. Profesi
blogger inilah yang membuka pintu saya untuk bisa menulis
buku, bekerja di sebuah majalah, punya program di radio,
youtube, sampai akhirnya membuat film. Tapi saat ini saya lebih
suka disebut sebagai ‘travel writer’.

Keliling Dunia dalam Setahun!
Ketika tahun 2012, saya bertekad untuk jalan-jalan keliling
dunia selama 1 tahun. Ini semua modal sendiri. Setiap hari
saya memposting kegiatan saya di twitter @TrinityTraveler dan
mengunggah video ke YouTube. Saya berhasil mengunjungi
sekitar 22 negara yaitu 11 negara di benua Eropa, 8 negara di
benua Amerika, 2 negara di Kepulauan Karibia, dan terakhir
ke Malaysia. Saya harus membuat perencanaan yang matang
untuk bisa memendatangi kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz,
mendaki Kota Inca yang hilang di Machu Picchu, memancing ikan
piranha di Sungai Amazon, hingga berenang bersama ratusan
singa laut di Galapagos. Semua pengalaman seru ini saya
tuangkan dalam buku The Naked Traveler: 1 Year Round-The-
World Trip (dalam 2 seri).

NEXT: UNDERWATER TRAVELING
Awalnya Trinity melihat masih minimnya informasi tentang
tempat-tempat menyelam di perairan Indonesia. Padahal banyak

72 | Masa Depan Generasi Merdeka

sekali spot diving yang sangat bagus. Akhirnya ia membuat
situs khusus indonesiadive.com yang dijadikan sebagai blog
untuk mengulas tentang eksplorasi keindahan bawah laut
(underwater) di Indonesia. Karena ditujukan juga untuk para
penyelam dari mancanegara, maka dituliskan dalam bahasa
Inggris. Bagi Trinity, jalan-jalan di darat dan di bawah laut itu
sama asiknya. Walaupun hobi menyelam, ia mengaku tidak
punya alat diving sendiri. “Karena yang lebih utama adalah
jalan-jalannya. Kalau menemukan tempat diving yang asik, saya
tinggal sewa alat saja,” ujar Trinity. Bagi kamu yang tinggal di
seputar Jakarta, bisa mencoba menyelam di Kepulauan Seribu.
“Pantai terbagus dan termudah di Jakarta. Hanya naik Trans
Jakarta ke Ancol lalu lanjut naik boat. Pasirnya putih, airnya biru,
dan banyak ikan. Seru banget,” ungkap Trinity antusias.

Dari Buku menjadi Audiobook

Projek Trinity yang sedang berjalan saat ini antara
lain adalah membuat audiobook dari seri The Naked
Traveler. Dengan bantuan teknologi sekarang orang
bisa ‘mendengarkan’ cerita dari sebuah
buku. Yang istimewanya, Trinity sendiri yang
akan membacakan bukunya untuk kamu. Seru
kan? “Audiobook ini cocok untuk anak-anak Gen Z yang malas
membaca atau justru lansia yang sulit membaca buku. Enaknya
lagi audiobook ini bisa disambi melakukan kegiatan lain,” ujar
Trinity. Saat ini sudah ada 3 buku yang sudah selesai recording,
tapi yang dipublikasikan baru 1 audiobook yaitu The Naked
Traveler 1. Penasaran? Silakan donlot aplikasi Storytell di Google
Playstore.

73 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Karya & Awards Trinity

Hingga saat ini Trinity sudah menerbitkan
15 buku traveling:
• 8 seri The Naked Traveller (mulai tahun 2007
sampai terakhir ‘The Naked Traveler &
The Farewell’ diterbitkan tahun 2019)
• 2 buku Anthology: The Naked Traveler

Anthology (2014), The Naked
Traveler Anthology Horror (2015)
• 2 buku komik (graphic travelogue):
Duo Hippo Dinamis, Tersesat di
Byzantium
• 2 buku kolaborasi: TraveLove, Dari
Ransel Turun ke Hati (bersama
8 penulis), The Journeys, Kisah
Perjalanan Para Pencerita
(bersama 11 penulis)
• 69 Cara Traveling Gratis (2018)

Ingin mendapatkan buku Trinity? Silakan klik:
mizanstore.com

Penghargaan:

• Best Book 2008 (versi Majalah Cleo Indonesia)
• 12 Most Influential Indonesian Women on Twitter

2010 (versi majalah Warta Ekonomi)
• Indonesia Leading Travel Writer dalam Travel &

Tourism Awards 2010
• Indonesia Most Influential Personality in Social Media

2012 untuk kategori Travel (versi Majalah Swa)

74 | Masa Depan Generasi Merdeka

Trinity & Traveling 93
Trinity sudah 30
berpetualang ke…
• 30 provinsi (dari

total 34 provinsi di
Indonesia)
• 93 negara (dari total
196 negara di dunia)

3 Destinasi Wisata Terbaik
Domestik:
1 Bali (karena fasilitas oke,

warganya sudah sadar wisata
jadi aman untuk solo traveler)
2 Pulau Banda (underwater-nya
bagus, orangnya ramah, )
3 Labuan Bajo (Komodo menjadi
daya tarik utamanya)

Mancanegara:
1 Pakistan (suka dengan

pemandangan Gunung
Himalaya dan tidak terlalu
banyak turis),
2 Filipina (karena paling
mirip dengan Indonesia &
pantainya bagus),
3 Peru (budayanya sama-
sama santai, jadi asik buat
tinggal di sana)

75 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

5 Kiat Sukses Menjadi ‘Travel Writer’

Punya passion menuis
Jangan menjadikan menulis sebagai shortcut untuk
menghasilkan uang. Perlu didasari oleh passion. Artinya kita
melakukannya selalu dengan senang hati dan bersemangat,
walaupun tidak dibayar, “Ketika menjadi blogger, saya ingin
menulis dengan enjoy, bukan sekadar #demikonten,” ujar
Trinity. “Saya biasanya senang duduk diam dan mengamati
situasi, baru setelah beberapa hari kemudian saya menulis.”
Harus Konsisten
Keberhasilan tidak diperoleh dengan mudah dan dalam
waktu singkat. Kalau sudah senang menulis, lakukan dengan
konsisten. Inilah perlunya punya blog. Kita jadi latihan untuk
menulis. Selain itu, banyak membaca buku penting untuk
memberi inspirasi dan memperkaya diksi atau gaya penulisan
kita.

76 | Masa Depan Generasi Merdeka

Suka traveling
Itu sudah jelas. Sebisa mungkin seorang travel writer
melakukan jalan-jalan sendiri sebagai solo traveler. Bagi
saya, jalan-jalan itu tidak pernah ada jenuhnya. Selama
traveling gunakan semua pancaindera untuk bisa mendapat
tulisan yang lebih kaya. Misalnya ketika kita melihat sebuah
pemandangan atau tempat yang bagus, nikmati dulu.
Jangan kebanyakan foto atau selfie. Dukanya sebagai solo
traveler, susah untuk memotret diri sendiri dengan latar
pemandangan. “Kalau saya daripada pakai tongsis, lebih
suka ‘tong-bro’ (alias “tolong dong Bro!”),” kata Trinity.

Sesuaikan dengan kekuatan & minat
Pilih bidang penulisan berdasarkan kekuatan dan minat kita.
Travel writer bisa beragam. Kalau suka dengan makanan
atau wisata kuliner, bisa lebih spesifik menjadi food writer/
blogger. Bisa juga bagi penyuka museum, bisa menulis
tentang berbagai museum di setiap negara. Ini bisa menjadi
‘daya jual’ atau pembeda dari penulis yang lain.

Punya rencana & target
Sebelum memutuskan untuk memiih menulis sebagai
profesi, buatlah semacam business plan 5 tahun ke depan.
“Saya perhitungkan dalam setahun harus menulis berapa
buku, saya mau membuat branding seperti apa, dan
seterusnya. Baru akhirnya saya mantap mengundurkan diri
dari kantor,” ungkap Trinity. “Saya mulai menulis sebagai
kontributor majalah, kolumnis, pokoknya apa saja yang
berkaitan dengan menulis.”

77 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

FAHRANI

Model Internasional,
Desainer Pawaka Eyewear,

dan Sound Healer
@favelamunk

“Follow your heart.
Just go where it

flows and let
the Universe open
the perfect path

for you.”

— Fahrani Pawaka Empel

78 | Masa Depan Generasi Merdeka

79 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

CERITA FAHRANI:
“Dari kecil aku selalu ingin independen. Kata Mama, dulu
waktu aku masih usia 4 - 5 tahun, aku nonton pemilihan Miss
Universe di teve. Saya melihat tidak ada perwakilan Indonesia.
Lalu aku bilang ke Mama, nanti aku mau jadi wakil Indonesia
di ajang internasional. Aku juga pernah diwawancara Majalah
Kawanku, aku bilang cita-citaku menjadi model Internasional.
Pokoknya entah bagaimana caranya, aku mau berkarier di luar
negeri. Suatu ketika aku baca iklan modeling course dari John
Casablanca (JC). Aku langsung daftar. Karena tinggiku yang
di atas rata-rata, aku masuk ke kelas adult — padahal usiaku
baru 12 tahun. Setelah mengikuti kelas modeling 3 bulan,
aku terpilih menjadi the Best Student dan menjadi model di
agency JC. Mulai ada tawaran show
dan foto di majalah. Selain JC, aku
juga ikut Elite Model. Dan agency
Elite di HongKong memberiku job
selama sebulan. Karena aku happy,
aku minta ijin Mama untuk extend.
Waktu itu Mama bilang, ‘kalau kamu
mau melakukan sesuatu, jangan
setengah-setengah.’ Akhirnya aku
mantap untuk tinggal di HK. That’s
the beginning of my modeling
career.

Selama 6 - 7 tahun, aku menjalani
karier sebagai model. Bahkan aku
menjadi salah seorang Top Model di agency Elite Model
HK. Aku menjalaninya dengan happy. I’m living my life. Aku
merasa punya purpose dan hidup sesuai dengan yang aku mau.

80 | Masa Depan Generasi Merdeka

AYU TENTANG FAHRANI

“Saya mengenal Fahrani Pawaka Empel atau biasa saya panggil
Kak Fa — sejak kecil. Keponakan saya ini memang sangat istimewa
dibandingkan anak seusianya. Sejak kecil sudah terlihat kemandirian
dan kesungguhannya untuk menjadi model. Saya ingat sewaktu
Kak Fa berusia 4 tahun, saya ajak ikut casting iklan Fuji Film dan ia
terpilih. Postur tubuhnya yang tinggi sangat mendukung kariernya
sebagai seorang model internasional. Karena
itu ketika ia ingin bergabung dengan agency
model internasional, saya sangat mendukung.
Kadang kalau ada pemotretan, Kak Fa
meminjam sepatu saya. Kebetulan dulu saya
juga pernah menjadi model, jadi saya sangat
paham dengan dunia Kak Fa. Ketangguhan
dan kemandirian Kak Fa membawanya
sukses di dunia modeling maupun seni
peran. Ia sempat meraih Piala Citra untuk
Aktris Terbaik FFI 2008 lewat debut filmnya,
“Radit dan Jani” bersama aktor Vino G.
Bastian.

Kak Fa juga berani tinggal sendiri di HongKong demi merintis karier
sebagai model internasional di usia 16 tahun. Setelah melanglang
buana ke berbagai negara selama 6 tahun, Kak Fa memutuskan
pindah ke Bali untuk menekuni sebagai desainer dan memulai
bisnis fesyen ready to wear — dari sepatu hingga eyewear. Namun
perjalanan hidup Kak Fa seolah berubah total sejak ia menjadi
seorang Ibu. Ia begitu telaten mengurus puteranya tanpa bantuan
baby sitter. Saat ini ia menetap di Berlin, mengikuti panggilan
hatinya untuk menjadi sound healer dan seniman sejati.”

81 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

Belajar Dunia Baru
Ketika sampai di titik jenuh, aku merasa perlu melakukan
sesuatu yang berbeda. Salah satunya dengan mengubah
penampilanku. Yang semula tampil feminin, aku mulai
bereksperimen dengan membuat tattoo hampir di seluruh
tubuhku. Semua itu dilakukan sebagai aksi pemberontakan.
Karena selama ini orang lebih melihat tampilan luarku saja,
tanpa peduli apa perasaanku. Aku sadar kemungkinan akan
bakal mengurangi job sebagai model. Tetapi nyatanya justru
sebaliknya. Setelah berkembangnya internet, orang seolah
terbiasa melihat tattoo. Jadi job tetap ada. Hanya bedanya
kalau dulu aku lebih sering mendapat job pemotretan untuk
beauty commercials, sekarang lebih untuk foto-foto yang edgy
dan artsy. Aku merasa
happy karena orang
bisa menghargai diriku
apa adanya.

“Life is about
learning. If
you’re not

happy, just stop
and move on.”

82 | Masa Depan Generasi Merdeka

Setelah itu aku memutuskan untuk pindah dari HK dan

menetap di Bali sekitar 10 tahun. Meskipun tetap menjalankan

job sebagai model, aku mulai

serius belajar membuat desain:

dari sandal, sepatu, kacamata MAU MEMBUKA
sampai pakaian ready to wear. BISNIS FASHION?
Karena pecah kongsi dengan
partner bisnisku, akhirnya aku #1 Tentukan intensi kamu
menjalankan bisnis kacamata berbisnis. Apakah hanya
sendiri (dengan rebranding sekadar ikut-ikutan tren
Cast Eyewear). Kemudian aku atau karena serius untuk
pindah ke Berlin dan memulai mengeksplorasi bakat atau
kembali bisnis kacamata dengan kemampuan.

brand baru, Pawaka Eyewear. #2 Pilih bidang yang kamu
Pemasarannya lebih banyak suka. Cari sesuatu yang
secara online. Tapi setelah benar-benar dekat di hati,
menjalani 5 tahun, aku merasa bukan untuk impress orang
‘this is not for me’. Aku seorang lain.
right brainer. Aku tidak suka

birokrasi. Sementara untuk #3 Pemilihan nama/brand.
mengelola bisnis, dibutuhkan Nama itu penting. Karena
kemampuan left brain. Akhirnya sifatnya personal, jadi perlu
karena merasa tidak happy, dipertimbangkan apa yang
aku memutuskan untuk sebenarnya ingin kamu
menjual bisnisku ke partner di tunjukkan dari produk itu.
Melbourne. Sampai saat ini aku Kalau perlu, sebelum memulai
masih sesekali merancang untuk bisnis, meditasikan dulu.
koleksi baru atau memenuhi

panggilan show di luar negeri.”

83 | Masa Depan Generasi Merdeka

Bab 2 Inilah Wajah Generasi Merdeka Abad Ini

NEXT: MENJADI SOUND HEALER & PURE ARTIST
Menjadi Sound Healer. Sejak Mata lahir, aku mulai menjalani
spiritual journey sebagai ibu. Aku ingin memberikan sisi terbaik
dalam diriku. Ada panggilan alam yang menuntunku untuk
melayani ke masyarakat melalui sound healing. Aku belajar
sendiri secara intuisi, lewat mimpi. Awalnya aku membantu
teman-teman dari circle sesama pekerja seni. Berkembang dari
mulut ke mulut. Aku seperti menemukan ‘dunia yang baru’.
Menjadi seniman sejati. Setelah berpuluh tahun mengikuti
‘arus’ sebagai model, akhirnya aku mulai mantap menemukan
my true path menjadi seniman. Darah seni itu sudah mengalir
sejak dulu dalam diriku. Jadi sekarang adalah saat yang tepat
untuk mengekpresikannya (Fa berencana menggelar pameran
tunggal di Bali akhir tahun ini).

84 | Masa Depan Generasi Merdeka

Model Dulu vs Zaman Now

Dulu: menjadi Zaman Now: model
model identik tidak dipandang dari
dengan fisik saja, tetapi
tinggi badan lebih kepada
semampai, personality.
bentuk badan Jadi ‘just be
sempurna, yourself’.
kulit putih Brand
dan rambut Victoria
panjang. Secret,
contohnya, mereka
Dulu: orang harus punya model dari
mendaftarkan diri ke berbagai body type
agency dan mendatangi (Kecuali kalau show
tempat audisi untuk untuk designer papan
mendapatkan job. atas, masih ada kriteria
Biasanya kita diminta tertentu).
untuk membuat buku
berisi portofolio. Now: Mendapatkan
job modeling relatif lebih
mudah dengan adanya
sosial media.Karena kamu
bisa menjadikan sosial
media sebagai portofolio.
Jadi tidak perlu repot
harus membuat portofolio
khusus.

85 | Masa Depan Generasi Merdeka

Buku Seri 2

Buku Seri 1

Nantikan!
Buku Ketiga

“Catatan Sahabat Ayu”

Berguru Dari
Para Coach

Terbit Agustus 2022

Tunggu Informasinya di:

Ayu.dyah.pasha
Ayu.dyah.pasha


Click to View FlipBook Version